cover
Contact Name
Abdul Jalil, SP
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285334599691
Journal Mail Official
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata Sumbersari No, 49 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
The Indonesian Journal of Health Science
ISSN : 20875053     EISSN : 24769614     DOI : 10.32528/ijhs
Core Subject : Health, Science,
The Indonesian Journal of Health Science merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember, dengan nomor p- ISSN: 2087-5053; e-ISSN: 2476-9614. Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun 2010.
Articles 355 Documents
PENGARUH PEMBEKALAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSD DR. SOEBANDI JEMBER Muhammad Gufron; Wahyudi Widada; Fitriana Putri
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2242

Abstract

Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruangan khusus dengan peralatan penunjang dan tenaga kesehatan terlatih untuk merawat pasien kritis yang mengancam jiwa sehingga sering menimbulkan kecemasan bagi keluarga pasien. Pembekalan kesejahteraan spiritual merupakan salah satu upaya menurunkan tingkat kecemasan pada keluarga pasien. Metode yang digunakan adalah pra eksperimen dengan pendekatan one grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini merupakan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU RSD dr. Soebandi Jember dengan jumlah sampel 30 keluarga pasien dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data tingkat kecemasan menggunakan kuesioner HRS-A (Hamilon Rating Scale for Anxiety). Analisis data dengan uji Wilcoxon dan Shapiro Wilk Test. Tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU sebelum pembekalan kesejahteraan spiritual tingkat berat sekali 11 (36.7%), berat 10 (33.3%), sedang 4 (13.3%), ringan 7 (23.3%) dan normal 4 (13.3%). Sesudah pembekalan kesejahteraan spiritual tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU berat sekali 2 (6.7%), berat 9 (30%), sedang 8 (26.7%), ringan 7 (23.3%), normal 4 (13.3%). Pengukuran dengan tehnik uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikan 0.000 (P0,05), yang berarti ada perbedaan tingkat kecemasan keluarga pasien antara sebelum dilakukan intervensi dan sesudah dilakukan intervensi pembekalan kesejahteraan spiritual terhadap tingkat kecemasan keluarga pasien. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuhan untuk melengkapi pelayanan Islami pada keluarga pasien dengan referensi kasus-kasus kecemasan di ruang ICU RSD dr Soebandi Jember
Pengaruh Status Kerja terhadap Tingkat Stress Belajar Mahasiswa Semester VIII M. Hasan; Romiko Romiko; Efroliza Efroliza
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i1.4861

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan:Proses belajar dan bekerja dalam waktu bersamaan dapat menimbulkan efek negatif karena prosedur perizinan untuk melanjutkan studi sulit di dapatkan calon mahasiswa dari tempat bekerja, tugas yang terlalu banyak, aturan yang membingungkan, tuntutan yang saling bertentangan, dan deadline tugas perkuliahan. National Center of Education Statistics (NCES) menemukan bahwa mahasiswa yang bekerja lebih dari 16 jam ke atas memiliki pengaruh terhadap prestasi yang lebih rendah dibanding yang tidak bekerja.Tujuan penelitianuntuk mengetahui adakah pengaruh status kerja terhadap tingkat stress belajar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yaitu mencari pengaruh antara variabel status kerja dan tingkat stress, uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan pada mahasiswa semester VIII PSIK REG B di STIKes Muhammadiyah palembang. Hasil : Didapatkan data pada 64 mahasiswa semester VIII PSIK Reg B STIKes Muhammadiyah Palembang bahwa dari total 32 responden yang bekerja sebanyak 10 (31,3%) responden   mengalami stress ringan dan 22 (68,8%) responden mengalami stress berat, sedangkan dari total 32 responden yang tidak bekerja  21 (65,6%) responden mengalami stress ringan, dan 11(34,4%) responden mengalami stress berat. Simpulan dan Implikasi: Hasil uji statistik diperoleh p Value = 0,012 α≤0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara status kerja terhadap tingkat stress, OR = ,.238 yang berarti bahwa responden yang telah bekerja 0,238 kali berpeluang mengalami stress berat.Latar Belakang dan Tujuan:Proses belajar dan bekerja dalam waktu bersamaan dapat menimbulkan efek negatif karena prosedur perizinan untuk melanjutkan studi sulit di dapatkan calon mahasiswa dari tempat bekerja, tugas yang terlalu banyak, aturan yang membingungkan, tuntutan yang saling bertentangan, dan deadline tugas perkuliahan. National Center of Education Statistics (NCES) menemukan bahwa mahasiswa yang bekerja lebih dari 16 jam ke atas memiliki pengaruh terhadap prestasi yang lebih rendah dibanding yang tidak bekerja.Tujuan penelitianuntuk mengetahui adakah pengaruh status kerja terhadap tingkat stress belajar Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yaitu mencari pengaruh antara variabel status kerja dan tingkat stress, uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan pada mahasiswa semester VIII PSIK REG B di STIKes Muhammadiyah palembang. Hasil : Didapatkan data pada 64 mahasiswa semester VIII PSIK Reg B STIKes Muhammadiyah Palembang bahwa dari total 32 responden yang bekerja sebanyak 10 (31,3%) responden   mengalami stress ringan dan 22 (68,8%) responden mengalami stress berat, sedangkan dari total 32 responden yang tidak bekerja  21 (65,6%) responden mengalami stress ringan, dan 11(34,4%) responden mengalami stress berat.Simpulan dan Implikasi: Hasil uji statistik diperoleh p Value = 0,012 α≤0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara status kerja terhadap tingkat stress, OR = ,.238 yang bera Sitasi: Wisdayana A, Efroliza Apriany A. (2020). Hubungan pelaksanaan timbang terima dengan keselamatan pasien oleh perawat pelaksana. The Indonesian Journal of Health Science. 12(1), 83-90 Copyright: © 2020 Wisdayana et al. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited. Diterbitkan Oleh: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah JemberISSN (Print): 2087-5053ISSN (Online): 2476-9614  rti bahwa responden yang telah bekerja 0,238 kali berpeluang mengalami stress berat.
Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Dengan Motivasi Kerja Perawat Di Ruang Interne Dan Bedah Rsud Solok Selatan Tahun 2017 Rhona Sandra
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v9i1.1258

Abstract

Gaya kepemimpinan memiliki pengaruh yang besar terhadap motivasi kerja    perawat yang hendak dicapai dalam situasi tertentu, sehingga peran pemimpin dalam suatu organisasi sangatlah penting dan menentukan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan motivasi kerja perawat di ruang interne dan bedah. Metode penelitian ini dengan desain cross sectional study, dengan sampel seluruh perawat pelaksana dan katim yang berada di ruang rawat inap interne dan bedah yang berjumlah 37 orang. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan motivasi kerja perawat (p value  =  0,013). Agar kepala ruangan mengenali gaya kepemimpinan yang digunakan karena berpengaruh terhadap motivasi kerja perawat diruangan.Keywords : Gaya, Kepemimpinan, Motivasi
THE EFFECT OF BUTEYKO BREATHING AND ASTHMA EXERCISE ON ASTHMA SYMPTOMS AMONG PATIENTS WITH ASTHMA erik kusuma
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 2 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i2.6449

Abstract

Asthma is a chronic inflammatory disease of the airways and is on the increasing trend owing to air pollution and urbanization. The use of alternative ways of treatment that are as efficacious as the standard treatment is needed. This study aims to assess the effect of buteyko breathing and asthma exercise on reducing asthma symptoms. A quantitative approach with true experimental design was adopted for the study. Simple random sampling technique was adopted to select 18 samples for the study, 9 samples each for the experimental (buteyko) and control (asthma exercise) groups. The duration of the study was 2 weeks. The effects were assessed using the weekly asthma symptom questionnaire. The dependent T-test was used to see the difference in asthma symptom scores at the initial and final visit of the 2nd week in both groups. Independent T-test was used to determine the difference in the decrease of asthma symptom scores between two groups after 2 weeks of action. The study showed that there were a significant difference in asthma symptom scores at the initial and final visit of the 2nd week in both groups (p 0.00 0.05). However, in experimental group the decrease of asthma symptom scores were more significant (eta squared 0.99 compared to 0.94), so it was concluded that the Buteyko breathing was more effective than asthma exercise in reducing asthma symptoms (p 0.000 0.05). Buteyko breathing was found to be more significantly effective on reducing asthma symptoms among patients with asthma.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KELUARGA UNTUK MENSTIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 2-5 TAHUN Yudha Jatmika; Puspa Fitriyana; Jamilatul Komari; Chairun Nisak; Novaria Puspitasari; Novita Nurkamilah; Siti Aisyah Asri; Mayangga Sukmawati; Hanny Rasni
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1531

Abstract

Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan dimulai sejak konsepsi hingga dewasa. Dasar kepribadian anak terbentuk dari keluarga dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 2-5 tahun. Tujuan khusus untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga balita tentang tumbuh kembang balita umur 2-5 tahun di Desa Serut pada tingkat baik, cukup, kurang dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pengetahuan keluarga  tentang tumbuh kembang balita umur 2-5 tahun. Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, dimana data yang menyangkut variabel bebas dan variabel terikat diambil dalam waktu yang bersamaan, dengan tujuan untuk mencari hubungan antara dua variable. Berdasarkan analisa bivariat diperoleh p-value = 0,002 (α ≤ 0,05) yang artinya ada hubungan antara hubungan tingkat pengetahuan keluarga dalam meningkatkan keterampilan keluarga untuk menstimulasi tumbuh kembang balita. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan pada analisis bivariat yaitu 0,373 yang menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi antara kedua variabel dalam kategori sedang. Kata kunci: tingkat pengetahuan, keterampilan, tumbuh kembang balita
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DALAM MENGATASI KELUHAN KESEHATAN PADA KELOMPOK TANI TEBU JATIROTO LUMAJANG Zainal Abidin
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2233

Abstract

Salah satu negara kepulauan terbesar didunia adalah Indonesia yang terletak digaris katulistiwa yang beriklim tropis oleh karena itu memiliki banyak keanekaragaman flora dan fauna didalamnya, selain itu juga terdapat keanekaragaman hayati yang salah satunya ragam variasi tanaman herbal. Laporan penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaataan dan pengolahan tanaman obat dalam mengatasi keluhan kesehatan petani tebu di Jatiroto Lumajang Metode penelitian yang dipilih adalah penelitian deskriptif eksploratif. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei eksploratif pada kelompok tani tebu Jatiroto Lumajang. Seluruh anggota kelompok tani tebu di Kecamatan Jatiroto kabupaten lumajang menjadi Populasi dalam penelitian ini, dengan sampel penelitian sejumlah 150 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanaman obat yang digunakan oleh Kelompok Tani Tebu di Jatiroto Lumajang adalah Tanaman Salam, Tanaman Sirih, Tanaman Jahe, Tanaman Temulawak, Tanaman Sirsak, Tanaman Kencur, dan Tanaman Kunyit. Jahe  adalah tanaman yang paling banyak dimanfaatkan oleh responden yakni sebanyak 56 responden (37,3%). Selain jahe, tanaman lain yang paling banyak dimanfaatkan adalah tanaman sirih sebanyak 29 responden (19,3%) dan tanaman daun salam sebanyak 22 responden (14,7%). Laporan penelitian ini dapat dijadikan sumber pembaca untuk menjadi salah satu sumber guna mengimplementasikan pemanfaatan tanaman obat dalam mengurangi keluhan kesehatan pada daerah-daerah lain yang dominan masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani
EVALUASI MANAGEMEN LAKTASI IBU MUDA DI POSYANDU RAMBUTAN 5 Zuhrotul Eka Yulis Anggraeni*
The Indonesian Journal of Health Science Vol 6, No 2 (2016): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v6i2.137

Abstract

Breastfeding is a nature if every woman who has a child, and it’s a complex condition since it need an optimal preparation so that a mother could give optimal breastmilk for her baby. Lactation management programme for pregnant mother is based on the consecquences of growth and developmental proccess of the baby from the womb untill she born and at golden period of her early life. This research are conduct to find out the lactation management programme of young mother through pregnancy and after the baby has born. It’s a descriptional research with cross sectional approach and the data used are restrospective data. The respondent are all of young mother in Posyandu Rambutan 5. The result show that the evaluation of lactation management programme is in good enough category.  Mother’s knowledge and application of lactation management in posyandu rambutan 5 should be improved.Keyword : management, lactation, young mother
Peran Petugas Kesehatan dalam Optimalisasi Nutrisi Ibu Hamil dan Monitoring Kesejahteraan Janin Melalui Model Edukasi Maternal-Neonatal (EMN) Berbasis Family Cultural Diyan Indriyani; Sri Wahyuni
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i1.4852

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Kehamilan merupakan peristiwa penting yang sangat ditunggu dalam keluarga. Keluarga sebagai pendukung utama pada ibu hamil, juga tidak terlepas dari budaya yang diyakininya. Petugas kesehatan memiliki peran dalam membantu ibu hamil dan keluarga agar adaptif dengan budaya yang dimiliki terutama dalam memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, termasuk perilaku ibu dalam monitoring kesejahteraan janin selama di rumah. Penelitian ini memiliki tujuan meningkatkan peran petugas kesehatan dalam optimalisasi nutrisi ibu hamil dan monitoring kesejahteraan janin melalui model Edukasi Maternal-Neonatal (EMN) berbasis family cultural. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperiment dengan sampel ibu hamil di RS Kalisat dan Wilayah Puskesmas Sumbersari Jember sebanyak 100 responden yang diambil secara purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan skala likert. Hasil: Rerata peran petugas kesehatan dalam aplikasi Model EMN terhadap optimalisasi nutrisi ibu hamil pada pre test yaitu 60,51 dan hasil post test 78,30 sedangkan dalam monitoring kesejahteraan janin di rumah rerata peran petugas kesehatan pada pre test yaitu 61,50 dan nilai post test 75,65. Peran petugas kesehatan dalam optimalisasi nutrisi ibu hamil menggunakan analisis T-test didapatkan p-value sebesar 0,01 dan terhadap optimalisasi kemampuan ibu hamil dalam monitoring kesejahteraan janin di rumah  didapatkan p value 0,03. Simpulan dan Implikasi: Model EMN berbasis family cultural efektif terhadap peran petugas kesehatan dalam optimalisasi nutrisi ibu hamil dan monitoring kesejahteraan janin. Dengan demikian model ini dapat digunakan oleh petugas kesehatan sebagai upaya preventif terhadap kematian ibu maupun janin.
PENINGKATAN PERILAKU MENCUCI TANGAN DENGAN TEKNIK MODELING PADA KELOMPOK ANAK USIA SEKOLAH Sri Wahyuni; Sigit Mulyono; Wiwik Wiarsih
The Indonesian Journal of Health Science Vol 8, No 2 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v8i2.868

Abstract

Hand washing is a simple action that can prevent a variety of diseases especially diarrhea, but this action is still rarely carried out by school children. This study aimed to increase hand washing behavior by modeling techniques at primary school age children ( 6-12 years ). The research design was quasi experiment consisting of two groups; 38 subjects as intervention groups and 38 subjects as control groups. The sampling technique used stratified random sampling, followed by simple random sampling. The results showed hand washing practices was increased by modeling activity (p=0.000). Behaviour modification with modelling techniques can be applied as one effort to increase hand washing behavior of school children that could be integrated in the school nursing service. Keywords: School age children, behavior modification, hand washing
Pengaruh Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Keluarga terhadap Perawatan Kesehatan Anggota Keluarga Lansia Cahya Tribagus Hidayat
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.5150

Abstract

Keluarga memiliki pengaruh yang penting tehadap pembentukan identitas individu, status kesehatan dan perasaan harga diri individu. Sistem pendukung yang vital bagi individu adalah keluarga, dimana keluarga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan- kebutuhan anggota keluarga dengan menjalankan fungsi biologi, fungsi pendidikan, fungsi psikis, fungsi sosiokultural, serta fungsi kesehatan. Aktivitas-aktivitas keluarga dalam menjalankan fungsi kesehatan dan kesimbangan antara anggota keluarga tidak terlepas dari lima tugas dalam perawatan kesehatan keluarga. Unit fungsional terkecil dalam pemberian asuhan keperawatan keluarga adalah keluarga, dimana pertisipasi anggota keluarga dalam pemberian asuhan keperawatan keluarga sangat mempengaruhi hasil dari asuhan keperawatan keluarga lansia tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga terhadap perawatan kesehatan anggota keluarga lansia. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan one-group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan lansia sejumlah 40 responden yang diambil menggunakan consecutive sampling. Uji statistik menggunakan t test dependent dengan nilai α = 0,05. hasil uji statistik t-test dependent diperoleh p value 0,000 dengan α = 0,05.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga terhadap perawatan kesehatan anggota keluarga lansia. Diharapkan perawat dapat memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan lansia sehingga keluarga bisa mandiri dan mampu melaksanakan tugas kesehatan keluarga dengan baik