cover
Contact Name
Dian Trilus
Contact Email
dian.trilus@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hestech@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
ISSN : 2615398X     EISSN : 26223600     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel dengan fokus pada bidang ilmu kesehatan dan aplikasi teknologi dalam bidang medis. Bidang-bidang yang dapat didiskusikan antara lain : (1) Kesehatan Ibu dan Anak, (2) Maternity (Persalinan, Nifas, Kehamilan dan Menyusui), (3) Keluarga Berancana, (4) Promosi Keehatan dan Gaya Hidup, (5) Teknologi Pengolahan Darah (serologi Darah, Manajemen tata kelola kepalangmerahan), (6) Kesehatan Reproduksi, (7) Kesehatan dan Nutrisi, (8) Etika Kesehatan dan Regulasi, (9) Kesehatan Lingkungan dan Ketenagakerjaan, (10) Farmakologi, Radiologi, dan Medical Record.
Articles 189 Documents
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Lama Persalinan Kala I Sulistyawati, Henny
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 3 No 2 (2020): J-HESTECH (JOURNAL OF HEALTH EDUCATIONAL SCIENCE AND TECHNOLOGY)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.701 KB) | DOI: 10.25139/htc.v3i2.3225

Abstract

ABSTRAKPersalinan normal adalah proses persalinan yang melalui kejadian secara alami dengan adanya kontraksi rahim ibu dan dilalui dengan pembukaan untuk mengeluarkan bayi. Penelitian yang bertautan dengan partus lama, ditemukan 65 % penyebabnya adalah kontraksi uterus yang tidak berkontraksi dengan baik. Apabila kemajuan persalinan terhambat dan tidak segera di tangani oleh tenaga kesehatan maka akan berakibat buruk terhadap kelancaran dan kemajuan persalinan. Maka dari itu, bila persalinan lancar diperlukan cara untuk mempercepat proses persalinan dengan cara pemberian musik klasik.Tujuan dari  penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada dan tidaknya pengaruh musik klasik terhadap kemajuan persalinan kala I di BPM Lilis Suryawati Jombang Tahun 2019.Rancangan penelitian ini memakai pra eksperimen static group comparison, Yaitu ada kelompok yang dikasih musik klasik dan ada yang tidak dikasih musik klasik. Pengumpulan sampel dilakukan secara accidental sampling  sebanyak 24 responden. Penelitian ini memakai Uji T dua sampel bebas. Hasil Analisis statistik uji T dua sampel bebas didapatkan tingkat signifikan (ρ) kemajuan persalinan sebanyak 0,033 uji dipakai pada tingkat kesalahan sebesar (α) 5% atau 0,05. Sehingga didapatkan sig(ρ) < α ) maka Ho ditolak dan ada pengaruh musik klasik terhadap kemajuan persalinan kala I di BPM Lilis Suryawati Jombang. Besarnya pengaruh yang diberi music klasik sebesar 33%.Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka sebaiknya petugas kesehatan menolong persalinan dengan menggunakan musik klasik saat proses kelahiran, karena musik klasik bisa membuat ibu rileks dan juga bisa mempercepat proses kemajuan persalinan. Kata Kunci : Pengaruh, musik klasik, kemajuan persalinan, Kala I ABSTRACTLabor is the process of movement of the fetus, placenta, and membranes out of the womb through the escape route. Research related to the incidence of prolonged labor, 65% is due to inefficient uterine contractions. If the progress of labor is hampered and not handled properly can adversely affect the smooth delivery. For that we need a way to accelerate the delivery of one of them by giving the classical music. The purpose of this study to determine whether there is influence of classical music on the progress of labor stage I in BPM Lilis Suryawati Jombang Year 2019.The design of this study used pre experiments with static group comparison design, where there are groups that are given classical music and which are not given classical music. Sampling by accidental sampling amounted to 22 people. This study used a free two-T test. The result of T test statistic analysis of two free samples obtained significant level (ρ) for the progress of labor of 0.033 testing was done at the error rate of (α) 5% or 0.05. Then obtained sig (ρ) <α) then Ho is rejected and there is an influence of classical music on the progress of labor stage I in BPM Lilis Suryawati Jombang. The magnitude of the influence that was given classical music by 33%.Based on the results of the above research, should as a health officer using classical music in the process of childbirth, because the classical music in addition to making the mother relaxed music can also accelerate the progress of labor.Keywords: Influence, classical music, progress of labor, Kala I
Keefektifan Metode Operasi Dalam Penanganan Labiopalastokisis Lusiana, Nova; Salsabila, Nadya; Aizzah, Saffanah; Husna, Ulfi Hidayatul
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.061 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i1.3537

Abstract

Abstrak : Labiopalastokizis merupakan kelainan kongenital yang paling sering terjadi. Labiopalastokizis adalah saluran yang tidak normal yang melewati langit – langit mulut yang menuju ke saluran udara di hidung. Prognosis dari Labiopalatoskisis ialah kelainan yang dapat disembuhkan. Labiopalastokisis disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor genetik, teratogen ataupun faktor nutrisi dan faktor lingkungan. Penyembuhan kelainan labiopalastokisis dapat dilakukan dengan melakukan pembedahan menggunakan beberapa teknik pembedahan, antara lain Millard, Tennison, Barsky, dan juga Furlow. Penulisan ini bertujuan guna mengetahui keefektivan dari metode penanganan Labiopalastokisis dengan cara mengumpulkan data dari berbagai jurnal baik nasional ataupun internasional yang diperoleh melalui google dengan total jurnal yang direview sebanyak 10 jurnal. Dalam penanganan Labiopalastokisis metode yang dapat digunakan dalam pembedahan celah bibir unilateral menggunakan metode Millard, dan juga metode Tennison. Metode yang paling banyak dilakukan dalam penanganan celah unilateral ialah metode Millard. Pemilihan metode pembedahan dipilih berdasarkan jenis dari Labiopalastokisis. Setiap metode dinilai efektiv karena tidak ditemukan adanya gangguan dan juga infeksi pada pasien. Kata Kunci : Labiopalastokisis, Metode Millard, Metode Tennison, Metode Furlow, Metode Barsky Abstract : Labiopalastokizis is the most common congenital disorder. Labiopalastokizis is an abnormal channel that passes through the roof of the mouth to the airways in the nose. The prognosis of Labiopalatoskisis is a disorder that can be cured. Labiopalastokisis is caused by several factors, both genetic factors, teratogens or nutritional factors and environmental factors. Curing labiopalastokisis disorders can be done by performing surgery using several surgical techniques, including Millard, Tennison, Barsky, and Furlow. This writing aims to determine the effectiveness of the Labiopalastokisis handling method by collecting data from various journals both national and international obtained through Google with a total of 10 journals reviewed. In the treatment of Labiopalastoskisis the method that can be used in unilateral cleft lip surgery uses the Millard method, as well as the Tennison method. The most widely used method in handling unilateral gaps is the Millard method. The choice of surgical method is selected based on the type of Labiopalastokisis. Each method was assessed as effective because it did not find any interference or infection in the patient. Keywords : Labiopalastocisis, Milliard Method, Tennison Method, Furlow Method, Barsky Method.
Studi Gambaran Environment Cost Dalam Pengelolaan Lingkungan Di Rumah Sakit Umum Lasinrang Kabupaten Pinrang Amir, Rahmi; Nurhakiki, Nurhakiki
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.65 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i1.3595

Abstract

Abstrak : Hasil operasional yang dilakukan rumah sakit dapat menghasilkan limbah padat yang dapat membahayakan lingkungan, maka sangat dibutuhkan adanya biaya dan pengelolaan limbah yang baik untuk mencegah terjadinya pencemaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengelolaan limbah padat telah sesuai dengan Permenkes RI No.7 Tahun 2019 dan gambaran tentang environment cost di RSU Lasinrang. Untuk memperoleh data dilakukan observasi dan wawancara di ruang Unit sanitasi dan Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan limbah di RSU Lasinrang di mulai dari proses pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan di tps dan pembuangan akhir. RSU Lasinrang belum menyajikan secara khusus laporan environment cost. Environment cost yang dikeluarkan RSU Lasinrang Tahun 2019 yaitu biaya pencegahan yang meliputi biaya peralatan dan bahan pembersih, biaya perlengkapan dan perlindungan kerja, sedangkan untuk biaya deteksi tidak terdapat pengeluaran dikarenakan tidak ada kegiatan yang berkaitan dengan biaya deteksi di RSU Lasinrang, dan untuk biaya internal meliputi biaya retribusi pelayanan persampahan, biaya pemusnahan limbah B3, dan biaya untuk penaggung jawab TPS Limbah B3. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa proses pengelolaan limbah padat di RSU Lasinrang sudah sesuai dengan Permenkes No.7 Tahun 2019 dan environment cost yang dikeluarkan RSU Lasinrang pada Tahun 2019 sebanyak Rp.478.819.800. Saran dalam penelitian adalah diharapkan pihak RSU Lasinrang lebih meningkatkan proses pengelolaan limbah agar lebih baik lagi, dan menyusun laporan environmet cost secara khusus dan terperinci. Kata Kunci : Pengelolaan Limbah, Environment cost. Abstract : The results of operations carried out by the hospital can produce solid waste that can endanger the environment, so it is necessary to have costs and good waste management to prevent pollution.The purpose of this research is to find out that solid waste management is in accordance with the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No.7 of 2019 and a description of the environment cost at RSU Lasinrang. To obtain data, observations and interviews were carried out in the sanitation and finance unit room.The results showed that the waste management process at the RSU Lasinrang started from the sorting, collection, transportation, storage at TPS and final disposal.RSU Lasinrang has not specifically presented an environment cost report.The environment cost issued by RSU Lasinrang in 2019 is the cost of prevention which includes the cost of equipment and cleaning materials, equipment costs and work protection, while for detection costs there are no expenses because there are no activities related to detection costs at RSU Lasinrang, and internal costs include fees for solid waste services, fees for eliminating B3 waste, and fees for the person in charge of the TPS for hazardous waste. The results of this study concluded that the solid waste management process at Lasinrang Hospital was in accordance with the Minister of Health Regulation No.7 of 2019 and the environment cost issued by RSU Lasinrang in 2019 was IDR 478,819,800. The suggestion in this research is that it is hopen that the RSU Lasinrang will further improve the waste management process to make it even better, and compile a specific and detailed environmental cost repost. Keywords: Waste Management, Environment cost.
Pelayanan Antenatal Care Dengan Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Yang Diberikan Di BPS Domingas Surabaya Widiastutik, Sulenti
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.183 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i1.3596

Abstract

Abstrak : Kepuasan pasien dipengaruhi oleh banyak faktor,diantaranya adanya standar dalam pemberian pelayanan antenatal care .Karena standar berfungsi untuk penerapan norma dan kinerja yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan,maka masyarakat akan mempunyai kepercayaan yang lebih mantap terhadap pelaksanaan pelayanan.Pemeriksaan antenatal bertujuan untuk memfasilitasi hasil yang dan positif bagi ibu maupun bayinya dengan cara membina hubungan saling percaya dengan ibu,mendeteksi komplikasi yang dapat mengancam jiwa serta mempersiapkan kelahiran,oleh karena itu penting dan rawannya saat kehamilan maka diperlukan pelayanan yang berkualitas. Dalam penelitian ini menggunakan jenis korelasi yang bersifat analitik cross sectional populasi penelitian ini sebanyak 30 orang ibu hamil di BPS Domingas Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Antenatal Care di BPS Domingas Surabaya sesuai dengan standar sedangkan pada kepuasan 26 ibu hamil merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Dari uji Exact Fisher dengan tingkat kemaknaan 0,05 didapatkan p = 0,000 maka p<α berarti Ho ditolak artinya ada hubungan antara pelayanan antenatal care dengan kepuasan pasien di BPS Domingas Surabaya. Bidan dalam menjalankan praktek harus sesuai dengan kewenangan yang diberikan,berdasarkan pendidikan dan pengalaman serta dalam memberikan pelayanan berdasarkan standar profesi.Penerapan standar pelayanan akan sekaligus melindungi masyarakat,karena penilaian terhadap proses dan hasil pelayanan dapat dilakukan dengan dasar yang jelas sehingga dalam melakukan pelayanan kebidanan yang bermutu adalah pelayanan kebidanan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan. Kata kunci : Pelayanan Antenatal Care, Kepuasan Pasien Abstract : Patient satisfaction is influenced by many factors, including the standard in the provision of antenatal care services. Since the standard functions for the application of norms and performance are necessary to achieve the desired outcomes, then the society will have a higher trust in the implementation of the service. Antenatal examination aims to facilitate positive outcomes for both mother and baby by establishing a relationship of mutual trust with the mother, detecting life-threatening complications as well as preparing for birth, therefore important and prone during pregnancy there is a need for quality services. This study uses cross sectional analytic type of correlation. The population of this study were 30 pregnant women at BPS Domingas Surabaya. The results shows that antenatal care services in BPS Domingas Surabaya in accordance with the standards and 26 pregnant women were satisfied with the services provided. From Exact Fisher test with significance level 0,05 got p = 0,000 then p <α means Ho rejected means there is relationship between antenatal care service with patient satisfaction in BPS Domingas Surabaya. Midwives in carrying out the practice must be in accordance with the authority given, based on education and experience and in providing services based on professional standards. Implementation of service standards will at the same time protect the community, because the assessment of the process and the results of services can be done on a clear basis so that in performing quality midwifery services is midwifery services that can satisfy every service user service. Keywords: Antenatal Care Service, Patient Satisfaction
Pengelolaan Limbah Organik Produk Komposter Dan Kondisi Sarana Sanitasi Dasar Di Rumah Makan Padang amir, rahmi; Kasmawati, Kasmawati; Majid, Makhrajani
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.893 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i1.3610

Abstract

Abstrak : Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa mahkluk hidup yang mudah terurai secara alami tanpa proses campur tangan manusia untuk dapat terurai. Sampah organik bisa dikatakan sebagai sampah bisa di olah kembali menjadi suatu yang bermanfaat bila dikelola dengan tepat. Tetapi sampah bila tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan penyakit dan bau yang kurang sedap hasil dari pembusukan sampah organik yang cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan limbah organik di Rumah Makan Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti mengidentifikasi melalui wawancara langsung, di mana sampel dalam penelitian ini sebanyak 1 rumah makan padang di Kota Parepare. Hasil penelitian diperoleh dari pengelolaan limbah organik di Rumah Makan Padang pada minggu pertama perubahan yang terjadi pada tekstur, aroma dan warna ialah Kasar, berbau, kecoklatan dan pada minggu ke dua menjadi remah, tidak berbau dan berwarna hitam. Kata kunci : Pengelolaan limbah, komposter, Sarana sanitasi Abstract : Organic waste is waste originating from the remains of living things that are easily biodegradable without the processof human intervention to decompose. Organic waste can be reprocessed into something useful if it is properly managed. Will cause disease and unpleasant odors as a result of the rapid dekomposition of organic waste. The purpose of this study was to determine the management of organic waste in padang restaurant. The method used in this research is desciptive qualitative. Researchers identified through direct interviews, where the sample in this study were 1 padang restaurant in the city of parepare. The results of the study were obtained from the management of organic waste in padang restaurants in the first week the changes in texture, aroma and color were coarse, smelly, brown and in the second week they became crumbly, odorless and black. Keywords : Waste Management, Composter Products, Sanitation Facilitie
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Surian Salamah, Mima; Noflidaputri, Resty
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.156 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i1.3777

Abstract

Abstrak : Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam masyarakat. Anak balita stunting cenderung akan sulit mencapai potensi pertumbuhan dan perkembangan yang optimal baik secara fisik maupun psikomotorik. Prevalensi angka kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Surian dikelompokkan menjadi, balita sangat pendek 130 orang (11,4%) dan balita pendek 223 orang (19,5%) dengan demikian jumlah balita stunting adalah 353 orang (31,0%).Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di Wilayah kerja Puskesmas Surian. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik, yang menggunakan metode pendekatan cross sectional dengan Sampel sebanyak 92 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, yang dilakukan pada bulan Februari 2020. Pengolahan data menggunakan uji statisistik Chi-square (P Value), dan nilai odd Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan Convidence Intervel (CI 95%). Hasil penelitian menunjukkan kejadian stunting 70 (76,1%), ASI Eksklusif 55 (59,8%), sarana sanitasi yang tidak memenuhi syarat 68 (73,9%), status gizi kurang 24 (26,1%). Hasil analisis statistik menunjukkan ada hubungan signifikan antara Stunting dengan ASI eksklusif (P Value 0,000, CI 1,387-2,722), Sanitasi (P Value 0,000, CI 1,213- 2,953) dan Status Gizi (P Value 0,018, CI 1,159-1,659).Kesimpulan penelitian ini bahwa sebaiknya masyarakat terutama ibu hamil dan ibu menyusui agar melaksanakan saran yang diberikan oleh petugas kesehatan untuk memberikan hanya ASI saja kepada bayinya dari usia 0-6 bulan, dan memperhatikan asupan gizi serta sanitasi lingkungan tempat tinggal sehingga mengurangi resiko terjadinya stunting. Kata Kunci : Stunting, ASI Eksklusif, Sanitasi, Gizi Balita Abstract : Stunting is a major nutritional problem that will have an impact on social and economic life in society. Stunting toddlers tend to have difficulty to achieve optimal growth and development potential both physically and psychomotorically. The prevalence of stunting in Surian Community Health Center consists of very short toddlers 130 people (11.4%) and short toddlers 223 people (19.5%). Then, the number of stunting toddlers were 353 people (31.0%). This study aimed to determine Factors Related to Stunting in Surian Community Health Center. The type of this study was analytic survey research by using cross sectional approach, with a samples of 92 respondents. They had been chosen by random sampling technique, which was conducted in February 2020. The data were analyzed by Chi-square statistical test (P Value) and odd Ratio (OR) value with confidence level of confidence interle (CI 95%. The results showed that stunting event 70 (76.1%), exclusive breastfeeding 55 (59.8%), sanitation facilities that did not meet the requirements 68 (73.9%), malnutrition status 24 (26.1%). Then, the statistical analysis showed that there was a significant relationship between Stunting and exclusive breastfeeding (P Value 0,000, CI 1,387-2,722), sanitation (P Value 0,000, CI 1,213-2953) and nutritional Status (P Value 0.018, CI1,159-1,659). It is suggested to the community, especially pregnant women and breastfeeding mothers, should carry out the advice given by health workers to provide only breast milk to their babies from 0-6 months of age, and pay attention to nutritional intake and sanitation of the living environment so as to reduce the risk of stunting Keywords : Stunting, Exclusive ASI, Sanitation, Toddler Nutrition
Pengaruh Pemberian Cryoterapi Dan Stretching Exercise Terhadap Penurunan Cedera Hamstring Pada Pemain Sepak Bola Remaja Di Nagari Tandikat Selatan Tahun 2020 Rovendra, Erit
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.442 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i1.3778

Abstract

Abstrak : Cedera hamstring adalah cedera pada jaringan otot hamstringkarena kerusakan langsung atau tidak langsung akibat teregang melebihi batas normal. Cedera ini sering terjadi pada bagian groin muscles, hamstring, dan otot quadricep.Cedera ini sering terjadi pada atlet dimana salah satu otot paha belakang mengalami robekan atau peregangan akibat trauma dan gerakan mendadak atau gerakan tiba-tiba berhenti.Olahraga dengan intesitas gerakan kombinasi seperti sprint, fleksibilitas, kelincahan, dan kekuatan otot yang besar, sering mengalami cedera ini. Pada cedera hamstring para atlit biasanya mengeluh nyeri yang menyebabkan berkurangnya fleksibilitas dan kekuatan otot hamstring biasanya disertai dengan penurunan daya tahan dalam melakukan suatu aktifitas latihan.Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan metode pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di Nagari Tandikat Selatan, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan sampel dalam penelitian berjumlah 11 pasien.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tingkat fleksibilitashamstring dan nyeri sebelum dan sesudah intervensi mengalami perubahan. Analisis statistic penelitian ini menggunakan Shapiro-Wilkyang didapatkan hasil p = 0.0005 (p<0.05) fleksibilitashamstring, p = 0.003 (p<0.05) pada nyeri gerak, p = 0.003 (p<0.05) pada nyeri tekan, yang berarti terdapat perubahan yang signifikan pada pemberian Cryoterapi dan Stretchingexercise terhadap peningkatan fleksibilitas dan penurunan nyeri pada kasus cedera Hamstring.Dapat disimpulkan bahwa pemberian Cryoterapi dan Stretchingexercise bisa meningkatkan fleksibilitas dan penurunan nyeri pada kasus cedera Hamstring. Untuk itu diharapkan kepada pasien dengan keluhan cedera Hamstring untuk dapat selalu aktif dan disiplin dalam mengikuti program terapi yang efektif dalam meningkatkan fleksibilitas dan menurunkan nyeri. Kata Kunci : Cryoterapi,Stretching exercise, Hamstring, fleksibilitas Abstrack : Hamstring injury is an injury to the hamstring muscle tissue due to direct or indirect damage due to stretching beyond normal limits. These injuries often occur on the groin muscles, hamstrings, and quadriceps muscles. It is also occurring in athletes where one of the hamstrings is torn or stretched due to trauma and sudden movement or movement stops suddenly. Sports with the intensity of combination movements such as sprints, flexibility, agility, and great muscle strength, often suffer from this injury. In hamstring injuries, athletes usually complain of pain which causes reduced flexibility and strength of the hamstring muscles and usually accompanied by decreased endurance in carrying out a training activity.It was QuasiExperiment with pretest and posttest methods. It was conducted in Nagari Tandikat Selatan, Patamuan District, Padang Pariaman Regency. By using purposive sampling,11 patients were chosen as the samples.The results of this study indicated that the average level of hamstringflexibility and pain before and after the intervention changed. The statistical analysis of this study used Shapiro-Wilk showed p = 0.0005 (p<0.05) hamstringflexibility, p = 0.003 (p<0.05) for motion pain, p = 0.003 (p<0.05) for tenderness. It means that there was a significant change of giving Cryotherapy and stretchingexercise to increase flexibility and reduce pain in cases of hamstring injury.In short, it can be concluded that giving Cryotherapy and stretchingexercises can increase flexibility and reduce pain in cases of hamstring injury. For this reason, it is hoped that patients with complaints of Hamstring injury to be active and disciplined in following an effective therapy program in increasing flexibility and reducing pain. Keywords : Cryotherapy, Stretching Exercise, Hamstring, Flexibility
Pengaruh Pemberian Shortwave Diathermy (SWD) Dan Streching Untuk Mengurangi Nyeri Terhadap Pasien Syndrome Myofascial Upper Trapezius Segita, Riri; Utary, Melsi Duwi
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.516 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i1.3780

Abstract

Abstrak : Syndrome myofascial adalah suatu kondisi nyeri hebat yang terjadi pada area-area trigger point, yang umumnya terjadi di dalamototatau fascial, secara abnormal menjadiaktif dan menghasilkannyeri lokal dan referred pain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari swd dan stretching untuk mengurangi nyeri terhadap pasien syndrome myofascial upper trapezius. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen yaitu pretest-posttes. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Accidental Sampling. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan analis Paired Sample Test. Hasil dari penelitian menunjukan rata-rata pasien sebelum diberikan intervensi SWD dan Streching adalah 28,80 dan rata-rata pasien sesudah diberikan intervensi SWD dan Streching adalah 22,10. Berdasarkan hasil penelitian diketahui adanya pengaruh pemberian SWD dan Streching terhadap penurunan nyeri pada pasien syndrome myofascial upper trapezius di RSUD Pariaman. Disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemberian SWD dan streching terhadap penurunan nyeri pada pasien syndrome myofascial upper trapezius di Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman. Kata Kunci: Syndrome myofascial upper trapezius, SWD,Streching Abstract : Myofascial syndrome is a severe pain condition that occurs in areas of the trigger point, which generally occurs in the muscles or fascial, abnormally becomes active and produces local pain and referred pain.This study aimed to determine the effect of swd and streching to reduce pain in patients with myofascial upper trapezius syndrome. This study uses a Quasi Experiment design namely pretest-posttes. The sampling technique used in this study is accidental sampling. Data analysis was performed computerized using the Paired Sample Test analyst. The results of this study showed the average patient before being given the SWD and Streching intervention was 28.80 and the average patient after being given the SWD and Streching intervention was 22.10. Based on the results of the study note the effect of giving SWD and Streching on pain reduction in patients with myofascial upper trapezius syndrome in Pariaman District Hospital. In short, it can be concluded that there was a significant effect on the administration of SWD and streching on pain reduction in patients with myofascial upper trapezius syndrome in the General Hospital of Pariaman. Keywords: Myofascial upper trapezius syndrome, SWD, streching
PERAN TEMPAT PENITIPAN ANAK (DAYCARE) TENTANG ASI EKSKLUSIF DAN KOMITMEN IBU BEKERJA UNTUK MENYUSUI DENGAN KEBERHASILAN MENYUSUI SAMPAI USIA 6 BULAN Nuraini, Indria
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.1
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.705 KB) | DOI: 10.25139/htc.v1i1.990

Abstract

Menyusui merupakan salah satu pengalaman paling indah yang dialami ibu dan bayi. Sayangnya tidak semua ibu menyadari akan pentingnya menyusui bayinya. ASI adalah makanan utama bayi sehingga tidak ada jenis makanan lainnya yang dapat menandingi kualitas ASI. keuntungan menyusui bagi ibu adalah Menyusui secara eksklusif dapat menunda kembalinya kesuburan seorang pertama, terutama pada 6 bulan pertama setelah melahirkan sehingga dapat berperan sebagai kontrasepsi alami. Menyusui juga mengurangi risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Selain itu menyusui membantu menurunkan berat badan dan risiko obesitas pada Ibu. Dari segi ekonomi, menyusui memiliki cost-benefit yang lebih rendah daripada konsumsi susu formula karena biaya kesehatan yang lebih rendah serta tidak menghasilkan bahan limbah. Dalam era globalisasi banyak ibu yang bekerja, keadaan ini sering menjadi kendala bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. sehingga pemberian ASI Eksklusif mungkin tidak tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Tempat Penitipan Anak (Daycare), dan Komitmen Ibu Bekerja untuk Menyusui dengan Keberhasilan Menyusui sampai Usia 6 Bulan di Surabaya. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah desain penelitian Deskriptif dengan Pendekatan Crossectional. Penelitian dilakukan di Tempat Penitipan Anak (Daycare) Kota Surabaya pada tahun 2017 Populasi pada penelitian ini adalah Ibu yang Menyusui dengan anak usia 3-6 bulan di TPA (daycare) kota Surabaya. Dengan Tehnik pengambilan Sampel Purposive Sampling. Analisa data pada penelitian ini dengan uji chi square. Hasil penelitian untuk pengaruh peran TPA dengan Keberhasilan Menyusui sampai 6 bulan didapatkan bahwa p = 0,215 dengan α = 0,05 sehingga p> α sedangkan untuk pengaruh komitmen ibu bekerja terhadap keberhasilan menyusui sampai 6 bulan adalah p = 0,654 dengan α = 0,05 sehingga p> α. Kesimpulan Tidak ada Pengaruh Peran Tempat Penitipan Anak (Daycare) tentang ASI Eksklusif dan Komitmen Ibu Bekerja untuk menyusui dengan Keberhasilan Menyusui Sampai Usia 6 Bulan di Surabaya.
UTILITY IBU HAMIL TERHADAP PELAYANAN ANC DI BPM Ny.Hj.WARTI’AH, SST PACIRAN LAMONGAN Ummah, Kholifatul
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.1
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.864 KB) | DOI: 10.25139/htc.v1i1.1012

Abstract

Menurut Badan kesehatan dunia (WHO), angka kematian ibu diseluruh dunia diperkirakan 400 per 100.000 kelahiran hidup, Berdasarkan hal tersebut, upaya peningkatan persalinan ke tenaga kesehatan menjadi sangat penting untuk dilakukan sehingga dibutuhkan data untuk mengambarkan kebutuhan utility  ibu hamil terhadap pelayanan kesehatan. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan populasi 30 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan antenatal care sampel yang digunakan total sampel, uji statistika yang digunakan uji chi square, hasil penelitian Reliability berhubungan secara signifikan dengan pelayanan ante natal care hal ini  berarti sebagian besar responden merasa puas dengan pelayanan bidan, hasil penelitian Responsiveness berhubungan secara signifikan dengan pelayanan antenatal care hal ini berarti sebagian besar reponden merasa puas dengan pelayanan bidan, hasil penelitian tangibles berhubungan secara signifikan dengan pelayanan antenatal care hal ini berarti sebagian besar reponden merasa puas dengan pelayanan bidan, hasil penelitian assurance berhubungan secara signifikan dengan pelayanan antenatal care hal ini berarti sebagian besar reponden merasa puas dengan pelayanan bidan, hasil penelitian Emphaty berhubungan secara signifikan dengan pelayanan antenatal care hal ini berarti sebagian besar reponden merasa puas dengan pelayanan bidan hasil kesimpulannya Terdapat hubungan yang siginifikan utility ibu hamil terhadap pelayanan ante natal care di BPM Ny.Hj. Warti’ah, SST Paciran Lamongan

Page 8 of 19 | Total Record : 189


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2024): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 6 No. 2 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 5 No. 1 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 4 No. 2 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 4 No. 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 3 No 1 (2020): JURNAL HESTECH VOL.3 NO.1 Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL HESTECH VOL.3 NO.1 Vol. 3 No. 2 (2020): J-HESTECH (JOURNAL OF HEALTH EDUCATIONAL SCIENCE AND TECHNOLOGY) Vol 3 No 2 (2020): J-HESTECH (JOURNAL OF HEALTH EDUCATIONAL SCIENCE AND TECHNOLOGY) Vol. 3 No. 1 (2020): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Hestech Vol 2. No 2 Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Hestech Vol 2. No 2 Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal J-HESTECH vol.2 no.1 Vol 2 No 1 (2019): Jurnal J-HESTECH vol.2 no.1 Vol. 2 No. 2 (2019): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 2 No. 1 (2019): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 1 No 2 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.2 Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.2 Vol 1 No 1 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.1 Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.1 Vol. 1 No. 2 (2018): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 1 No. 1 (2018): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) More Issue