cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,539 Documents
1001 Mangrove dan Pegar Bambu Untuk Optimalisasi Pencegahan Abrasi Pada Kawasan Pantai di Desa Pematang Kuala Serdang Bedagai Pandu Prabowo Warsodirejo; Muhammad Surodani; Masniah Apriani Berutu; Ana Lanna Sari Harahap; Sucy Nurani Putri; Dinda Ayu Lestari; Anggraini Br Sembiring; Mariani Utari Sagala; Nadila Ismi; Amoi Sinaga
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3307

Abstract

Pantai merupakan daerah di perairan yang dipengaruhi oleh pasang surut tertinggi dan air surut terendah. Pasang surut air laut dapat menyebabkan beberapa dampak negatif bagi ekosistem wilayah pantai seperti abrasi dan intrusi air laut, keadaan ini tentunya berdampak negatif juga bagi penduduk disekitar wilayah pantai. Pada observasi pantai di desa Pematang Kuala ini, telah terjadi beberapa dampak negatif seperti abrasi dan intrusi air laut. Hal ini dakibatkan kurangnya pertahanan pasang surut air laut, yang pada kesempatan ini kami akan menambahkan 1001 mangove dan juga pembuatan PEGAR ( pemecah gelombang ambang rendah) yang terbuat dari bambu sebagai pertahanan pasang surut air laut, mengurangi dampak abrasi yang terjadi pada daerah ini, dan berharap kedepannya dapat meningkatkan ekonomi masayarakat
Pengaruh Ekstrak Bawang Batak (Allium chinense G. Don.) Terhadap Ketebalan Aorta Tikus (Rattus norvegicus) Diabetes Melitus Pera Widya Ningsih; Husnarika Febriani; Rasyidah ,
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4102

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah. Penelitian ini menggunakan bawang batak (Allium chinense G. Don.) sebagai salah satu tanaman herbal yang digunakan sebagai obat tradisional untuk penanganan diabetes melitus. Tujuan penelitian ini dosis manakah yang berpengaruh dalam pemberian ekstrak bawang batak (Allium chinense G. Don.) yang dapat mengurangi ketebalan dinding aorta jantung tikus (Rattus norvegicus) diabetes mellitus. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdapat 6 kelompok yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan1 dosis 250 mg/kg BB, perlakuan 2 dosis 500 mg/kg BB dan perlakuan 3 dosis 750 mg/kg BB. Hasil statistik didapat nilai ketebalan dinding aorta Ftabel ≤ Fhitung (2,77 ≤ 33,39) Adapun kesimpulan dari penelitian yaitu perlakuan 1 dosis terendah 250 mg/kg BB yang sangat berpengaruh dalam mengurangi jumlah sel busa dan ketebalan dinding aorta tikus
Perbedaan Respon Psikologis (Kecemasan dan Stress) Pada Lansia di Pedesaan Dan Perkotaan di Masa Pandemi Covid-19 Monika Nina Kurniawaty Ginting; Darmanto Ginting; Hengki Frengki Manullang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4570

Abstract

Kecemasasn dan stres merupakan masalah kesehatan utama penduduk lansia, namun sering kali kondisi ini tidak terdeteksi, misdiagnostik, dan tidak tertangani dengan baik. Dampak stres umumnya yang jika tidak dapat diatasi oleh lansia dapat menyebabkan lansia mengalami kemunduran fisik. Kemunduran fisik terjadi karena lansia memikirkan dan mempunyai persepsi buruk terhadap perubahan yang terjadi pada dirinya. Keadaan ini yang mempengaruhi kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perbedaan respon psikologis (Kecemasan dan Stress) pada Lansia di Pedesaan dan Perkotaan di Masa Pandemi Covid-19 berdasarkan Usia dengan rancangan penelitian yang akan digunakan adalah studi Observasional dengan desain kasus kontrol melalui pendekatan retrospektif terhadap 45 lansia di Perkotaan pada kelompok kasus dan 45 lansia pada kelompok kontrol yang bertujuan untuk menganalisis perbedaan respon psikologis (Kecemasan dan Stress) pada Lansia di Pedesaan dan Perkotaan di Masa Pandemi Covid-19. Mayoritas lansia yang tinggal di Perkotaan mengalami tingkatan kecemasan ringan dan juga mengalami tingkatan stress normal di Masa Pandemi Covid-19. Mayoritas lansia yang tinggal di Pedesaan mengalami tingkatan kecemasan normal dam juga mengalami tingkatan stress yang normal juga di Masa Pandemi Covid-19. Ditemukan lansia perkotaan dengan tingkatan kecemasan parah dan sangat parah, namun tidak ditemukan lansia yang tinggal di Pedesaan yang mengalami kecemasan yang parah ataupun sangat parah di Masa Pandemi Covid-19
Studi Perbandingan Morfologi Rhizophora apiculata Dengan Bruguiera cylindrica Di Desa Pematang Kuala Sebagai Bahan Pengembangan Modul Bio Marine Febri Azhari; Sularno ,; Pandu Prabowo Warsodirejo; Yusri Fefiani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.4813

Abstract

Rhizophora apiculata dengan Bruguiera cylindrica merupakan spesies tumbuhan mangrove yang hidup di habitat payau, juga hidup di daerah berlumpur, terletak di daerah pasang surut daerah tropis. Tumbuhan mangrove juga berfungsi mencegah terjadinya abrasi laut, menjadi bahan penghasil obat-obatan dan menjadi sumber pendapatan nelayan, sebagai tempat pariwisata. Tujuan penelitian untuk mengetahui morfologi dari tumbuan mangrove Rhizophora apiculata denan Bruguiera clindrica. Spesies mangrove Rhizophora apiculata dengan Bruguiera cylindrca ini juga memilkim morfologi yang berbeda mulai dari daun,buah, bunga, batang, dan akar dari morfologinya pula dapat di ketahui jenis spesiesnya mangrovenya. Penelitian ini menggunakan jens penelitian. Deskripif dan komperatif dan lokasi penelitian di lakukan pada daerah pantai, adapun sampel penelitian adalah tumbuhan mangrove dari genus Rhizophora dan Bruguiera. Di lakukan dengan mengidentifikasi tumbuhan mangrove, mengambil sampelnya di identifikasi kemudian mengupulkan data tentang sample. Hasil identifikasi tumbuan mangrove Rhizophra apiculata denga Bruguiera cylindrica  mempunyai morfologi yang berbeda-beda mulai dari daun, buah, bunga, batan, akar. Pada penelitian banyak sekali jenis tumbuhan mangrove di lokasi penelitian yang paling domian adalah spesies tumbuhan mangrove genus Rhizophora, salah satuya Rhizophora apiculata.Kata Kunci : Morfologi, Tumbuhan Mangrove, Rhizophora apiculata, Bruguiera cylindrica.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perawatan Mandiri Pasien Tuberculosis Sri Sudewi Pratiwi Sitio; Efrata Sembiring; Bahtera Bindavid Purba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3223

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular kronis dimana Mycobacterium tuberculosis sering menginfeksi paru-paru. Di Puskesmas Langga Payung, Kabupaten Labuhan Batu Selatan tahun 2018, ditemukan 266 kasus positif TB Paru. Dari 266 kasus TB ditemukan 231 kasus (86%) kasus baru dan ditemukan 35 kasus (13,1%) MDR-TB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perawatan diri pada pasien tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan populasi penderita tuberkulosis yang datang ke Puskesmas Langgapayung. Besar sampel ditentukan dengan rumus Lameshow sebanyak 74 kasus TB baru dengan kriteria inklusi: Usia ≤ 50 tahun, sudah PMO, penderita TB sudah menjalani pengobatan 2 bulan, sistem pembayaran BPJS kesehatan dan kriteria eksklusi: HIV / AIDS, DM, tidak berdaya, dan menolak untuk berpartisipasi. Sampel diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian diuji dengan Corbach alfa dan pengolahan data dilakukan dengan metode regresi logistik pada taraf nyata α = 0,05. Hasil analisis diketahui bahwa ada hubungan antara umur (p = 0,04; p 0,05) RP (3,04; CI 95% (1,06-10,75)), pengalaman (p = 0,01; p 0,05) RP (4,84; 95% CI (1,39-16,8)), pengetahuan (p = 0,00; p 0,05) RP (8,12; 95% CI (2, 31-28,5)) dengan perawatan diri pasien tuberkulosis. Tidak ada hubungan antara pendapatan (p 0,05) dan akses layanan (p 0,05) dengan perawatan diri pada pasien tuberkulosis. Variabel pengetahuan merupakan variabel dominan yang berhubungan dengan perawatan diri pasien tuberkulosis. Disarankan kepada pimpinan Puskesmas Langgapayung mengembangkan program promosi berbasis pengetahuan dengan memperhatikan budaya lokal dalam membina relasi antara petugas kesehatan, keluarga penderita TB, dan penderita TB.
Inventarisasi Keanekaragaman Tumbuhan Obat di Kecamatan Medan Tembung Kota Medan Propinsi Sumatera Utara Syarifah Widya Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.3948

Abstract

Tanaman  obat adalah bahan yang berasal  dari tanaman yang masih sederhana, murni, belum diolah. Tanaman obat adalah tanaman atau bagian tumbuhan yang digunakan menjadi bahan obat tradisional  atau obat  herbal, bagian tanaman yang  dipakai untuk bahan  pemula  bahan  baku  obat.   Tanaman  atau  bagian  tanaman  yang  diekstraksi  dan  ekstrak tumbuhan tersebut dipakai sebagai  obat. Penelitian ini telah dilakukan Pada bulan Desember 2020 – April 2021 di Kecamatan Medan Tembung Kota Medan yang dimulai dari Desa Indra Kasih, Desa Sidorejo, Desa Sidorejo Hilir, Desa Bandar Selamat, Desa Bantan, Desa Bantan Timur, dan Desa Tembung. Pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) eksplorasi, (2) identifikasi, (3) kepustakaan, (4) pembuatan herbarium, (5) wawancara, (6) dokumentasi.Analisis data dengan deskriptif kualitatif: pengambilan sampel, dicatat, dan didokumentasikan, diidentifikasi jenis tumbuhannya. Semua data yang diperoleh dikumpulkan secara sistematis dan disajikan secara informatif. Hasil penelitian didapat 25 spesies dan 19 Famili. Adapun family yang didapat yaitu : Solanaceae, Oxalidaceae, Convolvulaceae, Graminae/Poaceae, Annonaceae, Leguminasae, Sapotaceae, Zingiberaceae, Pandanaceae, Rutaceae, Asteraceae, Xanthorrhoeaceae, Oleaceae, Euphorbiacea, Caricaceae, Malvaceae, Apocynaceae, Piperaceae, Myrtaceae
Pengaruh Mobilisasi dan Masase Kulit Pada Pasien Stroke Terhadap Terjadinya Luka Dekubitus di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua Adi Arianto; Dewi Tiansa Barus; Daniel Suranta Ginting
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4552

Abstract

Penyakit stroke menyebabkan pasien mengalami gangguan mobilisasi yang menyebabkan pasien harus tirah baring yang terus menerus sehingga memungkinkan terjadinya luka tekan yang diakibatkan dari adanya tulang yang menonjol pada tubuh pasien serta kelembaban pada kulit. Pencegahan dekubitus sejak dini merupakan tanggung jawab utama perawat, salah satunya adalah melakukan intervensi keperawatan mengubah alih baring dan masase kulit yang bertujuan untuk mempertahankan fungsi dari berbagai sistem dan mempertahankan integritas kulit. Penelitian ini mengunakan rancangan Quasy Eksperiment dengan desain One Group Pre test – Post test.  Populasinya adalah seluruh pasien stroke yang dirawat di RSU SEMBIRING Deli Tua. Responden dalam penelitian ini sebanyak 16 orang. Analisa data dilakukan secara bertahap yaitu analisa univariat untuk mengetahui karakteristik responden dan analisa bivariat untuk melihat pengaruh antara variabel dependent dan independent dengan menggunakan Uji One Sample T. Test. Kemudian didapatkan hasil nilai p value sebesar = 0,000 α = 0,05. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kemampuan mengubah alih baring dan masase kulit pada pasien stroke dapat mencegah terjadinya luka dekubitus. Berdasarkan penelitian yang diperoleh ini bahwa adanya pengaruh intervensi alih baring dan masase kulit yang signifikan pada pasien stroke terhadap terjadinya luka dekubitus di RSU SEMBIRING Deli Tua
Uji Aktivitas Ekstrak Daun Samarinda (Carissa carandas L.) Terhadap Histopatologi Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) Hiperkolesterolemia Fauziah MZ
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4544

Abstract

Hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana kolesterol darah mengalami kenaikan ditandai dengan peningkatan kolesterol total, trigliserida, kolesterol LDL, dan kolesterol HDL. Daun Samarinda (Carissa carandas L.) merupakan tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi hiperkolesterolemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun Samarinda (Carissa carandas L.) terhadap histopatologi ginjal tikus putih (Rattus norvegicus L.) dan dosis ekstrak daun Samarinda (Carissa carandas L.) yang mempengaruhi histopatologi ginjal tikus putih (Rattus norvegicus L.) hiperkolesterolemia. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan Rancangan.Acak Lengkap.(RAL) dengan pembagian 6 kelompok yaitu: kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, P1: 750 mg/kg BB, P2: 1000 mg/kg BB, P3: 1250 mg/kg BB, dengan masing masing 4 ulangan. Pengujian kandungan senyawa kimia pada daun samarinda dilakukan dengan skrining fitokimia. Pembuatan preparat histologi ginjal tikus menggunakan metode parafin dengan pewarnaan hematoksilin-eosin (HE). Data histomorfometri dianalisis dengan ANOVA one-way dan uji Duncan dengan taraf signifikan 0,05. Hasil statistik terlihat adanya perbedaan signifikan.(p˂0,05) pada setiap kelompok dilihat dari skor sel normal Ftabel ≤ Fhitung (3,06 ≤ 12,539), skor sel degenerasi hidropik Ftabel ≤ F hitung (3,06 ≤ 20,847), skor nekrosis Ftabel ≤ F hitung (3,06 ≤ 12,494). Hal ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan antara.kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dimana terjadi perbaikan histopatologi ginjal pada dosis 1250 mg/kg BB. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun Samarinda (Carissa carandas L.) dengan dosis 1250 mg/kg BB berpengaruh terhadap perbaikan histopatologi ginjal tikus hiperkolesterolemia (Rattus norvegicus L.)
Pengetahuan dan Pemanfaatan Limbah kain Perca Menjadi Masker Sebagai Pencegahan Covid-19 Elfrida ,; Erni Junaida
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.2820

Abstract

Proses kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh tim pengabdian adalah untuk mengetahui pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah kain perca dijadikan masker yang berguna bagi masyarakat sebagai pencengahan covid-19. Hal ini membuat tim pengabdian untuk memberikan pelatihan membuat masker dari limbah kain perca kepada ibu PKK Desa matang Teupah Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang ditawarkan kepada ibu PKK dalam kegiatan pengabdian adalah pelatihan dengan cara berceramah menjelaskan proses pembuatan masker dari limbah kain perca. Sampel dalam kegiatan pengabdian ini berjumlah 30 ibu PKK yang dilatih oleh tim pengabdian. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pelatihan dan angket pengetahuan dan pemanfaat setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan. Hasil yang didapat dalam kegiatan pengabdian adalah pengetahuan dengan memperoleh nilai 82,4% ibu PKK mengetahui proses pembuatan masker dari pelatihan sedangkan pemanfaatan dengan nilai 68% dinyatakan sering memanfaatkan masker kain semenjak terjadinya penyebaran covid-19.
Kesiapan Pembelajaran Klinik Di Masa Pandemi Covid-19 Saiful Batubara; Surya Akbar; Irpan Apandi Batubara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.3653

Abstract

Terjadinya Pandemi COVID-19 secara nyata telah berdampak luas terhadap dunia pendidikan secara umum, termasuk dalam pendidikan kedokteran terutama tahap pendidikan profesi. Kemungkinan penularan COVID 19 di rumah sakit telah mengakibatkan terhentinya pembelajaran klinik di hampir semua pusat pendidikan profesi dokter diseluruh dunia. Mengingat masa pandemi yang tidak jelas kapan akan berakhir telah menimbulkan keresahan bagi mahasiswa dan pendidik klinis terkait keberlangsungan progaram pendidikan.  Penelitian survei ini bertujuan mengidentifikas kesiapan mahasiswa, dosen klinik, rumah sakit dan institusi penedidikan profesi kesehatan untuk memulai kembali kegiatan pembelajaran klinik yang sempat terhenti, dan metode yang dianggap paling sesuai dengan situasi pandemi COVID-19. Hasil penelitian berkesimpulan : (1) Pandemi COVID 19 adalah masalah global dan memberikan dampak aktivitas clinical teaching, (2) penundaan aktivitas clinical teaching yang telah berlangsung berbulan-bulan telah memberikan kekhawatiran bagi mahasiswa dan dosen dan merek ingin dapat segera memulai kegiatan tersebut, (3) proses kegiatan clinical teaching  dengan pemanfaatan teknologi dan adopsi kebiasaan baru mungkin bisa diaplisikan pada clinical teaching selama pandemi Covid 19 dan (4) perlu pengkajian dan persiapan sebelum pelaksanaan aktivitas clinical teaching berbasih on-line agar memberikan hasil yang positif  terhadap pendidikan kedokteran

Page 9 of 154 | Total Record : 1539