cover
Contact Name
Isnanto, S.Kep., Ns., MAN
Contact Email
-
Phone
+62274517065
Journal Mail Official
jurnal@stikesbethesda.ac.id
Editorial Address
Johar Nurhadi Number 6 Kota Baru
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23387947     EISSN : 25020439     DOI : https://doi.org/10.35913/jk.v8i1.196
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan (e-ISSN: 2502-0439, p-ISSN: 2338-7947) merupakan jurnal yang meliputi bidang keperawatan dengan cakupan Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen dan Paliative Care. Jurnal Kesehatan publish 2 kali dalam setahun, setiap bulan Januari dan Juli dan dipublish oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum. Jurnal Kesehatan sudah terakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) dikelola oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2025): In Press" : 15 Documents clear
Pengetahuan berhubungan dengan perilaku koping premenstrual syndrome pada remaja putri Syafira Azzahra; Sri Handayani, Dwi; Warsiti
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v13i1.844

Abstract

Premenstrual Syndrome (PMS) dapat menimbulkan gejala fisik maupun gejala psikologis remaja, hal ini bergantung pada perilaku koping yang diterapkan. Perilaku koping adaptif mengurangi dampak negatif PMS, sebaliknya perilaku koping maladaptif memperburuk gejala serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Diketahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku koping premenstrual syndrome (PMS) pada remaja putri di SMA Negeri 1 Ngemplak Yogyakarta. Desain penelitian metode analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 136 responden kelas XI dan XII dengan teknik Simple random sampling. Peneliti menggunakan kuesioner Pengetahuan Premenstrual Syndrome (KPPMS) dan Kuesioner Perilaku Koping PMS. Analisis data menggunakan Uji Koefisien Kontingensi dengan taraf signifikansi 0,05.Hsail penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan PMS cukup (63,2%) dan perilaku koping PMS maladaptif (54,4%). Hasil uji analisis menunjukkan nilai p=0,911 (p >0,05), bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku koping PMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Ngemplak Yogyakarta. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku koping PMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Ngemplak Yogyakarta, namun terdapat beberapa faktor seperti faktor ekononi dan riwayat penyakit ginekologi perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi koping perilaku PMS.
GAMBARAN PELAKSANAAN PERAWAT PENANGGUNG JAWAB ASUHAN (PPJA) RUMAH SAKIT SWASTA DI YOGYAKARTA Permina, Yullya; Intening, Vivi Retno
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v13i1.847

Abstract

Peningkatan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan rumah sakit menuntut adanya strategi yang tepat untuk memenuhi harapan ini. Dalam hal ini, koordinasi yang efektif di dalam organisasi sangat penting untuk menciptakan sinergi yang baik. Pelayanan keperawatan yang menyeluruh memerlukan profesionalisme dari perawat pengelola maupun perawat pelaksana. Salah satu metode yang dapat memaksimalkan pelayanan keperawatan adalah sistem Perawat Penanggung Jawab Asuhan (PPJA). Rumah sakit swasta di Yogyakarta telah mulai menerapkan metode PPJA ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan PPJA di rumah sakit swasta di Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan 40 responden PPJA. Alat ukur yang diterapkan adalah kuesioner, dan analisis data dilakukan secara univariat. Penelitian ini telah mendapatkan izin etik, dengan nomor 089/KEPK. 02. 01/VI/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia antara 36 hingga 45 tahun, dengan pendidikan terbanyak adalah profesi ners. Berdasarkan lamanya bekerja, sebagian besar responden memiliki pengalaman kerja lebih dari 4 tahun, dan 30 responden mengindikasikan bahwa pelaksanaan PPJA berlangsung dengan baik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PPJA di rumah sakit swasta di Yogyakarta berada pada tingkat yang baik. Oleh karena itu, disarankan agar rumah sakit terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan melalui penerapan metode PPJA.
Koping Spiritual pada Penyitas Stroke Ikaningtyas, Nurlia; Anunciacion , Talosig T.
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v13i1.848

Abstract

Yogyakarta menjadi provinsi dengan prevalensi stroke tertinggi di Indonesia, mencapai 11.4% pada tahun 2023. Penyintas stroke yang bertahan hidup harus menghadapi berbagai efek jangka panjang yang berpengaruh pada kualitas hidup mereka, termasuk masalah mobilitas, kelelahan, gangguan emosional, dan penurunan fungsi kognitif. Dalam menghadapi kondisi ini, mekanisme koping yang diterapkan oleh penyintas stroke menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas hidup mereka setelah stroke. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Tempat penelitian adalah kota Yogyakarta. Teknik pengambilan sampling menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel didapatkan hingga data jenuh.  Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah sepuluh orang. Penelitian ini menghasilakan 48 koding dan empat tema besar yaitu Koping spiritual menjadikan seseorang berfikir posistif, dukungan spiritual dari orang lain meningkatkan koping, praktik spiritual yang dilakukan penyintas stroke, dan koping spiritual meningkatkan penerimaan terhadap kondisinya. Kondisi penyintas stroke tidka mudah untuk dihadapi mereka harus beradaptasi dengan kondisi tubuhnya yang berubah tiba-tiba. Dukungan dari tenaga Kesehatan, keluarga, dan komunitas akan membantu penyintas stroke untuk mempunyai koping yang adaptif. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk dapat meneliti dukungan spiritual yang tepat diberikan kepada penyintas stroke.
Narapidana membutuhkan waktu unt PENERIMAAN DIRI DENGAN TINGKAT STRES PADA NARAPIDANA DI LEMBAHA PEMASYARAKATAN KELAS IIB SLEMAN YOGYAKARTA nia, mega
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Narapidana membutuhkan waktu untuk menerima dirinya di posisi dan lingkungan baru. Penerimaan diri negatif akan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Tingkat stres yang dialami individu berbeda tergantung pada penerimaan diri pada setiap individu. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan tingkat stres pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman Yogyakarta. Metode: Metode yang digunakan cross-sectional dengan desain penelitian deskriptif korelasional. Responden penelitian yaitu narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman Yogyakarta sebanyak 69 responden. Teknik pengambilan sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner penerimaan diri yang diadopsi dari pramesti (2021) dan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales 42 (DASS 42). Analisis data menggunakan uji kendal tau. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki penerimaan diri tinggi sebanyak 56 responden (81,2%) dan tingkat stres normal sebanyak 32 responden (46.4%). Hasil uji kendal tau menunjukkan nilai signifikan sebesar p<0.001. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan tingkat stres pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman Yogyakarta. Saran: Penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh petugas lapas untuk memberi edukasi kepada narapidana bahwa penerimaan diri sangatlah penting untuk diri sendiri.
PENGARUH PEMBERIAN JUS SELEDRI UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA GOSARI KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK Jihan Habibah; Diah Fauzia Zuhroh
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Hipertensi adalah kondisi kronis dengan peningkatan tekanan darah pada arteri, dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, gagal jantung, stroke, serta gagal ginjal. Selain obat farmakologis, terapi non farmakologis seperti seledri (Apium graveolens Linn) yang mengandung apiin, apigenin, mannitol, magnesium, kalsium, dan vitamin C dapat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus seledri terhadap penurunan hipertensi pada lansia di Gresik. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan onegroup pre-post test design. Populasi penelitian adalah 58 lansia, dengan sampel sebanyak 33 lansia menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalahuji statistic menggunakan lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Rerata tekanan darah sebelum diberikan jus seledri adalah 164,97 mmHg. Rerata tekanan darah setelah diberikan jus seledri adalah 143,27 mmHg. Nilai P didapatkan 0,000 (p<0,05). Ada pengaruh Pemberian jus seledri untuk menurunkan hipertensi pada lansia di Gresik. Diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengobatan ini secara tepat dan praktis dalam penanganan hipertensi.
Tingkat Pengetahuan Siswa Tentang Penanganan Pertama Cidera Di Sekolah Dasar Banjarmasin Trifianingsih, Dyah; Rachman, Aulia; Rosa, Margaretha; Diki
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v13i1.740

Abstract

Cedera merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia dan penyebab utama kematian dan kecacatan pada anak-anak dan remaja di semua kelompok usia, yang mencakup hingga 35% dari semua kematian anak. Salah satu penyebab cedera pada anak diantaranya adalah kasus terjatuh yang dapat menimbulkan luka maupun perdarahan. Anak dapat mengalami cedera yang sengaja atau tidak sengaja saat bermain, melakukan aktivitas di sekolah. Cedera yang dialami anak bersifat ringat hingga berat. Semua kasus cedera harus mendapatkan penanganan yang tepat dan tepat untuk memaksimalkan penyembuhan dan meminimalkan komplikasi seperti infeksi dan kematian. Pengetahuan mengenai penanganan pertama dalam menghadapi berbagai kemungkinan kejadian yang mengancam hidup sangat diperlukan. Penelitian bertujuan menilai tingkat pengetahuan penanganan pertama cedera pada siswa. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian adalah siswa kelas V SDN di Kota Banjarmasin berjumlah 63 responden diambil dengan teknik total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan siswa tentang penanganan pertama cedera. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan dalam kategori kurang sebanyak 39 responden (62%), kategori cukup sebanyak 19 responden (30%) dan kategori baik sebanyak 5 responden (8%). Pengetahuan responden dalam penanganan pertama cedera pada anak SD mayoritas berada pada kategori kurang. Pentingnya edukasi dan pemahaman terkait konsep bahaya dan penanganan cedera pada anak sekolah.
PENGARUH TERAPI KOMPLEMENTER BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DI RUMAH TERAPI BEKAM HIDAYAH GRESIK Nadiyah 'Aisy; Widya Lita Fitrianur
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kolesterol merupakan lipid sterol penting dalam kesehatan manusia tetapi kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit seperti serangan jantung dan stroke. Upaya mengatasi kadar kolesterol yang tinggi selain melakukan terapi farmakologis, Pasien dapat melakukan terapi non-farmakologi salah satunya terapi bekam basah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi komplementer bekam basah terhadap penurunan kadar kolesterol di Rumah Terapi Bekam Hidayah Gresik. Penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah 85 pasien, dengan sampel 40 pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasional kadar kolesterol dan SOP terapi bekam basah. Analisa data menggunakan ujiSimple Paired T-Test. Rerata kadar kolesterol sebelum terapi bekam basah adalah 239,15 mg/dL dan setelah terapi adalah 224,88 mg/dL. Hasil uji T berpasangan menunjukkan nilai p-value 0,025 (<0,05). Ada pengaruh terapi komplementer bekam basah terhadap penurunan kadar kolesterol di Rumah Terapi Bekam Hidayah Gresik. Terapi bekam basah disarankan menjadi intervensi non-farmakologi yang dapat dimanfaatkan pasien untuk menurunkan kadar kolesterol.
Studi Fenomenologi: Faktor Pencetus Perceraian Pada Perempuan Usia Muda Shaffna Louisa Ariesaumi Orchidnovellty
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perceraian adalah peristiwa yang tidak hanya mengakhiri hubungan pernikahan tetapi juga memberikan dampak emosional yang mendalam, terutama bagi perempuan usia muda. Beberapa faktor penyebab perceraian adalah judi online dan KDRT. Dalam proses menghadapi perceraian, perempuan sering kali mengalami respon berduka yang kompleks sebagai akibat dari kehilangan hubungan, harapan, dan masa depan yang telah direncanakan bersama pasangan. Respon berduka ini mencakup five stages of grieving, seperti denial, anger, bargaining, depression, acceptance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencetus terjadinya perceraian. Metode penelitian ini menggunakan metode studi fenomenologi. Penelitian ini menekankan pada faktor pencetus perceraian yang dialami perempuan usia muda. Partisipan terdiri dari lima perempuan usia muda yang sedang mengurus perceraian. Data dikumpulkan melalui proses wawancara, dan observasi, kemudian hasil verbatim dianalisis dan dikategorikan. Hasil analisis menunjukkan faktor pencetus perceraian terbanyak yang dialami partisipan adalah judi online dan KDRT.
Intervensi Spiritual pada Pasien Chronic Kidney Disease on Hemodialysis Hery Ernawati; Hafsari, Apdha Triwulan
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Chronic Kidney Disease bergantung seumur hidup dengan mesin dialisa sehingga berdampak pada perubahan  dan psikologinya. Kecemasan dan gangguan tidur menjadi salah satu dampak dari perubahan psikologis. Dukungan spiritual merupakan salah satu intervensi yang menghubungkan antara pasien dengan Tuhannya. Tujuan: penulisan literatur review ini memiliki tujuan untuk mengetahui apa saja intervensi spiritual yang dapat di aplikasikan pada penderita Chronic Kidney Disease yang menjalani hemodialisis serta pentingnya intervensi tersebut dalam menunjang kualitas hidup penderita. Metode dalam penulisan ini adalah menggunakan pedoman PRISMA dengan sumber informasi atau rujukan dari artikel dan jurnal keperawatan dengan minimal penerbitan 5 tahun terakhir. Hasil: berbagai intervensi dukungan spiritual seperti SEFT, Doa, Happy Spiritual. Murottal Al Quran dapat mengurangi dampak psikologis dan fisik pada pasien Chronic Kidney Disease yang menjalani hemodialisis.
POSTER DIGITAL MEMPENGARUHI PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA IBU HAMIL DI YOGYAKARTA Haryanti, Priyani; Nainggolan, Rosa Herlinawati
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang: Masalah kehamilan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu. Anemia merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan masalah kehamilan. Salah satu puskesmas di Yogyakarta, peneliti menemukan bahwa 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah poster digital memiliki dampak terhadap perubahan perilaku ibu hamil terkait pencegahan anemia. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperiment Study dengan metode Pretest Posttest Control Group Design. Terdapat 38 ibu hamil dibagi dalam dua kelompok. Tehnik sampling purposive. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner 11 pernyataan dan telah dimodifikasi. Kelompok intervensi mendapatkan edukasi dengan poster digital sedangkankelompok kontrol tanpa poster digital. Uji Wilcoxon Signed Ranks dan Mann-Whitney digunakan dalam analisis penelitian kami. Hasil: Perilaku pencegahan baik pretest meningkat menjadi 100% saat posttest pada kedua kelompok. Poster digital berpengaruh terhadap perilaku pencegahan anemia p value 0,002 (p<0,05) dan kelompok perawatan rutin (antenatal care) p value 0,000 (p<0,05). Pengaruh poster digital pada kedua kelompok postest p value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi anemia berbasis poster digital terhadap perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di Puskemas Kota Yogyakarta.

Page 1 of 2 | Total Record : 15