cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Kontrol Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rahmawati, Susi; Sani, Fakhrudin Nasrul; Prakoso, Adi Buyu
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3799

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di dunia, terjadi ketika produksi insulin pada pankreas tidak mencukupi atau pada saat insulin tidak dapat digunakan secara efektif oleh tubuh. Diabetes Melitus adalah salah satu penyakit degeneratif yang menjadi perhatian penting karena merupakan bagian dari empat prioritas penyakit tidak menular yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun dan menjadi ancaman kesehatan dunia pada era saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain observasional dengan pendekatan cros- sectional. Teknik pengambilan sempel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan uji chi square dengan nilai sig 0,000 (P value < 0,05), hasil tersebut menunjukan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol gula darah. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Diabetes Mellitus terhadap Metode Pencegahan Terjadinya Ulkus Diabetikum Masyarakat Wulandari, Putri; Mustain, Mustain; Yhudianto, Kresna Agung agung
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3812

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan kenaikan kadar gula darah (hyperglcemia), kronik yang dapat menyerang banyak orang dari semua lapisan masyarakat. Ulkus diabetikum adalah luka di jaringan kulit yang dialami oleh penderita diabetes mellitus pada area kaki dengan kondisi luka mulai dari luka superficial, nekrosis kulit, sampai luka dengan ketebalan penuh, yang dapat meluas ke jaringan lain seperti tendon, tulang dan persendian, jika ulkus dibiarkan tanpa penatalaksanaan yang baik akan mengakibatkan infeksi atau gangren. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Diabetes Melitus Terhadap Metode Pencegahan Terjadinya Ulkus Diabetikum Masyarakat di Desa Jombong, Boyolali. Merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan proposive sampling pengamblan sampel dengan cara total sampling, dengan total 73 responden. Hasil: Menunjukan bahwa penderita diabetes mellitus mayoritas 30 (41%) responden dengan pengetahuan cukup, metode pencegahan yang dimiliki mayoritas 34 (47%) responden dengan metode pencegahan ulkus cukup, mayoritas penderita DM berusia 55-60 tahun dengan jumlah 39 (53%) responden. Terdapat hubunga signifikan tingkat pengetahuan diabetes mellitus terhadap metode pencegahan ulkus diabetikum di Desa Jombong Cepogo Boyolali dengan hasil p-value = 0,001.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Stunting terhadap Kejadian Stunting Ramadhani, Fitria Duwi; Palupi, Dwi Lestari Mukti; Musta’in, Musta’in
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3818

Abstract

Anak memiliki tahap pertumbuhan dan perkembangan yang sangat penting pada waktu balita sehingga memerlukan asupan zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Kurangnya gizi pada balita dapat disebabkan oleh tingkat pengetahuan orang tua tentang makanan, komposisi serta cara memasak yang masih kurang sehingga berdampak pada balita stunting. Tujuan: Mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dan stunting terhadap kejadian stunting di wilayah Sragen. Metode: Yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel 58 responden dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode total sampling. Hasil: Karakteristik responden berdasarkan umur ibu mayoritas responden berumur 26– 30 tahun sebanyak 22 (37,9%) responden, mayoritas ibu berjumlah anak dengan 2 anak sebanyak 29 (50,0 %) responden, mayoritas pekerjaan ibu sebagai IRT sebanyak 49 (84,5%) responden, mayoritas ibu berpendidikan SMP yaitu sebanyak 33 (56,9%) responden, mayoritas balita berumur 25-36 bulan sebanyak 25 (43,1%) responden, mayoritas balita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 30 (51,7%) responden. Pegetahuan ibu menunjukkan mayoritas responden berpengetahuan baik sebanyak 30 (51,7%) responden, mayoritas responden balita adalah normal sebanyak 44 (75,9%) balita. Balita sangat pendek 6 balita (10,3%) dan pendek 8 balita (13,8 %) maka kejadian stunting terdapat 14 balita megalami stuting. Berdasarkan uji Chi Square, nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,570. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan stunting terhadap kejadian stunting di wilayah Sragen dengan p: 0,570
Hubungan Pengetahuan dan Kebutuhan Informasi dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Ayuningtyas, Devina; Prakoso, Adi Buyu; Utomo, Endrat Kartiko
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3835

Abstract

Pelayanan Intensive Care Unit atau ICU merupakan bagian dari pelayanan rumah sakit yang ditujukan untuk observasi, pengobatan, perawatan, dan pemantauan pasien dengan cidera atau penyakit mengancam jiwa secara hemodinamik yang terus-menerus. Perawatan di ruang ICU berfokus pada kondisi pasien serta peralatan yang digunakan. Kondisi pasien tersebut dapat menyebabkan kecemasan pada keluarga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Kebutuhan Informasi Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien yang dirawat di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pandan Arang Boyolali. Penelitian ini menggunakan penelitian observasi analitik dengan metode kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik accidental sampling digunakan untuk mendapatkan 100 responden keluarga pasien di ruang ICU. Penelitian dilakukan dari bulan Maret - April 2024 menggunakan instrument berupa kuesioner. Hasil penelitian nilai didapatkan tingkat pengetahuan paling banyak yaitu kurang (60%), kebutuhan informasi keluarga terbanyak yaitu kurang (56%), sedangkan tingkat kecemasan terbanyak yaitu kecemasan berat (40%). Hasil korelasi menggunakan Spearman Rank didapatkan p-value=0,001 dan koefisien korelasi spearman (r)=0,325, yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU dan didapatkan nilai p-value=0,05 dan koefisien korelasi spearman (r)=0,276, yang berarti tidak ada hubungan antara kebutuhan informasi dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU RSUD Pandan Arang Boyolali. Dalam penelitian ini pengetahuan seseorang tentang perawatan intensif dapat memberikan rasa tenang sehingga keluarga merasa tidak cemas.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisis Febrianasari, Maya; Utomo, Endrat Kartiko; Palupi, Dwi Lestari Mukti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3836

Abstract

Dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik dikarenakan secara langsung pasien mendapat dukungan berupa nasehat, sikap, tindakan dan penerima keluarga terhadap orang sakit. Dukungan keluarga harus diberikan sepanjang hidup pasien dalam membantu kesembuhan pasien, jika tidak ada dukungan dari keluarga maka kualitas hidup pasein akan semakin memburuk dan semakin menambah keparahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien ginjal kronik di ruang hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif kolerasi dengan pendekatan Cross Sectional. Untuk analisa data menggunakan uji analisa Spearman Rank. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan sampel berjumlah 48 responden dengan teknik Nonprobability sampling. Hasil analisa univariat dukungan keluarga sebagian besar mendapatkan dukungan keluarga baik sebanyak 40 orang (83,3%) dan kualitas hidup responden sebagian besar memiliki kualitas hidup sedang sebanyak 32 orang (66,7%). Hasil analisa bivariat dengan menggunakan uji sperman rank diperoleh p value 0,000. Ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien ginjal kronik di ruang hemodialisis didapatkan p-value = 0,000.
Hubungan Keaktifan Berorganisasi dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa Muktar, Zenitha; Apriliyani, Ita; Kurniawan, Wasis Eko
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3837

Abstract

Keaktifan organisasi merupakan tujuan yang dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang untuk memperoleh berbagai pengalaman sesuai dengan yang diharapkan, tujuan tersebut dapat dibagai dengan berbagai usaha kelompok tidak hanya individu sehingga seseorang yang aktif berorganisasi akan bekerja sama demi mencapai tujuan yang sama. Stress yaitu tekanan yang diakibatkan karena adanya ketidaksesuaian antara situasi yang diinginkan dengan harapan, dimana terdapat ketimpangan antara tuntutan dari lingkungan dengan kemampuan individu untuk memenuhinya, yang berpotensi membahayakan, mengancam, ataupun mengganggu individu. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keaktifan berorganisasi dengan tingkat stress pada mahasiswa di Pondok Pesantren Darussalam Purwokerto. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner keaktifan berorganisasi dan kuesioner DASS-42. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 orang. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam Purwokerto pada bulan Juli 2023 – Juni 2024. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan uji Pearson Rank. Hasil penelitian dari analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara hubungan keaktifan berorganisasi dengan tingkat stress pada mahasiswa di Pondok Pesantren Darussalam P value = 0.85 (CC=0.021).
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet pada Pasien yang Menjalani Hemodialisa Dewi, Febrianti Shinta; Firdaus, Insanul; Prakoso, Adi Buyu
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3844

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah salah satu penyakit yang menjadi masalah besar di dunia. Kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa sangat penting, akan tetapi diet yang berkepanjangan menimbulkan rasa jenuh yang berpengaruh pada ketidakpatuhan diet. Tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Pandan Arang Boyolali. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data yang diperoleh di uji menggunakan spearman rank. Hasil karakteriktik responden jenis kelamin paling banyak laki-laki sejumlah 33 responden (52,4%), pendidikan paling banyak SMA sejumlah 24 responden (38,1%), pekerjaan paling banyak wiraswasta sejumlah 27 responden (42,9%), lama hemodialisa paling banyak 1-5 tahun sejumlah 52 responden (82,5%). Hasil analisis tingkat pengetahuan paling banyak adalah baik sejumlah 46 responden (73%), dukungan keluarga paling banyak adalah baik sejumlah 57 responden (90,5%) dan kepatuhan diet paling banyak adalah baik sejumlah 53 responden (84,1%). Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Pandan Arang Boyolali p-value 0.076 (p >0.05). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Pandan Arang Boyolali p-value 0.000 (p<0.05).
Hubungan Religiusitas terhadap Kecemasan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Auliasari, Khoirisma; Utomo, Endrat Kartiko; Rahmasari, Ikrima
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3849

Abstract

Penyakit ginjal kronis adalah penyakit pada sistem saluran kemih yang disebabkan oleh penurunan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible, sehingga mengakibatkan ketidakmampuan tubuh menjaga keseimbangan metabolisme, cairan, dan elektrolit, salah satu tindakan untuk menangani penyakit ginjal kronis adalah dengan hemodialisis. Hemodialisis merupakan penatalaksanaan terapi penyakit ginjal kronik dengan tujuan untuk menggantikan fungsi ginjal yang mengalami kerusakan, dan dilakukan selama 2-3 kali dalam seminggu dalam kurun waktu 4-5 jam. Saat menjalani hemodialisis tidak sedikit pasien yang mengalami kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak buruk pada kualitas hidup pasien hemodialisis. Tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan religiusitas terhadap kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel yang di gunakan berjumlah 50 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan data di olah menggunakan uji statistik spearman rank. Berdasarkan hasil penelitian di temukan mayoritas pasien berumur 46-55 tahun dengan jumlah 15 responden (30%), mayoritas beragama islam dengan jumlah 50 responden (100%), mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 34 responden (68%). Uji analisis menunjukkan hasil bahwa nilai p value 0,110 maka Ho di terima dan Ha di tolak karena p value 0,110>0,05. Tidak terdapat hubungan signifikan antara religiusitas terhadap kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.
Pengaruh Terapi Dzikir terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Adilah, Balqis Nur; Sani, Fakhrudin Nasrul; Yudhianto, Kresna Agung
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3860

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis menahun berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang melebihi batas normal dan salah satunya adalah diabetes melitus. Diabetes melitus terjadi karena sensitivitas insulin dan kapasitas produksi insulin yang tidak memadai, baik karena hormon insulin yang belum berkembang sempurna maupun karena ketidakmampuan menggunakan insulin secara efektif. Penatalaksanaan penyakit diabetes dapat dilakukan secara farmakologi maupun nonfamakologi, salah satu terapi nonfarmakologis adalah dengan terapi dzikir. Penelitian ini dilakukan secara observasional menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasy Experiment dengan rancangan penelitian one group pretest-postest desain. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan uji statistik dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi dzikir terapi dzikir berupa kalimat thayibah, asmaul husna dan doa yang dilakukan
Efektifitas Shaker Exercise terhadap Kemampuan Menelan pada Pasien Stroke Gymnastiar, Firzy Alvian Syafitto; Rahmasari, Ikrima; Marni, Marni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3867

Abstract

Stroke merupakan gangguan fungsi otak yang terjadi dengan cepat dan berlangsung lebih dari 24 jam karena gangguan suplai darah ke otak. Kesulitan menelan merupakan salah satu penurunan fungsi yang disebabkan oleh kerusakan saraf. Stroke yang terjadi di daerah vertebrobasilar yang mengakibatkan terjadinya kesulitan menelan. Adapula latihan yang bisa diberikan untuk pasien yang mengalami kesulitan menelan atau disfagia yaitu dengan memberikan teknik latihan shaker exercise dapat meningktan kemampuan menelan serta dapat mncegah aspirasi dan meningkatkan asupan oral pada pasien stroke dengan disfagia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran efektifitas shaker exercise terhadap kemampuan menelan.Metode pada penelitian ini menggunakan pre experiment dengan rancangan penelitian pretest and posttest group design. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 36 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non random sampling dengan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa data menggunakan uji wilcoxon hasil dari penelitian berdasarkan uji statistic wilcoxon didapatkan nilai signifikansi yang di peroleh 0,000 (p<0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya shaker exercise efektif terhadap kemampuan menelan.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue