cover
Contact Name
Puryantoro
Contact Email
-
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
integritasunars@gmail.com
Editorial Address
Jl. PB. Sudirman No. 07
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian
ISSN : 25807978     EISSN : 26150794     DOI : -
INTEGRITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh P3M UNARS untuk publikasi tulisan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018): JULI" : 7 Documents clear
PENGADAAN ECO-LIBRARY BERBASIS PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO JAWA TIMUR Endang Suhesti; Siti Muyasaroh
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.458 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i1.213

Abstract

This activity was aimed to solve the problems related to the lack of awareness and understanding of the community in Kilensari Village, Panarukan Subdistrict on proper waste management. Based on preliminary observations, people dump garbage around the river mouth area. It caused environmental degradation, threats to aquatic organisms, and risks to human health. To overcome this, the proposed establishment of eco-library as a means of education and socialization to the community for better waste management. The establishment of an eco-library involves NGOs engaging in environmental literacy, Greenbooks.org. This NGO acts as an online instructor on environmental education activities provided. Based on interviews with Head of Kilensari Village, there has been a plan for making temporary garbage collection (TPS) in Kilensari Village which will be built in 2018 with total area of ± 3Ha. The socialization of eco-library was held on 15 November 2017 at Kilensari Village Hall, Panarukan Sub-district. Communities participating in the socialization activities were quite enthusiastic about the establishment of an eco-library and a plan of cooperation with Greenbooks.org for environmental learning for children. It is hoped that socialization and training activities related to waste management can continue, so that people understand and implement waste management properly. Initially, the eco-library was proclaimed to have a collection of waste management-based books targeting children's readers aged 6-18. But as the program progresses, the books are not specially discussed about waste management, but still themed environment and living creatures. Cooperation with Greenbooks.org will begin with registration of eco-library in Kilensari Village.
PENGEMBANGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN BAGI IBU RUMAH TANGGA DI DESA ALASMALANG DENGAN MEMANFAATKAN REBUNG SEBAGAI BAHAN ANEKA OLAHAN KUE Hasan Muchtar Fauzi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.68 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i1.209

Abstract

Rebung atau tunas muda bambu sudah lama dikenal masyarakat sebagai bahan makanan, antara lain dibuat aneka sayur, kripik, kue, serta makanan lainnya. Selain rasanya lezat, rebung kaya serat dan nutrisi. Rebung mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, thiamin, riboflavin, vitamin C serta mineral seperti kalsium,fosfor, besi, dan kalium (Qiu, 1992; Shi,1992). Rebung juga berkhasiat obat karena dengan kadar kalium sebesar 553 mg per 100 gram rebung dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah (Senior,2007). Meskipun banyak kandungan manfaat dari rebung, sampai saat ini masih sedikit masyarakat yang mengetahui dan mengkonsumsinya. Para ibu rumah tangga di Desa Alasmalang sudah mendapatkan pelatihan dengan memafaatkan tanaman rebung di eksplorasi manjadi barbagai macam kripik olahan. Oleh karena itu langkah selanjutnya dalam rangka pengembangan kreatifitas ibu rumah tangga guna memanfatkan tanaman tersebut, perlu di adakan rencana untuk memberikan pelatihan pembuatan aneka kue olahan dari bambu/rebung dengan harapan, setelah mengikuti pelatihan pembuatan kue berbahan rebung para ibu rumah tangga bisa mendapatkan penghasilan yang lebih meningkat lagi, dalam berwirausaha atau membuat kelompok kerja dan berkembang menjadi home industry dan pusat oleh-oleh khas daerah.
PKM UPAYA PENGENDALIAN GULMA TANAMAN PADI BERBASIS TEKNOLOGI PADA KELOMPOK TANI DESA SEMIRING Yasmini Suryaningsih; Eko Surjadi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.397 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i1.214

Abstract

Pengendalian gulma dengan cara mekanik yaitu dengan menggunakan landak/gasrok ini dilakukan dua kali dalam kurun waktu tiga bulan, ketika usia tanaman padi dua minggu dan enam minggu (setelah pemupukan), hal ini menguntungkan bagi buruh tani apalagi jika dilakukan diareal yang luas dan memakan waktu berhari-hari. Tetapi tidak demikian dengan petani dan konsumen beras, karena petani membutuhkan biaya yang besar untuk tenaga kerja yang tidak sedikit dan dilakukan berhari hari, dan beban biaya tersebut akan ditanggung konsumen secara tidak langsung dengan naiknya harga beras. Untuk itu, perlu dicarikan alternatif solusi cara pengendalian gulma. Salah satu solusi yang dapat diberikan pada petani padi adalah mesin pengendali gulma. Mesin ini adalah hasil modifikasi yang dilakukan terhadap alat landak/gasrok yang masih mengandalkan tenaga manusia. Kegiatan Pengenalan dan aplikasi landak bermotor di kelompok tani desa Semiring meliputi peyuluhan tentang gulma pada tanaman padi, penyuluhan pengenalan landak bermotor dan aplikasi landak bermotor di sawah, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan.
PKM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUKSI DAN PEMASARAN BERBASIS DIGITAL PADA KELOMPOK PENGHASIL PRODUK FURNITURE DI KELURAHAN DAWUHAN SITUBONDO Randika Fandiyanto
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.132 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i1.210

Abstract

Kabupaten Situbondo merupakan salah satu daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur. Situbondo juga merupakan salah satu sentra UMKM penghasil produk-produk kerajinan (handycraft). Tinginya persaingan membuat para pelaku bisnis UMKM ini dituntut untuk selallu melakukan inovasi-inovasi serta perlu adanya strategi-strategi khusus yang bisa menciptakan kekuatan bersaing. Mitra terdiri dari dua yaitu Kelompok Usaha Furniture dan Penghasil Kayu Gmelina. Permasalahan yang ditemukan dan solusi yang ditawarkan melalui program kemitraan masyarakat (PKM) ini yaitu, Pertama minimnya pengetahuan akan prinsip efisiensi dan efektifitas dalam produksi sebuah produk, Teknologi yang pemegang peranan penting untuk menciptakan produk berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi. Kedua kurangnya pemahaman dunia daring/online. Ketidakmampuan memahami dunia tekhnology dapat menghambat kemajuan usaha. Masyarakat cenderung memasarkan produk dengan bekerjasama pada pengepul produk seperti di Bali, menyebabkan nilai jual produk menjadi rendah dan berdampak pada keuntungan yang diperoleh. Ketiga Kurangnya motivasi untuk membangun industri ke jenjang yang lebih maju. Hal ini diakibatkan tidak memahami manfaat dunia teknologi yang bisa merubah perjalanan bisnis menjadi lebih cepat dan mampu bersaing secara nasional maupun internasional. Program ini merupakan pembinaan dalam bentuk perbaruan metode produksi dan pemasaran dengan langkah yang lebih efektif dan efisien. Minimnya pengetahuan para pelaku usaha untuk bisa menghasilkan produk berkualitas. Pembinaan ini dilakukan dengan melalui metode Penerapan Mesin Produksi, Pelatihan Teknis Pemotongan, Penghalusan, dan Finishing, Pelatihan Pemasaran Berbasis Digital dan Pendampingan akhir. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah Menumbuhkan Jiwa wirausahaan yang maju dan berinovatif, Meningkatkan pengetahuan pentingnya tekhnologi dalam usaha pengolahan kayu menjadi produk furniture, Meningkatkan pengetahuan pemasaran online dengan media e-commerce sehingga meningkatkan pangsa pasar produknya, Meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota kelompok usaha penghasil furniture dan penghasil kayu.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PELATIHAN PEMBUATAN PIZZA PADA ANGGOTA PKK DAWUHAN KABUPATEN SITUBONDO Anik Sudarismiati; Muhammad Yusuf Ibrahim
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.369 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i1.211

Abstract

Program Kesejahteraan Keluarga atau yang biasa disebut PKK merupakan langkah awal untuk menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya Kelompok PKK RT.001 RW.002 Kelurahan Dawuhan Kabupaten Situbondo. Disamping itu perlu adanya program yang mampu untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan pengalaman guna mewujudkan program tersebut. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok PKK RT.001 RW.002 Kelurahan Dawuhan diantaranya rendahnya kreatifitas dan pengalaman membuat produk produk makanan yang bernilai ekonomis. Setelah sebelumnya diberikan pelatihan pembuatan abon ikan tongkol dan pembuatan sosis ayam, maka diharapkan dapat melanjutkan untuk bisa membuat produk olahan kembali yang lebih baik yaitu Pizza. pendapatan anggota PKK dan masyarakat masih minim, program peningkatan kesejahteraan keluarga masih belum terlaksana, program pokok PKK Kabupaten Situbondo dalam bidang pendidikan dan keterampilan masih sedikit. Solusi yang ditawarkan atas permasalahan tersebut dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program pelatihan pembuatan Pizza pada anggota PKK Dawuhan Kabupaten Situbondo diantaranya menciptakan produk baru yang lebih bernilai ekonomis yaitu Pizza yang gurih dan nikmat, dengan bahan-bahan yang bebaa dari bah kimia seperti halnya produk pizza yang banyak dijual di masyarakat dan memberikan pengalaman ilmu dan teknik produksi pizza yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan manajemen diantaranya pemasaran, hukum bisnis, produksi dan keuangan UMKM serta dilakukanevaluasi hasil kegiatan.
PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI KERAJINAN TANGAN GUNA MENINGKATKAN KREATIVITAS MASYARAKAT DESA PAOWAN Indah Lestari Setiorini
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.704 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i1.212

Abstract

The use of plastic in much kind of products has become unstoppable. It certainly impact on polluting the environment because plastic waste will require the immense period of time to degrade naturally. In order to reduce the plastic waste, Family welfare movement in Paowan has an initiave to train the employees to process plastic bottle waste into table lamp which functional and worth aesthetically. This research is the result of the outer implementation of PKM which use qualitative research method to analyze and qualify the research. Experimentative method is applied for the training and experiment program to make various derivative products made from plastic waste, by considering the design aspects such as: shape, size, function, and color. The results of the program acknowledges that the plastic waste combined with pipe,spon and box, with regards of design aspects becoming worth sellingvarious functional product. The real and practical sustainable social program such as PKM hopefully will strengthen the bond among education institution and the society
PKM KERIPIK KRISPI DAUN PEPAYA MUDA DI DESA KEDUNGLO KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO Eko Hadi Purwanto
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.234 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i1.208

Abstract

Pepaya adalah salah satu buah yang bergizi tinggi dan kandungan nutrisi pada buah pepaya sangat banyak diantaranya mengandung Vitamin A, B dan C, Niacin, Kalsium, Fosfor, Riboflafin dan Zat Besi. Dalam Program pembuatan keripik krispi daun pepaya kami melakukan pengenalan atau promosi kepada masyarakat dengan beberapa cara yang pertama pemberian informasi secara langsung (direct promotion) yang dilakukan oleh para personil tim dengan mendistribusikan ke UD Harapan Sejati Asembagus sebagai mitra usaha dan juga membuka stand di tempat keramaian seperti di alun-alun Asembagus. Kemudian yang kedua dengan cara pemberian informasi secara tidak langsung (direct promotion) yaitu dilakukan melalui beberapa media seperti iklan di facebook, blog, dan melalui penyebaran pamflet dan leaflet. Program usaha ini sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam mengasah dan mengaplikasikan ilmu kewirausahaan. Program ini dilaksanakan karena makanan tersebut juga banyak digemari dan disukai oleh semua kalangan. Selain itu, usaha keripik krispi daun pepaya ini mengetahui cara pengolahan kripik daun pepaya yang bergizi dan praktis dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Situbondo dan kreatifitas masyarakat dalam mengolah bahan yang telah disediakan alam.

Page 1 of 1 | Total Record : 7