cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020" : 30 Documents clear
GAMBARAN UMUR PERTAMAKALI MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS PADA PASANGAN MENIKAH Rahman, Kaprawi; Muslimin, Irma
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.3 KB) | DOI: 10.32583/pskm.10.1.2020.63-70

Abstract

Seks adalah kebutuhan yang secara alami melekat pada setiap manusia, menjadi sebuah media yang sakral dan tidak bisa dilakukan begitu saja dengan sembarang orang apalagi dilakukan sebelum menikah. Hubungan seks sebelum nikah akan memberikan resiko hamil yang cukup besar dan jika hal ini terjadi maka akan membuat hidup seseorang berubah. Hubungan intim (seks) sebelum menikah diketahui terkait dengan sejumlah hasil negatif, terutama anak perempuan, mulai dari risiko tinggi kehamilan yang tidak diinginkan serta memperbesar pelaung tertular HIV atau penyakit menular seks (PMS) lainnya. (Boyke pada kompas.com) ?kasus aborsi menyumbang angka kematian pada ibu, aborsi sangat tidak aman karena rentang terhadap resiko kematian pada wanita beserta bayinya?. Bukan suatu hal yang mustahil terjadi jika semakin maraknya perilaku seks diluar nikah maka tidak menutup kemungkinan secara langsung atau tidak langusung akan mempengaruhi tingginya kasus kematian Ibu dan Anak, kasus Aborsi, Tingkat perceraiaan, perzinahan serta gambaral moral yang menyimpang. Di Provinsi Sulawesi Barat ditemukan 0.3 % wanita dan pria dalam status hidup bersama tanpa ada ikatan perkawinan, lalu median umur kawin pertama pada wanita kawin adalah 21,1 tahun dan diketahui pertama kali melakukan hubungan seks di umur (20,9 tahun). Sedangkan median umur kawin pertama pada pria adalah 23,7 tahun namun telah melakukan hubungan seks pertamakali pada umur 23.1 tahun dan kasus hubungan seks pertamakali cenderung besar pada kelompok yang berpendidikan tamat dan tidak tamat Sekolah Dasar.   Kata kunci : umur pertama behubungan seks, hubungan seks pria wanita sebelum nikah
PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN MENTAL PRA-REMAJA DALAM MENJALANI MENSTRUASI Fretes, Fiane De; Tingginehe, Vrielyani Anastasya; Setiawan, Heri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.905 KB)

Abstract

Menstruasi merupakan salah satu ciri yang menunjukkan bahwa seorang remaja telah memasuki masa kematangan secara seksual dan psikologis.Perubahan yang dialami ketika menstruasi dapat berdampak secara fisik maupun psikis, sehingga remaja yang belum siap menjalani menstruasi cenderung merasa ketakutan dan kurang percaya diri dengan perubahan yang terjadi. Sebaliknya dengan remaja yang sudah siap, mereka akan merasa senang dan bangga karena mereka merasa sudah dewasa. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan mental remaja dalam menjalani menstruasi.Penelitian ini menggunakan analisis statistik melalui program SPSS dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Metode pengambilan sampel yang dilakukan ialah total sampling, dengan populasi ialah pra-remaja usia sekolah. Alat pengambilan data yaitu berupa kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan yang baik 60%, sedangkan yang tidak baik 40%.Selanjutnya, yang siap menjalani menstruasi 56% dan yang tidak siap 44%. Uji korelasi melalui  Pearson Product Moment  menghasilkan  p value< 0,05 yaitu sebesar 0,027. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan mental remaja dalam menjalani menstruasi. Kata kunci : pengetahuan, remaja, menstruasi, kesiapan mental RELATIONSHIPS OF KNOWLEDGE ABOUT MENSTRUATION WITH MENTAL READINESS OF PRE-ADOLESCENTS IN RUNNING THE MENSTRUATION ABSTRACT Menstruation is one of the characteristics that indicate that a teenager has entered a period of sexual and psychological maturity. Changes experienced when menstruation may have an impact physically and psychologically, so that teenagers are not ready to undergo menstruation tend to feel fear and lack of confidence with the change. In contrast to the teenagers who are ready, they will feel happy and proud because they are already adults. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge about menstruation with teenager mental readiness to undergo menstruation. This study uses a statistical analysis by SPSS with Pearson Product Moment Correlation test. The sampling method that is done is total sampling, the population is a pre-teen school age. Data retrieval tool is a questionnaire. The results showed a good knowledge of 60%, while 40% were not good. Further, ready to undergo menstrual 56% and 44% were not prepared. Correlation with Pearson Product Moment produce p value <0.05 is equal to 0.027. These results indicate that there is a positive and significant relationship between knowledge about menstruation with teenager mental readiness to undergo menstruation. Keywords: knowledge, teenager, menstruation, mental readiness
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG AWAM TENTANG PENANGANAN OUT OF HOSPITAL CARDIAC ARREST MELALUI APLIKASI RESUSITASI JANTUNG PARU PADA SMARTPHONE Darwati, Lestari Eko; Setianingsih, Setianingsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.9 KB)

Abstract

Kejadian Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) terus mengalami peningkatan dan menjadi pembunuh nomor 1 di dunia. Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan tindakan untuk menyelamatkan nyawa ketika terjadi henti jantung (cardiac arrest). Kelangsungan hidup jauh lebih tinggi ketika korban OHCA menerima RJP segera dari orang awam sambil menunggu tim medis datang. Remaja merupakan salah satu golongan masyarakat awam. Remaja cenderung memiliki ketergantungan terhadap teknologi informasi dan komunikasi, diantaranya penggunaan smartphone. Smartphone mempunyai fitur canggih dilengkapi dengan aplikasi yang berhubungan dengan internet. Salah satu aplikasi yang dapat diinstal adalah ?Resusitasi Jantung Paru?. Kemudahan akses aplikasi tersebut memungkinkan seseorang untuk menerapkan informasi yang diperoleh. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi menggunakan aplikasi ?Resusitasi Jantung Paru? pada Smart phone terhadap tingkat pengetahuan orang awam tentang penanganan henti jantung. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pre post test without control group. Alat ukur menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan yang terdiri dari 20 pertanyaan terkait Resusitasi Jantung Paru. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMK Kota Kendal yang berjumlah 207 orang. Hasil uji Wilcoxon (p=0,000). Karena nilai p < 0.05, secara statistic terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum test dengan sesudah test. Kata kunci : aplikasi smart phone; OHCA; RJP; orang awam IMPROVEMENT OF KNOWLEDGE PEOPLE ABOUT HANDLING OUT OF HOSPITAL CARDIAC ARREST THROUGH THE APPLICATION OF LUNG HEART RESUSITATION IN SMARTPHONE ABSTRACT Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) continues to increase and is increasing in the world. Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) is an action to save lives when a cardiac arrest (cardiac arrest) occurs. Survival is much higher compilation of OHCA victims receiving RJP immediately from lay people while waiting for the medical team to arrive. Teenagers are one of the ordinary people. Teenagers use more than information and communication technology, using smartphone usage. Smartphones have powerful features equipped with applications related to the internet. One application that can be installed is "Lung Heart Resuscitation". Ease of application access needed by someone to request the information obtained. Related research to determine the effectiveness of education using the application ?Cardio Pulmonary Resuscitation' on smartphones to the level of knowledge of lay people about the management of cardiac arrest. The research method uses quasi experiment with pre post test without a control group. The measuring instrument uses a knowledge level questionnaire consisting of 20 questions related to Pulmonary Resuscitation. The sample in this study were Kendal City Vocational School students studying 207 peoples. Wilcoxon test results (p = 0,000). Because the p value <0.05, different statistics of knowledge were questioned between tests before being followed by tests. Keywords: smartphone applications; OHCA; RJP; layperson
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN MENYUSUI MELALUI PENGEMBANGAN MODEL DAN MEDIA ANIMASI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI Widyawati, Sigit Ambar; Afandi, Alfan; Wahyuni, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.421 KB)

Abstract

Kebutuhan ASI ekslusif sangat penting untuk mencukupi kebutuhan bayi akan zat gizi. Cakupan ASI Ekslusif di Wilayah Kecamatan Bergas sebanyak 34,3 %. Tingkat pemahaman ibu tentang ASI ekslusif menunjukkan angka 84 %, sementara itu media yang diberikan untuk memberikan informasi tentangi ASI ekslusif dirasa masih kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh pemberian pendidikan ASI ekslusif melalui media animasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif.  Penelitian ini menggunakan ekperimental semu (Quasy experiment) denganrancangan one group pre test, post test without control group desain, responden dipilih secara random sampling sebanyak 60 responden. Hasil penelitian didapakan terdapat perbedaan pengetahuan ibu tentang asi eksklusif (p:0,01) dengan perbedaan rata-rata (mean defferences) skor pengetahuan sebesar 8,4. Media animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden, informasi yang ada didalam media dirasa cukup menarik dan aplikatif dalam menjelaskan tentang pentingnyaASIeksklusif, manfaat kolostrum dan cara pemberian ASI pada bayi. Perlu diaplikasikan media animasi sebagai sara promosi kesehatan di berbagai tempat strategis. Kata kunci : ASI, animasi, pengetahuan IMPROVING PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE AND BREASTING THROUGH DEVELOPMENT OF MODELS AND MEDIA ANIMATION OF EXCLUSIVE ASSESSMENT IN BABY ABSTRACT The need for exclusive breastfeeding is very important to meet the baby's need for nutrients. Coverage of Exclusive ASI in the District of Bergas is 34.3%. The level of understanding of mothers about exclusive breastfeeding shows 84%, while the media provided to provide information about exclusive breastfeeding is still considered less attractive. The purpose of this study is to prove the effect of exclusive breastfeeding education through animated media in increasing the knowledge of mothers about exclusive breastfeeding. This study uses quasi-experimental (Quasy experiment) with one group pre-test design, post-test without control group design, respondents were selected by random sampling of 60 respondents. The results of the study revealed that there were differences in mother's knowledge about exclusive breastfeeding (p: 0.01) with a mean difference (mean defferences) of knowledge scores of 8.4. Animation media is effective in increasing respondents' knowledge, the information contained media is quite interesting and applicable in explaining the importance of exclusive breastfeeding, the benefits of colostrum and the way breastfeeding is given to infants. Animation media should be applied as a means of promoting health in various strategic places Keywords: ASI, animation, knowledge
PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK KELAS V SEKOLAH DASAR MELALUI SENAM CUCI TANGAN PAKAI SABUN Erwin Ashari, Agus; Ganing, Abdul; Mappau, Zrimurti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.258 KB)

Abstract

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) terbukti masih rendah, hal ini terlihat Hasil Riskesdas tahun 2013, pada proporsi penduduk umur >10 tahun yang berperilaku cuci tangan dengan benar tercatat 47,0%.  Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit diare terbukti dari beberapa riset menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku CTPS pada siswa SD dengan kejadian Diare. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh Senam Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek mencuci tangan pakai sabun pada usia anak Sekolah Dasar di Kecamatan Mamuju. Penelitian ini menggunakan rancangan desain non equivalent pre- post test control group design. Sampel pada penelitian ini adalah Siswa kelas V pada SD negeri  2  Mamuju sebagai kelompok control sebanyak 61 siswa dan SD Inpres Binanga 2 sebagai kelompok Intervensi sebanyak 21 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkkan  bahwa tidak ada perbedaan Pengetahuan, sikap dan praktek  yang bermakna antara pre test  dengan post tes  pada kelompok kontrol, pada kelompok intervensi tidak ada perbedaan pengetahuan, sikap dan praktek yang bermakna antara sebelum Senam dan Sesudah Senam CTPS.  Ada perbedaan Pengetahuan antara kelompok intervensi dengan kelompok control, sedangkan pada  sikap dan praktek tidak ada perbedaan. Kata kunci : senam cuci tangan pakai sabun, siswa SD, pengetahuan, sikap, praktek KNOWLEDGE, ATTITUDE AND PRACTICE OF HANDWASHING WITH SOAP IN GRADE V CHILDREN OF PRIMARY SCHOOLS THROUGH HANDWASHING WITH SOAP ABSTRACT The awareness of the Indonesian people to wash their hands with soap (CTPS) is proven to be still low, this can be seen from the results of Riskesdas in 2013, in the proportion of the population aged> 10 years who behaved properly washing their hands recorded 47.0%. Washing hands with soap is one of the most effective ways to prevent diarrhea, as evidenced by several studies showing a significant relationship between handwashing with soap in elementary students and the incidence of diarrhea. The purpose of this study was to determine and analyze the effect of Handwashing with Soap (CTPS) enhancement of knowledge, attitudes and practices of washing hands with soap at the age of elementary school children in Mamuju District. This study uses a non equivalent pre-post test control group design. The sample in this study was grade V students in the state elementary school 2 Mamuju as a control group of 61 students and SD Inpres Binanga 2 as an intervention group of 21 students. The results of this study showed that there were no significant differences in knowledge, attitudes and practices between pre-test and post-test in the control group, as well as in the intervention group there were no significant differences in knowledge, attitude and practice between before CTPS Gymnastics and after CTPS Gymnastics. There was a difference in knowledge between the intervention group and the control group and that attitudes and practices were found. Keywords: washing hands with soap, elementary school students, knowledge, attitude, practice
FAKTOR PENDUKUNG TERJADINYA PRE EKLAMPSIA Rahayu, Dwi; Yunarsih, Yunarsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.206 KB)

Abstract

Pre eklampsia sampai sekarang masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian ibu dan bayi di seluruh dunia, namun penyebab pasti dari pre eklampsia masih belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor pendukung terjadinya pre eklampsia di RSUD Kabupaten Kediri. Desain   penelitian yang digunakan adalah   deskriptif analitik dengan rancangan case control study secara retrospektif.  Sampel penelitian ini adalah Ibu Hamil yang menderita pre eklampsia sesuai dengan diagnosis dari dokter yang memeriksakan kandungannya di Poli Kandungan RSUD Kabupaten Kediri sebanyak 25 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor pendukung terjadinya Pre eklampsia dalam kehamilan yang meliputi usia, Gravida, Jumlah Paritas, Riwayat Abortus, Usia Kehamilan, Riwayat Hipertensi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis  data menggunakan uji Chi-Square dengan ? = 0,05. Dari hasil penelitian didapatkan  faktor-faktor  yang  terdapat hubungan yang  signifikan  dengan  kejadian pre eklampsia pada ibu hamil adalah Usia ibu hamil  (p value : 0,009), Riwayat Abortus pada Ibu (p value: 0,026), Berat Badan Ibu sebelum hamil atau Obesitas yang terjadi pada Ibu (p value: 0,026) serta riwayat keluarga dengan hipertensi ataupun pre eklampsia (p value : 0,043). Sedangkan faktor ? faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian pre eklampsia pada Ibu hamil antara lain status gravida (p value : 0,19), Usia Kehamilan  (p value : 0,072), serta status pekerjaan Ibu (p value: 0,351). Kata kunci : faktor pendukung, pre eklampsia PREDISPOSING FACTORS OF THE PRE EXLAMPSIA ABSTRACT One cause of maternal and fetal morbidity and mortality is pre-eclampsia. Pre-eclampsia is still one of the main causes of maternal and infant morbidity and death worldwide, but the exact cause of pre-eclampsia is still unknown. The purpose of this study was to analyze the factors supporting the occurrence of pre-eclampsia in the District Hospital of Kediri. The research design used was descriptive analytic with a retrospective case control study design. The sample of this study was Pregnant Women who suffer from pre-eclampsia according to the diagnosis from doctors who examined the content in the obstetric clinic of Kediri District Hospital as many as 25 respondents. The variables in this study are the factors supporting the occurrence of Pre-eclampsia in pregnancy which include age, Gravida, Number of Parities, Abortion History, Pregnancy Age, History of Hypertension. Data collection using a questionnaire. Data analysis used Chi-Square test with ? = 0.05. From the research results obtained factors that have a significant relationship with the incidence of pre-eclampsia in pregnant women are the age of pregnant women (p value: 0.009), history of abortion in mothers (p value: 0.026), maternal weight before pregnancy or obesity that occurs in mothers (p value: 0.026) and family history of hypertension or pre-eclampsia (p value: 0.043). While the factors that are not related to the incidence of pre-eclampsia in pregnant women include gravida status (p value: 0.19), gestational age (p value: 0.072), and the occupational status of the mother (p value: 0.351). Keywords: predisposing factors, pre eclampsia
FAKTOR RISIKO KELUHAN SUBYEKTIF GANGGUAN PERNAPASAN PADA PETUGAS PENYAPU JALAN Aryaningsih, Siti; Kawi, Kawi; Muliawati, Ratna; Widjasena, Baju
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.624 KB)

Abstract

Penyapu jalan merupakan pekerja yang diperkirakan rentan terhadap gangguan pernapasan akibat terpapar debu yang berasal dari lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor risiko keluhan subyektif gangguan pernapasan  pada petugas penyapu jalan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sejumlah 65 orang petugas penyapu jalan di area Kota Kendal. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara area kerja dengan keluhan subyektif gangguan pernapasan (nilai p = 0,024, OR = 1,29 (1,03-1,62)). Variabel penggunaan masker dan kebiasaan merokok secara statistik tidak berhubungan signifikan dengan timbulnya keluhan subyektif gangguan pernapasan pada petugas penyapu jalan.   Kata kunci : keluhan gangguan pernapasan, penyapu jalan, faktor risiko gangguan pernapasan THE RISK FACTORS FOR SUBJECTIVE COMPLAINTS OF RESPIRATORY DISORDERS IN ROAD SWEEPERS ABSTRACT Road sweepers are workers who are thought to be susceptible to respiratory problems due to exposure to dust coming from the work environment. This study aims to determine several risk factors for subjective complaints of respiratory disorders in road sweepers. This research is an observational analytic study with cross sectional approach. The research sample was 65 road sweepers in the Kendal City area. The research instrument was in the form of a questionnaire. Data were analyzed using chi square test. The results showed that there was a relationship between the work area with subjective complaints of respiratory disorders (p value = 0.024, OR = 1.29 (1.03-1.62)). Variable mask use and smoking habits were statistically not significantly related to the emergence of subjective complaints of respiratory disorders in road sweepers. Keywords: respiratory distress complaints, street sweepers, risk factors of respiratory distress
THE ASUPAN KALSIUM DAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA Aprilianti, Cia; Ghia, Anindita
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.035 KB)

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada remaja putri yang mengalami dismenore adalah ketidakmampuan remaja dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari akibat nyeri hebat yang menyebabkan ketidakhadiran setiap bulan dalam perkuliahan. Zat gizi yang berpengaruh terhadap dismenore antara lain adalah kalsium. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui hubungan asupan kalsium dan kejadian dismenore pada remaja di Politeknik Kesehatan Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional. Desain penelitian adalah kasus kontrol dengan jumlah sampel kasus : kontrol sebesar 31:31. Pengambilan sampel dilakukan dengan Proportionate Stratified Random Sampling. Data karakteristik sampel, kejadian dismenore dan faktor risiko diperoleh dengan metode wawancara menggunakan kuesioner dan Numeric Rating Scale. Analisa data menggunakan Uji Chi Square dan uji regresi logistik. Hasil uji Chi Square menunjukkan mahasiswa yang kurang kalsium mempunyai risiko 9,664 kali mengalami nyeri dibandingkan dengan mahasiswa yang cukup kalsium (p-value = 0,000) dan hasil uji analisis multivariat menunjukkan variabel yang paling dominan mempengaruhi kejadian dismenore adalah asupan kalsium dengan nilai p-value = 0,002; OR = 9,664 (95% CI; 2,305-40,521) dan usia menarche dengan nilai p-value = 0,045; OR = 3,538 (95% CI; 1,026-12,202). Berdasarkan hasil penelitian, ada hubungan antara asupan kalsium terhadap dismenore pada remaja. Kata kunci : asupan kalsium, dismenore, remaja CALCIUM INTAKE OF DYSMENORRHEA IN ADOLESCENTS ABSTRACT The problem that often occurs in adolescent girls who experience dysmenorrhea is the inability of adolescents to carry out their daily activities due to severe pain that causes absenteeism every month in lectures. Nutrients that affect dysmenorrhea include calcium. This study aims to determine the relationship between calcium intake and the incidence of dysmenorrhea in adolescents at Palangkaraya Health Polytechnic. This type of research used in this study is observational analytic. The study design was a case-control with a total sample of cases: a control of 31:31. Sampling is done by Proportionate Stratified Random Sampling. Data on sample characteristics, dysmenorrhea events, and risk factors were obtained by interview using a questionnaire and Numeric Rating Scale. Data analysis uses the Chi-Square test and logistic regression test. Chi-Square test results showed students who lack calcium have a risk of 9,664 times experience pain compared to students who have enough calcium (p-value = 0,000) and the results of multivariate analysis showed the most dominant variable affecting the incidence of dysmenorrhea was calcium intake with p-value = 0.002; OR = 9,664 (95% CI; 2,305-40,521) and age of menarche with p-value = 0.045; OR = 3,538 (95% CI; 1,026-12,202). Based on the results of the study, there is a relationship between calcium intake and dysmenorrhea in adolescents. Keywords: calcium intake, dysmenorrhea, adolescents
PERAN MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER DALAM MITIGASI BENCANA Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Sarwono, Sarwono; Yuwono, Podo
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.258 KB)

Abstract

Bencana alam yang terjadi di Indonesia menimbulkan banyak kerugian, baik korban jiwa maupun harta benda. Hal ini memerlukan perhatian khusus karena kejadian bencana tersebut bukan yang pertama kali, bahkan terjadi berulang kali untuk tiap tahunnya. Pengurangan risiko bencana dan dampak akibat bencana yang terjadi bisa diminimalisir dengan manajemen bencana yang baik, terutama untuk tahap pra bencana seperti mitigasi dan kesiapsiagaan. Mitigasi bencana adalah langkah awal yang dilakukan sebelum terjadi bencana dengan menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengurangi risiko bencana. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mengambil bagian sebagai lembaga penanggulangan bencana untuk membantu masyarakat mulai dari pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Proses pengambilan data dilakukan kepada tim relawan MDMC, BPBD Forum Relawan Pengurangan Risiko Bencana dan Komunitas Mangroove Muhammadiyah dengan metode wawancara dan Focus Group Discussion (FGD). Teknik analisa data menggunakan model analisis interaktif dari Mathew Milles dan Huberman. Hasil penelitian didapatkan bahwa Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mengambil bagian dalam mitigasi bencana di kabupaten Kebumen, seperti keterlibatan aktif dalam sosialisasi bencana dan fasilitator pembentukan Desa Tangguh Bencana, penanaman pohn mangrove, pembentukan cluster kesehatan khusus dari anggota MDMC yang berasal dari tenaga kesehatan, pelatihan tim kesehatan dalam bencana dan pembentukan Komunitas Mangrove Muhammadiyah. Kata kunci : manajemen bencana, mitigasi, MDMC ROLE OF MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER IN DISASTER MITIGATION ABSTRACT Natural disasters that occurred in Indonesia caused many losses, both fatalities and property. This requires special attention because the disaster event is not the first time, it even happens repeatedly for each year. Disaster risk reduction and the impact of disasters that occur can be minimized by good disaster management, especially for the pre-disaster stage such as mitigation and preparedness. Disaster mitigation is the first step taken before a disaster occurs by preparing facilities and infrastructure to reduce disaster risk. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) takes part as a disaster management agency to help the community starting from pre-disaster, emergency response and post-disaster. This research uses descriptive design with a qualitative approach. The data collection process was carried out to the MDMC volunteer team, BPBD Volunteer Risk Reduction Forum and the Mangroove Muhammadiyah Community using the interview method and Focus Group Discussion (FGD). Data analysis techniques using interactive analysis models from Mathew Milles and Huberman. The results obtained by the Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) took part in disaster mitigation in Kebumen district, such as active involvement in disaster socialization and facilitators in the formation of the Resilient Disaster Village, planting mangrove trees, the formation of special health clusters from MDMC members who came from health workers, training the health team in the disaster and the formation of the Muhammadiyah Mangrove Community. Keywords: disaster management, mitigation, MDMC
STATUS GIZI DAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN LAHIR Najdah, Najdah; Yudianti, Yudianti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.404 KB)

Abstract

Masalah gizi kurang pada ibu hamil menjadi penyebab kematian ibu dan anak secara tidak langsung yang sebenarnya masih dapat dicegah. Rendahnya asupan gizi dan status gizi ibu hamil selama kehamilan dapat mengakibatkan berbagai dampak tidak baik bagi ibu dan bayi. Salah satunya adalah bayi lahir dengan berat badan lahir rendah atau BBLR. Kejadian BBLR merupakan penyebab utama kematian bayi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan anemia pada ibu hamil dengan BBLR. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan penelitian crossectional study, Sampel penelitian adalah  semua ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Campalagian, Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar, dengan jumlah sampel 132 ibu. Data  berat badan lahir bayi diambil dari kohor persalinan atau kohor bayi,  status gizi ibu hamil ditentukan dengan LILA  dan Anemia ditentukan dengan kadar hemoglobin diambil dari kohor pemeriksaan kehamilan yaitu data ANC. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan uji .Hubungan KEK ibu hamil pada trimester III dengan BBLR menunjukkan nilai p > 0,05 (p= 0,149) sehingga tidak ada hubungan antara KEK ibu hamil pada trimester III dengan BBLR.  Hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR pada anak menunjukkan nilai p > 0,05 (p= 0,891) yang artinya tidak ada hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR pada anak.   Kata kunci : status gizi, anemia, BBLR

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue