cover
Contact Name
Adam Nugraha Wiradhana
Contact Email
adam@stiabinabanuabjm.ac.id
Phone
+628115111335
Journal Mail Official
publikasi@stiabinabanuabjm.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.17 Banjarmasin 70249
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 25809695     DOI : -
Core Subject : Social,
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Administrasi.
Articles 199 Documents
PEMINDAIAN SECARA ELEKTRIK (E-SCANNING) DALAM PENGEMBANGAN SISTEM ADMINISTRASI MODERN M. Mochtar Mandala. S.
Administraus Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.276 KB)

Abstract

Scanning Electronic (E-scanning) in the Development of Modern Administrative System (Study In The Office Notary / PPAT M. Faried Zain, SH, MH In Banjarmasin). The purpose of this study is to determine what form of documents can use the scanning system electrically (E-Scanning) and study the stages or the process of the scanning system in the office working environment Notary / PPAT M. Faried Zain, SH. MH in Banjarmasin The method used in this research is descriptive method of analysis that aims only describe the usefulness of scanning electrically (E-Scanning) in duties and functions of a Notary / PPAT in the office of Notary / PPAT M. Faried Zain, SH. MH made in the implementation of these activities which amounted to 15 people. The results showed that the processing of documents / deeds, SK (decree), SK Establishment Building, Land Certificates, Contracts, Receipts, Checks, recordings and other objects that can be used as evidence or supporting an explanation can be done scanning electrically (E-Scanning) in which any form of preparation, checking and sending up the endorsement is not separated from the name help information technology-based tools to facilitate all forms of process. Excess in the scanning process is electrically this is a quick access to the document file found and allow utilization of the distribution of the document delivery did not take a long time, and provides advanced security features. The drawback is the cost of procurement of equipment and applications are relatively high, it is likely to be a change and manipulation of information. Pemindaian Secara Elektrik (E-Scanning) Dalam Pengembangan Sistem Administrasi Modern (Studi Di Kantor Notaris/PPAT M. Faried Zain, SH. MH Di Banjarmasin). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dokumen apa saja yang dapat mempergunakan sistem pemindaian secara elektrik (E-Scanning) dan mempelajari tahapan atau proses sistem pemindaian tersebut di lingkungan kerja kantor Notaris/PPAT M. Faried Zain, SH. MH di Banjarmasin Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriftif analisis yang bertujuan hanya memaparkan mengenai kegunaan pemindaian secara eletrik (E-Scanning) di dalam tugas dan fungsi seorang Notaris/PPAT pada kantor Notaris/PPAT M. Faried Zain, SH. MH yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini yang berjumlah 15 Orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengerjaan dokumen/akta-akta, SK (surat keputusan), SK Pendirian Bangunan, Sertifikat Tanah, Surat Kontrak, Kwitansi, Cek, Rekaman dan benda-benda lainnya yang dapat dijadikan bukti atau pendukung suatu keterangan dapat dilakukan pemindaian secara elektrik (E-Scanning) yang mana segala bentuk pembuatan, pengecekan dan pengiriman hingga pada pengesahannya tidak terlepas dari yang namanya bantuan alat yang berbasis teknologi infomasi guna mempermudah segala bentuk prosesnya. Kelebihan dalam proses pemindaian secara elektrik ini ialah akses file dokumen tersebut cepat ditemukan dan memungkinkan pemanfaatan untuk pendistribusian pengiriman dokumen tersebut pun tidak memakan waktu yang lama, serta menyediakan fitur keamanan yang canggih. Kekurangannya ialah biaya pengadaan peralatan dan aplikasinya yang relatif tinggi, kemungkinan bisa dilakukan perubahan dan manipulasi informasi.
ANALISIS KINERJA PEGAWAI YANG DIPENGARUHI OLEH VARIABEL MOTIVASI, KOMPENSASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SEKRETARIAT KPU KABUPATEN PULANG PISAU DAN KABUPATEN KAPUAS Rakhmadi Nor; Anhar Yani; Singgih Priono
Administraus Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.923 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh motivasi, kompensasi, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai sekertariat KPU Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. Populasi dalam penelitian ini adalah PNS pada Sekretariat KPU Kabupaten Pulang Pisau dan Sekretariat KPU Kabupaten Kapuasyaitu sebanyak 30 orang dan Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh atau sampling sensus yang berarti semua anggota populasi digunakan untuk menjadi sampel (Sugiono, 2015 : 156), dengan demikian maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 (tiga puluh) orang. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis Partial Least Square (PLS). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Motivasi memiliki pengaruh pada Kinerja pegawai sekertariat KPU Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. (2) Kompensasi mempengaruhi Kinerja pegawai sekertariat KPU Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, (3) Gaya Kepemimpinan mempengaruhi Kinerja pegawai sekertariat KPU Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, (4) Motivasi memiliki pengaruh lebih besar dari kompensasi dan Gaya Kepemimpinan dalam mempengaruhi kinerja pegawai sekertariat KPU Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas.
Meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai Melalui Kedisiplinan Dan Pelatihan: Studi Empiris Pada Tenaga Kependidikan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin M Meliani; Misransyah Akos
Administraus Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.646 KB)

Abstract

This study aims: (1) to know, test and analyze the influence of work discipline on the job satisfaction of UIN Antasari Banjarmasin Education Personnel; 2) to find out, test and analyze the effect of training on the job satisfaction of UIN Antasari Banjarmasin Education Personnel. The study uses descriptive quantitative methods. The population of the study was Civil Servants (PNS) Education Personnel UIN Antasari Banjarmasin, totaling 111 (one hundred and eleven people). The sample is 63 people. The independent variable is work discipline and training while the dependent variable is job satisfaction. Data collection is done by distributing questionnaires. Data analysis using partial (Partial Least Square / PLS) regression analysis. The results of this study indicate (1) that work discipline has a positive and significant effect on job satisfaction of 0,000. (2) that training has a positive but not significant effect on job satisfaction of 0.416. Conclusion: Work discipline has a positive and significant effect on job satisfaction of UIN Antasari Banjarmasin employees. Training has a positive but not significant effect on job satisfaction of UIN Antasari Banjarmasin employees. Suggestion: leaders must be more assertive and pay attention to the work discipline of UIN Antasari Banjarmasin employees to improve job satisfaction so that employees can work better effectively and efficiently
Manajemen Penyidikan Dalam Penanganan Kasus Hukum Pidana Di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan Muhammad Arif; Singgih Priono
Administraus Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.032 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the management process of criminal investigations carried out by investigators and assistant investigators in the Directorate of Criminal Investigation of South Kalimantan Police. This study uses qualitative research methods using interview and documentation data collection techniques. From the data obtained that investigators in the Directorate General of Criminal Investigation of South Kalimantan Regional Police numbered 22 people, around 72% with the latest education undergraduate and dikjur. Assistant investigators numbered 57 people and about 47% with the latest undergraduate education. The results of this study are that an investigation conducted by an investigator who does not yet have a strata 1 education turns out to have an impact on whether or not the investigation process is carried out in handling a criminal case. The success of the case disclosure and handling the investigation process of a criminal act until the trial, can not be separated from how to plan, organize, implement and supervise properly so that the target of crime clearing is in line with what is expected. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis proses manajemen penyidikan tindak pidana yang dilakukan oleh penyidik dan penyidik pembantu di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Dari data yang didapatkan bahwa penyidik di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel berjumlah 22 orang sekitar 72% dengan pendidikan terakhir sarjana dan dikjur. Penyidik pembantu berjumlah 57 orang dan sekitar 47% dengan pendidikan terakhir sarjana. Hasil dari penelitian ini adalah Penyidikan yang dilakukan oleh seorang penyidik yang belum memiliki pendidikan strata 1 ternyata berdampak pada sah atau tidaknya proses penyidikan yang dilakukan dalam penanganan suatu kasus pidana. Keberhasilan pengungkapan kasus dan penanganan proses penyidikan suatu tindak pidana sampai kepersidangan, tidak lepas dari bagaimana melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan yang baik sehingga target crime clearing sesuai apa yang diharapkan.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pada SDN 2 Bungai Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas L Laliana; Ade Hermawan
Administraus Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.885 KB) | DOI: 10.56662/administraus.v4i2.91

Abstract

This type of research is a qualitative descriptive study with a research location in Basarang District, Kapuas Regency, Central Kalimantan. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and documentation. The informants in this study were farmers in Basarang Subdistrict, Kapuas Regency, Central Kalimantan, which consisted of Balinese and Javanese. As for the key informants in this study are those who know firsthand about how the work culture of farmers in the transmigrant community in improving agricultural productivity, namely the village heads in the Basarang District, Kapuas Regency, Central Kalimantan. Based on the results of the study note that: 1) The application of the work culture values ​​of transmigrant farmers in the District of Basarang Kapuas District has been implemented well, the values ​​of work culture that are applied, among others: a) Discipline, namely behavior that always rests on the rules and norms that apply within and outside the company or the community environment. Discipline includes compliance with laws and regulations, procedures, interacting with partners, and so on; b) Openness, which is the readiness to give and receive true information from and to fellow partners or the community for the common good; c) Mutual respect, which is a behavior that shows respect for individuals, duties and responsibilities of other fellow partners or the community; d) Cooperation, namely the willingness to give and receive contributions from and or to partners in achieving common goals and targets. 2) Aspects that have an influence on the success of farmers in transmigrant communities in Basarang District, Kapuas Regency, Central Kalimantan, include: a) Motivation has an influence on the success of farmers in transmigrant communities in Basarang District, Kapuas Regency. A high work culture is influenced by high motivation. Work culture makes a view and attitude based on values ​​believed by someone. This belief is the motivation for work; b) Environmental/geographical conditions, making the work culture of transmigrant farmers' communities emerge due to the environment that supports people in doing business to be able to manage and benefit, and can even invite pandatang to participate in making a living in that environment. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Kepemimpinan kepala sekolah SDN 2 Bungai Jaya merupakan tipe pemimpin transformasional yang memiliki empat komponen seperti: konsiderasi pribadi, stimulasi intelektual, motivasi inspirasional, dan idealisasi pengaruh. Dalam praktik kepemimpinannya, kepala sekolah menjadi figur yang patut dijadikan teladan, menjadi seorang inspritor bagi sekolah. Senantiasa memotivasi dan mendorong bawahannya untuk selalu berinovasi, bekerja keras dan bersikap profesional dalam menjalankan tugas dan kewajiban. Mengajak bawahannya untuk mampu berpikir dengan cara-cara yang baru dalam setiap kegiatan sekolah. Berani merubah status quo untuk kepentingan meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik, senantiasa menumbuhkan loyalitas dan antusiasme dengan penegakan disiplin dan pola penggerakan bawahan berdasarkan kesadaran dalam meningkatkan mutu pendidikan. 2) Perubahan yang dilakukan kepala sekolah yakni di bidang kurikulum, kesiswan, personalia, sarana prasarana, dan hubungan sekolah dengan masyarakat. Proses pengambilan keputusan yang dilaksanakan dilaksanakan secara demokratis. Pengambilan keputusan dilakukan melalui tahapan-tahapan: identifikasi masalah, pengumpulan dan analisa data, pembuatan alternatif keputusan dengan melibatkan semua warga sekolah; proses komunikasi yang dilakukan kepala sekolah berjalan secara efektif dan efisien. Jalur yang digunakannya tidak hanya bersifat formal saja seperti lewat rapat dinas sekolah atau surat edaran, tetapi juga menggunakan jalur non-formal, lewat obrolan-obrolan saat santai di ruang guru waktu jam istirahat. Untuk memperoleh dukungan cara yang dilakukan adalah dengan melibatkan seluruh unsur yang ada disekolah untuk memberikan masukan sehingga muncul sikap peduli dan tanggungjawab terhadap keputusan dan dilibatkan dalam pembuatan keputusan tersebut.
Pengaruh Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Administrasi Di Rsud Ulin Banjarmasin R Rohana; Misransyah Akos
Administraus Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.827 KB)

Abstract

This study aims: 1) to analyze regression of motivation on the discipline of Administrative Staff work at Ulin Banjarmasin Hospital; 2) to analyze regression of job satisfaction on the discipline of Administrative Staff work at Ulin Banjarmasin Hospital. The study uses descriptive quantitative methods. The research population is Administrative Staff who work in Ulin Banjarmasin Hospital, both Civil Servants (PNS) and Non Civil Servants (Non PNS), all of which are 105 (one hundred and five) people. Samples totaling 82 people. The independent variable is motivation and job satisfaction while the dependent variable is work discipline. Data collected using questionnaires. Data analysis using multiple linear regression statistical tests with a significant level of 0.05. The results of this study indicate 1) there is regression between motivation towards work discipline of 0,000. 2) there is regression between job satisfaction and work discipline of 0.007. Conclusion: motivation has a significant regression on the work discipline of administrative employees in the Banjarmasin Ulin Regional General Hospital. While the motivation variable regression coefficient is positive; Job satisfaction significantly regression the work discipline of administrative employees in the Banjarmasin Ulin Regional General Hospital. While the regression coefficient of job satisfaction variable is positive. Suggestion: that is the placement of staff according to their expertise, training and seminars on a regular basis, management makes work discipline policies so that the goal of Ulin Banjrmasin Hospital is reached. Penelitian ini bertujuan : 1) untuk menganalisis pengaruh motivasi terhadap disiplin kerja Pegawai Administrasi di RSUD Ulin Banjarmasin; 2) untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap disiplin kerja Pegawai Administrasi di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah Pegawai Administrasi yang bekerja di RSUD Ulin Banjarmasin, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) mupun Non Pegawai Negeri Sipil (Non PNS) , yang semuanya berjumlah 105 (seratus lima) orang.Sampel berjumlah 82 orang. Variabel bebas adalah motivasi dan kepuasan kerja sedangkan variabel terikat adalah disiplin kerja. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan angket. Analisa data menggunakan uji statistik regresi linier berganda dengan taraf signifikan 0,05. Hasil Penelitian ini menunjukkan 1) ada pengaruh antara motivasi terhadap disiplin kerja sebesar 0,000. 2)ada pengaruh antara kepuasan kerja terhadap disiplin kerja sebesar 0,007. Motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap disiplin kerja pegawai administrasi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Sedangkan koefisien regresi variabel motivasi bernilai positif; kepuasan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap disiplin kerja pegawai administrasi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Sedangkan koefisien regresi variabel kepuasan kerja bernilai positif.
Pengaruh Motivasi, Disiplin Kerja, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Dan Lingkungan Hidup Hulu Sungai Selatan Yossi Rizal; Akhmad Abdurrahman
Administraus Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.475 KB) | DOI: 10.56662/administraus.v4i2.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh Motivasi, Disiplin Kerja dan Kepuasan kerja terhadap Prestasi Kerja pegawai Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Hulu Sungai Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Hulu Sungai Selatan yaitu sebanyak 88 orang dan Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh atau sampling sensus yang berarti semua anggota populasi digunakan untuk menjadi sampel (Sugiono, 2015 : 156), dengan demikian maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 88 (delapan puluh delapan) orang. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis Regresi Berganda Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Motivasi memiliki pengaruh signifikan pada Prestasi Kerja pegawai Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Hulu Sungai Selatan. (2) Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Prestasi Kerja pegawai Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Hulu Sungai Selatan, (3) Kepuasan kerja mempengaruhi signifikan terhadap Prestasi Kerja pegawai Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Hulu Sungai Selatan.
Pengembangan Kompetensi Dan Profesionalisme Pustakawan Non Sarjana Perpustakaan Di Uin Antasari Banjarmasin K Khazmie; Ade Hermawan
Administraus Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.872 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui pengembangan kompetensi, profesionalisme, dan implikasi pengembangan kompetensi dan profesionalisme pustakawan non sarjana perpustakaan di UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuanlitatif. Informan penelitian adalah Pustakawan Non Sarjana Perpustakaan dengan jumlah 3 (tiga) dan key informan adalah kepala perpustakaan. Data pokok penelitian yakni kompetensi dan profesionalisme serta implikasi pengembangan kompetensi dan profesionalisme. Tekni pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dengan sumber, metode/teknik, dan waktu. Analisa data dengan deskriptif kualitatif, penarikan simpulan dengan menggunakan metode induktif, yaitu menarik simpulan ke sifat yang umum. Hasil penelitian bahwa pengembangan kompetensi berupa pengembangan manajerial, pengelolaan informasi, kependidikan, kepribadian, sosial dan pengembangan profesi telah dilaksanakan dan dipraktikan oleh pustakawan non sarjana perpustakaan dengan tetap mendapat bimbingan, arahan, panduan, dan monitoring dari key informan. Pengembangan profesionalisme berupa pengetahuan dan keterampilan, kemandirian, bekerjasama, orientasi jasa, kode etik, dan visioner ke depan telah dilaksanakan oleh pustakawan non sarjana perpustakaan yang dapat dilihat dan diukur pada peningkatan layanan terutama pada layanan prima dan menjadi lembaga lebih baik lagi. Implikasi/dampak pengambangan kompetensi dan profesionalisme pustakawan non sarjana perpustakaan, sehingga memiliki cara kerja pelayanan dengan berprinsip pada people based service (berbasis pengguna) dan service excellence (layanan prima) yang hasilnya diharapkan dapat memenuhi kepuasan penggunanya. Dampak positifnya adalah peran pustakawan semakin diapresiasi oleh banyak kalangan dan citra lembaganya perpustakaan UIN Antasari secara khusus dan lembaga Universitas secara umum. Saran : Tenaga pustakawan non sarjana perpustakaan dan kepala perpustkaan lebih mempererat kerja tim yang solid untuk dapat memberikan pelatihan kepada pemustaka, dengan latihan pemanfaatan teknologi informasi
Peranan Pengawas Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas R Rusiana; I Irawanto
Administraus Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.201 KB)

Abstract

This study discusses how the role of supervisors in improving the quality of education in public elementary schools in Bataguh District, Kapuas Regency, a description of the implementation of the duties of school supervisors in state elementary school education units, and what are the supporting and inhibiting factors of the role of school supervisors in improving the quality of education in public elementary schools (SDN) in Bataguh District, Kapuas Regency. This type of research is a qualitative descriptive study with a research location at the Education Unit of the Bataguh, Kapuas Regency. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and documentation. The informant in this study was the school supervisor of the Elementary School (SDN) education unit in Bataguh Subdistrict of Kapuas Regency with a total of 4 people with 34 target schools. As for the key informants in this study were the Coordinator of the Supervisor (Korwas) and the Head of the Education Unit of the Bataguh Sub-District of Kapuas Regency. Based on the results of the study it is known that: 1) The implementation of the duties of school supervisors in the State Elementary School education unit in Bataguh Subdistrict of Kapuas Regency has been carried out well, namely: Planning and preparing supervisory devices before conducting supervision with the existence of annual programs, monthly programs and assessment instruments; Implement the supervision program in the target schools by identifying schools and teachers who will be supervised through a questionnaire and formulating the factors influencing the smoothness of supervision through the formulation of supervision programs; the supervision techniques used are mostly individual; and follow up on supervision results in the form of quantitative and qualitative assessments and reports; 2) The role of school supervisors in improving the quality of education in public elementary schools in Bataguh District, Kapuas Regency, including: the role of school supervisors in supervising/inspecting; as advising giving advice/motivation; as supervisor/monitoring; as reporting (making report); coordinate/coordinating; and performing leadership/leading and implementing. 3) Supporting factors for the role of school supervisors in improving the quality of education include: support from the government in the form of official motorcycles; additional operational allowances from the Regional Government; place of domicile; the enthusiasm of the education supervisor; training in competency improvement; students; teachers and facilities / infrastructure in schools. The inhibiting factors include geographical location; road access; mastery of science and technology; and lack of educational school supervisory resources with a large number of target schools. Penelitian ini membahas tentang bagaimana peranan pengawas dalam meningkatkan mutu pendidikan pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, gambaran pelaksanaan tugas pengawas sekolah satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat peranan pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian pada UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pengawas sekolah satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas yang berjumlah 4 orang dengan jumlah sekolah binaan sebanyak 34 satuan pendidikan Sekolah Dasar. Adapun yang menjadi key informan dalam penelitian ini adalah Koordinator Pengawas (Korwas) serta Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Pelaksanaan tugas pengawas sekolah satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas telah terlaksana dengan baik yaitu: Merencanakan dan menyiapkan perangkat kepengawasan sebelum melakukan supervisi dengan adanya program tahunan, program bulanan dan instrumen penilaian; Melaksanakan program supervisi di sekolah binaan dengan mengidentifikasi sekolah dan guru-guru yang akan disupervisi melalui daftar isian dan merumuskan faktor-faktor mempengaruhi kelancaran supervisi melalui rumusan program supervisi; teknik supervisi yang dipergunakan yakni lebih banyak bersifat individual; dan tindak lanjut hasil supervisi dalam bentuk penilaian kuantitatif dan kualitatif serta laporan; 2) Peranan pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, meliputi: peranan pen gawas sekolah dalam mensupervisi/ inspecting; sebagai advising memberikan nasehat/motivasi; pemantau/monitoring; sebagai reporting (membuat laporan); mengkoordinir/coordinating; dan performing leadership/memimpin dan melaksanakan. 3) Faktor pendukung peranan pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan meliputi: dukungan dari pemerintah berupa motor dinas; tunjangan tambahan operasional dari Pemerintah Daerah; tempat domisili; semangat kerja pengawas pendidikan; pelatihan dalam peningkatan kompetensi; siswa; guru dan sarana/ prasarana di sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi letak geografis; akses jalan; penguasaan IT; dan kurangnya SDM pengawas sekolah pendidikan dengan jumlah sekolah binaan yang cukup banyak.
Pengaruh Pendidikan Latihan Peradilan Pidana Anak Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pembimbing Kemasyarakatan Pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Banjarmasin Bagus Kurniawan; Muhammad Jamili
Administraus Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.635 KB) | DOI: 10.56662/administraus.v4i2.95

Abstract

The objectives of the study are 1) to find out whether there is an influence on the education system of the juvenile criminal justice system on the performance of community counselors at the class I correctional facility in Banjarmasin. 2) to determine the effect of education on the juvenile justice system training and work discipline on the performance of community counselors at Banjarmasin Class I Penitentiary. The method used in this study is the correlational method, the population in this study is the Community Guidance (PK) in Banjarmasin Class I Correctional Center totaling 30 people. The sample collection technique uses Simple Random Sampling. Data collection techniques using questionnaires, observation, and documentation and data analysis techniques using qualitative analysis. Based on the calculation results show the count value> t table for 5% significance of 3.524 with a significance of 0.002, it can be concluded that there is a positive and significant influence between SPPA Training on PK Performance in the Bapas Class I Banjarmasin office. Thus the first hypothesis which reads the effect of SPPA Training on PK Performance in Banjarmasin Class I Bapas office. Acceptable or proven true. Based on the calculation results show the count value> ttable for significance of 5% count 2.303 with a significance of 0.029, it can be concluded that there is a positive and significant influence between work discipline on PK performance of Bapas Class I Banjarmasin office. Thus the second hypothesis which reads the influence of Work Discipline on PK Performance in Banjarmasin Class I Bapas office. Can be accepted or proven true. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendidikan pelatihan sistem peradilan pidana anak terhadap kinerja pembimbing kemasyarakatan pada balai pemasyarakatan kelas I banjarmasin. 2) untuk mengetahui pengaruh pendidikan latihan sistem peradilan pidana anak dan disiplin kerja terhadap kinerja pembimbing kemasyarakatan pada Balai Pemsyarakatan Kelas I Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, populasi dalam penelitian ini adalah Pembimbing Kemasyarakatan (PK) yang ada pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Banjarmasin berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuisioner, orbservasi, dan dokumentasi dan tehnik analisa data menggunakan analisa kualitatif. Berdasarkan Hasil perhitungan menunjukkan nilai hitung > t tabel untuk signifikasi 5% hitung 3,524 dengan signifikansi 0,002 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Diklat SPPA terhadap Kinerja PK di kantor Bapas Kelas I Banjarmasin . Dengan demikian hipotesis pertama yang berbunyi pengaruh Diklat SPPA terhadap Kinerja PK pada kantor Bapas Kelas I Banjarmasin. Dapat diterima.atau terbukti kebenarannya. Berdasarkan Hasil perhitungan menunjukkan nilai hitung>ttabel untuk signifikasi 5% hitung 2,303 dengan signifikansi 0,029 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Disiplin kerja terhadap Kinerja PK kantor Bapas Kelas I Banjarmasin. Dengan demikian hipotesis kedua yang berbunyi pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja PK pada kantor Bapas Kelas I Banjarmasin. Dapat diterima atau terbukti kebenarannya.

Page 5 of 20 | Total Record : 199


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 3 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2019): Vol 3 No 2 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2017): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen More Issue