cover
Contact Name
Irika Widiasanti
Contact Email
irika@unj.ac.id
Phone
+6281578300565
Journal Mail Official
jurnalmenara@unj.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil - UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Menara: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 19074360     EISSN : 26225549     DOI : https://doi.org/10.21009/jmenara
Core Subject : Engineering,
Jurnal Menara ditujukan kepada semua akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Dengan adanya Jurnal Menara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Cakupan Jurnal Menara meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil
Articles 235 Documents
KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH KOTA DALAM MENANGANI POLUSI UDARA DI WILAYAH PERKOTAAN Henita Rahmayanti
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.672 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7879

Abstract

Tujuan Penulisan ini memberikan gambaran mengenai transportasi di daerah perkotaankhususnya kota-kota yang telah di kategorikan sebagai kota metropolitan danpenanganan polusi udara yang ditimbulkan oleh kemacetan, serta beberapa tujuan lain,yaitu: mengetahui bagaimana kebijaksanaan pemerintah dalam menangani masalahkemacetan, mengetahui bagaimana kebijaksanaan pemerintah dalammengatasi/mereduksi polusi udara yang ditimbulkan oleh kemacetan, mengetahui zatzatberbahaya yang terkandung dalam polutan.
IDENTIFIKASI RESIKO INVESTOR DALAM INVESTASI JALAN TOL Adhi Purnomo; Beta Proton Dalijus
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.249 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7880

Abstract

Dengan dicanangkannya percepatan pembangunan infrastruktur yang antara lain jugamencakup pembangunan 1600 km jalan tol dalam 5 tahun kedepan, pemerintah sudahmelakukan perombakan pada regulasi yang mempermudah untuk berinvestasi bisnis jalan tolyang bankable dengan ditetapkannya Undang-Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan danPeraturan Pemerintah No. 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol.Konsep yang mendasari jalan tol adalah suatu konsep pendanaan dimana dana pembangunanjalan tol sepenuhnya diperoleh dari pemakai jalan tol melalui pengenaan tarif tol. Sedangkaninvestor dibantu lembaga-lembaga pendanaan dalam hal ini berfungsi sebagai “jembatan” agarjalan tol yang bersangkutan dapat diwujudkan dan menghasilkan pendapatan. Industri jalan tolmerupakan proyek yang sangat dipengaruhi risiko dan ketidakpastian dimana timbulnya risikodan ketidakpastian akan mempengaruhi investor merencanakan investasi proyek jalan tol.Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan faktor-faktor utama dari sekian banyak faktor risikoyang mempengaruhi risk response planning investor jalan tol untuk memutuskan berinvestasijalan tol di Indonesia.Setelah melakukan pengujian data maka hasil penelitian didapat bahwa faktor internal lebihdominan dari pada faktor eksternal, dimana prioritas faktor berdasarkan kriteria yaitu identifikasirisiko dan risk attitute memberikan kontribusi hasil yang signifikan. Sedangkan urutan prioritasfaktor berdasarkan subkritera adalah; variabel penentuan besaran tarif, perkiraan biayakonstruksi, operasi, dan pemeliharaan, perkiraan volume lalu lintas, tingkat pengembalianinvestasi, masa konsesi, kematangan dalam mengambil keputusan, profesionalitas sikap, danketerlambatan penyelesaian proyek.
ANALISA METODE PERBAIKAN TANAH LUNAK DAN KOHESIF Irza Ahmad
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.954 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7881

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapat keuntungan dari beberapa macammetode perbaikan tanah lunak dan kohesif. Hal ini sangat penting sehubungan denganperencanaan pondasi. Pondasi akan kokoh dan kuat bila terletak pada tanah yangmempunyai kemampuan atau daya dukung yang mencukupi bagi beban yang diterima. Jadiuntuk tanah yang lunak dan kohesif perlu diperbaiki terlebih dahulu sebelum melakukanpondasi di atasnya.Mengingat pengaruh metode-metode itu berbeda-beda maka kita harus mengetahuimetode yang mempunyai pengaruh metode paling banyak dan yang paling sedikit. Adapunpengaruh metode tersebut baik terhadap deformasi geser, pengaruh liquefaction, jumlahtotal pengurangan penurunan, pengurangan kekuatan, dan lain sebagainya.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah metode tiang pasir padat menunjukkanyang paling baik untuk perbaikan tanah lunak di samping masih mempunyai hasilsampingan yaitu pengurangan penurunan, pembelian ketahanan gelincir dan pencegahanterhadap liquefaction.
STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERLAMBAT WAKTU PENYELESAIAN PROYEK Budiarto S; Dadang Suyadi Suryasumirat; Gina Bachtiar
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.497 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7882

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi keterlambatan suatuproyek. Penelitian dilakukan di Hotel Maharani di Jakarta. Penelitian itudilakukan antara Januari dan Juni 2002Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pertanyaan haire sebagaiinstrumen. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah responden yangdiambil secara acak.Data yang diperoleh dari responden dianalisis menggunakan statistik sederhana dalam formulirtabel Frekuensi dan persentase.Berdasarkan penelitian, temuan menunjukkan bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhiketerlambatan proyek, mereka adalah: (1) alat dan bahan, ada 63,33% dariresponden setuju dan 35,67% responden setuju dengan pernyataan itumenunjukkan alat dan bahan mempengaruhi keterlambatan proyek. (2) sumber daya manusia,ada 66,82% responden setuju dan 33,17% responden tidak setujudengan pernyataan yang menunjukkan sumber daya manusia mempengaruhi keterlambatan proyek.(3) dana ada 72,33% responden setuju dan 27,67% respondentidak setuju dengan pernyataan yang menunjukkan dana mempengaruhi keterlambatan proyek (4)alam., ada 59,5% responden setuju dan 40,5% respondentidak setuju dengan pernyataan yang menunjukkan sifat mempengaruhi keterlambatan proyek
TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM EATAD (Enhanched Autogenous Thermopilic Aerobic Digestion) Humairoh S; Daryati Sr; Amos Neolaka
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.435 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7883

Abstract

Sistem EATAD merupakan sistem pengolahan sampah yang dapat mengolahbahan baku sampah organik sebesar 300 m3/hari dicampur dengan material kertassebanyak 75 m3/hari yang dilumat, lalu dicerna dan diurai menjadi produk pupuk IBRSolid dan IBR Liquid oleh bakteri Lactobacillus Bulgaricus dan StreptococcusThermophyllus. Pengolahan selama 5 hari, dengan dimensi pengolahan terdiri dari : bakpenampung (16,5 m x 5,5 m x 4 m), Hummer Mill, Electromagnetic Shearator, AirShearator, bak penampung II (16,5 m x 5,5 m x 3 m), 25 buah Digester Tank kapasitas27,21 m3, Filter Press, oven, mesin penggiling, bak pengendap (12 m x 4 m x 3 m),tangki pemurnian (12 m x 4 m x 3 m), dan mesin pengemas produk.Selama ini pupuk hasil pengolahan lain tidak memiliki standar mutu, sedangkan sistemEATAD ini menghasilkan produk pupuk yang memiliki standard mutu, sehinggaperencanaan menyimpulkan bahwa pengolahan sampah dengan sistem EATAD dapatdilaksanakan
PERENCANAAN BALOK TRANSFER PRATEGANG (Prestressed transfer Beam) Dedi Setiadi; Prihantono ST; Dadang Suyadi Suryasumirat
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.176 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7884

Abstract

Desain ini diharapkan menghasilkan analisis balok transfer pratekan yang mengatasibeban besar koloum, beban besar balok yang disebabkan dari ruang tengah tanpa coloum.Ini adalah desain untuk mewajibkan luas ruangan di bawah lantai konstruksi bangunan. Proyek akhir iniAnalisis adalah desain ulang balok transfer pada proyek hotel industri yang dirancang menggunakan manualmenganalisis berkas. Struktur bangunan adalah 9 lantai beton jala yang dirancang untuk utilitas hotel.Balok transfer terletak di lantai 5 gedung yang akan digunakan untuk ruang fungsi danukuran kamar 32 x 25,4 m2.Basis desain teknis pada data nyata dari hotel industri proyek dan itu akan menjadimenganalisis dan merancang menggunakan desain teori elastis oleh T. Y Lin, dengan menggunakan mekanik teknisteori portal ekivalen dan untai standar dari VSL. Penekanan berkas yang disebabkan olehbanyak balok transfer akan diperiksa secara manual dan kemudian akan diperiksa ulang menggunakan strukturprogram SAP 2000.Output dari desain ini adalah 80 x 120 cm balok transfer pratekan dengan 4 tendonyang terdiri dari 2ScU5 - 12 dan 2ScU5 - 16, dengan tekanan maksimum pada kondisi layanan -7.10 MPa dan tegangan maksimum yang lebih rendah pada balok dimensi adalah + 0,96 MPa. Stres ituterjadi pada balok dimensi masih dalam batas yang memungkinkan (-15,21 MPa untuk kompresi dan+2,91 MPa untuk ketegangan).Kesimpulan dari desain ini adalah balok transfer pratekan dapat disimpanbeban besar koloum dengan tegangan pratekan kabel balok, sehingga ruangan bisabebas dari coloum dapat diperlukan.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAMBU PADA PEMBUATAN BATA BETON DALAM KAITANNYA DENGAN KUAT TEKAN SNI 03-0349-1989 Dian Nopiyanti; Erna Septiandini; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.22 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kuat tekan bata beton yangmenggunakan bahan tambahan serat bambu dengan persentase yang berbeda. Penelitianini juga bertujuan untuk mengetahui kuat tekan optimal bata beton yang menggunakancampuran serat bambu dengan kuat tekan beton SNI 03-0349-1989 mutu kelas IV.Prosedur penelitian dilaksanakan menurut SNI 03-0349-1989 dan dilakukan diLaboratorium Bahan Bangunan Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Jakarta, sedangkanbenda ujinya dibuat di pabrik bata beton yang berlokasi di Jl. Kalimalang Bekasi.Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan.Populasi benda uji seluruhnya berjumlah 45 buah dengan perlakuan yang berbeda denganbata beton standar, masing-masing perlakuan 15 buah benda uji. Sampel diambil secaraacak dari seluruh benda uji yang disyaratkan dalam SNI sebanyak 10 buah denganperincian 5 buah untuk pengujian penyerapan air dan 5 buah untuk pengujian kuat tekan.Hasil penelitian menggunakan hipotesis statistik yaitu : 1) uji analisa variansi(ANAVA) satu jalur dengan a = 0,01, kemudian didapat Findeks = 572,536 dan tabel = 6,36.Karena Findeks > Ftabel atau 572,536 > 6,36 sehingga Ho ditolak. 2) Uji T dua rata-rata satupihak dengan a = 0,01 kemudian dari analisa didapat tindeks = 29,114 dan ttabel = 3,797.Karena tindeks < ttabel atau 29,114 < 3,797 maka tolak Ho.Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah : 1) Serat bambu dapat digunakansebagai bahan tambahan adonan bata beton untuk memperoleh hasil kuat tekan bata betonyang optimal adalah dengan persentase sebesar 3% dari berat semen. 2) Nilai kuat tekanbata beton yang menggunakan tambahan serat bambu sebesar 0%, 1% dan 3% memilikiperbedaan yang signifikan, dan memenuhi bata beton normal menurut SNI mutu kelas IVdengan nilai kuat tekannya 20 kg/cm²
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PEMBENGKAKAN BIAYA TERHADAP OWNER PADA PELAKSANAAN PROYEK PRASARANA JALAN DENGAN SUMBER DANA PINJAMAN LUAR NEGERI Adhi Purnomo; Achmad Subki
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.903 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v3i1.7890

Abstract

Prasarana jalan mempunyai peranan sangat penting dalam mendukungproduksi dengan mendistribusikan baik sarana produksi maupun hasil produksidari pusat produksi pertanian, industri, kehutanan, pertambangan danpariwisata menuju daerah-daerah pemasarannya, yang secara keseluruhanmendorong pertumbuhan ekonomi. Dan lebih mendasar lagi adalah berbagaikebutuhan manusia dalam kehidupannya, pemenuhannya sebagian besardifasilitasi dengan keberadaan jalan. Untuk memenuhi tuntutan tersebut maka pembangunan dan pemeliharaanprasarana jalan hendaknya dilaksanakan secara terus menerus. Hanya sajapermasalahannya adalah jumlah panjang jalan yang harus ditangani tidakseimbang dengan jumlah anggaran yang tersedia. Akibat kendala demikiankondisi jalan terancam mengalami penurunan dari tahun ke tahun sehinggadiperlukan biaya tambahan untuk mempertahankan fungsi jalan tersebut. Dari hasil penelitian didapat terjadinya pembengkakan biaya terhadap owner’spada pelaksanaan proyek prasarana jalan sumber dana Pinjaman Luar Negeridan menunjukkan perubahan kondisi lapangan pada masa konstruksi sertamutu dari aspek perencanaan merupakan sumber penyebab utama atasmembengkaknya biaya Proyek Prasarana Jalan.
PONDASI DERMAGA TYPE CAISSON UNTUK REHABILITASI PELABUHAN UJUNG PANDANG Irza Ahmad
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.362 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v3i1.7891

Abstract

Banyak sekali pelabuhan yang terdapat di Indonesia. Tentunya karenaIndonesia terdiri dari pulau-pulau yang membutuhkan pelabuhan, baikpelabuhan besar maupun pelabuhan perintis.Dari sekian banyak pelabuhan, terdapat satu pelabuhan yang memilikipondasi yang direncanakan dengan pondasi Type Caisson yang merupakansatu-satunya di Indonesia, yaitu pelabuhan Ujung Pandang.Pelabuhan ini merupakan pelabuhan yang direhabilitasi dengan memperluasdari pelabuhan yang telah ada.
KECENDERUNGAN BIAYA KUDA-KUDA KAYU DINTINJAU DARI PANJANG BENTANG Erna Septiandini
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.633 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v3i1.7892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari kecenderungan (trend) biaya pembuatan kuda-kuda atap pelana dengan struktur kayu. Sehingga dapatdiperkirakan biaya pembuatan kuda-kuda rangka kayu untuk berbagai panjang bentang.Biaya pembuatan rangka kuda-kuda dengan material kayu dengan bentang 9 m adalah Rp. 4.580.400,- , 12 m adalah Rp. 5.862.912,- , bentang 15 madalah Rp. 7.695.072,- dan bentang 18 m Rp. 10.260.096,-. Kecenderungan (trend) yang diperoleh adalah y = 320628x2 + 283985x + 4E+06

Page 4 of 24 | Total Record : 235


Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2022): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2017): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2014): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2013): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil More Issue