cover
Contact Name
Wiwit Suryanto
Contact Email
ws@ugm.ac.id
Phone
+6281578600075
Journal Mail Official
jfi.mipa@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika, Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Sekip Utara PO BOX BLS 21, 55281, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Fisika Indonesia
ISSN : 14102994     EISSN : 25798820     DOI : https://doi.org/10.22146/jfi.v23i3.41404
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika Indonesia (JFI) Is an open access scientific peer-reviewed journal published by Department of Physics Universitas Gadjah Mada that publishes researches on Physics, covering both theory, experiments, computation and applied physics including geophysics. We have a mission to build scientific research foundations in theoretical and applied physics to support education, research and community service in Indonesia. A manuscript can be written in English or in Bahasa Indonesia, but Abstracts are required to be written in English. All submitted manuscripts will be reviewed thoroughly by the committee of editors and reviewers. Publication in this journal is free of charge and is periodically done three times a year (April, August, and December).
Articles 203 Documents
Tentang Medan Elektromagnet Relativistik (Halaman 25 s.d. 28) Atsnaita Yasrina; M. Farchani Rosyid
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 50 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.043 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24419

Abstract

Penelitian dinamika medan magnet di bintang Neutron merupakan tema kajian bintang Neutron yang banyak dikerjakan para astronom baik pada ranah teoritik maupun pengamatan. Khususnya pada penyusutan medan magnet yang ketara. Untuk menjelaskan medan magnet secara teoritik dibutuhkan persamaan dinamika medan magnet. Bintang Neutron merupakan objek relativistik dan berotasi yang merupakan alasan mendasar untuk menganalisa dinamika medan magnet secara relativistik. Dalam penelitian ini dirumuskan persamaan medan elektromagnetik dalam keadaan tidak stasioner yang mengambarkan dinamika medan magnet di sekitar bintang Neutron yang berotasi lambat dengan relativitas umum. Proses yang dilakukan adalah penguraian persamaan Maxwell dengan relativitas umum yang didasari oleh metrik untuk bintang berotasi lambat. 
Analisis Kandungan Senyawa Kimia dan Uji Sifat Magnetik Pasir Besi Pantai Ambal (Halaman 29 s.d. 31) Bilalodin -; Sunardi -; Muhtar Effendy
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 50 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.27 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24420

Abstract

Analisis senyawa kimia dan uji sifat magnetic pasir besi telah dilakukan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kandungan mineral magnetik dan sifat magnetik  yang terdapat pada pasir besi pantai Ambal. Sampel pasir besi diambil dari  pantai Ambal. Pasir diekstraksi dengan menggunakan magnet permanen untuk memisahkan  pasir magnetik dan non magnetik. Pasir magnetik yang telah dipisahkan dilakukan pengujian jenis kandungan mineral dengan  XRD (X-Ray Diffraction) dan uji sifat magnetiknya dilakukan menggunakan VSM (Vibrating Sample Magnetometer).  Hasil penelitian menunjukkan  jenis mineral magnetik pasir pantai Ambal Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen berbentuk senyawa  Magnetite  (Fe3O4) dan Hematite (Fe2O3). Perhitungan nilai suseptibilitas magnetik sebesar 31,88 x10-6 m3/kg   Berdasarkan nilai permeabilitas relatif yang terhitung, mineral magnetik pasir pantai Ambal kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen termasuk kategori feromagnetik.
Studi Fabrikasi Isolator Silikon Dioksida (SiO2) Berbasis Lapisan Tipis Menggunakan Teknik Plasma Glow Discharge (Halaman 32 s.d. 35) Sri Agustini Sulandari; Lely Susita Dwi Murwani
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 50 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.028 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24421

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh parameter plasma oksidasi pada proses pembentukan lapisan tipis isolator silikon dioksida (SiO2) dengan plasma lucutan pijar. Lapisan yang terbentuk  dikarakterisasi sifat elektriknya menggunakan probe empat titik (FPP), sifat struktur mikro, komposisi kimia, maupun pengukuran ketebalan lapisan tipis menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) yang dikopel dengan Energy Dispersive X-Rays Spectroscopy(EDX). Agar proses pembentukan lapisan tipis lebih cepat, silikon harus dietsa/dicuci dengan larutan etsa. Akan tetapi etsa ini berdampak mengubah silikon yang awalnya tipe P menjadi N. Lapisan isolator terbentuk pada temperatur sekitar 5000C, dengan waktu proses hingga 5 jam, yang ditandai dengan resistivitas irisannya E30 (∞) (tahanan tidak terukur). Indikasi terbentuknya lapisan oksida juga diperkuat dari analisis struktur mikro maupun analisis komposisi kimia. Pada kondisi P=1,4 mbar, V=1026 volt, I=725 mA, T= 502 °C, t=5 jam kandungan  Si = 46,74 mass% dan O= 53,26 mass%.  Pada  kondisi tersebut ketebalan lapisan oksida sekitar 0,4 µm
Sifat Optik dari Material Fiberglass dengan Filler Serat Sansiviera Trifasciata dan Polystyrene sebagai Panel Akustik (Halaman 36 s.d. 39) Sunardi -; Kartika Sari
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 50 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.247 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24422

Abstract

Panel akustik yang terbuat dari suatu material komposit yang biasa disebut fiberglass dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan hidup. Salah satunya dimanfaatkan sebagai bahan pendukung panel akustik. Namun sebagian besar komponen fiberglass terbuat dari bahan-bahan sintesis seperti plastik dan sejenisnya. Material demikian disamping tidak ramah lingkungan juga mahal dan banyak mengandung resiko kimiawi. Dalam riset ini, fiberglass tersusun dari material komposit berbahan baku organik serat sansivera trifaciata (daun lidah mertua). Secara umum fiberglass dibentuk dari penguat (filler) dan matrik, yang merupakan kombinasi serat dan polystyrene sebagai filler dan epoksi resin yang berfungsi sebagai material alternatif penganti bahan sintesis yang sering digunakan. Material ini bersifat murah dan ramah lingkungan, sehingga dapat menghasilkan suatu panel akustik yang dapat  menyerap bunyi yang berasal dari sumber bunyi tertentu. Komposit dibuat dengan dua variasi yaitu variasi komposisi serat Sansivieria Trifasciata dan polystyrene sebagai filler serta variasi ketebalan dari komposit yang dihasilkan dari ketiga kombinasi tersebut menggunakan metode tabung impedansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi dan  ketebalan komposit dapat mempengaruhi koefisien serap bunyi sebesar 0,9 pada frekuensi 2500 Hz pada komposisi serat 55%, polystyrene 10% dan matrik 35% dengan ketebalan 3 cm. Hal Ini menunjukkan bahwa komposit serat Sansivieria Trifasciata dan polystyrene dapat digunakan sebagai filler fiberglass  yang digunakan pengganti panel akustik peredam bunyi yang lebih baik dibandingkan dengan filler dari serat jenis lainnya.
Kajian Sistem Radiografi Digital sebagai Pengganti Sistem Computed Radiography yang Mahal (Halaman 40 s.d. 43) Susilo -; Sunarno -; I Ketut Swakarma; Rudi Setiawan; Edy Wibowo
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 50 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.176 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24423

Abstract

Sisitem radiografi diagnostic yang ada pada bagian radiologi Rumah Sakit Daerah (RSD) atau Puskesmas di Indonesia umumnya masih menggunakan system Radiografi Konvensional (RK) dengan film radiograf sebagai media penangkap citra. Berbeda dengan system Computed Radiography (CR)  tanpa film (filmless) yang sudah ada di RS tipe A atau RS maju di kota-kota besar. Dalam studi sebelumnya telah dilakukan pencitraan system radiografi digital  diagnostic berbasis X-Ray Intensifying Screen, diperoleh file radiograf digital dengan resolusi rendah, sehingga kalau dibesarkan citra radiograf menjadi pecah. Pada studi kali ini telah dikaji kemungkinan penggunaan kamera digital jenis single lens reflex pada  ruang kedap cahaya. Hasil eksperimen diperoleh hasil file radiograf digital dengan resoluasi lebih tinggi dibanding sebelumnya. Kajian ini bisa dikembangkan menjadi system radiografi digital dengan memodifikasi unit penangkat gambar pada sistem RK, sehingga sistem ini bisa menjembatani antara pembacaan radiograf analog menggunakan film menjadi file radiograf digital, sekaligus sebagai pengganti sistem CR  yang relative mahal.
Identifikasi dan Perancangan Pengendali PID Menggunakan Penduga ARX Sistem Pemanas Udara (Halaman 1 s.d. 5) Ainie Khuriati R.S.
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 51 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.325 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24424

Abstract

Pada makalah ini digunakan metodologi estimasi Auto-Regression model with eXogeneous inputs (ARX) untuk merancang pengendali PID yang digunakan  untuk mengendalikan suhu pemanas udara. Masukan tangga dikenakan terhadap system pemanas dan data suhu udara dikirim ke MATLAB melalui system akuisisi data. Data yang diperoleh digunakan untuk mengidentifikasi model proses dalam bentuk ARX. Parameter PID diperoleh dengan meminimalkan integral galat (IAE, ISE, ITSE, dan ITAE,). 
Komputasi Solusi Transien Rangkaian Listrik dengan GGL Gayut Waktu dengan Sistem Aljabar Komputer REDUCE (Halaman 6 s.d. 8) Arief Hermanto
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 51 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.822 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24425

Abstract

Dalam kebanyakan buku ajar solusi keadaan transien dari rangkaian listrik dengan ggl gayut waktu sembarang tidak pernah dibahas. Makalah ini berusaha mengisi kekosongan itu dengan menentukan solusi transien itu dengan bantuan sistem aljabar komputer atau bahasa pemrograman simbolik REDUCE. Program yang berhasil disusun ternyata sangat pendek dan menghasilkan keluaran (simbolik) yang sangat mudah dibaca. 
Sistem Monitor Tekanan Darah Arteri pada Lengan dengan Metode NMR (dalam Bentuk Model) (Halaman 9 s.d. 12) Bambang Murdaka Eka Jati; Kusminarto -; Agung Bambang Setio Utomo; Bambang Irawan
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 51 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.031 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24426

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk membuat sebuah model alat pemantau tekanan darah arteri pada lengan manusia, dengan metode NMR. Penelitian dilakukan dengan menempatkan pipa plastik (berdiameter 0,5 cm) datar memanjang melewati rongga antara kedua kutub elektromagnet yang memberikan kuat medan magnet (150+-5)x10 gauss, dan juga berada di sepanjang koil RF. Disamping koil RF itu terdapat pula koil penerima. Saat itu, air mengalir di dalam pipa pada kelajuan (4+-1)10-1 m/s yang bersesuaian dengan tekanan 80 N/m2. Penelitian ini dilandasi oleh kenyataan bahwa 80% darah berupa air, dan molekul air mengandung atom hidrogen yang di dalam atomnya terdapat proton. Model ini dilandasi oleh kenyataan bahwa kelajuan alir darah di pembuluh arteri pada lengan (5+-1)x10-1 m/s, dan diameter pembuluh darahnya juga 0,4 cm. Penelitian ini berhasil memberikan informasi, bahwa aliran air di dalam pipa plastik pada kelajuan, tekanan, dan kuat medan magnet di atas mampu memberikan frekuensi resonansi NMR sebesar 5,5MHz, dan koil penerima memberikan GGL induksi di CRO sebesar 18 mV.
Pengaruh Jumlah Iterasi dan Nilai Parameter Relaksasi Terhadap Signal to Noise Ratio (SNR) pada Rekonstruksi Citra Metode SIRT (Halaman 13 s.d. 16) Choirul Anam; Catur Edi Widodo
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 51 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.431 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24427

Abstract

Kualitas citra hasil rekonstruksi metode Simultaneous Iterative Reconstruction Technique (SIRT) ditentukan oleh jumlah iterasi dan nilai parameter relaksasi (λ). Nilai λ ini biasanya diperoleh secara coba-coba. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh jumlah iterasi dan nilai λ terhadap nilai signal to noise ratio (SNR). Rekonstruksi menggunakan obyek fantom Shepp-Logan ukuran 50x50. Proyeksi dilakukan untuk setiap sudut 100menggunakan mode berkas paralel. Pertama ditentukan pengaruh jumlah iterasi terhadap SNR. Selanjutnya dilakukan penentuan nilai SNR untuk variasi  λ  pada jumlah iterasi tertentu. Diperoleh bahwa semakin banyak iterasi dan semakin besar nilai parameter relaksasi menghasilkan nilai SNR semakin tinggi, namun setelah iterasi dan nilai λ tertentu, nilai SNR mengalami saturasi. Citra dengan kualitas optimal (kekaburan dan stripping paling kecil), diperoleh pada iterasi antara 5 hingga 10 dan nilai parameter relaksasi antara 0,5 hingga 1.
Redaman pada Pendulum Sederhana (Halaman 17 s.d. 20) Kintan Limiansih; Ignatius Edi Santosa
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 51 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.769 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24428

Abstract

Telah dilakukan pengamatan redaman pada pendulum sederhana. Eksperimen dilakukan dengan merekam pendulum yang sedang berosilasi. Selanjutnya kedudukan setiap saat dari beban ditentukan dengan menganalisa rekaman video menggunakan perangkat lunak LoggerPro. Hasil analisa menunjukkan bahwa untuk berbagai beban dengan ukuran yang sama, besarnya penurunan amplitudo berbanding terbalik dengan massa beban. Sedangkan untuk beban yang massanya sama, redaman berbanding lurus dengan jari-jarinya.

Page 9 of 21 | Total Record : 203