cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN UMUR IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUNGAI DAREH KABUPATEN DHAMASRAYA Husna Husna; Siti Khotimah; Nurlaini Nurlaini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8323

Abstract

Mual dan muntah berlebihan pada ibu hamil disebut hiperemesis gravidarum. Keluhan kadang begitu hebat, dimana makananan dan minuman dimuntahkan sehingga dapat mepengaruhi keadaan umum yang mengakibatkan berat badan menurun, dehidrasi dan terdapat aseton dalam urine bahkan seperti gejala penyakit apendisitis (radang usus buntu), plebitis (radang pembuluh darah) sehingga dapat menganggu pekerjaan sehari-hari. Untuk mengetahui hubungan antara umur ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSUD sungai dareh. Metode penelitian survey analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 90 responden, Teknik sampling dengan total sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square. Terdapat sebanyak 22.2% responden ibu hamil umur beresiko yang mengalami hiperemesis gravidarum dan menurut  hasil uji Chi quare yaitu terdapat hubungan antara umur ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum (p = 0,049). Berhubungan signifikan antara umur ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum. kesimpulan Sebagian Besar ibu hamil trimester 1 tidak mengalami hyperemesis gravidarum. Hampir setengahnya ibu hamil trimester 1 tidak memliki umur beresiko. Terdapat hubungan yang bermakna umur ibu hamil dengan kejadian hyperemesis gravidarum.  
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT KECEMASAN IBU DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI MASA COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DAREH KABUPATEN DHARMASRAYA Siti Khotimah; Evin Noviana Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8334

Abstract

Di Indonesia berdasarkan data yang terangkum dalam organisai Ikatan Bidan Indonesia data kunjungan Antenatal care yang dikumpulkan dari 9296 Praktek Bidan Mandiri yang mengumpulkan laporan Januari-April 2020 kunjungan Antenatal care dimasa Pandemi Covid-19 sangat menurun. Pada tahun 2020 (Januari-April) kunjungan KI pada bulan januari sebesar 76.878 jiwa dan K4 sebesar 57.166 jiwa mengalami penurunan yang drastis pada bulan April yaitu kunjungan KI sebesar 59.326 jiwa dan K4 sebesar 50.767 jiwa. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling dengan populasi 40 ibu hamil yang melakukan kunjungan k4 pada bulan Maret di Puskesmas Sungai Dareh. Analisis data menggunakan Chi Square. Dari sebanyak 70% responden memiliki dukungan keluarga baik dan sebanyak 77,5% responden memiliki kecemasan dalam melakukan kunjungan antenatal care di masa Covid-19. Uji analisa yang digunakan adalah uji Chi Square diperoleh nilai koefisien korelasi yang terjadi antara ketiga variabel adalah  ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan antenatal care (0,004 < 0,05,) dan ada hubungan tingkat kecemasan dengan kepatuhan kunjungan antenatal care (0,015 <0,05.). Terdapat hubungan anatara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan ibu dengan kepatuhan kunjungan antenatal care di masa Covid-19.
PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK KOMPRES HANGAT TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM Sri Andar Puji Astuti; Ningsih Saputri; Nurjanah Nurjanah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8351

Abstract

Kompres hangat pada payudara merupakan salah satu metode non farmokologi yang dianggap sangat efektif dalam menurunkan nyeri atau spasme otot serta dapat melancarkan peredaran darah ke suatu area. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik kompres hangat terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post partum di wilayah kerja puskesmas gunung medan. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design desain yang digunakan adalah Posttest-Only control Design. Lokasi penelitian ini di lakukan Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Medan Kabupaten Dharmasrya pada bulan Mei Tahun 2022. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum di wilayah kerja puskesmas gunung medan dengan jumlah sampel 22 orang. Analisa data ini menggunakan uji Wilcoxson. Hasil penelitian diperoleh dari 22 ibu post partum pada kelompok eksperimen hampir seluruhnya yaitu 10 orang (90,9%) dengan kelancaran pengeluaran ASI dan sebagian kecil yaitu 1 orang (9,1%) dengan ketidaklancaran pengeluaran ASI sedangkan pada kelompok kontrol sebagian kecil yaitu 2 orang (18,2%) dengan kelancaran pengeluaran ASI dan hampir seluruhnya yaitu 9 orang (81,8%) dengan ketidaklancaran pengeluaran ASI. Hasil uji statistic menggunakan uji Wilcoxson di peroleh nilai p-value 0,005 <0,05 artinya ada pengaruh yang bermakna antara pemberian teknik kompres hangat terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post partum.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANC PADA IBU HAMIL SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG MEDAN Husna Edi; Embun Nadya; Putri Annisa Rahma
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8357

Abstract

Antenatal Care (ANC) adalah suatu pelayanan yang diberikan oleh perawat kepada ibu hamil, seperti pemantauan kesehatan secara fisik, psikologis, termasuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta mempersiapkan proses persalinan dan kelahiran supaya ibu siap menghadapi peran baru sebagai orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kunjungan ANC Pada Ibu Hamil Selama Masa Pandemi Covid-19 tahun 2022. Metode penelitian  survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Medan dengan jumlah sampel 47 orang. Analisis data ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 47 ibu hamil dengan kunjungan ANC lengkap hampir setengahnya yaitu sebanyak 22 orang  (46,8%) yang memiliki pengetahuan baik, dan hampir setengahnya yaitu 31 orang (66,0%) dengan mendapatkan dukungan dari suami, dan hampir setenganya yaitu sebanyak 21 orang (44,7%) mendapatkan gaji diatas UMR. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan hasil P Value = 0,925 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kunjungan ANC, diperoleh hasil P Value = 0,05 < 0,05 yang artinya ada hubungan antara dukungan suami dengan kunjungan ANC, dan diperoleh hasil P Value = 0,071 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan kunjungan ANC.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN RISIKO KEJADIAN SCABIES Ida Suryati; Def Primal; Puput Avita Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8373

Abstract

In Indonesia , there is a high prevalence of skin disease caused by  viruses, bacteria, fungi, germs and parasites,  One of the skin diseases caused by parasites is scabies. Accouirding to survey results , adullts have  a 25%,  prevalence  of scabies , while children have about 25% ,while the highest incidence occurs in school-aged children of 30-65%. This disease is often found in densely populated areas such as orphanages. The purpose of this study was to determine the relationship between Knowledge Level and Personal Hygiene with the Risk of Scabies Incidence at the Nagari Koto Tangah Orphanage, Agam Regency. The research design uses a descriptive correlation, with a cross sectional research type. The number of samples in this study amounted to 34 respondents using a total sampling technique consisting of 2 orphanages in Nagari Koto Tangah, Agam Regency. The variables in this study were knowledge and personal hygiene with the incidence of scabies. Primary data obtained through research instruments using questionnaires. Data analysis with the chi-square statistical test (alpha < 0.05). In this study, the results obtained were that almost half of the 15 people (44.1%) foster children had poor knowledge about scabies, as many as 17 people (50%) foster children had less personal hygiene, 17 people (50%) had a risk of scabies and there is a relationship between the level of knowledge and personal hygiene with the risk of scabies with a p-value of 0.000. From the research above, the less knowledge and personal hygiene possessed by foster children, the higher the risk of scabies occurring.
PENGETAHUAN TENTANG DAGUSIBU PADA IBU RUMAH TANGGA DI NAGARI KURNIA SELATAN KECAMATAN SUNGAI RUMBAI KABUPATEN DHARMASRAYA Rati Purwati; Ita Dwiaini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8395

Abstract

Ibu rumah tangga di desa pengarasan melakukan pengobatan sendiri sebagai pengobatan. Pelaksanaan ibu rumah tangga jauh dari target karena informasi obat. Aksesnya jauh lebih mudah. Sayangnya, kurang sesuai dengan pengetahuan yang baik tentang Cara Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan dan Membuang obat yang dikenal dengan DAGUSIBU. Jika seseorang (ibu rumah tangga) memiliki pemahaman yang baik tentang pemberian obat, ini akan meningkatkan jaminan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan tentang DAGUSIBU pada ibu rumah tangga di Desa Kurnia Selatan Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebanyak 15 pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga sebanyak 100 orang dengan cluster random sampling. Berdasarkan hasil tersebut ditemukan Cara Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan, dan Membuang (DAGUSIBU) dari responden. Pengetahuan ibu rumah tangga tentang cara mendapatkan berada pada kategori cukup (64%). Cara Pemakaian dan Cara Penyimpanan yang baik Cara Buang termasuk dalam kategori cukup (67,7%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu rumah tangga tentang DAGUSIBU di masyarakat tergolong baik.
ANALISIS KEBIJAKAN DOKUMEN RKK PENAWARAN PADA PT X DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INTERNATIONAL SUSTAINABILITY RATING SYSTEMS (ISRS) SEBAGAI MENINGKATKAN KINERJA KESELAMATANKONSTRUKSI SUBCONTRACTOR Sandhy Cahyadi; Baiduri Widanarko; Rossy Armyn Machfudiyanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8540

Abstract

The root causes of most industrial accidents have been linked to process safety issues ranging from poor safety culture, lack of communication, asset integrity issues, lack of management leadership and human factors as well as inappropriate policies. This accident can be prevented with adequate application of process safety management (PSM). The process of selecting a Subcontractor, who will be appointed in a job, is the first step to run a company system as prevention, supervision, implementation and quality improvement in a job. In this research conducted by Delphi. This research was conducted from February 2022 to June 2022. Data collection techniques were through direct observation and review of company documents guided by RKK offers which will be analyzed according to the guidelines of the International Sustainable Rating System (ISRS). Another goal is that if this policy document is carried out in a more appropriate manner, then it is certain that it can improve the diving performance of subcontractor construction and from the government side so that the Ministry of Public Works and Public Housing can form an assessor team during the initial vendor selection inspection, and further develop the points which can cover to ensure that the subcontractor or vendor has carried out document policies in accordance with the rules of the applicable International Sustainability Rating System (ISRS). And for the company to be able to display an increase in construction safety performance.
POLA MAKAN, STATUS GIZI, ASUPAN GIZI DAN ANEMIA PADA PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI Endang Sri Wahyuni; Sutrio Sutrio; Yulia Novika J; Reni Indriyani; Roza Mulyani; Mindo Lupiana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8541

Abstract

Anemia dapat menunda pelaksanaan kemoterapi, berdampak pada kelelahan dan menurunnya kualitas hidup pasien, serta menurunnya respon terhadap kemoterapi. Sebanyak 50% pasien kanker yang mendapat terapi antikanker mengalami anemia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi, konsumsi lauk pauk  dan asupan zat gizi dengan anemia pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Design penelitian  cross sectional, dengan 64 sampel. Pemilihan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus – Oktober 2019 di Instalasi Kemoterapi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek.  Pola makan dan asupan zat gizi didapat dari wawancara menggunakan food model dan formulir SQ FFQ, untuk memperoleh informasi makanan yang dikonsumsi konsumsi dalam kurun waktu 1 minggu sebelum pelaksanaan kemoterapi. Analisis statistik chi square menunjukkan ada hubungan bermakna antara status gizi (p=0,020), asupan Fe  (p=0,033), konsumsi lauk hewani dan nabati (0.035) dengan kejadian anemia. Tidak ada hubungan yang bermakna  antara jenis kelamin, usia, periode kemoterapi, durasi kemoterapi, status konseling gizi, porsi lauk, sayuran, buah, asupan energi, protein, seng, vitamin B6, B12 dengan anemia (p>0,05). Anemia pada penderita kanker yang menjalani kemoterapi berhubungan dengan status gizi, asupan Fe dan konsumsi lauk pauk.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AEKRAJA KECAMATAN PARMONANGAN KABUPATEN TAPANULI UTARA Jasmen Manurung; Marlinang Isabella Silalahi; Henny Arwina Bangun; Monica Hutasoit
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8542

Abstract

Dalam rangka mewujudkan penduduk seimbang dan keluarga berkualitas maka pemerintah menetapkan kebijakan keluarga berencana melaului program keluarga berencana. Diantaranya adalah penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Rendahnya penggunaan MKJP dapat disebabkan karena beberapa faktor seperti usia, pendidikan, paritas dan budaya keluarga. Hambatan lain dapat bersumber dari layanan kesehatan, peran petugas kesehatan dan dukungan suami. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui fakor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penggunaan MKJP di wilayah kerja UPT Puskesmas Aek Raja Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur berjumlah 100 orang. Teknik sampling dengan metode simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan dianalis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan peran petugas kesehatan (p = 0,005) dan dukungan suami (p=0,000) dengan penggunaan MKJP. Tidak ada hubungan faktor umur, pendidikan, paritas, dan budaya dengan penggunaan alat kontrasepsi MKJP. Petugas pelayanan KB agar lebih aktif dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat terutama kepada PUS agar mereka lebih mengerti tentang manfaat program KB.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN LEPTOSPIROSIS DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Sthevani Eka Purnama; Budi Hartono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8543

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit menular zoonosis yang disebabkan bakteri  dari genus Leptospira sp. Perkiraan menunjukkan bahwa ada lebih dari 500.000 kasus leptospirosis setiap tahun di seluruh dunia. Leptospirosis merupakan penyakit yang berpotensi mewabah, terutama setelah hujan deras atau banjir. Pada tahun 2021 ditemukan adanya 734 kasus Leptospirosis di Indonesia yang dilaporkan oleh delapan provinsi. Dari sejumlah kasus yang dilaporkan tersebut, terdapat 84 kasus meninggal dengan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 11,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berhubungan atau berpengaruh dengan penyakit leptospirosis di Indonesia. Metode penelitian ini adalah literature review menggunakan sumber data elektronik Google Scholar, Sciencedirect, dan Scopus. Jurnal yang dipilih, menggunakan kata kunci berupa faktor risiko, leptospirosis, dan Indonesia dengan kriteria inklusi adalah memiliki teks lengkap yang tidak berbayar, menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, terbit tahun 2017-2022 dan memiliki ISSN. Kriteria eksklusi terdiri dari duplikasi, artikel literature review, artikel berbayar, tidak menggunakan teks lengkap dan tidak sesuai dengan kata kunci yang digunakan. Terdapat 7 literatur yang memenuhi kriteria inklusi. Seluruh artikel penelitian yang didapat berasal dari studi yang dilakukan di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Kesimpulan dalam literatur review ini adalah terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi atau berhubungan dengan leptospirosis di Indonesia diantaranya adalah faktor lingkungan,  faktor kondisi kesehatan dan karakteristik individu dan faktor prilaku. Pada kajian literatur review ini diketahui bahwa kondisi lingkungan yang buruk merupakan faktor yang paling banyak mempengaruhi kejadian leptospirosis di Indonesia. 

Page 38 of 216 | Total Record : 2155