cover
Contact Name
Afifah Nurul Izzati
Contact Email
-
Phone
+6285336847606
Journal Mail Official
jurnal.tecnoscienza@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.1 Pelem Pare Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tecnoscienza
ISSN : 25413295     EISSN : 26153319     DOI : -
TECNOSCIENZA is an academic journal on the issued related to engineering, earth science, and technology. Published actually in April and October. It is open to all scientist, researchers, education practitioners, and other scholar. Therefore this journal welcomes to various topics that have recieved by Proffesors and Doctors specifying on related studies, and they come from reputable universities all over Indonesia and universities abroad.
Articles 414 Documents
Implementasi Sistem Pemesanan Berbasis Digital Catalog untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan di Cafe Wilayah Condet Fiqri Andika Piliang; Johan Bastari; Filda Angellia
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/jcrndp62

Abstract

The development of information technology has encouraged culinary businesses to adopt digital services in order to improve service quality. Cafe Sudut Timur Condet has implemented a digital catalog-based ordering system to create a more efficient and practical ordering process. This study aims to analyze the effectiveness of the digital catalog ordering system in improving service efficiency at Cafe Sudut Timur Condet. The research method used was a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and questionnaires distributed to managers and customers. The results showed that the implementation of the digital catalog was able to accelerate the ordering process, reduce service errors, and improve operational efficiency. However, the system still requires improvements in terms of interface design and ease of use for new customers. Therefore, the development of a more optimized digital catalog system is expected to enhance service quality and customer satisfaction in the digital era.
Analisis Quantity Take-Off Pile Cap dan Tie Beam Berdasarkan Gambar Kerja Proyek Sekolah X Afriyani Siburian; Ival Ardyansyah Gultom; Muhammad Rafa Rizqi Lubis; Thya Ifhada Tambunan; Edo Barlian; Melvi Maulita Napitupulu; Arrisha Anggraini
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/byzfb334

Abstract

Quantity estimation is one of the important stages in construction project planning because it affects material requirements and project execution in the field. One method commonly used to determine work quantities is Quantity Take-Off (QTO), which is carried out based on project construction drawings. This study aims to analyze the Quantity Take-Off results for pile cap and tie beam works based on the construction drawings of School X Project in Medan City. A descriptive quantitative method was employed using structural drawings and reinforcement details as the primary data sources. The research stages included structural element identification, calculation of concrete volume, reinforcement requirements, and formwork area for each element under review. The results showed that the total concrete requirement for pile cap and tie beam works was 258.096 m³, the reinforcement requirement was 24,735.317 kg, and the formwork requirement was 1,009.117 m². These findings indicate that accurate quantity estimation is essential to ensure proper material planning and to minimize the risk of material shortages or excesses during project execution. The results of this study can be used as a basis for material planning and quantity control, thereby supporting a more effective and well-organized construction process. In addition, this study may serve as a reference for the implementation of Quantity Take-Off in substructure works with similar characteristics. 
PERANCANGAN ALAT CETAK ISI RESOLES DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PADA HOME INDUSTRY ROTI Ary Permatadenyn*1; Erica Nuryulianti*2
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah belum adanya alat bantu pada proses produksi home industry roti khususnya pada pembuatan isi resoles, sehingga mengakibatkan pada saat pengisian resoles tidak memiliki bentuk yang sama dan presisi pada saat pembuatannya. Permasalahan dari penelitian ini adalah(1) Faktor-faktor apa saja yang harus diterapkan dalam pembuatan alat cetak isi resoles? (2) Faktor-faktor apa saja yang menjadi kelebihan dari alat cetak isi resoles ini sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses produksi home industry roti? Penelitian dilakukan bulan Mei sampai Oktober 2015 dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) untuk melakukan analisis dengan data yang diperoleh melalui kuesioner yang berisi tentang kebutuhan konsumen dan tingkat kepentingan konsumen pada pelaku home industry roti di Desa Majan Kabupaten Tulungagung. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) awet, mudah dibersihkan, mudah digunakan, tampilan produk menarik, harga terjangkau, bahan tahan air dan panas, hasil cetakan lebih banyak, dan tidak ada sudut yang tajam. (2) awet, harga terjangkau dan hasil cetakan lebih banyak.Kata kunci: Alat Cetak Isi Resoles, Atribut, Quality Function Deployment
PROBLEMS IN THE PUBLIC PROCUREMENT PROCESS IN LOCAL GOVERNMENTS IN INDONESIA (Case Study : Blitar Regency and Batu Municipality) Damayekti Intan Permatasari
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian local governments must put to bid all construction works that will cost more than $16,950 according to Presidential Regulation No. 35 of 2011. The local governments always use the Knockout System in the auction process which has a different auction flow with the Presidential Decree No.80 of 2003. Research data were obtained through questionnaires and surveys in the Blitar Regency and the Batu Municipality, and methods were used to describe the analysis and Importance-Performance Analysis (IPA). The auction process should be conducted through some evaluations, such as the administrative evaluation, technical and the final evaluation of technique and costs. These are different from the bidding process of Direct Appointment with the Public Tender in the located Arithmetic. The Public Tender must have a Pre-Occupational Safety and Health Plan Contract (Pre-RK3K) and Quality Management to pass the Administration Evaluation, but the Direct Appoinment was not the main requirement of the bidding process.Keywords: Electronic procurement system, Knockout System, Importance-Performance Analysis
MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN SIMPLE QUEUE PADA MIKROTIK DI SMK PGRI 1 KOTA KEDIRI Agus imam Prawito1*; Fatkhur Rhohman
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 2 (2017): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bandwidth di sebuah jaringan seringkali kurang dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya satu atau lebih client yang menghabiskan kapasitas bandwidth dalam jaringan tersebut untuk download dan upload, streaming video, mengakses aplikasi-aplikasi yang dapat menyita kapasitas bandwidth. Jaringan internet seperti pada Instansi sekolah, sering terjadi dominasi bandwidth antar client.Permasalahan penelitian ini adalah (1) Bagaimana pembagian bandwidth yang adil dan merata pada client yang berada di jaringan tersebut (2) Bagaimana cara mengkonfigurasi manajemen Bandwidthpada jaringan Lan dengan routerboard RB750 r2 dengan teknik simple queue. Metode htb menggunakan teknik simple queue pada mikrotik routerboard RB750 r2. Penelitian dilaksanakan mulai pengumpulan data dan langsung tinjau lokasi ruang maupun bengkel yang berada di instansi sekolah SMK PGRI 1 KOTA KEDIRI. Sehingga Manajemen yang didapat dari teknik simple queue pada mikrotik menggunakan winbox dapat membagi bandwidth setiap Ip client dapat membatasi upload dan downloadclient.Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) Manejemen bandwidth menggunakan simple queue pada routerboard RB750 r2sangat mempengaruhi koneksi upload dan download maka penggunaan dibagi sesuai dengan kebutuhan clientagar lebih efisian koneksi penggunaan internetnya dan lebih merata. (2) Dengan winbox versi 2.2.18 konfigurasi dengan mikrotik routerboard RB750 r2 bisa kompatibeldan sesuai yang diharapkan untuk proses konfigurasi ini.Kata Kunci: Manajemen bandwidth, mikrotik, simple queue, routerboard, winbox.
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO BERBASIS SMS GATEWAY Trinil Muktiningrum
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi Nilai mahasiswa Program Studi Teknik Elektro di Universitas Kahuripan Kediri diolah dan disampaikan secara manual. Hal tersebut menimbulkan kendala bagi mahasiswa berupa keterlambatan dalam menerima informasi. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu dibangun sarana berupa SMS Gateway. SMS Gateway sangat berguna untuk menunjang kegiatan akademik di perguruan tinggi. Penggunaan SMS Gateway memudahkan admin untuk menerima atau mengirim pesan secara otomatis. Melalui media SMS ini dosen dapat memberikan informasi kepada mahasiswa secara cepat dan efisien. Mahasiswa juga dapat mengakses nilai yang didapatkan selama melaksanakan kuliah hanya dengan menggunakan handphone. Kata Kunci: SMS Gateway, Handphone, SMS
Implementasi Model Project Based Learning (PJBL) Ditinjau dari Penerapan Kurikulum 2013 Rahma Wahyu
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang mencakup Kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu. Terdapat beberapa perubahan dari kurikulum sebelumnya dan kurikulum 2013, yaitu dalam perumusan Standar Kompetensi Lulusan. Perumusan SKL di dalam KBK 2004 dan KTSP 2006 yang diturunkan dari SI harus diubah menjadi perumusan yang diturunkan dari kebutuhan. Sesuai dengan usaha untuk memaksimalkan kemampuan peserta didik, maka digunakan metode-metode yang bervariasi dalam kegiatan KBM. Dalam kurikulum 2013 juga sudah diberi gambaran metode-metode yang digunakan, diantaranya adalah metode saintifik. Model yang mendukung terjadinya proses pembelajaran saintifik, seperti Project Based Learning, Problem based Learning/ Problem Solving/ Inquiry, Discovery Learning. (Pelangi 2013-Direktorat Pembinaan SMP). Wena (2009) menyatakan bahwa; Pembelajaran berbasis proyek adalah sebuah model pembelajaran yang inovatif, dan lebih menekankan pada belajar kontekstual melalui kegiatan-kegiatan yang kompleks. Fokus pembelajaran terletak pada prinsip dan konsep inti dari suatu disiplin ilmu, melibatkan peserta didik dalam investigasi pemecahan masalah dan kegiatan tugas-tugas bermakna yang lain, memberi kesempatan peserta didik dalam mengonstruksi pengetahuan mereka sendiri. Pembelajaran berbasis proyek Implementasi Model Project Based Learning (PJBL) Ditinjau dari Penerapan Kurikulum 2013 Dosen Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Kahuripan Kediri memiliki potensi yang besar untuk memberi pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik. Sehingga Project Based Learning menjadi model pembelajaran yang mendukung kurikulum 2013. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Project Based Learning (PjBL)/ Pembelajaran Berbasis Proyek.
PEMANFAATAN WEB MARKETING PADA AGEN TOUR KAYE BROMO Risky Aswi Ramadhani
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi terus berkembang, sehingga pelaku bisnis harus selalu berinovasi untuk mengembangkan bisnisnya. Kaye Bromo Tour adalah agen tour dan travel di bidang wisata yang sudah menyadari pentingnya pemasaran melalui internet untuk meningkatkan promosi. Promosi yang dilakukan Kayebromo adalah membangun sebuah website e-commerce. Website Kaye Bromo berisi tentang produk-produk yang ada disediakan, dan cara pemesanan. Keuntungan dari website ecommerce bagi kayebromo, pelanggan yang didapat bukan hanya dari wilayah Kediri melainkan dari luar kota, sehingga pasar kayebromo akan semakin luas. Kata Kunci: Agentour, e-commerce, Marketing, promosi
PERENCANAAN SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI : STUDI KASUS INSTITUSI XYZ Andi Reza Perdanakusuma*1; Aria Indah Susanti*2
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 2 (2017): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kegiatan bisnis sebuah organisasi tidak bisa lepas dari peran Sistem informasi (SI) dan Teknologi Informasi (TI). Institusi XYZ adalah sebuah perguruan tinggi swasta di kota pare kediri yang saat ini mengalami pertumbuhan bisnis yang cukup baik. Supaya tujuan institusi XYZ yang terumuskan dalam visi dan misi tercapai, maka diperlukan strategi bisnis maupun strategi SI/TI yang baik. Selama ini sistem administrasi yang ada di Institusi XYZ belum mencukupi kebutuhan operasional sehari-hari, seperti administrasi akademik, keuangan, kemahasiswan dan perpustakaan. Untuk itu ada keinginan untuk membangun suatu perencanaan kebutuhan SI/TI agar pembangunan SI/TI Institusi XYZ dapat dilakukan secara terencana dan dapat mengintegrasikan kebutuhan informasi disana. Konsep dasar yang digunakan dalam menyusun kerangka kerja Perencanaan Strategis SI/TI di Institusi XYZ yaitu dengan menggunakan metodologi John Ward dan Joe Peppard. Tiga sasaran utama dari upaya penerapan SI/TI dalam suatu organisasi berdasarkan metodologi John Ward dan Joe Peppard yaitu memperbaiki efisiensi kerja dengan melakukan otomasi berbagai proses yang mengelola informasi, meningkatkan keefektifan manajemen dengan memuaskan kebutuhan informasi guna pengambilan keputusan, memperbaiki daya saing atau meningkatkan keunggulan kompetitif organisasi dengan merubah gaya dan cara berbisnis. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah membuat suatu perencanaan strategis SI yang sesuai dengan strategi organisasi sehingga bisa mendukung kinerja organisasi secara kontinyu, agar apa yang dilakukan pada pengembangan SI/TI dapat terus berkesinambungan dan mempunyai arahan yang jelas serta sesuai dengan rencana strategis dari organisasi. Kata kunci:Perencanaan kebutuhan SI/TI, perencanaan strategis SI/TI, metodologi Ward-Peppard
PENENTUAN PROPORSI ALOKASI ANGGARAN PADA DOKUMEN APBD KOTA/KABUPATEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP Assistriadi Widjiseno
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 1 No. 2 (2017): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APBD merupakan dasar pengelolaan keuangan daerah yang harus dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat. Pada umumnya saat pembahasan untuk menentukan besarnya proporsi alokasi anggaran belanja daerah pada dokumen APBD Kota/Kabupaten seringkali dilakukan dengan mengedepankan proses kompromi politis dari berbagai fihak. Sehingga mengakibatkan banyak kepentingan masyarakat terutama atas peningkatan pelayanan publik dan pemenuhan akan hak-hak ekonomi, sosial, budaya tidak dapat terakomodir. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengambilan keputusan penentuan proporsi alokasi anggaran belanja daerah dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yang mana metode ini dapat membantu memecahkan masalah kualitatif yang kompleks dengan memakai perhitungan kuantitatif, melalui proses pengekspresian masalah dimaksud dalam kerangka berpikir yang terorganisir, sehingga memungkinkan dilakukannya proses pengambilan keputusan secara efektif. Adapun hasil penelitian pada dokumen APBD Murni Kota Madiun Tahun 2009 adalah belanja honor pegawai > 4.00%, belanja barang jasa > 21.68%, belanja modal < 25.68%, belanja bunga < 0.22%, belanja subsidi < 0.38%, belanja hibah > 0.15%, belanja bantuan sosial > 0.71%, belanja bagi hasil < 0.22%, belanja bantuan keuangan <l 0.22% dan belanja tidak terduga > 0.20%. Sehingga dapat simpulkan bahwa alokasi anggarannya belum memenuhi kriteria anggaran untuk peningkatan pelayanan publik. Kata Kunci: APBD, Analytical Hierarchy Process (AHP)