JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles
1,568 Documents
Gambaran Kejadian Mual Muntah Pasca Operasi dengan General Anestesi
Maysarah, Sahda;
Yudhono, Danang Tri;
Novitasari, Dwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3410
Masalah pada sistem saraf pusat mungkin timbul selama anestesi. Risiko standar yang terkait dengan anestesi umum Mual dan muntah pasca operasi (PONV) terjadi selama dua puluh empat jam pertama setelah operasi. Tujuan: mengetahui gambaran kejadian mual muntah pasca operasi dengan general anestesi. Metode: penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif observasional dengan desain deskriptif. Populasi pasien general anestesi jumlah sampel 65 pasien teknik total sampling, kuisioner dengan skor gordon, lalu di uji dengan analisa data uji univariat. Hasil: Berdasarkan usia dalam kategori terbanyak pada masa dewasa awal 24 responden (36,9%). Berdasarkan jenis kelamin yaitu terdapat 37 orang (56,9%) berjenis kelamin perempuan. Diperoleh juga hasil penelitian mengenai karakteristik responden berdasarkan lama operasi didapatkan sebanyak 42 responden (64,6%) dengan lama operasi >2 jam. Responden berdasarkan riwayat merokok terdapat 34 responden (52,3%) tidak merokok. Berdasarkan hasil penelitian mengenai karakteristik responden motion sickness terdapat 38 responden (58,5%) tidak pernah mengalami montion sickness. Berdasarkan hasil penelitian mengenai karakteristik responden kejadian PONV pada pasien operasi dengan general anestesi menunjukkan bahwa dari 65 pasien yang diamati terdapat 36 responden (55,4%) tidak mengalami PONV.
Implementasi Deep Back Massage pada Ny. U dengan Nyeri Persalinan Kala I
Lestari, Dini Ristya;
Haniyah, Siti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3417
Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (bayi dan plasenta) secara alami, yang dimulai dengan adanya kontraksi yang adekuat pada uterus, pembukaan dan penipisan serviks. Proses persalinan terjadi pada kehamilan cukup bulan yaitu usia kehamilan 37-42 minggu. Pada saat proses persalinan secara fisiologis ibu inpartum akan mengalami nyeri persalinan, dimana nyeri ini terjadi karena adanya kontraksi didalam rahim. Kontraksi ini menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut bagian bawah dan menjalar kearah paha. Tindakan dapat dilakukan untuk adaptasi nyeri persalinan dengan terapi non farmakologi yaitu dengan menerapkan teknik deep back massage. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui asuhan keperawatan maternitas dengan intervensi penerapan teknik deep back massage terhadap adaptasi nyeri persalinan kala I di Puskesmas Ajibarang I. Jenis penelitian ini yaitu studi kasus, sampel yang digunakan adalah ibu hamil yang mengalami nyeri persalinan kala I dengan jumlah sampe 1 orang. Studi kasus yang peneliti gunakan merupakan lima tahap proses keperawatan meliputi pengkajian keperawatan, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus yang didapatkan pada pasien setelah dilakuan teknik deep back massage selama 3x3 jam pasien menunjukkan penurunan tanda dan gejala nyeri. Studi kasus ini menunjukkan bahwa terapi teknik deep back massage dapat membantu menurunkan tingkat nyeri dan membuat pasien lebih rileks pada ibu bersalin kala I.
Intervensi Keperawatan Semi Fowler dan Suction terhadap Perubahan Saturasi Oksigen pada Pasien Penurunan Kesadaran yang Mengalami Stroke Hemoragik: Studi Kasus
Umairo, Nurul;
Budi, Arif Wahyu Setyo;
Nurfaizah, Nurfaizah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3428
Stroke Hemoragik merupakan kondisi dimana terjadi pecahnya pembuluh darah yang diakibatkan meningkatnya tekanan intrakranial di otak. Kondisi stroke hemoragik dapat menyebabkan penurunan kesadaran dan bahkan dapat menyebabkan kematian jika tidak dilakukan tindakan secara tepat. Tujuan studi kasus ini untuk melihat perubahan saturasi oksigen dengan pemberian intervensi keperawatan berupa posisi semi fowler dan suction. Metode studi kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menggali informasi riwayat kesehatan pasien dengan wawancara ke keluarga pasien. Kriteria sample pada studi kasus ini adalah laki - laki, terdiagnosa stroke hemoragik dan dirawat di ruang ICU. Pendekatan observasi dan di dokumentasi keperawatan secara komprehensif dengan menggunakan SDKI, SLKI dan SIKI. Hasil setelah pemberian posisi semi fowler dan pemberian tindakan suction menunjukkan adanya perubahan saturasi oksigen pada pasien. Rata rata saturasi oksigen sebelum diberikan intervensi sebesar 95%, dan setelah diberikan posisi semi fowler serta suction saturasi oksigen pada pasien rata rata meningkat menjadi 98%. Pemberian posisi semi fowler dan suction menunjukan adanya peningkatan SPO2 pada pasien stroke hemoragik.
Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Perubahan Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK: Studi Kasus
Islamayshaka, Muhammad Rasya;
Budi, Arif Wahyu Setyo;
Nurfaizah, Nurfaizah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3429
PPOK merupakan salah satu penyakit pada sistem pernapasan yang perlu segera diatasi dengan secara benar. PPOK sering terjadi karena merokok dalam jangka waktu yang sangat lama. Tujuan dari studi kasus ini untuk melihat adanya pengaruh pemberian posisi semi fowler terhadap perubahan status saturasi oksigen pada pasien PPOK. Studi kasus ini menggunakan pendekatan metode deskriptif, observasi dan dokumentasi keperawatan pada pasien Tn. H yang dirawat di ruang ICU RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Kriteria sampel pada studi kasus ini adalah laki-laki yang terdiagnosa PPOK. Metode pengumpulan data pada studi kasus ini melakukan pengkajian, analisia data, penentuan diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil dari studi kasus ini setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan menggunakan SDKI, SIKI, SLKI dan pendekatan penggunaan jurnal dalam pemberian intervensi. Hasil menunjukkan bahwa pasien Tn. H selama dirawat di Ruang ICU memiliki permasalahan tentang perubahan SpO2. Setelah dilakukan intervensi pemberian posisi semi fowler dan oksigen NRM 10 lpm menunjukkan adanya peningkatan jumlah kadar oksigen di dalam darah pasien.
Pengaruh Pemasangan Balut Bidai dan Relaksasi Nafas Dalam terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Fraktur
Meliana, Brenda Putri;
Budi, Arif Wahyu Setyo;
Rahmawanto, Rahmawanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3430
Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas struktur tulang atau tulang rawan baik secara total maupun sebagian. Fraktur sering terjadi karena adanya trauma yang menyebabkan tulang tidak mampu mempertahankan strukturnya. Tujuan dari studi kasus ini untuk melihat adanya pengaruh pemasangan bidai dan relaksasi nafas dalam terhadap perubahan skala nyeri pada pasien fraktur. Studi kasus ini menggunakan pendekatan metode deskriptif, observasi dan dokumentasi keperawatan pada pasien Tn S yang dirawat di ruang IGD RSUD Purworejo. Kriteria sampel pada studi kasus ini adalah laki-laki, terdiagnosa fraktur dengan menggunakan parameter Numeric Pain Rating Scale (NPRS). Hasil dari studi kasus ini setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan menggunakan SDKI, SIKI, SLKI dan pendekatan penggunaan jurnal dalam pemberian intervensi. Hasil menunjukkan bahwa pasien TN S selama dirawat di Ruang IGD memiliki permasalahan tentang skala nyeri. Setelah dilakukan intervensi pemasangan bidai dan relaksasi nafas dalam menunjukkan adanya penurunan skala nyeri pada pasien.
Penerapan Posisi Head Up 30° dan Terapi Oksigenasi Non-Rebreathing Mask terhadap Perubahan Hemodinamik pada Pasien Subdural Hematoma
Fadina, Jutsaniyah;
Budi, Arif Wahyu Setyo;
Rahmawanto, Rahmawanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3431
Subdural hematoma merupakan perdarahan ekstraaksial yang umumnya terjadi setelah cedera otak traumatis (TBI). Trauma pada kepada dapat menyebabkan perubahan fisik maupun psikologis yang akan berakibat fatal seperti kematian apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh dari penerapan head up 30° dan terapi oksigenasi Non-Rebreathing Mask (NRM) terhadap perubahan hemodinamik pada pasien dengan subdural hematoma. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini yaitu pendekatan deskriptif, observasi dan dokumentasi yang dilakukan di ruang IGD RSUD Tjitrowardojo Purworejo pada pasien yang terdiagnosa subdural hematoma. Sample dalam studi kasus ini adalah pasien atas nama Ny. S yang diambil sesuai dengan karakteristik dari sample yang digunakan. Evaluasi dilakukan dengan memonitor terkait tanda-tanda vital pasien seperti tekanan darah, nadi, suhu, respirasi rate, saturasi oksigen dan Glasgow Coma Score (GCS). Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan posisi head up 30° dan terapi oksigenasi NRM dapat memengaruhi adanya perubahan hemodinamik pada pasien dengan subdural hematoma.
Penerapan Posisi Head Up 300 pada Pasien Post Craniotomy Meningioma terhadap Penurunan Tekanan Intrakranial: Studi Kasus
Pamungkas, Sultan Muhammad Wahyu;
Budi, Arif Wahyu Setyo;
Nurfaizah, Nurfaizah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3432
Post Craniotomy merupakan sebuah tindakan pembedahan yang dilakukan pada pasien yang terdiagnosis adanya tumor otak (Meningioma). Kondisi tumor otak ini sangat berbahaya jika tidak segera dilakukan tindakan operasi yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran bahkan mengancam nyawa pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari implementasi pemberian posisi head up 30 derajat terhadap penurunan tekanan intrakanial pada pasien post craniotomy meningioma. Metode dalam studi kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif, observasi dan dokumentasi yang dikelola pada ruang ICU RSUD Tjirowardojo Purworejo yang terdiagnosa post craniotomy meningioma. Sampel dalam studi kasus ini menggunakan responden Ny. S yang sesuai dengan karakteristik dari sampel yang digunakan. Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa dengan memberikan posisi head up 30 derajat, pemantauan hemodinamik pasien, dan pemberian obat-obatan dapat menurunkan adanya tanda dan gejala peningkatan tekanan intrakanial pada pasien.
Pemberian Kompres Dingin terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien Post Hemoroidektomi: Studi Kasus
Musyaffa, Almas;
Iasa, Arum Anindika;
Sumarni, Tri;
Rahmawati, Anglia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3444
Hemoroid merupakan penyakit anorektal tersering dengan prevalensi yang cukup tinggi di dunia. Insiden kasus hemoroid berkisar 5,7% atau 12,5 juta orang dari total populasi di Indonesia. Hemoroid merupakan pembesaran atau pelebaran vena hemoroidialis yang melalui kanal anus atau rectum yang disebabkan oleh peradangan pada usus yang ditandai dengan nyeri dan rasa tidak nyaman yang bermanifestasi perdarahan setelah buang air besar. Data kejadian hemoroid di RST Wijayakusuma Purwokerto menyatakan pada bulan januari 2024 terdapat 3 pasien dilakukan hemoroidektomi setiap minggunya. Salah satu masalah keperawatan utama pasien post operasi hemoroid adalah nyeri akut. Penelitian ini menggunakan metode case study design yaitu rancangan penelitian dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal ini dapat berarti satu orang, kelompok penduduk yang terkena suatu masalah. Cara pengumpulan data ini yaitu dengan wawancara. Telaah data menggunakan Instrumen lembar NRS (Numeric Rating Scale) dimana intensitas nyeri diukur dalam skala 0-10, dengan nilai 0 menyatakan tidak nyeri dan nilai 10 menyatakan nyeri sangat berat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2024. Subyek penelitian adalah 1 orang pasien post operasi hemoroid di ruang bedah Atasena RST Wijayakusuma. Intervensi yang dilakukan adalah melakukan kompres dingin suhu 5-10OC selama 10-15 menit.Tehnik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dokumentasi. Studi kasus menunjukan bahwa tingkat nyeri pasien setelah dilakukan kompres dingin mengalami penurunan.
Analisis Manajemen Stres Kerja pada Tenaga Kesehatan
Lestari, Sindi;
Fajrianti, Gita;
Kusmadeni, Deri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3451
Stres pada umumnya terjadi karena adanya ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, proses berfikir dan kondisi fisik seseorang dipicu tidak kenyamanan diri terhadap yang ada disekitar. Stres kerja adalah akibat dari pekerjaan yang tinggi yang tidak didukung dengan lingkungan kerja yang baik dan kondusif. Berdasarkan data kunjungan di Puskesmas Sungailiat dari tahun 2020 sampai dengan 2023 bahwa jumlah pasien yang di Puskesmas Sungailiat terjadi peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis manajemen stres pada pegawai di Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka tahun 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka. Penelitian ini akan dilaksanakan pada November 2023. Informan dalam penelitian ini terdiri dari sembilan informan yakni, empat sebagai informan triangulasi dan lima sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan dapat berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dengan wawancara mendalam penelitian maka dapat diketahui bahwa dalam melakukan manajemen stres berdasarkan faktor lingkungan yaitu gaji yang dikurangi. Faktor organisasi yaitu pertentangan tugas-tugas. Berdasarkan faktor individual yaitu kondisi keuangan yang dapat menyebabkan stres kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Sungailiat. Kesimpulan manajemen stress pada pegawai di Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka tahun 2023 sudah bberjalan dengan optimal.
Faktor- faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Dismenorea Primer pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi
Safitri, Syifa;
Kurrohman, Taufik;
Edi, Mohammad
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3452
Kesehatan reproduksi remaja dimulai sejak usia remaja ditandai dengan mengalami menstruasi yang pertama kalinya. Berbagai permasalahan muncul pada saat menstruasi yang dikeluhkan oleh perempuan, seperti dismenore. Dismenorea dapat merugikan serta mempunyai dampak yang besar. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya dismenorea primer pada mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi terdiri dari seluruh mahasiswa semester akhir yang ada di perguruan tinggi ISB Atma Luhur, Universitas Anak Bangsa dan Universitas Pertiba Kota Pangkalpinang berjumlah 260 orang. Sampel mahasiswa perempuan semester akhir di Universitas Anak Bangsa sebanyak 50%, Universitas Pertiba sebanyak 25% dan ISB Atma Luhur sebanyak 25% dari populasi dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pertanyaan tertutup yang telah dilakukan uji validitas & reliabilitas. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil uji statistik Chi-square terdapat hubungan antara riwayat keluarga (p = 0,000), makanan cepat saji (p = 0,000) serta tidak ada hubungan usia menarche (p = 0,956), lama menstruasi (p = 0,408) dengan terjadinya dismenorea primer pada mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi. Kesimpulan terdapat hubungan antara riwayat keluarga dan makanan cepat saji dengan terjadinya dismenorea primer pada mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi.