Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

APAKAH SAK ETAP MASIH PENTING BAGI AKUNTABILITAS UMKM? Widyatama, Arif; Sabirin, Andi; Ihsan, M.; Jarudin, Jarudin
Vokasi : Jurnal Riset Akuntansi Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/vjra.v9i1.24827

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memahami mengenai penerapan SAK ETAP bagi akuntabilitas UMKM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigm intepretif yaitu dengan mengangkat fenomena atau masalah yang terjadi pada UKM Irwan Bengkel, dengan mengguanakan pendekatan interpretif peneliti ingin melihat pemahaman dari UKM dalam hal ini Irwan Bengkel dalam memahami penerapan SAK ETAP.  Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Irwan Bengkel belum melakukan pencatatan laporan keuangan sesuai dengan  SAK ETAP. Hanya melainkan  laporan yang tidak jelas pencatatanya; kedua faktor-faktor yang tidak terlaksananya pencatatan laporan keuangan berbasis (SAK ETAP) pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Irwan Bengkel, ketiga keberadaan Standar Akuntabilitas Keuangan Entitas Tanpa Publik yang di peruntukan untuk Usaha Kecil dan Mengah tidak dikerahui oleh para pemilik usaha dan kurangnya sumberdaya manusia yang memiliki pemampuan menyusun laporan keuangan. dalam pengambilan keputusan pemilik masih menggunakan intuisi terakhir kurangnya sumberdaya manusia yang dimiliki terutama yang memiliki kemampuan dalam proses penyusunan laporan keuangan.
The Contribution of Financial Literation and Human Capital In Improving The Performance of Village-Owned Business Agencies Ihsan, M.; Ladjin, Burhanuddin; Fatma, Fatma; Widyatama, Arif; Rahmat, Tri
Media Komunikasi FPIPS Vol 20, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v20i1.30422

Abstract

The purpose of this study is to examine the relationship between financial literacy and human capital on the performance of Village-Owned Enterprise. Village-Owned Enterprise has an important role in building the economy in the village. However, the condition that occurs is that there are still many conditions of rural community human resources, especially Village-Owned Enterprise officials, who do not have good management skills and financial literacy in managing Village-Owned Enterprise. This research uses explanatory research, research sites are in Sigi and Poso Regencies. The population of this research is the management of Village-Owned Enterprise in Sigi and Poso Regencies, amounting to around 300 people representing each village in Sigi and Poso Regencies. Based on the results of the questionnaire distribution, a sample of 75 Village-Owned Enterprise administrators in Sigi and Poso districts was obtained. Financial literacy in Sigi village and even more so in Poso district is still far from perfect, because Village-Owned Enterprise administrators in SIGI and Poso in general are unable to use village participation funds accountably. This is due to the weak capacity of Village-Owned Enterprise administrators in managing Village-Owned Enterprise planning, implementation and financial reporting. The results of this study prove that the human capital of Village-Owned Enterprise administrators has an effect on Village-Owned Enterprise performance. This indicates that the community, including Village-Owned Enterprise administrators, has the potential to innovate so that it will have an impact on Village-Owned Enterprise performance.
Pseudo-Maṣlaḥah and Epistemological Failure in Marriage Dispensation at Indonesian Religious Courts Azni, Azni; Hafis, Muhammad; Zakariah, Asril Amirul; Harmanto, Adi; Miftahuddin, Miftahuddin; Ihsan, M.
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v13i2.2047

Abstract

This study looked at how maṣlaḥah (public interest) was used in marriage cases in the Religious Courts of Sumatra, Indonesia, and how it was related to the goals of maqāṣid al-sharī’ah. Based on a qualitative analysis of 48 court decisions and in-depth interviews with six judges, the research revealed that the concept of maṣlaḥah was often employed as a procedural justification to accommodate social pressure, rather than as an evaluative ethical-legal framework. Judges tended to prioritize the protection of religion (ḥifẓ al-dīn)—mainly by preventing adultery—while neglecting essential dimensions such as protection of life (ḥifẓ al-nafs), intellect (ḥifẓ al-’aql), and progeny (ḥifẓ al-nasl). This reductionist approach leaded to the legitimization of underage marriage without proper psychological, biological, or economic assessments. The study found that such practices contributed to systemic harm, including early divorce, reproductive health risks, and intergenerational poverty. By critically examining the misuse of maṣlaḥah, this research offered an epistemological critique and proposes a reconstructive framework grounded in empirical evaluation and child-centered justice. It concluded that the reform of Islamic family law requires not only regulatory improvement but also a transformation of judicial reasoning. This study contributes to broader discussions on Islamic legal reform and child protection in Muslim-majority contexts.
Efektivitas Edukasi Berbasis Diabetes Self-Management Education (DSME) terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Sebuah Tinjauan Literatur Ihsan, M.; Usman, Aqilah Sakura; Perawati, Perawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6632

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan kondisi metabolik kronis yang berdampak serius pada aspek fisik, psikologis, dan sosial pasien, terutama jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu strategi yang dinilai efektif untuk mengatasi dampak tersebut adalah edukasi berbasis Diabetes Self-Management Education (DSME), yang bertujuan meningkatkan kemandirian, pengetahuan, dan kemampuan pasien dalam pengelolaan diri. Penelitian ini bertujuan meninjau efektivitas DSME terhadap kualitas hidup pasien DMT2 melalui metode literature review. Kajian dilakukan dengan pendekatan PICO, diikuti proses identifikasi, skrining, serta penerapan kriteria inklusi dan eksklusi, hingga diperoleh 7 artikel dari tahun 2018 hingga 2024 yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa intervensi DSME secara konsisten berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien, mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial. Selain membantu pemahaman terhadap penyakit, DSME juga mendorong kemandirian dan kepercayaan diri pasien dalam pengelolaan DMT2, yang berdampak positif terhadap perilaku perawatan diri dan hasil kesehatan secara keseluruhan. Dengan demikian, DSME terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien DMT2.
POTENSI STIMULASI SENSORIK GAMMA NONINVASIF PADA PASIEN GERIATRI DENGAN PENYAKIT ALZHEIMER: TINJAUAN LITERATUR: NON-INVASIVE GAMMA SENSORY STIMULATION POTENTIAL IN GERIATRIC ALZHEIMER’S PATIENTS: A LITERATURE REVIEW Amanda, Samira; Ihsan, M.; Nurdiansyah, M.; Perawati
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/stm.v9i1.937

Abstract

Alzheimer's disease (AD) is one of the common health problems faced by the elderly, which can affect cognitive abilities and brain function. Currently available therapies are not very effective in managing AD in some people, so there is still a need for other treatment innovations in improving the QoL of patients. So this innovation presented with the aim to exploring the effectiveness of gamma sensory stimulation in preventing white matter atrophy and myelin loss, and its impact on cognitive decline. This research is a literature review sourced from several internet search engines. The review conducted through several stages, including identification, screening, and fulfillment inclusion and exclusion criteria, and finally resulting in 7 articles. The use of this device as therapy in geriatric patients with AD has been clinically tested and shown positive results in overcoming white matter atrophy and myelin loss in geriatric patients with AD. By improving these conditions, the device has the potential to slow the progression or even reduce symptoms experienced by patients, such as cognitive decline. Thus, based on the findings of this study, gamma stimulation could be a potential complementary therapy for Alzheimer's patients, thereby improving their quality of life. AbstrakPenyakit alzheimer (AD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sangat sering dihadapi oleh lansia (usia 60 tahun keatas), yang dapat mempengaruhi kemampuan kognitif serta fungsi otak. Terapi yang tersedia saat ini belum begitu efektif dalam mengelola AD pada beberapa orang, sehingga masih diperlukan inovasi pengobatan lainnya dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Sehingga inovasi ini dihadirkan dengan tujuan untuk mengeksplorasi efektivitas stimulasi sensorik gamma dalam mencegah atrofi materi putih dan kehilangan mielin, serta dampaknya terhadap penurunan kognitif. Penelitian ini merupakan kajian pustaka yang bersumber dari beberapa mesin pencari internet. Kajian dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi identifikasi, penyaringan, dan pemenuhan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga menghasilkan 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Penggunaan alat ini sebagai terapi pada pasien geriatri dengan AD telah teruji secara klinis dan menunjukkan hasil yang positif dalam mengatasi atrofi materi putih dan kehilangan mielin pada pasien geriatri dengan AD. Dengan memperbaiki kondisi ini, alat ini berpotensi memperlambat progresi atau bahkan mengurangi gejala yang dialami pasien, seperti penurunan kognitif. Sehingga, berdasarkan temuan kajian ini, stimulasi gamma bisa menjadi terapi pelengkap yang potensial untuk pasien Alzheimer, sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien.
Strategi Underwriting Asuransi Pengangkutan Barang dalam Memenangkan Persaingan di Bisnis Ekspedisi (Studi Kasus: PT. Asuransi Bhakti Bhayangkara Cabang Jakarta 2) Wens, Afriandy Billy Mudhofar; Ihsan, M.; Suhendar, Bagus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui penelitian ini, penulis ingin menganalisis ketepatan strategi underwriting yang sudah diterapkan oleh PT. Asuransi Bhakti Bhayangkara Cabang Jakarta 2 untuk meningkatkan perjanjian Kerjasama bisnis dengan perusahaan ekspedisi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode wawancara. Subjek penelitian ini berdasar dari dua sumber informan, yaitu Kepala Seksi Underwriting dan juga Kepala Seksi Marketing. Penulis membuat pertanyaan wawancara untuk mengetahui profil bisnis asuransi pengangkutan di PT. Asuransi Bhakti Bhayangkara Cabang Jakarta 2, dan juga untuk mengetahui apakah strategi yang sudah diterapkan sudah tepat. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa profil bisnis asuransi pengangkutan barang di PT. Asuransi Bhakti Bhayangkara Cabang Jakarta 2 memiliki lima komoditas utama, yaitu bahan peledak, pangan, pakaian, migas, dan bangunan. Strategi underwriting yang diterapkan untuk memenangkan perjanjian kerja sama bisnis dengan perusahaan ekspedisi sesuai dengan teori kualitas pelayanan Zeithaml, Parasuraman, dan Berry (dalam Hardiyansyah, 2011:11), lima dimensi penilaian kualitas pelayanan, yaitu Bukti fisik, Keandalan, Daya tanggap, Jaminan, dan Empati. Strategi kualitas pelayanan yang diterapkan ini memiliki tingkat keberhasilan dengan nilai yang baik. Rata-rata tingkat nilai keberhasilannya mencapai angka 69,37%, Jika dilihat dari indikator nilai keberhasilan dapat dikatakan bahwa startegi yang telah diterapkan perusahaan adalah berhasil.
Integrating the role of community and mobile health in preventing risk factors for cardiovascular disease: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials Alparisi, Bima Diokta; Herman, Daniel; Amanda, Samira; Ihsan, M.; Suyanto; Irwan; Nurhasanah
Berita Kedokteran Masyarakat Vol 41 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i11.23604

Abstract

Purpose: Cardiovascular disease (CVD) continues to be the primary cause of global morbidity and mortality, predominantly attributable to modifiable risk factors such as unhealthy diets, physical inactivity, and so on. While behavioral interventions are critical, the effective implementation of prevention strategies is often hindered by resource limitations. The integration of community-based strategies with mobile health (mHealth) technologies presents a promising approach for scalable, personalized risk mitigation. This review evaluates the efficacy of community-integrated mHealth inter- ventions in reducing CVD risk factors. Methods: We searched multiple databases for randomized controlled trials (RCTs) published over the last 10 years. Fourteen RCTs (n = 9,862 participants) met inclusion criteria, with interventions combining mHealth tools and community components. The risk of bias was assessed using the Cochrane RoB 2.0 tool, and meta-analyses were conducted using RevMan 5.4. Results: mHealth and community have demonstrated considerable efficacy in diminishing various cardiovascular risk factors. The primary mechanisms include enhanced adherence to a healthy lifestyle, continuous monitoring, and improved access to health-related information. The results of the meta-analysis are directly proportional to the findings, which significantly reduce the risk factors for heart disease: healthy dietary patterns (p < 0.0001), physical activity (p = 0.04), BMI (p = 0.002), systolic blood pressure (p = 0.002), and diastolic blood pressure (p = 0.02). However, total cholesterol and fasting blood sugar did not have significant results, namely (p=0.23) and (p=0.77). Conclusion: Community-integrated mHealth is an effective strategy for addressing CVD risk factors.
Konversi Agama: Tahapan, Faktor Pendorong, dan Implikasinya terhadap Perilaku Keagamaan Daffa, M. Faiz; Afni, Nurul; Agustin, Rika Nurmida; Jannah, Khurfatul; Ihsan, M.; Lubis, Ramadan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2356

Abstract

Konversi agama merupakan proses perubahan keyakinan yang terjadi ketika seseorang berpindah dari satu sistem kepercayaan ke sistem kepercayaan lain atau mengalami pendalaman terhadap agama yang dianutnya. Kajian teori menunjukkan bahwa konversi agama memiliki dimensi psikologis, sosial, spiritual, dan kultural yang saling berpengaruh. Secara psikologis, konversi dipicu oleh ketegangan batin, konflik emosi, pengalaman spiritual, serta dorongan kemauan individu. Secara sosial, konversi dapat muncul karena pengaruh keluarga, lingkungan, perubahan status sosial, tekanan ekonomi, maupun interaksi dengan tokoh agama. Proses konversi berlangsung melalui tahapan kegelisahan, pencarian makna, pengalaman pencerahan, hingga terbentuknya ketenangan dan perubahan perilaku keagamaan. Konversi agama juga memberikan dampak penting terhadap kehidupan individu, mulai dari penguatan akidah dan ibadah, perubahan cara berinteraksi dalam masyarakat, hingga dinamika hubungan dalam keluarga. Dengan demikian, konversi agama bukan hanya peristiwa perpindahan keyakinan, melainkan transformasi menyeluruh yang melibatkan aspek mental, sosial, dan spiritual seseorang.