cover
Contact Name
Rahmi Hidayati
Contact Email
rahmihidayati54@gmail.com
Phone
+6282322515697
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Blado Potorono Banguntapan Bantul Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)
ISSN : -     EISSN : 27157431     DOI : https://dx.doi.org/10.32504
Core Subject : Health,
Humanism: Journal Of Community Empowerment adalah Jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini fokus pada karya ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang Ilmu Kesehatan Masayrakat, Ilmu Keperawatan dan farmasi serta ilmu-ilmu yang sebidang dengan kesehatan.
Articles 71 Documents
Bijaksana dalam Penggunaan Gadget : Sekolah Orangtua dan Pendampingan Siswa Nur Wulan Agustina; Agus Murtana; Sri Handayani
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v1i1.457

Abstract

Di era digital ini gadget telah banyak digunakan oleh anak-anak. Gadget menjadi salah satu media pemenuhan kebutuhan hiburan. Penggunaan gadget yang tidak sesuai kebutuhan akan menimbulkan dampak negative pada anak. Peran orangtua sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya dampak negative dari penggunaan gadget pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu orangtua dan anak bijak dalam menggunakan gadget. Kegiatan ini berupa sekolah orangtua dan pendampingan pada siswa.  Sasaran dalam kegiatan ini adalah  orangtua dan siswa MI Muhammadiyah Gading I wilayah Klaten Utara Jawa Tengah, sebanyak 60 orang yang terdiri dari orangtua dan siswa. Kegiatan dilakukan dengan 3 tahap, tahap pertama yaitu survey mencari masalah dan menemukan solusi. Tahap kedua adalah tahap pelaksanaan yang dilakukan secara daring dan terakhir adalah tahap evaluasi tentang keterlaksanaan kegiatan dan ketercapaian tujuan. Hasil menunjukkan kegiatan berjalan dengan lancar, peserta aktif bertanya dan menanggapi pemateri serta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Orangtua dan siswa antusias dalam menyusun kesepakatan dalam penggunaan gadget, dan orangtua dan siswa paham tentang dampak positif dan negative dari penggunaan gadget. Melihat hasil yang ada dapat disimpulkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini efektif membantu orangtua dan siswa bijaksana dalam penggunaan gadget.
Program Kampung Sehat Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Titik Kusumawinakhyu
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v1i1.459

Abstract

Kondisi sehat merupakan kondisi bebas dari penyakit maupun kecacatan. Kesehatan merupakan hak asasi manusia yang meliputi hak mendapatkan kehidupan dan pekerjaan yang sehat, serta mendapatkan pelayanan kesehatan. Kondisi sehat adalah kondisi baik pada semua aspek fisik, psikologis, sosial dan spiritualnya. Pengabdian ini dilakukan tanggal 4 Maret 2021 .pada 60 masyarakat Kampung Rahayu Banyumas. Adanya stigma negatif yang melekat pada masyarakat kampung rahayu menjadikan alasan pengabdi melakukan pengabdian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan persuasif langsung kepada masyarakat Kampung Rahayu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pengukuran, penyuluhan, pembentukan kader kesehatan dan pembagian sembako. Tahap kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan yaitu pendataan warga dan pengkajian masalah, tahap yang kedua adalah pelaksaaan dan terakhir tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan keberhasilan yang dilihat dari meningkatnya pengetahuan masyarakat. Hasil pengukuran menunjukkan saat pretest mayoritas mendapatkan nilai kurang dari 70 sebanyak peserta (70%) dan setelah penyuluhan nilai posttest mayoritas adalah 100 dengan jumlah 53 peserta (88,33%). Kegiatan berjalan lancar dan peserta aktif dalam kegiatan. Hasil dari kegiatan ini juga telah membentuk kader kesehatan di Kampung Rahayu. Kesimpulan yang didapatkan adalah kegiatan program kampung sehat berbasis pemberdayaan masyarakat berjalan dengan lancar efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.
Peningkatan Kesadaran Ibu Dan Anak Terhadap Penyebaran Covid-19 Pada Anak Debby Yulianthi Maria
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v3i1.533

Abstract

Penyakit Covid-19 menjadi penyakit yang masih terus meresahkan semua kalangan masyarakat. Perlu upaya yang konsisten dan terintegrasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 untuk melindung kelompok yang berisiko seperti pada batita dan anak pra sekolah. Tujuan melakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kesadaran ibu terhadap penyebaran covid-19 pada anak. Sasaran kegiatan ini adalah ibu dan anak yang berjumlah 30 orang. Metode penyuluhan dan demostrasi akan digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Media yang akan digunakan antara lain powerpoint sebagai media tayang, video edukasi, dan masker sebagai media untuk demonstrasi pencegahan penularan Covid-19. Evaluasi dilakukan 2 kali yaitu evaluasi proses dan evaluasi akhir. Evaluasi berupa pemberian beberapa pertanyaan terkait materi serta observasi secara langsung tentang pencegahan Covid-19 pemakaian masker. Hasil menunjukkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan sesuai target yaitu dihadiri 30 orang peserta. Hasil evaluasi kegiatan ditunjukkan dengan 100% capaian berhasil dicapai yaitu ibu dan anak dapat menjawab pertanyaan tentang virus Covid-19 dan mampu mempraktekkan penggunaan masker dengan benar. Kesimpulan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pencegahan penularan Covid-19 ini perlu terus dilakukan agar meningkatkan kesadaran bahwa Covid-19 dapat menular pada anak dan masker adalah salah satu upaya perlindungan diri dari penularan Covid-19.
Latihan Teknik Relaksasi Otot Progresif Sebagai Upaya Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Tina Muzaenah; Okviana Nurhikmah
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v3i2.537

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Pengobatan hipertensi dapat diberikan dengan pengobatan non farmakologis berupa terapi komplementer seperti relaksasi otot progresif, meditasi, aromaterapi, terapi herbal, terapi nutrisi. Relaksasi otot progresif adalah teknik yang melibatkan menegangkan kelompok otot tertentu, kemudian membuatnya rileks untuk menciptakan kesadaran akan ketegangan dan relaksasi. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu-ibu anggota Majelis Tahsin RW 005 Perum Griya Bantar Indah tentang tehnik relaksasi otot progresif sebagai upaya menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan pada ibu-ibu anggota Majelis Tahsin RW 005 Perum Griya Bantar Indah yang berjumlah 11 orang. Dalam kegiatan ini tim memberikan penyuluhan kesehatan, dilanjutkan demonstrasi dan diakhiri dengan evaluasi pengetahuan dan kemampuan mempraktekkan latihan relaksasi otot progresif. Hasil kegiatan adalah adanya peningkatan pengetahuan anggota Majelis Tahsin RW 005 Perum Griya Bantar Indah tentang latihan relaksasi otot progresif yaitu dari rerata 55,1 menjadi 82,5 dan ada pengaruh latihan relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah yaitu rerata sistolik 153 mmHg menjadi 142,5 mmHg dan rerata diastolik 96 mmHg menjadi 90 mmHg. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan latihan relaksasi otot progresif dapat meningkatkan pengetahuan relaksasi otot progresif dan melakukan latihan relaksasi otot progresif secara rutin dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi
Sosialisasi Global Warming Kepada Santri TPA Di Masjid Al-Anhar Rawana Rawana
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v3i1.522

Abstract

Global warming merupakan salah satu isu dunia yang sangat penting karena berdampak pada perubahan lingkungan secara global. Untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan harus dilakukan sosialisasi mitigasi secara masif dan melembaga serta didukung oleh masyarakat dunia. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama generasi muda. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi tentang global warming, penyebab-penyebabnya, dampak negatif yang ditimbulkan dan upaya untuk menanggulanginya. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode ceramah dengan media power point dan pemutaran film/video. Pengabdian dilakukan di TPA Masjid Al-Anhar yang berlokasi di Desa Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Kegiatan dilakukan pada tanggal 27 September 2022. Hasil dari kegiatan ini adalah (1) meningkatnya pengetahuan santri TPA Masjid Al-Anhar tentang pengertian global warming, faktor-faktor yang menyebabkan, dampak negatif yang ditimbulkan dan upaya penanggulangannya (2) Santri TPA dapat mengetahui dan memahami serta melakukan kegiatan sehari-hari yang dapat mengurangi global warming.
Pendidikan Kader Posyandu : Deteksi Dini Stunting Pada Balita di Kampung Notoyudan Kota Yogyakarta Mudita Sri Hidayah
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v3i1.410

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi yang bersifat kronik sejak awal kehidupan. Banyak faktor yang mempengaruhi stunting diantaranya adalah karakteristik ibu hamil, karakteristik balita, pelayanan kesehatan, dan faktor sosial ekonomi. Kader posyandu mempunyai peran strategis dalam pengendalian dan pencegahan stunting. oleh karena itu diperlukan pendidikan kepada kader Posyandu terkait dengan deteksi dini stunting pada balita. Tujuan dari abdimas adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melaksanakan deteksi dini stunting pada balita. Metode pendidikan menggunakan penyuluhan dan praktik langsung mengukur tinggi/panjang badan balita. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatnya keterampilan dan pengetahuan kader posyandu dalam hal deteksi dini stunting pada balita. Peningkatan pengetahuan dapat dilihat dari hasil pre dan post test sedangkan peningkatan keterampilan dapat dilihat dari setiap peserta dapat mempraktekkan cara mengukur tinggi/panjang badan dengan benar.
Pemanfaatan Radio dan Sosial Media Sebagai Media Promosi Kesehatan Pencegahan Obesitas pada Remaja Sarni Anggoro
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v4i1.462

Abstract

Obesity in adolescents are serious condition that must be addressed immediately so as not to interfere with the quality of life. Obesity in adolescents can cause physical and psychological problems for adolescents. The purpose of community service with the theme of preventing obesity in adolescents is intended so that adolescents know the meaning, causes, consequences and management of obesity. The method used in this activity was health promotion with lectures and answering questions. The media used were mass media such as radio, facebook, twitter, instagram, and youtube from the business of the Radio Management company Qolbu 92.3 FM (MQFM) Jogja. The results of community service carried out are activities run smoothly, all materials had been delivered at the given time. There were listeners who follow the activity and ask questions and had been answered clearly. Meanwhile, on Facebook, Twitter, Instagram, and YouTube media, the schedule of activities and a summary of the material have been uploaded. The conclusion obtained from health promotion activities with the theme of preventing obesity in adolescents are running smoothly and have been implemented. This activity does not compare the results of the achievement of the recipient of the message but sees the implementation of the activity. The use of the right media is one of the right steps so that the information conveyed is right on target. Health promotion targeting adolescent can use social media that is often accessed by adolescent such as radio, facebook, twitter, instagram and youtube.Keywords: obesity, health promotion, radio, social media, adolescents
Pendidikan dan Penyuluhan tentang Menepis Rumor Vaksinasi Covid-19 di Kotagede Yogyakarta Ubaidillah Ubaidillah
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v4i1.660

Abstract

The pros and cons of vaccines are becoming increasingly popular and are being discussed. There is a lot of debate, especially on social media. Even some health workers still have different opinions about this vaccine, especially ordinary people. Many people say that vaccine is haram, because it is made from haram ingredients or elements such as enzymes or pork trypsin, or other haram ingredients. Then there are many opinions that vaccine is a conspiracy of a certain country or ethnic group that will bring down a certain religion or ethnicity as well. Beside that many people say vaccines are dangerous because they contain certain substances that can cause a person or a child to become disabled or hyperactive, and there is business behind of this vaccine. The purpose of this community service is to provide the education properly to the people in Kotagede, so that they know and understand about this vaccine and do not get hoax news. The method used presentation, question and answer method. The results of this counseling showed that there was an increase in knowledge about vaccinations, vaccine rumors, where after distributing the questionnaires there was an increase in knowledge of 80% from the beginning before the presentation which was only 50%. The conclusion of this community service program with counseling will increase public knowledge about vaccines, because vaccines are to improve our immune system. Keywords: Vaccine, antigen, pork trypsin, Covid-19
Peningkatan Literasi Keuangan Melalui Pengelolaan Keuangan Keluarga Chanif Kurniasari; Hedi Pandowo
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v3i3.461

Abstract

Kesehatan keluarga secara tidak langsung dipengaruhi oleh kesehatan finasial atau keuangan. Keuangan merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menjalankan proses kehidupan sehari-hari. Adanya masalah keuangan dalam keluarga dapat meninmbulkan konflik dan mengganggu kenyaman suasana rumah. Adanya edukasi tentang literasi keuangan keluarga memiliki tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan tema peningkatan literasi keuangan melalui pengelolaan keuangan keluarga, dengan jumlah peserta sebanyak 53 orang. kegiatan ini dilakukan di wilayah Wonokromo Pleret Bantul pada 30 Oktober 2021. Kegiatan yang dilakukan menggunakan metode penyuluhan dan latihan menyusun arus kas keluarga sesuai dengan nasihat dalam agama Islam tentang kepemilikan harta. Metode pretest dan posttest digunakan untuk mengevaluasi pengetahuan dari materi yang disampaikan. Hasil menunjukkan ada peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan keluarga, yang awalnya mayoritas dari sebanyak 62,3% pada kategori pengetahuan cukup menjadi 94,34% keluarga dengan pengetahuan baik. Adanya peningkatan pengetahuan ini menunjukkan keberhasilan dan keefektifan metode penyuluhan untuk membantu meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pengelolaan keluarga.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja di MTsN 5 Magetan Riska Ratnawati; Rinti Fatimmatul Muslikhah; Dyah Ayu Gayatri; Intan Puspitasari; Siska Meilinda
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v4i3.747

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan hingga tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. Hal ini menjadi ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Penanganan stunting merupakan prioritas pembangunan nasional melalui Rencana Aksi Nasional Gizi dan Ketahanan Pangan. Hal tersebut melatar belakangi kami untuk perlu mengadakan sebuah program penyuluhan pencegahan dan penanggulangan stunting khususnya di kalangan remaja yaitu pada siswa-siswi MTsN 5 Magetan, Desa Turi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta peran remaja dalam program pencegahan dan deteksi dini stunting yang diharapkan secara langsung memotivasi masyarakat supaya lebih di prioritaskan. Metode yang dilakukan adalah dengan menilai pengetahuan siswa-siswi MTsN 5 Magetan, yang diukur dengan memberikan pre test sebelum kegiatan penyuluhan dan post test setelah diberikan penyuluhan. Berdasarkan hasil pre test dan post test yang diikuti oleh 44 responden dapat dinyatakan bahwa hasil pre test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting mendapatkan nilai rata-rata 95,5 sedangkan hasil post test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting mendapatkan nilai rata-rata 96. Dari sini diketahui bahwa pengetahuan dan pemahaman siswa siswi mengenai stunting sudah mengalami peningkatan