cover
Contact Name
Jurnal CWE
Contact Email
jurnal@cwe.ac.id
Phone
(021) 82603550
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Gapura No 8 Rawa Banteng, Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI
ISSN : 20860412     EISSN : 26866307     DOI : -
Jurnal Citra Widya Edukasi merupakan jurnal ilmiah yang sangat terkait dengan ilmu pengetahuan dalam bidang pertanian dan perkebunan, teknologi pengolahan serta manajemen logistik. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi ilmiah bagi para pakar, peneliti dan praktisi yang bergerak di ketiga bidang ilmu tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
Pengelolaan Dan Pemanfaatan Kandungan Asam Amino Ubur-Ubur Bagi Kesehatan Manusia Sebagai Implementasi Protokol Nagoya Aang Kuvaini
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 7 No 1 (2015): JCWE Edisi Mei 2015
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.844 KB)

Abstract

Ubur-ubur memiliki potensi yang baik untuk dijadikan sebagai sumber devisa negara melalui jalur ekspor. Salah satu sumber asam amino terdapat dalam kandungan Ubur-ubur. Mengingat manfaat asam amino sangat penting bagi kesehatan manusia, dan potensi Ubur-ubur sebagai salah satu sumber asam amino, maka perlu dilakukan pemanfaatan Ubur-ubur secara tepat dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah menggunakan metode Literature Review dan Comparison Method. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan antara lain : 1) Ubur-ubur memiliki kandungan nilai gizi yang cukup tinggi, yaitu meliputi protein, asam amino, asam lemak, vitamin dan mineral. 2) Kandungan Asam amino ubur-ubur sangat tinggi, bahkan hampir seluruh kebutuhan Asam amino tubuh manusia bisa dicukupi oleh Ubur-ubur, kecuali Metionin dan Histidin yang kurang sedikit dari ketentuan FAO/WHO. 3) Pemanfaatan Ubur-ubur harus dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan sekaligus sebagai salah satu upaya implementasi protokol Nagoya.
Fenomena Urban Heat Island (UHI) Pada Beberapa Kota Besar di Indonesia Sebagai Salah Satu Dampak Perubahan Lingkungan Global Erwin Hermawan
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 7 No 1 (2015): JCWE Edisi Mei 2015
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.61 KB)

Abstract

Secara umum, UHI mengacu pada peningkatan suhu udara, tetapi UHI dapat juga mengacu pada panas relatif sebuah permukaan atau material diatasnya. UHI secara tidak sengaja meningkatkan perubahan iklim lokal karena modifikasi atmosfer dan permukaan pada daerah urban. Namun, UHI tidak berpengaruh langsung terhadap pemanasan global karena pendudukan suatu kota hanya merupakan sebagian kecil dari seluruh permukaan bumi. UHI mempunyai implikasi penting bagi kesehatan dan kenyamanan manusia, polusi udara, neraca energi, dan perencanaan kota. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah Literature Review Method dan Comparison Method. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa proses alih fungsi lahan yang terjadinya mengakibatkan perubahan kualitas lingkungan yakni terjadinya perubahan iklim mikro dimana kondisi suhu udara di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan suhu udara di sekitarnya; Hasil penelitian menunjukan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya terjadi peningkatan suhu udara dan bertambah luasnya suhu udara yang tinggi seiring dengan meluasnya konversi dari lahan vegetasi menjadi lahan terbangun.
Pengendalian Kualitas Crude Palm Oil (CPO) di Pabrik Kelapa Sawit Dengan Menggunakan x ̅-S Chart M Hudori
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 7 No 1 (2015): JCWE Edisi Mei 2015
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.747 KB)

Abstract

Palm oil mill (POM) must be able to produce high quality products, because it will increase value added of crude palm oil (CPO) and palm kernel (PK) as products. To maintain quality of CPO, especially FFA, the treatment of fresh fruit bunches (FFB) should be regulated. Control of the FFA is very necessary so that productivity can be maintained the POM. Poor condition of FFA will also easily identified so that it can be followed up. CPO quality control, especially FFA parameter can be done by using chart and R chart, namely by looking at the variability of the process on a daily basis. From the test result shows that the condition is so bad that the process capability need immediate corrective action to resolve the issue.
Proses Pembelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Sulistyanto .
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 7 No 1 (2015): JCWE Edisi Mei 2015
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.946 KB)

Abstract

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia saat mengalami penurunan paradigma di kalangan mahasiswa. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang dilaksanakan di tingkat perguruan tinggi belum menemukan posisi yang sesuai di kalangan mahasiswa karena masih dipandang sebagai mata kuliah yang membosankan. Model pembelajaran yang berkembang belum dimaksimalkan sesuai dengan metode yang ada. Secara umum hasil-hasil penelitian tentang Pancasila dan Kewarganegaraan sesungguhnya menyimpulkan bahwa Pancasila dan Kewarganegaraan mengarahkan warga negara itu untuk mendalami kembali nilai-nilai dasar, sejarah, dan masa depan bangsa bersangkutan sesuai dengan nilai-nilai paling fundamental yang dianut bangsa bersangkutan. Secara yuridis kurikulum perguruan tinggi wajib memuat Pancasila dan Kewarganegaraan yang dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Pada penelitian ini, pendekatan deskriptif-historis digunakan untuk mengkaji berbagai referensi sesuai dengan topik yang diambil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila sangat buruk ditambah lagi dengan turunnya jiwa nasionalisme mahasiswa saat ini.
Pengaruh Perbedaan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Pada Tahap Pre Nursery Aang Kuvaini
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 2 (2014): JCWE Edisi Nopember 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.185 KB)

Abstract

Kualitas media tanam akan memberikan pengaruh terhadap kualitas pertumbuhan tanaman. Hal tersebut terjadi karena di dalam media tanam terdapat unsur hara penting yang mendukung pertumbuhan tanaman. Penggunaan media tanam yang berbeda-beda diduga akan memberikan pengaruh yang berbeda pula terhadap pertumbuhan tanaman, karena setiap jenis media tanam memiliki kandungan unsur hara yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan beberapa komposisi media tanam terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri atas tiga taraf perlakuan, setiap perlakuan terdiri atas lima ulangan. Dengan demikian jumlah bibit yang digunakan sebanyak 15 bibit. Perlakuan yang diujikan adalah A = top soil 100%, B = tanah gambut 100%, dan C = tanah gambut 50% + top soil 50%. Parameter yang diamati adalah tinggi bibit (cm), diameter batang (cm), jumlah daun (helai), dan total luas daun (cm2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam top soil 100%, tanah gambut 100%, dan campuran tanah gambut 50% + top soil 50% memberikan hasil yang tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan tinggi, diameter batang, jumlah daun, dan total luas daun bibit kelapa sawit di pre nursery.
Rancangan Sistem Penanganan Lori Otomatis Berbasis Programable Logic Controller Ahmad Mahfud
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 2 (2014): JCWE Edisi Nopember 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.549 KB)

Abstract

Teknologi pengolahan minyak kelapa sawit terus berkembang, seiring dengan kebutuhan industri akan kemajuan metode dan teknologi dalam pengolahan minyak kelapa sawit. Kecepatan dan ketepatan respon kerja dari alat juga sangat dibutuhkan. Kesalahan ataupun keterlambatan penanganan lori yang membawa Tandan Buah Segar Kelapa Sawit untuk diolah, akan sangat mengganggu bahkan dapat menghambat produksi Crude Palm Oil dan Palm Kernel. Penanganan lori secara otomatis sangat dibutuhkan untuk mempertahankan prestasi kerja yang cepat, tepat dan akurat. Pemanfaatan Programmable Logic Controller diharapkan mampu mewujudkan sistem penanganan lori yang lebih baik. Dalam penelitian ini, digunakan PLC CPM 1A dalam merancang sistem penanganan pergerakan (supply) lori mulai dari Loading Ramp hingga Tipper. Penggunaan software simulator Logix Pro digunakan untuk membantu mempermudah dalam membentuk sebuah model pemrograman PLC yang tepat. Rancangan sistem yang telah disusun dalam program diterapkan ke PLC yang sesungguhnya dengan memanfaatkan software CX Program. Rancangan sistem penanganan lori otomatis dirancang dengan membagi area pergerakan lori menjadi 5 bagian, yaitu area Loading Ramp, area Transfer Carriage menuju Sterilizer, area Sterilizer, area Transfer Carriage menuju Tipper, dan area Tipper. Selanjutnya Program PLC disusun untuk tiap- tiap bagian berdasarkan logika kerja masing-masing area dengan memanfaatkan sejumlah input dan output.
Pengendalian Persediaan Suku Cadang (Spare Part) Dengan Klasifikasi ABC Berdasarkan Nilai Investasi di Bagian Power Maintenance PT. X Basuki .
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 2 (2014): JCWE Edisi Nopember 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.652 KB)

Abstract

PT. X adalah sebuah perusahaan otomotif yang banyak mengelola persediaan dari bahan baku, barang dalam proses, barang jadi dan suku cadang. Pengendalian persediaan bahan baku, baeang dalam proses dan barang jadi dilakukan secara komputerisasi. Sedangkan pengendalian suku cadang masih dilakukan secara manual dan sering mengalami kesulitan penyediannya karena belum ada sistem pengontrolan yang baku dan tingkat pemakaian yang tidak pasti. Pengendalian persediaan suku cadang menjadi tanggung jawab bagian Maintenance. Berdasrkan kondisi ini, maka penelitian dilakukan di bagian Maintenance dengan meneliti 124 item suku cadang yang digunakan pada bulan Februari sampai September 2014. Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi ABC dan diagram pareto untuk memperjelas klasifikasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengelompokkan persediaan menjadi kelas A, B dan C berdasarkan nilai investasinya. Setelah didapatkan kelas masing-masing sehingga pengendalian persediaan dapat diprioritaskan berdasarkan kelas tersebut, dengan urutan prioritas adalah kelas A, kemudian kelas B dan terakhir kelas C. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dari124 item suku cadang (spare part) dengan nilai investasi sebanyak Rp 1.066.993.775 didapatkan hasil pengelompokan : (1) Kelas A : Jumlah item sebanyak 15 atau sebesar 12%, jumlah suku cadang sebanyak 419 pcs atau sebesar 19,7% dan nilai investasi yang dikeluarkan sebanyak Rp 854.581.275 atau sebesar 80,09%. (2) Kelas B : Jumlah item sebanyak 31 item atau sebesar 25%, jumlah suku cadang sebanyak 601 pcs atau sebesar 28,3%, jumlah suku cadang sebanyak 601 pcs atau sebesar 28,3% dan nilai investasi sebanyak Rp 159.044.700 atau sebesar 14,91%. (3) Kelas C : Jumlah item sebanyak 78 item dari 124 item atau sebesar 63%, jumlah suku cadang sebanyak 1.105 pcs atau sebesar 52% dan nilai investasi yang dikeluarkan untuk Rp 53.367.800 atau sebesar 5.0%.
Pendekatan Konseptual Hubungan Kepemimpinan, Budaya, Strategi Dan Kinerja Organisasi M Hudori
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 2 (2014): JCWE Edisi Nopember 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.356 KB)

Abstract

This paper will present a conceptual framework that describes the relationship between the variables of leadership, culture, strategy, and performance. Social organizations tend to follow the five phases of organizational growth being addressed by Greiner (1972), as described Hatch (1997), namely: 1) an organization that exists because of the creativity of a few individual; 2) the existence of organizational growth through referrals from its leader, 3) the emergence of the crisis in the form of each region wanted to walk on their own without the involvement of the center; 4) the growth of the organization is characterized by the lack of coordination between central and local to control the crisis; and 5) developing the organization on the basis of collaboration which meant that every leader there is openness. This paper will also present some theoretical concepts of Organizational Behavior, Organizational Culture, Leadership, and Strategic Management. Finally, several studies have looked at the purpose of the relationship variables of leadership, culture, strategy, and performance is expected to develop research purposes.
Pemanfaatan Batang Pisang (Musa Sp.) Sebagai Alternatif Media Tumbuh Pre-Nursery Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Sylvia Madusari
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 2 (2014): JCWE Edisi Nopember 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.44 KB)

Abstract

Limbah organik dapat dimanfaatkan sebagai media bagi pertumbuhan tanaman. Batang pisang merupakan salah satu jenis limbah yang banyak dihasilkan di perkebunan pisang. Dalam penelitian ini dipelajari pemanfaatan batang pisang yang direbus dengan buah kelapa sawit sebagai media tumbuh alternatif bibit kelapa sawit di pre nursery. Tujuan penelitian ini adalah: (1). Untuk menguji kualitas batang pisang yang direbus dengan buah kelapa sawit sebagai alternatif media tumbuh bibit kelapa sawit di tahapan awal (pre-nursery) dan (2). Mengetahui kandungan unsur hara yang terkandung dalam media rebusan batang pisang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 November 2013 sampai tanggal 5 Februari 2014, di Kebun Percobaan Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan. Tiap-tiap unit pengulangan terdiri dari 3 bibit lokal tanaman kelapa sawit. Interval pengamatan dilakukan pada 1 BST, 2 BST dan 3 BST. Perlakuan yang diberikan berupa perbandingan berat cacahan batang pisang dengan buah kelapa sawit, sebagai berikut: (A). batang pisang 2 kg (kontrol); (B). 2 kg:2 kg; (C). 2 kg:4 kg; (D). 2 kg:0.5 kg; (E). 2 kg:2 kg; (F). 2 kg:8 kg; (G). 2 kg:0,5 kg. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, Bobot bawah tajuk, bobot basah akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan Jumlah stomata. Hasil penelitian menunjukkan rebusan daun batang pisang dapat dijadikan sebagai media tumbuh bibit kelapa sawit di pre nursery. Hasil analisis kandungan hara pada media tanam awal menunjukkan kandungan hara N adalah 0,4%; P adalah 0,05%; dan K 0,79%. Berdasarkan hasil pengamatan, perlakuan C memberikan hasil yang terbaik. Hal ini terlihat dari pengamatan terhadap parameter-parameter fisiologis dan morfologis tanaman pada akhir penelitian (3 BST), yang meliputi: rata-rata tinggi tanaman sebesar 14,42 cm, rata-rata jumlah daun 3,11; luas daun 53 cm2; Total Berat Kering Jaringan 0,9 gram, dan Jumlah Stomata 38.822/cm2.
Perbandingan Metode Sensus Pokok Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Staplecard dan GPS pada Tanaman Menghasilkan Pertama (Studi kasus di PT Citra Sawit Lestari, Kalimantan Utara ) Sylvia Madusari; H Walman Sibatuara; Heri Purwandi
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 2 (2014): JCWE Edisi Nopember 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.26 KB)

Abstract

Untuk mendapatkan data tanaman yang akurat sesuai dengan kondisi real di lapangan perlu dilakukan kegiatan sensus pokok secara teliti (SOP Asian Agri, 2004). Pada umumnya hasil kegiatan sensus pokok dituang ke dalam form blangko sensus (staplecard). Namun data yang dihasilkan sering kali tidak akurat.Sebagai upaya untuk menghasilkan datasensus pokok yang lebih akurat, digunakanlah GPS (Global Positioning System) sebagai alat sensus.Kajian ini dilakukan untuk menentukan metode sensus pokok yang efektif dan efisien antara menggunakan staplecard dan menggunakan GPS. Kajian ini dilakukan pada tanggal 3 – 17 Mei 2014 di Tanjung Palas Utara Estate, PT Citra Sawit Lestari yang berada di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kajian ini, yaitu dengan melakukan pengamatan dan observasi langsung di lapangan mengenai kedua metode sensus pokok yang dikaji.Parameter yang diamati yaitu biaya, waktu dan tenaga yang dibutuhkan, serta akurasi data yang dihasilkan masing-masing metode. Hasil kajian menunjukan bahwa sensus pokok menggunakan GPS akan lebih efisien dan efektif, serta dapat menghasilkan profit yang lebih besar bagi perusahaan yaitu Rp.204.674/ha/tahun.

Page 10 of 24 | Total Record : 231