Articles
354 Documents
TEOLOGI DOSA DALAM KITAB RATAPAN
IWAN SETIAWAN TARIGAN
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i3.1379
Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui makna dan teologi dosa dalam kitab Ratapan. Metodepenelitian dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode kualitatif bersifat induktif dengan pendekatanstudi kepustakaan (Library Research) terhadap kitab Pengkhotbah. Pembahasan kitab Pengkhotbah saratdengan dosa yang diungapkan di dalamnya. Istilah dosa yang dipakai dalam bagian ini adalah חַטָּאת (Ha††a´t) yang memiliki pengertian penyimpangan dari jalan ataupun hukum Allah. Penyimpangan dari perjanjianAllah. Umat Yehuda menyimpang dari perjanjian dengan Allah. Banyak dosa yang mereka lakukan dihadapan Allah sehingga mereka menerima hukuman sebagai bentuk disiplin dari Allah. Dosa menyebar keseluruh lapisan masyarakata sehingga tidak ada jalan lain selain menghukum mereka. Penulis Ratapan begitumeratapi apa yang terjadi atas Yerusalem laksana perkabungan yang sangat dalam. Ungkapan kesedihan ataskehancuran Bait Allah dan Yersalem. Ungkapan ini bukan persoalan psikologis, soasial maupun ekonomissemata-mata. Yang paling disorot justru adalah refleksi teologis di dalamnya. Sebagai seorang yang hidupdalam konteks teokrasi (Allah sebagai pemimpin tertinggi), tidak mudah untuk meyaksikan bagaimananegara teokrasi ini akhirnya jutru musnah. Jenis dan kualitas dosa yang diakukan oleh umat Tuhan begitubanyak dan sangatlah dalam. Berbagai istilah yang digunakan menggambarkan banyaknya dan dalamnyamereka jatuh ke dalam dosa. Dosa yang mereka lakukan akhirnya harus diselesaikan. Allah menghukummereka sebagai bentuk disiplin bagi mereka. Tujuan semua yang dilakukan Allah adalah untuk kebaikanumat-Nya. Kiranya peristiwa dalam kitab Ratapan ini dapat menjadi pelajaran bagi orang percaya disepanjang abad
PERAN PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MELAKUKAN PENYIDIKAN TERHADAP PELANGGARAN PERATURAN DAERAH DI KABUPATEN ASAHAN
Arik Arik
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i1.1826
Peraturan daerah dan peraturan kepala daerah harus diawasi dan ditegakan agar program kerja kepala daerah dapat berjalan dengan baik, sebagai contoh peraturan daerah tentang ketertiban umum dimana dilarangnya pedagang kaki lima berjualan ditrotoar jalan, Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak hukum peraturan daerah memberikan peringatan kepada pedagang kaki lima dan jika tidak dihiraukan maka diberikan tindakan penggusuran terhadap pedagang kaki lima tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris (yuridis empiris) adalah jenis penelitian hukum sosiologi dan dapat disebut pula dengan penelitian lapangan, yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataannya di masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan penyidikan yang dilakukan Pejabat Penyidik Negeri Sipil pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Asahan dan bagaimana hambatan yang dihadapi oleh Pejabat Penyidik Negeri Sipil pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Asahan dalam melakukan penyidikan pelanggaran peraturan daerah.Peraturan Daerah Kabupaten Asahan dibuat untuk mengatur kehidupan masyarakat Asahan yang tidak diatur ataupun sebagai aturan kelanjutan dari peraturan pemerintah ataupun perundang-undangan. Jika masyarakat Asahan ada yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan daerah yang berlaku untuk Kabupaten Asahan maka akan ditindak oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Asahan. Adanya dugaan terjadinya tindakan pelanggaran maka akan dilakukan penyelidikan atau penyidikan yang dilakukan Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil atau masyarakat lebih mengenal dengan dengan sebutan PPNS yang berada di instansi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Asahan. Penyidik yang dimaksud diatas melaksanakan kegiatan penyidikan sesuai dengan ketentuan yang telah dibuat didalam peraturan yang ada di Indoensia. Hal ini juga dijelaskan pada pasal berikutnya yaitu pada Pasal 3 menyatakan kegiatan penyidik pegawai negeri sipil dilakukan dengan berpedoman dari peraturan yang ada di Indonesia Kegiatan yang dilaksanakan oleh penyidik pegawai negeri sipil dalam menegakkan peraturan daerah sehingga terjadi ketertiban umum dan ketentraman di dalam masyarakat. Namun dalam melaksanakan kegiatan penyidikan ada kendala yang dihadapi penyidik diantaranya masalah dana dan jumlah penyidik sedikit. Kata Kunci : penyidik pegawai negeri sipil
NILAI SELF-EFFICACY DOKTER KANDUNGAN DALAM PROSES EDUKASI DAN PEMASANGAN KB-TUBEKTOMI BAGI WANITA BEREPRODUKSI
ANDRE PATUAN HUTABARAT
JURNAL PIONIR Vol 5, No 2 (2019): Januari-Juni
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v5i2.1937
ABSTRAK:Pada umumnya pelayanan kontrasepsi ataupun Keluarga Berencana (KB) bagi para wanitadengan usia yang masih produktif untuk bereproduksi (kehamilan) cenderung diberikanedukasi tentang bagaimana cara untuk menunda kehamilan, sesuai dengan misi programpemerintah dalam program keluarga Berencana (KB). RSU-D Tarutung melayani danmengedukasikan program ini lewat pemasangan alat kontrasepsi seperti: KB Tubektomi, IUD(spiral), KB susuk, KB pil, KB suntik. Pelayanan alat kontrasepsi ini diberikan kepada pasiensebagai sampel penelitian dibarengi dengan proses edukasi dan counseling. Hasil penelitianmembuktikan bahwa dari 104 orang sample penelitian khusus pengguna alat kontrasepsijenis Tubektomi, memberi jawaban bahwa mereka pada umumnya merasa puas dan berhasilmenggunakan kontrasepsi sesuai dengan jenis yang mereka pilih yakni 169 orang (94,8 %)menyatakan sukses dan hanya 5 orang (5,2 %) yang gagal dalam arti tidak jadi menggunakankontrasepsi karena faktor ketidaksiaapan dan faktor ekonomi yang mengakibatkan kesepuluhsample tersebut membatalkan pemakaian kontrasepsi tubektomi tersebut. Artikelmembahas hasil penelitian Ex Post Facto dari penelitian sebelumnya yang dilakukan olehpenulis yang berjudul Pesebaran jumlah Pengguna Kontrasepsi dan Kebermanfaatanya bagipara ibu yang reproduktif pada usia produktif, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSU-D)Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Studi yang telah dilakukan ini adalah tergolongpenelitian Ex Post Facto dengan pendekatan studi literatur dimana peneliti merupakaninstrumen kunci. Data dianalisis dengan cara deskriptif kwalitatif yang bersumber dari dataprimer. Data yang dikumpulkan bersumber dari data penelitian selama 6 bulan yang terhitungmulai dari bulan Januari hingga Juni 2019. Perlakuan (treatment) yang diberikan penelitiadalah berupa pelayanan kontrasepsi bagi ibu-ibu yang bersalin atau pasca bersalin, dan/ataupra-hamil berikutnya, yang terfokus khusus pada Kontrasepsi TUBEKTOMI.Kata Kunci: Nilai self-Afficacy dokter, Proses edukasi, Pemasangan KB Tubektomi
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL KOLABORASI PADA MATERI BERDISKUSI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IX SMP NEGERI 2 SEI KEPAYANG BARAT KABUPATEN ASAHAN
Maidi Rambe , M.Pd
JURNAL PIONIR Vol 2, No 5 (2018): Juli-Desember
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v2i5.1685
Kesulitan dalam menguasai kemampuan tersebut bagi siswa terutama siswa kelas IX SMP Negeri 2 Sei Kepayang Barat antara lain adalah minimnya media penunjang yang membantu mengembangkan peningkatan kemampuan membaca siswa, selama ini siswa hanya menggunakan buku paket atau buku acuan yang direkomendasikan oleh sekolah tanpa adanya penambahan dari sumber lain. Selain itu minat membaca siswa juga menyebabkan rendahnya pencapaian hasil belajar siswa, hal ini terlihat dari hasil ulangan harian khususnya untuk kemampuan membaca sangat rendah dengan rata-rata kelas sebesar 56,0 dan hanya 25,9% siswa yang tuntas dalam belajarnya dari KKM 65 yang ditetapkan. Adapun hasil pengamatan pada proses belajar mengajar menujukkan aktivitas siswa lebih meningkat selama proses pembelajaran berlangsung, baik pada siklus I maupun pada siklus II, dibandingkan dengan suasana belajar siswa yang fasif dan kaku sebelum dilakukannya tindakan kelas. Perolehan presentase siswa yang aktif pada siklus I adalah 34,5% dan pada siklus II adalah 66%. Aktivitas guru juga meningkatkan pada siklus I dan siklus II dalam hal menerapkan langkah-lagkah pembelajaran dengan model pembelajaran kooperati8f tipe Numbered Heads Together dengan perolehan presentase skor adalah 52,5% degan kategori cukup menjadi 72% pada siklus II dengan kategori baik. Berpijak dari rumusan masalah tersebut di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memahami wacana sastra bagi siswa kelas IX SMP Negeri 2 Sei Kepayang Barat dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif tipe NHT. Kata kunci : Model, Kolaborasi, Smp Negeri 2, Sei Kepayang
ANALISIS PREFERENSI SUMBER BELAJAR ALTERNATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH PANDEMI COVID 19
DIAH OGA NUSANTARI UL’FAH HERNAENY
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i1.1921
Abstrak. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) diselenggarakan setelah ditetapkannya Peraturan olehgubernur DKI Jakarta pada tanggal 4 Juni 2020 yang merupakan tindak lanjut dari kondisidarurat covid 19. Penyelenggaraan PJJ siswa di Jakarta dan sekitarnya meskipun mudahdijangkau jaringan internet dan fasillitas gadget tetapi masih dirasakan kendalanya.Berdasarkan pengumpulan informasi, keluhan siswa pada umumnya adalah kurangnyapenjelasan dari guru atas materi yang diberikan. Siswa pun mengaku harus mencari berbagaialternatif sumber belajar. Penelitian ini menganalisis preferensi siswa dalam menentukansumber belajar alternatif dengan menggunakan statistika non parametrik Dari perhitungandiperoleh chi kuadrat hitung 38 dan dengan taraf signifikan 5% diperoleh chi kuadrat table9,49, analisis menunjukan bahwa siswa memiliki kecenderungan untuk memilih browsinginternet sebagai alternatif sumber belajar dibandingkan bertanya kepada guru atau punmembaca buku paket. Kondisi ini membutuhkan tindak lanjut segera dari pihak guru ataulembaga Pendidikan, untuk menentukan model pembelajaran yang tepat yang dapatmengimbangi preferensi siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalahModel pembelajaran konstruktivisme. Model pembelajaran konstruktivisme membebaskansiswa untuk mengembangkan sendiri dan menemukan ide-ide ilmiahnya dengan panduan,monitoring, and evaluation dari guru.Kata kunci : Covid 19, Pembelajaran jarak jauh (PJJ), respon siswa, model pembelajaran
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENGUASAAN KONSEP BIOLOGI
Idha Isnaningrum ,
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i1.1856
Abstrak Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap penguasaan konsep biologi siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi ganda. Adapun sampel berjulmah 46 orang mahasiswa semester III Pendidikan Biologi UNINDRA. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa; 1) Terdapat pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap penguasaan konsep biologi. Hal ini diperlihatkan nilai koefisien korelasi ganda sebesar 0,823 dengan kontribusi sebesar 72,9% terhadap penguasaan konsep biologi. Berdasarkan hal tersebut maka semakin tinggi kecerdasan emosional dan motivasi belajar siswa akan diikuti semakin tingginya penguasaan konsep biologi. 2) Terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap penguasaan konsep biologi. Pengaruh ini signifikan dengan nilai sig yang diperoleh adalah sebesar 0,243 yang lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hal tersebut maka semakin baik kecerdasan emosional siswa akan semakin baik pula penguasaan konsep biologinya.3) Terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan konsep biologi. Pengaruh ini signifikan dengan nilai sig yang diperoleh sebesar 0,053 yang lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hal tersebut maka semakin baik motivasi belajar siswa maka akan semakin baik pula penguasaan konsep biologinya. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Motivasi Belajar, Penguasaan Konsep Biologi Abstract The general objective of this research is to find and analyze empirically the effect of emotional intelligence and learning motivation on students' mastery of mathematical concepts. This research was conducted using multiple regression analysis. The sample consists of 46 students of the third semester of Mathematics Education UNINDRA. From the research results, it can be concluded that; 1) There is an effect of emotional intelligence and learning motivation together on mastery of mathematical concepts. This is shown by the multiple correlation coefficient value of 0.823 with a contribution of 72.9% to the mastery of mathematical concepts. Based on this, the higher the emotional intelligence and learning motivation of students will be followed by the higher mastery of mathematical concepts. 2) There is an effect of emotional intelligence on mastery of mathematical concepts. This effect is significant with the obtained sig value of 0.243 which is greater than 0.05. Based on this, the better the students' emotional intelligence, the better the mastery of mathematical concepts. 3) There is an effect of learning motivation on mastery of mathematical concepts. This effect is significant with the sig value obtained at 0.053 which is greater than 0.05. Based on this, the better the student's learning motivation, the better the mastery of mathematical concepts.Keywords: Emotional Intelligence, Learning Motivation, Mastery of Biological Concepts
PENERAPAN MODEL CHALLENGE BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN
Anik Pujiati .
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2230
Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk mengetahui apakahpenerapan model pembelajaran challenge based learning efektif dalam meningkatkan literasilingkungan. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest postest design, dengan sampelmahasiswa pada mata kuliah pendidikan lingkungan hidup. Dari hasil analisis diperoleh rerataN-gain 0,82 dan effect size 2,6, maka keduanya masuk dalam kategori tinggi. Hasil uji analisispaired sampel t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan literasi lingkungan sebelum dansesudah penerapan pembelajaran challenge based learing, sehingga dapat disimpulkanpenerapan model pembelajaran challenge based learning efektif dapat meningkatkan literasilingkungan.Kata Kunci : challenge based learning , literasi lingkungan
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH
SABAR RUDI SITOMPUL
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i3.1390
Artikel ini ditulis untuk tujuan mengangkat novelti hasil penelitian penulis dengan judul strategi pembelajaran guru terhadap peningkatan prestasi akademik dan motivasi belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Purbatua Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2018/2019.rumusan hipotesis penelitian berbunyi ”Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara strategi pembelajaran guru terhadap peningkatan prestasi akademik dan motivasi belajar siswa SMP Negeri 1 PurbatuaTahun Pembelajaran 20182019.” Metode penelitian adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dan inferensial. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII pada sekolah tersebut di atas dengan jumlah 120 orang. Sampel diambil secara acak (random sampling) sebesar 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang berjumlah 30 dan diujicobakan kepada 30 siswa kelas VIII ( selain dari sampel penelitian) SMP Negeri 1 Purbatua yang bukan responden penelitian. Dari tabel perhitungan diatas diperoleh Fhitung sebesar 28,00 dan jika dikonsultasikan terhadap Ftabel=(α=0,05,dk pembilang k=16, dk penyebut=n-2=30-2=28)=1,62 maka Fhitung > Ftabel yaitu 28,00 >1,62, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Strategi Pembelajaran Guru dengan Peningkatan Prestasi dan motivasi Siswa SMPN 1 Purbatua Kabupaten Tapanuli Utara tahun Pelajaran 2018-2019. Kata Kunci : Strategi pembelajaran guru, Motivasi belajar, prestasi akademik
PENDAYAGUNAAN DANA DESA DAMPAK COVID-19 DI DESA PONDOK BUNGUR
Amrizal Amrizal
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i1.1831
Adanya wabah penyakit corona atau lebih dikenal Covid-19 di seluruh dunia termasuk Negara Republik Indonesia, memiliki dampak dalam terhadap program kerja. Banyaknya program kerja yang tidak berjalan diakibatkan ditunda beberapa program kerja yang memiliki risiko terjadinya penyebaran wabah penyakit Covid-19 dan adanya beberapa sektor program kerja dibatalkan akibat dana telah terserap dalam penanganan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 ini. Desa Pondok Bungur juga terimbas pengaruh wabah penyakit Covid-19, hal ini berdampak pada pelaksanaan beberapa program kerja desa yang ditunda atau dibatalkan akibat penanganan penyebaran wabah penyakit Covid-19. Pemerintah Desa Pondok Bungur tentunya adanya perubahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBD) pada tahun 2020 ini, sesuai dengan peraturan diterbitkan Pemerintah Pusat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pendayagunaan dana Desa Pondok Bungur akibat covid-19 dan bagaimana Pemerintah Desa Pondok Bungur mendayagunakan dana desa akibat dampak covid-19.Perubahan pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa terlihat setelah dikeluarkan Peraturan Menteri Desa, PDTT Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 , perubahan ini dipertimbangkan adanya penyebaran corona virus disease 2019 atau dikenal dengan nama covid-19 yang tentunya berdampak pada kehidupan di masyarakat desa dan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Untuk Penanganan dan Penyebaran Pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19) di desa. Dimana salah satu poin dari peraturan pemerintah tersebut yaitu bahwa Pemerintah Desa dapat menggunakan dana desa untuk memberikan bantuan tunai langsung kepada masyarakat miskin di desa. Untuk melaksanakan pencegahan dan penanganan penyebaran covid-19 dimana anggaran belanja Pemerintah Desa Pondok Bungur telah dilakukan perubahan maka Pemerintah Desa Pondok Bungur membentuk tim Relawan Desa Lawan Covid-19 sesuai Lampiran II Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020. Pemerintah Desa Pondok Bungur beserta elemen masyarakat bekerjasama untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran corona virus disease 19 (covid-19) sesuai anjuran Pemerintah Pusat berupa pembentukan Tim Penanggulangan Pencegahan Penyebaran covid-19, dengan membangun posko-posko dan juga melakukan penyemprotan desinfektan serta memantau keluar masuknya warga dan melakukan pemeriksaan suhu badan dengan menggunakan alat pendeteksi suhu panas tubuh. Kata Kunci : Podok Bungur, covid-19
ANALISIS KESULITAN PELAJAR MIS NURUL HASANAH DIMASA PANDEMI COVID-19 TAHUN AJARAN 2020-2021
Rahayu Sri Utami
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36294/pionir.v7i1.2037
ABSTRAKUpayah yang dilakukan pemerintah dalam menghambat dan memutuskan mata rantaipenyebaran virus covid-19 adalah dengan menutup sementara proses pembelajaran disekoahmaupun dikampus. Oleh sebab ini gangguan dalam proses belajar langsung antara siswa danguru dalam penyampaian materi pembelajaran dan penilaian hasil dari tugas siswa adaterkendala dengan koneksi internet yaitu jaringan internet yang terkadang kurang lancar ataupun dari segi ekonomi yang tidak semua orang tua wali dapat membeli kuota internet ketikakouta sudah habis, maupun tidak semua wali mempunyai android . Kendala tersebut yangakan berdampak pada psikologis anak didik dan menurunya kualitas keterampilan anak.Permasalahan ini yang harus diperhatikan oleh semua elemen pendidikan khususnya negaradalam memfasilitasi kelangsungan sekolah bagi semua instansi pendidikan untuk melakukanpembelajaran jarak jauh.Kata Kunci : Covid-19, Sekolah, Pendidikan di IndonesiaABSTRCTThe efforts made by the government in inhibiting and breaking the chain of spread of theCovid-19 virus are by temporarily closing the learning process at both schools and campuses.Because of this, the disruption in the direct learning process between students and teachers indelivering learning material and assessing the results of student assignments is constrained byan internet connection, namely the internet network which is sometimes not smooth or froman economic point of view, not all guardian parents can buy internet quota when kouta hasrun out, or not all guardians have androids. These constraints will have an impact on thepsychology of students and reduce the quality of children's skills. This problem must beconsidered by all elements of education, especially the state in facilitating the continuity ofschools for all educational institutions to carry out distance learning.Keywords: Covid-19, Schools, Education in Indonesia