cover
Contact Name
Adam Nugraha Wiradhana
Contact Email
adam@stiabinabanuabjm.ac.id
Phone
+628115111335
Journal Mail Official
publikasi@stiabinabanuabjm.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.17 Banjarmasin 70249
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 25809695     DOI : -
Core Subject : Social,
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Administrasi.
Articles 199 Documents
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS GURU DI MTSN KAPUAS TIMUR KABUPATEN KAPUAS Jamilah Maisura
Administraus Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.21 KB)

Abstract

The Role of Madrasah Principals in Improving Teacher Quality At MTsN Kapuas Timur Kapuas District. Guided by Iswiyati Rahayu as First Counselor and Muhammad Jamili as Second Counselor. This research use Descriptive research method. key informant in this case is the head of madrasah and the teachers. Which can be used as the next informant such as Administration and Teachers and Students. This study uses data collection techniques that are done by observation method (observation), interview and document. Data analysis with qualitative. The result of the research shows that (1) The role of principal in improving the quality of MTsN Kapuas Timur Kapuas District is as follows: (a) Head Actions of Kapuas Kapuas Kapuas Timur in empowering teachers by always reminding the teachers to remain eager to carry out the learning. (b) Head of MTsN Kapuas Timur Kapuas Regency does not tolerate the delay in completion of work and task. Madrasah principals always set a deadline and ask all personnel to obey the time specified. The head of Madrasah also provides guidance and guidance and helps teachers with facilities or facilities. (c) Harmonious relationship with the community is essential for the progress of MTsN Kapuas Timur Kapuas District. (d) Head of MTsN Kapuas Timur Kapuas Regency applies the principles of openness, involvement of all parties, and kinship. (e) Head of MTsN Kapuas Timur Kapuas District involves all personnel in school. (f) In establishing teamwork, the head of MTsN Kapuas Timur Kapuas Regency always prioritizes togetherness. (2) Constraints on the role of school principals in improving the quality of teachers in MTsN Kapuas Timur Kapuas Regency are: (a) Lack of facilities and infrastructure to implement every decision that has been determined. (b) Low skill, especially computer mastery. (c) Teachers' commitment is still low in performing the tasks assigned by the Madrasah Principals. (3) The solution to overcome obstacles in improving the quality of teachers in MTsN Kapuas Timur Kapuas district is done by involving school residents, parents, government and various parties concerned with education with such cooperation is needed to monitor the progress of children in the education process, both intellectual and psychological realms Peran Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di MTsN Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Dibimbing oleh Iswiyati Rahayu sebagai Pembimbing I dan Muhammad Jamili sebagai Pembimbing II. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif. key informan dalam hal ini adalah kepala madrasah dan para guru. Yang dapat dijadikan informan berikutnya seperti Tata Usaha dan Guru serta Murid. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode pengamatan (observasi), wawancara dan dokumen. Analisis data dengan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru MTsN Kapuas Timur Kabupaten Kapuas adalah sebagai berikut (a) Tindakan Kepala MTsN Kapuas Timur Kabupaten Kapuas dalam memberdayakan guru-guru dengan selalu mengingatkan guru-guru untuk tetap bersemangat melaksanakan pembelajaran. (b) Kepala MTsN Kapuas Timur Kabupaten Kapuas tidak mentolerir keterlambatan waktu penyelesaian tugas dan pekerjaan. Kepala Madrasah selalu menetapkan batas waktu dan meminta seluruh personil mentaati waktu yang telah ditetapkan. Kepala Madrasah juga memberikan arahan dan bimbingan serta membantu para guru dengan sarana atau fasilitas. (c) Keharmonisan hubungan dengan masyarakat sangat penting bagi kemajuan madrasah. (d) Kepala Madrasah menerapkan prinsip keterbukaan, keterlibatan semua pihak, serta kekeluargaan. (e) Kepala Madrasah melibatkan semua personil yang ada di sekolah. (f) Dalam membangun kerja sama tim, kepala MTsN Kapuas Timur Kabupaten Kapuas selalu mengutamakan kebersamaan. (2) Kendala peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru di MTsN Kapuas Timur Kabupaten Kapuas adalah menyangkut : (a) Kurangnya fasilitas sarana dan prasarana untuk melaksanakan setiap keputusan yang telah ditetapkan. (b) Rendahnya keterampilan, khususnya penguasaan komputer. (c) Komitmen guru masih rendah dalam melaksanakan tugas yang diberikan Kepala Madrasah. (3) Solusi mengatasi kendala dalam meningkatkan kualitas guru di MTsN Kapuas Timur Kabupaten Kapuas dilakukan dengan melibatkan warga sekolah, orang tua siswa, pemerintah dan berbagai pihak yang peduli dengan pendidikan dengan kerja sama tersebut dibutuhkan untuk memantau kemajuan anak dalam proses pendidikan, baik kemajuan dalam ranah intelektual maupun psikologis.
ANALISIS PENGELOLAAN RETRIBUSI PARKIR DI KABUPATEN KAPUAS Purwanto Purwanto
Administraus Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.993 KB)

Abstract

Pencapaian pelayanan dan pelaksanaan pembangunan secara efektif dan efesien, maka setiap daerah harus secara kreatif mampu menciptakan dan mendorong semakin meningkatnya sumber-sumber pendapatan asli daerah. Salah satu sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah yang potensial adalah dari sektor jasa perparkiran. Kapuas merupakan salah satu kabupaten terbesar di Kalteng dimana masih banyak terjadi beberapa masalah dalam penerimaan Retribusi Parkir yang belum dikelola secara optimal dan pemungutan jasa retribusi parkir masih belum terlaksana dengan baik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan retribusi parkir di Kabupaten Kapuas dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan retribusi parkir di Kabupaten Kapuas. Pengelolaan Retribusi Parkir di Kabupaten Kapuas di dapat bahwa pengelola parkir melakukan perparkiran tidak mentaati aturan yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati. Hal ini berdampak pada retribusi yang menjadi capaian banyak hilang dikarenakan perparkiran yang tidak terkelola dengan benar. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan retribusi parkir di Kabupaten Kapuas yakni unsur manusia (man), metode pelaksanaan, standar kerja, tidak adanya koordinasi yang baik antara penyelenggara perparkiran yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas dan pengelola parkir, sehingga mengakibatkan tudingan-tudingan yang kurang baik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN MEKARSARI KABUPATEN BARITO KUALA Fahrul Zaini; Gerilyansyah Basrindu; Akhmad Abdurrahman
Administraus Vol. 3 No. 2 (2019): Vol 3 No 2 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.479 KB)

Abstract

The Effect of Principal Leadership and Teacher Competence on Teachers' Performance in Public Elementary Schools in Mekarsari District, Barito Kuala Regency, Under the guidance of H. Gerilyansyah Basrindu, as the first supervisor and Akhmad Abdurahman, as the second supervisor. This study aims (1) to determine the effect of principals' leadership on the performance of state elementary school teachers in Mekarsari District, Barito Kuala Regency. (2) to find out the effect of teacher competency on the performance of state elementary school teachers in Mekarsari District, Barito Kuala Regency. The approach of this research is quantitative non-experimental. The population was all Public Elementary School teachers in Mekarsari Subdistrict with 86 teachers, and the sample size was determined by the Krejcie table of 65 people. The technique of collecting data using a questionnaire. Analysis of research results using descriptive statistics, simple regression, and multiple regression using SPSS Windows Version 21. Descriptively the results of the study point out that the leadership of principals in public elementary schools in MekarsariSubdistrict is included in the good category with an average score of 3.592, teacher competency in the excellent category with an average of 4.2594, teacher performance in the very good category with an average of 4.226. With simple regression analysis it is known: there is a significant influence of the principal's leadership on the performance of teachers at SD Negeri Mekarsari District at 29.0%, teacher competence has a significant effect on teacher performance with a coefficient of determination of 10.3%. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Kompetensi Guru Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala, Dibawah bimbingan H. Gerilyansyah Basrindu, sebagai pembimbing Pertama serta Akhmad Abdurahman, sebagai pembimbing kedua. Penelitian ini bertujuan (1) untuk Mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala. (2) untuk Mengetahui pengaruh Kompetensi guru terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimen. Populasi adalah seluruh guru Sekolah Dasar Negeri yang ada di Kecamatan Mekarsari dengan jumlah guru 86 orang, dan ukuran sampel ditentukan dengan tabel Krejcie sebanyak 65 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Analisis hasil penelitian menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda dengan menggunakan SPSS Windows Version 21. Secara deskriptif hasil penelitian menujukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri di Kecamatan Mekarsari termasuk dalam kategori baik dengan skor rerata 3,592, kompetensi guru dalam kategori sangat baik dengan rerata 4,2594, kinerja guru masuk dalam kategori sangat baik dengan rerata 4,226. Dengan analisis regresi sederhana diketahui : terdapat pengaruh yang signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SD Negeri Kecamatan Mekarsari sebesar 29,0%, kompetensi guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien determinasi sebesar 10,3%.
PENGARUH DIMENSI KEBIJAKAN PIMPINAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI DINAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN BARITO TIMUR Celiani Celiani; Muhammad Akbar; Anhar Yani
Administraus Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.625 KB)

Abstract

This study aims to: 1) To analyze the influence of leadership policy from the aspect of policy issues on the performance of the organization of the Regional Finance and Asset Management Office of East Barito Regency, 2) To analyze the influence of leadership policy from the alternative aspect of the policy on the performance of the organization of the District Financial Management and Asset Office East. 3) To analyze the influence of leadership policy from the aspect of policy action on the performance of the organization of the Regional Finance and Asset Management Office of East Barito Regency, 4) To analyze the influence of the leadership policy from the aspect of the policy result to the performance of the organization of the Regional Finance and Asset Management Office of East Barito Regency. This research is a quantitative descriptive research. The population in this study is all employees at the Office of Management of Finance and Assets Region of East Barito Regency as many as 59 (fifty nine) people. Sampling in this study was done by total sampling technique or total sample. Data were collected through questionnaires and documentation.The result of the research shows that: 1) Leadership policy from the aspect of policy problem gives positive but insignificant influence to the performance of the organization of the Regional Finance and Asset Management Office of East Barito Regency, 2) Leadership policy from the alternative aspect of policy gives positive and significant influence to organizational performance Regional Finance and Asset Management Office of Barito Regency. 3) Leadership policy from the aspect of policy actions gives a positive and significant impact on the performance of the organization of the Regional Finance and Asset Management Office of East Barito Regency. 4) Leadership policy from the aspect of policy result gives a positive and significant influence to the performance of the organization of the Regional Finance and Asset Management Office of East Barito Regency. Penelitian ini bertujuan : 1) Untuk menganalisis pengaruh kebijakan pimpinan dari aspek masalah kebijakan terhadap kinerja organisasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur, 2) Untuk menganalisis pengaruh kebijakan pimpinan dari aspek alternatif kebijakan terhadap kinerja organisasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur. 3) Untuk menganalisis pengaruh kebijakan pimpinan dari aspek tindakan kebijakan terhadap kinerja organisasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur, 4) Untuk menganalisis pengaruh kebijakan pimpinan dari aspek hasil kebijakan terhadap kinerja organi.sasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini merupaka penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur yaitu sebanyak 59 (lima puluh sembilan) orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling atau sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Kebijakan pimpinan dari aspek masalah kebijakan memberikan pengaruh yang positif namun tidak signifikan terhadap kinerja organisasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur, 2) Kebijakan pimpinan dari aspek alternatif kebijakan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito. 3) Kebijakan pimpinan dari aspek tindakan kebijakan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur. 4) Kebijakan pimpinan dari aspek hasil kebijakan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Timur.
TATA KELOLA ASET TETAP TANAH DAN BANGUNAN DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANAH BUMBU Nurul Susilawati; Iswiyati Rahayu; Singgih Priono
Administraus Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.165 KB)

Abstract

This study aims to: 1) To know the governance of fixed assets in the form of land and buildings in the District Health Office Tanah Bumbu, 2) To know the constraints in the governance of fixed assets in the form of land and buildings in the District Health Office Tanah Bumbu. 3) To find alternative solutions needed to overcome obstacles in the governance of fixed assets in the form of land and buildings in the District Health Office Tanah Bumbu. This research is a qualitative descriptive study. Informants in the study are employees in charge of managing assets in the District Health Office Tanah Bumbu. Data were collected through structured interviews, observation and documentation. The results of the research indicate that: 1) Governance of fixed assets in the form of land and buildings within the District Health Office of Tanah Bumbu has been implemented well because every stage of governance consisting of planning, organizing, implementation up to supervision has been implemented based on governance principles good, namely: Transparent, accountable, responsibel, independent and fair, 2) Constraints in governance of fixed assets District Health Office Tanah Bumbu, namely: a. The existence of an Asset that is borrowed but is recognized as a village asset, and b. The existence of Non-Conformity between Listing in KIB with reality, 3) Alternative solution to overcome obstacle in governance of fixed asset of District Health Office of Tanah Bumbu namely: a. The existence of Assets Hundred Treated but Recognized as a Village Asset can be overcome with the delivery of fixed assets to the Village through Grants, and b. The existence of Non-Conformity between Registration in KIB with reality can be overcome through reconciliation held periodically that is 3 (three) months. 1) Untuk mengetahui tata kelola aset tetap berupa tanah dan bangunan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, 2) Untuk mengetahui kendala dalam tata kelola aset tetap berupa tanah dan bangunan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu. 3) Untuk mencari alternatif solusi yang diperlukan guna mengatasi kendala dalam tata kelola aset tetap berupa tanah dan bangunan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian adalah pegawai yang bertugas mengelola aset di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tata kelola Aset tetap berupa tanah dan bangunan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu telah terlaksana dengan baik karena setiap tahapan tata kelola yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan sampai dengan pengawasan sudah dilaksanakan dengan berdasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, yaitu : Transparan, akuntabel, responsibel, independen serta wajar, 2) Kendala dalam tata kelola aset tetap Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, yaitu : a. Adanya Aset Yang Berstatus Pinjam Pakai Namun Diakui Pula sebagai Aset Desa, dan b. Adanya Ketidaksesuaian antara Pencatatan di KIB dengan kenyataan, 3) Alternatif solusi guna mengatasi kendala dalam tata kelola aset tetap Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu yaitu : a. Adanya Aset Yang Berstatus Pinjam Pakai Namun Diakui Pula sebagai Aset Desa dapat diatasi dengan Penyerahan aset tetap kepada Desa melalui Hibah, dan b. Adanya Ketidaksesuaian antara Pencatatan di KIB dengan kenyataan dapat diatasi mealui rekonsiliasi yang diadakan secara berkala yaitu 3 (tiga) bulan sekali
ANALISIS KINERJA PEGAWAI DI PENGARUHI FAKTOR KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA PEGAWAI KANTOR KECAMATAN KAPUAS HILIR KABUPATEN KAPUAS Ewi Marina
Administraus Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.835 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh kompensasi, motivasi, dan Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai Kantor Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas. Populasi dalam penelitian ini adalah PNS Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas yaitu sebanyak 44 orang dan Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh atau sampling sensus yang berarti semua anggota populasi digunakan untuk menjadi sampel (Sugiono, 2015 : 156), dengan demikian maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 (empat puluh empat) orang. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis Regresi Berganda. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Kompensasi memiliki pengaruh tidak signifikan pada Kinerja pegawai Kantor Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas. (2) Motivasi berpengaruh tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai Kantor Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas, (3) Lingkungan Kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas, (4) Kompensasi, Motivasi, dan Lingkungan Kerja mempengaruhi kinerja pegawai Kantor Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas.
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DI PT INTER PAN PASIFIK FUTURES BANJARMASIN Septeria Noor Yuliannisa; Gerilyansyah Basrindu; Anhar Yani
Administraus Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.239 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the Influence of compensation to work productively at PT Inter Pan Pacific Futures Banjarmasin, the Influence of motivation to work productively at PT Inter Pan Pacific Futures Banjarmasin and the Influence of compensation and motivation to work productively at PT Inter Pan Pacific Futures Banjarmasin. The population in this study are all employees in PT Inter Pan Pacific Futures Banjarmasin that is as many as 31 people by using the total sampling technique. Data collecting techniques are used in the form of questionnaires and documentation. The technique of data analysis is descriptive quantitative by using SPSS v17. Measurement instrument in this research is Likert scale that will be tested with test Validity and Test Reliability. From the results of research , it is stated that 40.2% compensation can affect productivity at PT Inter Pacific Pan Pacific Futures Banjarmasin if more in note. In accordance with the statement by Dahlan, 2009: 1. Motivation 34.1% can affect the productivity of PT Inter Pan Pacific Futures Banjarmasin. Compensation and motivation can influence 74.3% productivity of PT Inter Pan Pacific Futures Banjarmasin Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh kompensasi terhadap produktivitas kerja di PT Inter Pan Pasifik Futures Banjarmasin, (2) Pengaruh motivasi terhadap produktivitas kerja di PT Inter Pan Pasifik Futures Banjarmasin, (3) Pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap produktivitas kerja di PT Inter Pan Pasifik Futures Banjarmasin. Yang menjadi populasi didalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT Inter Pan Pasifik Futures Banjarmasi yaitu sebanyak 31 orang dan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan dokumentasi. Metode teknik analisa data yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan SPSS v17. Pengukuran instrumen dalam penelitian ini adalah skala likert yang akan diuji dengan uji Validitas dan Uji Reliabilitas Dari hasil penelitian dinyatakan bahwa Kompensasi 40,2% dapat mempengaruhi produktivitas pada PT Inter Pan Pasifik Futures Banjarmasin apabila lebih di perhatikan. Motivasi 34,1% dapat mempengaruhi produktivitas. Kompensasi dan motivasi dapat memberi pengaruh sebesar 74,3% terhadap produktivitas PT Inter Pan Pasifik Futures Banjarmasin.
IMPLEMENTASI PERMENDIKBUD NOMOR 75 TAHUN 2016 TENTANG KOMITE SEKOLAH DAN MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH PADA SMK NEGERI 5 KOTA BANJARMASIN S Syamsuri; Ade Hermawan
Administraus Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.589 KB)

Abstract

This study aims to (1) Know and analyze the implementation of Permendikbud Number 75 of 2016 about School Committee and principal management at SMK Negeri 5 Banjarmasin. (2) To identify obstacles in the implementation of Permendikbud Number 75 year 2016 About School Committee and Headmaster Management at SMK Negeri 5 Banjarmasin. (3) To know and analyze solutions that can overcome these obstacles, in the implementation of Permendikbud Number 75 year 2016 About School Committee and principal management at SMK Negeri 5 Banjarmasin. The method used in this research is Qualitative Descriptive. The informants of this study determined that the School Committee as many as 2 people and the Principal 1 person. Data were collected through interviews and documentation. The results of the research show that (1) the implementation of Permendikbud Number 75 year 2016 about School Committee and the principal's management at SMK Negeri 5 Banjarmasin is basically been running well, but in the side still existence of element of teacher as member of school committee enable conflict of interest from teacher, education personnel, school organizers, and other stakeholders. (2) obstacles in the implementation of Permendikbud Number 75 year 2016 About the School Committee with the principal's management at SMK Negeri 5 Banjarmasin is (a) The perception of the public about free school, (b) The existence of apathetic attitude of parents because assuming the education has been guaranteed government, (c) Lack of corporate awareness to provide CSR (Corporate Social Responsibility) assistance. (3) Solutions that can overcome obstacles are (a) The community responds to the provision of assistance in the form of BOS. (b) Reduce, suppress the growth of apathy towards character education, (c) Invite the public and the World / Industrial World to always take an active role in advancing the school program. Implementasi Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah dan Manajemen Kepala Sekolah Pada SMK Negeri 5 Kota Banjarmasin. Dibimbing Oleh Iswiyati Rahayu sebagai Pembimbing I dan Ade Hermawan sebagai Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah dan manajemen kepala sekolah pada SMK Negeri 5 Kota Banjarmasin. Untuk mengidentifikasi yang menjadi kendala dan menganalisis solusi yang dapat mengatasi kendala tersebut, dalam implementasi Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 Tentang Komite sekolah dan manajemen kepala sekolah pada SMK Negeri 5 Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Informan penelitian ini yang ditentukan yakni Komite Sekolah sebanyak 2 orang dan Kepala Sekolah 1 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) implementasi Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah dan manajemen kepala sekolah pada SMK Negeri 5 Kota Banjarmasin pada dasarnya sudah berjalan baik, namun di sisi masih adanya unsur guru sebagai anggota komite sekolah memungkinkan terjadinya conflict of interest dari guru, tenaga kependidikan, penyelenggara sekolah, dan stakeholder lainnya. (2) kendala dalam implementasi Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 Tentang Komite sekolah dengan manajemen kepala sekolah pada SMK Negeri 5 Kota Banjarmasin adalah (a) Adanya persepsi masyarakat tentang sekolah gratis, (b) Adanya sikap apatis orang tua karena beranggapan pendidikan sudah di jamin pemerintah, (c) Kurangnya kepeduliaan perusahaan untuk memberikan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility). (3) Solusi yang dapat mengatasi kendala adalah (a) Masyarakat menyikapi pemberian bantuan dalam bentuk BOS. (b) Mengurangi, menekan tumbuh kembangnya sifat apatisme menunju pendidikan karakter, (c) Mengajak masyarakat dan Dunia Usaha / Dunia Industri untuk senantiasa berperan aktif untuk memajukan program sekolah.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI BIDANG PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN TABALONG H. Surawan; Akhmad Abdurrahman
Administraus Vol. 1 No. 1 (2017): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.02 KB) | DOI: 10.56662/administraus.v1i1.14

Abstract

Development of Competence of Employees of Revenue Field Original On Revenue Office District Tabalong. Guided by H. Gerilyansyah Basrindu as Supervisor I and Akhmad Abdurahman as Supervisor II.This study aims to (1) find out the development of the competence of employees of Revenue of Original Area at the Regional Revenue Office of Tabalong Regency. (2) to determine alternative development of the competence of employees of Revenue of Original Area in Revenue Service of Tabalong Regency.The method used in this research is Descriptive Qualitative. The population of research is the employee of Revenue of Original Region at Revenue Service of Tabalong Regency as many as 11 people. Data are collected through: interview and documentation. The result of the research shows that (1) The development of PAD field employee competency in Tabalong District Revenue Service is needed to improve the financial management related to income revenue report to synergy with the Regional Financial and Asset Management Board (BPKKAD) which has implemented SAP based accruals, (2) Alternative development of employee's competency in the field of Revenue of the Region at the Regional Revenue Office of Tabalong Regency is done by recruitment of employees with the background of undergraduate education Accounting taxation, or mutation of employees who have accounting competence can be transferred to Dispenda, considering no formation for acceptance CPNS and the regent is not allowed to hire the freelance staff (honorary) and the limited staff of each SKPD is also limited then the alternative development of PAD field employee competence can only be done by providing training / training an asset-based income, tax, and financial management accrual to 11 employees. Pengembangan Kompetensi Pegawai Bidang Pendapatan Asli Daerah Pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong. Dibimbing Oleh H. Gerilyansyah Basrindu sebagai Pembimbing I dan Akhmad Abdurahman sebagai Pembimbing II.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengembangan kompetensi pegawai Bidang Pendapatan Asli Daerah pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong. (2) menentukan alternatif pengembangan kompetensi pegawai Bidang Pendapatan Asli Daerahpada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Populasi penelitian adalah pegawai Bidang Pendapatan Asli Daerah pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong sebanyak 11 orang. Data dikumpulkan melalui : wawacara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pengembangan kompetensi pegawai bidang PAD pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong sangat diperlukan untuk lebih meningkatkan pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan laporan penerimaan pendapatan daerah agar sinergi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (BPKKAD) yang sudah melaksanakan SAP berbasis akrual, (2) Alternatif pengembangan kompetensi pegawai Bidang Pendapatan Asli Daerahpada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong dilakukan dengan rekrutmen pegawai yang berlatar belakang pendidikan sarjana Akutansi perpajakan, atau dilakukan mutasi pegawai yang mempunyai kompetensi akutansi dapat dipindahkan ke Dispenda, mengingat tidak ada formasi untuk penerimaan CPNS dan bupati tidak diperbolehkan mengangkat Pegawai Tenaga lepas (honorer) dan terbatasnya pegawai masing masing SKPD juga terbatas maka alternatif pengembangan kompetensi pegawai bidang PAD tersebut hanya dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan/Diklat dan bimtek Simda Pendapatan, Perpajakan, dan manajemen keuangan yang berbasis akrual kepada 11 pegawai yang ada.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENJUALAN PADA PT. MITRA KELUARGA SEHAT widarto widarto; Mardatilla Mardatilla
Administraus Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.892 KB)

Abstract

The purpose of this study is to find out what factors influence sales at PT. Mitra Keluarga Sehat Banjarmasin, looking for inhibiting factors and looking for alternative solutions or efforts made in overcoming these obstacles. The research method is descriptive method / Data collection technique is done through observation, direct interview and documentation, while the data analysis technique uses qualitative analysis, because without using certain statistical or formula data in the discussion. The results of the study show that the factors that influence sales at PT. Mitra Keluarga Sehat are price factors, product availability, consumer internal conditions, drug selling prices, promotion, distribution and service. For inhibiting factors there are two, namely internally and externally inhibiting factors. Internal inhibiting factors include limited storage space, limited transportation equipment, lack of labor, and lack of coordination between employees, while external constraints include government policies that limit the purchase of suppliers out of province, strong competitors, and internal consumer conditions. Alternative solutions to overcome the inhibiting factors internally to maximize warehouse utilization or build new warehouses, cooperate with transportation service providers, strengthen information systems and coordinate employees, appoint contract employees in accordance with the company's capabilities. For alternative solutions, external barriers need to be adapted and find opportunities for cooperation with similar companies in other provinces and build relationships and intensive communication with consumers through personal approaches and ease of payment. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penjualan pada PT. Mitra Keluarga Sehat Banjarmasin, mencari faktor penghambat dan mencari alternatif solusi atau upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut.. Metode penelitian adalah metode deskriptif/ Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara langsung dan dokumentasi, sedangkan teknik analisa datanya menggunakan analisa kualitatif, karena tanpa menggunakan data statistik atau rumus tertentu dalam pembahasannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan pada PT. Mitra Keluarga Sehat adalah faktor harga, ketersediaan produk, keadaan internal konsumen, harga jual obat, promosi, distribusi dan pelayanan. Untuk faktor penghambat ada dua yaitu secara internal dan faktor penghambat secara eksternal. Faktor penghambat internal meliputi keterbatasan gudang penyimpanan, keterbatasan alat transportasi, kurangnya tenaga kerja, serta kurangnya koordinasi antar karyawan, sedangkan faktor penghambat external meliputi kebijakan pemerintah yang membatasi pembelian supplier keluar provinsi, pesaing yang kuat, serta keadaan internal konsumen. Alternatif solusi mengatasi faktor penghambat secara internal memaksimalkan pemanfaatan gudang atau membangun gudang baru, bekerjasama dengan penyedia jasa angkutan, memperkuat sistem informasi dan koordinasi karyawan, mengangkat karyawan kontrak sesuai dengan kemampuan perusahaan. Untuk alternatif solusi hambatan eksternal perlu dilakukan adaptasi dan dicarikan peluang kerjasama dengan perusahaan sejenis di provinsi lain dan membangun hubungan dan komunikasi yang intensif dengan konsumen melalui pendekatan personal dan kemudahan pembayaran

Page 3 of 20 | Total Record : 199


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 3 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2019): Vol 3 No 2 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2017): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen More Issue