cover
Contact Name
Fetro Dola Syamsu
Contact Email
defetro@gmail.com
Phone
+6285274164449
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Bionatural: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
ISSN : 23553790     EISSN : 25794655     DOI : -
Core Subject : Education,
Bionatural : jurnal ilmiah pendidikan Biologi publishes peer-reviewed research of special importance and broad interest in any area of biology education by research and or result of conceptual studies.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 162 Documents
UJI DAYA HAMBAT AIR REBUSAN BUAH PARE (Momordial charantia L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli Nico Syahputra Sebayang; Husainah Yusuf; Nurdewi Harahap
Jurnal Bionatural Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa “Uji Daya Hambat Air Rebusan Buah Pare (momordial charantia L) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli” penelitian ini dilakukan di Laboraturium Mikrobiologi Poltekes jurusan analis kesehatan Palembang. Penelitian dengan metode eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui apakah air rebusan buah pare (momordial charantia L) dapat mengahmbat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan pada konsentrasi berapa yang tepat air rebusan dapat menghambat pertumbuhan bakteri escherichia coli. Sampel yang digunakan adalah buah pare yang dijual di pasar alang-alang lebar km 12. Dari pengamatan berdasarkan konsentrasi 10 b/v , didapat 0 mm atau tidak terbentuk zona hambat. Begitu juga dengan konsentrasi 20 %b/v, 30% b/v, 40% b/v,50% b/v tidak terbentuk zona hambat,kemudian konsentrasi 100 %. Hasil yang didapat juga 0 mmatau masih saja tidak terbentuk zona hambat. Dan kontrol negatif tidak terbentuk zona hambat maka dapat disimpulkan bahwa air rebusan buah pare tidak dapat menghambat ,terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli
PENGGUNAAN HANDOUT BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MEMPERTAHANKAN RETENSI MAHASISWA TERHADAP MATERI EMBRIOLOGI PADA PERKULIAHAN PERKEMBANGAN HEWAN Rufa Hera
Jurnal Bionatural Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Embriologi merupakan bagian dari materi perkuliahan Perkembangan Hewan. Ruang lingkup materi yang luas, banyaknya penggunaan istilah, serta konsep yang abstrak menjadikan mahasiswa sulit mengingat konsep-konsep penting pada materi embriologi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat retensi mahasiswa terhadap materi embriologi dengan adanya penggunaan handout dalam pembelajaran. Retensi mahasiswa dilihat dari pengukuran daya retensi melalui tes retensi. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Mei sampai Bulan Juli 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat retensi mahasiswa dengan adanya penggunaan handout dalam pembelajaran embriologi mencapai persentase retensi 85% dengan kriteria retensi sangat baik. Kesimpulan penelitian ini adalah handout pembelajaran embriologi berbasis kontekstual mampu mempertahankan retensi mahasiswa terhadap materi embriologi pada Perkuliahan Perkembangan Hewan.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM EKSKRESI DI KELAS IX SMP NEGERI 1 SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Rita Oktavia; Khairil Hadi; Desi Safriani
Jurnal Bionatural Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar pada materi sistem ekskresi di kelas IX SMP Negeri 1 Samatiga Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.dengan jenis penelitian eksperimen quasi dan Disain kelompok kontrol yang nonekuivalen. . Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IX SMP Negeri 1 Samatiga Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat semester ganjil tahun ajaran .. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX semester ganjil tahun ajaran . sebanyak dua kelas yaitu kelas IX A sebanyak 36siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IX B sebanyak 34 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan Instrumen tes hasil belajar.yang dianalisa data adalah data kuantitatif ini dianalisis oleh peneliti dengan menggunakan statistik. Hasil penelitian ditemukan terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang diajar menggunakan model discovery learning dan kelompok siswa yang diajar tanpa menggunakan model discovery learning. (kriteria thitung ≤ ttabel ) dengan demikian ttabel pada taraf signifikansi 5% dan db 68 sebesar 1,990 ternyata thitung lebih besar dari ttabel (2,901 >1,990) sehingga H0 yang berbunyi tidak ada pengaruh hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang diajar menggunakan model discovery learning dengan kelompok siswa yang diajar tanpa menggunakan model discovery learningberhasil ditolak
TINGKAT KEANEKARAGAMAN CACING TANAH BERDASARKAN RIWAYAT LAHAN (TERKENA DAN TIDAK TERKENA TSUNAMI) DI ACEH BARAT Rita Oktavia
Jurnal Bionatural Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cacing tanah memiliki banyak manfaat bagi ekosistem dan kehidupan manusia. Sifat cacing yang tidak agresif dan cenderung lambat memberikan respon pada perubahan, membuat sedikit peneliti mengkaji tentang hewan ini. Cacing tanah merupakan hewan mesofauna yang penting dalam meningkatkan kesuburan tanah, serta dapat melalui populasi dan biomasaa caing dapat mngetahui tingkat kesehatan tanah. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari tingkat keanekaragaman cacing tanah berdasarkan riwayat lahan yang terkena dan dan tidak terkena tsunami di Aceh Barat. Metode pengkoleksian sampel menggunakan handsorting, dengan ketentuan dibuat lima plot berukuran 2x2 m persegi pada masing-masing lahan yaitu perkebunan sawit, daerah perumahan, lahan bekas tambang, tanah berpasir dan perkebunan karet . Kemudian dikaitkan dengan riwayat lahan yang terkena dan tidak terkena limbahan tsunami. Sampel yang ditemukan dimasukkan ke dalam botol sampel yang telah diisi alkohol 70%. Kemudian, diidentifikasi menggunakan buku Sim&Easton (1972) serta Blackmore (2002) di Lab Biologi Dasar STKIP Bina Bangsa Meulaboh. Pada lahan terkena tsunami lahan yang memiliki kerapatan cacing tanah tertinggi ditemukan pada lahan perkebunan karet sebesar 8,75 ind/m2 dan terendah ditemukan pada lahan pemukiman yaitu 2 ind/m2. Kerapatan cacing tanah pada lahan tidak terkena tsunami, kerapatan cacing tanah tertinggi ditemukan pada lahan perkebunan sawit sebesar 12 ind/m2 dan terendah ditemukan pada lahan bekas tambang yaitu 3,75 ind/m2. Tingkat kearagaman jenis cacing tanah tinggi ditemukan pada lahan tidak terkena tsunami.
APLIKASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MATERI MUTASI PADA PESERTA DIDIK KELAS XII DI SALAH SATU SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA SERANG Anti Dhamayanti Fauz; Anisa Umu Salamah; Dian Fitriani; Asep Saefuloh
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses pembelajaran yang dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan belajar setiap peserta didik. Kebutuhan belajar yang dimaksud yakni terkait dengan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik. Penulis merasa bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu membantu peserta didik dalam meningkatkan pemahaman belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aplikasi pelaksanaan pembelajaran diferensiasi pada materi mutasi untuk peserta didik tingkat SMA. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif. Lebih lanjut penulis mengemukakan terdapat tiga (tiga) strategi dalam pembelajaran berdiferensiasi, yakni konten, proses dan produk. Hasil dari aplikasi pelaksanaan pembelajaran diferensiasi pada diferensiasi konten, proses maupun produk berjalan dengan baik, hal ini dapat terlihat dari aktivitas peserta didik yang berkembang. Proses pembelajaran berdiferensiasi juga dapat memberikan ruang kebebasan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi apa yang telah mereka pahami dengan berbagai macam kreativitas yang dimiliki oleh setiap peserta didik. selain itu, perkembangan zaman akan terus meningkat, sehingga kita sebagai guru harus selalu memperbaharui kemampuan diri dan juga kemampuan peserta didik agar tidak tertinggal oleh zaman yang berkembang, maka salah satu solusinya dapat menggunakan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan peserta didik.
PENERAPAN ASESMEN FORMATIF UNTUK MENINGKATAN SELF REGULATION DAN PENGUASAAN KONSEP PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI Eka Kartikawati
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan asesmen formatif dalam meningkatkan self regulation dan penguasaan konsep mahasiswa pendidikan biologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah weak experiment dengan desain penelitian one-group pretest-postestyang dilakukan di Jurusan pendidikan Biologi FKIP UHAMKA Jakarta pada mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup pada semester genap 2012/2013 sejumlah 30 orang. Instrumenyang digunakan terdiri dari angket Self Regulation awal dan akhir, pretest dan postest penguasaan konsep serta angket respon mahasiswa, task dan rubric presentasi perkuliahan, lembar observasi presentasi kelompok, learning Journal, angket mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup serta catatan lapangan. Data dianalisis menggunakan indeks Gain untuk mengetahui peningkatan self regulation dan penguasaan konsep, uji-t untuk serta uji regresi untuk melihat konrtibusinya. Pembahasan difokuskan pada peningkatan self regulation dan penguasaan konsep, kontribusi asesmen formatif terhadap self regulation dan respon mahasiswa terhadap penerapannya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan asesmen formatif dalam pembelajaran dapat meningkatkan self regulation. Asesmen formatif menunjukkan kontribusi umpan balik (31,2%), self assessment (15,1%) dan peer assessment (14%). Asesmen formatif berpengaruh terhadap kategori self regulation (25,8%). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan asesmen formatif pada mata kuliah pendidikan lingkungan hidup mendapat respon positif dari mahasiswa serta dapat meningkatkan kemampuan self regulation di atas nilai standar 0,58 (N-gain sedang). Penerapan asesmen formatif terhadap peningkatan penguasaan konsep tidak berkorelasi signifikan, tetapi penerapan asesmen formatif tetap memiliki kontribusi terhadap peningkatan penguasaan konsep walaupun cenderung kecil dan dapat diabaikan. Penerapan asesmen formatif mendapat respon positif dari mahasiswa
ANALISIS KESESUAIAN BUKU TEKS BIOLOGI MATERI SISTEM EKSKRESI DI SMA KELAS XI DITINJAU DARI STANDAR ISI KURIKULUM 2013 Na’imatul Asrovia; Kartika Manalu; Rohani
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan berjudul “Analisis Kesesuaian Buku Teks Biologi Materi Sistem Ekskresi Di SMA Kelas XI Ditinjau dari Standar Isi Kurikulum 2013”, yang dilatarbelakangi bahwa semua buku yang diterbitkan harus mengacu pada kurikulum yang berlaku sekarang yaitu Kurikulum 2013. Sistem ekskresi merupakan salah satu pokok bahasan pada buku teks sekolah mata pelajaran biologi. Buku yang beragam membuat sajian materi dan konsep-konsep pada sistem ekskresi berbeda-beda di setiap buku. Maka dilaksanakanlah penelitian ini. Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian buku teks biologi materi sistem ekskresi di SMA kelas XI ditinjau dari standar isi kurikulum 2013. Metodologi penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif yang mengacu pada jenis analisis dokumen/analisis isi. Objek penelitian ini adalah 2 buku teks biologi materi sistem ekskresi di SMA kelas XI dari penerbit Erlangga dan Mediatama. Penarikan sampel secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan metode angket, teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) Kedua objek memiliki kesesuaian dengan kriteria Sangat Sesuai dengan skor akhir pada buku teks biologi kelas XI terbitan Mediatama adalah 91,58%. Sedangkan buku teks biologi kelas XI terbitan Erlangga memiliki skor akhir 90,08%. (2) Buku teks biologi yang diterbitkan oleh Erlangga memiliki kekuatan pada pendekatan saintifik dan kelemahan pada Kompetensi Intinya, (3) Buku teks biologi yang diterbitkan oleh Mediatama, memiliki kekuatan pada ketersediaan materi yang sesuai dengan Kompetensi Dasar dan kelemahan pada pendekatan saintifik
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE PADA MATERI FUNGI UNTUK SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 9 KUALUH HULU Sri Rahayu; Indayana Febriani Tanjung; Irwan Syahputra
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah perbuatan mendidik dari seorang pendidik kepada peserta didiknya dalam hal pengubahan sikap maupun tingkah laku. Selain itu. untuk cakupan yang lebih luas lagi pendidikan ini merupakan usaha yang diperbuat dari seorang pendidik dengan harapan agar seseorang yang didik kedepannya dapat mencapai cita-cita dalam hidupnya. biologi adalah pelajaran yang membutuhkan pendukung dalam penyampaian materinya, seperti halnya dengan media pembelajaran, dimana biologi ini juga terkenal sebagai mata pelajaran yang memiliki berbagai cabang-cabang ilmu. maka peneliti tertarik mengambil judul mengenai “Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Sparkol Videoscribe pada Materi Fungi untuk Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah 9 Kualuh Hulu”. Desain penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. hasil analisis dari berbagai data yang diperoleh dari lapangan, penulis menyimpulkan bahwa produk yang dikembangkan ini tergolong sudah valid dan sudah layak untuk dipergunakan dalam proses pembelajaran biologi di kelas. hasil perhitungan data yang diperoleh dari analisis respon peserta didik didapatkan skor rata-rata 4,1 dengan kriteria “praktis”. video pembelajaran berbasis sparkol videoscribe dapat dinyatakan efektif dalam pembelajaran biologi di SMA Muhammadiyah 9 Kualuh Hulu.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINNGI SISWA TERKAIT PEMBELAJARAN BIOLOGI MATERI SEL Husnin Nahry Yarza; Mia Nurhikmah; Maryanti Setyaningsih; Ranti Annisa; Budhi Akbar; Devi Anugrah
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v10i2.506

Abstract

Pembelajaran biologi menuntut adanya peran aktif siswa, karena biologi merupakan proses ilmiah yang didasari dengan cara berpikir logis berdasarkan fakta- fakta yang mendukung. Kecerdasan peserta didik dapat ditingkatkan salah satunya dengan cara mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik dalam menyelesaikan persoalan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tujuan tingkatan berpikir siswa SMA di Kuningan Metode: Sebanyak 32 siswa dilibatkan dalam penelitian ini. Instrumen soal kemampuan berpikir tingkat tinggi berupa 20 butir soal pilihan ganda dengan indikator menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta dan soal angket sebagai alat ukur. Data kuantitatif berupa skor nilai ditabulasikan ke dalam Microsoft Excel dan Anova untuk menguji validitas, reabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran soal. Hasil: Indikator mengevaluasi mendapatkan nilai tertinggi yaitu 65.6% dengan kategori cukup. Kesimpulan: Siswa mampu melakukan kemampuan analisis, evaluasi, logika, dan kreasi dengan penalaran yang baik sehingga menunjukan siswa dapat berpikir tingkat tinggi dengan level sedang.
PENGOLAHAN LIMBAH BOTOL PLASTIK MELALUI KREATIVITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN DALAM MENJAGA EKOSISTEM Enni Halimatusakdiyah; Dinda Riris Wulandari; Ahmad Fachrizal
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v10i2.529

Abstract

Memanfaatkan limbah sangat penting dan akan sangat membantu untuk usaha masa depan. Salah satu potensi tersebut adalah pemanfaatan limbah plastik untuk menciptakan barang-barang bernilai kreatif yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap peduli terhadap ekosistem melalui pengolahan limbah botol plastik. .Metode penelitian yang digunakan adalah kajian perpustakaan (library research), yaitu penelitian yang berdasarkan buku-buku tertulis dan jurnal-jurnal yang terdapat di google scoolar. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif analisis yang mengambil sebagian tulisan para peneliti dengan bidang dan kajian yang sesuai yang bersifat deskriptif analisis.Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode induktif, kemudian mengambil kesimpulan umum yang diteliti dari satu data yang bertolak atau sejumlah data secara khusus. Data yang sudah terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif analisa. Tujuan pada penelitian ini untuk menjaga ekosistem dengan cara mendaur ulang sampah botol plastik guna melatih kreativitas. Memanfaatkan limbah sangat penting dan akan sangat membantu untuk usaha masa depan. Salah satu potensi tersebut adalah pemanfaatan limbah plastik untuk menciptakan barang-barang bernilai kreatif yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap peduli.