Articles
355 Documents
PENINGKATAN PERILAKU MENCUCI TANGAN DENGAN TEKNIK MODELING PADA KELOMPOK ANAK USIA SEKOLAH
Wahyuni, Sri;
Mulyono, Sigit;
Wiarsih, Wiwik
The Indonesian Journal of Health Science Vol 8, No 2 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.089 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v8i2.868
Hand washing is a simple action that can prevent a variety of diseases especially diarrhea, but this action is still rarely carried out by school children. This study aimed to increase hand washing behavior by modeling techniques at primary school age children ( 6-12 years ). The research design was quasi experiment consisting of two groups; 38 subjects as intervention groups and 38 subjects as control groups. The sampling technique used stratified random sampling, followed by simple random sampling. The results showed hand washing practices was increased by modeling activity (p=0.000). Behaviour modification with modelling techniques can be applied as one effort to increase hand washing behavior of school children that could be integrated in the school nursing service. Keywords: School age children, behavior modification, hand washing
PENGARUH TOUGHT STOPING THERAPY DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP TANDA DAN GEJALA PADA KLIEN HIPERTENSI
Zaini, Mad
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.545 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1860
Seseorang yang mempunyai pengalaman hipertensi dapat mengalami masalah kesehatan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan aplikasi tought stoping dan psikoedukasi keluarga pada klien hipertensi. Metode yang digunakan adalah analisis kasus pada klien hipertensi. Jumlah klien yaitu 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tanda dan gejala hipertensi serta peningkatan kemampuan untuk mengontrol hipertensi lebih tinggi pada klien yang mendapatkan dua terapi. Tought stoping dan psikoedukasi keluarga direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan pada klien hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi, Tought Stoping Terapi, Psikoedukasi Keluarga
ANALISIS KEJADIAN TB PARU BERDASARKAN LINGKUNGAN DI DESA KEDUNGREJO KECAMATAN MUNCAR BANYUWANGI
Sasongko, Hendrik Probo;
Nanda, Febrika Devi
The Indonesian Journal of Health Science Vol 8, No 2 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (130.977 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v8i2.873
Tuberculosis is one of the existing disease problems in Indonesian. The incidence of TB in Kedungrejo Village Muncar District was 26 cases. This study aims to determine the incidence of TB based on the environment and efforts to control the incidence of TB in Kedungrejo Village Muncar District. The type of this research was observational analytic used survey method and questionnaires with case control approach. Samples in this research were 52 Respondents. Sampling technique used simple random sampling. Data analised with chi square test at 95% confidence level using SPSS version 23.0. Result of research indicate there were relation between environment with incidence of TB in Kedungrejo Village Muncar District Banyuwangi, chi square statistic test result show that p = 0,01 (p<0,05). The conclusion in this research was there is a statistical relationship between environmental with TB incidence in Kedungrejo Village Muncar District BanyuwangiKeywords: Tuberculosis, environment
STATUS NUTRISI LANSIA DAN RISIKO JATUH PADA LANSIA
Dewi, Sofia Rhosma
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.33 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2234
Malnutrisi pada lansia dapat menyebabkan gangguan fungsi otot, gangguan kognitif, penurunan massa tulang, dan peningkatan morbiditas. Gangguan fungsi otot dan penurunan massa tulang akan mempengaruhi fungsi motorik lansia yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan fungsi postur tubuh yang menjadi salah satu prediktor jatuh pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi lansia dan risiko jatuh di UPT PSTW Jember. Penelitian ini adalah korelasional yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Ada 77 responden dalam penelitian ini dari total 140 lansia di UPT PSTW Jember. Responden diambil secara purposive sampling. Data yang diambil menggunakan MNA untuk status gizi dan TUG untuk risiko jatuh, data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi spearman. Analisis statistik menunjukkan nilai p 0,081 yang berarti tidak ada korelasi yang signifikan antara status gizi lansia dan risiko jatuh. Turunnya usia lanjut dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti gangguan sensorik, perubahan patologis, riwayat jatuh dan lingkungan
Efek Famhc (Family Health Conversation) Terhadap Keluarga Dengan Anggota Keluarga Yang Mengalami Masalah Kesehatan Di Desa Glagahwero, Jember
Rasni, Hanny;
Rohmana, Devis Yulia;
Sahuleka, Nilla
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (42.286 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v9i1.1259
Program Keluarga Sehat pada saat ini merupakan salah satu yang dilaksanakan dalam program keperawatan masyarakat, salah satunya pada Puskesmas Panti Kecamatan Jember. Keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami suatu masalah kesehatan pasti dapat mempengaruhi sistem dalam keluarga tersebut. Family Health Conversation (FamHC) adalah salah satu intervensi berupa komunikasi terapeutik keluarga yang dibangun oleh anggota keluarga yang lain dengan anggota keluarga yang memiliki masalah kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Family Health Conversation terhadap keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan di Desa Glagahwero, Jember. Desain penelitian ini adalah preeksperimental one grup, pre-post test dengan jumlah 9 keluarga sesuai dengan kriteria sampel sebagai keluarga mandiri tingkat 1. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, serta peran aktif dalam keluarga sebagai bentuk peningkatan kemandirian keluarga. Perlakuan selama 6 minggu secara intensif melakukan kunjungan 2 kali dalam seminggu, diketahui adanya peningkatan 100% menjadi keluarga mandiri 4. Komunikasi keterlibatan keluarga merupakan tehnik yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemauan keluarga dalam mengupayakan adanya perubahan perilaku yang dapat menyelesaikan masalah kesehatan. Perlu dilaksanakan sosialisasi pada perawat perkesmas dalam melakukan salah satu alternatif intervensi keperawatan keluarga dengan bentuk Family Health Conversation.Kata Kunci : Family Health Conversation, keperawatan keluarga
GANGGUAN KESEHATAN MATA PADA PEKERJA DI BENGKEL LAS LISTRIK DESA SEMPOLAN, KECAMATAN SILO, KABUPATEN JEMBER
Zuhrotul Eka Yulis A.***, Yunita Satya Pratiwi* Wahyudi Widada**
The Indonesian Journal of Health Science Vol 5, No 2 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.857 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v5i2.2
This study was an observational study that aims to identify eye health disorders on electric welding workers and related factors in Welding Power Sempolan Village, District Silo, Jember, because there were 12 sites of electric welding with 3 to 4 workers in each welding. Therefore there were 38 workers in all weldings. Those workers were selected as the research samples. Research instrument was questionnaire and observation sheet. The results showed that the majority (47.4%) of respondents had a working life of 1 to 5 years, and 66% were not disciplined in the use of personal protective equipment (PPE) welding glasses correctly. Based of that, all workers had felt and experienced eye health problems as a result of the activities of the welding process. Data analysis was logistic regression showed that the use of factors of personal protective equipment (PPE) electric welding goggles had had the most dominant relationship with the incidence of eye health problems (pvalue = 0.008; ? = 0.05) with an odds ratio (OR) = 27 which means that the electric welding workers were undisciplined wear personalprotective equipment (PPE) correctly had 27 times greater would experience risk of eye health problems when compared to the discipline after the controlled variable of working life. This research was conducted in an effort to improve the health of the eye on the electric welding workers. Hopefully, this study can be used as a basis to provide appropriate solutions to overcome the problems of workplace accidents (eye health problems) on electric welding workers.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN JAJANAN SEHAT TERHADAP PEMILIHAN JAJANAN SEHAT ORANG TUA PAUD AL-HIKMAH DESA KUNIR LOR LUMAJANG
Abdillah, Achlish
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.878 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2239
Jajanan tidak hygiene sangat beresiko kesehatan dan ada bahan tambahan pangan (BTP) yang dilarang. Jajanan kerap sekali dekat anak terutama anak usia dini atau PAUD. Usia anak ini rentang terhadap penyakit akibat jajanan tidak sehat. Untuk mencegah anak dari jajanan tidak sehat salah satunya pendekatan keluarga dengan pemberian pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh penyuluhan kesehatan tentang pemilihan jajanan sehat terhadap pemilihan jajanan sehat pada anak PAUD Al Hikmah Desa Kunir Lor Kec. Kunir Lumajang Tahun 2017. Metode penelitian menggunakan korelasi jenis rancangan pre-pos tes, Ada 20 sampel dari populasi orang tua Paud Al hikmah yang dipilih secara simple random sampling, pemberian penyuluhan kesehatan sebagai variabel independen sedangkan variabel dependen adalah pemilihan jajanan sehat menggunakan kuesioner, dianalisis menggunakan Paired sample t ?test. batuan SPSS versi 17. Hasil penelitian pemberian pendidikan kesehatan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan ada peningkatan pemahaman jajanan yang sehat , hasil analisis dari 10 soal, ada 4 soal menunjukkan ada hubungan pendidikan kesehatan tentang jajanan sehat terhadap pemilihan jajanan sehat pada orang tua PAUD Al Hikmah Desa Kunir Lor Kec. Kunir Lumajang nilai signifikan kurang 0.05 berturut turut 0.04 (definisi jajanan), 0.02 (jajanan segar ) , 0.03 (jajanan bersih) dan 0.00 (jajanan aman ) dengan interval confidence 95 %. Proses pemberian penyuluhan kesehatan pemilihan jajanan sehat dapat merubah tingkat pengetahuan serta sikap pemilihan jajanan sehat pada orang tua PAUD, Ketepatan media penyuluhan, menarik saat proses pemberian penyuluhan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman pengetahuan dan sikap seseorang. Saran dilakukan penyuluhan pada anak PAUD secara langsung serta model media penyuluhan yang sesuai
Gambaran Pemahaman Anak Usia Sekolah Dasar Tentang Pendidikan Seksual Dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak
Permatasari, Elok;
Adi, Ginanjar Sasmito
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.832 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v9i1.1264
Jumlah korban kekerasan terhadap anak dalam bentuk kekerasan seksual meningkat setiap tahunnya. Pendidikan seks pada anak dapat mencegah agar anak tidak menjadi korban pelecehan seksual. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study yang dilaksanakan di SDN Tegalgede I Jember. Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3, 4 dan 5 SD di SD N Tegal Gede 01 Jember sejumlah 140 siswa. Pemahaman anak usia sekolah dasar tentang pendidikan seksual pada anak dalam upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak masih sebagian besar dalam kategori sedang (89,8%). Berdasarkan analisis statistik dengan regrsi linier menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan (p-value = 0,000) antara usia dan jenis kelamin anak sekolah dasar terhadap tingkat pemahaman anak tentang pendidikan seksual. Pendidikan seksual sangat penting untuk diberikan pada anak usia sekolah sedini mungkin, hal ini disebabkan karena hasil penelitian menyebutkan bahwa anak yang berusia lebih muda akan mampu memahami lebih banyak tentang pendidikan seksual. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa anak laki-laki lebih mudah memahami pendidikan seksual dibandingkan anak perempuan. Perlu adanya peningkatan peran sekolah khususnya guru kelas dalam memberikan pendidikan seksual pada anak baik secara intensitas maupun kualitas.Kata kunci : Pendidikan seksual, Anak usia sekolah dasar, Pencegahan kekerasan seksual
STUDI FENOMENOLOGI KEBUTUHAN DAN HAMBATAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN RESUSITASI PADA KEGAWATAN NEONATUS PREMATUR DI RUANG NEONATUS RSD DR. HARYOTO LUMAJANG
Septi Dewi Rachmawati***, Arista Maisyaroh* Retty Ratnawati**
The Indonesian Journal of Health Science Vol 5, No 2 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.986 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v5i2.8
Clinical Nurses must have competence in the treatment of patients with emergency conditions, including the resuscitation in preterm neonates. But in practice many needs and obstacle in order to achieve the best quality of resuscitation. Personal abilities and limitations of the equipment could become an obstacle in the implementation of resuscitation, besides that nurses also require upgrading of competence to be able to improve the quality of resuscitation. But in fact the nurse experience in this regard is still not much explored. The research objective is to explore the needs and obstacle of nurses in performing resuscitation on critical of preterm neonates in neonatal ward of RSD Dr Haryato Lumajang The study design used is qualitative interpretative phenomenological approach . in-depth interviews using semi-structured questions involving 7 nurses neonatal ward RSD Dr Haryato Lumajang. Data were collected and analyzed using thematic analysis approach based Braun & Clarke.This study resulted in five themes, namely personal challenge, the complexity of organizing the team, limited facilities, improving the competence and adequacy of equipment.The results of the overall interview participants showed that resuscitation is not only an individual act but a dynamic team organization, so that barriers resuscitation implementation not only of personal helper but also of organizing the resuscitation team backed by equipment needs to improve the quality of resuscitation. To reduce existing barriers can be done to increase the competence helper with periodic refresher training and to increase the perception among the team members so as to improve the quality of the team organization resuscitation.
TUBERKULIN SKIN TEST DETEKSI LATENT TUBERCULOSIS INFECTION PADA PETANI KARET DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH
Rustandi, Handi;
Wulandari, Dwi
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 2 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i2.2952
Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Indonesia menduduki peringkat tiga dunia di tahun 2012. Target nasional Case Detection Rate pada tahun 2018 adalah 70%, pencapaian Provinsi Bengkulu sebesar 46% masih berada di bawah target nasional saat ini. Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan salah satu kabupaten di provinsi bengkulu yang tiap tahun terjadi peningkatan kejadian TB. Pada tahun 2015, sebanyak 44 penemuan kasus TB positif, dan meningkat pada tahun 2016 sebanyak 64 penemuan kasus yang terdeteksi TB positif dari 22 Puskesmas yang ada. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya Latent Tuberculosis Infection melalui Tuberkulin Skin Test pada petani karet Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan sampel sebanyak 100 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan random sampling. Variabel penelitian ini adalah variabel independen (Tuberkulin Skin Test) dan variabel dependen (deteksi Latent Tuberculosis Infection). Analisis data dilakukan dari analisis univariat. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 31 (31%) responden dengan Tuberkulin Skin test Positif, sebanyak 64 (64%) responden dengan pendidikan terakhir SMA/SMK, sebanyak 63 (63%) responden dengan Umur 20-50 Tahun, sebanyak 66 (66%) responden dengan Jenis kelamin Laki-laki. Disarankan kepada Pihak Puskesmas dan Dinas kesehatan Kabupaten Bengkulu tengah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait TB Paru pada petani Karet Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu tengah.