cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Hubungan Lingkungan Sosial Dan Kepemlikan Jamban Dengan Kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Di Kecamatan Medan Belawan Tahun 2022 Amenda Paswida Sebayang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8716

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan lingkungan sosial (tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, pendapatan, dukungan sosial, dan sanksi sosial) dan kepemilikan jamban terhadap buang air besar sembarangan (BABS) di Kota Medan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk menganalisis hubungan lingkungan sosial dan kepemilikan jamban terhadap buang air besar sembarangan (BABS) di Kecamatan Medan Belawan. Sampel penelitian sejumlah 85 responden. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan lingkungan sosial 45,9 persen lulusan SMA, yang memiliki pendapatan rendah 65 persen, dengan pengetahuan baik 61,1 persen, memiliki sikap kurang baik 62,4 persen, masyarakat menyatakan ada dukungan sosial 87,1 persen, masyarakat menyatakan tidak ada sanksi sosial 60 persen masyarakat tidak memiliki jamban 56,5 persen, masyarakat menyatakan buang air besar sembarangan 64,7 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dengan nilai p-value (p = 0,043). ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dengan nilai p-value (p = 0,001). ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendapatan dengan kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dengan nilai p-value (p = 0,001).Saran bagi  Dinas Kesehatan Kota Medan agar  lebih memberdayakan masyarakat melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan saran bagi kepala desa untuk melakukan advokasi ke pemerintahan terkait untuk pengadaan jamban komunal.
Perbandingan Antara Konsumsi Kopi Dan Susu Hewani Terhadap Terjadinya Gejala Premenstruasi Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Angkatan 2023 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Aidil Akbar; Sri Dwi Putri Harahap; Amelia Eka Damayanty
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11510

Abstract

Pendahuluan: Konsumsi kopi dan susu semakin populer di kalangan remaja, termasuk mahasiswa kedokteran, yang sering menggunakannya untuk meningkatkan energi dan konsentrasi. Kopi mengandung kafein yang dapat memperburuk gejala Premenstrual Syndrome (PMS) dengan memengaruhi keseimbangan hormon estrogen dan progesteron, sementara susu mengandung vitamin D dan K yang dapat membantu mengurangi gejala PMS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan konsumsi kopi dan susu hewani terhadap gejala Pre-menstrual syndrome pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Angkatan 2023 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan rancangan penelitian Cross-Sectional. Penentuan besar sampel dilakukan dengan rumus Slovin, menghasilkan jumlah sampel sebanyak 126 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi kopi dan susu, serta Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF) untuk menilai gejala pramenstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswi yang mengonsumsi kopi murni mengalami gejala PMS sebanyak 73%. Sebaliknya, mayoritas mahasiswi yang mengonsumsi susu hewani tidak mengalami gejala PMS, yaitu sebesar 90,5%. Nilai rata-rata untuk konsumsi kopi adalah 33,0, sedangkan untuk konsumsi susu adalah 29,25 dengan P-Value untuk perbandingan ini adalah 0,000 (α = 0,05). Kesimpulan: terdapat perbedaan yang signifikan antara konsumsi kopi dan susu terhadap premenstrual syndrome pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Angkatan 2023 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TELUR CACING PARASIT PADA FESES SAPI DI DESA KLAMBIR V KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA Putri Aminah Nasution; Husnarika Febriani; Syukriah Syukriah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7338

Abstract

ABSTRAKSalah satu penyebab  penyakit bagi peternak adalah  yang diakibatkan oleh telur cacing parasit. Telur cacing menyerang jaringan lambung ternak sapi dan cacing dapat juga tumbuh pada jaringan lain misalnya paru-paru, hati, otak dan limpa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui berbagai macam jenis-jenis telur cacing parasit, tingkat serangan telur cacing parasit, tingkat prevalensi, tingkat intensitas parasit pada feses sapi di Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Sampel feses sapi yang digunakan berjumlah 80 sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan feses yang diambil sebanyak ± 10 gram setiap ekor sapi. Metode identifikasi dengan menggunakan metode sedimentasi dan Mc Master. Menghitung analisis data menggunakan rumus prevalensi dan intensitas serangan parasit. Hasil penelitian jenis telur cacing yang ditemukan Haemonchus contortus, Echinostoma sp., Paramphistomum sp. Fasciola sp. Tingkat serangan parasit telur cacing  yang paling tinggi dilihat pada telur cacing parasit Paramphistomum sp. sebanyak 1.207 butir/gram memiliki kategori ringan. Tingkat prevalensi pada pola ekstensif Haemonchus contortus 30%, Echinostoma sp. 15%, Paramphistomum sp. 100%, Fasciola sp. 100% sedangkan pada pola Pemeliharaan intensif yaitu Haemochus contortus 22,5%, Echinostoma sp. 7,5%, Paramphistomum sp. 100% dan Fasciola sp. 100%. Tingkat intensitas serangan telur cacing tertinggi terdapat pada Paramphistomum sp. yaitu sebesar 30,17 kategori sedang, sedangkan nilai terendah telur cacing Echinostoma sp. yaitu 1,3 dengan kategori sedang. Kesimpulannya adalah Sapi yang dipelihara secara pola ekstensif memiliki resiko serangan parasit yang lebih tinggi dibandingkan secara pola intensif. Kata kunci : Sapi, Feses, Telur cacing parasit
Hubungan Perilaku Tenaga Kesehatan Dengan Penerapan SMK3RS Di RSU Bina Kasih Medan Dwike Nirmalasari Theresia Barus; Bunga Mari Sembiring
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10659

Abstract

Pekerja rumah sakit berisiko mengalami kecelakaan dan penyakit akibat kerja dibandingkan industri lain. Masalah penelitian ialah menganalisi penerapan sistim Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (SMK3RS) belum optimal. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis Hubungan psikologis perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan), serta yang berhubungan dengan penerapan SMK3RS. Jenis penelitian adalah survei dengan pendekatan explanatory research. Populasi adalah seluruh t e n a ga k e s e h a t a n sebanyak 399 orang dan jumlah sampe 80 orang di RSU Bina Kasih Medan. Pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi tindakan. Data univariat dan bivariat dianalisis dengan menggunakan chi-square sedangkan data multivariat menggunakan uji regresi linier berganda pada taraf kemaknaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan penerapan SMK3RS Tidak efektif (52,2%) dan efektif (47,5%). Hasil dari uji menunjukkan semua variabel independen diatas berhubungan dengan penerapan SMK3RS. Tindakan merupakan variabel yang paling dominan dengan koefisien sebesar 0,013 dengan Exp (B) 4.051 CI 95% ( 1.348-12.175).Untuk mengoptimalkan penerapan SMK3RS, maka disarankan manajemen tetap berkomitmen kontinu menyediakan sumber daya; menerapkan sistem bottom-up dalam perencanaan dan penerapan; meningkatkan segala bentuk komunikasi
Explorasi Isolasi Metabolit Sekunder dari Tanaman Tingkat Tinggi dan Potensinya Sebagai Aktivitas Antibakteri: Tinjauan Literatur Giga Anugerah Arsylrakhmatika; Vriezka Mierza
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.13056

Abstract

Isolasi metabolit sekunder dari tanaman tingkat tinggi telah menjadi fokus utama dalam penelitian pengembangan agen antibakteri alami. Tanaman tingkat tinggi diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan saponin, yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Senyawa-senyawa ini telah diteliti secara luas karena kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri patogen. Studi ini meninjau berbagai penelitian terbaru mengenai isolasi, karakterisasi, dan uji bioaktivitas metabolit sekunder dari tanaman tingkat tinggi serta potensinya sebagai agen antibakteri. Berbagai teknik isolasi dan karakterisasi telah diterapkan, seperti metode ekstraksi menggunakan pelarut organik, pemisahan dengan teknik kromatografi, serta analisis struktur menggunakan spektroskopi seperti spektrofotometer UV-vis, Nuclear Magnetic Resonance (NMR), dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) Setelah diperoleh senyawa murni, efektivitas antibakteri diuji dengan berbagai metode, termasuk metode Minimum Inhibitory Concentration (MIC), Minimum Bactericidal Concentration (MBC), serta metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metabolit sekunder dari tanaman tingkat tinggi bekerja melalui berbagai mekanisme antibakteri, seperti menghambat sintesis dinding sel bakteri, merusak membran sel, serta menghambat aktivitas enzim esensial. Efektivitas antibakteri yang tinggi dari senyawa ini menunjukkan potensinya dalam pengembangan terapi alternatif terhadap infeksi bakteri, terutama dalam menghadapi meningkatnya resistensi antibiotik. Tinjauan ini memberikan wawasan komprehensif mengenai pemanfaatan tanaman tingkat tinggi sebagai sumber agen antibakteri baru. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme kerja secara lebih spesifik, mengevaluasi toksisitasnya, serta mengembangkan formulasi yang tepat untuk aplikasi klinis. Dengan meningkatnya ancaman resistensi antibiotik, eksplorasi metabolit sekunder dari tanaman dapat menjadi solusi inovatif dalam pencarian terapi antibakteri yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Etnobiologi Lokal Terhadap Sikap Perduli Lingkungan Siswa Dinda Armaya Yusuf; Trilamta Tarigan; Apni Osari Sembiring; Fitri Farida; Halisah Suriani; Isnaini Isnaini; Fitri Handayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis etnobiologi lokal terhadap sikap peduli lingkungan siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bambel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket sikap peduli lingkungan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan bantuan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor sikap peduli lingkungan siswa meningkat dari 51,0% pada pretest menjadi 93,1% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 42,1%. Hasil observasi menunjukkan rata-rata skor sebesar 93,1%, sedangkan hasil angket mencapai 93,6%, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Pembelajaran berbasis etnobiologi lokal yang mengintegrasikan potensi hayati dan kearifan lokal Aceh, seperti pengenalan tumbuhan lokal serta nilai-nilai pelestarian lingkungan, mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis dan sikap peduli lingkungan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis etnobiologi lokal berpengaruh positif terhadap sikap peduli lingkungan siswa dan layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran biologi yang kontekstual untuk mendukung pendidikan lingkungan berbasis kearifan lokal
Pengaruh Pemberian Jus Nanas (Ananas Comosus) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Perineum Ibu Postpartum Di Klinik Sulastri Kab. Deli Serdang Ratnawati Bancin; Ceria Dwi Pratiwi; Erlia Rosita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7823

Abstract

Pada proses persalinan pervaginam hampir 90% wanita mengalami robekan perineum, baik dengan atau tanpa episiotomi. Nanas (Ananas comosus) diketahui mempunyai kandungan fitokimia berupa bromelin yang berfungsi sebagai anti peradangan dan berkhasiat untuk mengurangi rasa sakit dan memperlancar peredaran darah dan berkhasiat untuk proses penyembuhan luka serta juga mengandung pektin, vitamin C. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai lamanya penyembuhan luka perineum ibu postpartum antar kelompok konterol dan kelompok intervensi yang diberikan perlakuan pemberian jus nanas di klinik sulastri kabupaten deli serdang. Metode penelitian ini yaitu menggunakan desain Quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini ibu postpartum dengan luka perineum, sampel kelompok eksperimen diberikan jus nanas sebanyak 300 gram, yang diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore selama 7 hari 10 orang dan kelopmpok kontrol 10 orang. Sampel diambil secara consecutive sampling dengan kriteria inklusi yang dilaksanakan di klinik sulastri kabupaten deli serdang. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata pada kelompok kontrol 13,85±SD 0,98809 dengan Min-Max (12-15) dan kelompok intervensi 3,75±SD 3.24240 dengan Min-Max (1-9) hari. Ditemukan perbedaan yang bermakna lama hari penyembuhan antara kelompok kontrol dan intervensi dengan (p-value = 0,000). Kesimpulan dari penelian ini ada pengaruh pemberian jus nanas (Ananas comosus) terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum.
DEVELOPMENT OF AN E-ENCYCLOPEDIA BASED ON SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES ON BIOLOGICAL TECHNOLOGY INNOVATIONS AS A SUPPLEMENTARY LEARNING RESOURCE TO IMPROVE THE SCIENTIFIC LITERACY Allysha Dinda Putri; Syahmi Edi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14185

Abstract

Rendahnya tingkat literasi ilmiah siswa masih menjadi tantangan dalam pembelajaran biologi, khususnya pada topik inovasi teknologi biologi yang kompleks dan berkaitan erat dengan berbagai isu sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-ensiklopedia berbasis Isu Sosial-Ilmiah (ISM) tentang inovasi teknologi biologi sebagai sumber belajar tambahan untuk meningkatkan literasi ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahapan Mendefinisikan, Merancang, Mengembangkan, dan Menyebarluaskan. Partisipan penelitian adalah 36 siswa kelas 10 SMA Negeri 10 Medan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi materi, media, dan desain pembelajaran, kuesioner tanggapan guru dan siswa, serta tes literasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-ensiklopedia yang dikembangkan mencapai skor validasi rata-rata 92,92%, yang dikategorikan sangat baik. Tes kepraktisan menghasilkan skor rata-rata 86,5%, yang menunjukkan kategori sangat praktis. Keefektifan produk tersebut ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar dan literasi ilmiah siswa, dengan rata-rata skor pretest meningkat dari 55,9 menjadi 87,4 pada posttest dan skor N-gain sebesar 0,71, yang dikategorikan tinggi. Oleh karena itu, e-ensiklopedia berbasis SSI tentang inovasi teknologi biologi dianggap valid, praktis, dan efektif sebagai sumber belajar tambahan untuk meningkatkan literasi ilmiah siswa
Pengaruh Model Pembelajaran PBL Berbantuan Media Leaflet Dilengkapi LKS Teka-teki Silang Terhadap Hasil Belajar Siswa Fresniati Anahida; Vidriana Oktaviana Bano; Riwa Rambu Hada Enda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.14186

Abstract

Permasalahan yang ditemukan berdasarkan hasil wawancara dan observasi menunjukan bahwa kegiatan pembelajaran ipa belum menggunakan media yang variasi, media yang dipakai buku paket/cetak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL berbantuan media Leaflet dilengkapi LKS teka-teki silang terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 2 Wulla Waijilu. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan yaitu kelas VIIIA sebanyak 24 orang digunakan sebagai kelas kontrol dan kelas VIIIC sebanyak 24 orang sebagai kelas eksperimen dengan jumlah sample 48 orang. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah tes dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji Validitas dan reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, pengujian hipotesis yaitu uji parametrik (Uji-T sampel dependent) menggunakan SPSS. Hasil penelitian dilihat dari perbandingan nilai rata-rata kelas kontrol 48,25 (pretest), 72,10 (posttest) dan kelas eksperimen nilai rata-rata yang peroleh 55,15 (pretest), 83,04 (posttest). Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji dependent sampel t-test yang memiliki nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 artinya nilai tersebut < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PBL berbantuan media leaflet dilengkapi LKS teka-teki silang terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 2 Wulla Waijilu
Efektivitas Gummy Candy Nanosimplisia Bonggol Nanas (Ananas comosus) Terhadap Jamur Candida albicans Juli Yosa Mega; Jekson Martiar Siahaan; Sofia Rahmi; Novarianti Marbun
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.14192

Abstract

Infeksi jamur yang disebabkan oleh Candida albicans masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan di masyarakat. Penggunaan obat antijamur sintetik dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping dan resistensi sehingga diperlukan alternatif pengobatan berbasis bahan alam. Bonggol nanas (Ananas comosus) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti bromelain, flavonoid, tannin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gummy candy nanosimplisia bonggol nanas terhadap pertumbuhan Candida albicans serta mengevaluasi karakteristik fisik dan nanopartikel sediaan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium menggunakan rancangan post test only control group design. Bonggol nanas diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian dibuat nanosimplisia menggunakan metode ultrasonikasi. Nanosimplisia diformulasikan dalam bentuk gummy candy dengan variasi konsentrasi F0 (tanpa nanosimplisia), F1 (5%), F2 (7,5%), dan F3 (10%). Evaluasi sediaan meliputi organoleptik, pH, keseragaman bobot, kadar air, tekstur, stabilitas, ukuran partikel, zeta potensial, dan indeks polidispersi (PDI). Aktivitas antijamur diuji menggunakan metode difusi sumuran terhadap Candida albicans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki karakteristik fisik yang baik dan stabil selama penyimpanan 30 hari. Formula F3 menghasilkan ukuran partikel terkecil yaitu 142,8 ± 5,1 nm, nilai zeta potensial -34,5 ± 1,1 mV, dan nilai PDI 0,214 ± 0,01 yang menunjukkan sistem nanopartikel stabil dan homogen. Uji aktivitas antijamur menunjukkan bahwa formula F3 memiliki aktivitas tertinggi dengan diameter zona hambat sebesar 21,37 ± 0,62 mm yang termasuk kategori kuat dan mendekati kontrol positif Nystatin sebesar 24,63 ± 0,55 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gummy candy nanosimplisia bonggol nanas berpotensi dikembangkan sebagai sediaan antijamur herbal terhadap Candida albicans