cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pengelolaan Nutrisi pada Pasien Diabetes Melitus: Suatu Tinjauan Literatur Sari, Suci Mardiah; Rahmadani, Fatiah; Perawati, Perawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6605

Abstract

Diabetes melitus tipe dua adalah penyakit atau gangguan metabolisme kronis yang umum terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Pengelolaan penyakit ini tidak bisa bergantung pada terapi obat saja, pengaturan pola makan yang tepat juga penting dalam terapi diabetes melitus ini. Sayangnya, banyak pasien masih kesulitan menjalankan diet secara konsisten. Seiring kemajuan teknologi, kecerdasan buatan mulai dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan nutrisi pasien diabetes secara lebih personal dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengelolaan nutrisi pada pasien diabetes melitus melalui metode tinjauan pustaka. Literatur diperoleh dari beberapa database seperti PubMed, Google Scholar, dan Science Direct, dengan batasan tahun terbit 2015–2025. Dari hasil pencarian awal, diperoleh 18 artikel yang relevan, dan setelah proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi, sebanyak 7 artikel dipilih untuk dianalisis lebih lanjut.. Hasil: kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan, khususnya melalui teknologi digital twin dan sistem prediktif berbasis data pasien, mampu meningkatkan kontrol glukosa darah, menurunkan resistensi insulin, serta membantu pasien mencapai remisi. Teknologi ini juga mempermudah penyesuaian diet secara individual dan real-time. Dengan demikian, kecerdasan buatan memiliki potensi besar sebagai pendekatan inovatif dalam mendukung pengelolaan nutrisi pasien diabetes melitus secara lebih efektif dan berkelanjutan
Hubungan Status Fisik ASA dan Lama Puasa dengan Kejadian PONV pada Pasien Pasca Anestesi Parwati, Putu Atika; Arta, Sang Ketut
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6609

Abstract

PONV menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien, yang dapat menjadi hambatan untuk pemulihan pasca operasi. Terjadinya PONV dapat diakibatkan dengan berbagai faktor. Faktor risiko PONV dapat dibagi menjadi tiga, yaitu faktor pasien, faktor risiko anestesi dan faktor risiko operasi. Melalui penelitian ini ingin diketahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PONV pasca anestesi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diambil adalah pasien pasca anestesi di RS TK II Udayana, pemilihan sampel dengan consecutive sampling dengan jumlahs ampel sebanyak 97 responden. Data dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner kemudian dianalisis univariat dilakukan dengan menentukan distribusi frekuensi dan persentase karakteristik umum responden, analisis bivariat dengan chi square dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor risiko PONV dengan kejadian PONV. Hasil penelitian adanya faktor yang berhubungan dengan kejadian PONV yaitu lama puasa (p < 0,001) dan status fisik ASA (p 0,003). Pada penelitian ini mayoritas terjadinya PONV pada seseorang yang berpuasa > 8 jam dan memiliki status fisik ASA II.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Penyendawaan pada Bayi dengan Kejadian Gumoh Natasya, Ami; Siregar, Debi Novita; Anggreani, Vita; Sari, Youlanda Andrya; Pohan, Chairun Nisa; Loi, Helismawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6611

Abstract

Gumoh adalah keluarnya kembali sebagian susu yang telah ditelan melalui mulut dan tanpa paksaan, beberapa saat setelah minum susu. Gumoh bukan muntah yang diawali dengan rasa mual dan penuh di perut. Gumoh biasanya terjadi pada bayi secara spontan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang penyendawaan pada bayi dengan kejadian gumoh di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Siantar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Siantar sebanyak 153 orang. Teknik pengumpulan data Pada Penelitian ini yaitu mengumpulkan data langsung dari hasil wawancara kepada responden menggunakan kuesioner yang telah dikembangkan berdasarkan variabel penelitian dengan menggunakan teknik total sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden sebagian besar berpengetahuan kurang tentang penyendawaan bayi sebanyak 32 responden (53,3%). Kejadian gumoh pada bayi sebagian besar tidak normal (frekuensi >4 kali/hari) sebanyak 42 responden (70%). Ada hubungan pengetahuan ibu tentang penyendawaan bayi dengan kejadian gumoh dengan p-value 0,041 (p<0,05). Kesimpulan : penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu tentang penyendawaan pada bayi dengan kejadian gumoh di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Siantar
Penerapan Teknik Menghardik untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran pada Pasien Skizofrenia Afdalia, Faizah; Sundari, Ririn Isma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6614

Abstract

Penelitian pada pasien skizofrenia umumnya berfokus pada pemahaman gejala utama seperti halusinasi, terutama halusinasi pendengaran, serta bagaimana gangguan ini memengaruhi persepsi dan interaksi sosial. Studi-studi menunjukkan bahwa halusinasi pada skizofrenia berkaitan dengan aktivitas abnormal di otak, khususnya di area pendengaran dan regulasi emosi. Penelitian juga mengeksplorasi efektivitas terapi, baik farmakologis seperti antipsikotik maupun psikososial seperti terapi kognitif, dalam mengurangi intensitas halusinasi dan memperbaiki fungsi sosial pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk mengatasi dan menangani halusinasi pendengaran yang dialami oleh pasien. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah deskriptif naratif. Subjek penelitian terdiri dari satu pasien yaitu Tn. A, yang telah didiagnosis menderita skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Sumber informasi diperoleh melalui pengkajian, observasi, serta wawancara mendalam dengan pasien, merumuskan masalah, menyusun rencana perawatan, melakukan pelaksanaan, dan mengevaluasi perawatan. Dari hasil evaluasi yang dilakukan setelah pasien diajarkan teknik menghardik, dalam waktu sekitar 3 hari, pasien melaporkan bahwa ia sudah tidak lagi mendengar bisikan-bisikan seperti yang dialaminya saat pertama kali dirawat di rumah sakit.
Debulking Thyroidectomy pada Laki-Laki 71 Tahun dengan Komorbid Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan Hipertensi Menggunakan Segmental Thoracic Spinal Anesthesia (TSA) Santoso, Alvan Muhammad Hibatullah; Ghozali, Imam
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6616

Abstract

Debulking thyroidectomy pada pasien usia lanjut dengan komorbiditas seperti PPOK dan hipertensi memiliki risiko tinggi terhadap komplikasi anestesi umum. Teknik anestesi regional, seperti anestesi spinal segmental toraks, telah mendapatkan popularitas karena potensinya untuk mengurangi risiko-risiko yang terkait. Pada laporan kasus ini, Seorang pria usia 71 tahun dengan keluhan benjolan dileher dan memiliki Riwayat PPOK, dan hipertensi kronis dijadwalkan menjalani debulking thyroidectomy. Anestesi spinal torakal dilakukan engan melakukan blok subarachnoid yang dilakukan pada vertebrae thoracal setinggi T2-T3 menggunakan jarum spinocan 25G. Setelah menembus ligamentum flavum, stilet dikeluarkan sambil menggerakkan jarum sampai terdapat backflow dari cairan serebrospinal. Kemudian, diberikan 1ml bupivacaine hypobaric 0.5% serta fentanyl 20mcg. Pada saat dilakukan insisi tidak terjadi adanya gejolak hemodinamik yang berarti. Pasien dipindahkan ke ruang pemulihan dalam keadaan stabil. Pada kunjungan 1 hari post-operasi di ruang perawatan didapatkan keadaan pasien stabil. Anestesi spinal torakal dapat menjadi pilihan anestesi yang aman dan efektif pada pasien usia lanjut dengan PPOK dan hipertensi yang menjalani debulking thyroidectomy. Pendekatan ini membantu mengurangi risiko komplikasi respiratorik yang umum dijumpai pada anestesi umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas penggunaan TSA sebagai alternatif teknik anestesi pada tindakan debulking thyroidectomy pada pasien usia lanjut dengan komorbid PPOK dan hipertensi, guna meminimalkan risiko komplikasi perioperatif yang berhubungan dengan anestesi umum.
Factors Influencing the use of Long-Term Contraceptive Methods in Adult Women Sahputra, Rahmat Tridhandy; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6617

Abstract

The world's population has increased many times over the last 200 years, so that the number is now recorded at more than seven billion people. The size of the population is not evenly distributed, therefore it is necessary to have something that can prevent population spikes. Family Planning Policy aims to control population growth through efforts to reduce the birth rate. Many women have difficulty in choosing the type of contraception. This is not only due to the limited availability of methods, but also due to ignorance about the requirements and safety of these contraceptive methods. The purpose of this study was to analyze the factors that influence women to choose the long-term contraceptive method. The design of this study used an analytic observational type with a cross sectional approach. The sampling technique is Consecutive sampling. The number of samples in this study were 60 women of childbearing age who used the long-term contraceptive method and 60 women of childbearing age who used the long-term contraceptive method.Results: The results showed that Age had a P-Value of 0.714, Education had a P-Value of 0.004, Employment had a P-Value of 0.711, Knowledge had a P-Value of 0.015, Number of children had a P-Value of 0.030, Attitudes had a P-Value of 0.037, Role Health Workers have a P-Value of 0.027, Husband's Support has a P-Value of 0.031, Social Culture has a P-Value of 0.032. The conclusion in this study is that there is an influence of Education, Knowledge, Number of Children, Attitudes, Role of Health Workers, Husband's Support and Socio-cultural Affairs on the selection of the long-term contraceptive method, while Age and Occupation have no influence in choosing the long-term contraceptive method.
Penerapan Terapi Reminiscence pada Lansia dengan Depresi Tingkat Sedang: Sebuah Laporan Kasus Nugraha, Puput; Sari, Sheizi Prista; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6625

Abstract

Gangguan depresi pada lansia merupakan fenomena yang beragam dan kompleks karena gejala yang yang muncul seringkali tidak dikenali atau diabaikan. Berbagai macam obat psikotropik banyak digunakan untuk mengobati depresi pada lansia, namun penggunaan jangka panjang pada lansia memberikan dampak yang buruk terhadap kognitif dan perlu dipertimbangkan. Terapi reminiscence merupakan salahsatu terapi nonfarmakologi yang memiliki efek positif untuk mengurangi depresi lansia. Tujuan : Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk melihat pengaruh penerapan terapi reminiscence terhadap tingkat depresi pada lansia. Metode : Laporan kasus menggunakan metode case report dimana peneliti fokus pada satu kasus. Subyek dalam laporan kasus ini merupakan seorang lansia (Ny. Y) usia 65 tahun yang tinggal di unit pelaksana teknis daerah pusat (UPTD) pelayanan sosial griya lansia Ciparay. Terapi dilakukan sebanyak tujuh sesi selama 14 hari dengan durasi selama 30-40 menit yang dilakukan secara wawancara masa lalu dan data yang didapatkan dianalisis berdasarkan interpretasi hasil Geriatric Distress Syndrome (GDS). Hasil : Total skor hasil pengkajian Geriatric Distress Syndrome (GDS) yang dilakukan setelah melakukan intervensi mengalami penurunan sebanyak dua poin yaitu dari sembilan (mengindikasi depresi sedang) menjadi tujuh (mengindikasi depresi ringan). Simpulan : Penerapan terapi reminiscence pada lansia memberikan dampak yang positif terhadap penurunan tingkat depresi. Laporan kasus ini diharapkan dapat menjadi data tambahan dalam menyusun intervensi nonfarmakologi berbasis bukti pada lansia yang mengalami depresi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dokter dengan Kesesuaian Peresepan Obat Berdasarkan Indikator WHO Saputra, Magdalena Yosefin; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Larasati, TA
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6626

Abstract

Resep merupakan dokumen yang harus ditulis secara akurat dan jelas untuk mencegah salah baca. Resep yang salah dapat menyebabkan kerugian atau bahkan kematian bagi pasien. Pengetahuan merupakan pemahaman teoretis dan praktis yang dimiliki manusia. Sikap adalah konsistensi perasaan dan gagasan seseorang, serta perilakunya dalam berinteraksi sosial. Pengetahuan dan sikap memiliki peran yang penting dalam proses pengambilan keputusan yang rasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dokter dengan kesesuaian peresepan obat berdasarkan indikator WHO. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 40 dokter umum di Puskesmas Kota Bandar Lampung. Variabel bebas penelitian ini merupakan pengetahuan serta sikap dokter. Variabel terikat adalah kesesuaian peresepan obat berdasarkan indikator WHO. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder, yaitu kuesioner yang dibagikan ke dokter umum serta lembar resep. Data dianalisis secara univariat dan bivariat, serta uji chi-square dilakukan untuk uji statistik. Hasil penelitian didapati adanya pengaruh pengetahuan (p=0,011) dan sikap (p=0,004) terhadap kesesuaian peresepan obat berdasarkan indikator WHO.
Efektivitas Edukasi Berbasis Diabetes Self-Management Education (DSME) terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Sebuah Tinjauan Literatur Ihsan, M.; Usman, Aqilah Sakura; Perawati, Perawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6632

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan kondisi metabolik kronis yang berdampak serius pada aspek fisik, psikologis, dan sosial pasien, terutama jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu strategi yang dinilai efektif untuk mengatasi dampak tersebut adalah edukasi berbasis Diabetes Self-Management Education (DSME), yang bertujuan meningkatkan kemandirian, pengetahuan, dan kemampuan pasien dalam pengelolaan diri. Penelitian ini bertujuan meninjau efektivitas DSME terhadap kualitas hidup pasien DMT2 melalui metode literature review. Kajian dilakukan dengan pendekatan PICO, diikuti proses identifikasi, skrining, serta penerapan kriteria inklusi dan eksklusi, hingga diperoleh 7 artikel dari tahun 2018 hingga 2024 yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa intervensi DSME secara konsisten berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien, mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial. Selain membantu pemahaman terhadap penyakit, DSME juga mendorong kemandirian dan kepercayaan diri pasien dalam pengelolaan DMT2, yang berdampak positif terhadap perilaku perawatan diri dan hasil kesehatan secara keseluruhan. Dengan demikian, DSME terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien DMT2.
Holistic Management of Mrs. D 68 Years Old with Hypercholesterolemia and Hyperuricemia Through Medical Approach Family Sinum, Ilham Muhammad; Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6635

Abstract

Factors such as age, gender, family history, unhealthy lifestyle, lack of physical activity can be associated with cardiovascular risk and impact on hypercholesterolemia. Application of family doctor services based on evidence-based medicine to patients by identifying risk factors, clinical problems, and patient management based on a patient problem solving framework with a patient centered and family approach. This is a case report study. Data were obtained from physical examination, and medical records. The assessment was based on a holistic diagnosis from the beginning, process, and end of the study both quantitatively and qualitatively. Mrs. D, 68 years old, came to Health Center with complaints of toe joint pain and neck pain. Patients are worried that their complaints can interfere their activities. Non-medical and medical interventions were carried out on patients and their families with education regarding the patient's illness during three home visits. The evaluation results obtained were that patient complaints decreased and knowledge of patients and their families regarding hyperuricemia and hypercholesterolemia increased. Holistic and comprehensive management of the patient's problems, Mrs. D has been carried out by providing counseling to increase the knowledge of the patient and patient's family.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue