cover
Contact Name
Alex Rikki
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda
ISSN : 24428108     EISSN : 25977172     DOI : https://doi.org/10.2411/jikeperawatan
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda dikelola oleh Program Studi S1/DIII Keperawatan STIKes IMELDA, terbit 2 kali dalam setahun. Jurnal ini terbit dalam versi cetak pertama sekali pada bulan Februari 2015, sedangkan untuk media terbitan versi elektronik pertama sekali terbit di Bulan September 2017, dan merupakan wadah bagi para mahasiswa, dosen maupun peneliti untuk mengisi tulisan atau artikel yang merupakan hasil penelitian maupun karya tulis ilmiah di bidang kesehatan dan keperawatan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda memiliki scope : 1. Keperawatan medis bedah, 2. Keperawatan darurat, 3. Perawatan mental, 4. Keperawatan bersalin dan anak-anak, 5. Keperawatan komunitas, keluarga dan lansia manajemen keperawatan.
Articles 284 Documents
PENGARUH KONSUMSI PISANG AMBON TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PRALANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI DUSUN VIII DESA TEMBUNG Bernita Silalahi; Winda Aswani Harahap
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.296

Abstract

Memasuki usia lanjut atau pra lansia terutama pada wanita mulai mengalami penurunan fungsi salah satunya pada sistem peredaran. Dimana terjadi penurunan dinding pembuluh darah yang menyebabkan peningkatan tekanan darah pada lanjut usia. Salah satu cara upaya peningkatan yaitu dengan cara mengkonsumsi pisang ambon karena didalam buah tersebut terdapat kandungan kalium yang cukup tinggi untuk menetralkan natrium dalam darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah pada pra lansia yang mengalami hipertensi. Metode penelitian yang digunakan adalah QuasyEksprimen dengan desaign penelitian one group pre test and post test dimana dalam penelitian ini tidak ada kelompok pembanding dengan responden 30 orang. hasil uji penelitian ini menggunakan uji Mc Nemar (<0,05) didapat nilai penurunan tekanan darah sebelum konsumsi pisang ambon (3,33%) dan sesudah konsumsi pisang ambon (93,33%) maka didat hasil Sig 0,00 (nilai p).kesimpulan adanya pengaruh konsumsi pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah pada pra lansia yang mengalami hipertensi di Desa tembung Dususn VII tahun 2018.
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN PERAWAT DALAM MENGUPAYAKAN PENCEGAHAN KESALAHAN DENGAN MENERAPKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) Dian Anggriyanti; Rahmat Ali Putra Harahap; Bitcar Dalimunthe
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.297

Abstract

Standar prosedur operasional (SPO) merupakan suatu langkah-langkah/instruksi yang dibakukan untuk menyelesaikan suatu proses kerja rutin tertentu, dimana memberikan langkah-langkah yang benar dan terbaik berdasarkan konsensus bersama untuk melaksanakan berbagai kegiatan dan fungsi pelayanan. Salah satu upaya untuk menjaga keselamatan pasien adalah dengan menerapkan SPO dalam setiap tindakan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman perawat dalam mengupayakan pencegahan kesalahan dengan menerapkan standar prosedur operasional di rumah sakit umum X Medan. Desain penelitian yang digunakan adalah fenomenologi deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 10 partisipan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan berupa rekaman hasil in-depth interview dilengkapi dengan field note kemudian dibuat dalam bentuk kata demi kata dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan Colaizzi. Hasil penelitian ditemukan empat tema, yaitu: Menggunakan SPO setiap tindakan kepada pasien untuk mencegah kesalahan, 2) Menjadikan SPO sebagai instruksi kerja, 3) Mengikuti langkah-langkah tindakan sesuai SPO, dan 4) Menciptakan komunikasi efektif sebagai kunci keselamatan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat menjadikan SPO sebagai aturan yang wajib diikuti setiap melakukan tindakan/asuhan kepada pasien yang diyakini dapat mencegah terjadinya kesalahan yang bertujuan menajalankan program keselamatan pasien sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PLEBITIS PADA PASIEN YANG TERPASANG INFUS DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA (RSU IPI) MEDAN Meriani Herlina; Anggi Gandha Prasthyo Jafa
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.298

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi pada pasien ketika berada di rumah sakit atau ketika berada di fasilitas kesehatan lainnya. Phlebitis adalah infeksi nosokomial yang berasal dari mikroorganisme yang dialami pasien yang diperoleh selama pasien di rawat di rumah sakit yang diikuti dengan manifestasi klinis yang sekurang-kurangnya 3x24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa adanya hubungan antara faktor-faktor penyebab phlebitis dengan kejadian phlebitis. Penelitian dilakukan pada Juli tahun 2018 dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang terpasang infus selama bulan Juli tahun 2018 di ruangan ICU, Tulip, Asoka dan Mawar. Populasi pada penelitian ini adalah 269 orang. Tehnik sampling pada penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling dengan demikian jumlah sampel adalah 160 orang. Analisis statistik yang digunakan uji chi square. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 ada hubungan ukuran infus dengan plebitis, nilai p value 0,000 ada hubungan jenis cairan dengan plebitis, nilai p 0,001 ada hubungan lokasi pemasangan dengan plebitis, nilai p value 0,000 ada hubungan lama infus terpasang dengan plebitis, nilai p value 0,000 ada hubungan jumlah insersi dengan plebitis. Disarankan bagi responden Disarankan kepada responden agar tetap meningkatkan kinerja secara profesional untuk mencegah terjadinya plebitis
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN GIZI PADA BALITA WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SOGAE’ADU KABUPATEN NIAS TAHUN 2018 Mukhtar Effendi Harahap; Martinus Lombu
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.299

Abstract

Secara etimiologi kata “Gizi” berasal dari bahasa Arab “Ghidza”, yang berarti “Makanan” Menurut dialek Mesir, “Ghidza” dibaca dengan “Ghizi”. Sehingga gizi dikatakan adalah suatu proses penggunaan makanan yang dikonsumsi secara normal oleh suatu organisme melalui proses digestif, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dari organ-organ serta menghasilkan energi (Ramadhan, 2012). Jenis Penelitian ini adalah deskriptif.Metode mengambilan sampel probability sampling dengan total sampling dimana jumlah sampel sebanyak 68 ibu yang membawa balitanya dalam pemenuhan nutrisi ke Puskesmas Sogae’adu Kabupaten Nias Tahun 2018.Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 12 pertanyaan, Tehnik pengukuran pertanyaan menggunakan skala Guttman, dalam bentuk kuesioner tertutup.Kemudian hasil kuesioner diformulasikan kedalam interval jawaban variabel menggunakan rumus Sturgers untuk menentukan kriteria jawaban responden dan mengetahui skor dan persentase jawaban.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan responden cukup berjumlah 34 orang (50%), sedangkan berpengetahuan baik hanya 20 orang (29,4 %) dan yang berpengetahuan buruk berjumlah 14 orang (20, 6 %). Untuk itu diharapkan Dokter, Perawat, Bidan, Ahli gizi, serta dibantu oleh tenaga kesehatan yang lain dapat memberikan penanganan yang cepat dan tepat pada kasus gizi buruk baik di tingkat puskesmas maupun di rumah sakit, untuk membantu pemulihan kasus gizi buruk pada anak balita. Bidan sebagai tenaga kesehatan harus selalu memberikan konseling dan penyuluhan tentang pentingnya pemberian gizi yang tepat sesuai dengan usia dan perkembangannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELUARGA DALAM PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI DESA PEMATANG LALANG Nixson Manurung
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i1.300

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang dicari oleh semua orang. Untuk mengetahui derajat kesehatan masyarakat desa dapat diperoleh melalui pendataan terhadap masyarakat desa tentang Perilaku Hidup yang Bersih dan Sehat (PHBS). Masalah sanitasi dasar sebagai bagian dari lingkungan masih merupakan masalah yang cukup besar di Indonesia, seperti terbatasnya ketersediaan dan akses air bersih, rendahnya akses sanitasi, masih rendahnya capaian rumah sehat dan lingkungan sehat, tingginya polusi udara akibat kebakaran hutan dan kendaraan, diperberat dengan masih rendahnya proporsi Rumah Tangga dengan PHBS baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Perilaku Keluarga Dalam Penerapan Hidup Bersih Dan Sehat Di Desa Pematang Lalang Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian dalam studi ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif. Tehnik sampling dalam penelitian ini adalah Insidental Sampling jumlah sampel yang terkumpul dalam penelitian ini berjumlah 68 keluarga di Desa Pematang Lalang. Tehnik Analisa data yang digunakan adalah editing, coding, sorting, entry data dan cleaning. Hasil penelitian mayoritas berpendidikan SD berjumlah 27 orang (39,7 %), SLTP berjumlah 28 orang (41,1 %), SLTA dan D3/S1/Sederajat masing-masing berjumlah 7 orang (10,1 %). Mayoritas memperoleh sumber informasi melalui Tenaga kesehatan berjumlah 22 orang (32,4%), Kerabat/Keluarga berjumlah 18 orang (26,4%), Media cetak berjumlah 12 orang (17,6%) dan melalui Media elektronik berjumlah 16 orang (23,6%), dari 68 responden mayoritas pekerjaannya bertani berjumlah 50 orang (73,5 %), Wiraswasta berjumlah 15 orang (22,1%) dan PNS berjumlah 3 orang (4,4%). Setelah data diolah menunjukkan bahwa tugas keluarga dalam Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Desa Pematang Lalang Tahun 2018, mayoritas cukup diperoleh sebanyak 41 keluarga (60,3 %) dan minoritas kurang baik sebanyak 13 keluarga (19,1 %). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tugas keluarga dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di Desa Pematang Lalang Kecamatan Percut Sei Tuan ini terkategori cukup dikaitkan dengan media informasi yang masih kurang ditandai dengan terbatasnya sarana pelayanan kesehatan dan jarak yang cukup jauh dari lokasi masyarakat yang berpusat di Puskesmas Tanjung Rejo untuk dipergunakan oleh desa-desa yang ada di kecamatan ini. Disini sangatlah penting peranan tenaga kesehatan untuk meningkatkan peran keluarga dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dengan memberikan pendidikan melalui penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat.
PENGARUH AROMA TERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2018 Rostinah Manurung; Era Noviya
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i1.301

Abstract

Sectio caesarea adalah persalinan melalui sayatan pada dinding abdomen dan uterus yang masih utuh dengan berat janin lebih dari 1000 gr atau umur kehamilan ≥ 28 minggu. Aromaterapi lemon merupakan jenis aromaterapi yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri dan cemas.Zat yang terkandung dalam lemon salah satunya adalah linalool yang berguna untuk menstabilkan system saraf, sehingga dapat menimbulkan efek tenang bagi siapapun yang menghirupnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari aromaterapi lemon terhadap penurunan nyeri pada pasien Sectio caesarea di rumah sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Rancangan penelitian ini quasi experiment dengan pendekatan pre-test dan post testwith control group.Populasi dalam penelitian ini adalah 1.150 orang di Rumah sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan dan sampel sebanyak 30 orang yang ditentukan dengan menggunakan tehnik accidental sampling.Analisis statistic yang digunakan uji Mc Nemar. Hasil analisis univariat mayoritas responden mengalami penurunan rasa nyeri sebanyak 25 orang (83,33%) sedangkan yang mengalami peningkatan rasa nyeri sebanyak 5 orang (16,67%). Hasil analisis bivariate uji MC Nemar P= 0,002 ( <0.005) artinya ada pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan nyeri post section caesarea. Diharapkan perawat agar dapat mengaplikasikan aromaterapi lemon terhadappenurunanrasa nyeri post section caesarea.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN AKTIFITAS SEHARI-HARI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENGALAMI HEMODIALISA DI RSU IPI MEDAN TAHUN 2018 Deddy Sepadha Putra Sagala; Maria Ruth Annike Sitompul
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i1.302

Abstract

Gagal ginjal kronis merupakan suatu penyakit ginjal tahap akhir yang mengakibatkan gangguan fungsi ginjal yang bersifat irreversible dan menahun sehingga terjadinya penurunan kemampuan fungsi tubuh untuk mempertahankan metabolisme serta keseimbangan cairan dan elektrolit. Pasien gagal ginjal kronis akan mengalami kehilangan fungsi ginjal sampai 90% atau lebih, sehingga kemampuan tubuh untuk mempertahankan cairan dan elektorilit terganggu, sekresi menjadi tidak adequat dan fungsi hormonal terganggu sehingga mengakibatkan sindrom uremia atau azotemi (Rendy & Margareth, 2012 ; Parson, Toffelmire & Valack, 2006).Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain korelasional dengan jenis rancangan penelitian cross sectional. Dimana jumlah populasi sebanyak 98 responden, metodepengambilan sampel probability samplingtehnik purposive sampling sampel, besar sampel ditetapkan menggunakan rumus slovin didapati responden penelitian ini sebanyak 79 penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSU Imelda Medan Tahun 2018. Pengumpulan data menggunakan Instrumen dukungan keluarga (Berlin Social Support Scale (BSSS)) sejumlah 16 pertanyaan dan aktifitas sehari-hari Curtin & Mapes (2005) : Cook & Jassal (2008) sejumlah 38 pertanyaan, Tehnik pengukuran pertanyaan masing-masing menggunakan skala Linkert dalam bentuk kuesioner tertutup. Pengolahan data mengguanakan analisa data univariat dan bivariatmenggunakan uji statistik parametrik yaitu uji pearson corelation (pearson product moment) dengan p < 0.05, didapati hasil penelitian menunjukkan nilai probabilitas (p) untuk dukungan keluarga = 0.000, yang berarti ada hubungan secara signifikan dengan aktifitas sehari-hari (p<0.05). Hasil analisis diperoleh nilai correlation coefficient (r) = 0,835, menunjukkan hubungan sangat kuat dan berpola positif artinya semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima maka aktifitas sehari-hari yang dimiliki pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa semakin baik
HUBUNGAN DUKUNGAN BAPAK DENGAN STATUS GASTROENTERITIS PADA BALITA DI UPTD PUSKESMAS LUAHAGUNDRE Cristina Magdalena Tampubolon
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i1.303

Abstract

Gastroenteritis merupakan proses peradangan yang terjadi pada daerah lambung dan usus yang biasanya disertai dengan gejala diare secara terus menerus dan paling sering sering terjadi pada balita. Perawatan kesehatan balita dalam keadaan gastroenteritis merupakan salah satu aspek perawatan orang tua (ibu dan bapak) yang dapat mempengaruhi status gizi balita dalam penyembuhan penyakitnya sehingga memperbaiki status gastroenteritis yang harus sangat diperhatikan oleh keluarga khususnya ibu yang memiliki balita. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana hubungan dukungan bapak dengan status gastroenteritis. Tujuan penelitian untuk menguji hubungan dukungan bapak dengan status gastroenteritis pada ibu yang memiliki balita yang mengalami gastroenteritis.Jenis penelitian adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Luahagundre, Sampel adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang mengalami gastroenteritis tahun 2018 sebesar 51 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan bapak dan lembar observasi status gastroenteritis. Uji yang digunakan adalah chi-square.Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan yang signifikan antara dukungan bapak dengan sattus gastroenteritis (p value< 0,05) dengan Rasio Prevalensi (RP) = 9,6 artinya dukungan bapak buruk kepada ibu yang memiliki balita yang mengalami gastroenteritis mempunyai risiko 9,6 kali balita yang gastroenteritis mengalami dehidrasi berat dibandingkan dengan dukungan bapak yang diterima ibu baik.Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara dukungan bapak dengan status gastroenteritis (p value< 0,05) dengan Rasio Prevalensi (RP) = 9,6. Disarankan kepada keluarga lebih aktif dalam mencari informasi tentang pentingnya dukungan bapak kepada ibu dalam melakukan perawatan bagi balita yang sedang mengalami penyakit gastroenteritis untuk mencegah terjadinya dehidrasi berat.
HUBUNGAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT IMELDA Hamonangan Damanik
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i1.304

Abstract

Rumah sakit adalah suatu organisasi yang memilki tenaga kesehatan professional yang terorganisir serta sarana kedokteran yang permanen. Rumah sakit menyelenggarakan pelayanan kedokteran, asuhan keperawatan yang berkesinambungan, diagnosis serta pengobatan penyajit yang diderita pasien. Pada dasarnya upaya pencapaian mutu pelayanan dirumah sakit terfokuskan kepada mutu pelayanan medik. Mutu pelayanan medik diidentik dengan mutu pelayanan yang diberikan dokter dan perawat. Penelitian ini lebih menfokuskan pada kinerja perawat, karena mutu pelayanan keperawatan merupakan persoalan yang mendasar dalam organisasi rumah sakit saat ini. Salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian mutu pelayanan keperawatan adalah kinerja perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan iklim organisasi terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Imelda. Penelitian ini bersifat deskriptif korelasi, populasi dalam penelitian ini berjumlah 340 perawat sedangkan sampelnya berjumlah 51 perawat dengan menggunakan Simple random sampling. Hasil penelitian mengenai hubungan iklim organisasi (P=<0,05), struktur (P=<0.05), standar (P=<0.05), tanggung jawab (P=<0.05), pengakuan (P=<0,05), tim kerja (P=<0,05), komitmen (P=<0,05) dengan kinerja perawat.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIGALINGGING KABUPATEN DAIRI TAHUN 2017 Fitri Debby Sitohang; Irawaty A. Kahar; Asima Sirait
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i1.305

Abstract

Cakupan bayi yang diberi ASI Eksklusif secara nasional tahun 2015 sebesar 55,7%, di Sumatera Utara tahun 2015 sebesar 33% dan cakupan ASI Eksklusif di Wilayah kerja Puskesmas Sigalingging kabupaten Dairi sebesar 4,1%. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sigalingging Kabupaten Dairi. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sigalingging Kabupaten Dairi sebanyak 95 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dengan menggunakan tehnik sampel total populasi sejumlah 95 orang. Analisis data melaui tahapan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI Eksklusif, ada hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif, ada hubungan persiapan fisik dan mental dengan pemberian ASI Eksklusif, ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian ASI Eksklusif, ada hubungan sosial budaya dengan pemberian ASI Eksklusif. Disarankan kepada Puskesmas Sigalingging agar membuat program penyuluhan ASI Eksklusif kepada ibu hamil dan suaminya.

Page 9 of 29 | Total Record : 284