cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 580 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA SUBTEMA PERUBAHAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Amaliyah, Suci Nur; Rusijono, Rusijono; Subroto, Waspodo Tjipto
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n3.p1100-1115

Abstract

ABSTRACTThis research aims to know the effect of cooperative learning model of team game tournament with uno card toward student activity fourth grade student of Elementary School and to know the effect of cooperative learning model of team game tournament with uno card to learning outcomes of Social Studies fourth grade student of Elementary School. This research is conducted in SDN Sidokare IV, Sidoarjo with research subject is fourth grade students in fourth A as control class and fourth B grade students as experiment class school year 2015/2016. The type of research is experiment research with form of research is pretest-posttest control group design. The research data was obtained as follows: students activity at experiment class is better than control class. This condition was shown with tarithmetic score (5,253) > ttable (1.994) with mean score in experiment class is 82,3200 higher than students social skills in control class 71,5600. So, there are effect of cooperative learning model of team game tournament with uno card to student activity. While for second hypothesis testing was showed that student learning outcomes in experiment class is higher than control class. This condition was shown with tarithmetic score (5.462) > ttable (1.994) with mean score in experiment class is 90,3400 higher than student learning outcomes in control class 62,9600. So, there are effect of cooperative learning model of team game tournament with uno card to student learning outcomes.Keywords: Team Game Tournament Learning Model, Uno Card, Student Learning Activity. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran team game tournament dengan media kartu uno terhadap aktivitas siswa kelas IV Sekolah Dasar dan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran team game tournament dengan media kartu uno terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Sidokare IV, Sidoarjo dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV A sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk desain penelitian pretest-posttest control group design. Data hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: aktivitas siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung (5,253) > ttabel (1.994) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 82,3200 lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas siswa pada kelas kontrol yaitu sebesar 71,5600. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran team game tournament dengan media kartu uno terhadap aktivitas siswa. Sedangkan untuk pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung (5.462) > ttabel (1.994) dengan nilai mean pada kelas eksperimen sebesar 90,3400 lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu 62,9600. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran team game tournament terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci: Model pembelajaran team game tournament dengan media kartu uno, aktivitas siswa, hasil belajar.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SUMBER ENERGI DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Afifah, Anis
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p71-77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak digunakan untuk pembelajaran. Kelayakan dapat dilihat dari validitas, kepraktisan, serta keefektifan dari perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan.Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah  four-D Models yang telah direduksi. Reduksi yang dilakukan antara lain penyederhanaan tahap-tahap pengembangan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop), sedang tahap penyebaran (desiminate) tidak dilaksanakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di SDN 2 Kertosari dan SD Tarbiyatul Islam dengan desain eksperimen one group pretest posttest design. Metode Pengumpulan data meliputi validitas, observasi dan tes. Analisis data menggunakan persentase, uji t berpasangan dan anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kevalidan perangkat yang dikembangkan berkategori baik. 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran berkategori sangat baik  3) Keefektifan perangkat ditinjau dari respon siswa menunjukkan persentase respon sangat baik terhadap pembelajaran, ditinjau dari aktivitas siswa menunjukkan persentase aktivitas sangat baik dalam pembelajaran, dan ditinjau hasil analisis  uji t berpasangan menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Dengan uji anava diketahui bahwa hasil belajar semua kelas implementasi menggunakan perangkat yang dikembangkan konsisten. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa perangkat yang dihasilkan layak untuk diterapkan pada pembelajaran karena telah memenuhi tiga kriteria yaitu kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SD MELALUI PERMAINAN Romlah, Romlah
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n3.p800-813

Abstract

ABSTRACTThis research aims to produce a prototype of science learning package using traditional games that has a high quality of intervention (valid, practical, and effective) to facilitate Creative Thinking Skills of Elementary School Students. This research conducted by using three phases of 4-D model, which are defining, designing, and developing. Those prototype learning package examined in the fourth grade of SDN Kamoneng Bangkalan on academic year 2016/2017 by using the one group pretest-posttest design. The result of  research showed: 1) The average  result of syllabus and  lesson plan validity was 4.00 categorized very valid, the worksheet validity was 3.79 categorized very valid, the average result of  student’s textbook  was  4.00 categorized very  valid, and  the validity of creative thinking skill’s test was 2.97 caterized valid; 2) The practicality of learning package showed by lesson plan realization average result was 3.53 categorized good enough, the worksheet legibility result showed students said that the worksheet was interesting and understanding, and then students said the student’s textbook was interesting and understanding; 3) The effectiveness of learning package showed by the average result of creative thinking skill’s test which has increased with N-Gain score. N-Gain score was 0.52, and then  the learning material got a positive response from  students. Overall, it can be concluded that that the learning package using traditional games is valid, practical, and effective use to facilitate student’s creative thinking skills. Keywords: Creative Thinking Skills, Design Research, Traditional Game. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan protoipe perangkat pembelajaran IPA  menggunakan permainan tradisional yang memenuhi kriteria intervensi berkualitas tinggi, yaitu valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir kreatif siswa SD. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan tiga tahap dari model 4-D, yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop) dan diujicobakan di kelas IV SDN Kamoneng Bangkalan semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 dengan rancangan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Rata-rata hasil validasi silabus dan RPP adalah 4.00 dengan kategori  sangat valid, validasi LKS 3.79 berkategori sangat valid, validasi buku ajar siswa adalah 4.00 berkategori sangat valid, validasi soal tes keterampilan berpikir kreatif adalah adalah 3.00 berkategori valid; 2) Data  kepraktisan pembelajaran dapat dilihat dari rata-rata nilai keterlaksanaan pembelajaran adalah 3.53 dengan kategori baik,  hasil keterbacaan LKS menunjukkan siswa menyatakan isi LKS menarik, mudah dipahami, dan jelas, serta siswa menyatakan bahwa buku siswa menarik dan mudah dipahami; serta 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari peningkatan hasil tes keterampilan berpikir kreatif N-Gain 0.52 berkategori sedang, didukung data respon siswa yang  sangat positif terhadap pembelajaran yang sudah dilaksanakan. Secara keseluruhan, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA menggunakan permainan tradissional yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif digunakan untuk melatih siswa keterampilan berpikir kreatif.       Kata kunci: Desain Riset, Permainan Tradisional, Keterampilan Berpikir Kreatif.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN MODEL ROUND TABLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA SISWA KELAS IV SD Febriandari, Efi Ika
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n3.p297-303

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan atas dasar rendahnya kemampuan siswa dalam menulis cerita. Ada lima alasan : (1) kurang mendapat contoh yang konkret, (2) rendahnya minat baca, (3) kesulitan memahami isi cerita, (4) kesulitan menuangkan ide, (5) dalam penulisan tidak runtut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dikembangkan media komik. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses dan kualitas media komik dalam pembelajaran model round table untuk meningkatkan kemampuan menuli cerita kelas IV SD.  pemecahan masalah sosial siswa berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan metode kualitatif dan kualitatif. Hasil penelitian diperoleh hasil presentase kelayakan isi/materi, kebahasaan, dan gambar secara berturut –turut sebesar 96,9 %, 97,2 %, dan 89,3 %. Semua kategori tersebut termasuk kategori berkualitas (sangat baik) perolehan hasil observasi terhadap aktivitas guru dan siswa berturut-turut adalah 98,4 % dan 97,1 %. Rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79,8, nilai sesuai dengan kriteria ketuntasan yaitu ≥67.Respon guru dan siswa terhadap media komik adalah 96,9 % dan 97,2 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa media komik dalam pembelajaran model round table  yang dikembangkan baik digunakan.Kata Kunci: Pengembangan media komik, round table, menulis cerita
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KARYA WISATA PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Seftiani, Enok Elin
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n2.p115-124

Abstract

ABSTRACTThis study aims to describe the increase in the ability to write a paragraph description reached third grade students of SDN Unggulan Kuningan by using field trips on learning to write. Subjects in this study were students of class III SDN Unggulan Kuningan Academic year 2016/2017, amounting to 16 students consisting of 11 male students and 5 female students. Data collection techniques in this research through observation, interviews, test writing paragraph description. The results showed an increased ability to write a paragraph of description that achieved by students. It can be seen from the achievement of the average value of the first cycle of 76,5 increased to 84,25. The level of completeness of the ability to write a paragraph description of the first cycle of 62,5% rising to 100% in the second cycle. Besides an increase in activity of students during the learning process. Activities of students in the first cycle gained 67,18% with good criteria increased in the second cycle gets 93% with the criteria very well. Activities of teachers in the first cycle gained 66,5% with good criteria increased in the second cycle gained 95,75% with very good criteria. Based on the results of this study concluded that through the use of field trips in learning to write a paragraph description of the ability to write a paragraph description of the third grade students of SDN Unggulan Kuningan increased.Keywords: Field Trips, Writing Paragraphs Description.ABSTRAK                                                                                         Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi yang dicapai siswa kelas III SDN Unggulan Kuningan dengan menggunakan metode karya wisata pada pembelajaran menulis. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Unggulan Kuningan tahun pembelajaran 2016/2017 yang berjumlah 16 siswa terdiri atas 11 siswa dan 5 siswi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, tes menulis paragraf deskripsi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi yang dicapai siswa. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian nilai rata-rata siklus I sebesar 76,5 meningkat menjadi 84,25. Tingkat ketuntasan kemampuan menulis paragraf deskripsi  pada siklus I sebesar 62,5% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Selain itu terjadi peningkatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh 67,18% dengan kriteria baik mengalami peningkatan di siklus II memperoleh 93% dengan kriteria sangat baik. Aktivitas guru pada siklus I memperoleh 66,5% dengan kriteria baik mengalami peningkatan di siklus II memperoleh 95,75% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan metode karya wisata dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi maka kemampuan menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas III SDN Unggulan Kuningan mengalami peningkatan.Kata Kunci: Metode Karya Wisata, Menulis Karangan  Deskripsi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR SUBTEMA MACAM-MACAM PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Bahtiar, Reza Syehma
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n3.p236-242

Abstract

Proses belajar mengajar yang membosankan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Hal ini terjadi disebabkan guru atau pendidik masih menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar. Hasil belajar juga perlu dioptimalkan mengingat hasil belajar merupakan sarana untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa. Dengan demikian siswa perlu model pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan sehingga tercapainya tujuan belajar mereka. Sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar yaitu dengan melakukan pengembangan model pembelajaran. Model pembelajaran kooperatif telah menjadi model pembelajaran yang dominan dalam praktek di seluruh dunia. Dalam penelitian ini, model yang digunakan adalah model pembeajaran kooperatif NHT (Numbered Heads Together). Numbered Head Together (NHT) atau penomoran berpikir bersama adalah merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan sebagai alternatif terhadap struktur kelas tradisional.Berdasarkan data dalam tabel di atas bahwa nilai rata-rata yang dicapai kelas kontrol pada pre test yaitu 58,33 sedangkan pada post test menjadi 59,22, kemudian untuk kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai pre test yaitu 58,21 sedangkan untuk rata-rata nilai post test yang dicapai siswa yaitu sebesar 87,64. Dengan demikian nilai Post Test dan Pre Tes yang  dicapai oleh kelas eksperimen lebih baik dari nilai Post test dan Pre test yang dicapai siswa kelas Kontrol. Kemudian rata–rata nilai pre test sebesar 58,33 yang dicapai kelas konrtrol mengalami peningkatan pada rata-rata nilai post test menjadi 59,22. Sedangkan untuk kelas eksperimen juga mengalami peningkatan, rata-rata nilai pada nilai Post test yaitu sebesar 58,21 menjadi 87,64 pada Pre test. Berdasarkan rata-rata nilai yang dicapai oleh siswa baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol bahwa model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar subtema macam-macam prestasi belajar siswa pada pokok bahasan peristiwa dalam kehidupan pada siswa kelas V SD Siti Aminah Surabaya tahun pelajaran 2014-2015.Hasil engujian hipotesis diperoleh hasil t hitung sebesar 19,005 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian demikian nilai t hitung yang didapat lebih besar dari nilai t dalam tabel (19,005 > 1,7011) sedangkan nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari nilai α (0,000 < 0,05).  Berdasar hasil tersebut, maka hipotesisditerima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran kooperatif Nubered Head Togather (X), terahadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan peristiwa dalam kehidupan oleh siswa (Y) kelas V SD Siti Aminah Surabaya tahun pelajaran 2014-2015
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS BERORIENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD Purwanto, Anton
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n1.p882-891

Abstract

ABSTRACTThis research aims to produce learning instrument of social science oriented model of problem based learning aided of video media and can improve student learning outcomes fourth grade of elementary school.  Planning phase was aimed to develop instruments with 4-D Model by Thiagarajan (1974) which is reduced into 3-D (define, design, and develop). Action phase is learning process in the classroom using one-group pretest-posttest design. The results showed that the develop instruments fit for use because it has met the criteria of a valid, practical, and effective. Valid seen from the validity of the content of the lesson plan, student teaching materials, students worksheet, media, and learning outcome test with an average value of 3,19 has a good category, student teaching materials legibility and students worksheet respectively 82,5% had both categories, the sensitivity of items categorized as sensitive. Practical implementation of learning can be seen from the percentage of 91,04% has a very good category, the problems encountered uring the learning can be overcome. Effective learning is seen from the increased activity of students in each meeting, student responses 90,83% have a very good category. Student learning outcomes increased with N-gain average of 0,65 is considered a moderate increase. Based on the research results can be concluded that the application of the model of Problem Based Learning aided video media can improve student learning outcomes and the development of the Sosial Science oriented learning model of Problem Based Learning aided video media fit for use in the learning process because it has met the criteria of a valid, practical, and effective.  Keywords: Learning Instrumen, Problem Based Learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPS berorientasi model Problem Based Learning berbantuan media video yang layak dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap persiapan yang bertujuan mengembangkan perangkat mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yang direduksi menjadi 3-D (define, design, and develop). Dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan pembelajaran di kelas menggunakan rancangan one group pretes-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan layak digunakan karena telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Valid terlihat dari validitas isi RPP, BAS, LKS, media, dan THB rata-rata 3,19 berkategori baik; keterbacaan BAS dan LKS masing-masing sebesar 82,5% berkategori baik: sensitivitas butir soal dikategorikan peka. Praktis terlihat dari persentase keterlaksanaan pembelajaran 91,04% kategori sangat baik; kendala-kendala yang ditemui selama pembelajaran dapat diatasi. Efektif terlihat dari peningkatan aktivitas siswa dalam setiap pertemuan; respon siswa 90,83% kategori sangat baik. Hasil belajar siswa meningkat dengan N-gain rata-rata 0,65 dikategorikan peningkatan sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media video dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan perangkat pembelajaran IPS berorientasi model Problem Based Learning berbantuan media video layak digunakan dalam proses pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, Problem Based Learning.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KREATIF SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Rahmawati, Rizka Kusuma
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n3.p534-546

Abstract

ABSTRACTThis research is based on the fact there are many teachers who have difficulty in developing curriculum-based learning in 2013 that creative thinking skills of the students are still not enough. The development of learning tools in this study describes and analyzes the application of CTL with a device developed can enhance creative thinking skills of fifth grade students of primary school. The development of research include: Learning Implementation Plan (RPP), Student Worksheet (LKS), Sheet Improvement Thinking Skills tested the V-B grade 28 student and class V-A 28 students at SDN Dr. Sutomo VIII Surabaya. Development of the device development model four D Thiagarajan 1974 consisting of phase (1) definition, (2) design, (3) development and distribution of modified into 3-D followed by the implementation of classroom learning by using a pretest-posttest control group design The results showed that (1) the learning model CTL can improve the ability of creative thinking of students, because it uses a learning model CTL will give students the opportunity to menggembangkan experience in daily activities those with learning Acquisition of learning outcomes have proved also that an increase in the ability to think creatively graders experiments using CTL higher learning model with excellent category than students in grade control make conventional learning models. Learning activities of students who receive treatment models Contextual Teaching Learning Imaging better than the learning activities of students who followed the conventional learning. This is evidenced by the test results that the overall activity of students using different learning models significant CTL activity of students who take the learning with conventional learning model. Keywords: Learning Model CTL, Creative Thinking.  ABSTRAKPenelitian ini didasari dari oleh kenyataan masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 sehingga keterampilan berfikir kreatif yang dimiliki siswa masih kurang. Pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis penerapan CTL dengan perangkat yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berfikir kreatif siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini meliputi: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), Lembar Peningkatan Keterampilan Berfikir yang diujicobakan pada kelas V-B 28 siswa dan kelas V-A 28 siswa di SDN Dr. Sutomo VIII Surabaya. Pengembangan perangkat menggunakan model pengembangan four D Thiagarajan 1974 yang terdiri atas tahap (1) pendefinisian, (2) perancangan, (3) pengembangan, dan penyebaran yang dimodifikasi menjadi 3-D dilanjutkan dengan pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan menggunakan rancangan pretest-posttest control grup design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran CTL dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa, karena menggunakan model pembelajaran CTL akan memberi kesempatan siswa untuk menggembangkan pengalaman pada kegiatan sehari-hari mereka dengan pembelajaran Perolehan hasil belajar telah membuktikan pula bahwa peningkatan kemampuan berfikir kreatif siswa kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran CTL lebih tinggi dengan kategori sangat baik daripada siswa kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Aktivitas belajar siswa yang mendapatkan perlakuan model Contextual Teaching Learning lebih baik dibandingkan dengan aktivitas belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian bahwa secara keseluruhan aktivitas siswa yang menggunakan model pembelajaran CTL berbeda signifikan dengan aktivitas siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Model Pembelajaran CTL, Berfikir Kreatif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE BERMEDIA MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SOSIAL Turut, Damasus Pitriaraka Karuniawan; Kasdi, Aminuddin; Sukartiningsih, Wahyu
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n3.p220-229

Abstract

ABSTRACTThis research aims to find out the improvement of social literacy outcome by using cooperative picture and picture learning model and mind map media for students class 4th  of Coal Chatolic  Elementary School, Western Manggarai Regency. This research was Classroom Action Research by research design of Mc Taggart and Kemmis model which done in four stages that were: planning stage, action, observation, and reflection. In this research students learn about economy activities and kinds of natural resources which are related with economy activities. The method of data collection in this research are learning activity observation method and social study achievement test method. The instrument that used was learning activity observation sheet and multiple choice tests. The result of research shows that 1) on the first cycle students individual activity in amount of 2,68 with percentage 67%. Whereas students group activity in amount of 2,77 with percentage 69,2%. The post test result shows classical mean 67,31 with 65% of students are success. 2) on the second cycle the learning activities are the increased.  Students  individual activity score in amount 3,03 with percentege 76%.  While group activity score is 3,28 with percentage 81,7%. And the post test result shows classical mean 75,64 with 88% students success. Based on these result then can be concluded that by applying cooperative picture and picture learning  and by using mind map, learning process more effective and students can increase their  the ability of social literacy.Keywords: class action research, cooperative picture and picture, mind map, social literacy. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi sosial siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif picture and picture pada siswa kelas IV SDK Coal, Kabupaten Manggarai Barat. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian mengikuti model  Mc  Taggart  dan  Kemmis  yang  dilaksanakan  dalam empat  tahap  yaitu  tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV berjumlah 26 orang. Dalam penelitian ini siswa mempelajari materi tentang aktivitas ekonomi dan sumber daya alam yang berhubungan dengan aktivitas ekonomi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi aktivitas belajar dan metode tes hasil belajar IPS. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas belajar dan tes pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pada siklus I tingkat aktivitas siswa secara individual mencapai skor 2,68 dengan persentase keaktifan 67%. Hasil post tes mencapai rata-rata 67,31 dengan 65% siswa mencapai ketuntasan. 2) Pada siklus II aktivitas belajar mengalami peningkatan. Aktivitas individual mencapai skore 3,03 dengan persentase 76%. Sedangakan aktivitas kelompok mencapai skore 3,28 dengan persentase 81,7%. Hasil post tes menunjukkan adanya peningkatan rata-rata 75,64 dan persentase ketuntasan mencapai 88% dari 26 orang siswa. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif picture and picture, dan menggunakan media mind map proses pembelajaran IPS menjadi lebih efektif dan siswa dapat meningkatkan kemampuan literasi sosialnya.Kata Kunci: penelitian tindakan kelas, kooperatif picture and picture, mind map, literasi sosial.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA PERMAINAN KONSENTRASI TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V Apriza, Apriza
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n3.p463-473

Abstract

ABSTRACTThis Research aim to find out the significancy effect of cooperative learning type TGT with concentration game media to activity an learning result.The subjects of the research is grade five student of SDN 17 Gedong Tatan and SDN 15 Way Lima. The research is using quasy experiment methode. Desingned with non equivalent control group. The exsperiment class using cooperative learning model type TGT with concentration game media. While the control group using conventional learning models. The data in this research achieved by giving the pretest and postest in experiment and control class.The result of the research shows that mean value of activity at the postest of experiment class is 76,06 and at the control class 64,42.  This result shows different 11,65 . The mean value of learning result test on the posttest at the experiment class shows at 85,91 while the control class shows 71,19. This result shows different 14,72. The result of the research test using independent sample t test using the SPSS 21 for windows programe shows there are significant activity and learning result in experiment class to the control class. Based on that the hypotesis is proven that cooperative learning model type TGT with concentration game media have an effect to activity and learning result of garde Five student on social science. Keywords: Cooperative Learning, Team Games Tournmaent, Concentration Game, Activity, Learning result. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh pembelajaran model kooperatif tipe TGT dengan media permainan konsentrasi terhadap aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas V. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SDN 17 Gedong Tataan dan SDN 15 Way Lima. Penelitian  ini merupakan  penelitian  eksperimen  semu  (quasy  eksperiment)  dengan  rancangan  penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Kelas eksperimen menggunakan pembelajaran model kooperatif tipe TGT dengan media permainan konsentrasi, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data  penelitian  diperoleh  melalui  pretest  dan  postttest  pada  kelas  eksperimen  maupun  kelas  kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diketahui rata-rata nilai posttest aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 76,06 dan nilai kelas kontrol sebesar 64,42. Sehingga, selisih antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol sebesar 11,65. Adapun hasil penelitian tes hasil belajar menunjukkan bahwa diketahui rata-rata nilai posttest tes hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 85,91 dan perolehan nilai kelas kontrol sebesar 71,19. Sehingga, selisih antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol sebesar 14,72. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Uji independent t test berbantuan program SPSS 21 for windows menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan aktivitas dan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen terhadap kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis terbukti bahwa pembelajaran model kooperatif tipe TGT dengan media permainan konsentrasi berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas V. Kata Kunci: Pembelajaran Model Kooperatif, Team Games Tournmaent, Permainan Konsentrasi, Aktivitas, Hasil Belajar.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue