cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 351 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026)" : 351 Documents clear
Pengaruh Terapi Spiritual Terhadap Kecemasan Ibu Dengan Anak Autis di SLB Pidie: Studi Quasi Eksperimental Miniharianti Miniharianti; Badrul Zaman; Nurul Atikah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51272

Abstract

Terapi spiritual merupakan salah satu pendekatan non-farmakologis yang diyakini dapat membantu mengurangi kecemasan melalui pendekatan keagamaan dan ketenangan batin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi spiritual terhadap tingkat kecemasan pada ibu yang memiliki anak dengan gangguan spektrum autisme. Desain penelitian menggunakan pendekatan Quasi eksperiment dengan kelompok perlakuan dan kelompok control di SLB kabupaten Pidie. Jumlah Sampel 40 ibu yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok intervensi yang menerima terapi spiritual sesuai modul mengikuti 6 sesi terapi terstruktur selama 3 minggu. Kelompok Kontrol tidak mendapatkan terapi, namun dijanjikan sesi psychoeducation setelah penelitian selesai sebagai bentuk ethical consideration. Pretest dan posttest menggunakan kuesioner kecemasan State-Trait Anxiety Inventory (STAI) Hasil: Distribusi tingkat kecemasan kelompok intervensi mayoritas kecemasan sedang (55%) sedangkan kelompok kontrol didominasi kecemasan sedang (70%). Nilai uji Wilcoxon diperoleh Z = -3,667 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, intervensi yang diberikan terbukti efektif menurunkan tingkat kecemasan pada responden. Kesimpulan: Terapi spiritual berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu dengan anak autisme. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif penanganan psikologis dalam mendampingi orang tua anak berkebutuhan khusus.
Developing Support System Terhadap Tingkat Kecemasan Menghadapi Skripsi pada Mahasiswa Tingkat Akhir Novi Aprilia; Susi Muryani; Khodijah Khodijah; Ratna W; Nurhakim YW; Arif R; Syarifudin B
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51461

Abstract

Ansietas banyak dialami mahasiswa tingkat akhir saat menghadapi skripsi. tuntutan akademik, keterbatasan waktu, proses bimbingan, serta kurangnya dukungan sosial sering kali meningkatkan kecemasan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh Developing Support System (DSS) terhadap tingkat ansietas mahasiswa tingkat akhir. Metode penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pre-post test without control group. Populasi adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi, dengan sampel sebanyak 65 orang menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi DSS dilakukan selama 3 bulan melalui konseling, diskusi, motivasi, dan dukungan sebaya. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20–22 tahun (82,9%) dan berjenis kelamin perempuan (80%). Motivasi utama mahasiswa berasal dari orang tua (95,4%). Tingkat ansietas sebelum intervensi terdiri atas 56,9% cemas ringan dan 43,1% cemas sedang. Setelah intervensi DSS, mayoritas responden (98,5%) berada pada kategori cemas ringan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna tingkat ansietas sebelum dan sesudah intervensi (p=0,000; t=13,295). DSS efektif menurunkan tingkat ansietas mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi skripsi. DSS dapat diterapkan secara aplikatif oleh dosen dan lingkungan akademik sebagai strategi pendampingan. Penelitian lanjutan perlu memperluas sampel dan mengombinasikan dengan intervensi psikososial lain untuk hasil yang lebih komprehensif.
Analisis Kasus Pending Klaim Pelayanan Asuransi BPJS Kesehatan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung Muh Amin; Zaenal Arifin; Yuni Indrawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51519

Abstract

BPJS Kesehatan (the health social security administration) was implemented in 2014 as the national health insurance system (JKN) to provide affordable healthcare services. BPJS Kesehatan service reimbursement processes use the INA-CBGs (Indonesia-Based Groups) system. A common problem faced by hospitals is pending claims, which impacts operational costs, salaries, drug procurement, service quality, and public trust. Recommendations are needed to improve claim quality and create a more effective and efficient claims system. The objective is to analyze the types of pending claims, their causes, and improvements to prevent pending claims for BPJS Kesehatan insurance services. The research method used is a mixed methods study with a sequential explanatory design. Primary data collection consisted of a recapitulation of pending claims cases from January to March 2025 and in-depth interviews. The results of the study showed that pending claims were 1.99% in January, 2.83% in February, and 2.23% in March. Types of pending claims; the highest clinical type was in February 60.9%, the highest coding type was in March 33.6%, and the highest administrative type was in January 28.6%. Causes of pending claims for clinical types; diagnosis lacks supporting evidence, no supporting examinations, supporting results do not support the diagnosis. no treatment is provided, as PPK 1 competency, service episode. Types of coding; placement of primary and secondary diagnoses is inappropriate, supporting data is lacking in the diagnosis, differences in perceptions between BPJS coders and verifiers, coder accuracy. Types of administration; incomplete files, SEP incompatibility, incorrect treatment billing entries. Prevention of pending clinical claims; improving communication between doctors, coders and internal verifiers, monitoring by MPP on clinical data, socialization of FKTP competencies. Types of coding; Coding verification, coding of diseases and procedures according to medical record-based evidence, improving understanding between coders and BPJS verifiers, updating coders with regulatory information and participating in training. Types of administration: data combination application, socialization of completeness of BPJS Health claims administration.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Kasus Bullying dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental pada Siswa SMP di Kabupaten Soppeng Nurhardianti Ibrahim; Sapriana Sapriana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51561

Abstract

The widespread use of social media among adolescents has significantly affected their social behavior and mental health. This study aimed to analyze the influence of social media use on bullying behavior and its impact on the mental health of junior high school students in Soppeng Regency. Using a quantitative quasi-experimental design (pretest–posttest), data were collected from 521 respondents through questionnaires, interviews, observations, and focus group discussions. Statistical analyses included descriptive tests, t-test, Chi-Square, and binary logistic regression. The results showed that 79.2% of students frequently or very frequently used social media, 35.9% had been victims of bullying, and 76.4% had acted as perpetrators. A total of 63.8% reported negative mental health impacts. The t-test revealed significant differences in mental health between students affected and unaffected by social media (p = 0.001). Regression analysis identified age, gender, and bullying experience as factors significantly influencing mental health (p < 0.05). These findings suggest that social media indirectly affects students’ mental health through bullying experiences. Therefore, school-based prevention and counseling programs are needed to strengthen adolescents’ psychological resilience
Tren Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Depok Tahun 2022–2024 Aulia Habibi; Tri Yunis Miko Wahyono
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51589

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penyakit HIV di Kota Depok pada tahun 2022–2024. Metode penelitian berupa analisis deskriptif menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Depok dan SatuDataDepok yang dikaji meliputi jumlah kasus HIV baru, cakupan pengobatan antiretroviral (ARV) pada orang dengan HIV (ODHIV), serta distribusi kasus berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan tren kasus HIV baru yang fluktuatif, meningkat sebesar 33,03% dari 327 kasus pada tahun 2022 menjadi 435 kasus pada tahun 2023, kemudian menurun sebesar 6,90% menjadi 405 kasus pada tahun 2024. Cakupan pengobatan ARV mencapai 100% pada tahun 2022–2023, namun menurun menjadi 85,43% pada tahun 2024. Kasus pada laki-laki mendominasi dengan proporsi 79–84%, sedangkan kasus pada perempuan sebesar 16–21% dengan kecenderungan meningkat setiap tahunnya. Kelompok usia 25–49 tahun merupakan kelompok dengan jumlah kasus tertinggi sepanjang periode penelitian. Temuan ini memberikan gambaran penting mengenai dinamika epidemi HIV di Kota Depok dan menjadi dasar dalam perumusan strategi pencegahan dan pengendalian HIV yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: tren HIV; cakupan ARV; distribusi kasus HIV; jenis kelamin; usia
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Alat Pelindung Diri (APD) Oleh Tenaga Kesehatan dan Keluarga Pasien Dalam Tatalaksana Pasien Tb Di Rumah Sakit: Literature Review Desi Fitriyanti; Herniza Herniza; Siti Rahmalia
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51614

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan yang cukup besar di rumah sakit, terutama bagi tenaga kesehatan dan keluarga pasien yang sering berinteraksi dengan penderita. Salah satu cara penting untuk mencegah penularan penyakit ini adalah dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Namun, tingkat kepatuhan dalam penggunaan APD masih berbeda-beda antara satu individu dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai faktor yang memengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan dan keluarga pasien dalam menggunakan APD selama perawatan pasien TB di rumah sakit. Kajian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan naratif berdasarkan tujuh artikel yang terbit antara tahun 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, ketersediaan APD, budaya keselamatan di rumah sakit, dan dukungan keluarga. Beberapa hambatan yang sering muncul antara lain keterbatasan fasilitas, ketidaknyamanan saat memakai APD, dan adanya stigma terhadap TB. Untuk meningkatkan kepatuhan, perlu dilakukan edukasi yang berkelanjutan, pengawasan yang konsisten, serta pembentukan budaya keselamatan di tempat kerja. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan dalam penggunaan APD merupakan langkah penting untuk mencegah penularan TB di rumah sakit. Kata kunci: kepatuhan, alat pelindung diri, tenaga kesehatan, keluarga pasien, tuberkulosis
A Cross Sectional Study On Factors Associated With The Risk Of Anemia In Prospective Brides In Cipayung District, Depok City In 2025 Yanti Samosir; Sandra Fikawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51649

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan serius di dunia dengan prevalensi global pada remaja putri mencapai 40–88%, dimana di Indonesia prevalensinya 57,1% (SKRT 2016) dan di Jawa Barat 22,7% (SSGI 2022). Faktor yang memengaruhi terjadinya anemia antara lain Lingkar Lengan Atas (LILA), Indeks Massa Tubuh (IMT), paparan rokok, sanitasi toilet sehat, serta sumber air minum sehat berdasarkan indikator aplikasi SIGA dan data ELSIMIL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada Calon Pengantin di Kecamatan Cipayung Kota Depok Tahun 2025. Penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan desain cross sectional menggunakan data sekunder dari Aplikasi SIGA Kemendukbangga pada 278 calon pengantin yang terdaftar di ELSIMIL Kecamatan Cipayung, Kota Depok, periode Januari–Juni 2025. Analisis yang digunakan meliputi univariat, bivariat, dan multivariat dengan batas kemaknaan p<0,05 serta tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis  bivariat menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh (IMT) (OR = 2,191; 95% CI: 1,775-2,706; p = 0,000), LILA (Lingkar Lengan Atas) (OR = 0,456; 95% CI: 0,370-0,563; p = 0,000), Keterpaparan Rokok (OR = 72,667; 95% CI: 23,671-223,080; p = 0,000) merupakan prediktor signifikan terhadap kejadian anemia pada calon pengantin di wilayah Kecamatan Cipayung Kota Depok. Faktor IMT, LILA, paparan rokok, jamban dan sumber air minum tidak layak berpengaruh terhadap anemia pada calon pengantin sehingga diperlukan edukasi, penyuluhan, serta kolaborasi stakeholder di Kecamatan Cipayung Kota Depok untuk pencegahan dan persiapan kesehatan menuju kehamilan.
Pengaruh Edukasi Manajemen Diri Diabetes Terhadap Pengetahuan dan Keyakinan Diri Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan Maria Uli Marselina Saragih; Siti Zahara Nasution; Evi Karota Bukit
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.50121

Abstract

Peningkatan jumlah penderita diabetes melitus tipe 2 di Indonesia menimbulkan tantangan dalam pengelolaan penyakit kronik. Edukasi mandiri berbasis Diabetes Self-Management Education (DSME) dipandang efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien dalam mengelola penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh DSME terhadap peningkatan pengetahuan dan self-efficacy pasien diabetes melitus tipe 2. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dan kelompok kontrol. Sebanyak 66 pasien dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan self-efficacy yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai pengetahuan dan self-efficacy kelompok intervensi setelah diberikan edukasi DSME, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 65,21 menjadi 85,45, dan self-efficacy dari 60,45 menjadi 88,12. Edukasi DSME terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman dan keyakinan pasien dalam pengelolaan diri. Hasil ini mengindikasikan pentingnya integrasi DSME dalam praktik keperawatan untuk pasien dengan penyakit kronis.
Efektivitas Daun Kelor pada Lansia dengan Diabetes mellitus di Desa Purbayan Anjeni Findi Astuti; Agus Sudaryanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.50821

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang umum terjadi pada lansia dan sering disertai dengan komplikasi seperti hipertensi. Penanganan tekanan darah tinggi pada penderita DM, khususnya lansia, menjadi tantangan tersendiri. Terapi nonfarmakologis seperti pemberian rebusan daun kelor (Moringa oleifera) diketahui memiliki potensi dalam membantu menurunkan gula darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia dengan diabetes mellitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Sebanyak 10 lansia menjadi responden, dipilih secara purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi berupa pemberian rebusan daun kelor selama beberapa hari. Analisis dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Paired Sample T-Test. Hasil: Terdapat penurunan median gula darah 282,0 mg/dL dan menurun menjadi 196,3 mg/dL. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan adanya penurunan gula darah yang signifikan (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian rebusan daun kelor menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan gula darah pada lansia dengan DM tipe 2. Intervensi ini dapat menjadi alternatif pendukung dalam pengelolaan tekanan darah tinggi secara alami, terutama pada kelompok usia lanjut. Kata Kunci: diabetes melitus tipe 2, gula darah, lansia, daun kelor, intervensi nonfarmakologis
Pengaruh Latihan Passive Range Of Motion (Rom Pasif) dan Perubahan Posisi Terhadap Hemodinamik Pasien yang Terpasang Ventilasi Mekanik Desnen Salti; Bayhakki Bayhakki; Erika Erika
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51127

Abstract

Abstrak Pasien kritis yang terpasang ventilasi mekanik berisiko mengalami ketidakstabilan hemodinamik akibat imobilisasi berkepanjangan yang dapat menurunkan perfusi jaringan dan meningkatkan komplikasi. Intervensi non-farmakologis seperti Passive Range of Motion (ROM pasif) dan perubahan posisi berperan dalam menjaga stabilitas fisiologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ROM pasif dan perubahan posisi terhadap hemodinamik pasien dengan ventilasi mekanik, meliputi tekanan darah, mean arterial pressure (MAP), frekuensi nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen. Desain penelitian menggunakan pre-experimental one group pretest-posttest pada 45 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa ROM pasif ekstremitas atas dan bawah serta perubahan posisi semi fowler dan lateral dilakukan secara terjadwal. Data hemodinamik dikumpulkan menggunakan bedside monitor dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan perbedaan bermakna pada seluruh parameter (p < 0,001): tekanan darah, MAP, nadi dan frekuensi napas menurun signifikan, sedangkan saturasi oksigen meningkat dari 94,49% menjadi 98,24%. Kesimpulan: ROM pasif dan perubahan posisi efektif memperbaiki stabilitas hemodinamik pasien ventilasi mekanik serta menjadi intervensi keperawatan sederhana, aman dan non-invasif untuk mencegah komplikasi imobilisasi. Kata Kunci: ROM Pasif, perubahan posisi, hemodinamik, ventilasi mekanik

Page 5 of 36 | Total Record : 351