cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PERBEDAAN PENGETAHUAN CALON PENGANTIN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN TENTANG KESEHATAN PRAKONSEPSI Dewi Zolekhah; Silvia Ari Agustina; Liberty Barokah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.7870

Abstract

Calon pengantin baik laki-laki dan perempuan berperan penting dalam menjamin kesehatan ibu dan janin yang akan dihasilkan nanti. Untuk itu pengetahuan tentang prakonsepsi untuk calon pengantin laki-laki dan perempuan sangat penting. Di Indonesia sudah ada program terkait peningkatan kesehatan prakonsepsi, akan tetapi peran calon pengantin laki-laki dinilai masih rendah. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui perbedaan pengetahuan calon pengantin laki-laki dan perempuan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner tertutup dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas SMA hanya saja masih ada 20,8% SMP 5,6% SD. Sumber informasi yang paling banyak diminati adalah sosial media. Tingkat pengetahuan baik calon pengantin laki-laki maupun perempuan tergolong kategori baik, akan tetapi masih ada 45.45% kategori kurang untuk tingkat pengetahuan laki-laki dan 17.95% untuk pengetahuan catin perempuan yang masuk dalam kategori kurang. Simpulan tingkat pengetahuan calon pengantin perempuan lebih baik dibandingkan dengan calon pengantin laki-laki.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF CARE PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKABUMI Teten Tresnawan; Ira Karida
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8036

Abstract

Self care dan self efficancy serta dukungan keluarga merupakan faktor pencegahan Diabetes. Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis dengan angka kejadian sangat tinggi yang menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan self efficacy dan dukungan dengan self care pada penderita Diabetes Melitus Tipe II. Self care merupakan tindakan individu untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Dukungan Keluarga merupakan sikap, tindakan yang yang diberikan oleh anggota keluarga secara terus menerus untuk memberikan bantuan. Self efficacy merupakan suatu keyakinan individu akan kemampuan dalam melakukan tugasnya. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Diabetes Melitus Tipe II sebanyak 111 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling. Analisa data yang digunakan adalah Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar self efficacy tinggi, dukungan keluarga mendukung, dan self care tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan  self efficacy dengan self care (P-value 0,036), dukungan keluarga dengan self care (P-value 0,006). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan self efficacy dan dukungan keluarga dengan self care pada penderita Diabetes Melitus Tipe II saran UPTD Puskesmas Sukabumi untuk lebih dipertahankan dan ditingkatkan lagi melakukan program home care dan penyuluhan Kesehatan terkait penderita Diabetes Melitus.
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TUNGGAL TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI PUSKESMAS PASAR IKAN KOTA BENGKULU Hanifah Djawari; Ria Fradila; Fatima Nuraini Sasmita; Dian Dwiana Maydinar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8056

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan dunia, tidak hanya karena komplikasinya yang dapat mengancam kehidupan tetapi angka kasusnya yang tiap tahun semakin meningkat. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk mengontrol tekanan darah adalah air seduhan bawang putih tunggal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bawang putih tunggal terhadap tekanan darah lansia di Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. Metode penelitian pre eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Populasi adalah semua lansia yang memiliki penyakit hipertensi, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan sampel 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan semua responden mengalami penurunan tekanan darah berjumlah 26 (100%) orang yang diberikan air seduhan bawang putih selama 7 hari dengan dosis 4 gram sebanyak 200 ml air perhari. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon signed rank test diperoleh nilai Z = - 4.614 dengan P-value = 0,000<0,05 signifikan, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh dalam pemberian air seduhan bawang putih tunggal terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan penderita hipertensi agar mengkonsumsi air seduhan bawang putih untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES PENDISTRIBUSIAN OBAT DAN ALAT KESEHATAN DARI GUDANG FARMASI KE INSTALASI RAWAT INAP DI RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Matius Herwanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8058

Abstract

Hospital should have a professional human resources, both in medical technical field and health administration, so hospital services could be safe and have a good quality. The hospital pharmacy service system is a system that cannot be separated from the hospital health service system, both oriented to patient care and the provision of pharmaceutical logistics. inefficient services can result in losses for the hospital and for the patients themselves. Therefore, in the selection of a drug service system, it must be selected and adapted to existing conditions, so the drug services can be carried out in an effective and efficient way.The purpose of this study was to identify and analyze the factors that influence the distribution of drugs and medical devices from pharmacy warehouses to inpatient installations at RSU GMIM Bethesda Tomohon. This type of research is descriptive, that using a qualitative approach. The samples were pharmacists, nurses, doctors, and patients with a total of 12 people. The data were analyzed using the content analysis method on the interview results.The results of the study from the factors that supporting the distribution of drugs at GMIM Bethesda Tomohon Hospital were in the application of the unit dose dispensing system used. This system can minimize medication dispensing errors and control the hospital pharmacy installation which has a wider scope, starting from the doctor writing the prescription/order until the patient receives the unit dose. The inhibiting factors are in the form of centralization that is not supported, the position of the pharmacy installation, the installation that serves both outpatients and inpatients simultaneously, the lack of pharmacy workers, drug vacancies, storage warehouse area, doctor's writings and visiting hours.The conclusion of this study is that there are factors that support and hinder the distribution of drugs and medical devices from pharmacy warehouses to inpatient installations at RSU GMIM Bethesda Tomohon.
Analisis Perbandingan Perilaku Mahasiswa Kesehatan Di Kota Medan Dalam Pencegahan Covid 19 roni gunawan; Alfiyansyah Hasibuan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8105

Abstract

Introduction: The Corona Virus Disease 19 (COVID-19) is a disease that has a major impact on public health in 2020. This epidemic has an impact on the development of the digitalization system in every aspect of life. Information that is widely disseminated on social media becomes very important to be accessed by all parties, including those who are familiar with health information, namely health students. Health students with various majors have their own characteristics that in fact affect their behavior in preventing Covid 19. Method: The research method used is a comparative analytical survey method, which compares the behavior of preventing Covid 19 in 4 student departments in the city of Medan, namely Public Health, Pharmacy, Nursing. and Physiotherapy. The total number of respondents is 80 people where each department is 20 people. Data analysis used the Kruskall Wallis test with the Post Hoc test using the Mann Whitney test. Result:. Based on the analysis of the behavioral aspects tested, there are differences in the four majors, namely the Action variable only. Then based on post hoc analysis, the difference between these actions occurred in the Department of Public Health and Pharmacy with a p value of 0.041. Then the difference in Action also occurs in the Department of Public Health and the Department of Nursing with a p value of 0.010. Then the difference in action also occurred in the Department of Public Health and the Department of Physiotherapy with a p value of 0.001
THE EFFECT OF VISUAL NOVEL BASED PC GAME: FRUIT AND VEGGIE STORY TO INCREASE KNOWLEDGE, FRUIT AND VEGETABLE CONSUMPTION AMONG SCHOOL-AGED CHILDREN Susana Widyaningsih
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8106

Abstract

Lack of knowledge regarding fruit and vegetable could result in low consumption of those food among Indonesian children. A PC game named Fruit and Veggie Story that we have developed could act as an educational means for children to learn about the importance of consuming fruit and vegetable in a pleasant way. This study aimed to measure the effectiveness of Visual Novel PC Game: Fruit & Veggie Story to increase knowledge as well as fruit and vegetable consumption among school-aged children. This study was a quasi-experiment two groups with pre-post tests. 50 students from class 2A and 2B at SD Muhammadiyah Bumiayu were assigned into experiment and control groups. After playing the game daily for a week, respondents in the experiment group were measured over their knowledge using a questionnaire consisting of 10 MCQ questions. Moreover, after one week period, the students’ consumption was measured using a food recall diary. The data were presented in frequency, percentage and analysed using paired T-test and independent T-test. The results showed that the average knowledge score before the intervention was 5.76, while after the intervention it increased to 8.12. The average of fruit and vegetable consumption before the intervention was 463.20 grams and after the intervention it increased to 577.44 grams (P= 0.000). The Fruit and Veggie Story PC game is a technology innovation in education to effectively increase knowledge regarding fruit and vegetable. It is also able to encourage children to eat more of those food. Key words: PC game, fruit and vegetable consumption
MEMAHAMI MEKANISME GEJALA DEPRESI DAN KEDUKAAN: PERAN JERAT KOGNITIF SEBAGAI MEDIATOR Shabrina Audinia; Imelda Ika Dian Oriza
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8122

Abstract

Proses kedukaan merupakan fenomena yang umum dialami oleh setiap orang. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa gejala kedukaan berkorelasi dengan gejala depresi, namun belum banyak penelitian yang mengeksplorasi mekanisme hubungan antara keduanya. Penelitian ini mencoba membuktikan bahwa jerat kognitif menjadi mediator hubungan antara gejala depresi dengan gejala kedukaan. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan regresi berbasis mediasi dilakukan kepada dewasa muda yang mengalami kedukaan akibat kematian (N = 112). Gejala depresi diukur dengan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), gejala kedukaan yang kompleks diukur dengan Complicated Grief Inventory (CGI), dan jeratan kognitif diukur dengan Cognitive Fusion Questionnaire (CFQ). Penelitian menunjukkan bahwa jerat kognitif memediasi secara parsial hubungan antara gejala depresi dan gejala kedukaan (ab = .38, p < 0.001; 95% CI [.14, .70]). Semakin tinggi gejala depresi, maka akan semakin tinggi pula jerat kognitif individu yang akan diikuti dengan peningkatan gejala kedukaan. Oleh karena itu, mengintervensi aspek kognitif merupakan hal yang krusial untuk menurunkan gejala kedukaan.
TINJAUAN FAKTOR PENYEBAB DISPUTE KLAIM BPJAS PASIEN COVID-19 DI RSU KABUPATEN TANGERANG Dina Munadiatu; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya; Nanda Aula Rumana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8143

Abstract

Pemerintah Indonesia menetapkan Covid-19 menjadi fenomena pandemi dengan jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 yang meningkat dengan pesat, diperlukannya tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan yang memadai, dalam proses pengganti pembiayaan/klaim yang dibayarkan pemerintah ke rumah sakit, banyak terjadi kasus dispute pada klaim pasien Covid-19, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pembiayaan di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan pasien Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab dispute klaim pada pasien Covid-19, metode penelitian yang digunakan adalah mix method dimana satu buah variable penelitian menggunkan pendekatan kualitatif dan 2 variabel menggunakan pendekatan kuantitatif, dan teknik pengumpulan data adalah observasi, pedoman wawancara dan studi dokumen berupa berita acara hasil verifikasi BPJS. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 9 kriteria penyebab dispute klaim pasien Covid-19, berkas dispute yang dianalisis sebanyak 78 data dispute dengan kasus kriteria kode C2-Peserta jaminan Covid tidak sesuai ketentuan dan dapat diidentifikasi kedalam 5 kategori yaitu, pasien konfirmasi dipertanyakan 32%, LOS yang tidak sesuai ketentuan 23%, gejala ringan tanpa sesak dan demam 17%, pasien probable tanpa komorbid dan dengan komorbid 26% suspek tanpa komorbid dan dengan komorbid 2%, Peraturan Mentri Kesehatan No 4344 tentang petunjuk teknis klaim pengganti biaya pelayanan Covid-19 terdapat batas penjaminan ataupun persyaratan pasien tersebut dinyatakan layak atau tidak untuk diklaim pembiayaannya.
LEVEL OF DEPRESSION IN ELDERLY WITH CHRONIC DISEASES AT BLANG MANGAT PUSKESMAS, LHOKSEUMAWE CITY YEAR 2022 Eka Sutrisna
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8160

Abstract

The aging process can cause various problems both physically-biologically, mentally and socio-economically. Changes in the elderly do not only occur physically, but also changes in mental states that are often overlooked, such as depressive disorders. About 80% of depressed elderly people who undergo treatment make a full recovery and enjoy their lives. The incidence of depression in the elderly will increase by 13.5% in the elderly who have chronic diseases and are hospitalized. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the level of depression in the elderly with chronic diseases at the Blang Mangat Health Center, Lhokseumawe City in 2022. This type of research is descriptive. The stages of the research are: to explain how the level of depression in the elderly with chronic diseases and the factors that influence the level of depression in the elderly with chronic diseases, namely: elderly age, last education, gender, work status, family support, support for elderly cadres, types of chronic diseases experienced, and long suffering from chronic disease. The population of this study were all elderly people with chronic diseases who visited the Puskesmas. The sample in this study was the total population, that is, the entire population was sampled. Data were analyzed by descriptive analysis. The results showed that the level of depression in the elderly with chronic diseases at the Nurussalam Public Health Center was mild depression as many as 28 people (46%). It is suggested to respondents to be able to check themselves with health workers if they feel hopeless and no longer enthusiastic about living life and try to be more open to their families about the conditions experienced at this time and always think positively about the conditions of the disease they are experiencing.
IMPLEMENTASI METODE HAZOP (HAZARD AND OPERABILITY STUDY) PADA PROSES PRODUKSI DI BALAI LATIHAN PENDIDIKAN TEKNIK TOMOHON Steefra D Mangkay; Yongker Baali; Harmen Fernando Sembel; Welong S. Surya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8189

Abstract

Hazop ialah suatu metode identifikasi bahaya yang sistematis teliti dan terstruktur untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang menganggu jalannya proses dan risiko yang terdapat pada suatu peralatan yang dapat menimbulkan risiko merugikan bagi manusia atau fasilitas pada sistem.sektor industri mebel yang dapat mengubah kayu menjadi perabot rumah tangga dan peralatan kantor, tentunya akan menimbulkan masalah keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja mebel, serta lingkungan kerja yang tercemar oleh debu dari proses produksi atau potensi kecelakaan kerja terhadap karyawan yang akan terjadi. Salah satu industri mebel yaitu Balai Latihan Pendidikan Teknik yang terletak di Kaaten, Tomohon Provinsi Sulawesi Utara mempekerjakan 34 orang khusus di bagian produksi. Perusahaan tersebut menghasilkan barang – barang seperti lemari, meja, kursi, tempat tidur, souvenir yang berbahan dasar kayu kelapa mengalami proses produksi yaitu pemotongan, penyerutan, pengamplasan, pengukiran, pengeboran, perakitan, pengecatan tentunya akan menghasilkan potensi risiko kecelakaan kerja yang tentunya akan berpengaruh pada karyawan. Dengan kata lain metode ini digunakan sebagai upaya pencegahan sehingga proses yang berlangsung dalam suatu sistem dapat berjalan lancar dan aman. Tujuan penggunaan Hazop sendiri ialah untuk meninjau suatu proses atau operasi pada suatu sistem secara sistematis untuk menentukan apakah proses penyimpangan dapat mendorong kearah kejadian atau kecelakaan yang tidak diinginkan, untuk menganalisis atau meninjau kemungkinan terdapat potensi bahaya pada suatu proses. Hazop secara sistematis mengidentifikasi setiap kemungkinan penyimpangan (deviation) dari kondisi operasi yang telah ditetapkan dari suatu plant, dan menentukan konsekuensi yang merugikan sebagai akibat terjadinya penyimpangan serta memberikan rekomendasi atau tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari potensi risiko yang telah berhasil diidentifikasi.  

Page 36 of 216 | Total Record : 2155