cover
Contact Name
Adam Nugraha Wiradhana
Contact Email
adam@stiabinabanuabjm.ac.id
Phone
+628115111335
Journal Mail Official
publikasi@stiabinabanuabjm.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.17 Banjarmasin 70249
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 25809695     DOI : -
Core Subject : Social,
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Administrasi.
Articles 199 Documents
Analisis Pelatihan Sumber Daya Manusia Pada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Perindustrian Kabupaten Barito Timur Kurniawan, Doddy Rakhmani; Irawanto; Budihantho, Moh Heru; Khariry, Mukhlan
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.273

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze employee training at the Manpower, Transmigration, and Industry Office of East Barito Regency, focusing on its implementation, obstacles, and solutions. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis followed Miles and Huberman's stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that human resource training at the office has been effectively conducted through training needs analysis, participant selection, methods, evaluation, and benefit assessment. However, challenges include low employee motivation and limited training quotas, which hinder efforts to improve work productivity. Proposed solutions involve enhancing employee motivation and ensuring periodic and alternate participation in training programs. These strategies aim to optimize training effectiveness, fostering employee development and addressing productivity challenges in the organization. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelatihan pegawai di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Kabupaten Barito Timur, dengan fokus pada pelaksanaan, kendala, dan solusinya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan sumber daya manusia di dinas tersebut telah dilaksanakan secara efektif melalui analisis kebutuhan pelatihan, seleksi peserta, metode pelatihan, evaluasi, dan penilaian manfaat. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya motivasi pegawai dan terbatasnya kuota peserta pelatihan, yang menghambat upaya peningkatan produktivitas kerja. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan motivasi pegawai serta memastikan partisipasi pegawai dalam pelatihan secara periodik dan bergantian. Strategi ini bertujuan mengoptimalkan efektivitas pelatihan, mendukung pengembangan pegawai, dan mengatasi tantangan produktivitas di organisasi.
Evaluasi Dampak Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tabalong: Studi Kasus Madrasah Piloting Sarury, Jiabus; Irawanto; Akos, Misransyah; Priono, Singgih
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.274

Abstract

ABSTRACT This study aims to evaluate the impact of the Merdeka Curriculum policy and the perceptions of teachers, students, and parents at MAN 1 Tabalong. Using a qualitative case study method, the research involved five key informants, including the acting head of the madrasa, the vice principal for curriculum, and teachers. The findings indicate that the Merdeka Curriculum has been effectively implemented in terms of effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy, though challenges remain. These challenges include uneven achievement of student competencies, the need for continuous support, and improvements in infrastructure and facilities. Increased budget allocation is also necessary for optimal implementation. Teachers appreciate the curriculum's flexibility, enabling learning tailored to students' needs and local contexts. Students enjoy active learning through projects aligned with their interests, while parents support the curriculum, viewing it as a comprehensive approach to fostering their children's potential. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak kebijakan Kurikulum Merdeka serta persepsi guru, peserta didik, dan orang tua di MAN 1 Tabalong. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, penelitian melibatkan lima informan, termasuk kepala madrasah, wakil bidang kurikulum, dan guru. Hasilnya menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berjalan baik dari segi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan, meski menghadapi tantangan seperti pencapaian kompetensi yang belum merata, kebutuhan pendampingan berkelanjutan, serta peningkatan sarana dan prasarana. Dukungan anggaran juga penting untuk optimalisasi. Guru mengapresiasi fleksibilitas kurikulum yang memungkinkan pembelajaran berbasis kebutuhan peserta didik dan kondisi lokal. Peserta didik menikmati pembelajaran aktif melalui proyek sesuai minat, sementara orang tua mendukung karena kurikulum ini dinilai mampu mengembangkan potensi anak secara lebih menyeluruh.
Analisis Kinerja Guru Di Sekolah Dasar Negeri 1 Pulau Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong Ristinawati; Irawanto; Basrindu, Gerilyansyah; Silam, Muhammad Mochtar Mandala
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.275

Abstract

This study aims to analyze teacher performance in improving student achievement through a student-centered learning approach. The focus of this study covers five main aspects, namely: (1) teachers' ability to work with students individually, (2) the quality of lesson preparation and planning, (3) the utilization of various learning media, (4) student involvement in various learning experiences, and (5) active leadership of teachers in the classroom. This research uses a qualitative approach with a case study method. The research subjects were elementary school teachers at School X. Data was collected through observation, in- depth interviews with teachers and students, and document analysis. The results showed that teacher performance in several aspects still needs to be improved. Although most teachers have made efforts to implement student-centered learning, there are still some obstacles, such as a lack of ability to manage heterogeneous classes, difficulties in choosing the right learning media, and a lack of time for lesson preparation. This study concludes that to improve teacher performance, continuous efforts are needed, both from the school and the teachers themselves. Several recommendations that can be given include: (1) conducting continuous training for teachers, (2) providing adequate facilities to support effective learning, (3) developing a school culture that supports active learning, and (4) giving awards to outstanding teachers. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Fokus penelitian ini meliputi lima aspek utama, yaitu: (1) kemampuan guru dalam bekerja dengan siswa secara individual, (2) kualitas persiapan dan perencanaan pembelajaran, (3) pendayagunaan media pembelajaran yang variatif, (4) keterlibatan siswa dalam berbagai pengalaman belajar, dan (5) kepemimpinan aktif guru dalam kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru-guru kelas rendah di Sekolah Dasar X. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam beberapa aspek masih perlu ditingkatkan. Meskipun sebagian besar guru sudah berusaha untuk menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya kemampuan dalam mengelola kelas yang heterogen, kesulitan dalam memilih media pembelajaran yang tepat, dan kurangnya waktu untuk persiapan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kinerja guru, diperlukan upaya yang berkelanjutan, baik dari pihak sekolah maupun guru sendiri. Beberapa rekomendasi yang dapat diberikan antara lain: (1) penyelenggaraan pelatihan yang berkelanjutan bagi guru, (2) penyediaan fasilitas yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang efektif, (3) pengembangan budaya sekolah yang mendukung pembelajaran aktif, dan (4) pemberian penghargaan kepada guru yang berprestasi.
Kepuasan Kerja Pegawai Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas Erniwaty; Irawanto; Budihantho, Moh Heru; Bakhtiar
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.276

Abstract

This study aims to: 1) Analyze employee job satisfaction at the Department of Women's Empowerment, Child Protection, Population Control, and Family Planning (P3APPKB) in Kapuas Regency, 2) Identify factors hindering job satisfaction, and 3) Evaluate solutions implemented to overcome these challenges. The study adopts a descriptive qualitative approach using interviews, observations, and documentation. Data were analyzed based on Miles and Huberman's stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that employee job satisfaction at the P3APPKB Department in Kapuas Regency is suboptimal. Hindering factors include an unconducive work environment, heavy workload, high work pressure, and insufficient compensation. Solutions implemented include fair compensation, collective workload distribution, improvements in the work atmosphere, leadership motivation, and reducing monotonous and unproductive tasks. This study provides valuable insights for improving employee welfare within the department. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis kepuasan kerja pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3APPKB) Kabupaten Kapuas, 2) Mengidentifikasi faktor penghambat kepuasan kerja, dan 3) Mengevaluasi solusi yang diambil untuk mengatasi faktor penghambat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan tahapan Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja pegawai di Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas belum optimal. Faktor penghambat meliputi lingkungan kerja yang kurang kondusif, beban kerja berat, tekanan kerja tinggi, serta kompensasi yang kurang memadai. Solusi yang diterapkan antara lain pemberian balas jasa yang adil, pembagian beban kerja secara kolektif, perbaikan suasana kerja, dorongan motivasi pimpinan, serta pengurangan sifat pekerjaan monoton dan tidak produktif. Penelitian ini memberikan gambaran penting bagi perbaikan kesejahteraan pegawai di lingkungan dinas terkait.
Analisis Kinerja Aparatur Sipil Negara Di Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Mardani, Al Husain; Irawanto; Budihantho, Moh Heru; Asmawatiy, Cici
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.277

Abstract

This study aims to analyze the performance of Civil Servants (ASN) at the Regional Secretariat of Tanah Bumbu Regency and the factors influencing it. The research adopts a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The study locus is the Regional Secretariat of Tanah Bumbu Regency, focusing on the performance of civil servants. The key informant is the Regional Secretary, while other informants include functional officials and division heads. Data analysis involves data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the overall performance of civil servants is good based on aspects of quality, quantity, implementation, and responsibility. Civil servants have carried out their main duties and functions properly, met performance targets, demonstrated high productivity, and shown strong accountability. Factors influencing performance include internal factors, such as insufficient awareness and competence of employees, as well as external factors, including inadequate coordination and limited work facilities and infrastructure. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokus penelitian berada di Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu dengan fokus pada kinerja ASN. Key informan adalah Sekretaris Daerah, sementara informan lainnya terdiri dari pejabat fungsional dan kepala bagian. Data dianalisis melalui pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ASN secara umum baik berdasarkan aspek kualitas, kuantitas, pelaksanaan, dan tanggung jawab. ASN telah menjalankan tugas pokok dan fungsi dengan baik, sesuai sasaran kinerja, menunjukkan produktivitas tinggi, serta memiliki tanggung jawab yang baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja meliputi faktor internal, seperti kurangnya kesadaran dan kompetensi pegawai, serta faktor eksternal, seperti kurangnya koordinasi dan terbatasnya sarana serta prasarana kerja.
Peran Pemerintah Desa Sawang Dalam Penanggulangan Bencana Banjir Di Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin Sya'bani Arlan, Agus
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.278

Abstract

The Government of Sawang Village, South Tapin District, Tapin Regency as a government institution that is ready for disasters immediately descended on the scene of the disaster. This study uses a qualitative approach with a descriptive-qualitative type, the data collection techniques used are interviews, observations and documentation, data sources are taken through purposive sampling of 11 informants. The results of the first study, from the sub-variables of regulators to help overcome the problem have been running optimally. Second, the sub-variable of the regulator with indicators to facilitate the needs for flood management is not optimal for flood management. Third, the dynamizer sub-variable with indicators as an agent to accelerate changes in the village government has not been optimal and has not been maximized. Fourth, the dynamist sub-variable with indicators as an increase in innovation is not optimal because it has not been implemented properly. Fifth, the facilitator sub-variable with indicators as facilities and infrastructure has not been optimal because development in the village has not been carried out properly. Sixth, the facilitator sub-variable with indicators as the provision of counseling has not been optimal because counseling is very rarely carried out. Seventh, the catalyst sub-variable with indicators as a response to various complaints is optimal because the village government always accommodates various community complaints. Eighth, the catalyst sub-variable with multi-stakeholder coordination indicators is optimal because the village government always involves the community. To optimize the role of the Sawang Village Patrol, South Tapin District, Tapin Regency, it is recommended that the Head of Sawang Village should increase knowledge in the form of technical guidance as a provision in helping people affected by the flood disaster, to the community should get used to and comply with the things recommended by the government. And to employees, further increase the socialization program so that the community is aware of the dangers of flooding. ABSTRAK Pemerintah Desa Sawang Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin sebagai lembaga pemerintah yang siap untuk kebencanaan yang langsung turun ke tempat kejadian bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sumber data diambil melalui penarikan secara purposive sampling berjumlah 11 orang informan. Hasil dari penelitian Pertama, dari sub variabel regulator membantu mengatasi masalah sudah berjalan optimal. Kedua, sub variabel regulator dengan indikator memfasilitasi kebutuhan guna penanganan banjir belum optimal untuk penanganan banjir tersebut. Ketiga, sub variabel dinamisator dengan indikator sebagai agen mempercepat perubahan pemerintah desa belum optimal dan belum maksimal dapat dilaksanakan. Keempat, sub variabel dinamisator dengan indikator sebagai peningkatan inovasi belum optimal karena belum terlaksana dengan baik. Kelima, sub variabel fasilitator dengan indikator sebagai sarana dan prasarana belum optimal karena pembangunan di desa belum terlaksana dengan baik. Keenam, sub variabel fasilitator dengan indikator sebagai penyediaan penyuluhan belum optimal karena penyuluhan sangat jarang dilaksanakan. Ketujuh, sub variabel katalisator dengan indikator sebagai respon berbagai keluhan sudah optimal karena pemerintah desa selalu menampung berbagai keluhan masyarakat. Kedelapan, sub variabel katalisator dengan indikator koordinasi multi pihak sudah optimal karena pemerintah desa selalu melibatkan masyarakat. Untuk mengoptimalkan peran Pemarintahan Desa Sawang Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin maka disarankan kepada Kepala Desa Sawang hendaknya meningkatkan pengetahuan berupa bimbingan teknis sebagai bekal dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir, kepada masyarakat hendaknya membiasakan dan mematuhi hal-hal yang dianjurkan pemerintah. Dan kepada pegawai lebih meningkatkan program sosialisasi agar masyarakat sadar terhadap bahaya banjir.
Pembinaan Warga Binaan Di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Banjarbaru Hermawan, Ade; Al Fatih, Muhammad Agung
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.280

Abstract

This study aims to provide an overview of the Guidance of Inmates at the Class II B Banjarbaru Penitentiary. This study uses a descriptive method. The data collection techniques used are interviews with informants and key informants, observation and documentation. While the data analysis technique used is qualitative. The results of the study show that the Guidance provided by skills guidance or job training provided by the Class II B Banjarbaru Penitentiary to inmates includes personality guidance and independence guidance. Personality Guidance includes religious awareness education, state awareness education, legal awareness guidance, and physical guidance. While independence guidance includes carpentry training, electric welding, plantations, sewing, car washing, making salted eggs, making crackers, laundry, haircuts, making bricks, and polishing gemstones. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai Pembinaan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metoda deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah wawancara dengan informan dan key informan, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan Pembinaan yang diberikan oleh pembinaan keterampilan atau pelatihan kerja yang diberikan oleh Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Banjarbaru kepada warga binaan kepada warga binaan adalah meliputi pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Pembinaan Kepribadian meliputi pendidikan kesadaran beragama, pendidikan kesadaran bernegara, pembinaan kesadaran hukum, dan pembinaan jasmani. Sedangkan Pembinaan kemandirian meliputi pelatihan pertukangan, las listrik, perkebunan, menjahit, cuci mobil, pembuatan telur asin, pembuatan kerupuk, laundry, potong rambut, pembuatan batako, dan penggosokan batu permata.
Pengaruh Produk Ramah Lingkungan terhadap Keputusan Pembelian Tumbler di Kalimantan Selatan Latte, Jumai
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing amount of plastic waste raises concerns about its impact on the environment and increases awareness of the importance of consuming more environmentally friendly products. The purpose of this study was to determine the extent to which environmentally friendly products influence consumer glass purchasing decisions in South Kalimantan. This research uses an explanatory quantitative approach, 50 respondents were selected by random sampling method. The research instrument was a questionnaire and the analysis was carried out using simple linear regression. The results showed that organic products have a positive and significant influence on purchasing decisions. The coefficient of determination (R²) of 0.599 indicates that 59.9% of the variation in purchasing decisions can be explained by the perception of green products. This finding confirms the important role of green products in shaping consumer behavior and is also a strategic opportunity for manufacturers in marketing green products. Keywords: Green Product; Purchasing Decision; Tumbler ABSTRACT Meningkatnya jumlah limbah plastik telah menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi produk yang lebih ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana produk ramah lingkungan mempengaruhi keputusan pembelian gelas konsumen di Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, dengan 50 responden yang dipilih melalui metode random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan analisis dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk ramah lingkungan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,599 menunjukkan bahwa 59,9% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh persepsi terhadap produk hijau. Temuan ini menegaskan pentingnya peran produk ramah lingkungan dalam membentuk perilaku konsumsi, sekaligus menjadi peluang strategis bagi produsen dalam memasarkan produk ramah lingkungan. Kata Kunci: Keputusan Pembelian; Produk Ramah Lingkungan; Tumbler
Kinerja Pegawai Dalam Pelayanan Publik Pada Kantor Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Ahdiyat, Riswandi; Fitria
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe how employee performance in public services at the Barabai District Office, Hulu Sungai Tengah Regency. This study uses qualitative with a qualitative descriptive type. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data were obtained from informants selected through the purposive sampling method. After the data was collected, it was analyzed using data reduction techniques, data presentation, drawing conclusions and verification. The results of the study indicate that employee performance at the Barabai District Office,Hulu Sungai Tengah Regency is good. Employee performance at the Barabai District Office, Hulu Sungai Tengah Regency is good. This can be seen from the indicators of work results, skills and abilities, work productivity,number of tasks completed, service time, maximum time, respecting time in service effectiveness, and employee responsibility. Inhibiting factors are the lack of human resources and lack of facilities and infrastructure due to flooding and not all goods have been replaced. Driving factors can be seen from the place of information available to facilitate the community in fulfilling files and employee attention to service users. Keywords: Employee Performance; Public Service ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang bagaimana pegawai melakukan pelayanan publik di Kantor Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Jenis kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data. Metode purposive sampling digunakan untuk mendapatkan data dari sejumlah informan yang dipilih. Setelah data dikumpulkan, metode reduksi data, penyajian penarikan kesimpulan, dan verifikasi digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan melakukan pelayanan publik dengan baik di Kantor Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Indikator seperti hasil kerja, keterampilan dan kemampuan, produktivitas kerja, jumlah tugas yang diselesaikan, waktu pelayanan, kemaksimalan waktu, nilai waktu dalam efektivitas pelayanan, dan tanggung jawab pegawai dapat menunjukkan hal ini. Faktor yang menghambat termasuk sumber daya manusia yang masih kekurangan, sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana banjir, dan fakta bahwa belum semua barang diperbaiki.Tempat informasi yang tersedia untuk memudahkan masyarakat dalam pemenuhan berkas dan perhatian pegawai terhadap pelanggan layanan adalah beberapa faktor pendorong.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 3 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2019): Vol 3 No 2 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2017): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen More Issue