cover
Contact Name
Nazwar Hamdani Rahil
Contact Email
nhrahil@respati.com
Phone
+6282126797911
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto, KM. 6.3 Depok
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
ISSN : 26572397     EISSN : -     DOI : -
Prosiding ini di terbitkan untuk publikasi artikel hasil penelitian, pengabdian masyarakat yang mencakup bidang kesehatan, sain s dan teknologi, ekonomi, sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 253 Documents
REFRESHING KADER DAN PENDAMPINGAN POSBINDU LANSIA NGUDI HUSADA Ari Tri Astuti, Siti Wahyuningsih, Fera Nofiartika,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Populasi lanjut usia (lansia) di Indonesia meningkat karena derajat kesehatan masyarakat dan usia harapan hidup meningkat Upaya peningkatan kesehatan lansia adalah dengan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan yang dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia, khususnya terciptanya lansia mandiri. Salah satu kegiatan tersebut melalui peningkatan pelayanan kesehatan di posbindu lansia. Tujuan kegiatan: Meningkatkan pengetahuan kader posbindu lansia dan layanan kesehatan pada lansia melalui kegiatan posbindu yang memenuhi standar. Metode Pelaksanaan: Refreshing kader mengenai pelaksanaan layanan kesehatan di posbindu lansia yang memenuhi standar dengan metode penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 7 November 2020. Sasaran kegiatan ini adalah kader posbindu. Pendampingan kegiatan posbindu lansia dilaksanakan pada tanggal 14 November 2020. Posbindu lansia dilaksanakan dengan menerapkan 5 tahapan yang sesuai dengan standar pelayanan posbindu. Hasil: Hasil pre test menunjukkan kader yang mempunyai pengetahuan tentang layanan kesehatan di posbindu termasuk kategori baik sebanyak 57,14%, cukup 28,57% dan kurang14,29%. Hasil post test menunjukkan kader yang mempunyai pengetahuan tentang layanan kesehatan di posbindu termasuk kategori baik sebanyak 85,71% dan cukup 14,29%. Terdapat perbedaan hasil pre test dan post test pada kader (p=0,008) dengan uji Wilcoxon. Hal ini menunjukkan ada peningkatan pengetahuan kader Posbindu Ngudi Husada tentang layanan kesehatan di posbindu lansia yang memenuhi standar setelah dilakukan refreshing kader. Kegiatan pendampingan pada pelaksanaan Posbindu Ngudi Husada dapat menerapkan 5 tahapan dalam kegiatan posbindu lansia yang sesuai standar. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan kader posbindu lansia dan pelaksanaan layanan kesehatan pada lansia melalui kegiatan posbindu dapat memenuhi standar.
PENGARUH SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP NYERI SENDI LUTUT PADA LANSIA DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA YOGYAKARTA UNIT ABIYOSO Rizky Erwanto, Adi Yusuf, Deden Iwan Setiawan,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia mengalami kemunduran fisik yang menyebabkan lansia mengalami penurunan aktivitas. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan melakukan senam aerobik low impact. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap nyeri sendi lutut pada lansia. Jenis penelitian adalah quasi eksperiment dengan rancangan pre and post test control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 30 lansia, dengan analisis uji statistik Wilcoxon dan Mann Whitney. Nilai rata-rata nyeri sendi lutut lansia pada kelompok perlakuan sebelum senam 4,47 dan sesudah senam 2,13. Perbedaan mean pretest dan posttest adalah 2,34 (terjadi penurunan rata-rata skor nyeri 2,34) dengan p=0,001(<0,05), sedangkan nilai rata-rata nyeri sendi lutut lansia pada kelompok kontrol sebelum 5,40 dan sesudah 5,40 dengan p-value=1,000 (>0,05). Selisih mean skor nyeri posttest kelompok kontrol dan perlakuan 3,27 hasil uji mann whitney p-value=0,000 (<0,05). Ada perbedaan yang signifikan skor nyeri sendi lutut lansia pada kelompok perlakuan sebelum dan sesudah senam. Ada perbedaan nyeri sendi lutut lansia pada kelompok kontrol dan perlakuan sesudah diberikan intervensi sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian senam aerobik low impact dapat menurunkan skor nyeri sendi lutut pada lansia.
PENERAPAN ANALYSIS DESIGN DEVELOP IMPLEMENT EVALUATE (ADDIE) TERHADAP PERANCANGAN APLIKASI MONITORING SKRIPSI Moh. Iqram, Dyan Avando Meliala, Arum K. Sulistyawati,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi adalah salah satu syarat wajib untuk kelulusan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas. Namun, mahasiswa seringkali mengalami hambatan dalam proses pengerjaan skripsi sehingga mahasiswa tidak lulus skripsi tepat waktu. Adanya fenomena bottleneck yang muncul mencerminkan permasalahan ini berdasarkan analisis rasio perbandingan antara jumlah mahasiswa yang lulus skripsi dengan jumlah mahasiswa yang belum lulus skripsi. Pemanfaatan waktu yang tidak efektif, rendahnya motivasi berprestasi, dan ketidakdisiplinan mahasiswa adalah penyebab utama terhambatnya skripsi mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada penerapan Analysis Desain Develop Implement Evaluate (ADDIE) terhadap perancangan aplikasi monitoring skripsi. Metode ADDIE ini pada dasarnya merupakan sebuah metode desain yang bersifat generik serta menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan infrastruktur program aplikasi yang efektif, dinamis dan mendukung tujuan aplikasi. Aplikasi monitoring skripsi yang dirancang meliputi serangkaian kegiatan skripsi mulai dari proses pengajuan proposal, bimbingan naskah, hingga unggah laporan skripsi. Poin utama dalam aplikasi ini adalah adanya pesan notifikasi kepada mahasiswa untuk segera melakukan bimbingan kembali pasca mendapat koreksi dari bimbingan sebelumnya. Hal ini diharapkan dapat menjadi monitoring progress mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi tepat waktu.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN PRAKTIK KOMPLEMENTER KEBIDANAN Zahrah Zakiyah, Listia Dwi Febriati, Puspito Panggih Rahayu,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas bidan dalam pelayanan terbagi menjadi 4 yaitu promotif, preventif, deteksi dini komplikasi dan kegawatdaruratan. Paradigma pelayanan kebidanan saat ini telah mengalami pergeseran. Selama satu decade ini, asuhan kebidanan dilaksanakan dengan mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan komplementer, serta telah menjadi bagian penting dari praktek kebidanan. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 1109/Menkes/Per/IX/2007 tentang pengobatan komplementer alternative. Pelayanan kebidanan komplementer merupakan bagian dari penerapan pengobatan komplementer dan alternative dalam tatanan kebidanan.Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Hubungan Karakteristik Bidan dengan Praktik Komplementer Kebidanan di IBI Sleman Ranting Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan Sampel minimal yaitu 30 responden. Analisis data dengan univariate dan bivariate chi Square. Adapun variabel independen dalam penelitian ini yaitu karakteristik responden melputi Usia, Pendidikan, Pelatihan. Variabel Dependen penelitian ini yaitu Praktik Komplementer Kebidanan. Instrumen penelitian dengan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas isi. Penelitian ini diperoleh bahwa karakteristik responden berdasarkan usia dan pendidikan tidak berhubungan dengan pelaksanaan praktik komplementer kebidanan di IBI Sleman Ranting Timur dengan p=0.290 sedangkan pelatihan memiliki hubungan dengan Praktik Kebidanan komplementer di IBI Sleman Ranting Timur dengan nilai p=0.001.
MODEL DATABASE REVITALISASI LUMBUNG PANGAN DESA (STUDI KASUS DESA PENEN KECAMATAN NGAGLIK SLEMAN YOGYAKARTA) Yudi Marsongko, Indra Listiawan,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumbung Pangan adalah Lembaga Milik Masyarakat Desa yang bergerak di bidang Penyimpanan, Pendistribusian, Pengolahan dan Perdagangan bahan pangan yang dibentuk dan dikelola masyarakat. Ketahanan pangan sangat erat kaitannya dengan Lumbung Pangan. Belum adanya model database Lumbung Pangan. Model Database merupakan hal penting yang menjadi penentu berhasil atau gagal membangun Sistem Informasi Lumbung Pangan. Tujuan penelitian ini adalah menemukan Model Database pada Sistem Informasi Lumbung Pangan. Hasil dari penelitian ini adalah Model Database Lumbung Pangan. Metode yang digunakan untuk menganalisa Model Database adalah metode normalisasi (Boyce-Codd Normal Form). Metode ini dimulai dari Normalisasi tingkat 1 sampai normalisasi tingkat 3. Dengan dilakukannya metode normalisasi dan pengujian maka model database yang dihasilkan tidak akan mengalami inkonsistensi data maupun redudansi data.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG HYPNOPARENTING PADA PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS DEPOK 2 Nabila Apriliani, Heny Noor Wijayant, Yana Luthfiyati,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pada masa balita terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat baik pertumbuhan fisik, psikomotor, mental maupun social. Masa lima tahun pertama kehidupan merupakan periode masa emas terhadap lingkungan dan akan menjadi dasar kualitas generasi penerus bangsa. Permasalahan anak hampir 90% disebabkan oleh kesalahan atau ketidaktahuan orangtua akan cara komunikasi dan penyampaian nilai yang baik terhadap sang anak. Tehnik hypnoparenting ini cara yang dapat orang tua lakukan dalam mengatasi berbagai macam masalah yang dialami anak. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang hypnoparenting pada perkembangan anak balita Di wilayah Puskesmas Depok 2. Metode : jenis penelitian ini menggunakan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 10 balita usia 1-5 tahun yang mengalami gangguan perkembangan di wilayah Puskesmas Depok 2 Sleman. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil Penelitian : Bahwa hasil penelitian ini didapatkan karakteristik responden anak balita yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 5 anak (50%) dan laki-laki sebanyak 5 anak (50%), tingkat pengetahuan ibu tentang hypnoparenting dengan kategori cukup 20% sedangkan yang memiliki pengetahuan yang tergolong tinggi ada 80%. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan ibu tentang hypnoparenting pada perkembangan anak balita yang tergolong tinggi.
INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH Afroh Fauziah, SST, M.Kes, Listia Dwi Febriati, SST, M.Kes,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional : Pemanfaatan Literasi Digital Dalam Publikasi Ilmiah
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget merupakan salah satu perkembangan teknologi masa kini yang menyasar semua kalangan termasuk anak usia pra sekolah. Penggunaan gadget dikalangan anak-anak semakin memprihatinkan dan tentu memiliki dampak negatif terhadap tumbuh kembang. Hasil survey The Asian Parents Insight di kawasan Asia Tenggara, pada 5 negara yaitu Singapura, Thailand, Philipina, Malaysia, dan Indonesia terdapat 2.417 orang tua yang memiliki gadget. Pada penelitian ini ditemukan sebanyak 98% anak-anak usia 3-8 tahun telah menggunakan gadget, 67% diantaranya menggunakan milik orang tua, 18% milik saudara atau keluarga, dan 14% milik sendiri.. Mereka lebih memilih duduk diam di depan gadget dan menikmati dunia yang ada di dalam gadget tersebut. Tujuan : Untuk mengetahui intensitas penggunaan gadget pada anak usia prasekolah. Metode Penelitian : Rancangan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif untuk mengetahui intensitas penggunaan gadget anak usia pra sekolah. Lokasi penelitian di TK Ar Rafif Kabupaten Sleman. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dan Kesimpulan: rata-rata waktu anak menggunakan gadget yaitu lebih dari 1 jam, Waktu Total Anak Menggunakan Gadget dalam sehari yaitu dua jam terdapat 5 anak. Penggunaaan gadget dalam satu minggu 5-6 kali ada 3 anak dan >= 7 kali ada 2 anak.
TETAP BEKERJA DI TENGAH KECEMASAN TERHADAP PANDEMI COVID-19 Paulinus Deni Krisnanto, Cornelia Dede Yoshima Nekada, Thomas Aquino Erjinyuare Amigo,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan stay at home yang telah dianjurkan oleh pemerintah, dirasa cukup efektif untuk menangani bencana pandemi pada saat ini. Kebijakan tersebut menimbulkan dampak lain di masyarakat, karena tidak semua pekerjaan bisa dilakukan di rumah. Kondisi ini tentu berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga muncul stigma buruk terhadap pekerja di bidang kesehatan maupun di rumah sakit karena dianggap dapat menularkan virus ini. Penelitian ini menganalisa hubungan correlational variabel kategori pekerjaan dan kecemasan, menggunakan desain cross sectional, teknik accidental sampling terhadap 100 warga Sleman. Kategori pekerjaan adalah pelajar/mahasiswa, karyawan tenaga kesehatan, karyawan bukan tenaga kesehatan, wiraswasta, ibu rumah tangga, dan pensiunan. Instrumen untuk mengukur kecemasan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data penelitian ini diambil menggunakan kuesioner pada google form yang telah disusun oleh peneliti, dan disebarkan secara online melalui whats app group. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan bivariat gamma. Hasil penelitian menunjukkan nilai p sebesar 0,298, berarti tidak ada hubungan antara pekerjaan yang dimiliki oleh masyarkat dengan kecemasan yang dialami ketika situasi pandemi COVID-19. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu apapun pekerjaan masyarakat tidak berhubungan dengan kecemasan yang dirasakan, hal ini juga menunjukan bahwa meskipun ada kecemasan maupun kekhawatiran yang dirasakan, namun masyarakat tetap aktif menjalankan pekerjaan masing-masing.
LITERASI GIZI DENGAN MENGGUNAKAN BUKU SAKU GUNA MENINGKATKAN PENGETAHUAN Paulus Indro Wahyono, Metty, Inayah,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengukuran status gizi pada 212 dari siswa kelas 3 dan 4 masing-masing tiga kelas dan kelas 5 terdiri dari dua kelas, didapatkan bahwa sebesar 62 siswa didik mengalami masalah gizi mulai dari kurus, gemuk, dan obesitas. Masalah gizi yang paling banyak adalah gemuk mencapai 30 siswa, kemudian diikuti oleh obesitas 22 siswa. Bentuk usaha promotif dan preventif untuk masalah-masalah tersebut yaitu perlu dilakukan literasi dengan memberikan materi mengenai gizi seimbang yang mengacu pada empat pilar gizi seimbang. Untuk mengetahui pengaruh literasi terhadap pengetahuan siswa SD Muhammadiyah Mertosanan dengan menggunakan buku saku. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan gizi secara pre dan post yang berisi 35 pernyataan kepada 26 siswa melalui google form. Literasi dilakukan dengan memberikan bahan bacaan berupa buku saku, edukasi, dan diskusi. Sebelum pelaksanaan kegiatan siswa diminta untuk membaca buku saku dan kemudian akan didiskusikan pada saat pertemuan. Wilcoxon signed rank test digunakan untuk mengetahui pengaruh literasi terhadap pengetahuan. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai pvalue 0,016, dan juga sebagian besar siswa (96,2%) berpengetahuan baik setelah literasi dilakukan. Literasi menggunakan buku saku dapat berpengaruh terhadap pengetahuan siswa.
PENERAPAN ALGORITMA DECISION TREE C.45 UNTUK KLASIFIKASI DATA STATUS HUNI RUMAH REHABILITASI PASCA ERUPSI MERAPI Mujatia Feliati, Nurhadi Wijaya, Marselina Endah,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erupsi gunung Merapi berikut lahar hujan di Tahun 2010 berdampak pada kerusakan infrastruktur berikut ribuan hunian rumah di Kabupaten Sleman D.I.Yogyakarta dan Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Melalui Peraturan Kepala BNPB No.5 Tahun 2011, rehabilitasi dan rekonstruksi perumahan yang terdampak erupsi Merapi, dilakukan dengan skema program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas. Skema tersebut telah membangun rumah hunian sebanyak 2.516-unit. Berdasarkan Key Performance Indikator (KPI) oleh The World Bank, status huni rumah merupakan indikator keberhasilan kinerja skema program ini. Pelaksanaan progam rehabilitasi rumah pasca erupsi Merapi didokumentasikan dan terekam ke dalam basis data. Dibidang data mining, basis data merupakan aset yang dapat digunakan sebagai bahan pengenalan dan penemuan pola-pola data yang dapat dipelajari dan diteliti guna menyelesaikan permasalahan baik pengelompokan data maupun klasifikasi data. Pada penelitian ini dilakukan penerapan algoritma decision tree C.45 untuk mengklasifikasi data status huni rumah rehabilitasi pasca erupsi gunung Merapi. Hasil klasifikasi penelitian diperoleh angka nilai tingkat akurasi klasifikasi mencapai 91.34%, dengan demikian terjawab bahwa algoritma decision tree C.45 dapat diterapkan untuk mengklasifikasi data status huni rumah rehabilitasi pasca erupsi gunung Merapi.