cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Lama Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik Fatimah, Laila Fajar; Utomo, Endrat Kartiko; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3912

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh tidak dapat mempertahankan metabolisme dan keseimbangan elektrolit. Salah satu perawatan untuk menyelamatkan nyawa pasien dengan penyakit ginjal kronik adalah terapi hemodialisis, disertai dengan pembatasan cairan. Kondisi ini akan memberikan stres fisiologis dan psikologis pasien yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Menganalisa adakah hubungan antara pembatasan cairan dan lama hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel 48 responden yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Data dianalisis menggunakan rumus korelasi Spearman Rank. Mayoritas responden berusia 56-65 tahun yaitu sebanyak 16 responden (33,3%), sebanyak 25 responden (52,1%) berjenis kelamin laki-laki, sebanyak 15 responden (31,3%) pendidikan terakhir SD, sebanyak 32 responden (66,7%) tidak bekerja, berdasarkan lama diagnosa yaitu nilai mean 31.04 dan nilai standar deviasi 25.034 dengan nilai minimum 6 dan nilai maksimum 144 sebanyak 48 pasien (100%) sudah memahami pengetahuan tentang penyakit ginjal kronik. Namun, diketahui bahwa sebanyak 40 responden (80,3%) yang diperhatikan atau diingatkan oleh keluarga selama pasien melakukan kepatuhan pembatasan cairan, dan sebagian besar yaitu 26 responden (54,2%) memiliki penyakit penyerta hipertensi. Uji analisis menunjukkan hasil bahwa nilai p value 0,000 dan 0,041<0,05. Ada Hubungan kepatuhan pembatasan cairan dan lama hemodialisis denan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Pandan Arang Boyolali dengan p value 0,041<0,05.
Pengaruh Pemberian Kompres Hangat terhadap Intensitas Nyeri Leher pada Pasien Hipertensi Pamungkas, Dewi Nur Dias; Widiastuti, Agung; Witriyani, Witriyani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3914

Abstract

Hipertensi disebut sebagai silent killer atau penyakit yang secara tiba-tiba dapat menyebabkan kematian mendadak bagi penderitanya. Hipertensi dapat menyebabkan nyeri leher karena peningkatan tekanan pada dinding pembuluh darah di daerah leher yang mana pembuluh darah tersebut membawa darah ke otak sehingga ketika terjadi peningkatan tekanan vaskuler ke otak menyebabkan penderita hipertensi merasa nyeri atau ketidaknyamanan. Nyeri pada hipertensi ketika tidak ditangani akan menyebabkan tekanan darah semakin meningkat dan bisa beresiko terjadi pecahnya pembuluh darah. Tujuan: Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri leher pada pasien hipertensi. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre experiment dengan metode penelitian one grup pretest-posttest design. Hasil: Kompres hangat berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri leher pada penderita hipertensi dengan nilai p value 0,001 (p <0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri leher karena kompres hangat dapat membuat pembuluh darah mengalami vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah sehingga dapat menurunkan nyeri leher.
Pengaruh Terapi Slow Stroke Back Massage terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Sari, Anju Puspita; Widiastuti, Agung; Marni, Marni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3916

Abstract

Peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dikenal sebagai Hipertensi, atau tekanan darah tinggi. Secara global hipertensi adalah salah satu penyebab kematian dini yang dapat dihindari. Hipertensi juga menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Penyakit ini sering disebut the silent disease. Untuk pengobatan hipertensi, ada dua pilihan pengobatan farmakologi dan non farmakologi. Salah satu pengobatan non farmakologi yang dapat pasien lakukan yaitu terapi Slow Stroke Back Massage atau pijatan pada punggung secara perlahan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pengaruh terapi SSBM menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedawung 1 Sragen. Desain yang digunakan Quasi Experimental dengan rancangan pretest dan posttest control group design dan jumlah sampel sebanyak 21 responden kelompok intervensi dan sebanyak 21 responden kelompok kontrol. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon dan Mann Whitney dengan uji normalitas Shapiro Wilk. Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikan antara pretest-postest sistol dan diastol pada kelompok intervensi sebesar 0,000 (p <0,05) dan pada kelompok kontrol sebesar 0,001 (p<0,05) pada sistol dan sebesar 0,002 (p<0,05) pada diastol. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai yang signifikan pada tekanan darah sisitol kekompok intervensi dan kelompok kontrol sebesar 0,000 (p<0,05) dan signifikan pada tekanan darah diastol kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebesar 0,000 (p<0,05). Kesimpulannya bahwa ada pengaruh terapi SSBM terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedawung 1 Sragen. Penelitian ini dapat menambah pengetahuan mengenai penanganan hipertensi dengan terapi SSBM dan membantu masyarakat untuk melakukan terapi secara mandiri dengan melakukan SSBM.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kesehatan yang Sedang Menyusun Tugas Akhir Wijaya, Intan Puspa; Apriliyani, Ita; Siwi, Adiratna Sekar
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3999

Abstract

Salah satu prasyarat yang ditetapkan bagi mahasiswa untuk mendapatkan gelar sesuai dengan program studi yang dipilihnya adalah penyelesaian skripsi atau Tugas Akhir. Dalam menyusun Tugas Akhir, individu mungkin akan menghadapi beberapa tantangan, termasuk adanya masalah terkait kecemasan. Pengurangan kecemasan di kalangan mahasiswa dapat dilakukan dengan dukungan keluarga, yang meliputi pemberian insentif dan perhatian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan yang dialami mahasiswa fakultas kesehatan dalam proses penyelesaian tugas akhir di Universitas Harapan Bangsa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif, terutama dengan menggunakan metode Cross Sectional. Sampel penelitian terdiri dari 103 partisipan dan menggunakan metodologi pengambilan sampel yang komprehensif. Penelitian ini menggunakan kuesioner Perceived Social Support-Family Scale sebagai alat untuk menilai tingkat dukungan keluarga, sementara tingkat kecemasan dievaluasi dengan menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale. Penilaian dilakukan melalui platform online yang dikenal sebagai Google Forms. Studi statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi yang terbatas antara tingkat dukungan keluarga dan tingkat kecemasan yang dilaporkan sendiri oleh para partisipan. Sebanyak 54 partisipan, yang merupakan 52,4% dari sampel, dikategorikan sebagai bagian dari kategori normal. Setelah itu, para peneliti melakukan analisis statistik Chi-Square, yang menghasilkan nilai P-value sebesar 0,000, yang menunjukkan signifikansi statistik pada tingkat signifikansi <0,05. Diartikan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa fakultas kesehatan yang sedang menyusun tugas akhir di Universitas Harapan Bangsa.
Efektivitas Brisk Walking terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Wulandari, Ziara Arum; Firdaus, Insanul; Rahmasari, Ikrima
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.4014

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang beresiko fatal yang timbul ketika tubuh gagal memproduksi cukup insulin atau gagal menggunakannya secara efektif, sehingga mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah. Penderita Diabetes melitus disarankan untuk berjalan kaki selama 30 menit atau 20 menit dengan Brisk Walking sebagai aktivitas fisik Brisk Walking belum dikenal oleh masyarakat sebagai upaya penurunan kadar gula darah selain itu pada tempat penelitian belum diadakannya prolanis terkhusus untuk pemeriksaan gula darah secara rutin. pemeriksaan yang dilakukan selama ini hanya pengecekan Gula darah sewaktu apabila jumlah stik GDS berlebih. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Brisk Walking terhadap kadar glukosa darah pasien diabetes tipe II. Penelitian kuantitatif Metode: Quasy Experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Puskesmas Baki 1 Desa Kadilangu sebanyak 54 orang menderita penyakit Diabetes Mellitus, 14 sampel tersebut atau 25% dari total populasi diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Nilai rata-rata kadar glukosa darah sebelum dilakukan Brisk Walking menunjukkan 310,14 mg/dl sedangkan nilai rata-rata kadar glukosa darah setelah dilakukan Brisk Walking selama 6 kali ( 1 minggu 2 kali) dalam 3 minggu menunjukkan 154,93 mg/dl. Kesimpulan: Nilai P-Value sebesar 0,001 (p˂0,05) pada uji Wilcoxon Signed Ranks Test maka terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kadar gula darah sebelum dan sesudah dilakukan Brisk Walking yang berarti Brisk Walking berpengaruh terhadap penurunan Kadar Glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus.
Hubungan Self Efficacy dengan Kualitas Hidup pada Penderita Diabetes Melitus Untari, Deta Wahyu; Witriyani, Witriyani; Firdaus, Insanul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4024

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang disebabkan karena adanya kelainan pada hormon insulin, sehingga tubuh dapat mengalami gangguan metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat berdampak pada peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan dar penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Self Efficacy dengan Kualitas hidup pada penderita Diabetes Melitus. Penelitian ini menggunakan jenis metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 responden. Sampling dari penelitian ini adalah dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian kuesioner Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) dan World Health Organization Quality of Life (WHOQOL-Bref). Berdasarkan hasil analisa pada penelitian ini menunjukkan data pada Self Efficacy dengan kategori baik 31 (70,5%). Hasil dari data kualitas hidup dengan kategori sangat baik 36 (81,8%). Hasil dari penelitian adalah terdapat Hubungan Self Efficacy dengan Kualitas Hidup pada penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Kedawung 1 Sragen. Didapatkan hasil Uji Spearman Rank nilai p-value 0.000 (P<0,05).
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Keluarga Pasien Mengenai Cuci Tangan Surya, Surya; Maryana, Maryana; Fitria, Nurwijaya
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.4039

Abstract

Infeksi nosokomial dapat ditularkan dari interaksi antara perawat, pasien, dan keluarga pasien. Sebagai orang yang paling dekat dengan pasien, keluarga harus patuh terhadap kegiatan cuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan pasien. Perilaku cuci tangan oleh keluarga pasien, sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan keluarga dimana terdapat beberapa faktor yang berhubungan langsung dengan tingkat pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan pengetahuan keluarga pasien mengenai cuci tangan.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuisioner tentang pengetahuan keluarga mengenai cuci tangan pada 107 keluarga pasien di ruang rawat inap RSUD Depati Bahrin Sungailiat pada tanggal 8 – 31 Mei 2024. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor usia (p-value=0,0001), jenis kelamin (p-value=0,002), dan pendidikan (p-value=0,001) dengan pengetahuan keluarga mengenai cuci tangan
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Chairani, Hilda; Anggraini, Rima Berti; Mardiana, Nova
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.4081

Abstract

Kepatuhan diet menjadi komponen yang sangat penting bagi pengelolaan diabetes mellitus. Kepatuhan diet merupakan tingkat kesediaan pasien melaksanakan diet mengikuti pengaturan pola makan yang dianjurkan oleh dokter dan petugas kesehatan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Kepatuhan diet pada pasien DM dapat dihubungkan dengan beberapa faktor diantaranya adalah motivasi diri, lama menderita DM, dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien DM tipe II di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2023 sebanyak 1651 pasien. Sampel menggunakan rumus slovin didapatkan 105 responden, teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas & reliabilitas. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil uji statistik Chi-square terdapat hubungan antara faktor motivasi diet (p-value=0,000), lama menderita DM (p-value=0,000), dan dukungan keluarga (p-value=0,000) dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II. Kesimpulan terdapat hubungan antara hubungan antara faktor motivasi diet, lama menderita DM dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Tahun 2024.
Pengaruh Terapi Pursed Lips Breathing terhadap Perubahan Respiratory Rate pada Anak dengan Pneumonia Adriadi, Satrian; Lestari, Indri Puji; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.4095

Abstract

Pneumonia dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat. Beberapa gejala yang umumnya terjadi pada penderita pneumonia adalah sesak napas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pursed lips breathing terhadap perubahan respiratory rate (RR) pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan desain pretest and posttest with control group design. Populasi semua anak dengan pneumonia yang berobat di Wilayah Puskesmas Kenanga tahun 2023 sebanyak 132 orang. Besaran sampel sebanyak 16 orang yaitu 8 kelompok intervensi dan 8 kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Instrument lembar observasi untuk mencatat hasil pengukuran RR sebelum dan sesudah dilakukan Pursed Lips Breathing. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji Paired sampel T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan nilai rata-rata respiratory rate pada kelompok intervensi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan perubahan RR sebelum dan setelah dilakukan terapi pursed lips breathing. Perbedaan nilai rata-rata perubahan respiratory rate pada kelompok kontrol sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan perubahan RR sebelum dan setelah dilakukan terapi pursed lips breathing. Kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terapi Pursed Lips Breathing terhadap perubahan Respiratory Rate (RR) pada anak dengan pneumonia di wiayah Puskesmas Kenanga Tahun 2024.
Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Post Op Debulking Tumor Rohmah, Sita Hopipah Suci; Syarif, Hilman; Aklima, Aklima
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4110

Abstract

Operasi debulking adalah bedah sitoreduksi tumor dengan mengangkat sebanyak mungkin tumor. Ketika reseksi lengkap pada dasarnya tidak mungkin dilakukan karena penyakit tumor yang sudah lanjut dan disebut juga bedah sitoreduktif. Desain yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien post op debulking tumor di Intensive Care Unit Rumah Sakit di Privinsi Banda Aceh. Masalah yang muncul pada pasien ialah risiko aspirasi berhubungan dengan penurunan tingkat kesadaran, terpasang nasogastrik tube dan terpasang endotracheal tube., gangguan penyapihan ventilator berhubungan dengan hambatan upaya nafas, gangguan pertukaran gas berhubungan dengan ketidakseimbangan ventilasi perfusi, resiko ketidakseimbangan cairan berhubungan dengan efek samping prosedur (mis pembedahan). Tindakan keperawatan yang diberikan adalah mempertahankan pengembangan balon endotracheal tube (ETT), Memantau status hemodinamik, diberikan kepada pasien adalah head up 30̊, Kadar kalsium. Hasil evaluasi tidak terdapat perbaikan pada kondisi pasien ditandai dengan perburukan hasil laboratorium, alkalosis metabolic pada pasien.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue