cover
Contact Name
Yunita Arian Sani Anwar
Contact Email
yunita@unram.ac.id
Phone
+6287765260949
Journal Mail Official
yunita@unram.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Chemistry Education Practice
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26548119     EISSN : 26563940     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Chemistry Education Practice (ISSN Cetak 2654-8119 dan ISSN Online 2656-3940) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Program Pendidikan Kimia, Fakultas Pendidikan Guru Pelatihan dan Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini merupakan jurnal open access. Jurnal Chemistry Education Practice mencakup semua aspek penelitian dan praktik pendidikan kimia. Jurnal ini menerbitkan makalah penelitian asli, komunikasi singkat, diseminasi, dan diskusi penelitian, pengalaman dan perspektif di berbagai pendidikan kimia, pengajaran, pengembangan, pengajaran, proyek dan inovasi pendidikan, metodologi pembelajaran dan teknologi baru dalam pendidikan kimia dan pembelajaran. Jurnal Chemistry Education Practice diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Mei dan November.
Articles 262 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Online Sebagai Media Pembelajaran Selama Covid-19 Rozana Afriani; Muti'ah Muti'ah; Syarifa Wahidah Al Idrus
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 2 (2021): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan dalam rangka ulang tahun CEP yang ke 4
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i2.2672

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan dari bahan ajar online yang dikembangkan. Bahan ajar online dengan pokok bahasan hukum-hukum dasar kimia untuk pegangan peserta didik kelas X telah berhasil dikembangkan. Pengembangan bahan ajar online telah melalui serangkaian tahapan validasi ahli, respon guru dan peserta didik menggunakan instrument angket, dan uji coba terbatas. Penelitian pengembangan (R&D) dilakukan dengan 4 tahapan yakni: tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap development (pengembangan), dan tahap dissemination (penyebaran). Bahan ajar online  yang telah dikembangkan dinyatakan sangat valid dan layak oleh validator ditinjau dari beberapa komponen dengan nilai rata-rata didapatkan sebesar 4 dari skor 1-4 dan praktis dengan persentase kepraktisan dari peserta didik sebesar 79% serta didukung dengan persentase kepraktisan dari guru sebesar 88%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa bahan ajar online dengan pokok bahasan hukum-hukum dasar kimia kelas X yang telah dikembangkan dengan model 4D memenuhi kriteria yakni sangat layak dan sangat praktis digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar secara online.Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar Online, Hukum-Hukum Dasar Kimia.
Instrumen Berpikir Kritis untuk Mahasiswa Kimia Agus Abhi Purwoko; Aliefman Hakim; Saprizal Hadisaputra; Yunita Arian Sani Anwar
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 2 (2021): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan dalam rangka ulang tahun CEP yang ke 4
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i2.2264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen berpikir kritis untuk mahasiswa kimia sebagai prototipe awal dalam pengembangan instrumen yang valid dan reliabel. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu analisis literatur terkait berpikir kritis, analisis materi kimia, dan analisis karakteristik mahasiswa kimia; menyusun butir soal sesuai dengan hasil analisis materi kimia dan karakteristik mahasiswa; rancangan awal instrumen berpikir kritis; uji internal untuk mendapatkan tanggapan terkait rancangan awal instrumen; dan revisi rancangan awal sesuai hasil uji internal. Praktisi yang terlibat sebanyak tujuh orang dan sebanyak tiga orang ahli di bidang pendidikan kimia. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa instrumen pengukur berpikir kritis menggunakan soal atau laporan penyelidikan; indikator berpikir kritis yang selama ini diukur: analisis, evaluasi, inference, deduksi, induksi, membuat asumsi, ketelitian, perencanaan eksperimen, mengembangkan hipotesis, dan menguji hipotesis; bentuk soal adalah pilihan ganda dan soal essay. Indikator yang ada pada soal kimia di UNRAM adalah ketelitian, menganalisis, dan mengevaluasi; instrumen berpikir kritis belum dikembangkan terutama dalam menguji kemampuan mahasiswa dalam membuat asumsi, mengembangkan hipotesis dan menguji hipotesis. Rancangan awal soal adalah soal pilihan ganda namun dilengkapi dengan alasan sebanyak 20 butir soal dengan indikator ketelitian, membuat asumsi, mengembangkan hipotesis, menguji hipotesis, dan mengembangkan kesimpulan. Hasil penilaian ahli dan praktisi menunjukkan bahwa instrumen telah memenuhi indikator berpikir kritis dan layak dilakukan ujicoba dengan beberapa perbaikan.
Pembelajaran Kooperatif Berbasis Demonstrasi Kimia Yang Dimodifikasi Sebagai Model Perkuliahan Kimia Analitik Berkarakter Mutiah Mutiah; Sukib Sukib; Eka Junaidi; Yunita Arian Sani Anwar
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i1.2244

Abstract

Penelitian ini  merupakan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis demonstrasi kimia yang dimodifikasi  untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia analitik  dan karakter mahasiswa.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksakan selama 4 siklus. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisis dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Progdi. Pendidikan Kimia yang mengikuti matakuliah dasar dasar kimia aanalitik. Obyek penelitian ini adalah pemahaman mahasiswa pada konsep kimia analitik dan karakter kerja keras dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep kimia analitik mahasiswa pada siklus I (titrasi asam basa) sebesar 57,5  siklus II (aplikasi titrasi asam basa) sebesar 65, siklus III (Titrasi pengendapan) sebesar 70, dan siklus IV (aplikasi titrasi pengendapan) sebesar 75. Peningkatan nilai karakter tanggung jawab adalah sebagai berikut: cukup (siklus I), baik (siklus II), baik (siklus III) dan sangat baik (siklus IV). Sedangakan untuk nilai karakter kerja keras mahasiswa adalah: cukup (siklus I), cukup (siklus II), baik (siklus III), dan baik (siklus IV).Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis demonstrasi kimia yang dimodifikasi dapat meningkatkan pemahaman konsep kimia analitik dan nilai karakter tanggung jawab dan kerja keras pada  mahasiswa. Kata kunci:  demonstrasi kimia, pembelajaran kooperatif, pendidkan karakte
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X MS SMAN 1 Kediri Pada Materi Reaksi Reduksi Dan Oksidasi Norma Islamiati; Rahmawati Rahmawati; Mukhtar Haris
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 2 (2020): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v3i2.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang lebih baik dari model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X MS SMAN 1 Kediri pada materi reaksi reduksi dan oksidasi dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Quasy eksperimental design digunakan dalam bentuk rancangan post-test only control group design dan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel diperoleh kelas X MS 1 sebagai kelas kontrol dan X MS 2 sebagai kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), sedangkan kelas kontrol diberi perlakukan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Uji hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5% menunjukkan hasil thitung (15,49) > ttabel (1,671), berarti Ha diterima dan H0 ditolak, maka penerapan model pembelajaran berbasis masalah memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X MS SMAN 1 Kediri pada materi reaksi reduksi dan oksidasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Pembelajaran Kimia Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI MIA SMAN 7 Mataram Tahun 2019 Hary Abdurrahman; Wildan Wildan; I Nyoman Loka
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 2 (2020): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v3i2.1817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran kimia terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI MIA SMAN 7 Mataram tahun 2019. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimen dalam bentuk non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini meliputi semua siswa kelas XI MIA SMAN 7 Mataram. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah yaitu kelas XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 4 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional metode ceramah. Data menujukkan bahwa skor rata-rata kelas eksperimen = 69,72 lebih besar dari rata-tata kelas kontrol 62,17. Hal yang sama dengan median 67,6 lebih tinggi dibandingkan median kelas kontrol 58,3, sedangkan standar deviasi pada kelas eksperimen 7,494 lebih kecil dibanding standar deviasi kelas kontrol = 8,009 yang berarti kelas eksperimen lebih homogen daripada kelas kontrol. Hasil uji statistik pada taraf signifikan 5% menunjukkan thitung (3,33) > ttabel (2,009). Berdasarkan hasil tersebut dapat dismpulkan bahwa perbedaan skor kedua kelompok bukan terjadi secara kebetulan, tetapi karena pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing.Kata kunci: model pembelajaran inkuiri terbimbing, kemampuan berpikir kritis
The Validity of Blended Learning Oriented Student Worksheets to Improve Science Process Skills in Electrolyte and Non-Electrolyte Solution Materials Rachma Devita Santoso; Rusly Hidayah
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 2 (2021): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan dalam rangka ulang tahun CEP yang ke 4
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i2.2394

Abstract

This study aims to determine the validity of student worksheet with blended learning orientation to improve KPS in electrolyte and non-electrolyte solution material. The method used is Research and Development. Data collection was obtained from three validators in the field of chemistry education using validation sheets. The data obtained were analyzed descriptively quantitatively. This study discusses the validity of the developed LKPD, in terms of content and in terms of constructs. The results based on the validation assessment by the validator obtained very valid results on the content validity and construct validity with the respective percentages of 81.90% and 85.64%. It is concluded that student worksheet oriented blended learning to improve KPS in electrolyte and non-electrolyte solution material is valid as a learning medium.
Penerapan Pendidikan Karakter oleh Mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga Kartika Angga Cahyaningsih; Nani Arum Pratiwi; Widiyanto Widiyanto; Latief Susila Aji; Mufrita Laili; Muhammad Zamhari
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i1.2276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan sikap mahasiswa terhadap penerapan pendidikan karakter di Prodi Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dengan bantuan SPSS 26.0 for windows. Populasi penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Kimia angkatan 2014 dan angkatan 2019 yang berjumlah sekitar 200 mahasiswa, dan diambil sampel sebesar 36% dari semua populasi mahasiswa Pendidikan Kimia yaitu sebanyak 72 mahasiswa dengan teknik proportional random sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemahaman dan sikap terhadap pendidikan karakter mahasiswa laki-laki dan perempuan Prodi Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemhaman dan sikap mahasiswa laki-laki Prodi Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga didominasi dalam kategori baik, yaitu sebesar 91%, sedangkan kategori cukup baik hanya 9% dan untuk pemahaman dan sikap mahasiswa perempuan juga didominasi dalam kategori baik, yaitu sebesar 93.4%, sedangkan kategori cukup hanya 6%.
Chem-Rox Games As A Learning Media For The Concept of Reduction and Oxidation Reactions Material to Increase Students Learning Motivation Ismawati Kusuma Dewi; Achmad Lutfi
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Mei
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i1.2397

Abstract

The development of technology can be used to improve the quality of learning, for example the use of computers as learning media. This study aims to measure the effectiveness of Chem-Rox games as learning media for the concept of redox  in terms of learning outcomes and student motivation. This study used one group pretest posttest design method. The subjects in the study were conducted on class X students of MA Al-Arifin Probolinggo. Before learning was carried out pretest and after learning was given posttest. The results of the data obtained were analyzed quantitatively. The results of this study indicate that the n-gain obtained is 0.71-1 in the high category and the t test is obtained by the tvalue of 11.266 > ttable 2.093 and the increase in students learning motivation as seen from the tvalue 21.838 > ttable 2.093. From these data it can be stated that there is a significant difference between the average learning motivation of students before and after learning using the Chem-Rox game. Thus can be concluded that the Chem-Rox game is effectively used as a learning media based on increasing learning outcomes and increasing learning motivation of students on the concept of redox material.
Upaya Mensinergikan Kinerja Program Studi Melalui ALKALINE (Aplikasi Layanan Informasi Program Studi Pendidikan Kimia Berbasis Online) Aliefman Hakim; Eka Junaidi; Saprizal Hadisaputra; Supriadi Supriadi
Chemistry Education Practice Vol. 3 No. 2 (2020): November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v3i2.2080

Abstract

Berlakuknya era revolusi industri 4.0 berdampak pula pada pergeseran kebiasaan individu dalam kehidupannya. Hal ini menntut program studi pendidikan kimia juga terbiasa dengan adanya teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan Aplikasi Layanan Informasi Program Studi Kimia Berbasis Online (ALKALINE) sebagai upaya mensinergikan kinerja program studi pendidikan kimia FKIP Universitas Mataram. Untuk mengembangkan sebuah aplikasi layanan informasi berbasis online dapat dilakukan menggunakan metode waterfall. Metode ini sangat terstruktur dan bersifat linier dengan pendekatan yang sistematis dan sekuensiel yang dimulai dari tingkat analisis, perancangan, implementasi (pemrograman), pengujian, pengoperasian, dan pemeliharaan (implementasi). Sedangkan untuk mengembangkan websitenya sendiri menggunakan aplikasi sumber terbuka (open source) yang dikenal sebagai mesin blog (blog engine) yang dikenal dengan WordPress. Berdasarkan atas apa yang sudah dilakukan dalam penelitian ini, pengembangan aplikasi layanan informasi program studi kimia berbasis online (ALKALINE) sudah sampai tahapan pengoperasian (sekitar 85%). Aplikasi layanan informasi program studi berbasis online yang sudah dikembangkan dapat dikunjungi pada alamat: http://fkip.unram.ac.id/pkimia. Kata Kunci : ALKALINE, Aplikasi, Layanan, Informasi, Program Studi, online
Pengembangan Modul Praktikum Kimia Bahan Alam Berbasis Generik Sains: Ekstraksi Senyawa Kardanol Dari Kulit Biji Jambu Mete Sekar Wangi; Aliefman Hakim; Supriadi Supriadi; Saprizal Hadisaputra
Chemistry Education Practice Vol. 4 No. 2 (2021): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan dalam rangka ulang tahun CEP yang ke 4
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v4i2.2708

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yang bertujuan untuk 1) Mengembangkan modul praktikum kimia bahan alam berbasis generik sains tentang ekstraksi senyawa kardanol dari kulit biji jambu mete dengan menggunakan  skema kerja yang telah dimodifikasi. 2) mengetahui  kelayakan dan kepraktisan modul praktikum kimia bahan alam berbasis generik sains tentang ekstraksi senyawa kardanol dari kulit biji jambu mete yang sudah dikembangkan. Rancangan penelitian menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Sampel penelitian ini adalah 19 mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Kimia angkatan 2017/2018 yang ditentukan dari hasil perhitungan menggunakan rumus Slovin dan untuk pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli yang dianalisis menggunakan rumus Aiken,s V dan percentage of agreement untuk mengetahi kelayakan modul praktikum yang dikembangkan. Angket respon mahasiswa digunakan untuk mengetahui kepraktisan modul praktikm yang dikembangkan. Berdasarkan hasil uji validitas ahli dan reliabilitas diperoleh rata-rata keseluruhan nilai V = 0,80 dan R = 0,94 yang menunjukkan bahwa modul praktikum yang dikembangkan layak untuk digunakan. Tingkat kepratisan untuk semua komponen modul diperoleh nilai rata-rata dari respon mahasiswa sebesar 83,1% yang menunjukkan modul praktikum berada pada kategori sangat praktis. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul praktikum kimia bahan alam tentang ekstraksi senyawa kardanol dari kulit biji jambu mete yang dikembangkan bersifat layak dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran.                                                                                    Kata Kunci: Pengembangan, modul praktikum, kimia bahan alam, kardanolAbstractThe research was a research and development design. It was aimed (1) To develop a chemistry practicum module based on generic science about extracting cardanol compounds from cashew nut shells using a modified working scheme, and (2) To find out the feasibility and practicality of developing the module. The research design used the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The research sample was 19 students of the Chemistry Education Program class of 2017/2018 who were determined from the results of calculations using the Slovin formula. Moreover, the sampling techniques used was the simple random sampling technique. The data collection technique was from expert validation sheets analyzed using the s V Aiken formula and the percentage of agreement. It was to determine the feasibility of the practicum module being developed. The research collected students’ response questionnaires to determine the practicality of the modules. Based on the results of the expert validity and reliability tests, the result was the value of V =0.80 and R = 0.94. It indicated that the practicum module developed was feasible to use. The level of freedom for all module components obtained an average value of student response (83.1%), indicating that the module was in the very practical category. Accordingly, it could be concluded that the natural chemical practicum module on the extraction of cardanol compounds from cashew nut shells developed was feasible and practical to be used in the learning process.                                     Keywords: Cardanol, development, natural chemical, practicum module

Page 5 of 27 | Total Record : 262