cover
Contact Name
Alex Rikki
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda
ISSN : 24428108     EISSN : 25977172     DOI : https://doi.org/10.2411/jikeperawatan
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda dikelola oleh Program Studi S1/DIII Keperawatan STIKes IMELDA, terbit 2 kali dalam setahun. Jurnal ini terbit dalam versi cetak pertama sekali pada bulan Februari 2015, sedangkan untuk media terbitan versi elektronik pertama sekali terbit di Bulan September 2017, dan merupakan wadah bagi para mahasiswa, dosen maupun peneliti untuk mengisi tulisan atau artikel yang merupakan hasil penelitian maupun karya tulis ilmiah di bidang kesehatan dan keperawatan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda memiliki scope : 1. Keperawatan medis bedah, 2. Keperawatan darurat, 3. Perawatan mental, 4. Keperawatan bersalin dan anak-anak, 5. Keperawatan komunitas, keluarga dan lansia manajemen keperawatan.
Articles 297 Documents
PENGARUH PENERAPAN METODE 5S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU, DAN SHITSUKE) TERHADAP PEMELIHARAAN ALAT KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Paskah Rina Situmorang; Hamonangan Damanik
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.316

Abstract

Peralatan kesehatan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan didukung dengan adanya peralatan yang selalu dalam kondisi siap pakai serta dapat berfungsi dengan baik. Upaya yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit adalah dengan upaya penyediaan alat kesehatan yang baik, aman dan siap pakai. Agar peralatan kesehatan dalam keadaan siap pakai perlu diadakan pemeliharaan yang pereventif melalui pemeliharaan alat-alat dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan metode 5S terhadap pemeliharaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi experimental study dengan desain one group pre test-post test. Populasi dalam penelitian ini/adalah seluruh perawat yang ada di rumah sakit umum Imelda pekerja Indonesia medanberjumlah 126 orang perawat. Teknik pengambilan sampel adalah Acidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan dari data demografi perawat yang bekerja di RSU IPI berdasarkan unsia mayoritas berusia 21-30 tahun sebanyak 91 orang dan minoritas berusia 41-50 tahun sebanyak 3 orang, berdasarkan jenis kelamin mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 87 orang dan minoritas berjenis kelamin laki-laki sebanyak 39 orang, berdasarkan tingkat pendidikan perawat mayoritas berpendidikan D3 keperawatan sebanyak 108 orang dan mayoritas berpendidikan D4 keperawatan sebanyak 1 orang, dan berdasarkan lama bekerja mayoritas masa kerja perawat 1-5 tahun sebanyak 82 orang dan minoritas dengan masa kerja 11-15 tahun sebanyak 20 orang. Dan hasil uji statistik diperoleh bahwa ada pengaruh penerapan metode 5S terhadap pemeliharaan alat kesehatan dengan menggunakan uji statistik Mc Nemar sebesar 0,002. Setelah intervensi penerapan metode 5S terhadap pemeliharaan alat kesehatan mengalami peningkatan yaitu dalam kategori baik. Saran kepada seluruh perawat agar terus melakukan proses pemeliharaan alat kesehatan dengan baik sehingga alat-alat di ruangan dalam keadaan bersih, rapi, dan keadaan siap pakai sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien dan juga dapat mengurangi angka kematian.
HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA BIDANG KESEHATAN TERHADAP RELAPS PENDERITA ASMA BRONKHIALE DI PANTAI LABU DELI SERDANG Nixson Manurung
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.317

Abstract

Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Buruknya kualitas udara dan berubahnya pola hidup masyarakat diperkirakan menjadi penyebab meningkatnya penderita asma,'' (Faisal, 2007). Penelitian di Amerika Serikat mendapatkan prevalensi asma sekitar 3%, sementara di Inggris angkanya adalah sekitar 5%. Penelitian pada guru-guru di India menghasilkan prevalensi asma sebesar 4,1 %, sementara laporan dari Taiwan menunjukkan angka 6,2%. Di negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Singapura, bronkitis, emfisema dan asma merupakan penyebab kematian ke delapan (Arief, 2009). Dukungan keluarga diharapkan mampu dapat menekan frekuensi kekambuhan asma bronkial yang berupa dukungan instrumental, dukungan informasional, dukungan penilaian, dan dukungan emosional. Keberhasikan pengobatan tidak saja ditentukan oleh obat anti asma, tetapi juga oleh kepatuhan minum obat dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pencegahan timbulnya serangan asma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Terhadap Pencegahan Kekambuhan Pasien Asma Bronkhiale di Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Desain penelitian ini bersifat Deskriptif Korelasi rancangan penelitian cross sectional. Dari 39 responden mayoritas memiliki tugas keluarga dibidang kesehatan cukup jumlah responden 21 orang (53,8%) dengan pencegahan kekambuhan asma bronkial mayoritas baik sebanyak 21 responden (53,8%), dan tugas keluarga dibidang kesehatan kurang baik dengan jumlah responden 7 (17,9%) dengan pencegahan kekambuhan asma bronkial buruk sebanyak 2 responden (5,1%). Dengan uji statistik chi – square didapatkan hasil p = 0,000 berarti p < 0,05 dapat disimpulkan bahwa “ Ada Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Sikap dalam Pencegahan Kekambuhan Asma Bronkial di Panti Labu Kabupaten Deli Serdang“.Kesimpulan bahwa dukungan keluarga sangat memegang peranan penting untuk terjadi atau tidaknya relaps pada penderita Asthma Bronchiale. Saran hasil penelitian ini bisa berguna untuk menambah wawasan dan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan penelitian selanjutnya terhadap Upaya Pencegahan kekambuhan asma bronkiale.
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 TENTANG SENAM KAKI PADA DIABETES DI LINGKUNGAN XXIV PEKAN LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN Meriani Herlina
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.318

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 terjadi akibat penurunan sensitivitas terhadap insulin (resistensi insulin) atau akibat penurunan jumlah produksi insulin. Diabetes Melitus Tipe 2 sering ditemukan pada usia dewasa obesitas meskipun dapat terjadi pada semua umur, ketosis jarang terjadi kecuali dalam kedaan stres atau mengalami infeksi. Senam Kaki adalah kegiatan yang dilakukan oleh pasien DM untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah pada kaki.Data organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO, 2009), Indonesia menempati urutan ke enam di dunia. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif, dan metode pengambilan sampel Non Probability Sampling dengan tehnik Total Sampling dengan sampel sebanyak 10 sampel dengan tekhnik kuesioner menggunakan 15 pertanyaan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Tentang Senam Kaki di Lingkungan XXIV Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Tahun 2017 berpengetahuan kurang berjumlah 5 responden (50%), berdasarkan umur mayoritas berumur > 60 tahun keatas sebanyak 3 responden (30%), mayoritas berpendidikan SD sebanyak 4 responden (40%), mayoritas yang tidak memperoleh informasi sebanyak 6 responden (60%). Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden yang ada di Lingkungan XXIV Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan mayoritas berpengetahuan kurang untuk itu disarankan kepada responden agar dapat meningkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dan senam kaki dengan cara memperoleh informasi dari tenaga kesehatan, media elektronik ataupun media cetak. Dan diharapkan kepada tim medis agar dapat bekerja sama dengan klien dalam memperhatikan penderita DM dengan mengenalkan atau mengajarkan senam kaki diabetik yang sangat bermanfaat untuk melancarkan sistem peredaran darah pada kaki untuk mencegah luka ganggren.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA MELALUI STRATEGI KOPING DI RSU ROYAL PRIMA MEDAN TAHUN 2019 April Giawa; Chrismis Novalinda Ginting; Arniwati Tealumbanua; Ikhtiar Laia; Tedy Cristian Manao
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.319

Abstract

Gagal Ginjal Kronik merupakan suatu keadaan klinis kerusakan ginjal yang progresif dan irreversible dari berbagai penyebab dimana terjadi ketika tidak mampu mengangkut sampah metabolik tubuh atau melakukan fungsi regulernya (Toto Suharyanto, 2017). Kualitas hidup merupakan salah satu yang dimiliki oleh setiap individu. Jika pasien menghadapi masalah dengan positif maka kualitas hidupnya akan baik, dan jika pasien menghadapi masalah dengan negatif maka kualitas hidupnya akan memburuk (Pujiani, 2017). Strategi coping terbagi dalam dua jenis yaitu : Emotion-Focused coping dan Problem Focused Coping.Emotion focused coping memiliki tujuan untuk mengontrol emosional pasien dalam menghadapi stress (Agustina, 2013). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kualitas Hidup pada Penderita Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi HemodialisaMelalui Strategi Koping Di RSU Royal Prima Medan. Desain penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test design. Sampel diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling yaitu sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembaran kuisioner. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon sign rank test dengan signifikasi 0,05. Hasil penelitian uji Wilcoxon sign rank test pada hasil akhir di dapatkan nilai p = value 0,000 < α = 0,05 sehingga dapat diambil Kesimpulan bahwa adanya Peningkatan Kualitas Hidup Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Melalui Strategi Koping Di RSU Royal Prima Medan. Saran untuk peneliti selanjutnya dapat meneliti bagaimana penigkatan kualitas hidup pada pasien stroke yang menjalani fisioterapi melalui strategi koping.
PENGARUH PENENTUAN QUICK OF BLOOD (QB) TERHADAP KEBERHASILAN UREUM REDUCTION RATIO (URR) DENGAN LAMANYA HEMODIALISIS DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Harsudianto Silaen; Yusrial Tarihoran
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.320

Abstract

Proses perpindahan cairan darah pasien menuju dialiser ditentukan oleh kecepatan aliran darah. Kecepatan aliran darah (Quick of Blood/Qb) adalah jumlah darah yang dapat dialirkan dalam satuan waktu menit (mL/menit). Semakin banyak darah yang dapat dialirkan menuju dialiser dalam permenitnya maka semakin banyak zat-zat toksik dan cairan yang berlebih dapat dikeluarkan dari tubuh.Pengaturan Qb yang tepat dan sesuai dengan kondisi pasien sangat penting diperhatikan agar tercapai efisiensi proses hemodialisis. Berdasarkan studi pendahuluan, banyak ditemukan pasien hemodialisis yang menjalani hemodialisis lebih dari 4-5 jam akibat kelebihan cairan dan urea ratio reduction (URR) berlebih di dalam darah.Tujuan penelitian ini, ingin menganalisis pengaruh penentuan Quick of Blood (Qb) terhadap keberhasilan Ureum Reduction Ratio (URR) dengan Lamanya Hemodialisis di Murni Teguh Memorial Hospital. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi-Experimental Study dengan desain penelitian pre test-post test. Tehnik pengambilan sampel adalah total sampling sebanyak 160 pasien hemodialisa. Sebelum (pre-test) dan sebuah (post-test), pemberian intervensi, sebelum melakukan uji statistik, peneliti melakukan uji normalitas dengan metode analisis secara komputerisasi menggunakan kolmorogov-smirnovtest dengan nilai kemaknaan (p>0,05) sehingga peneliti menggunakan uji statistik adalah one sample t-test. Hasil penelitian ini akan menjadi standar rumah sakit dalam penentuan quick of blood (Qb) sehingga lamanya hemodialisis tidak melebihi dari waktu yang ditentukan dan biaya operasional selama hemodialisis lebih efektif.
PENGARUH TERAPI MUSIK SUARA ALAM TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN KRITIS DI RUANG ICU RSU ROYAL PRIMA MEDAN TAHUN 2019 Nur Iman Waruwu; Chrismis Novalinda Ginting; Devis Telaumbanua; Darwisman Amazihono; Getzemane Putra Alfrain Laia
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.321

Abstract

Musik suara alam merupakan suara alam seperti suara burung, gelombang laut, angin, air mengalir dll, sebagai terapi kesehatan yang mencapai hasil yang sangat memuaskan antara lain peningkatan kualitas tidur, kondisi fisik, mental bagi individu diberbagai tingkat umur. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan perbedaan kualitas tidur pasien sebelum dan setelah pemberian terapi musik suara alam.Desain penelitian menggunakan teknik purposive sampling yang memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. hasil uji normalitas Shapiro-wilk dimana data responden pada data pre-test memiliki nilai sig 0,002 < 0,05, data post-test terdapat nilai sig 0,000 < 0,05. Uji Wilcoxon Signed Rank Tes memiliki nilai Mean Rank pretest-posttest sebesar 6,00-0,00 dengan p- value 0,002 pada pasien kritis di ruang RSU Royal Prima Medan Tahun 2019.
PENGARUH LATIHAN FISIK DENGAN FLEXIBILITY EXERCISES TERHADAP KEMAMPUAN ACTIVITY DAILY LIVING’S (ADL’s) PASIEN KANKER DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Yusrial Tarihoran; Seriga Banjarnahor
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.322

Abstract

Kanker merupakan penyakit dengan pertumbuhan dan penyebaran sel abnormal oleh berbagai faktor seperti penggunaan tembakau, genetik, hormon, dan gangguan kekebalan tubuh sehingga sering mengalami keluhan fisik seperti kelemahan akibat kurangnya energi didalam tubuh dan berdampak terhadap kemampuan melakukan Activity Daily Living’s (ADL’s). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan fisik dengan flexibility exercises terhadap kemampuan Activity Daily living’s (ADL’s)pasien kanker di Murni Teguh Memorial Hospital dengan kriteria sampel yaitu pasien yang menjalani kemoterapi, tidak memiliki luka akibat kanker, tidak mengalami anemia, tidak mengalami fraktur, berjenis kelamin perempuan kooperatif dan memiliki rekomendasi dari dokter untuk melakukan latihan fisik dengan flexibility exercises. Metode penelitian ini menggunakan rancangan one group pre-post test designe. Latihan fisik dengan flexibility exercises dilakukan minimal 30 menit setiap kali melakukan latihan dan dilakukan 3 kali seminggu selama 30 kali pertemuan dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan teknik accidental sampling. Luaran wajib penelitian ini berupa publikasi ilmiah jurnal nasional tidak terakreditasi dan luaran tambahan berupa keynot speaker/invited dalam temu ilmiah lokal dan nasional serta pembuatan bahan ajar di bidang pelayanan asuhan keperawatan pasien kanker dan juga paliatif care di bidang onkologi (kanker). Adapun tujuan dari Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) penelitian ini adalah berbagai produk alat kesehatan, berupa perumusan topik-topik penelitian, menyusun hipotesis, merencanakan rancangan experimen untuk menemukan solusi permasalahan, mengidentifikasi potensi dan peluang target terapi, pembuktian terhadap kebenaran konsep (proof-of-concept), penyusunan prosedur dan metode yang digunakan dalam studi klinis dan publikasi pembuktian kebenaran konsep.
DUKUNGAN KELUARGA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSU ROYAL PRIMA MEDAN TAHUN 2019 Septiyandi Harapan; Elmy Ruthnita; Agnes Fanny; Nita Silaban; Crismis Novalinda
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.323

Abstract

Hemodialisa dapat secara tidak langsung mempengaruhi kualitas hidup pasien GGK. Kualitas hidup sangat erat kaitannya dengan adanya dukungan keluarga. Dukungan keluarga yang dapat diberikan oleh keluarga antara lain penghargaan, informasi instrumental, dan emosional. GGK disebabkan oleh beberapa penyakit seperti kelainan ginjal, DM, kelainan autoimun, sedangkan komplikasi GGK adalah: edema, hipertensi, penyakit tulang dan anemia. Komplikasi GGK dapat diantisipasi dengan tindakan mengontrol tekanan darah ( hipertensi), dan menjaga pola hidup Dan biasanya bila seseorang yang telah divonis penyakit GGK akan disarankan untuk menjalani terapi hemodialisa. Tujuan penelitian ini dilakukan supaya untuk mengetahui dukungan keluarga dalam upaya meningkatkan kualitas pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSU Royal Prima Medan. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional(dengan memberikan sebuah kuesioner) dan menggunakan accidental sampling. Sampel yang terdapat dalam penelitian ini adalah pasien yang telah menjalani terapi hemodialisa di RSU Royal Prima Medan yang berjumlah 30 orang. Pengambilan data yang dilakukan peneliti dengan menggunakan teknik kuesioner dan diolah dengan menggunakan uji chi-square. Makah didapatkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga yang mayoritasnya baik yaitu sebanyak 20jiwa (66,7%) dan dukungan keluarga yang minoritas tidak baik sebanyak 10 jiwa (33,3%). Kualitas hidup mayoritas ketegori yang baik sebanyak 18 jiwa (60%) dan kualitas hidup minoritas kurang sebanyak 5 jiwa (16,7%). Hasil statistik dengan uji chi-square di dapatkan pvalue = 0,020 < 0,05.
EFEKTIVITAS EDUKASI MANAJEMEN MANDIRI TERHADAP NILAI KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE 2 Ratna Dewi
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i1.337

Abstract

Abstrak Diabetes mellitus menjadi salah satu dari empat penyakit tidak menular utama yang menjadi target tindak lanjut di dunia, dimana jumlah kasus dan prevalensi diabetes mellitus terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Penatalaksanaan DM yaitu edukasi, pengaturan diet, terapi obat, latihan jasmani dan rutin cek KGD untuk mencegah komplikasi sehingga meningkatkan kualitas hidup penderita. Pendekatan yang efektif seperti edukasi manajemen mandiri sangat dibutuhkan agar penderita DM mau rutin menjalani penatalaksanaan untuk mencegah komplikasi DM. Tujuan penelitian untuk menganalisis perbedaan kadar glukosa darah penderita DM tipe 2 sebelum dan sesudah diberikan edukasi manajemen mandiri. Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan pretest dan posttest yang dilaksanakan di RSU Imelda Pekerja Indonesia. Sampel adalah seluruh pasien DM tipe 2 yang berobat di RSU Imelda Pekerja Indonesia sebesar 38 orang. Alat pengumpulan data menggunakan glukometer. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nilai kadar glukosa darah (p<0,05) sebelum dan sesudah diberikan edukasi manajemen mandiri. Kesimpulan penelitian adalah edukasi manajemen mandiri memberikan pengaruh pada pasien DM untuk melakukan penatalaksanaan penyakit DM secara mandiri yang akan menghasilkan kadar glukosa darah terkontrol. Disarankan kepada pasien DM tipe 2 menerapkan manajemen mandiri dengan bantuan keluarga saat dirumah dan pihak pelayanan kesehatan agar terkontrolnya kadar glukosa darah.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKITUMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA (RSU IPI) MEDAN TAHUN 2019 Rostinah Manurung; Juli Yana Sari
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i1.339

Abstract

ABSTRAK Gagal ginjal kronik ( chorinic renal failure ) adalah kerusakan ginjal prosesif yang berakibat fatal yang di tandai dengan uremia (urea dan limbah nitrogen lainnya yang beredar dalam darah serta komplikasinya jika tidak dilakukan dialisis atau transpalasi ginjal ). Dukungan yang di berikan keluarga terhadap pasien yang menjalankan terapi diet sehingga pasien merasaka nyaman. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien gagal ginjal kronik di rumah sakit umum Imelda pekerja Indonesia medan tahun 2019. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai sampel kriteria peneliti selama pengumpulan data berlangsung akan dijadikan sebagai responden dalam penelitian yang memperkirakan jumlah sampel adalah 36 pasien namun yang mengalami kepatuhan sebanyak 29 pasien. Hasil pengujian hipotesis untuk melihat hubungan antar variabel X dan variabel Y adalah dengan taraf signifikan (α) = 5% (0,05) dan df = 1 diperoleh hasil p.value = 0,029 dimana sig<a (0,029<0,05) dihitung uji chi squer yang dilakukan derajat kepercayaan nya 2 di peroleh hasil x2 hitung = 4.788 dan nilai x2 tabel = 4,602 artinya Ho di tolak dan Ha di terima maka dapat diketahui ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien gagal ginjal kronik di rumah sakit umum Imelda pekerja indonesia medan tahun 2019.Dukungan keluarga merupakan factor yang paling berhubungan untuk pasien gagal ginjal kronik, semakin baik dukungan keluarga maka akan semakin baik pula tingkat kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik.

Page 11 of 30 | Total Record : 297