cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pelayanan Imunisasi Dasar terhadap Kepuasan Ibu Bayi Robbani, Ikbar; Asmaruddin, Misyati S.; Murniani, Murniani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3582

Abstract

Imunisasi dasar adalah pemberian vaksin dengan tujuan agar dapat terlindungi dari penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian pada bayi. Cakupan imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah dalam 3 tahun terakhir mengalami kenaikan dan penurunan yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelayanan imunisasi dasar dengan kepuasan ibu bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan uji chi-square dan sampel sebanyak 86 responden dari 359 populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan pelayanan imunisasi dasar dengan kepuasan ibu bayi berdasarkan 5 mutu pelayanan didapatkan, Responsiveness memiliki hubungan dengan kepuasan ibu bayi dengan nilai p-value 0,013, Assurance memiliki hubungan dengan kepuasan ibu bayi dengan nilai p-value 0,000, Tangible memiliki hubungan dengan kepuasan ibu bayi dengan nilai p-value 0,003, Emphaty memiliki hubungan dengan kepuasan ibu bayi dengan nilai p-value 0,000 dan Reliability memiliki hubungan dengan kepuasan ibu bayi dengan nilai p-value 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan imunisasi dasar memiliki hubungan dengan kepuasan ibu bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalanbaru, hal tersebut menunjukkan pentingnya kualitas pelayanan imunisasi dasar dengan kepuasan ibu bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah. Temuan ini memberikan pandangan penting bagi manajemen Puskesmas Pangkalanbaru untuk mempertahanan dan lebih meningkatkan kualitas layanan imunisasi kepada ibu bayi dalam rangka untuk memenuhi kepuasan pasien dan membangun hubungan yang kuat dengan mereka
Penatalaksanaan Holistik Pasien Vertigo dan Dispepsia Fungsional pada Ny. A Usia 52 Tahun melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Husamuddin, Faris Mu’taz; Daryanto, Dedi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3587

Abstract

Vertigo adalah suatu kumpulan gejala yang terjadi akibat gangguan pada sistem keseimbangan. Dispepsia adalah kumpulan gejala yang mengarah pada penyakit/gangguan saluran pencernaan atas. Tujuan: Penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine pada pasien dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centered dan family approach. Metode: Data primer diperoleh melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal proses dan akhir studi secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Pasien Ny. A, berusia 52 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan pusing berputar, mual, muntah, dan keringat dingin. Pasien juga merasakan nyeri ulu hati. Pada pemeriksaan fisik, terdapat nyeri tekan regio epigastrium, serta hasil tes neurologi Dix Hallpike, nistagmus, Romberg, tendem gait, dan past pointing test positif. Selanjutnya, penatalaksanaan secara holistik terhadap pasien dan keluarga melalui media intervensi poster berupa informasi mengenai penyakit yang diderita pasien, latihan keseimbangan yang dapat dilakukan, pola makan teratur, dan menghindari makanan yang dapat mencetuskan keluhan. Pada saat evaluasi, keluhan sudah tidak dirasakan oleh pasien. Kesimpulan: Penatalaksanaan secara holistik dapat meningkatkan pengetahuan serta merubah sikap dan perilaku pasien.
Cerebral Palsy: Etiologi hingga Tatalaksana Kautsar, Alifal
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3592

Abstract

Cerebral palsy (CP) adalah gangguan neurodevelopmental non-progresif yang paling umum di mana terjadi gangguan fungsi motorik dan postur. Kondisi ini dapat hadir dalam berbagai spektrum klinis yang berbeda. Tujuan artikel ini adalah sebagai referensi atau rujukan dalam melakukan riset mengenai cerebral palsy yang kerap terjadi dalam masyarakat. Berbagai faktor etiologis dan risiko memainkan peran penting dalam penyebab CP. Dalam berbagai kasus, penyebab CP mungkin tidak jelas. Gangguan dalam pasokan oksigen ke janin atau asfiksia otak dahulu dianggap sebagai faktor penyebab utama yang menjelaskan CP. Faktor antenatal, perinatal, dan postnatal dapat terlibat dalam asal mula CP. Diagnosis biasanya didasarkan pada penilaian klinis. Penanganan Cerebral Palsy bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fungsional dan kemandirian individu serta mengatasi komplikasi sekunder. Pendekatan utama meliputi terapi fisik dan okupasi, penggunaan alat bantu mekanis, intervensi bedah ortopedi untuk menangani masalah motorik, dan pengelolaan medis serta bedah untuk kondisi medis yang mendasari. Tinjauan ini memberikan penjelasan singkat tentang berbagai faktor etiologis, patofisiologi, dan pengobatan cerebral palsy.
Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Bawang Merah terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Asuhan Keperawatan Hipertermia Pada An. Z dengan Diagnosa Medis Febris Rahayu, Anisa Puji; Triana, Noor Yunida
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3596

Abstract

Demam bersamaan dengan gejala penyakit lainnya, menyerang sekitar 10-15% anak-anak di Asia. Di Indonesia, 31% anak di bawah usia 5 tahun mengalami demam, 37% anak berusia 6–23 bulan mengalami peningkatan risiko, dan 74% anak mendapat pertolongan medis di rumah sakit atau klinik. Penelitian ini mengkaji proses pengobatan dari sudut pandang pasien, dengan menggunakan metode studi kasus. Dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan lima tahap, para peneliti telah mengidentifikasi lima fase asuhan keperawatan yang berbeda: pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Temuan menunjukkan bahwa Pasien An. Z usia 1 tahun 6 bulan tidak dapat diprediksi, berkisar antara 36 hingga 38 derajat Celcius. Demam tinggi sebagai gejala penyakit merupakan diagnosa keperawatan yang utama. Pemberian Hipertermia (I.15506) adalah rencana pengobatan. Pasien An. Z menerapkan strategi perawatan diri non-farmasi, seperti kompres hangat dengan daun bawang, untuk mengatasi masalah peningkatan suhu tubuh, dengan tujuan untuk menurunkan suhu inti dan kulit pasien.
Peritonitis Tuberkulosis Wintoko, Risal; Tantona, Muhamad Dwiky; Perbasya, Sofia Tyasni Darma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3611

Abstract

Peritonitis Tuberkulosis (PTB) merupakan inflamasi dari peritoneum parietal atau peritoneum viseral yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan sering mengenai seluruh peritoneum, organ-organ pada sistem gastrointestinal, mesenterium, atau organ genitalia interna. PTB merupakan kondisi klinis yang jarang terjadi dan sering terjadi kesalahan dalam diagnosis. Hal ini perlu digarisbawahi bahwa perlunya peningkatan kewaspadaan dalam mengetahui klinis dan diagnosis PTB. PTB didahului oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis yang menyebar secara hematogen ke organ-organ di luar paru termasuk peritoneum yang diiringi dengan menurunnya daya tahan tubuh. Sementara, penjalaran langsung dapat terjadi dari kelenjar mesenterika atau dari tuberkulosis usus. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang didapatkan dari beberapa sumber kepustakaan, antara lain dari Elsevier, PubMed, dan BMJ dengan kata kunci peritoneal, tuberculosis, dan abdominal tuberculosis yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga tahun 2023. Metode analisis yang digunakan adalah systematic literature review yang mengidentifikasi, mengevaluasi, mengkaji serta mengembangkan secara sistematis penelitian yang ada dengan fokus topik yang sesuai dan relevan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik PTB sehingga pasien dengan klinis PTB dapat didiagnosis dan ditatalaksana dengan baik. Diagnosis PTB dapat ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta penunjang. Pasien dengan PTB mendapatkan terapi OAT seperti pada TB paru sementara intervensi bedah apabila ada obstruksi usus, perforasi usus, fistula, abses, dan perdarahan. Diagnosis yang segera dan pengobatan yang adekuat memberikan prognosis yang cukup baik.
Pemberian Madu untuk Mengatasi Diare pada Anak Balita: Studi Kasus Auliana, Nisfi Laeli; Murniati, Murniati; Sofiyah, Sofiyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3614

Abstract

Diare adalah suatu penyakit infeksi saluran pencernaan yang dijadikan sebagai permasalahan kesehatan di dunia khususnya di Indonesia. Diare menyumbang kematian sejumlah 14,5% dalam kelompok anak berusia 29 hari-11 bulan. Kasus diare balita yang ditangani dan ditemui pada kabupaten Tegal tahun 2022 terdapat 31,6%. Permasalahan keperawatan yang biasa dialami anak yaitu diare. Salah satu upaya untuk mengatasi diare yaitu dengan memberikan madu. Madu memiliki efek antibakteri dan juga bermanfaat untuk mengganti kehilangan cairan tubuh sebab diare. Tujuan studi kasus untuk menganalisa intervensi keperawatan yang diberikan yaitu pemberian madu sebagai solusi diare oleh anak balita. Peneliti menerapkan metode studi kasus melalui pengambilan 1 kasus balita diare (an.T) yang dirawat di ruang Wijayakusuma RSUD Kardinah Tegal. Hasil pengkajian didapatkan bahwa An. T mengalami masalah keperawatan diare dengan data berupa sejak 5 hari yang lalu anak mengalami diare, frekuensi BAB 5 kali/hari, muntah sebanyak 4 kali, dan anak tidak mau makan. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa sesudah mendapatkan asuhan keperawatan melalui tindakan pemberian madu murni sebanyak 5 ml selama 3 hari didapatkan eliminasi fekal pasien lebih baik melalui indikator konsistensi feses membaik, peristaltik usus membaik dan frekuensi defekasi membaik,. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian madu dapat membantu memperbaiki masalah keperawatan diare pada anak balita.
Teknik Relaksasi Nafas Dalam untuk Mengurangi Nyeri pada Penderita Hipertensi Monalisa, Dwi Nanda; Novitasari, Dwi; Purwatiningsih, Purwatiningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3618

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan penyandang hipertensi terus meningkat disetiap tahunnya, pada tahun 2025 mendatang diperkirakan penderita hipertensi akan mencapai 1,5 miliar dan setiap tahun penderita hipertesi dengan komplikasi yang meninggal dunia mencapai 9,4 juta. Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil dari implementasi asuhan keperawatan menggunakan teknik relaksasi nafas dalam pada pasien hipertensi disertai nyeri kepala ringan. Dalam metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif studi kasus pada responden hipertensi. Fokus studi kasus ini adalah responden dengan hipertensi disertai nyeri di RS Chuzan Okinawa Jepang di bangsal 2B yang mengalami masalah keperawatan gangguan aman dan nyaman nyeri akut. Teknik dalam pengambilan sampel pada studi kasus ini yaitu purposive sampling, yaitu menentukan sampel dengan pertimbangan tertentu maka dalam studi kasus ini peneliti memilih 1 orang pasien diagnosa hipertensi disertai nyeri kepala. Metode pengumpulan data yang dipakai yaitu wawancara terhadap pasien, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan pasien mengalami penurunan skala nyeri dari awal skala 4 ke 3.Tindakan non farmakologi dengan menggunakan teknik yaitu relaksasi nafas dalam mampu menurunkan skala nyeri pada pasien dengan hipertensi disertai dengan nyeri kepala.
Penerapan Intervensi Keperawatan Pemberian Parutan Mentimun untuk Membantu Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Astuti, Yuria Dwi; Maryoto, Madyo
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3620

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang menjadi masalah utama di masyarakat terutama lansia yang merupakan penyakit degeneratif. Hipertensi tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan tenang.Mentimun merupakan salah satu jenis buah yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi oleh masyarakat dan dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan penerapan intervensi keperawatan pemberian parutan mentimun untuk membantu menurunkan tekanan darah pada pasien di desa pandansari banyumas . Desain penelitian ini adalah deskriptif melalui studi kasus pada keluarga Ny. R dengan hipertensi. Peneliti dalam mengumpulkan data melalui tahapan proses anamnesis, pengamatan, phsysical assessment, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perkembangan kondisi keluarga Ny. R sebelum dan sesudah diberikan implementasi berupa pendidikan kesehatan tentang pentingnya penanganana hipertensi dan pemberian parutan mentimun untuk menurunkan tekakan darah. Kesimpulan masalah keperawatan keperawatan utama pada studi kasus ini adalah Manajemen Kesehatan keluarga tidak efektif (D.0115) berhubungan dengan Kompleksitas program perawatan/pengobatan tentang penyakit hipertensi. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan keluaraga Ny.R bias menjawab 80 persen pertanyaan tentang penyakit hipertensi dan bias memperagakan bagaimana cara mengolah parutan mentimun yang baik.
Pengaruh Duduk 2 Menit Paska Induksi Spinal terhadap Kejadian Hipotensi Intra Anestesi pada Sectio Caesarea Tobiin, Tobiin; Siwi, Adiratna Sekar; Triana, Noor Yunida
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3623

Abstract

Menurut data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 55% dari semua persalinan adalah operasi Sectio Caesarea. Hasil studi pendahuluan yang peneliti lakukan di RSUD Kardinah Tegal didapatkan data rata-rata jumlah pasien SC dengan spinal anestesi pada November - Desember 2021 sebanyak 100 pasien, 96% dengan spinal anestesi. Komplikasi dini pada spinal anestesi adalah 80% hipotensi akibat blokade simpatis. Upaya pencegahan hipotensi intra anestesi dapat dilakukan melalui pendekatan non farmakologis dengan duduk dua menit paska induksi spinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi duduk 2 menit paska induksi spinal anestesi terhadap kejadian hipotensi intra anestesi pada pasien SC di RSUD Kardinah Tegal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Pre- Experimental Design : one-group pretest-posttest. Bentuk desain penelitian ini adalah rancangan pre tes, intervensi (duduk 2 menit paska induksi spinal) dan post tes. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Bedah Sentral RSUD Kardinah Tegal pada 2 November 2021 hingga 31 Agustus 2022. Sampel pada penelitian ini adalah pasien SC dengan spinal anestesi di RSUD RSUD Kardinah Tegal berjumlah 78 pasien. Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian posisi duduk 2 menit paska induksi spinal memiliki pengaruh kuat untuk mengurangi angka kejadian hipotensi intra anestesi. Dengan hasil menunjukan bahwa nilai signifikasi = 0,000 jauh dibawah <0,05. Kesimpulannya ada pengaruh pemberian posisi duduk selama 2 menit paska induksi spinal anestesi terhadap kejadian hipotensi intra anestesi pada pasien SC.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi dengan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Widiarso, Yosef Aristo Praska
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3633

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular paling lazim yang tergolong dalam penyakit degeneratif, dan disebut sebagai penyakit “Silent Killer”. Salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan peningkatan angka kejadian morbiditas dan mortalitas penderita hipertensi adalah ketidakpatuhan pasien dalam meminum obat antihipertensi. Pengobatan antihipertensi harus dilakukan secara rutin agar kualitas hidup pasien menjadi lebih baik. Kepatuhan menjadi suatu masalah penting dalam menjalani terapi pada penderita hipertensi karena akan dilakukan seumur hidup. Tingkat kepatuhan konsumsi obat pada penderita hipertensi masih terbilang belum optimal karena masih ada penderita yang tidak rutin dalam konsumsi obat. Kualitas hidup pasien diharapkan akan lebih baik ketika pengobatan dijalani secara teratur. Tujuan Penelitian yakni untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat antihipertensi dengan kualitas hidup pasien hipertensi. Menggunakan metode literatur review, dengan mengumpulkan beberapa jurnal artikel penelitian, menggunakan identifikasi kata kunci dengan format PEOS dan menentukan kriteria jurnal yang akan dipilih dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Pencarian artikel dilakukan pada dua database dari tahun 2015 sampai 2023 (Google Schoolar dan Pubmed), serta menggunakan JBI untuk kesesuaian penilaian pemilihan jurnal. Hasil penelitian: beberapa artikel diantaranya menyatakan kepatuhan minum obat hipertensi berhubungan dengan kualias hidup pasien hipertensi.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue