cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
+6281393755979
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23021721     EISSN : 23022531     DOI : https://doi.org/10.35892/dijk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 499 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS LAMURUKUNG Hasliana
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu merupakan wadah untuk mendapatkan pelayanan dasar untuk masyarakat yang dilaksanakan oleh kader yang telah dilatih d ibidang kesehatan dan KB, dimana anggotanya berasal dari PKK, tokoh masyarakat dan pemudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruh irendahnya kunjungan balita ke Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lamurukungkung. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari empat posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lamurukung tahun 2017. untuk mengetahui rendahnya kunjungan balita ke posyandu dengan melihat variabel-variabel terkait, yaitu umur balita, pekerjaan ibu dan jarak tempat tinggal. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh jumlah responden dengan kunjungan secara teratur sebanyak 65 responden atau sebesar 65.7%,, kunjungan responden ke posyandu dengan variabel umur lebih banyak pada kategori baduta (12-23 bulan) yaitu sebesar 67.7%. Variabel pekerjaan ibu jauh lebih banyak pada responden dengan status bekerja sebesar 91.9% dan pada variabel karakter tempat tinggal menuju posyandu lebih banyak pada kategori jarak jauhya itu sebesar 80.8%. Faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya kunjungan balita ke Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lamurukungkung adalah variabel jarak tempat tinggal.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DENGAN KANKER SERVIKS DI SMAN 2 MODEL WATAMPONE Indryani
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2015 terdapat 25.805 orang dengan hasil IVA positif, pada tahun 2016 terdapat 45.925 orang dengan hasil IVA positif. Insiden yang terjadi pada tahun 2015 relatif tinggi dari tahun 2016. Berdasarkan data yang didapatkan di RSUD Tenriawaru Kelas B Kabupaten Bone, terdapat 13 perempuan dengan kanker serviks pada tahun 2015 dan 21 perempuan yang didiagnosa kanker serviks pada tahun 2016, Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri dengan kanker serviks Di SMAN 2 Bone jenis Penelitian ini bersifat deskriptif untuk memperoleh, mendeskripsikan gambaran pengetahuan dan sikap remaja dengan kanker serviks di SMAN 2 Bone. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu remaja mampu menyikapi fenomena kanker serviks dengan tepat, hal ini ditunjukkan dengan 38 responden (54%) berusaha menjauhi penyebab kanker serviks. Dari 70 responden, pengetahuan remaja putri tentang kanker serviks sebelum pemberian materi berpengetahuan baik sebanyak 10 responden (14%), sedangkan dari 70 responden pengetahuan tentang kanker serviks setelah pemberian materi berpengetahuan baik sebanyak 32 responden (45%). Dari 70 responden, sikap remaja putri tentang kanker serviks sebelum pemberian materi yang bersikap setuju sebanyak 26 responden (37%), sedangkan dari 70 responden mengenai sikap remaja tentang kanker serviks setelah pemberian materi yang menyataka setuju sebanyak 38 responden (54%). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap remaja tentang kanker serviks sangatlah penting bagi remaja putri.
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DAN KOMPLIKASI DM TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DM TIPE 2 DI WILAYAH PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR Hariani; Hady J, Abd.; Jalil, Nuraeni; Putra, Surya Arya
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan jumlah penderita, dimana hal ini dikaitkan dengan perubahan pola hidup pada zaman moderen. Keberadaan penyakit diabetes sedikit banyak akan mempengaruhi status kesehatan pasien dan akan berimbas kepada kualitas hidup dari pasien. Tujuan dalam penelitian ini Untuk mengetahui hubungan antara lama menderita dan adanya komplikasi DM terhadap kualitas hidup penderita DM tipe 2 di wilayah Puskesmas Batua kota Makassar. Metode Penelitian Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian diperoleh dengan menggunakan uji chi square didapatkan ada hubungan yang signifikan antara lama menderita dengan kualitas hidup dengan nilai p value 0,006 serta terdapat hubungan antara komplikasi DM dengan kualitas hidup dengan nilai p value 0,028.
PENGARUH PERILAKU DAN LINGKUNGAN FISIK TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI DESA ALIM MEBUNG DAN DESA NURBENLELANG KABUPATEN ALOR PROVINSI NTT TAHUN 2018 Jeterianus Jella, Menason; Basri, Muh.; Masriadi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria adalah satu penyebab utama morbiditas, mortalitas, dan bersifat endemik di negara tropis dan sub-tropis. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh perilaku dan lingkungan fisik terhadap kejadian malaria. Desaian penelitian ini adalah explanatory riset. Jumlah populasi sebesar 212 (total populasi). Teknik analisis adalah Structural Equation Modeling dengan program Lisrel 8,7. Hasil penelitian pengaruh langsung antara pengetahuan nilai t-vulues -0,51, dan sikap nilai t-vulues 0,76, (<1,96) terhadap lingkungan fisik. Pengaruh langsung antara pengetahuan nilai tvulues 2,89, sikap nilai t-vulues 2,72, dan lingkungan fisik nilai t-vulues 10,56, (>1,96) dengan kejadian malaria. Pengaruh tidak langsung antara pengetahuan nilai t-vulues 2,89, dan sikap nilai tvulues -2,72 (>1,96) kejadian malaria melewati lingkungan fisik. Kesimpulan dalam penelitian ini terdiri dari 3 kategori yaitu: 1. Pengetahuan lingkungan fisik memiliki pengaruh langsung terhadap kejadian malaria dan sikap tidak memiliki pengaruh langsung terhadap lingkungan fisik; 2. Pengetahuan, sikap dan lingkungan fisik memiliki pengaruh langsung terhadap kejadian malaria; 3. Pengetahuan dan sikap memiliki pengaruh terhadap kejadian malaria melawati lingkungan fisik.
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU BERSALIN NORMAL DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Rahmawati; Yusriani; Idris, Fairus Prihatin
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu bersalin mengalami nyeri yang dapat menghambat proses persalinan. Untuk itu, diperlukan upaya untuk mengatasi nyeri. Salah satu teknik non farmakologi yang dapat menurunkan nyeri dengan menggunakan teknik hypnotherapy. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh hypnobirthing terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin normal di RSUD Labuang Baji Makassar. Rancangan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental : Quasi Experimen. yaitu rancangan eksperimen dengan cara sampel diberikan kuesioner (pengukuran intensitas nyeri) sebelum dan setelah dilakukan treatment (perlakuan) yang terdiri atas dua kelompok yakni kelompok experimen dan kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel masing-masing sebanyak 20 orang. Metode analisis data menggunakan analisis statistik dengan menggunakan Program komputer. Hasil penelitian ini didapatkan Intensitas nyeri pada ibu bersalin normal sebelum diberikan hypnobirthing rata-rata 6,50±0,76 dan setelah diberikan hypnobirthing rata-rata 4,50±1,50. Ada pengaruh hypnobirthing terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin normal di RSUD Labuang Baji Makassar (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa hypnobirthing dapat menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin normal. Sehingga disarankan kepada bidan untuk membantuk ibu bersalin dalam mengurangi intensitas nyeri dengan mengajarkan teknik hipnobirthing.
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DENGAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL Safitri Muchtar, Asrianti
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruptur perineum adalah robekan yang terjadi pada perineum sewaktu persalinan. Diklasifikasikan menjadi Ruptur perineum spontan dan ruptur perineum yang disengaja (episiotomi) yang disebabkan oleh: kepala anak terlalu cepat lahir, anak besar, persalinan buatan, arkus pubis sempit, vagina sempit, perineum yang kaku, posisi oksipito posterior, persalinan tidak dipimpin sebagaimana mestinya, sebelumnya pada perineum terdapat banyak jaringan parut, pada persalinan dengan distosia bahu. Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang pula pada persalinan berikutnya. Berat badan lahir adalah berat badan bayi yang ditimbang 24 jam pertama kelahiran. Semakin besar berat bayi yang dilahirkan meningkatkan risiko terjadinya ruptur perineum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara berat badan lahir bayi dengan ruptur perineum pada persalinan normal. Populasi penelitian ini adalah ibu yang melahirkan normal di Puskesmas Dua Boccoe bulan Januari - Agustus Tahun 2011. Jumlah keseluruhan sampel dalam penelitian ini adalah 216 yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei analitik. Dari Hasil penelitian diperoleh kasus ruptur perineum sebanyak 71 (32,9%), terdiri dari 46 ibu yang melahirkan dengan BB lahir > 3.200 gr (64,8 %) dan 25 ibu yang melahirkan dengan BB lahir ≤ 3.200 gr (35,2 %). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara berat badan bayi baru lahir dengan kejadian ruptur perineum. Semakin besar berat badan bayi baru lahir, semakin besar pula peluang untuk terjadi ruptur perineum.
SELF CARE PENDERITA TB DALAM MENGURANGI RESIKO PENULARAN PENYAKIT DI PUSKESMAS BARABARAYA MAKASSAR Priyatna Dewi, Meiharti; Suarnianti; Syaipuddin
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia, terutama di negaranegara berkembang termasuk Indonesia. Berbagai macam cara telah dilakukan untuk mengurangi resiko penularan tetapi pravelensi TB paru semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu cara mengurangi resiko penularan penyakit yaitu dengan adanya self care yang baik dari penderita penyakit TB. Terdapat tiga tahap pengurangan resiko penularan yaitu labeling, komitmen dan enactment. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui self care penderita TB dalam mengurangi resiko penularan di Puskesmas Barabaraya Makassar. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi Square menunjukkan nilai (ρ=0,001) dengan demikian nilai ρ lebih kecil dari (ɑ =0,05) (ρ<ɑ). Maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada pengaruh antara self care penderita TB dengan resiko penularan di Puskesmas Barabaraya. Kesimpulan penelitian ini yaitu self care pada penderita TB paru di puskesmas Barabaraya Kota Makassar mayoritas tergolong kurang. Saran bagi penderita TB Paru diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat untuk mencegah penularan penyakit TB Paru. Penderita TB Paru juga diharapkan jangan membuang ludah sembarang dan dapat konsisten dalam menjalani proses pengobatan agar penderita TB Paru dapat sembuh total. Pengurangan resiko penularan TB di Wilayah Kerja Puskesmas Barabaraya Kota Makassar mayoritas tergolong kurang. Ada pengaruh self care penderita TB dalam mengurangi resiko penularan di Puskesmas Barabaraya Makassar.
HUBUNGAN STRESOR PSIKOSOSIAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI AKADEMI KEPERAWATAN BATARI TOJA WATAMPONE YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN ANGKATAN 2016 A. Artifasari
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan pada anak dan remaja dapat mengakibatkan masalah akademik, olahraga dan penampilan sosial. Kecemasan juga menimbulkan gangguan pada proses pikir, konsentrasi belajar, persepsi yang sudah barang tentu mempengaruhi prestasi belajarnya. Diantara berbagai gangguan jiwa gangguan (neurosis cemas) merupakan gangguan jiwa yang paling banyak didapati 2% - 4%. Oleh karena itu kesehatan jiwa para mahasiswa merupakan variabel yang perlu mendapat perhatian secepat mungkin.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan hubungan stresor psikososial dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa program studi akademi keperawatan yang akan menghadapi ujian angkatan 2016. Penelitian deskripif analitik dengan pendekatan cross sectional ini dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi akademi keperawatan dengan sampel sebanyak 82 responden. Uji statistik dengan menggunakan Chi Square untuk menilai hubungan stresor psikososial dengan tingkat kecemasan mahasiswa akademi keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan responden mengalami kecemasan sedang 58 (70,7%) dan untuk stresor psikososial sebanyak 60 (73,2%). Hasil analisis statistik menunjukkan ada hubungan stresor psikososial dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa program studi akademi keperawatan TA 2016.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA SISWA SMK MASTAR MAKASSAR Ahmad, Syamsul; Muzakkir; Rasimin, Rosmini
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merupakan suatu bentuk aktivitas yang dilakukan oleh manusia (Soekidjo (1993) dalam Donsu, 2017). Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan pengetahuan dan pola asuh tua terhadap perilaku merokok siswa SMK Mastar Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analytic korelasional dengan rancangan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Mastar Makassar sebanyak 328 siswa. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan 62 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer program microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 16.0. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji Chi-Square (????2) dengan nilai kemaknaan α = 0.05 untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis bivariat didapatkan Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Smk Mastar Makassar (p=0.005). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Smk Mastar Makassar (p=0.005) Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat Hubungan Pengetahuan Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Smk Mastar Makassar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEBERSIHAN ORGAN LUAR REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI SMAN 2 GOWA Rosa, Rukmania; Darwis; Mato, Rusni
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadan sehat secara menyeluruh mencakup fisik, mental dan kehidupan sosial, yang berkaitan dengan alat, fungsi serta proses reproduksi. Suatu tindakan untuk memelihara kesehatan organ reproduksi bagian luar yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan dan mencengah infeksi.Tujuan penelitian ini untuk hubungan pengetahuan dan sikap dengan kebersihan organ reproduksi luar pada remaja putri sman 2 gowa.Penelitian ini menggunakandesain cross sectional pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatakan 80 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square (p<0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan anatara pengetahuan dengan kebersihan organ reproduksi luar (p=0,020), dan adanya hubungan antara sikap dengan kebersihan organ reproduksi luar (p=0,021). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kebersihan organ reproduksi luar di SMAN 2 GOWA

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 10 No. 6 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan More Issue