cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 580 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATA PELAJARAN IPS TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Nurfitria, Aziza Ramadhani; Warsono, Warsono; Subroto, Waspodo Tjipto
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n3.p1063-1069

Abstract

ABSTRACTThis research aims to know the effect of cooperative learning model of numbered head together toward social skill fourth grade student of Elementary School and to know the effect of cooperative learning model of talking chips to learning outcomes of Social Studies fourth grade student of Elementary School. This research is conducted in SDN Cangkring Turi and SDN Grabagan Tulangan, Sidoarjo with research subject is fourth grade students in SDN Cangkring Turi as control class and fourth grade students in SDN Grabagan as experiment class school year 2015/2016. The type of research is experiment research with form of research is pretest-posttest control group design. The research data was obtained as follows: student social skills at experiment class is better than control class. This condition was shown with tarithmetic score (5,253) > ttable (2.011) with mean score in experiment class is 82.3200 higher than students social skills in control class 71.5600. So, there are effect of cooperative learning model of numbered head together to student social skill. While for second hypothesis testing was showed that student learning outcomes in experiment class is higher than control class. This condition was shown with tarithmetic score (5.451) > ttable (2.011) with mean score in experiment class is 86.6400 higher than student learning outcomes in control class 70.9600. So, there are effect of cooperative learning model of numbered head together to student learning outcomes. Based on the result of analyze data, it can be concluded that cooperative learning model of numbered head together has an effect to student social skills and student learning outcomes in significant. Keywords: Cooperative Learning Model of Numbered Head Together, Social Skill, Learning Outcomes. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together terhadap keterampilan sosial siswa kelas IV Sekolah Dasar dan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Cangkring Turi dan SDN Grabagan, Tulangan, Sidoarjo dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Cangkring Turi sebagai kelas kontrol dan IV SDN Grabagan sebagai kelas eksperimen tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk desain penelitian pretest-posttest control group design. Data hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: keterampilan sosial siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung (5,253) > ttabel (2.011) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 82.3200 lebih tinggi dibandingkan dengan keterampilan sosial siswa pada kelas kontrol yaitu sebesar 71.5600. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together terhadap keterampilan sosial siswa. Sedangkan untuk pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung (5.451) > ttabel (2.011) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 86.6400 lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu 70.9600. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together berpengaruh terhadap keterampilan sosial siswa dan hasil belajar siswa secara signifikan.Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numberedhead Together, Keterampilan Sosial, Hasil Belajar.
PENGEMBANGAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS VI SD BERBASIS KARAKTER DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON-EXAMPLE Subekti, Endah Wening
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n3.p249-255

Abstract

AbstrakTujuan umum penelitian ini adalah mengembangkan buku teks Bahasa Indonesia kelas VI berbsasis karakter dengan menggunakan model pembelajaran example non example. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah: (1)mendeskripsikan proses pengembangan buku teks bahasa Indonesia kelas VI berbasis karakter dengan menggunakan model pembelajaran example non example (2)mendeskripsikan kualitas buku teks bahasa Indonesia kelas VI berbasis karakter dengan menggunakan model pembelajaran example non example yang dikembangkan.Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan pendekatan kombinasi kualitatif kuantitatif model sequential exploratory dan desain model merupakan adaptasi dari model 4D. Prosedur pengembangan meliputi tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan meliputi tahap pendefinisian dengan hasil berupa peta kebutuhan pembelajaran; tahap perancangan dengan hasil draf buku; dan tahap pengembangan dengan hasil berupa model final buku teks. Kualitas buku teks yang dikembangkan dinilai dari komponen  materi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan. Masing-masing komponen mendapat persentase 97,9%, 100%, 96,4%, 93,8%. Pemerolehan hasil observasi di kelas VIA terhadap aktivitas guru, respon guru, aktivitas siswa, dan respon siswa  berturut-turut 87,5%, 86,1%, 84,4%, 90,7, serta hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 9,5. Pemerolehan hasil observasi di kelas VIC terhadap aktivitas guru, respon guru, aktivitas siswa, dan respon siswa  berturut-turut 95,8%, 97,1%, 81,3%, 90,3, serta hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 8,6. Kata Kunci: Pengembangan Buku Teks, Karakter, Model Pembelajaran Example Non-Example
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG MENGINTEGRASIKAN KIT LISTRIK DAN PHET MELALUI MODEL KOOPERATIF STAD PADA SISWA KELAS V SD Nusawiguna, Farid
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n2.p139-151

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan bahwa kemampuan siswa dalam menguasai dan memanfaatkan materi IPA masih rendah. Sebagian besar siswa kelas V belum memahami pelajaran dengan baik. Hal ini disebabkan oleh guru belum memanfaatkan media yang disediakan sekolah, kegiatan pembelajaran didominasi guru, dan siswa bersikap pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan media KIT listrik dan PhET melalui model kooperatif tipe STAD. Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model 4D dari Thiagarajan (1974). Desain uji coba yang digunakan adalah one group pretes posttest design. Subjek uji coba perangkat pembelajaran ini adalah siswa kelas V SDN Menur Pumpungan V/510 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengisian daftar checklist, observasi, pemberian tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar checklist, lembar pengamatan, dan lembar tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan memiliki skor rata-rata validitas sebesar 3,89 sehingga dapat dikategorikan valid dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kepraktisan perangkat RPP mencapai 3,56 sehingga termasuk dalam kategori sangat baik. Aktivitas siswa yang dominan antara lain melakukan percobaan (23%), menulis (21%),  menggambar (10%), dan berdiskusi (9,6%). Ketuntasan hasil belajar siswa untuk indikator aspek sikap mencapai 3,48 dengan kategori baik. Ketuntasan hasil belajar siswa untuk indikator aspek pengetahuan IPA mencapai 3,35 dengan kategori baik. Ketuntasan hasil belajar siswa untuk indikator aspek keterampilan IPA mencapai 3,34 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran adalah positif, seluruh siswa menyatakan senang mengikuti kegiatan pembelajaran.
ANALISIS KELAYAKAN ISI DAN PENYAJIAN MUATAN PELAJARAN IPS PADA BUKU TEMATIK SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Ghasya, Dyoty Auliya Vilda
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n3.p547-561

Abstract

ABSTRACTThe purposes of this research is (1) to find out the eligibility level description contents of Social lessons on the thematic book 3 "Figure and Discovery" and thematic book 6 "Towards A Healthy Society" VI grades student of elementary school, (2) to find out the eligibility level supporting content learning of Social lessons on the thematic book 3 "Figure and Discovery" and thematic book 6 "Towards A Healthy Society" VI grades student of elementary school, (3) to find out the eligibility level presentation of Social lessons on the thematic book 3 "Figure and Discovery" and thematic book 6 "Towards A Healthy Society" VI grades student of elementary school. This research is quantitative descriptive. The source of the data in this research is the thematic book 3 "Figure and Discovery" and the thematic book 6 "Towards A Healthy Society" VI grades student elementary school. The instrument used in this research is a check list. Data collection using the techniques of questionnaire. Data analysis techniques using technical analysis documents. The results of this research show that the eligibility level description contents of Social lessons on the thematic book 3 "Figure and Discovery" VI grades student of elementary school get percentage 93,78%. The percentage in the very good category. And thematic book 6 "Towards A Healthy Society" VI grades student of elementary school get percentage 84,78%. The percentage in the good category. The eligibility level supporting content learning of Social lessons on the thematic book 3 "Figure and Discovery" VI grades student of elementary school get percentage 95,63%. The percentage in the very good category. And thematic book 6 "Towards A Healthy Society" VI grades student of elementary school get percentage 97,61%. The percentage in the very good category. The eligibility level presentation of Social lessons on the thematic book 3 "Figure and Discovery" VI grades student of elementary school get percentage 98,41%. The percentage in the very good category. And thematic book 6 "Towards A Healthy Society" VI grades student of elementary school get percentage 98,75%. The percentage in the very good category.  Keywords: Content Eligibility, Presentation Eligibility, Social Lesson, Thematic Book. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat kelayakan uraian isi muatan pelajaran IPS pada buku tematik semester I tema 3 “Tokoh dan Penemuan” dan buku tematik semester II tema 6 “Menuju Masyarakat Sehat” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar, (2) untuk mengetahui tingkat kelayakan isi pendukung pembelajaran muatan pelajaran IPS pada buku tematik semester I tema 3 “Tokoh dan Penemuan” dan buku tematik semester II tema 6 “Menuju Masyarakat Sehat” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar, (3) untuk mengetahui  tingkat kelayakan penyajian muatan pelajaran IPS pada buku tematik semester I tema 3 “Tokoh dan Penemuan” dan buku tematik semester II tema 6 “Menuju Masyarakat Sehat” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku tema 3 “Tokoh dan Penemuan” dan buku tema 6 “Menuju Masyarakat Sehat” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni instrument berupa daftar cocok atau check list. Pengumpulan data menggunakan teknik angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kelayakan uraian isi muatan pelajaran IPS pada buku tematik semester I tema 3 “Tokoh dan Penemuan” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar mendapatkan persentase sebesar 93,78%. Persentase tersebut pada kategori sangat baik. Sedangkan buku tematik semester II tema 6 “Menuju Masyarakat Sehat” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar mendapat persentase sebesar 84,78%. Persentase tersebut pada kategori baik. Tingkat kelayakan isi pendukung pembelajaran muatan pelajaran IPS pada buku tematik semester I tema 3 “Tokoh dan Penemuan” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar mendapat persentase sebesar 95,63%. Persentase tersebut pada kategori sangat baik. Sedangkan buku tematik semester II tema 6 “Menuju Masyarakat Sehat” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar mendapat persentase sebesar 97,61%. Persentase tersebut pada kategori sangat baik. Tingkat kelayakan penyajian muatan pelajaran IPS pada buku tematik semester I tema 3 “Tokoh dan Penemuan” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar mendapat persentase sebesar 98,41%. Persentase tersebut pada kategori sangat baik. Sedangkan buku tematik semester II tema 6 “Menuju Masyarakat Sehat” pegangan siswa kelas VI sekolah dasar mendapat persentase sebesar 98,75%. Persentase tersebut pada kategori sangat baik. Kata Kunci: Kelayakan Isi, Kelayakan Penyajian, Ilmu Pengetahun Sosial, Buku Tematik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PENDEKATAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA SEKOLAH DASAR Kurniawan, Agung Rimba
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n2.p175-183

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran IPA berbasis pendekatan penemuan terbimbing materi Gaya yang bertujuan untuk melatihkan keterampilan proses sains dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Penelitian ini dilaksanakan dua tahap, yaitu : tahap pengembangan perangkat pembelajaran model Dick and Carey (2005) dan tahap pelaksanaan  pembelajaran di kelas menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif-kualitatif.Hasil penelitian perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid. Keterbacaan Materi Ajar Siswa sangat mudah dipahami. Keterlaksanaan Pembelajaran sangat baik (100%). Aktivitas siswa sangat aktif (93.21%) dengan tingkat realibilitas tinggi (0.98). Hasil belajar klasikal kognitif dan keterampilan proses siswa tuntas (100%). N-Gain kategori tinggi hasil belajar kognitif (0.76) dan hasil belajar keterampilan proses (0.72). Respon siswa positif (85.92%). Simpulan penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran IPA berbasis pendekatan penemuan terbimbing layak untuk melatihkan keterampilan proses sains dan meningkatkan hasil belajar pada materi Gaya siswa kelas IV SD. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Pendekatan Penemuan Terbimbing, dan Keterampilan  Proses.
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MATERI POKOK AKTIVITAS EKONOMI KELAS IVA SD CANDEN BANTUL Sarofah, Siti
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p28-35

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar materi aktivitas ekonomi menggunakan pendekatan CTL pada siswa kelas IVA SD Canden Bantul. CTL merupakan konsep belajar yang mengaitkan antara materi yang dipelajari dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan kehidupan sehari-hari sehingga dapat berpengaruh terhadap  aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data aktivitas siswa diperoleh melalui observasi. Sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui tes tertulis. Analisis data yang digunakan deskripftif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I persentase aktivitas siswa sebesar 75%. Hasil tersebut belum memenuhi indikator keberhasilan sebesar 80% karena masih banyak siswa yang belum berani bertanya dan kurang aktif dalam diskusi. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan tindakan pada siklus II. Pada siklus II persentase aktivitas siswa sebesar 80,75%. Persentase tersebut sudah memenuhi indikator keberhasilan akan tetapi belum untuk semua aspek aktivitas maka perlu dilakukan perbaikan tindakan pada siklus III. Persentase aktivitas siswa siklus III sebesar 84,66%, sehingga tidak perlu dilakukan tindakan yang lebih lanjut karena semua aspek aktivitas sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan. Ketuntasan belajar siklus I sebesar 55%.  Persentase tersebut belum memenuhi indikator ketuntasan yang telah ditentukan yaitu 80% karena banyak siswa yang belum memahami materi.Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pada siklus II. Ketuntasan belajar pada siklus II sebesar 75%, berarti masih perlu dilakukan perbaikan pada siklus III karena belum mencapai indikator ketuntasan. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa mencapai 95% sehingga tidak perlu dilakukan tindakan yang lebih lanjut karena sudah mencapai indikator ketuntasan yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan CTL dalam pembelajaran IPS dapat membantu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: CTL, Aktivitas, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Hendrawan, Teguh; Kasdi, Aminuddin; Sukartiningsih, Wahyu
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n3.p1084-1091

Abstract

ABSTRACTThis research aims to describe the effect of learning models to the student learning outcomes. This research is a type of experimental research using Probing-Prompting learning model in fifth grade elementary school.This research was conducted for 1 month with the observation stage before conducting the research. At the time of the research conducted initial tests to determine the initial state and the final tests to determine the state after the implementation of Probing-Prompting learning model. The subjects of the research were students of grade V SDN I Nglebeng. Student class V A as control class and V B as experiment class in academic year 2016/2017, while the object of research is the result of student learning. The results of this research indicated that there is influence of Probing-Prompting learning model on the results of student learning grade V SDN 1 Nglebeng. This is evident from the results of observation and data analysis is the normality test with significance value 0,506> 0,05, homogeneity test with significance value 0,866> 0,05 and T test obtained value significance influence of cognitive ability level equal to 0,006 <0,05. Based on the research, it can be concluded that Probing-Prompting Learning Model to the learning outcomes of students have a significant effect. Keywords: Experiment, Learning outcomes, Probing-Prompting Learning Model. ABSTRAK                                                                                          Penelitan ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Probing-Prompting di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan dengan tahap observasi sebelum melaksanakan penelitian. Pada saat penelitian dilakukan tes awal untuk mengetahui keadaan awal dan tes akhir untuk mengetahui keadaan setelah dilakukan penerapan model pembelajaran Probing-Prompting. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN I Nglebeng. Siswa kelas V A sebagai kelas kontrol dan V B sebagai kelas eksperimen pada tahun pelajaran 2016/2017, sedangkan objek penelitiannya adalah hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Probing-Prompting terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Nglebeng. Hal ini terbukti dari hasil observasi dan analisis data yaitu uji normalitas dengan nilai signifikansi 0,506> 0,05, uji homogenitas dengan nilai signifikansi 0,866> 0,05 dan uji T diperoleh nilai signifikansi pengaruh tingkat kemampuan kognitif sebesar 0,006< 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Probing-Prompting terhadap hasil belajar siswa menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan. Kata Kunci: Eksperimen, Hasil belajar, Model Pembelajaran Probing-Prompting.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI GERAK BENDA DI SD Aini, Nur
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p133-138

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis model inkuiri terbimbing untuk melatihkan melatihkan keterampilan proses sains pada materi gerak benda di SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan yang digunakan adalah model 4D (Four–D Model) yang terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Pada penelitian ini dibatasi sampai pada tahap ketiga yaitu tahap pengembangan (develop). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari RPP, Buku Ajar Siswa (BAS), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), tes hasil belajar, dan tes keterampilan proses sains, kemudian di validasi oleh pakar dan setelah dinyatakan valid dan layak kemudian di uji cobakan kepada siswa kelas III SDN Ketabang 1  Kecamatan Genteng Surabaya pada semester genap tahun ajaran 2014/2015. Rancangan uji-coba I adalah One Group Pre-test and Post-test Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak, keterlaksanaan RPP terlaksana dengan baik, aktivitas siswa mengalami peningkatan berpusat kepada siswa, respon siswa terhadap proses pembelajaran memberikan respon positif, seluruh siswa mencapai ketuntasan hasil belajar dan keterampilan proses sains. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan telah valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses siswa SD
PENERAPAN PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI AKTIVITAS DAN PERUBAHAN KEHIDUPAN MANUSIA DALAM BIDANG EKONOMI PADA KELAS V SDN PLOSO I/172 SURABAYA Marbangun, Melasari Febrianti; Kasdi, Aminuddin; Warsono, Warsono
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n2.p153-162

Abstract

ABSTRACTThis research aims to improve student's social skills and capability of understanding human activities and changes in the economic life through learning model Think Pair Share in V Grade SDN Ploso I / 172 Surabaya. Classroom action research was conducted in two cycles, each cycle includes the stages of planning, execution, observation, and reflection. The result showed the students' social skills in aspects of ability to listen to others on the actions of the first cycle of 74% increased to 86.5% in the second cycle. Aspects of the ability to ask, on the actions of the first cycle of 76.5% increased to 85.5% in the second cycle. Aspects of the ability to establish and maintain friendships, on the actions of the first cycle of 77.5% increased to 88% in the second cycle. Aspect ability to cooperate on the action the first cycle of 77% increased to 88.5% in the second cycle. Viability want to share on the action the first cycle of 77% increased to 87.5% in the second cycle. This classroom action research also managed to improve the students' understanding of human life activity and changes in the economic field in the form of learning outcomes. The results of students in classical completeness cycle I reached 52% and in the second cycle increased to 88%. Based on these results, it was concluded that the social skills and the ability of students to understand the activity and changes in human life in the economic field after applying the learning model Think Pair Share was increased.Keywords: Think Pair Share, Social Skills, Capability of UnderstandingABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan siswa memahami aktivitas dan perubahan kehidupan manusia dalam bidang ekonomi melalui model pembelajaran Think Pair Share pada siswa kelas V SDN Ploso I/172 Surabaya. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan keterampilan sosial siswa pada aspek kemampuan mendengarkan orang lain pada tindakan siklus I sebesar 74% meningkat menjadi 86,5% pada tindakan siklus II. Aspek kemampuan bertanya, pada tindakan siklus I sebesar 76,5% meningkat menjadi 85,5% pada tindakan siklus II. Aspek kemampuan menjalin dan memelihara pertemanan, pada tindakan siklus I sebesar 77,5% meningkat menjadi 88% pada tindakan siklus II. Aspek kemampuan bekerja sama pada tindakan siklus I sebesar 77% meningkat menjadi 88,5% pada tindakan siklus II. Aspek  kemampuan mau berbagi pada tindakan siklus I sebesar 77% meningkat menjadi 87,5% pada tindakan siklus II. Penelitian tindakan kelas ini juga berhasil meningkatkan kemampuan siswa memahami aktivitas dan perubahan kehidupan manusia pada bidang ekonomi dalam bentuk hasil belajar. Hasil belajar siswa pada tindakan siklus I ketuntasan klasikal mencapai 52% dan pada tindakan siklus II meningkat menjadi 88%. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa keterampilan sosial dan kemampuan siswa memahami aktivitas dan perubahan kehidupan manusia pada bidang ekonomi setelah menerapkan model pembelajaran Think Pair Share mengalami peningkatan.Kata Kunci: Think Pair Share, Keterampilan Sosial, Kemampuan memahami
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI MASALAH SOSIAL KELAS IV SEKOLAH DASAR Lilasari, Qurun In Evri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n2.p1009-1018

Abstract

ABSTRACTThe background of this research is the fact that there are still many teachers used device learning without innovation so the critical thinking students’ ability.  The purpose of this research to describe the validity and the effectiveness of device learning and to know difference in the critical thinking ability between the students who were taught used learning inquiry with the students who were taught in a talk method. This research was conducted using research and development with 4D model Thiagarajan (1974) with control group pretest-posttest design which produces device inquiry learning such as implementation learning, students’ worksheet, and the result test which reflectif the critical thinking students’ ability. The subject of this research were the students of four graders of Elementary School. The instrument used in this research were validation, implementation learning observation sheet, student activity sheet, and test. The validation results show device learning was 4.3 with very valid category. The learning implementation got a percentage of 88.5% which shows very good category, the students activity got a percentage of 87.97% which shows very good category and test got 80.16 > 75 which show increased. So, the development device learning can be taken effective. A difference in the critical thinking ability between the students who were taught used learning inquiry with the students who were taught in a talk method with T-Test got the significance was 0.031 < 0.05. Keyword: Device Learning, Inquiry Learning, Critical Thinking. ABSTRAK                                                                                          Latar belakang penelitian ini berawal dari guru yang menggunakan perangkat pembelajaran yang sudah ada tanpa adanya inovasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan validitas dan keefektifan perangkat pembelajaran serta mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang diajarkan menggunkan metode ceramah.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D Thiagarajan (1974) dengan control group pretest-posttest design yang menghasilkan perangkat pembelajaran inkuiri meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa, dan tes hasil belajar yang mencerminkan kemampuan berpikir kritis. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV Sekolah Dasar. Instrumen penelitian berupa lembar validasi perangkat, lembar pengamatan keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan tes.Berdasarkan hasil validasi diperoleh skor perangkat pembelajaran yaitu 4.3 dengan kategori sangat valid. Keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran memperoleh 88.5% dengan kategori sangat baik, aktivitas siswa sebesar 87.97% dengan kategori sangat baik serta tes memperoleh nilai sebesar 80.16 >75 yang berarti mengalami peningkatan. Maka perangkat pembelajaran yang dikembangkan dikatakan efektif. Ada perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan perangkat pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang diajarkan menggunakan metode ceramah dengan Uji T diperoleh taraf signifikasi sebesar 0.031 < 0.05. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Pembelajaran Inkuiri, Berpikir Kritis.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue