cover
Contact Name
Nazwar Hamdani Rahil
Contact Email
nhrahil@respati.com
Phone
+6282126797911
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto, KM. 6.3 Depok
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
ISSN : 26572397     EISSN : -     DOI : -
Prosiding ini di terbitkan untuk publikasi artikel hasil penelitian, pengabdian masyarakat yang mencakup bidang kesehatan, sain s dan teknologi, ekonomi, sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 253 Documents
ANALISIS TINGKAT PENGLIHATAN MATA MANUSIA DENGAN AREA FOVEAL AVASCULAR ZONE (FAZ) Desty Ervira Puspaningtyas, Latifah Listyalina, Evrita Lusiana Utari,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetic retinopathy (DR) merupakan komplikasi dari penyakit pembuluh darah retina yang terjadi pada pasien diabetes. Pendeteksian penyakit ini biasa dilakukan dengan pengamatan secara langsung oleh dokter pada citra retina. Salah satu area citra retina yang dapat digunakan pada pemeriksaan adalah Foveal Avascular Zone (FAZ), yakni area area pusat retina tanpa pembuluh darah. Secara umum, luasan FAZ pada mata penderita DR akan membesar sebab rusaknya pembuluh darah di sekitarnya. Mengingat akibat yang dapat ditimbulkan oleh DR pada kondisi penglihatan mata, pada penelitian ini, akan dipelajari korelasi antara luasan FAZ dengan tingkat penglihatan mata manusia, khususnya pada mata normal dan mata penderita DR. Pada penelitian ini, telah dilakukan pengolahan citra yang dimulai dengan menjadikan citra digital retina warna sebagai masukan, dilanjutkan dengan tahap praproses, ekstraksi pembuluh darah dan penentuan ujung-ujung pembuluh darah porifoveal. Selanjutnya, segmentasi area Fovea Avascular Zone (FAZ) dilakukan secara manual, yaitu dengan menghubungkan ujung-ujung pembuluh darah porifoveal. Hasil luas area FAZ dari grade 0, grade 1dan2, grade3 telah didapatkan. Dari tabel terlihat bahwa semakin besar gradenya maka luas area semakin besar. Hal ini terbukti bahwa perluasan FAZ mempengaruhi perkembangan dari diabetic retinopathy. Grade o menunjukkan rentang area luas 2000-5000 piksel, untuk grade 1 dan 2 sebesar 6000- 10.000 piksel sedangkan untuk grade 3 adalah >10.000 piksel.
GAMBARAN PAUD (PENDIDIKAN ANAK USIA DINI) DI KECAMATAN PUNDONG, KABUPATEN BANTUL TAHUN 2020 Endri Yuliati, Umi Mahmudah,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang universal dan berprinsip holistik integratif termasuk salah satu program dalam intervensi gizi sensitif pada pencegahan dan penanganan stunting. Realitanya, masih banyak PAUD yang belum dapat menjalankan prinsip tersebut. Skrining kondisi PAUD ini dilakukan sebagai awal dari kegiatan pengabdian berupa penyuluhan tentang stunting dan pelatihan pengukuran status gizi untuk para pendidik PAUD di Kecamatan Pundong pada Oktober 2020. Skrining kondisi PAUD dilakukan untuk mengetahui gambaran aktivitas PAUD yang terkait dengan kesehatan, khususnya pencegahan stunting. Data diperoleh dengan memberikan kuesioner kepada 10 kepala sekolah PAUD. Jumlah pengajar pada setiap PAUD berkisar antara 2-7 orang, dengan 12-26 siswa, yang terbagi menjadi 1-3 kelas. Semua PAUD sudah melakukan pemantauan berat dan tinggi badan siswa secara rutin. Pada 4 PAUD, siswa diberikan suplemen tambahan berupa vitamin A atau C setiap 6 bulan sekali. Kegiatan parenting education sudah dilakukan oleh semua PAUD dengan rentang waktu 3 atau 6 bulan sekali dengan tema seperti tumbuh kembang anak, gizi seimbang, pola asuh, dan komunikasi efektif. Semua PAUD juga sudah bekerja sama dengan puskesmas setempat, dalam beberapa hal: cek tumbuh kembang siswa, pemeriksaan gigi, pemberian vitamin, SDIDTK (Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang), dan kesehatan lingkungan, namun belum menjadi kegiatan rutin. PAUD belum sepenuhnya mampu mengoptimalkan perannya dalan menangani masalah stunting di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah maupun masyarakat untuk mewujudkan PAUD dengan layanan yang holistik integratif.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI TERHADAP KUALITAS HIDUP WARGA BINAAN PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB YOGYAKARTA Dheska Arthyka Palifiana, Sitti Khadijah,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warga binaan menghadapi perubahan situasi, kondisi, serta tuntutan untuk mampu beradaptasi di dalam Lapas. Ketidakmampuan warga binaan menerima keadaan dapat mempengaruhi kualitas hidup. Relaksasi merupakan salah satu bentuk mind-body therapy dalam terapi komplementer untuk membebaskan diri dari ketegangan jasmaniah maupun jiwa yang diharapkan dapat mempengaruhi kualitas hidup. Terapi relaksasi dapat dilakukan dengan teknik slow deep breathing dan penggunaan essential oil lavender. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh terapi relaksasi terhadap kualitas hidup warga binaan perempuan. Desain penelitian Eksperimental dengan jenis rancangan two group design. Sampel penelitian sebanyak 41 responden, 18 orang terapi slow deep breathing dan 23 orang terapi essential oil lavender. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasilnya, kelompok terapi slow deep breathing didapatkan nilai signifikansi untuk domain kesehatan fisik 0,002; domain psikologi 0,004; domain hubungan sosial 0,068 dan domain lingkungan 0,014. Kelompok terapi essential oil lavender didapatkan nilai signifikansi untuk domain kesehatan fisik 0,033; domain psikologi 0,000; domain hubungan sosial 0,796 dan domain lingkungan 0,109. Kesimpulannya terapi relaksasi slow deep breathing dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan perempuan pada domain kesehatan fisik, psikologi dan lingkungan. Terapi relaksasi menggunakan essential oil lavender dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan perempuan pada domain kesehatan fisik dan psikologi.
KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI KONDISI DARURAT BENCANA DAN KEBAKARAN DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Elisabeth Deta Lustiyati, Azir Alfanan,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Kabupaten Sleman merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki risiko bencana alam dan kebakaran tinggi. Kasus bencana tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta ada di Sleman. Pada tahun 2019, terjadi 78 bencana alam dan bencana kebakaran. Kebakaran mendominasi jumlah kejadian kebencanaan di wilayah DIY. Fasilitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu tempat kerja yang berisiko mengalami kejadian bencana dan kebakaran. Kesiapsiagaan menghadapi kejadian bencana kebakaran merupakan standar yang harus diterapkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.Tujuan. Mengetahui kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi kondisi darurat bencana dan kebakaran. Metode. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sleman yaitu Puskesmas, Laboratorium Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia. Subyek penelitian dipilih dengan metode purposive yaitu 12 orang perwakilan dari manajemen dan tiap unit. Hasil Penelitian. Fasilitas pelayanan kesehatan telah melaksanakan pengendalian kondisi darurat atau bencana dan kebakaran yaitu penilaian risiko kondisi darurat, penyediaan prosedur kondisi darurat, sosialisasi, simulasi tanggap darurat bencana, kebakaran dan menyediakan dan memasang rambu-rambu keselamatan, jalur evakuasi, titik kumpul, dan penyediaan APAR. Penilaian risiko dan prosedur penanganan kondisi darurat serta simulasi kondisi darurat belum terlaksana rutin di Puskesmas.Kesimpulan. Kesiapsiagaan menghadapi kejadian bencana kebakaran belum dilaksanakan secara komprehensif di fasilitas pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU BERSALIN DENGAN LAMANYA PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIAMIS KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2019 Novi Oktaviani, Nova Winda Setiati,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator pembangunan di bidang kesehatan adalah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Menurut penyebabnya kematian ibu dibagi menjadi dua yaitu kematian langsung dan tidak langsung. Kematian ibu tidak langsung merupakan akibat dari penyakit yang sudah ada, misalnya anemia. Ibu hamil dikatakan anemia jika haemoglobin darahnya kurang dari 11gr%. Anemia dapat menimbulkan gangguan his pada saat persalinan baik primer maupun sekunder yang dapat mempengaruhi pada kekuatan mengejan sehingga ibu menjadi lemah, dan dapat memperlambat persalinan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan kejadian anemia pada ibu bersalin dengan lamanya persalinan di wilayah kerja Puskesmas Ciamis Kabupaten Ciamis Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang bersalin periode maret-april sebanyak 67 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Acidental Sampling dengan jumlah sampel 25 orang. Hasil penelitian diketahui frekuensi kejadian anemia pada ibu bersalin sebagian besar adalah kategori tidak anemia sebanyak 14 orang (56%), frekuensi lamanya persalinan sebagian besar adalah kategori normal sebanyak 12 orang (48%). Kesimpulan terdapat hubungan antara anemia pada ibu bersalin dengan lamanya persalinan di wilayah kerja Puskesmas Ciamis Kabupaten Ciamis, ditunjukkan dengan nilai ρ value 0,000 <α 0,05. Saran untuk Puskesmas dapat memonitor pelaksanaan pemeriksaan Hb pada ibu hamil trimester III.
PERAN EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT PADA MANFAAT BAHAN ALAM SEBAGAI OBAT TRADISIONAL Silvia Dewi Styaningrum, Zahrah Zakiyah, Nonik Ayu Wantini,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia telah mengenal dan menggunakan ramuan obat tradisional sebagai pemeliharaan kesehatan, peningkatan kesehatan, dan pencegahan penyakit. Peningkatan pengetahuan kepada masyarakat terkait obat tradisional terstandar perlu ditingkatan, mengingat saat ini sebagian besar masyarakat hanya mengenal jamu tradisional yang penggunaannya turun menurun dari nenek moyang. Perlunya pemberian informasi baik di media online, cetak maupun informasi langsung ke masyarakat melalui kegiatan penyuluhan tetap harus dilakukan, khususnya pada tanaman obat yang sering digunakan oleh masyarakat, seperti jahe dan kunyit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang manfaat bahan alam sebagai tanaman obat tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu dengan desain ―One Groups Pretest-Posttest Design‖. Responden penelitian berjumlah 27 responden. Hasil penelitian menyebutkan ada perbedaan bermakna pada tingkat pengetahuan responden antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan ρ-value 0.000, dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berupa penyuluhan tentang ―Manfaat Bahan Alam Sebagai Obat Tradisional‖ berpengaruh terhadap perubahan tingkat pengetahuan masyarakat.
PENGARUH PELAKSANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN (HEALTH EDUCATION) KEPADA PARA PEDAGANG MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN: LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN COVID-19, DI PASAR BENYUNING BULELENG Gede Budi Widiarta, Made Martini, G. Nur Widya Putra, Kadek Yudi Aryawan,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran kasus COVID-19 sangat cepat, COVID-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui airbone/ percikan air liur/ cairan tubuh penderita (bersin, batuk). COVID-19 menimbulkan berbagai gejala klinis mulai dari gejala ringan batuk, flu, demam sampai dengan gejala berat (pneumonia berat dan gagal napas) bahkan menimbulkan kematian yaitu dengan masa inkubasi sekitar lima hari sampai dengan 14 hari. Dalam hal pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya COVID-19 yaitu dengan mengadakan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya COVID-19, salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran leaflet. Metode penelitian dengan menggunakan design penelitian pra eksperimental dan pemilihan sample dengan purposive sampling. Pendidikan kesehatan dilakukan menggunakan media leaflet serta menyebarkan kuesioner sebelum dan setelah kegiatan untuk menilai tingkat pengetahuan kepada 20 pedagang di Pasar Benyuning. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan aplikasi SPSS versi 23 yaitu dengan uji bivariat Wilcoxon. Metode pendidikan kesehatan dengan media leaflet mampu meningkatkan pengetahuan para pedagang di pasar.
KAJIAN PRAGMATIK DEBAT PEMILIHAN PRESIDEN AMERIKA SERIKAT PUTARAN PERTAMA TAHUN 2016 Fatkur Rozak, Tri Septa Nurhantoro, Apriliana Hapsari,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Debat pilpres merupakan wadah bagi kandidat menyampaikan opini politik, kebijakan publik, dan kritik terhadap kandidat lawan. Dalam lingkup politik ini, tindak tutur dipergunakan untuk memperoleh dukungan dan membangun persepsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ujaran Trump dan Clinton dalam debat pilpres AS tahun 2016 menggunakan teori tindak tutur dan implikatur untuk menemukan maksud dari ujaran kedua kandidat, serta keterkaitannya dengan kondisi saat ini. Dari hasil temuan terdapat 72 lokusi dari Trump, yaitu: 31 (43,1%) asertif, 22 (30,5%) ekspresif, 11 (15,3%) direktif, 8 (11,1%) komisif, dan 0 (0%) deklaratif, dan 71 lokusi dari Clinton, yaitu: 42 (60%) asertif, 11 (16%) ekspresif, 9 (12%) direktif, 9 (12%) komisif, dan 0 (0%) deklaratif. Trump mendominasi perdebatan karena sering menggunakan proposisi eksplisit yang memperkuat pesan dan lebih mudah dipahami. Sedangkan Clinton menyampaikan pesan secara implisit dan memakai makna tersirat metaforis yang mengesankan masyarakat, namun sulit untuk dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur dapat mendoktrin penerima melakukan sesuatu, seperti berpikir, mengungkapkan, dan melakukan kepentingan dalam proposisi. Kajian ini memberikan wawasan bagi masyarakat dalam menilai calon pemimpin melalui pemahaman tindak tutur dan implikatur dalam debat pilpres pada periode berikutnya.
SOSIALISASI DAN PRAKTEK PEMBUATAN PAKAN LELE DAN PENGOLAHAN HASIL PANEN LELE Yuningrum, H, Sahayati, S,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang, Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan upaya pengentasan kemiskinan melalui berbagai macam program, salah satunya adalah melalui program Do It Kampung. Program yang diterapkan di wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah budidaya lele cendol. Evaluasi program lele cendol yang dilakukan pada tahun 2020, ditemukan kendala berupa harga pakan mahal dan tidak ada produk olahan lele. Tujuan: kegiatan adalah memberikan bekal keterampilan pembuatan pakan mandiri dan pembuatan abon lele. Metode Sasaran dalam program ini adalah 45 warga penerima bantuan program lele cendol. Kegiatan yang dilakukan adalah berupa penyuluhan atau sosialisasi tentang manajemen pakan dan pengolahan lele disertai dengan demonstrasi pembuatan pakan lele dan abon lele. Hasil:(1) sebanyak 38 orang mengikuti rangkaian acara pelatihan ini. (2) Terlaksananya Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pakan lele dan pengolahan hasil panen lele mendapat apresiasi yang bagus dari khalayak sasaran (3) 84,4% peserta pelatihan dapat memahami proses pembuatan abon lele dan 80% pakan lele (4) 10% peserta pelatihan sudah mempraktekkan membuat pakan lele secara mandiri (5) terbentuk WhatsApp grup sebagai wadah komunikasi dan koordinasi pasca pelatihan. Saran: kegiatan PPM ini diperlukan pelatihan lanjutan yaitu metode pemasaran hasil produk olahan lele.
SUBSTITUSI PUPUK ANORGANIK DENGAN PUPUK ORGANIK ASAL UNGGAS YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN BIOCHAR UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN PANGAN PADA LAHAN SUBOPTIMAL Rita Hayati, Edy Syafril Hayat, Sri Andayani,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya tanaman pangan yang dilaksanakan di Indonesia umumnya identik dengan penggunaan pupuk anorganik dosis tinggi sebagai pensuplai utama unsur hara. Terabaikannya penggunaan pupuk organik diperparah oleh munculnya program yang menuntut penggunaan pupuk anorganik dosis tinggi untuk mensuplai nutrisi tanaman varietas unggul. Akibat dari kurangnya penggunaan pupuk organik dalam jangka waktu yang lama, maka kondisi tanah tersebut umumnya mencapai kejenuhan produksi meskipun dosis pupuk terus ditingkatkan atau levelling off. Dihadapkan pada keterbatasan kesuburan tanah suboptimal antara lain : rendahnya pH tanah, hara makro, kapasitas tukar kation, dan kejenuhan basa, serta tingginya kadar Al, Fe, Mn, maka alternatif penggunaan pupuk organik yang dikombinasikan dengan amelioran seperti biochar sekam padi merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah suboptimal. Penelitian dilaksanakan di polibag dengan menggunakan tanah aluvial yang berasal dari lahan sawah pasang surut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang terdiri dari kombinasi pupuk unggas dengan biochar, dengan menggunakan tanaman jagung sebagai tanaman indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi 5 ton/ha pupuk kandang burung puyuh atau pupuk kandang ayam dengan 5 ton/ha biochar sekam padi berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan pH tanah, C-organik tanah, tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman jagung.