cover
Contact Name
Rahmi Hidayati
Contact Email
rahmihidayati54@gmail.com
Phone
+6282322515697
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Blado Potorono Banguntapan Bantul Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)
ISSN : -     EISSN : 27157431     DOI : https://dx.doi.org/10.32504
Core Subject : Health,
Humanism: Journal Of Community Empowerment adalah Jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini fokus pada karya ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang Ilmu Kesehatan Masayrakat, Ilmu Keperawatan dan farmasi serta ilmu-ilmu yang sebidang dengan kesehatan.
Articles 71 Documents
Edukasi Pengelolaan Sampah Organik dengan Ember Tumpuk Sebagai Tindakan Nyata Kepedulian Lingkungan Anis Khotimah; Vita Kumalasari; Lilis Rahmawati
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v5i2.893

Abstract

The problem of environmental pollution due to the lack of waste management is a problem that occurs in almost all regions of Indonesia. The increase in the amount of waste occurs along the measuring series while the availability of landfill land follows the counting series. This results in landfill land having a short lifespan because it is no longer able to accommodate existing waste. Household-scale waste management can be done with the concept of zero waste by applying the principles of Reduce, Reuse, Recycle (3R) is very suitable to be applied in developing countries due to technological limitations, so it must empower the community as actors who produce waste. The concept of waste recycling and composting is able to reduce the waste that is transported to the TPS/TPA in Kebonmanis Village, Cilacap by 75%, from 23,638 m3/day to 5,821 m3/day (Ika W, 2010). Zero waste is basically not management until no more waste is produced because there is no human activity that does not produce waste. By paying attention to these conditions, the community service team concluded that it is necessary to overcome the waste problem starting from the household level, by organizing a household waste management counseling activity. The method used in this community service is in the form of counseling. The method used in this community service is in the form of counseling in Purworejo, Wonolelo, Pleret, Bantul, Yogyakarta so that community members know how to manage organic waste as a tangible proof of concern for the environment. The community of Purworejo, Wonolelo, Pleret, Bantul, Yogyakarta showed increased knowledge after counseling on waste management education. There is a difference in knowledge before and after the provision of health education about organic waste management using a piling bucket.
TEST KADAR KETERGANTUNGAN NIKOTIN DAN SOSIALISASI GERAKAN BERHENTI MEROKOK LANSIA PEREMPUAN Widiyaningsih, Dwi; Setyowati, Rustiana
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.791

Abstract

Pandemi nyatanya berdampak hampir ke seluruh negara. Penyintas bukan hanya orang yang punya penyakit bawaan bahkan yang konon memiliki faktor resiko tertinggi adalah yang memiliki penyakit bawaan seperti ISPA, Bronchitis, DM, darah tinggi dan lainnya. Merokok menjadi faktor risiko berbagai infeksi saluran pernapasan dan meningkatkan tingkat keparahan penyakit atas penelitian yang dilakukan pakar-pakar kesehatan masyarakat. Dan perokok lebih tinggi kemungkinannya menderita penyakit COVID-19 yang parah dibandingkan orang yang tidak merokok (WHO, 2020). Indonesia adalah negara yang kaya keragaman sosial budaya dan geografis, sebagai contoh budaya merokok di kalangan lansia perempuan di Dataran Tinggi Dieng. Hal ini mencerminkan kekuatan dari wanita dieng dan kebersamaan saat merokok. Menurut Dinas Kabupaten Wonosobo terjadi peningkatan kejadian ISPA sebesar 32% pada balita dan Jantung pada Wanita usia subur sebesar 37%. Studi pendahuluan didapatkan tingkat ketergantungan nikotin pada 12 lansia yang dijumpai sudah diambang batas, sementara kemauan berhenti merokok tinggi akan tetapi mereka sulit mengendalikan perilaku merokoknya karena kadar ketergantungan pada nikotinnya tersebut sudah tinggi dengan skor 5 atau 89%. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui Kadar Ketergantungan Nikotin pada lansia Dan meningkatkan Sosialisasi  Gerakan Berhenti Merokok Pada Lansia Perempuan Pada Masa Pandemi Di Dataran Tinggi Dieng. Sasaran pengabdian ini adalah kelompok lansia perempuan yang merokok lebih dari 10 tahun. Kadar ketergantungan nikotin didapatkan hasil tingkat ketergantungan nikotin dengan ketergantungan tinggi sebanyak 48 responden dengan presentase 55,2%, sedangkan kadar ketergantungan nikotin  dengan ketergantungan rendah sebanyak 39 responden dengan presentase 44,8%. Sedangkan berdasarkan hasil kuesioner kemauan berhenti merokok terdapat 92% responden menyatakan ingin berhenti merokok. Kata Kunci : Ketergantungan; Nikotin; Berhenti Merokok; Lansia Perempuan; Dieng
Pelatihan Digital Marketing Strategy pada Kelompok Wanita Tani “WORUTI” Ispandiyah, Woro; Hidayah, Mudita Sri
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v5i3.928

Abstract

Pada era digital saat ini, semua masyarakat sudah tidak asing dengan penggunaan gadget dalam setiap aktivitasnya. Penggunaan gadget untuk keperluan sehari-hari dari berbagai aspek yaitu untuk aspek sosial, pendidikan, ekonomi, dll. Maka dari itu dengan perkembangan saat ini tentunya harus mampu memanfaatkannya dengan baik. Kemampuan dan ketrampilan dalam menggunakan menggunakan gadget akan menjadi peluang dalam berbagai kegiatan utamanya dalam dunia pemasaran. Kelompok Wanita Tani “ WORUTI” Dusun Bojong, Wonolelo, Pleret, Bantul ini mengalami kesulitan dalam pemasaran pada olahan produk mereka. Selama ini masih dijual dengan cara konvensional dan menggunakan media digital yang masih sederhana seperti dengan menggunakan status whatsapp dan instagram yang masih sederhana. Melalui penyampaian materi tentang digital marketing dan pelatihan dengan menggunakan gadget diharapkan akan membantu KWT dalam pengembangkan dan meningkatkan pemasaran produk olahan serta peningkatan dari sisi kesehatan dari program mereka. Hasil dari pengabdian masyarakat ini meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dari peserta dari 60% menjadi 80% terlihat dari hasil tanya jawab selama kegiatan
Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM): Hipertensi, Kolesterol, Diabetes Melitus, dan Asam Urat Wijayanti, Nor; Fauzia, Naqiya
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v5i3.949

Abstract

Penyakit tidak menular atau PTM merupakan penyakit yang sering terjadi di Dunia, selain dikenal sebagai penyakit kronis, penyakit tidak menular juga menjadi penyebab kematian tertinggi. Pada Tahun 2021 di DI Yogyakarta menunjukkan bahwa estimasi penderita hipertensi berusia ? 15 tahun 251.100 kasus dan penderita diabetes mellitus pada tahun 2021 sebanyak 83.568 kasus. Kondisi ini diprediksi akan terus terjadi di tahun-tahun yang akan datang karena jumlah penduduk usia tua yang semakin bertambah dan gaya hidup modern yang semakin berkembang. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki proporsi penduduk lanjut usia (lansia) paling tinggi di Indonesia, dengan persentase 14,5% atau kisaran 642.942 jiwa. Pelaksanaan pengabdian dilakukan di Kalurahan Samigaluh, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, dengan hasil pertimbangan proporsi jumlah lansia terbanyak di Provinsi DI Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam intervensi ini adalah penyuluhan. Tahapannya berupa pemeriksaan kesehatan(screening), ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Sasaran intervensi yaitu lansia di Kalurahan Purwoharjo, Samigaluh. Peserta sangat antusias dan memberikan respon positif berupa partisipasi aktif tanya-jawab pada sesi diskusi dan keikutsertaan senam lansia terhadap kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini, lansia menjadi lebih paham mengenai penyakit tidak menular (hipertensi) dan cara pencegahannya serta mengetahui cara menjaga kualitas hidup.
Pelatihan dan Pendampingan Sampah Organik Rumah Tangga Widarto, Elvi Sandra; Kasjono, Heru Subaris; Purwanti, Nunuk Sri; Widiantoro, Wahyu; Hidayati, Novi; Ramadhan, Aulia; Hanani, Siti Maisah; Ardianto, Heru
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis modal sosial dan perilaku masyarakat serta pengaruhnya terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Semail, Bangunharjo, Sewon, diperoleh hasil bahwa masyarakat punya modal sosial, sikap yang berpengaruh pada kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga dan lingkungannya, namun pengetahuan mereka tentang pengelolaan sampah yang masih kurang karena belum ada penyuluhan dan pelatihan tentang pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Sampah yang dihasilkan masyarakat dan kawasan sebagian besar sampah organik, maka untuk itu perlu kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan sampah organik, yang diwujudkan dalam kegiatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melatih masyarakat dalam pengelolaan sampah organik di Dusun Semail, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan Inter Proffesional Education (IPE) dengan melibatkan 6 Mahasiswa dan juga dilakukan dengan Inter Proffesional Collaboration (IPC) dengan melibatkan 2 dosen, 1 Tendik dan 1 praktisi Puskesmas Sewon 2, Bantul. Hasil analisis berpasangan tingkat pengetahuan peserta pelatihan eco enzym, kompos dan biopori menunjukkan signifikansi 0,000 < 0,05 atau terdapat perbedaan yang nyata/signifikan pengetahuan warga antara sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Disimpulkan peserta pelatihan pengelolaan sampah organik menjadi kompos, biopori, dan eco enzyme telah terlatih dan peserta telah menerapkan pengelolaan sampah organik setelah dilakukan pelatihan. Kata Kunci : Pelatihan, Sampah Rumah Tangga, Eco-Enzim, Biopori, Kompos
Pengurangan Dampak Penyakit Tidak Menular dengan Program Penyuluhan dan Pelaksanaan Skrining Supatmi; Parmadi Sigit Purnomo; Erma Pranawati; Eni Purwaningsih; Dian Novita Kumalasari
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v5i3.968

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM), juga dikenal sebagai penyakit kronis. Jenis utama PTM adalah penyakit kardiovaskular (seperti serangan jantung dan stroke), kanker, penyakit pernafasan kronis (seperti penyakit paru obstruktif kronik dan asma) dan diabetes. Dampak PTM terhadap individu dan masyarakat, diperlukan pendekatan komprehensif yang mengharuskan semua sektor, termasuk kesehatan, keuangan, transportasi, pendidikan, pertanian, perencanaan dan lain-lain, untuk berkolaborasi mengurangi risiko yang terkait dengan PTM, dan mendorong intervensi untuk mengurangi dampak PTM, mencegah dan mengendalikannya. Penyuluhan di masyarakat secara terus-menerus dan program skrining merupakan salah satu upaya mengendalikan dampak penyakit tidak menular secara promotif dan preventif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan asset based community development, penyuluhan dan dilanjutkan dengan skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut dan kadar gula darah. Skrining yang di laksanakan meliputi, pemeriksaan tinggi badan, berat badan, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan kadar gula darah. Pelaksaaan skrining bekerjasama dengan Puskesmas Pundong Bantul. Peserta skrining diikuti 84 peserta lansia dengan umur diatas 60 tahun ada 51 orang (61%), usian 25 sampai sebelum 60 tahun ada 33 orang (39s%). Pengurangan dampak penyakit PTM harus serius dilaksanakan dan melibatkan partisipasi semua pihak, baik kader, keluarga, pemerintah maupun masyarakat. Kata kunci: Pengurangan dampak buruk PTM; Penyuluhan; Skrining
Edukasi Penggunaan Antibiotika pada Santri Putri Takhasus Pondok Ki Ageng Wonokusumo Gunungkidul Anggraeni, Dyah; Aulina, Windy
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v5i3.974

Abstract

Antibiotika yang tidak digunakan secara rasional dapat memicu timbulnya masalah resisten. Penggunaan antibiotika yang bijak yaitu secara rasional dengan mempertimbangkan dampak muncul dan menyebabkan bakteri resisten. Pendidikan atau edukasi adalah suatu upaya dalam membentuk perilaku masyarakat agar dapat memberikan hasil yang diinginkan agar sesuai dengan yang diharapkan dan berkaitan dengan kesehatan, edukasi merupakan faktor terpenting dalam memotivator penggunaan antibiotika secara tepat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri putri takhasus pondok Ki Ageng Wonokusumo Gunungkidul terhadap antibiotika. Metode pengabdian ini adalah edukasi menggunakan PPT, dengan pemberian pretest dan posttest. Hasil pengabdian terjadi peningkatan hasil pretest dan posttest dari 70% menjadi 84%. Kemudian hasil data variasi uji lanjutnya dengan paired samples test dengan membandingkan hasil uji pretest (sebelum diedukasi) dengan posttest setelah diberikan edukasi materi tentang antibiotika, dapat diketahui nilai signifikansinya 0,000<,0.05 yang artinya memiliki perbedaan yang bermakna, yaitu ada perbedaan antara pengetahuan antara sebelum dan sesudah pemberian materi Antibiotika. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan santri putri memahami materi antibiotika yang diberikan.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DUSUN BOJONG, WONOLELO, PLERET, BANTUL Hidayah, Mudita Sri; Ispandiyah, Woro
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.990

Abstract

Limbah dari berbagai kegiatan masyarakat seringkali menimbulkan pencemaran lingkungan. Tempat yang padat penduduk seringkali dihadapkan pada permasalahan sampah, diantaranya volume sampah yang melebihi kapasitas daya tampung, manajemen pengelolaan sampah yang tidak efektif, seperti yang terjadi di daerah Wonolelo, Pleret, Bantul. Berdasarkan latar belakang dan analisis situasi diusulkan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat Tembalang mengenai pengelolaan sampah baik sampah organik maupun anorganik yang berasal dari rumah tangga.Kegiatan pengabdian masyarakat ini didukung oleh partisipasi antara pelaksana kegiatan (Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Surya Global) dan pengurus RW Dusun Bojong Wonolelo Pleret Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh perempuan warga dusun Bojong Wonolelo Pleret sejumlah 25 peserta. Metode yang digunakan berupa pemaparan materi oleh tim penyuluh menggunakan media PPT dan diberikan video singkat untuk mendukung materi serta ditampilkan produk hasil daur ulang guna meningkatkan pemahaman terkait materi yang disampaikan.Warga dusun Bojong Wonolelo Pleret Bantul memiliki peningkatan pengetahuan terkait pengelolaan sampah organik dan anorganik setelah diberikan penyuluhan. Peningkatan pengetahuan warga karena materi yang disampaikan menarik dan mudah dipahami menggunakan PPT dan video serta penyampaian pemateri lebih mudah diterima oleh warga setempat. Warga juga memiliki semangat dan minat untuk mengelola sampah yang mereka hasilkan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan ekonomis. Kegiatan pengabdian pengolahan sampah/limbah rumah tangga menjadi bahan bernilai ekonomi berupa pemberian penyuluhan materi teori dan praktek kepada ibu-ibu dusun Bojong di wilayah Dusun Bojong Wonolelo Pleret Bantul Yogyakarta mendapat tanggapan yang sangat baik. Pemberian materi penyuluhan diselingi motivasi untuk berwirausaha membuat para ibu-ibu semakin antusias
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA REMAJA SMK : DALAM PERSPEKTIF ISLAM Suyatno, Suyatno; Setyowati, Sri; Ratnawati, Ratnawati; Supatmi, Supatmi; Pranawati, Erma; Kumalasari, Dian Novita
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.1026

Abstract

Stunting mengancam kehadiran generasi bangsa yang berkualitas. Kejadian stunting dapat dicegah sedini mungkin sejak remaja dengan pola hidup yang benar. Pengetahuan yang baik dapat menjadi upaya preventif kejadian stunting. Prinsip pencegahan stunting terdapat dalam Al-Qur’an Surat an-Nisa’ ayat 9 yang mana Allah memerintahkan untuk menjaga kesejahteraan anaknya. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi pencegahan stunting pada remaja SMK : dalam perspektif Islam. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMK wilayah Temanggung. Kegiatan edukasi ini menggunakan metode ceramah yang dilakukan oleh pengabdi selama 50 menit. Pada tahap ini peserta diberikan materi tentang bagaimana Islam memandang tentang gizi dan pencegahan stunting. Sebelum pelatihan dilakukan penyuluhan dilakukan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pencegahan stunting sebelum edukasi.  Pada tahap evaluasi yang dilakukan dengan membagikan kuesioner posttest untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pencegahan stunting setelah edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan usia remaja menjadi masa yang tepat untuk preventif pencegahan stunting. Edukasi memberikan dampak yang positif terlihat dari hasil pretest yang mayoritas tidak tahu tentang bahaya dan cara pencegahan stunting khususnya dalam perspektif Islam (90%). Sedangkan hasil postest menunjukkan 100% remaja mengetahui tentang bahaya dan cara pencegahan stunting khusunya dalam perspektif Islam. Melihat hasil ini maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dinyatakan berhasil dan memberikan dampak positif.  
EDUKASI PENCEGAHAN PRIMER UNTUK MEMBENTUK PERILAKU SEHAT DI ERA COVID-19 Wardani, Wahyu Tusi
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.909

Abstract

Kenaikan kasus Covid–19 pada tahun 2022, disebabkan karena mulai longgarnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan. Untuk mematangkan pemahaman masyarakat menghadapi new normal, perlu dilakukan edukasi terkait pencegahan primer infeksi Covid–19, sehingga tidak hanya sekedar narasi berupa perintah penerapannya, namun memberikan pemahaman secara mendalam dan praktik kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan primer infeksi Covid-19 sehingga terbentuk perilaku sehat di era new normal. Peserta kegiatan ini terdiri dari masyarakat warga RW 08 Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat diawali dengan survei, perizinan dan penyusunan laporan. Sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan, peserta diminta untuk mengisi soal pre-test, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan, sesi tanya jawab dan evaluasi. Dari hasil kegiatan penyuluhan ynag telah dilakukan dapat dikatakan berhasil dilihat dari peningkatan pemahaman masyarakat setelah mengikuti kegiatan ini. Diharapkan masyarakat dapat melakukan pencegahan primer infeksi Covid-19 dengan kontinyu.