Chemistry Education Practice
Jurnal Chemistry Education Practice (ISSN Cetak 2654-8119 dan ISSN Online 2656-3940) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Program Pendidikan Kimia, Fakultas Pendidikan Guru Pelatihan dan Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini merupakan jurnal open access. Jurnal Chemistry Education Practice mencakup semua aspek penelitian dan praktik pendidikan kimia. Jurnal ini menerbitkan makalah penelitian asli, komunikasi singkat, diseminasi, dan diskusi penelitian, pengalaman dan perspektif di berbagai pendidikan kimia, pengajaran, pengembangan, pengajaran, proyek dan inovasi pendidikan, metodologi pembelajaran dan teknologi baru dalam pendidikan kimia dan pembelajaran. Jurnal Chemistry Education Practice diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Mei dan November.
Articles
262 Documents
Hubungan Penulisan Jurnal Belajar Berbasis Literasi Sains Terhadap Hasil Belajar Siswa SMAN 2 Mataram
Muhamad Faisal;
Yayuk Andayani;
Syarifa Wahidah Al-Idrus;
Wildan Wildan
Chemistry Education Practice Vol. 1 No. 2 (2018): November
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (586.926 KB)
|
DOI: 10.29303/cep.v1i2.939
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi sains siswa yang dikaji dari penulisan jurnal belajar berbasis literasi sains dan hasil belajar siswa SMAN 2 Mataram serta untuk mengetahui hubungan penulisan jurnal belajar berbasis literasi sains terhadap hasil belajar siswa SMAN 2 Mataram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif asosiasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Designs (nondesigns) jenis One-Shot Case Study. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMAN 2 Mataram. Teknik penentuan subjek penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Literasi sains pada penelitian ini berupa literasi sains pada aspek kompetensi sains, yang terdiri dari tiga indikator mengidentifikasi isu ilmiah, menjelaskan fenomena ilmiah, dan menggunakan bukti ilmiah. Instrumen penelitian berupa jurnal belajar berbasis literasi sains dan tes literasi sains yang terdiri atas 13 butir soal pilihan ganda materi minyak bumi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji hubungan sederhana menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketercapaian kemampuan literasi sains pada aspek kompetensi sains siswa sebesar 61% dengan kategori ketercapaian cenderung cukup. Hasil uji hubungan sederhana didapatkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,157. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan kompetensi sains siswa kelas XI IPA 2 SMAN 2 Mataram tergolong cukup dan tidak ada hubungan penulisan jurnal belajar berbasis literasi sains terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA 2 SMAN 2 Mataram.ÃÂ Kata kunci: jurnal belajar berbasis literasi sains, kompetensi sains, hasil belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dengan Metode Pembelajaran Terpadu Kemampuan Berpikir Kritis
Lu'luil Hayati;
I Nyoman Loka;
Yunita Arian Sani Anwar
Chemistry Education Practice Vol. 2 No. 2 (2019): November
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.012 KB)
|
DOI: 10.29303/cep.v2i2.1364
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode pembelajaran terpadu terhadap kemampuan berpikir kritis. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dalam bentuk post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA MAN 1 Lombok Timur sebanyak 154 siswa yang terdistribusi dalam 4 kelas. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan metode purposive sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 1 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode pembelajaran terpadu sedangkan pada kelas kontrol diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu metode ceramah dan diskusi. Kemampuan berpikir kritis siswa difokuskan pada materi koloid dalam ranah kognitif. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji Ancova (analysis of covariance). Hasil uji statistik pada taraf signifikan 5% menunjukkan fhitung (8,15) > ftabel (3,98). Nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 78,89 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 73,24. Berdasarkan hasil uji statistik kedua kelas sampel menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode pembelajaran terpadu memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi koloid siswa kelas XI MIA MAN 1 Lombok Timur.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining Berbantuan Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Kimia
Rohaini Rohaini;
Wildan Wildan;
Aliefman Hakim
Chemistry Education Practice Vol. 1 No. 1 (2018): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.665 KB)
|
DOI: 10.29303/cep.v1i1.882
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan metode demonstrasi terhadap hasil belajar kimia pada materi pokok larutan elektrolit dan nonelektrolit pada siswa kelas X IPA SMAN 1 Pringgarata. Desain yang digunakan adalah quasi experimental dengan rancangan posttest only control group design. Populasinya yaitu seluruh siswa kelas X IPA SMAN 1 Pringgarata yang terdiri dari tiga akelas, dengan jumlah total siswa 89 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Sampel terpilih yaitu kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining berbantuan metode demonstrasi dan kelas X IPA 3 sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung sebesar 2,36 dan ttabelsebesar 2,00 (thitung>ttabel ) pada taraf signifikan 5% sehingga Ho ditolak. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining Berbantuan Metode Demonstrasi memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar kimia pada materi pokok larutan elektrolit dan nonelektrolit kelas X SMAN 1 Pringgarata.
Pengaruh Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (Cups) terhadap Hasil Belajar Kimia Materi Hidrokarbon Siswa Kelas XI IPA MAN Lombok Barat Tahun Pelajaran 2018/2019
Shofiatun Nauri;
Dwi Laksmiwati;
Mutiââ¬â¢ah Mutiââ¬â¢ah
Chemistry Education Practice Vol. 2 No. 1 (2019): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.224 KB)
|
DOI: 10.29303/cep.v2i1.1147
Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruhÃÂ model pembelajaranÃÂ ConceptualÃÂ Understanding ProceduresÃÂ (CUPs)ÃÂ terhadap hasil belajar kimiaÃÂ materi hidrokarbonÃÂ siswaÃÂ kelasÃÂ XIIPA MANÃÂ Lombok Barat.ÃÂ Jenis penelitian eksperimenÃÂ yang digunakanÃÂ adalah eksperimenÃÂ semuÃÂ (quasyexperiment)ÃÂ dengan rancanganÃÂ pretest-posttest control group design.ÃÂ Populasi penelitianÃÂ seluruhÃÂ siswa kelasXI IPA MAN LombokÃÂ BaratÃÂ yangÃÂ terdiri dari dua kelas, denganÃÂ jumlahÃÂ totalsiswa 53 orang.ÃÂ Teknik pengambilan sampelÃÂ yang digunakanÃÂ adalahÃÂ samplingÃÂ jenuh.ÃÂ Sampel pada penelitianÃÂ iniÃÂ adalahÃÂ kelas XI IPA 1ÃÂ sebagai kelas eksperimen dan kelas XIÃÂ IPA 2ÃÂ sebagai kelas kontrol.ÃÂ Pada kelas eksperimen diterapkanÃÂ model pembelajaranÃÂ ConceptualÃÂ Understanding ProceduresÃÂ (CUPs) dan pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional.ÃÂ Uji hipotesis pada penelitianÃÂ iniÃÂ menggunakan uji-t.ÃÂ Hasil ujiÃÂ statistik diperolehÃÂ t-hitung=2,89>t-tabelÃÂ =1,684ÃÂ yang berartiÃÂ HaÃÂ diterima.ÃÂ Berdasarkan hasilÃÂ tersebutÃÂ makaÃÂ dapat disimpulkan bahwaÃÂ penerapan modelÃÂ pembelajaranÃÂ ConceptualÃÂ Understanding ProceduresÃÂ (CUPs) memberikan pengaruhÃÂ yangÃÂ lebih baik pada hasil belajar kimiaÃÂ materi hidrokarbonÃÂ siswa kelas XI IPA MANÃÂ Lombok Barat.
Studi Komparasi Pengaruh Antara Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Self Regulated Learning (SRL) Terhadap Hasil Belajar Kimia
Fitriani Fitriani;
I Nyoman Loka;
Eka Junaidi;
Syarifa Wahidah Al-Idrus
Chemistry Education Practice Vol. 2 No. 1 (2019): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.666 KB)
|
DOI: 10.29303/cep.v2i1.1130
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh anatara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan perpaduan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Self Regulated Learning (SRL) berbantuan multimedia terhadap hasil belajar kimia materi pokok koloid pada siswa kelas XI MIA SMAN 1 Gunungsari. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMAN 1 Gunungsari. Sampel yang diambil adalah kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 2 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perpaduan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Self Regulated Learning (SRL) berbantuan multimedia di kelas eksperimen 1 dan model pembelajar Problem Based Learning (PBL) di kelas eksperimen 2. Variabel terikatnya adalah hasil belajar kimia materi pokok koloid siswa dalam ranah kognitif. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes berupa pilihan ganda. Data untuk uji hipotesis dianalisis dengan uji gain t dengan pengambilan keputusan didasarkan pada uji hipotesis satu pihak (pihak kanan). Data rata-rata dan ketuntasan klasikal menunjukkan bahwa kelas eksperimen 1 memiliki nilai yang lebih besar yakni 77.5 dan 53,12% dibandingkan kelas eksperimen 2 yakni 71,25 dan 31,32%. Dari analisis data diperoleh thitung (2,81) > ttabel (1,67). Hasil tersebut menunjukkan bahwa perpaduan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Self Regulated Learning (SRL) berbantuan multimedia memberikan pengaruh lebih baik dibandingkan dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kimia materi pokok koloid pada siswa kelas kelas XI MIA SMAN 1 Gunungsari.
Penerapan Model POE (Predict-Observe-Explain) dengan Pendekatan Chemoentrepreneurship pada Materi Pokok Hidrokarbon terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI MIA di MAN 2 Mataram
Iis Minarni Wulandari;
Yunita Anwar;
Rudyat Savalas
Chemistry Education Practice Vol. 1 No. 1 (2018): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/cep.v1i1.1628
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) dengan pendekatan Chemoenterpreneurship terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI MIA di MAN 2 Mataram. Jenis penelitian ini merupakan quasy eksperiment dalam bentuk rancangan post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol dan XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) dengan pendekatan Chemoenterpreneurship sedangkan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Ada 4 indikator keterampilan proses sains yang diukur antara lain: mengamati, mengelompokkan, memprediksi dan menerapkan konsep. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan Uji Manova dengan bantuan software SPSS versi 22. Hasil uji hipotesis pada taraf signifikan 5% menunjukkan Fhitung (4,93) > Ftabel (3,97) yang berarti H0 diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan nilai signifikasi diperoleh 0,05 > sig. 0,01 yang lebih menguatkan bahwa H0 yang berarti model POE (Predict-Observe-Explain) dengan pendekatan Chemoenterpreneurship tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI MIA di MAN 2 Mataram.Kata kunci: POE (Predict-Observe-Explain) dengan pendekatan Chemoenterpreneurship, hasil belajar, keterampilan proses sains.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Etnokimia Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas Xi Di MA Al-Aziziyah Putra Kapek Gunungsari
Hidayatussani Hidayatussani;
Saprizal Hadisaputra;
Syarifa Wahidah Al-Idrus
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/cep.v3i1.1687
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis etnokimia terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI di MA Al-Aziziyah Putra Kapek Gunungsari Tahun Ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian pre-test dan post-test Nonequivalen Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di MA Al-Aziziyah Putra Kapek Gunungsari. Kelas XI MIA 1 dipilih sebagai kelas eksperimen dan kelas MIA 2 sebagai kelas kontrol dengan teknik sampling jenuh. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis etnokimia sedangkan kelas kontrol dengan menggunakan model konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pengetahuan kognitif tipe pilihan ganda. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Mann Witney (Uji U) menunjukkan bahwa Zhitung < Ztabel (1,41 < 1,99) pada taraf signifikan 5 % yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis etnokimia terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI di MA Al-Aziziyah Putra Kapek Gunungsari tahun ajaran 2019/2020.Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Etnokimia, Hasil Belajar
Pengembangan Modul Praktikum Kimia Bahan Alam Tentang Isolasi Senyawa Dari Minyak Kayu Manis
Anjalika Sari;
Lalu Rudyat Telly Savalas;
Aliefman Hakim
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/cep.v3i1.1427
Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Langkah-langkah proses pengembangan modul praktikum kimia bahan alam tentang isolasi senyawa dari minyak kayu manis. (2) Tingkat kelayakan serta kepraktisan modul praktikum kimia bahan alam tentang isolasi senyawa dari minyak kayu manis yang sudah dikembangkan. Desain penelitian yang digunakan adalah model 4D (Define, Design, develop, dan Disseminate). Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Kimia tahun angkatan 2016/2017 yang berjumlah 67 orang dan memprogramkan mata kuliah Kimia Bahan Alam. Sedangkan sampel dalam penelitian ini yaitu 40 orang mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Kimia tahun angkatan 2016/2017 yang memprogramkan mata kuliah Kimia Bahan Alam dan kemudian dijadikan sebagai responden untuk uji coba terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai validitas yang diperoleh dengan menggunakan indeks Aiken adalah V = 0,89 dan modul praktikum berada pada kategori sangat valid dan sangat layak digunakan. Sementara itu, praktikalitas untuk semua komponen modul diperoleh nilai rata-rata dari respon mahasiswa sebesar 83,43% dan dari respon dosen sebesar 86,35% yang menunjukkan bahwa modul praktikum berada pada kategori sangat praktis. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa modul praktikum kimia bahan alam tentang isolasi senyawa dari minyak kayu manis yang dikembangkan dengan model 4D telah terlaksana dan diperoleh modul praktikum bersifat sangat layak dan sangat praktis sehingga dapat digunakan pada proses pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Diskursus Multi Representasi (Dmr) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Senyawa Hidrokarbon Kelas Xi Mia Man 1 Mataram
Ramli Ahmad;
I Nyoman Loka;
Mutiah Mutiah
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/cep.v3i1.1689
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe diskursus multi representasi (DMR) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok senyawa hidrokarbon kelas XI MIA MAN 1 Mataram. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dalam bentuk Pre-test dan Post-test Only Control Group Design. Populasi ÃÂ dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA 1 Mataram sebanyak 161 siswa yang tersebar dalam 4 kelas. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 4 sebagai kelas kontrol, dengan menggunakan metode random sampling. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe diskursus multi representasi (DMR) sedangkan pada kelas kontrol diberiÃÂ perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran konvensional. Data pada penelitian ini berupa hasil belajar yang dikumpulkan dengan teknik uji pre-test dan post-test. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji-gain t. Hasil uji statistik uji-t thitung pada taraf signifikan 5 % menunjukkan thitung (3,976) > ttabel (1,671). Nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 75,52 lebih besar dibandingkan kelas kontrol yaitu 66,13 dan ketuntasan kalsikal pada kelas eksperimen 45,00 % lebih besar dibandingkan kelas kontrol 20,51 %. Hal tersebut menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe diskursus multi representasi (DMR) memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok senyawa hidrokarbon kelas XI MIA MAN 1 Mataram.ÃÂ Kata kunci: diskrusus multi representasi (DMR), pembelajaran kooperatif dan hasil belajarÃÂ
Pengembangan Modul Praktikum Isolasi Senyawa Dari Daun Ubi Karet Sebagai Penunjang Perkuliahan Kimia Bahan Alam
Siti Hajar;
Eka Junaidi;
Aliefman Hakim
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : FKIP University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/cep.v3i1.1425
Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Langkah-langkah proses pengembangan modul praktikum kimia bahan alam tentang isolasi kuersetin-3-O-glikosida (rutin) dari daun ubi karet. (2) Tingkat kelayakan serta kepraktisan modul praktikum kimia bahan alam tentang isolasi kuersetin-3-O-glikosida (rutin) dari daun ubi karet yang sudah dikembangkan. Desain penelitian yang digunakan adalah model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia semester VI berjumlah enam puluh tujuh (67)ÃÂ yang pada saat penelitian ini sedang memprogramkan mata kuliah kimia bahan alam. Sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil empat puluh (40) orang mahasiswa dari populasi yang kemudian dijadikan sebagai responden untuk uji coba terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai validitas yang diperoleh dengan menggunakan indeks Aiken adalah V=0,9 dan modul praktikum berada pada pada kategori sangat valid dan sangat layak digunakan. Sementara itu, praktikalitas dapat dilihat dari respon mahasiswa dan dosen dengan rata-rata praktikalitas semua komponen modul sebesar 82 % respon mahasiswa dan 89% respon dosen yang berada pada kategori sangat praktis. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa modul praktikum kimia bahan alam tentang isolasi kuersetin-3-O-glikosida (rutin) dari daun ubi karet yang dikembangkan memalui model 4D dan modul yang dihasilkan sangat layak dan sangat praktis sehingga dapat digunakan pada proses pembelajaran.Kata Kunci: Pengembangan, Modul praktikum, kimia bahan alam, Kuersetin-3-O-glikosida (Rutin).