cover
Contact Name
Irika Widiasanti
Contact Email
irika@unj.ac.id
Phone
+6281578300565
Journal Mail Official
jurnalmenara@unj.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil - UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Menara: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 19074360     EISSN : 26225549     DOI : https://doi.org/10.21009/jmenara
Core Subject : Engineering,
Jurnal Menara ditujukan kepada semua akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Dengan adanya Jurnal Menara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Cakupan Jurnal Menara meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil
Articles 245 Documents
Analisis Perhitungan Rancangan Bangunan Gudang (Studi Kasus: Gudang Konsolidasi Block C.05 SBU Marunda – Jakarta) (In Press) S, Daniel; Tua Naibaho, Pio Ranap; Sembiring, Kristina
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.56496

Abstract

Dalam perencanaan pembangunan bangunan harus melalui tahapan-tahapan tertentu seperti, pemilihan material, besi baja, beton, kayu. Material baja umumnya digunakan sebagai tiang penyangga utama yang biasa disebut kolom dan balok. Penggunaan struktur baja pada sebuah bangunan saat ini sedang banyak diminati oleh berbagai konsumen, terlebih pada pembangunan gudang. Penelitian ini akan menganalisis pemodelan struktur Gudang Konsolidasi Marunda Jakarta menggunakan software ETABS v.21 dan secara manual mengecek gaya dalam yang bekerja untuk mengetahui kapasitas pada bagian yang ditinjau yaitu kolom baja profil HB- 350.350.12.19 dan balok baja profil IWF-250.125.6.9 sesuai SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, SNI 1729:2020, dan SNI 2847:2019. Dari hasil analisa didapatkan kolom HB-350.350.12.19, tidak melebihi nilai kekuatan nominal yang artinya profil aman. Dimana ϕMn ≥ Mu 537,408 kN.m ≥ 43,6050 kN.m profil aman terhadap gaya momen ultimit, dan ϕPn ≥ Pu 3600,54 kN ≥ 265,02 kN profil aman terhadap gaya aksial. Dan untuk profil balok IWF-250.125.6.9, tidak melebihi nilai kekuatan nominal yang artinya profil aman. Dimana ϕMn ≥ Mu 76,0758 kN.m ≥ 3,4866 kN.m profil aman terhadap gaya momen ultimit, ϕVn ≥ Vu 190,08 kN ≥ 2,6884 kN profil aman terhadap gaya geser dan lendutan yang terjadi masih dibawah lendutan ijin 0,608 mm < 16,67 mm.
EVALUATION OF TRANSPORT MODE CHOICE BETWEEN TRANS BANJARMASIN BUS RAPID TRANSIT (BRT) AND PRIVATE VEHICLES Niken Meillisa Putri; Widyawati, Nur Endah; Fitriani Hayati
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.56531

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan pribadi di Kota Banjarmasin mengindikasikan perlunya melakukan evaluasi terhadap tingkat minat masyarakat untuk beralih ke moda transportasi publik, khususnya BRT (Bus Rapid Transit) Trans Banjarmasin. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengevaluasi berbagai faktor yang memengaruhi preferensi masyarakat dalam memilih antara Bus Rapid Transit (BRT) dan kendaraan pribadi, serta untuk mengidentifikasi prioritas perbaikan layanan berdasarkan kebutuhan para pengguna. Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik, yang dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat lima faktor signifikan yang memengaruhi minat menggunakan BRT, yaitu tariff, waktu tunggu di halte, keberadaan jalur khusus, kenyamanan halte, dan ketersediaan tempat duduk (1,268). Kelima faktor ini berkontribusi positif dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap kualitas layanan BRT. Berdasarkan factor-faktor tersebut maka prioritas peningkatan layanan BRT mencakup penetapan tarif yang terjangkau, optimalisasi waktu kedatangan bus dengan rentang 20–25 menit, penyediaan jalur khusus untuk meningkatkan efisiensi perjalanan, perbaikan fasilitas halte agar lebih bersih dan nyaman serta penyediaan tempat duduk yang memadai untuk mendukung kenyamanan pengguna saat menunggu. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan peningkatan sistem transportasi publik yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan untuk Kota Banjarmasin.
STUDI KOMPARASI PERENCANAAN DESAIN STRUKTUR ATAS GEDUNG BERTINGKAT TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN MENGGUNAKAN MATERIAL BETON BERTULANG DAN BAJA Ginting, Liberty Herinius; Tua Naibaho, Pio Ranap
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.58942

Abstract

Proses desain struktur suatu bangunan pada dasarnya adalah merencanakan struktur bangunan yang kokoh dan stabil serta mengetahui perbandingan biaya dan waktu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan supaya ekonomis dan efisien. Biaya tersebut dapat tercapai dengan cara memilih jenis struktur yang akan dipakai, yang pada akhirnya mempengaruhi besarnya biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan. Tujuan dari penelitian melakukan komparasi perencanaan desain gedung bertingkat ditinjau pada pekerjaan struktur atas terhadap besarnya biaya dan waktu yang digunakan menggunakan material beton bertulang dan baja. Dari hasil analisis yang sudah dilakukan, diperoleh komparasi biaya dan waktu pelaksanaan didapatkan total biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan struktur atas gedung tersebut menggunakan material beton bertulang yaitu sebesar Rp.103.537.608.702,48 dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan adalah 352 hari. Sedangkan total biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan struktur atas gedung menggunakan material baja yaitu sebesar Rp.159.432.900.473,85 dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan adalah 238 hari. Berdasarkan analisis dengan melakukan komparasi, bahwa menggunakan material baja sebagai struktur lebih mahal dibandingkan dengan material beton bertulang. Adapun selisih rencana anggaran biaya yaitu sebesar Rp.55.895.291.771,36. Sedangkan rencana waktu pelaksanaan menggunakan struktur baja lebih cepat dengan struktur beton bertulang dengan penghematan waktu selisih 114 hari.
ANALISIS PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH TERPADU DI KOTA LHOKSEUMAWE ACEH Sianturi, Gestan; Tua Naibaho, Pio Ranap
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.58951

Abstract

Proyek konstruksi merupakan kegiatan kompleks yang keberhasilannya sangat ditentukan oleh ketepatan waktu dan efisiensi biaya. Namun dalam pelaksanaannya, sering terjadi keterlambatan dan pembengkakan anggaran yang berdampak pada menurunnya kinerja proyek. Untuk itu, dibutuhkan metode pengendalian yang mampu memberikan gambaran menyeluruh dan terukur terhadap aspek waktu dan biaya. Penelitian ini menganalisis kinerja waktu dan biaya pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di Lhokseumawe, Aceh, dengan pendekatan Earned Value Management (EVM). Metode ini mengintegrasikan jadwal, anggaran, dan hasil fisik aktual untuk menghasilkan indikator kinerja yang objektif dan prediktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek secara umum efisien dalam aspek waktu dan biaya. Namun, pada minggu ke-12 hingga ke-18 ditemukan deviasi negatif yang menunjukkan keterlambatan dan pemborosan anggaran. Meskipun demikian, proyek tetap selesai sesuai jadwal dengan estimasi total biaya Rp. 27,84 miliar dan keuntungan sekitar Rp. 2,01 miliar atau 6,74% dari nilai proyek. Temuan ini membuktikan bahwa EVM efektif sebagai alat bantu manajemen proyek dalam memantau dan mengendalikan kinerja secara berkala, serta mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini. Dengan demikian, metode ini layak diterapkan pada proyek-proyek konstruksi skala menengah hingga besar.
KALENG MINUMAN SEBAGAI BAHAN TAMBAH AGREGAT KASAR TEHADAP KUAT TEKAN Rafikah, Syarifah; Suratmin; Aida, Nur
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.59389

Abstract

Untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, sering menggunakan material berupa beton. Beton memiliki kelebihan yaitu mempunyai kuat tekan yang tinggi, mudah dibentuk, dan tahan terhadap temperatur tinggi. Seiring berkembangnya teknologi material, untuk meningkatkan kualitas dan mutu dari beton timbullah berbagai macam inovasi yang dilakukan oleh peneliti. Salah satunya dengan memanfaatkan limbah kaleng minuman sebagai bahan tambah dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat limbah kaleng minuman sebagai bahan tambah agregat kasar terhadap kuat tekan beton. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Variasi penambahan serat kaleng minuman yang digunakan yaitu 0%, 1%, 2%, dan 3% dari berat agregat kasar. Pengujian dilakukan pada umur beton 14 dan 28 hari. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penambahan 1% serat limbah kaleng minuman memberikan kuat tekan tertinggi sebesar 20,63 MPa, lebih tinggi dari beton normal yaitu 20,17 MPa, dan memenuhi mutu rencana f’c 20 MPa. Namun, pada variasi 2% dan 3%, kuat tekan menurun menjadi 15,18 MPa dan 9,56 MPa. Penambahan serat kaleng minuman sebanyak 1% merupakan komposisi paling optimum. Selain meningkatkan mutu beton, penelitian ini juga memberikan alternatif pemanfaatan limbah kaleng minuman secara ramah lingkungan.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP BUS SEKOLAH DI JAKARTA TIMUR METODE GAP ANALYSIS DAN IPA Fricilia, Maya; Ryan Adi Nugroho
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.57729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap layanan bus sekolah di Kota Jakarta Timur. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 126 responden dari enam zonasi layanan, dengan teknik proportional stratified sampling. Data dianalisis menggunakan Gap Analysis dan Importance-Performance Analysis (IPA) untuk mengevaluasi perbedaan antara harapan dan persepsi pengguna. Hasil menunjukkan bahwa secara umum pengguna merasa puas terhadap layanan bus sekolah, namun terdapat dua atribut yang perlu mendapat perhatian lebih, yaitu ketepatan waktu keberangkatan bus dan keterampilan serta pengalaman sopir dalam berkendara. Kedua faktor tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi, namun persepsinya masih di bawah ekspektasi pengguna. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi penyelenggara transportasi sekolah dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
ANALISIS REMBESAN PADA BENDUNGAN SINDANG HEULA MENGGUNAKAN METODE SEEPAGE INDEX DAN KRITERIA TINGGI BENDUNGAN Patra, Fadel Muhammad; Suharyanto; Sukamta
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.61710

Abstract

Rembesan pada bendungan merupakan ancaman serius terhadap keamanan bendungan, dengan 47% kegagalan bendungan disebabkan erosi internal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi rembesan Bendungan Sindang Heula dengan metode seepage index dan kriteria tinggi bendungan menggunakan data instrumentasi lapangan. Data tekanan air pori dari Embankment Piezometer dan debit rembesan dari V-Notch dikumpulkan selama Januari 2020–Juni 2025. Analisis regresi linier diterapkan pada V-Notch dengan data tersaring curah hujan. Evaluasi menggunakan kriteria tinggi bendungan menunjukkan debit rembesan pada kondisi rendah, normal, dan maksimal masing-masing 0,034, 0,275, dan 0,323 liter/menit/meter, dengan status aman hingga antara (ambang batas ketidakamanan pada 0,56 liter/menit/meter). Metode Seepage Index menghasilkan nilai QI sebesar 0,025 (rendah), 0,039 (normal), dan 0,042 (maksimal), jauh di bawah ambang kritis (QI < 1). Kedua metode mengkonfirmasi Bendungan Sindang Heula dalam kondisi aman dengan integritas baik dan tidak berisiko terhadap piping atau erosi internal dalam jangka operasional saat ini.
The EFEKTIVITAS COUNTERWEIGHT DALAM MENGATASI REMBESAN DAN UPLIFT PADA BENDUNGAN SADAWARNA: EFEKTIVITAS COUNTERWEIGHT DALAM MENGATASI REMBESAN DAN UPLIFT PADA BENDUNGAN SADAWARNA Simanjuntak, Mario Antoni; Sriyana; Sadono, Kresno Wikan
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.62283

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Bendungan Sadawarna yang menunjukkan indikasi rembesan dan tekanan uplift pada tubuh bendungan, sehingga diperlukan tindakan mitigasi melalui pembangunan counterweight sebagai upaya perkuatan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas counterweight dalam menurunkan debit rembesan dan meningkatkan stabilitas bendungan. Metode analisis yang digunakan meliputi evaluasi rembesan berdasarkan metode ambang batas, Seepage index, serta pemodelan numerik menggunakan SLOPE/W untuk mengkaji respons hidraulik dan stabilitas lereng setelah pemasangan counterweight. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa debit rembesan pada kondisi Elevasi Muka Air Maksimum (+84,00 m) berada jauh di bawah batas yang dipersyaratkan, yaitu 0,0015 liter/menit/meter dibandingkan nilai ambang 0,28 liter/menit/meter. Berdasarkan metode Seepage Index, nilai rembesan sebelum pemasangan counterweight adalah 1,3482 (>1), yang mengindikasikan potensi rembesan berlebih, sedangkan setelah pemasangan nilai turun menjadi 0,3391 (<1), menunjukkan kondisi aman. Hasil pemodelan SLOPE/W menguatkan bahwa perkuatan counterweight memberikan peningkatan signifikan pada stabilitas tubuh bendungan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasangan counterweight efektif dalam mengendalikan rembesan, mengurangi risiko uplift, dan meningkatkan tingkat keamanan Bendungan Sadawarna.
PEMODELAN 3D CANDI BADUT MENGGUNAKAN UAV FOTOGRAMETRI Bani, Martince Novianti; Fajarwati , Anisah Nur; Susilo , Helik; Yoganata, Yehezkiel Septian
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.62843

Abstract

Pendokumentasian cagar budaya secara akurat merupakan langkah penting dalam upaya pelestarian dan analisis struktur bangunan bersejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model tiga dimensi (3D) Candi Badut menggunakan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan metode Structure from Motion (SfM) serta mengevaluasi tingkat akurasinya melalui perbandingan dengan pengukuran langsung di lapangan. Akuisisi data dilakukan menggunakan UAV dengan konfigurasi pemotretan oblique dan tingkat pertampalan tinggi untuk memperoleh citra yang optimal. Data citra kemudian diproses menggunakan perangkat lunak berbasis SfM untuk menghasilkan point cloud, mesh 3D, dan produk lainnya. Evaluasi akurasi dilakukan melalui analisis kesalahan geometrik dan uji statistik menggunakan uji t dua sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model 3D yang dihasilkan memiliki tingkat konsistensi tinggi, dengan nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0,5629 meter. Selain itu, hasil uji t menunjukkan p-value sebesar 0,9844, yang menandakan tidak terdapat perbedaan signifikan antara pengukuran lapangan dan model 3D. Temuan ini mengonfirmasi bahwa UAV dengan teknik pengolahan data SfM mampu menyediakan representasi digital yang cukup akurat dan dapat diandalkan untuk dokumentasi, dengan harapan dapat digunakan untuk upaya konservasi cagar budaya Candi Badut. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai teknik efektif dalam pemetaan dan pemodelan bangunan cagar budaya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNA JASA DALAM MENENTUKAN PENYEDIA JASA KONSTRUKSI DENGAN SISTEM E-CATALOGUE (Studi Kasus: Bidang Bina Marga Pada Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat) Mardhatillah, Fitrawati; Hidayat, Benny; Ophiyandri, Taufika
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.63266

Abstract

Pada tahun 2024, Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat mulai menerapkan sistem e-catalogue dalam proses pemilihan penyedia jasa konstruksi berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 516 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pengguna jasa dalam memilih penyedia jasa konstruksi melalui sistem e-catalogue di Bidang Bina Marga serta menganalisis urutan faktor dan faktor yang paling dominan dalam proses tersebut. Studi dilakukan terhadap kegiatan pengadaan jasa konstruksi tahun anggaran 2024 di lingkungan Dinas BMCKTR dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara kepada sejumlah informan. Data dianalisis menggunakan metode thematic analysis dan relative importance index (RII). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga merupakan faktor utama yang memengaruhi pemilihan penyedia jasa, dengan nilai RII tertinggi sebesar 0,716. Harga yang kompetitif dan sesuai standar dianggap mampu menjaga kesesuaian anggaran, mendorong kelancaran pelaksanaan, serta meningkatkan transparansi dan stabilitas keuangan proyek. Faktor kedua yang berpengaruh adalah track record perusahaan, dengan nilai RII sebesar 0,552, yang menegaskan pentingnya pengalaman dan reputasi dalam menjamin kualitas hasil pekerjaan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem penilaian digital terintegrasi serta peningkatan kapasitas PPTK/PPKom guna memperkuat objektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses seleksi penyedia jasa konstruksi melalui e-catalogue.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2022): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2017): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2014): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2013): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil More Issue