cover
Contact Name
Rinto Alexandro
Contact Email
rintoalexandro76@gmail.com
Phone
+6282141262814
Journal Mail Official
rintoalexandro76@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS)
ISSN : 23550236     EISSN : 26846985     DOI : 10.37304
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) mencakup bidang ilmu Sosial
Articles 408 Documents
Pengaruh Pembelajaran Dengan Kelompok Terhadap Keterampilan Sosial Anak Pada Kelompok B TK Tunas Mekar Palangka Raya Sophia Oktavia Balimulia
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhibin dalam Nugraha dan Rahmawati (2008) mengatakan bahwa perkembangan sosial merupakan proses pembentukan social self (pribadi dalam masyarakat), yakni pribadi dalam keluarga, budaya, bangsa, dan seterusnya. Sedangkan Hurlock (1978) mengutarakan bahwa perkembangan sosial merupakan perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial. Pengembangan kemampuan sosial anak usia dini dapat diajarkan melalui kegiatan pembelajaran dengan kelompok, karena melalui kegiatan ini anak dapat belajar berinteraksi secara intesif dengan anak lain dan belajar mengenal aturan dan norma yang ada dalam kelompok
Olahraga Tradisional Menyipet Dan Balogo Di Masyarakat Kota Palangka Raya Abd Rahaman Azahari
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implications of the study as follows: reviewed from the aspects of social action, so the results of this study reinforce the theory of action Parsons, that "all social actions undertaken by traditional sports players, municipalities, students and teachers in the town of Palangka Raya in traditional sports menyipet and balogo always base to a predetermined goal, which is to achieve the feat in Isen Mulang cultural festival held once a year throughout Central Kalimantan province. Reviewed from Max Weber's theory of social action and symbolic interactionist theory Hebert Mead, the results of this study reinforce the view of Weber and Mead, that anyaction by individuals or groups always thought positive and negative aspects that will occur from the action, and the ability to predict for the futuret, although in a simple form, in accordance with the level of knowledge. Reviewed from the symbolic interactionist theory, the results of this study reinforce the view Mead, that the city of Palangka Raya society action in the process of developing and preserving traditional sports ofmanyipet andbalogo was greatly influenced by the reality on the field and logical thinking ahead about the traditional sports and the interaction between them in the environment or society.phenomenological theory is always traying to understand the culture through cultural view of the owner or the culprit. There are three cultural phenomenon they are ideas,activities and artifact.Those cultural phenomenon if the noteon a line to the three states of culture as contained in the definition of culture Koentjaraningrat. Ideas is equal to the system of ideas,activities isequal to the action,and the last is artifact which identical with the human work.
Pergulatan Eliti Lokal Kaharingan Dan Hindu Kaharingan Representasi Relasi Kuasa dan Identitas Linggua Sanjaya Usop
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This essay will discuss the conflict between Kaharingan and Hindu’s Kaharingan elite in local Dayak Ngaju society about the status and identity of Kaharingan belief. Cultural Studies approach has been used to interdiciplinarily reveal the concealed root problems. Hegemony theory by Gramsci and Practice theory by Boudieu have been used as a tool of analysis: they ascertained that the Departement of Religions’ policy and construction has developed the emergence of political hegemony issues on small religions marginalization. The goverment is considered to endorse particular elite’s interests.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sogi Hermanto; Rinto Alexandro
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Muatan Lokal Tingkat SMA Di Kalimantan Tengah Reddy Siram
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Size of Central Kalimantan province, which reached 153.8 thousand square km or (1.5 times the island of Java) with a population of 2.3 million people plus natural resource conditions are very good at doing farming activities, especially rubber and rattan, make Central Kalimantan the distinctive characteristics as one of the province's largest rubber producer and rattan in Indonesia. Given the potential of the area is so large in relation to agricultural activity rubber and rattan, and also based on the opportunity for students who are limited to continue on to higher education (college), then it should be in the schools in the area needs to be the development of a local curriculum that adapted to the natural conditions and potentials. To that end, at the Senior High School in Central Kalimantan needs to be a local curriculum that refers to the way agricultural cultivation skills of rubber and rattan as a way to preserve the culture of indigenous farming in Central Kalimantan. This study aims to generate local curriculum level of high school, especially for the field of agricultural skills planting rubber and cane that can be applied to the entire Senior High School in the province of Central Kalimantan and found a number of factors that may affect the implementation of the development of local content in school curriculum Senior High School in the province of Central Kalimantan.
Kemampuan Profesional Guru Dalam Pembelajaran Efektif Eddy Lion; Rinto Alexandro
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru adalah salah satu profesi yang tertua di dunia, seumur dengan keberadaan manusia, karena ibu dan keluarga adalah guru alamiah yang pertama. Sehinga tidak mengherankan apabila di dalam semua masyarakat profesi guru dianggap dapat dilakukan semua orang. Namun demikian kehidupan bermasyarakat semakin berdiferensiasi dan ketika orang mempunyai banyak pilihan sebagai ladang kehidupannya, citra profesi guru semakin lama semakin ditinggalkan atau dengan kata lain merosot di dalam kedudukan sosial. Gejala tersingkirnya profesi guru di dalam kehidupan masyarakat merupakan suatu gejala global. Namun demikian, tidak satu pun masyarakat yang tidak membutuhkan profesi guru, karena tanpa pendidikan, tidak mungkin terjadi kelangsungan hidup bermasyarakat. Tidak mengherankan apabila para pakar berpendapat bahwa profesi guru merupakan suatu most thankless profession in the world of today. Lahirnya Undang-Undang Guru dan Dosen di Indonesia merupakan suatu makna yang sangat positif di dalam sejarah kehidupan profesi guru dalam masyarakat Indonesia. Betapa tidak, untuk pertama kalinya dalam sejarah profesi guru diakui sebagai suatu profesi yang perlu mendapat perlindungan dan mendapat penghargaan yang setimpal serta pertimbangan yang memadai. Dari berbagai faktor penentu dalam profesi guru dewasa ini. SDM memang dinilai sebagai faktor kunci. Untuk peningkatan SDM sedikitnya terdapat tiga syarat utama yang harus diperhatikan agar berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM guru, yakni 1). sarana gedung, 2). buku yang berkualitas, 3). guru yang profesional,
Penerapan Model STAD Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII A Mata Pelajaran IPS Terpadu Di SMPN 4 Kumai Engripin; Eko Riadi; Dehen Erang; Revnussa Oktobery
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tife STAD dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A mata pelajaran IPS Terpadu di SMPN-4 Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat. Pembelajaran model kooperatif tife STAD adalah salah satu model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 siswa secara heterogen yang memungkinkan siswa untuk saling bekerjasama untuk memaksimalkan belajar mereka dan saling membelajarkan antar anggota.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari 2 siklus, siklus I tahap perencanaan pembelajaran, siklus II tahap perbaikan terhadap perencanaan pembelajaran, yang meliputi tahap perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi. Dengan jumlah siswa yang diteliti sebanyak 20 orang siswa pada kelas VIII A mata pelajaran IPS Terpadu dengan materi kegiatan pokok ekonomi dan perusahaan dan badan usaha. Teknik pengambilan data melalui lembar pengamatan yang di isi oleh pengamat untuk melihat aktvitas guru dan siswa selama kegiatan proses belajar mengajar, tes hasil belajar siswa berupa soal yang diberikan oleh guru kepada siswa selama dalam proses belajar mengajar, untuk melihat hasil belajar siswa dan ketuntasan belajar siswa, lembar kemajuan belajar dan pemberian penghargaan kepada tim atau kelompok yang di isi oleh guru, untuk melihat kemajuan belajar siswa dan pemberian penghargaan kepada kelompok atau tim belajar.Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata siswa pada pre-test data awal 51 (80%) tidak tuntas, pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata siswa 50 dengan ketuntasan belajar 40% yang tidak tuntas 60%, sedangkan pada pelaksanaan pembelajaran Siklus II nilai rata-rata siswa 71,5 yang tuntas dalam belajarnya 100% yang tidak tuntas 0%.
Analisis Partisipasi Perempuan Dalam Pekerjaan Sektor Informal Di Kompleks Punton Palangka Raya Eriawaty; Emy Artuti
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community in Punton Complex, Pahandut District of Palangka Raya Municipality, is known as group of people who tend to work in informal sectors, including all family members from parents to children. Women’s involvement in informal sector occupations is further elaborated in this research, to be specific on reasons why they chose jobs in informal sectors. From the results of this research, it is found out that (1) Women’s participation in informal sector occupations in Punton Complex is relatively high, almost all housewives and female teenagers work in this sector. (2) Women work in informal sector in Punton Complex are motivated by unemployed husbands because of illnesses or other causes, low household income yet high outcome, as an activity during spare time, to earn money, and to gain experiences. (3) The type of informal sector occupations mostly performed by women in Punton Complex is trading, either trading groceries or being street vendors in the market area and shops in Palangka Raya Municipality.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Media Visual Pada Materi Tentang Tindakan Ekonomi Dan Motif Ekonomi Mata Pelajaran IPS Kelas VIII D SMPN 1 Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur Abd Rahaman Azahari; Rinto Alexandro
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMPN-1 Dusun Tengah merupakan salah satu sekolah yang terletak di daerah termasuk IDT, sehingga inputnya adalah anak-anak yang prestasinya rata-rata rendah, sehingga untuk mencetak output yang baik guru dituntut bekerja keras dengan meningkatkan kemampuannya dalam mengelola kelas dan pemahaman tentang media pembelajaran yang sesuai. Pendidikan dapat menghasilkan lulusan (output) yang baik jika didukung oleh proses pendidikan yang optimal. Proses pembelajaran yang dilakukan selama ini masih banyak mengacu pada metode ceramah dan diskusi, sehingga untuk menyampaikan materi yang bersifat abstrak siswa merasa kesulitan. Kenyataan inilah yang membuat peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh metode media visual terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah upaya guru meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi pada sub pokok bahasan perdangagan internasional dengan menggunakan metode elektronik di kelas VIII.D IPS SMPN-1 Dusun Tengah. Tujuan Penelitian ini (1) untuk mengetahui bagaimana upaya guru meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi sub pokok bahasan Tindakan Ekonomi dan Motif Ekonomi dengan menggunakan metode visual di kelas VIII.D IPS SMPN-1 Dusun Tengah. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: (1) pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran media visual menyebabkan 92% siswa secara klasikal tuntas belajarnya. (2) aktivitas siswa yang dominan selama pembelajaran dengan menggunakan media elektronik adalah mengerjakan tugas dalam kelompok mencapai 41,25% dan memperhatikan tayangan yang mencapai 25%, karena siswa ingin menyelesaikan tugas yang diberikan, sehingga persentase antara mengerjakan tugas dan memperhatikan tayangan hampir seimbang, sesuai dengan desain penelitian yang disusun.
Hubungan Antara Sertifikasi Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Sri Astuti; Tonich Uda; Rinto Alexandro; Revnussa Oktobery; Sri Rohaetin; Eriawaty; Kuwing Baboe; Dehen Erang; Eko Riady
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasional, yang bermaksud mendeskripsikan hubungan antara Sertifikasi (X1), Motivasi Kerja (X2) sebagai variabel bebas, dan Kinerja GUru (Y) sebgai variabel terikat. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah populasi 110 orang dengan mengambil sampel 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kerja yang dibagikan kepada guru dan Lembar Kinerja Guru diisi Kepala Sekolah, sedangkan nilai hasil uji sertifikasi diperoleh dari Panitia Sertifikasi Guru Rayon 18 Universitas Palangka Raya. Untuk mengetahui Kevalidan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas dan uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa: (1) Nilai Portofolio guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang mengikuti seleksi sertifikasi kuota 2008 dan 2009 tergolong pada klasifikasi sedang, (2) Motivasi kerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (3) Kinerja Guru SD Negeri kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (5) Ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (6) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dan motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil diatas maka disarankan kepada Kepala Sekolah SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, memberikan pembinaan, bimbingan, dan pengarahan kepada guru-guru yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas profesinya dengan mengikuti pelatihan, penataran, work shop, Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang sudah lulus sertifikasi hendaknya meningkatkan penguasaan terhadap empat kompetensi guru yakni kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, meningkatkan motivasi kerja, dan kinerjanya dalam rangka melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab yang diembannya. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya hendaknya tetap mendukung pelaksanaan sertifikasi dengan terus sosialisasi kepada guru-guru.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 17 Nomor 2 Desember 2025 Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 17 Nomor 1 Juni 2025 Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 16 Nomor 2 Desember 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 16 Nomor 1 Juni 2024 Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor 2 Desember 2023 Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor 1 Juni 2023 Vol. 15 No. No Special - 1 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor Sp Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 14 Nomor 2 Desember 2022 Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 14 Nomor 1 Juni 2022 Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 13, Nomor 2, Desember, T Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 13, Nomor 1, Juni, Ta Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume, 11 Nomor 01, Juni, T Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 12, Nomor 2, Desember Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 12, Nomor 1, Juni, Ta Vol 11 No 02 (2019): Jurnal Pendidikan IPS volume 11, Nomor 02, Desember, Tahun2019 Vol 11 No 1 (2019): Journal Pendidikan IPS Vol, 11 Nomor 1, Juni 2019 Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 11, Nomor 2, Desember Vol 10 No 02 (2018): Jurnal Pendidikan IPS volume 10 Nomor 02, Desember, Tahun 2018 Vol 9 No 01 (2018): Jurnal Pendidikan IPS volume 09 Nomor 01, Juni, Tahun 2018 Vol. 10 No. 02 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 10, Nomor 02, Desemb Vol. 9 No. 01 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 9, Nomor 01, Juni, Ta Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 10, Nomor 2, Desember Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 9, Nomor 1, Juni, Tahu Vol 8 No 02 (2017): Jurnal Pendidikan IPS volume 08, Nomor 02, Desember, Tahun 2017 Vol. 8 No. 02 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 08, Nomor 02, Desembe Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 08, Nomor 2, Desember, Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember, Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 5, Nomor 1, Juni, Tahu Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember, Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 2, Nomor 2, Desember, Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 1, Nomor 1, Juni, Tahu More Issue