cover
Contact Name
Bambang Subiyakto
Contact Email
-
Phone
+625113304415
Journal Mail Official
magister.pendips@ulm.ac.id
Editorial Address
Master of Social Studies Study Program Postgraduate Program at Lambung Mangkurat University, Jl. Brigadier General Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik)
ISSN : 20899661     EISSN : 2089967X     DOI : http://dx.doi.org/10.20527/jurnalsocius
Core Subject : Education, Social,
The Socius Journal compiles scientific articles that focus on issues of Social Studies Education. In particular, this issue not only covers the problem of learning, but also the description of local wisdom, the value of tradition and social phenomena that exist in society.
Articles 296 Documents
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MATA KULIAH IPS DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KETERAMPILAN TUTOR MAHASISWA S1 PGSD UT POKJAR BARABAI Siti Aisyah
JURNAL SOCIUS Vol 1, No 2 (2012): Jurnal SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v1i2.2189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik persepsi mahasiswa terhadap mata kuliah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), motivasi belajar mahasiswa dan keterampilan tutor, di samping itu juga untuk mengetahui hubungan persepsi mahasiswa terhadap mata kuliah IPS dengan keterampilan tutor, hubungan motivasi belajar mahasiswa dengan keterampilan tutor dan hubungan persepsi mahsaiswa terhadap mata kuliah IPS dan motivasi belajar mahasiswa secara bersama-sama dengan keterampilan  tutor.Mahasiswa Universitas Terbuka Program S1 PGSD yang tergabung dalam Kelompok Belajar Barabai berjumlah 60 orang, karena jumlahnya yang hanya 60 orang tersebut maka penelitian ini menggunakan sampel total, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian.Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan instrumen angket tentang persepsi mahasiswa terhadap mata kuliah IPS, motivasi belajar mahasiswa dan pelaksanaan tutorial, yang sebelumnya telah diujicobakan terhadap mahasiswa. Pelaksanaan uji coba dilakukan untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliabel. Melalui ujivaliditas dan reliabilitas butir instrumen diperoleh 24 butir intrumen persepsi mahasiswa terhadap mata kuliah IPS, 32 butir instrumen motivaasi belajar mahasiswa, dan 21 butir instrumen keterampilan  tutor.Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptip data masing-masing variabel, selanjutnya untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel menggunakan teknik analisis statistik korelasi product moment dan regresi ganda, yang sebelumnya didahuli dengan uji prasyarat normalitas, linieritas, multikolinieritas, dan homoskedastisitas.Hasil analisis deskriptif  mengungkapkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap mata kuliah IPS(X1) masuk dalam kategori relatif kurang,   motivasi belajar mahasiswa (X2) relatif sedang, dan keterampilan  tutor (Y) relatif sedang. Hasil analsis korelasi X1 - X2 diperoleh r= 0,312 dengan P= 0,015, X2 – Y diperoleh r= 0,480 dengan p= 0,0001. Sedangkan hasil uji regresi ganda menunjukkan besarnya R2 X1, X2 = 0,321. Di samping itu hasil analisis juga persamaan regresi Y= 23,406 + 0,224 X1 + 0,260  X2, koefisien harga F pada uji anova, pada taraf signifikansi 0,05 diperoleh  harga F sebesar 13,446 dengan p = 0,000.Kata Kunci: Persepsi Mahasiswa Terhadap Mata Kuliah IPS, Motivasi Belajar,         Keterampilan  Tutor
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS POKOK BAHASAN KEBUTUHAN MANUSIA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY PADA SISWA KELAS VIIIE SMP NEGERI 3 KERTAK HANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Noraina Noraina
JURNAL SOCIUS Vol 6, No 1 (2017): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v6i1.3362

Abstract

The background of this research is based on poor learning outcomes of VIII-E Student in SMPN 3 Kertak Hanyar and also the wide gap between top and underachieving students. The objective of the research is to boost the learning outcomes of Social Science for Student of VIII-E SMPN 3 Kertak Hanyar through Implementing Two Stay Two Model. The research is done in two cycles including planning, implementation, observation, and evaluation. Performance indicator is if ≥ 80% students get Social Science scores ≥ 70 equivalent with KKM then the research is considered success. The first research cycle shows students with scores of Social Science above KKM is 13 students or 54, 17 %. Meanwhile student with scores below KKM is 11 students or 55, 83 %. This means the research must go to second cycle. Second cycle shows the result of students with scores above KKM is 20 students or 83,33%. Meanwhile students with scores below KKM is 4 students or 16,67%. This means total students with scores above the KKM is more than 80 % and meet the performance indicator. Te conclusion of the research is; the implementing of Two Stay Two Model is proven can boost the learning outcomes Student of VIII-E SMPN 3 Kertak Hanyar in Social Science topic Human Basic Needs. Specifically for class with wide gap and variety in students’ abilities where the top students can helps the underachieving students. It is suggested for Social Science teachers to using Two Stay Two Models in pedagogic activity for students who have wide gap capability where the top students can helps the underachieving students.Keywords: Learning Outcomes, Learning Model Two Stay Two Stray Latar belakang penelitian ini berdasarkan rendahnya hasil belajar IPS siswa kelas VIIIE SMP Negeri 3 Kertak Hanyar dan bervariasinya hasil belajar siswa, dimana ada siswa yang berkemampuan sangat tinggi sebaliknya ada siswa yang berkemampuan kurang. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan indikator kinerja, yaitu jika sebanyak ≥80% siswa berhasil memperoleh hasil belajar  IPS ≥70, sesuai dengan KKM yang ditetapkan maka penelitian dianggap berhasil.Hasil penelitian siklus 1 menunjukkan siswa yang memperoleh nilai di atas KKM berjumlah 13 siswa atau 54,17%. Sedangkan siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM sebanyak 11 orang atau 45,83%. Ini berarti banyaknya siswa yang tuntas KKM kurang dari 80% atau hanya 54,17% saja sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus 2. Hasil penelitian siklus 2 menunjukkan hasil siswa yang memperoleh nilai di atas KKM bertambah jumlahnya menjadi  20 siswa atau 83,33%. Sedangkan siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM sebanyak 4 orang atau hanya 16,67%. Ini berarti banyaknya siswa yang tuntas KKM lebih dari 80% dan sudah memenuhi indikator kinerja. Dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIE SMP Negeri 3 Kertak Hanyar pada mata pelajaran IPS pokok bahasan Kebutuhan Hidup Manusia, khususnya pada kondisi kelas yang memiliki tingkat kemampuan kelas yang sangat bervariasi, sehingga siswa yang berkemampuan tinggi dapat diberdayakan untuk membimbing siswa yang berkemampuan kurang.Kata Kunci: Hasil Pembelajaran dan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray
MENINGKATKAN KEBIASAAN BERTANYA SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI OPTIMALISASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SIWA SMP NEGERI 1 ANGSANA TANAH BUMBU Ngadikem Ngadikem
JURNAL SOCIUS Vol 2, No 2 (2013): Jurnal SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v2i2.3236

Abstract

This study aims to describe kaktivan, motivations, habits grader asked VIIIA, B and C, SMP Negeri 1 Angsana Land of Spices on the subject of the habit of asking students can be enhanced through learning strategy group counseling services model. The research method used in the study of this class action is a method of qualitative analysis, which essentially emphasizes the depiction of business matters relating to the increased activity of motivation in depth. With this qualitative analysis highlights the main issues in particular deepening activity of motivation in the learning process in schools. The research process began in June 2012 to August 2012, the number of samples of 23 people from the class VIIIA, B and C SMP Negeri 1 Angsana Land of Spices.The results showed that: (1) activity of, motivation to improve learning habits graders asked VIIIA, B and C, SMP Negeri 1 Angsana Land of Spices during use learning strategies to increase group counseling services (2) activity of, motivation habit of asking students grade VIIIA, B and C, SMP Negeri 1 Angsana Land of Spices for using learning strategies group counseling services can be improved. (3) Response grader VIIIA, B and C SMP Negeri 1 Angsana Land of Spices on the use of learning strategies counseling services group showed that students enjoy learning in the learning process by learning strategy group counseling services.Key words: Students motivation, learning strategy, and social studies
HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA SMPN 4 PALANGKA RAYA Ubut Ubut
JURNAL SOCIUS Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v3i2.3260

Abstract

The research aims to find out description of parents economic and social status students achievement. This research is based on quantitative approach; the population is all students of SMPN in Sebangau district, coming from three schools. The sample is all students of SMPN 4 Palangkaraya. As the procedure, data collection used questionaire to abtain the students’ social and economic status; test is used to measure the students’ achievement in social science subject. The test is multiple choice. The data analysis is based on SPSS and the formula is Spearman correlation. The research result  states that the parents’ social and economic status of the students are different. The result test says that students’ achievement are considered good. It can be concluded that there is no correlation between Parents’ Economic and Social Status and Student’ achievement. In a word, the hypothesis is rejected.Key words:  Economic and Social  Status,  Achievement, and Correlation
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR Rosdiati Rosdiati
JURNAL SOCIUS Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v9i2.9285

Abstract

Metode mengajar yang guru gunakan dalam setiap kali pertemuan kelas bukanlah asal pakai, tetapi setelah melalui seleksi. Sebab dalam kegiatan belajar mengajar, mengajar bukan semata persoalan menceritakan . belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari perenungan informasi ke dalam benak siswa. Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri. Penelitian  ini mengangkat  masalah mengenai pembelajaran kooperatif model JIGSAW dalam meningkatkan motivasi belajar mata pelajaran Ekonomi, yang diterapkan pada siswa kelas X IPS5 di SMA  Negeri 1 Simpang Empat  Tahun Pelajaran 2019/2020. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Kooperatif model JIGSAW dalam meningkatkan prestasi dan motivasi belajar mata pelajaran Ekonomi. Penelitian ini menggunakan tindakan (Action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Dari hasil  analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai II yaitu, siklus I (70,27%), siklus II (78,37%), sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran dengan model JIGSAW dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa kelas X IPS5, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran mata pelajaran Ekonomi.
PEMANFAATAN MEDIA FILM DOKUMENTER DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SUNGAI PANDAN Wahyudin Noor
JURNAL SOCIUS Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v4i2.3305

Abstract

The purpose of this study was to determine; (1) wheter there is a difference in student’ learning outcomes in the experimental class before and after the treatment of documentary film given (pre-test-post-test), (2) Whether there is an increase (gain) of students’ learning outcomes , (3) Whether documentary film are effective media in improving students’ learning outcomes, (4) how the response of the students  towards the utilization of documentary films in the teaching and learning of Social Science. This study was designed by using Pre Experimental Design of the study One Group Pre-test - Post-test. Based on the results of the study, it was found that (1) there is a significant difference in students’ learning outcomes in the experimental class before and after treatment by using documentary film given (pre-test - post-test), (2) There was an increase of (gain) of students’ learning outcomes in the experimental class after the treatment by using documentary film of 0.53 which was interpreted as moderate, (3) the effectiveness of documentary films as media to improve student learning outcomes can be seen from the increase/ difference of the pre-test and post-test result with an average of 26.48 with a deviation standard of 14.13 tasted on the media feasibility, namely judgment test where the results obtained from the test were of 73.85% from matter experts, 76.47% media expert test, 75% from computer expert so that these percentages showed that the media used in this study were feasible to be utilized (4) The  students’ responses regarding the media used from the questionnaire’s total scores ranged from 36 to 44.Keywords: teaching and learning media, documentary film , learning outcomes.
HUBUNGAN PERILAKU KERJA PRESTATIF DAN ADVERSITY QUOTIENT DENGAN PEMBENTUKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XII SMK SE KABUPATEN BANJAR Yuniarti Yuniarti
JURNAL SOCIUS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v1i1.2180

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan  yang bertujuan penyiapkan peserta didiknya menjadi tenaga kerja yang terampil melalui kegiatan belajar mengajar maupun praktek atau magang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) dan adversitas quotient (kecerdasan merubah hambatan menjadi sebuah peluang) dengan pembentukan jiwa kewirausahaan siswa kelas XII SMK se Kabupaten Banjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa kelas XII SMK se-Kabupaten Banjar yang memiliki Perilaku kerja prestatif pada kategori sedang, sebanyak 59 siswa dari 87 siswa.  2) Siswa yang memiliki Adversty Quotient yang tergolong tipe quitters berjumlah 25 siswa, tipe campers berjumlah 39 siswa dan tipe climbers berjumlah 23 siswa. 3) Pembentukan jiwa kewirausahaan siswa dapat dikategorikan pada golongan sedang yang berjumlah 56 siswa dari 87 siswa 4) Terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara perilaku kerja prestatif dengan pembentukan jiwa kewirausahaan siswa sebesar r = 0,631, kekuatan hubungannya dapat dikategorikan adalah kuat 5) Terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara adversity quotient pada tipe climbers sebesar r = 0,950, tipe campers sebesar r =0,954 dan tipe quitters sebesar r = 0,963  dengan pembentukan jiwa kewirausahaan siswa, kekuatan hubungannya dapat dikategorikan sangat kuat 6) Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku kerja prestatif dengan adversity quotient pada tipe climbers sebesar r = 0,959 , tipe campers sebesar r = 0,913 dan tipe quitters sebesar r =  0,879, kekuatan hubungannya dapat dikategorikan sangat kuat 7) Terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara perilaku kerja prestatif dan adversity quotient dengan pembentukan jiwa kewirausahaan siswa sebesar r = 0,661, kekuatan hubungannya dapat  dikategorikan kuat 8) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara pembentukan jiwa kewirausahaan siswa dengan tipe climbers sebesar r = 0,994, tipe campers sebesar r = 0.996 dan tipe quitters sebesar r = 0,993, setelah dikendalikan oleh perilaku kerja prestatif.Kata Kunci: Perilaku kerja prestatif, adversity quotient, pembentukan jiwa kewirausahaan
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SOSIAL SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 ALALAK Agus Suwarni Isyra
JURNAL SOCIUS Vol 6, No 1 (2017): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v6i1.3348

Abstract

Applying social awareness to others in everyday life can be interpreted as humans social beings. People who care with each other, interact with each other, respect for others in terms of differences of opinion, ethnicity, race, language and religion. In the context of learning required a strategy planned by teachers by promoting activity or creativity of learners in learning activities in order to shape the character of social awareness by learning model Problem Based Learning (PBL) using pictures as a medium.This type of research is used in a classroom action research (PTK). The study design refers to the model Kemmis & Mc. Taggart system uses a spiral of self-reflection that starts from the plan (plan), action (act), observation (Observe), reflection (Reflect), and re-planning is the basis for troubleshooting steps.The results show if the activity of the teacher in the learning process of 75% to 93.75%, Activities of students from 77.5% to 80.55%, and the provision of learning outcomes from 63.34% to 100%. Application of Problem Based Learning using media images can raise awareness of social class XI IPS in SMA Negeri 1 1 Alalak, with an indication of the value of the learning outcomes of> 70% above. Increased social awareness of learning needs to be realized in the form of student attitudes in interaction with fellow students, the teachers and staff employees at the school.Keywords: Problem-based learning, media image, social awareness Kesadaran sosial terhadap orang lain dalam kehidupan sehari-hari bisa dimaknai manusia sebagai makhluk sosial, yaitu manusia yang peduli dengan sesama, saling berinteraksi, menghargai orang lain dalam hal perbedaan pendapat, suku, ras, bahasa dan agama. Dalam konteks pembelajaran dituntut suatu strategi yang direncanakan oleh guru dengan mengedepankan keaktifan atau kreativitas peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar untuk bisa membentuk karakter kesadaran sosial dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan gambar sebagai media.Jenis penelitian yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian mengacu pada model Kemmis & Mc. Taggart yang menggunakan sistem spiral refleksi diri yang dimulai dari rencana (plan), tindakan (act), pengamatan (observe), refleksi (reflect), dan perencanaan kembali yang merupakan dasar untuk langkah pemecahan masalah.Hasil penelitian menunjukkan jika aktivitas guru dalam proses pembelajaran   dari 75% menjadi 93,75%, Aktivitas siswa dari 77,5% menjadi 80,55%, dan ketentuan hasil belajar dari 63,34% menjadi 100%. Penerapan Problem Based Learning menggunakan media gambar dapat meningkatkan kesadaran sosial siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 1 Alalak, dengan indikasi nilai hasil belajar > 70% di atas KKM. Peningkatan kesadaran sosial dalam pembelajaran perlu diwujudkan dalam bentuk sikap siswa dalam berinteraksi dengan sesama siswa, dewan guru serta staf karyawan di sekolah.Kata Kunci : Problem based learning, media gambar, kesadaran sosial
HUBUNGAN MINAT BELAJAR SEJARAH DAN PERSEPSI DENGAN PEMAHAMAN MATERI SEJARAH SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI SE-KOTA BANJARBARU Rahmad Rahmad
JURNAL SOCIUS Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Socius
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v2i1.3209

Abstract

This research aims to know 1) is there any corelation between interest of learning history and understanding of Banjarese kingdom history material. 2) is there any corelation between perception toward understanding of Banjarese kingdom history material. 3) is there any correlation between interest in learning history and perception toward understanding of Banjarese kingdom history material of the eleventh grade social studies students in Banjarbaru. The sampling of this research uses proportional probability sampling are 195 students. Datum collected by using the questionnaire for the interest of learning history and perception variable, and use the test for comprehention variable. Based on this research, we can conclude: There is the positive and significant correlation between the interest of learning history (X1) and perception (X2) toward the eleventh grade social studies students’ understanding of Banjarese kingdom history material (Y)Key words: Interests Learning History, Perception, History of the Kingdom of Banjar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PESERTA DIDIK KELAS X IIS DI SMA NEGERI 2 BANJARMASIN Eva Maya Kesuma Sari
JURNAL SOCIUS Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v8i1.6437

Abstract

AbstractEducation is an activity that has core interactions between students and educators as well as various educational sources. Interaction between students and educators and educational resources can take place in social situations (education), Classroom Action Research is used to describe the motivation and learning outcomes of students' economic subjects in Class X IIS SMA Negeri 2 Banjarmasin. Classroom Action Research is conducted when learning activities take place, both overall and related to the material. The results of the study show that the application of role playing makes students as the subject of learning activities, and they must actively practice the communication with their friends. Learning motivation of students looks enthusiastic and dynamic. So that it can improve the positive climate to improve maximum learning outcomes.Keywords: Learning, role playing, and learning motivationAbstrakPendidikan merupakan suatu kegiatan yang berintikan interaksi antara peserta didik dengan para pendidik serta berbagai sumber pendidikan. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber-sumber pendidikan tersebut dapat berlangsung dalam situasi pergaulan (pendidikan), Penelitian Tindakan Kelas digunakan guna mendeskripsikan motivasi dan hasil belajar mata pelajaran ekonomi peserta didik kelas X IIS SMA Negeri 2 Banjarmasin. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan ketika kegiatan pembelajaran yang berlangsung, baik secara keseluruhan maupun terkait dengan materi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan role playing menjadikan peserta didik sebagai subyek dari kegiatan pembelajaran, dan mereka secara aktif harus melakukan praktik-praktik berkomunikasi dengan temannya. Motivasi belajar peserta didik terlihat antusias dan dinamis. Sehingga mampu meningkatkan iklim positif untuk meningkatkan hasil belajar yang maksimal.Kata Kunci: Pembelajaran, role playing, dan motivasi belajar