cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
Identifikasi Kejadian Obesitas Berdasarkan Indeks Masatubuh dan Lingkar Pinggang Zaenal Arifin; Istianah Istianah; Baik Heni Rispawati; Hapipah Hapipah; Supriyadi Supriyadi; Baiq Ruli Fatmawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1413

Abstract

Kelebihan berat badan dan kegemukan sering menjadi permasalahan yang mengarah kepada faktor resiko penyakit tidak menular, sehingga identifikasi adanya obesitas menjadi hal penting untuk menghidari faktor resiko tersebut. Obesitas berhubungan dengan indeks masa tubuh dan lingkar pinggang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kejadian obesitas berdasarkan indeks masa tubuh dan lingkar pinggang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dengan sampel berjumlah 51 orang. Pengumpulan data melalui pengukuran antropometri untuk mengukur tinggi badan, berat badan dan lingkar pinggang. instrument untuk pengukuran berat badan merek omron scale, tinggi badan merek onemed 26 stature meter, dan lingkar pinggang merek onemed waist ruler od-235.Data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan IMT, lingkar pinggang dan obesitas pada responden. Berdasarkan pengukuran IMT didapatkan responden yang mengalami kelebihan berat badan sebanyak 25,49% dan obesitas sebanyak 33,33%. Sedangkan hasil pengukuran lingkar pinggang didapatkan rata-rata lingkar pinggang responden laki-laki adalah 91,39+9,732 dan yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 92 cm sebanyak 60,86%. Sedangkan rata-rata lingkar pinggang responden perempuan adalah 84,93+8,764 dan yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm sebanyak 71.42%. Berdasarkan hasil pengukuran IMT dan lingkar pinggang dapat diketahui bahwa kejadian obesitas yang dialami responden meliputi kelebihan berat badan, obesitas dan obesitas sentral.
Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Stunting pada Batita Taruli Rohana Sinaga; Sri Dearmaita Purba; Marthalena Simamora; Jek Amidos Pardede; Carolina Dachi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i3.1420

Abstract

Stunting atau gagal tumbuh merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terlambatnya pertumbuhan, dan berbadan pendek dibanding anak seusinya.. Kementerian Kesehatan menyatakan kasus stunting pada balita masih menjadi ancaman dan masalah kesehatan yang perlu di tanggulangi. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus untuk mencegah stunting pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasikan berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting pada batita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan desain retrospektif. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai batita dengan riwayat kelahiran berat badan lahir rendah yang berjumlah 35 orang dengan tehnik total sampling dan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode wawancara/ observasi dengan alat pengukuran tinggi badan anak atau Z-score. Analisis data menggunakan uji spearmen rank. Hasil penelitian diperoleh p-value 0,891 sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara berat badan lahir rendah berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting pada batita.
Pengaruh Komunikasi Terapeutik Bidan dalam Melakukan Pijat Bayi terhadap Kepuasan Keluarga Pasien Retno Wulan; Siti Marfu’ah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i3.1421

Abstract

Komunikasi Terapeutik merupakan cara untuk membina hubungan yang terapeutik dimana terjadi penyampaian informasi dan pertukaran perasaan dan pikiran dengan maksud untuk mempengaruhi orang lain, komunikasi ini direncanakan secara sadar, bertujuan, dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Pijat bayi adalah pemijatan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan halus atau rangsangan raba (taktil) yang dilakukan dipermukaan kulit, manipulasi terhadap jaringan atau organ tubuh bertujuan untuk menghasilkan efek terhadap syaraf otot, dan system pernafasan serta memperlancar sirkulasi darah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatifl dengan desain penelitian quasi experimental. Pendekatan penelitian menggunakan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung 15.225> t tabel 2.09, yang artinya ada pengaruh signifikan antara implementasi komunikasi terapeutik terhadap kepuasan keluarga pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh komunikasi terapeutik bidan dalam melakukan pijat bayi terhadap kepuasan keluarga pasien. Bidan yang memberikan komunikasi terapeutik sebelum, selama dan setelah melakukan pijat bayi, membuat orang tua bayi merasa puas dan senang terhadap Bidan tersebut.
Pengalaman Keluarga dalam Praktik Pemberian Makan Pendamping ASI pada Balita Gizi Kurang Dwi Cahya Rahmadiyah; Astuti Yuni Nursasi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1422

Abstract

Pemberian makanan pendamping yang tidak tepat menjadi salah satu penyebab langsung terjadinya gizi kurang pada balita. Pemberian makan pendamping ASI (MPASI) merupakan periode penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak. Hal ini dikarenakan kekurangan gizi selama seribu hari pertama kehidupan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang merugikan. Desain kualitatif fenomenologi digunakan untuk mengeksplorasi pengalaman keluarga terutama Ibu sebagai pengasuh utama balita dalam praktik pemberian MPASI pada balita gizi kurang. Peneliti menggunakan wawancara mendalam kepada keluarga yang memiliki balita gizi kurang. Temuan penelitian ini menggambarkan bahwa praktik pemberian MPASI masih belum sesuai dengan prinsip pemberian MPASI yang direkomendasikan WHO. Hal tersebut dikarenakan pengetahuan ibu dalam mengakses informasi nutrisi balita dan terdapat hambatan baik internal maupun eksternal keluarga yang mempengaruhi dalam pemberian MPASI pada balita. Selain itu dukungan anggota keluarga juga berperan dalam pemberian MPASI pada balita seperti; membantu menyuapi anak, mengajak anak makan bersama ketika jam makan keluarga, membelikan bahan makanan bergizi untuk balita, mertua/orang tua membantu memasak MPASI, memberikan dukungan emosional, memberikan saran dan masukan untuk jenis-jenis MPASI. Hasil penelitian ini dapat menjadi perhatian pada keluarga yang memiliki balita, bahwa dukungan anggota keluarga juga berperan dalam pemberian MPASI pada balita.
Analysis of the Implementation of Clean and Healthy Lifestyle Development Program School Order Kodrat Pramudho; Dian Utama Pratiwi Putri; Yessiana Luthfia Bahri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1426

Abstract

Clean and Healthy Behavior in school is a positive behavior carried out by every student, teacher, school guard, canteen officer or school stall, parents of students to prevent illness, improve their health and be active in maintaining a healthy environment at school independently. The purpose of the study was to know in depth the Implementation of School Order Development Program PHBS in elementary students in East Lampung District in 2020. The type of this research is qualitative and the results of the study are presented in a descriptive form. Subjects or informants were taken by Purposive Sampling. The number of informants was 14 people. Data collection techniques employed in-depth interviews and observation techniques. Data analysis was carried out by organizing the data obtained into a category, describing the data into units, analyzing important data, compiling or presenting data in accordance with the research problem in the form of conclusions that are easy to understand. Based on in-depth interviews with 14 informants there were 3 factors that influenced the success of the PHBS program in schools, namely input indicators (policy, support, funding, human resources, facilities and infrastructure, and institutions), Process indicators (Advocacy, cadre training, socialization, plans activities, implementation movements, monitoring) and output indicators (8 indicators of Clean and Healthy Behavior in school). Furthermore, it can be summed up that Cross Programs and Cross Sectors are very influential in the successful implementation of Clean Life and Seat behavior programs in Schools by taking into account Input Indicators, Pross Indicators and Output Indicators
Diaphrgam Breathing Exercise Berpengaruh terhadap Saturasi Oksigen dan Frekuensi Napas pada Pasien PPOK Afrida Sriyani Harahap; Iyang Maisi Fitriani; Rita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1427

Abstract

Diaphragm breathing exercise sebagai intervensi keperawatan dan dijadikan sebagai masukan (stimulus) dalam proses adaptasi menurunkan persepsi dyspnea. Diaphragm breathing exercise ini salah satu teknik bernapas, yang bertujuan untuk mengurangi dyspnea dengan proses regulator meningkatkan pengembangan diafragma dan dapat meningkatkan kekuatan otot diafragma yang merupakan otot utama pernapasan. Tujuan Pneleitian ini adalah untuk mengetahui saturasi oksigen dan frekuensi napas sebelum dan sesudah dilakukan diaphragm breathing exercise pada pasien PPOK dan apakah ada pengaruhnya. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental (penelitian eksperimen semu). Data Dikumpulkan dengan membagikan Kuesioner kepada kelompok kontrol dan intervensi, kemudian dianalisa secara Univariat dan Bivariat . Variabel independent adalah diaphragm breathing exercise variable dependent adalah saturasi oksigen dan frekuensi napas. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh diaphragm breathing exercise terhadap saturasi oksigen dan frekuensi napa pada pasien PPOK dengan hasil (p value = 0,000). Intervensi diaphragm breathing exerciseyang dapat memaksimalkan fungsi paru dengan meningkatkan kekuatan otot pernapasan, mengurangi gejala sesak hingga menurunkan tingkat komplikasi,namun pada pasien PPOK fungsi paru tidak dapat kembali normal dikarenakan obstruksi saluran napas pada PPOK bersifat irreversible.
Efektifitas Behaviour Komprehensif terhadap Pencapaian Indikator Keluarga Sehat Candra Saputra; Nina Trisnawati; Gita Adelia; Futri Ade Celia
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i3.1431

Abstract

Peningkatan perilaku kesehatan dalam upaya pencapaian indicator keluarga sehat berkaitan dengan upaya peningkatan pemberdayaan keluarga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan terapi behaviour comprehensive (ComB). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh behavior comprehensive terhadap pencapaian indikator keluarga sehat (KS). Desain penelitian yang digunakan yaitu Quasy Eksperimental (Eksperimen Semu) dengan pendekatan Time Series Pretest-Postest Non Equivalent With Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Melur Kota Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 orang untuk kelompok intervensi dan 48 orang untuk kelompok kontrol dengan menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan tahap analisa bivariat adalah Independent Sample T-Test dan Uji Pair T Test. Data primer dan data sekunder dikumpulkan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner tertutup menggunakan skala likert. Analisis multivariate yang dilakukan adalah Uji Statistik GLM (Generalized Linier Models). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara terapi perilaku behavior komprehensive (ComB) terhadap peningkatan pencapaian indikator keluarga sehat (KS) (p value = 0,000 < 0,05). Hasil analisis multivariat juga menunjukkan ada peningkatan secara terus menerus dari pengukuran 1, pengukuran 2 dan pengukuran 3 terhadap pencapaian indikator Keluarga Sehat (KS) setelah proses intervensi tindakan behavior komprehensive dilakukan.
Particulate Matter pada Infeksi Covid-19: Literature Review Izzatin Najihah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i3.1433

Abstract

Jenis baru dari virus corona (SARS-CoV-2) pada bulan Desember 2019 telah teridentifikasi di Wuhan, Provinsi Hubei, China dan menyebabkan pandemi COVID-19 di berbagai negara. Virus ini menyebar dari orang ke orang melalui droplet. Penelitian ini penting dilakukan sebab muncul dugaan bahwa faktor lingkungan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi dalam penyebaran SARS-CoV-2 dan memperparah kondisi individu terinfeksi. Studi pustaka ini bertujuan menganalisis Particulate Matter (PM) sebagai salah satu faktor lingkungan yang berkontribusi terhadap kasus COVID-19, bagaimana pengaruh serta mekanismenya terhadap kasus COVID-19 yang masih menjadi permasalahan di berbagai negara. Penelitian menggunakan metode review atau tinjauan dari hasil penelitian orang lain dengan tujuan dan variabel yang relevan. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel adalah “Air pollution, association, COVID-19, dan particulate matter”. Setelah dilakukan seleksi tersebut, maka didapatkan 6 artikel yang dianalisis. Particulate Matter diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada kenaikan jumlah kasus COVID-19. PM dapat memasuki paru-paru dan berpengaruh pada kondisi fisiologi paru, sehingga dapat memperparah keadaan pasien yang terinfeksi. Beberapa penelitian menyatakan bahwa terdapat korelasi yang signifikan baik PM 2,5 maupun PM 10 terhadap jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi setiap harinya. Selain itu penelitian ini juga dapat menjadi gambaran seberapa besar pengaruh PM terhadap kenaikan jumlah kasus COVID-19, sehingga diharapkan dapat menjadi bahan kajian dalam upaya pencegahan kasus COVID-19.
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka pada Pasien Post Sectio Caesarea Delvi Hamdayani; Velga Yazia
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan “Cross Sectional Study. Populasi ibu post sectio caesarea, jumlah sampel 34 responden dengan teknik pengambilan accidental sampling. jenis data primer dikumpulkan dari lembar checklist. Analisa secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan proses penyembuhan luka pasien post sectio caesareamengalami penyembuhan luka secara tidak normal sebanyak 29,4%, ibu usia beresiko 32,4%, status nutrisi kategori obesitas 23,5%, gemuk 11,8%, kurus 17,6%, dan mobilisasi dini kurang baik 44,1%. Hasil analisa bivariat terdapat hubungan usia, status nutrisi, dan mobilisasi dini dengan proses penyembuhan luka post sectio caesarea (X2h ≥ X2t).
Obesitas dan Konsumsi Makanan Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Nurleny Nurleny; Meria Kontesa
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1453

Abstract

Obesitas merupakan faktor resiko hipertensi. Wanita yang sangat gemuk pada usia 30 tahun keatas mempunyai faktor resiko terserang hipertensi 7 kali lipat dibandingkan dengan wanita kurus pada usia yang sama. Orang dengan obesitas akan mengakibatkan daya pompa jantung dan sirkulasi volume darah penderita obesitas dengan hipertensi lebih tinggi dibanding penderita hipertensi dengan berat badan normal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan obesitas dan konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, yaitu penelitian ingin mengetahui hubungan obesitas dan konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang pada bulan Januari sampai dengan April 2021. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah lansia yang ada di wilayah kerja Andalas dan sampel berjumlah sebanyak 96 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuisoner. Dimulai dengan editing, coding, entry, tabulating, dan cleaning kemuadian dianalisi secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat lebih dari separoh 52 (54,2%) responden dengan obesitas, lebih dari separoh 58 (60,4%) responden dengan konsumsi makanan beresiko, lebih dari separoh 61 (63,5%) responden yang mengalami hipertensi. Pada hasil uji Chi-square didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) artinya terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi, nilai p=000 (p=0.05) artinya terdapat hubungan konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia.

Page 35 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue