cover
Contact Name
Irika Widiasanti
Contact Email
irika@unj.ac.id
Phone
+6281578300565
Journal Mail Official
jurnalmenara@unj.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil - UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Menara: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 19074360     EISSN : 26225549     DOI : https://doi.org/10.21009/jmenara
Core Subject : Engineering,
Jurnal Menara ditujukan kepada semua akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Dengan adanya Jurnal Menara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Cakupan Jurnal Menara meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil
Articles 235 Documents
PENCEMARAN LAUT OLEH MINYAK Henita Rahmayanti
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.112 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i1.7853

Abstract

Pencemaran laut adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam laut hingga merubah tatanan atau komposisi air karena kegiatan manusia atau karena proses alam, dan kualitas turun sampai ketingkat tertentu dan menyebabkan fungsi dari laut tidak sesuai dengan peruntukannya,Pencemaran laut terjadi karena banyak hal, antara lain sampah , bahan kimia dan yang paling menonjol permasalah pencemaran dilaut adalah minyak, baik yang berasal dari pemboran minyak, juga tumpahan minyak dari kegiatan transportasi di laut.Untuk mengurangi dampak negatif dari pencemaran laut oleh minyak, maka dikemukakan alternatif solusi antara lain penegakan peraturan dari undang-undang yang sudah ada dan pemakaian alat guna mengurangi atau mencegah pencemaran oleh minyak pada setiap kegiatan kapal.Perlidungan lingkungan perairan sangat penting, karena mengingat fungsi laut yang amat penting bagi kelangsungan hidup di muka bumi.
STUDI PEMANFAATAN SERAT IJUK SEBAGAI BAHAN TAMBAH TERHADAP MUTU BATA BETON KARAWANG (ROSTER) Erna Septiandini; Dede Sulaiman
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.621 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i1.7854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan mutu bata beton karawang (roster) yang menggunakan serat ijuk sebagai bahan tambah dengan persentase 2%, 4%, 6% dan 8% dari berat semen terhadap mutu BBK 10 bata beton karawang (roster) Standar Nasional Indonesia (SNI 03-1570-1989).Pelaksanaan kegiatan penelitian dilakukan di laboratorium Balai Bahan dan Barang Teknik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta di Jl. Let.jen Suprapto Cempaka Putih, Jakarta. Pembuatan benda uji dilakukan di Pabrik buis beton Aneka Alam di Cipondoh Raya, Tangerang-Banten. Waktu Penelitian dilaksanakan dari bulan November – Januari 2005. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang mengacu pada SNI 03-1570-1989. Jumlah benda uji seluruhnya ada 40 buah dari 4 perlakuan, masing-masing kelompok perlakuan ada 10 buah dengan perbandingan 1 : 6 dan serat ijuk sebesar 2%, 4%, 6% dan 8% terhadap berat semen, dengan perincian 5 buah untuk pengujan kuat tekan dan 5 buah untuk pengujian daya serap. Setiap benda uji akan dilakukan pengujan kuat tekan dan daya serap. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan analisa varians dan diuji t rata-rata satu pihak dengan taraf signifikan () = 0,01. Hasil penelitian ini didapat bahwa penggunaan bahan tambah serat ijuk tidak dapat dijadikan sebagai bahan tambah pada pembuatan roster, dan tidak dapat menghasilkan mutu roster kelas BBK 10 menurut SNI 03-1570-1989.
PARTISIPASI DOSEN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI S-1 PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL FT. UNJ Nuriman Thoha
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.866 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i1.7855

Abstract

Secara umum tujuan penelitian dalam rangka upaya perbaikan faktorinternal mahasiswa melalui faktor eksternal dalam hal ini partisipasi dosen.Secara khusus menginformasikan bagaimana kecenderungan partisipasidosen yang diukur dari tingkat kehadirannya di kelas, membantu mahasiswadalam tujuan dan prinsip kuliah, frekuensi bimbingan, diskusi dan umpanbalik, transparansi hasil evaluasi atau tes serta melakukan reviu secaraberkala dalam upaya meningkatkan keberhasilan belajar mahasiswa diukurdari indeks prestasi, serta bagaimana hubungan antara partisipasi dosendengan keberhasilan belajar mahasiswa di Program Studi Jurusan TeknikSipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.Penelitian ini dilakukan di Jurusan Teknik Sipil FT-UNJ selama periodeAgustus sampai Oktober 2004. Sampel secara acak di ambil 35 dari 199mahasiswa. Untuk menjabarkan data digunakan metode deskriptif dankorelasi untuk menguji hipotesis. Berdasarkan jenis kelamin responden lakilaki(45,7%) dan perempuan (54,3%) dengan 41 – 60 SKS yang mempunyaiprosentase terbesar serta IPK 2,51 – 3,00 sebesar 48,57%.Pada taraf nyata 0,05, menunjukan bahwa; (1), dari sembilan variabel yangdi analisis hanya lima yang mempunyai hubungan yang positif yaitu;kehadiran dosen (X1) persamaannya Y = 1,501 + 0,361 X1 , Tujuan kuliah(X2) dengan Y = 1,395 + 0,598 X2, Konsep/Prinsip Kuliah (X3) dengan Y =1,585 + 0,572 X3, Frekuensi Bimbingan (X5) dengan Y = 1,397 + 0,459 X5,Diskusi/umpan Balik (X7) dengan Y = 1,436 + 0,565 X7, dan transparansiEvaluasi/hasil tes (X8) dengan Y = 1,830 + 0,393 X8. (2) Terdapat hubunganpositif antara (X) secara bersama-sama dengan (Y) dengan kekuatanhubungan 0,947 dan 87,5% variasi indek prestasi kumulatif mahasiswaditentukan oleh adanya kontribusi partisipasi dosen, dengan persamaan ;Yˆ =0,363 + 0,063 X1 + 0,336 X2 + 0,0543 X3 + 0,08247 X5 + 0,291 X7 - 0,0579X8.
KUALITAS PELAYANAN DI JURUSAN TEKNIK SIPIL FT.UNJ DARI SUDUT PANDANG MAHASISWA SEBAGAI PELANGGAN Irika Widiasanti
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.681 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i1.7856

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya perbaikan kualitas manajemen di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (JTS-FT-UNJ). Secara khusus mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan dan hubungannya dengan kepuasan layanan dari sudut pandang mahasiswa sebagai pelanggan.Penelitian dilaksanakan pada periode Agustus sampai Oktober 2004. Penjaringan data pada periode 01 – 15 Oktober 2004 dengan sampel 95 dari 607 mahasiswa dan diambil secara acak melalui metode survey dengan instrumen yang dibuat berdasarkan teori yang berhubungan dengan maksud penelitian. Untuk menjabarkan data sehingga dapat di informasikan menggunakan metode deskriptif dan analisis faktor, sedangkan metode korelasi dilakukan untuk menguji hipotesis yang menyatakan kekuatan hubungan antar variabel.Pada taraf signifikasi 0,05, pengujian kelayakan data menggunakan Bartlett Test of Sphercity memberikan 816,420 dan Kaiser-Meyer-Olkin of Sampling Adequacy sebesar 0,747. Pengujian keandalan alat ukur dengan skala alpha memberikan 0,8420 berarti memuaskan. Penilaian responden dengan analisis faktor terhadap kualitas layanan memberikan sembilan faktor dengan hanya enam faktor yang nilai alpha > 0,5 yaitu faktor kemampuan-nyata fasilitas (F1), jaminan pengetahuan (F2), kualitas laboratorium (F5), jaminan ketrampilan (F6), empati dalam berkomunikasi (F7), dan keandalan waktu penyelesaian studi (F9). Dengan hubungan; Y = 0,493 F1 + 0,448 F2 + 9,147 10-2 F5 + 0,146 F6 +0,124 F7 + 0,185 F9 - 4 .555 10-16. Kekuatan hubungan 0,724 dengan 49,1% variasinya
PERENCANAAN STRUKTUR ATAP RANGKA BAJA PADA KONSTRUKSI TRIBUN STADION SEPAKBOLA (STUDI PERENCANAAN PADA LAPANGAN SEPAKBOLA SUMAMPIR KRAKATAU STEEL CILEGON) Risdian M. Nur; Nasruddin M
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.81 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i1.7857

Abstract

Studi perencanaan ini dimaksudkan untuk mengetahui analisis dan perancangan struktur baja balok atap yang dapat memenuhi kebutuhan haudness dan strangthness suatu konstruksi. Studi ini dihancurkan di Sumampir Krakatau Steel Stadion, Cilegon.Metode perencanaan yang digunakan adalah studi pustaka dan observasi lapangan. Teknik ini didasarkan pada data yang diperoleh di mana data dianalisis dan direncanakan sesuai dengan norma-norma. Perhitungan Channel bibir didasarkan pada beban mati, beban hidup dan beban angin pada struktur. Perhitungan baja balok atap menggunakan analisis Cremona.Hasil Dari perhitungan adalah sebagai berikut: dimensi Lip Channel adalah C 125 x 50 x 20 x 2,3 mm dimana balok menggunakan sudut cleat, dengan batangannya di atas, sisi vertikal dan horizontal adalah   60.60.6, dan pada dasarnya adalah   70.70.7. Perayaan tinggi yang menghubungkan baut yang digunakan dalam koneksi adalah  12,7 mm dan  15,8 mm. Dimensi profil pada coloum yang didapat adalah WF 250 x 175 x 7 x 11.Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa baja balok atap pada konstruksi tribune stadion, yang dihitung berdasarkan kombinasi beban mati, beban hidup dan beban angin pada struktur, memiliki kualitas untuk keanehan dan keamanan yang dapat menahan beban kerja sebagaimana ditetapkan oleh standardisasi nasional. Strukturnya diasumsikan memiliki kehidupan selama 30 tahun.
STUDI DAYA TAHAN KEBAKARAN KAYU LAPIS STRUKTURAL DENGAN PELABURAN AMONIUM SULFAT BERKOSENTRASI 10%, 35% AND 60% Risdian M Nur; Sain Abdul Irmis
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.642 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i2.7858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan keberadaan lapis ketahanan api kayu lapis dengan perbandingan 10% sulfon amonium: air 90%, sulfon sulfat 35%: air 65% dan sulfon sulfat 60%: air 40%. Tempat Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Komposit Zat Pusat Penelitian Dan Pengembangan Fisika Terapan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Pusat Penelitian Sains dan Teknologi Serpong, Tangerang - Banten. Adapun penelitian dilaksanakan oleh Bulan Maret 2004 hingga Mei bulan 2004.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi penelitian adalah kayu lapis struktural sebanyak 18 buah hingga tiga perlakuan. Pemeriksaan hipotesis oleh Anava. Uji kondisi analisis yang digunakan dengan uji normalitas dan uji homogenitas menghasilkan data berdistribusi normal ke dan bersifat homogen.Dari data hasil penelitian diperoleh menunjukkan bahwa kayu lapis struktur yang diberikan oleh zat penghambat api dengan konsentrasi 60% sulfononat setelah dilakukan / dilakukan dengan bobot pengujian tetap dengan rata-rata = 19,15 gr sedangkan kayu lapis struktural diberikan oleh zat penghambat api dengan konsentrasi 35% sulfon amonium setelah dilakukan / dilakukan dengan berat pemeriksaan tetap dengan rata-rata = 13,41 gr kayu lapis struktural dan diberikan oleh zat penahan api dengan konsentrasi 10% sulfon amonium setelah dilakukan / dilakukan oleh berat badan pengujian tetap dengan rata-rata = 12,09 gr .Pengujian hipotesis dengan menggunakan Analisis Varian satu arah, diperoleh Fhitung = 50,1630 pada taraf signifikan α = 0,01 diperoleh Ftabel = 6,36 karena Fhitung> Ftabel maka Ho ditolak.Hasil penelitian adalah terdapat perbedaan ketahanan api plywood struktural dengan perbandingan 10% sulfon amonium: air 90%, sulfon sulfat 35%: air 65% dan sulfon sulfat 60%: air 40%
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH KAYU DAN LIMBAH POLIMER SEBAGAI PAPAN KOMPOSIT TERHADAP KUAT LENTUR DAN KADAR AIR PAPAN PARTIKEL Arief Saefudin
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.616 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i2.7859

Abstract

Penelitian ini secara operasional bertujuan untuk mengetahui apakah papan komposit dengan menggunakan campuran limbah kayu dan limbah polimer berpengaruh terhadap kuat lentur dan kadar air berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-2105-1996, yaitu kuat lentur minimal 80 kg/cm2 dan kadar air maksimum 14%. Limbah kayu berasal dari industri pengolahan kayu sedangkan limbah polimer berasal dari industri kancing plastik. Perekat yang digunakan adalah perekat urea formaldehida. Pusat penelitian dilakukan di laboratorium keteknikan kayu Jurusan Teknologi Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan satu perlakuan yaitu penggunaan limbah kayu 90% dan limbah polimer 10% untuk dijadikan papan komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air papan komposit lebih kecil dari nilai kadar air maksimum Standar Nasional Indonesia dan kuat lentur papan komposit lebih besar dari nilai kuat lentur minimum SNI.03-2105-1996, yang artinya bahwa penggunaan limbah kayu dan limbah polimer untuk pembuatan papan komposit memenuhi standar papan partikel kayu. Kesimpulannya adalah teknologi papan komposit limbah kayu dan limbah polimer ada kemanfaatannya dan perlu ditindak lanjuti, khususnya bagi daerah yang berada di lingkungan industri pengolahan kayu dan industri plastik, juga sebagai tambahan ilmu bagi mahasiswa serta dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta khususnya pada mata kuliah Konstruksi Kayu dan Ilmu Bahan Bangunan.
STUDI PENGGUNAAN ABU BATU SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI PASIR PADA PEMBUATAN GENTENG BETON TERHADAP KUAT LENTUR GENTENG BETON Hendri Dunant Hamidi; Elmarini S.Pd
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.453 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i2.7860

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kekuatan beton pentile dengan menggunakan abu batu sebagai bahan substitusi pasir pada derajat persentasi 0%, 5%, 10% dan 15%. Penelitian ini dilakukan di Balai Penelitian Bahan Industri di Jl. Membiarkan. Jend. Suprapto dan pembuatan concre partile congrete dilakukan di PD. Pabrik Patria di Jl. Narogong Raya Bantar Gebang Bekasi dari Februari hingga April 2002. Dengan menggunakan metode eksperimen, ada empat perlakuan substitusi yaitu 0%, 5%, 10% dan 5%, ada potongan-potongan pentil yang digunakan untuk setiap perlakuan, sepuluh untuk uji difraksi kekuatan dan lima untuk tes penyerapan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton pentile tipe A (0%) memiliki kekuatan difraksi 197 kg / cm2 dengan serapan air 9,24% pada avarange: tipe B (5%) memiliki kekuatan difraksi 201 kg / cm2 dengan serapan air 9,25% pada rata-rata. : Tipe C (10%) kekuatan difraksi 187 kg / cm2 dengan 11,02% absoprsi air pada averange: Tipe D (15%) memiliki kekuatan difraksi 172 kg / cm2 dengan penyerapan air 14,10 di averange. Data penelitian diuji dengan uji statif dengan  = 0,01 satu ekor, analisis varian. Berdasarkan analisis kami abstain thitung = 21,59 yang lebih besar dari ttabel = 4,38. Ho berada di area penyesalan. Jadi, ada perbedaan yang signifikan pada substitusi abu batu dengan nilai konkret spekulatif beton pada 10% substitusi. Singkatnya, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penyajian abu batu yang digunakan, semakin rendah kekuatan pentile beton.
PENGARUH KOROSI BAJA TULANGAN TERHADAP KUAT LEKAT BETON BERTULANG Prihantono ST; Saefudin S
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.4 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i2.7861

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan terikat dari beton bertulang yang disebabkan oleh penggunaan baja yang diperkuat. Penelitian dilakukan di laboratorium contriction and material, Universitas Indonesia Depok Jawa Barat. Waktu penelitian antara November, 2001 hingga Januari, 2002. metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, populasi tertutup adalah 30 spesimen instrumen yang diuji. Sampel adalah 24 spesimen beton dengan f`c 40 MPa dalam bentuk kubus, ukuran 15x15x15 cm yang diberi baja yang diperkuat deformasi Ø 18,33 mm. Pengujian kekuatan terikat menghasilkan skor rata-rata untuk baja tulangan yang tidak diperkuat adalah 82,28 kg / cm2, untuk baja tulangan yang dikuatkan adalah 60,00 kg / cm2 dan untuk baja tulangan yang dikuatkan dengan pelapisan epoksi adalah 74,54 kg / cm2. pengujian hipotesis menggunakan satu-ekor. Analisis varian dengan taraf signifikan adalah α = 0,01. hasil terbaik didapat Fhitung> Ftabel atau 24,85> 5,78 yang berarti Ho ditolak. Hasil dari penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikan antara beton dengan baja yang diperkuat tanpa korosi, korosi dan korosi dengan epoxy pelapisan.
STUDI MUTU BATA BETON (PAVING BLOCK) YANG MENGGUNAKAN ABU PUING UBIN KERAMIK SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN Erna Septiandini; Ariana Sofiah
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.074 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i2.7862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah mutu bata beton (paving block) dengan abu puing ubin keramik sebagai bahan pengganti sebagian semen dengan persentase 15%, 20%, 25%, dan 30% dari berat semen dapat memenuhi mutu bata beton (paving block) standar nasional (SNI 03-0691-1996).Benda uji paving block menggunakan komposisi campuran 1(semen+abu puong keramik) : 4 pasir berukuran 20cm x 10cm x 6cm. Pengujian yang dilakukan terhadap paving block adalah kuat tekan, daya serap air dan ketahanan aus berdasarkan SNI 03-0691-1996.Dari hasil pengujian hipotesis dengan uji t didapat bahwa penggunaan abu puing keramik sebesar 15% dari berat semen menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata 23,336 MPa, lebih tinggi dari kuat tekan bata beton mutu B standar SNI 03-0691-1996 (20 MPa), sedangkan penggunaan abu puing keramik sebesar 20% dan 25% menghasilkan kuat tekan di atas kuat tekan mutu C standar SNI (15 MPa) dan penggunaan abu puing keramik sebesar 30% dari berat semen masih termasuk dalam kuat tekan standar mutu C SNI. Hasil uji untuk nilai rata-rata penyerapan air lebih tinggi (belum memenuhi persyaratan) dari standar SNI 03-0691-1996 mutu D(10%). Nilai rata-rata ketahanan aus paving block semakin tinggi jika persentase penggunaan abu puing keramik semakin besar. Hanya penggunaan sebesar 15% dari berat semen yang nilai rata-rata ketahanan ausnya lebih rendah dari nilai rata-rata ketahanan aus standar SNI mutu D (0,219 mm/menit)

Page 2 of 24 | Total Record : 235


Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2022): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2017): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2014): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2013): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil More Issue