cover
Contact Name
Jurnal CWE
Contact Email
jurnal@cwe.ac.id
Phone
(021) 82603550
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Gapura No 8 Rawa Banteng, Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI
ISSN : 20860412     EISSN : 26866307     DOI : -
Jurnal Citra Widya Edukasi merupakan jurnal ilmiah yang sangat terkait dengan ilmu pengetahuan dalam bidang pertanian dan perkebunan, teknologi pengolahan serta manajemen logistik. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi ilmiah bagi para pakar, peneliti dan praktisi yang bergerak di ketiga bidang ilmu tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
Evaluasi Hasil Pembelajaran Mahasiswa pada Mata Kuliah Pemanenan Kelapa Sawit, Manajemen dan Administrasi Afdeling (Studi Kasus di Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi) Muhammad Sapruwan
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 2 (2014): JCWE Edisi Nopember 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.198 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu proses untuk melihat sejauh mana keberhasilan pembelajaran pemanenan, manajemen dan administrasi afdeling terhadap mahasiswa semester VI prodi budidya tahun 2014. Pemanenan adalah meliputi pemetikan buah (TBS) yang telah masak, pengumpulan brondol & TBS ke TPH (tempat pengumpulan hasil), Pengangkutan TBS & brondol dari TPH ke pabrik. Manajemen dan Administrasi Afdeling merupakan seluruh rangkaian kegiatan atau proses kegiatan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan untuk mencapai hasil atau tujuan dengan memanfaatkan sumber-sumber yang ada seperti tenaga kerja, biaya, bahan-bahan, peralatan, cara-cara kerja, pemasaran atau pelayanan dengan efisien dan efektif dalam suatu wilayah yang telah ditentukan. Hasil evaluasi penguasaan Materi Pemanenan 42% mahasiswa Prodi Budidaya semester VI cukup menguasai bidang kerja dan cukup bisa mempraktekannnya di lapangan, 26% mahasiswa Prodi Budidaya semester VI bisa menguasai bidang kerja dan bisa mempraktekannnya di lapangan. Hasil evaluasi penguasaan Materi Manajemen dan Administrasi Afdeling, 37% mahasiswa Prodi Budidaya semester VI cukup menguasai bidang kerja dan cukup bisa mempraktekannnya di lapangan, 23% mahasiswa Prodi Budidaya semester VI bisa menguasai bidang kerja dan bisa mempraktekannnya di lapangan.
Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Bakar Minyak Solar dengan Simulasi Monte Carlo M Hudori
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 1 (2014): JCWE Edisi Mei 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.08 KB)

Abstract

Inventories of high speed diesel used in palm oil plantation company as fuel of diesel equipment, such as automobile, heavy equipment, generator and other supplies is one fast moving, because their need are daily need. Therefore, supplies of high speed diesel should be considered carefully so as not to cause a high accumulation of asset and does not cause a shortage of inventory which will have an impact on the productivity of the company, particularly the productivity of the equipments.In this inventory control system, sometimes companies have problems of uncertainty, namely the uncertainty of the amount of the need and uncertainty of the order of arrival time. The condition is called probabilistic condition, where everything happen according to the probability. The condition can not be solved with the system used in the deterministic problem. It required another approach. One is by using a Monte Carlo simulation model.From the simulation results as much as 61 times, from June 1st, 2013 to July 31st, 2013 obtained frequency of order are 6 times. While the lead time that happened just 2 days, 4 days and 6 days. The daily requirement ranges from 158 liters to 860 liters. The minimum of ending inventory is 1,450 liters and the maximum is 8,180 liters. Thus never in short supply during the period. Similarly, over stock also never happened because it was never done a double order for the duration of waiting for order.
Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) terhadap Pemberian Pupuk NPK dan Asam Humat Padat di Pembibitan Awal Aang Kuvaini
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 1 (2014): JCWE Edisi Mei 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.758 KB)

Abstract

Penelitian tentang respon pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terhadap pemberian Pupuk NPK dan asam humat padat di pembibitan awal, dilakukan di lahan percobaan perhubungan darat, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, dimulai pada bulan Januari-Februari 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon penggunaan pupuk NPK dan asam humat pada bibit tanaman kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktorial, yang setiap perlakuan diulang sebanyak 2 kali, sehingga terdapat 10 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas 3 sampel. Jumlah tanaman seluruhnya adalah 30 tanaman. Terdapat 5 (lima) perlakuan yang diujikan antara lain: yaitu perlakuan A = Top soil 100%, perlakuan B = 1 gram NPK + 25 gram Asam Humat, perlakuan C = 0,75 gram NPK + 18,75 gram Asam Humat, perlakuan D = 0,5 gram NPK + 12,5 gram Asam Humat, perlakuan E =0,25 gram NPK + 6,25 gram Asam Humat. Berdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa perlakuan pemberiaan pupuk NPK dan asam humat pada bibit kelapa sawit tidak berbeda nyata antara bulan pertama sampai bulan ketiga. Baik dilihat dari pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun bibit kelapa sawit di pembibitan awal.
Pengaruh Volume Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) Terhadap Total Suspended Solid (TSS) dan Hubungannya dengan Efektifitas Penggunaan Kolam Limbah di Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Azhar Basyir Rantawi
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 1 (2014): JCWE Edisi Mei 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.523 KB)

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah yang kurang efektif akan mengakibatkan pendangkalan atau endapan (TSS) lumpur yang terjadi pada dasar kolam limbah sehingga menyebabkan berkurangnya daya tampung atau efektifitas kolam limbah dan LCPKS tidak terurai semua karena pendangkalan tersebut akan menempati volume kolam limbah sekian persen. Berkurangnya keefektifan kolam limbah tersebut dilihat dari sering meluapnya kolam limbah.Pendangkalan tersebut disebabkan karena hasil Total Suspended Solid yang terkandung di limbah cair tersebut. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah Mengetahui penyebab tingginya hasil limbah cair PMKS, Mengetahui berapa hasil Total Suspended Solid yang terdapat pada LCPKS, Mengetahui berapa ketinggian pendangkalan yang terjadi pada kolam limbah PMKS berdasarkan hasil Total Suspended Solid, Mengetahui bagaimana dampak yang timbul akibat pendangkalan yang terjadi pada kolam limbah tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2014, metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analisis. Dimana data yang diperoleh dilapangan dikelompokkan sesuai dengan kebutuhan dan dilakukan perhitungan kemudian dideskripsikan dan dianalisis. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa penyebab tingginya hasil LCPKS yaitu pemakaian air pada High Speed Separator sebesar 3 ton/jam,Ketinggian pendangkalan yang terjadi pada kolam limbah PMKS berdasarkan hasil Total Suspended Solidyaitu sebesar 2m,Volume kolam yang dibutuhkan agar dapat menampung %LCPKS sebanyak 76.28%, jam olah 19.23 jam, kapasitas pabrik 60.14 ton/jam serta retention time yang diharapkan 92 hari yaitu sebesar 81159.85 ton.
Analisis Sistem Penggunaan Tray Pada Pembibitan Awal Kelapa Sawit (Pre Nursery) Sylvia Madusari; Prasetyo Yuan Wiarno
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 1 (2014): JCWE Edisi Mei 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.105 KB)

Abstract

Kajian tentang analisis sistem penggunaan tray pada pembibitan awal (pre-nursery) Kelapa Sawit dilakukan di Sarawak Plantation Agriculture Development Sdn. Bhd. Sarawak, Malaysia, terhitung sejak tanggal 23 April – 5 Mei 2013. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui penggunaan tray pada proses pembibitan dan menganalisa kelebihan dan kekurangan dari penggunaan tray di pre-nursery. Metode kajian yang digunakan meliputi orientasi dan pengumpulan data primer dan sekunder dari kantor estate maupun secara langsung dilapangan dengan metode observasi dan literatur. Dari hasil pengamatan dan pengambilan data yang dilakukan, luas yang dibutuhkan untuk menampung 150.000 benih adalah 385,92m2. Tray pada pembibitan kelapa sawit menggunakan tray dengan 50 lubang (cells) dan Media tanam yang digunakan yaitu tanah gambut. Beberapa kelebihan penggunaan tray di pre nursery adalah tidak perlu dilakukan penyiraman, hemat penggunaan tanah dan dapat digunakan berulang kali sehingga tray dapat digunakan sebagai metode alternatif pada pre nursery.
Manajemen Rekrutmen Karyawan untuk Meningkatkan Produktivitas Panen Tandan Buah Segar (TBS) di Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT “XYZ” (Terapan 8 Langkah Perubahan Kotter) Muhammad Sapruwan
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 1 (2014): JCWE Edisi Mei 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.878 KB)

Abstract

Labor is very beneficial for the company, especially to carry out all operations of the company. With the study of Labor Akad system, it can be concluded that no effect of the implementation of the Labor Akad, both the quantity and quality of the performance improvement / performance especially in operational aspects of the company in the field. The company increased as much as 71% TBS acquisition since the change in labor recruitment system.
Strategi Pembelajaran Mata Kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Sulistyanto .
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 6 No 1 (2014): JCWE Edisi Mei 2014
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.856 KB)

Abstract

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia saat mengalami penurunan paradigma di kalangan mahasiswa. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang dilaksanakan di tingkat perguruan tinggi belum menemukan posisi yang sesuai di kalangan mahasiswa karena masih dipandang sebagai mata kuliah yang membosankan. Model pembelajaran yang berkembang belum dimaksimalkan sesuai dengan metode yang ada. Secara umum hasil-hasil penelitian tentang Pancasila dan Kewarganegaraan sesungguhnya menyimpulkan bahwa Pancasila dan Kewarganegaraan mengarahkan warga negara itu untuk mendalami kembali nilai-nilai dasar, sejarah, dan masa depan bangsa bersangkutan sesuai dengan nilai-nilai paling fundamental yang dianut bangsa bersangkutan. Secara yuridis kurikulum perguruan tinggi wajib memuat Pancasila dan Kewarganegaraan yang dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Pada penelitian ini, pendekatan deskriptif-historis digunakan untuk mengkaji berbagai referensi sesuai dengan topik yang diambil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila sangat buruk ditambah lagi dengan turunnya jiwa nasionalisme mahasiswa saat ini.
Identifikasi dan Pengukuran Potensi Erosi Alur serta Dampaknya di Areal Perkebunan Kelapa Sawit Aang Kuvaini
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 5 No 2 (2013): JCWE Edisi Nopember 2013
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.09 KB)

Abstract

Penelitian tentang identifikasi potensi erosi alur dan dampaknya pada areal perkebunan kelapa sawit dilakukan di PT Gemareksa Mekarsari, Nanga Mentajai, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Propinsi Kalimantan Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi erosi alur dan dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya erosi alur pada areal perkebunan kelapa sawit. Metode kajian yang digunakan meliputi observasi lahan yang terkena erosi alur selama tiga minggu, mengukur titik yang terkena erosi alur, identifikasi pencemaran dan kerusakan lingkungan yang disebabkan erosi alur. Parameter yang diamati adalah jalan dan saluran air. Berdasarkan hasil pengamatan, terlihat bahwa tanah yang hilang akibat terjadinya ersi alur pada jalan dengan luas 2,1 ha adalah 1.161.424,64 cm3 (1,162 m3). Erosi alur yang terjadi menimbulkan kerusakan pada jalan dan pendangkalan serta pencemaran saluran air/sungai.
Perbandingan Media Tanam Top Soil dan Pupuk Kandang pada Wadah Bambu terhadap Pertumbuhan Bibit Mucuna Bracteata Sylvia Madusari; Toto Suryanto; April Kurniawan
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 5 No 2 (2013): JCWE Edisi Nopember 2013
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.646 KB)

Abstract

Penggunaan bambu sebagai wadah media tanam merupakan alternative wadah media tanam pada pembibitan yang ramah lingkungan (biobag). Kajian tentang pemanfaatan bambu sebagai wadah media tumbuh bibit Mucuna Bracteata, dilakukan dengan menggunakan dua macam media tanam, yaitu top soil dan pupuk kandang. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada tanggal 1 Maret – 11 Juni 2012. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis efektifitas penggunaan wadah bambu pada proses pembibitan Mucuna Bracteata dan membandingkan pertumbuhannya pada media tanam yang berbeda, yaitu top soil dan pupuk kandang. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan pembibitan Mucuna bracteata. Benih Mucuna bracteata ditanam pada dua media yang berbeda, yaitu top soil dan pupuk kandang. Masing-masing media ditanam 25 benih Mucuna bracteata. Pada kedua media tanam tersebut digunakan wadah media dari batang bambu dengan ukuran tinggi 5 cm Parameter yang diukur dalam kajian pembibitan ini adalah pertumbuhan tinggi batang (cm), diameter batang (mm) dan jumlah daun (helai). Pengukuran parameter pengamatan dilakukan setiap 5 hari pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan vegetatif bibit Mucuna bracteata lebih baik pada media pupuk kandang dibandingkan media top soil. Tingkat pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun bibit Mucuna bracteata pada media pupuk kandang lebih tinggi dibandingkan bibit Mucuna bracteata pada media top soil terjadi pada umur 14 HST sedangkan pertumbuhan diameter batang terjadi sejak pengamatan pertama (5 HST). Namun demikian, daya kecambah Mucuna bracteata pada top soil lebih tinggi (88%) dibandingkan pada media pupuk kandang (56%). Hal ini memperlihatkan bahwa bambu dapat digunakan sebagai wadah alternatif pengganti polybag dalam pembibitan Mucuna bracteata.
Identifikasi Sistem Pengendalian Kualitas Proses Pengolahan Kelapa Sawit dengan Menggunakan Deming’s View Production System M Hudori
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 5 No 2 (2013): JCWE Edisi Nopember 2013
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.613 KB)

Abstract

The productivity of a palm oil mill is not only seen from how many CPO that can be produced, but also be seen from the efficiency of the process. Therefore it is necessary to control the quality of the processing of palm oil itself, which includes the quality of raw materials, processes, and quality products. Thus each company can easily evaluate the performance of each of the quality object and can easily identify any deviations. Identification of palm oil processing system in palm oil mill can be done by using a diagram called the Deming's view production system. Thus the object will be seen clearly what should be observed in the palm oil processing to be able to produce a treatment system that meets the quality standards set by the company, both on the input, process and output. By using the 5W+H principle as an analysis of the system will be identified on the objects depicted in the Deming's view of the production system diagram. The result is an overview of how to take measurements of the quality parameters of the process and what targets to be achieved in the process.

Page 11 of 24 | Total Record : 231