cover
Contact Name
Irfan Habibie Martanegara
Contact Email
jurnalpls@uika-bogor.ac.id
Phone
+6285220494930
Journal Mail Official
jurnalpls@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 18583628     EISSN : 27153363     DOI : 10.32832/jpls
Fokus Jurnal: Kajian tentang pendidikan dalam masyarakat.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER" : 5 Documents clear
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN STIMULASI TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Nurdiah, Mey; Santika, Tika; Muis, Abdul
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v19i2.8056

Abstract

Fenomena yang terjadi dilapangan bahwasanya masih banyak orang tua yang lalai dalam melakukan peranannya sebagaimana mestinya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan tentang peran orang tua dalam memberikan stimulasi terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Lestari (2012:153) bahwa "peran orang tua merupakan cara yang digunakan oleh orang tua berkaitan dengan pandangan mengenai tugas yang harus dijalankan dalam mengasuh anak”. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari tiga orang tutor serta dua orang tua peserta didik di Rumah Bunda Islaimic Daycare Kecamatan Teluk Jambe Timur Kabupaten Karawang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) orang tua di rumah bunda islamic daycare telah melakukan peranannya dengan baik dimana mereka mencoba meluangkan waktu ditengah kesibukan mereka dalam bekerja untuk memberikan stimulasi. (2) orang tua dan tutor dapat bekerjasama untuk terus mencari materi dan metode yang menyenangkan dalam memberikan stimulasi bagi anak usia dini terhadap perkembangan kognitifnya. (3) hasil yang diperoleh dari pemberian stimulasi ini adalah perkembangan kognitif pada anak usia dini terus meningkat serta dapat menerapkan stimulasi yang telah diajarkan kedalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : Peran Orang tua, Pemberian Stimulasi, Perkembangan Kognitif Anak
Pemberdayaan Perempuan Melalui Kursus Tata Rias Kecantikan di LKP Farina Kabupaten Karawang Aulia, Amarani Rulis
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v19i2.8071

Abstract

Melalui pemberdayaan perempuan, diharapkan para perempuan akan mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mencapai potensi penuh mereka sehingga dapat berpartisipasi dalam pengembangan usaha dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pemberdayaan perempuan melalui kursus tata rias kecantikan di LKP Farina Kabupaten Karawang. Sara H. Longwee (1993) pemberdayaan perempuan mencakup tiga hal: "(1) capacity building bermakna membangun kemampuan perempuan; (2) cultural change yaitu perubahan budaya yang memihak kepada perempuan; (3) structural adjustment adalah penyesuaian struktural yang memihak perempuan. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari satu orang pengelola, instruktur, dan peserta kursus di LKP Farina Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kursus tata rias dapat dikatakan telah mampu memberdayakan perempuan karena kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan peserta kursus terus meningkat sehingga peserta kursus dapat mengembangkan kemampuan dan usaha di bidang tata rias. Kata kunci : Pemberdayaan Perempuan; Kursus; Tata Rias Kecantikan.   Abstract Through women's empowerment, it is hoped that women will gain the skills needed to reach their full potential so that they can participate in business development and empower the community's economy. This study aims to describe the empowerment of women through beauty make-up courses at LKP Farina, Karawang Regency. Sara H. Longwee (1993) women's empowerment includes three things: "(1) capacity building means building women's abilities; (2) cultural change, namely cultural change that favors women; (3) structural adjustment that favors women. Approach in this study using a qualitative approach. The data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The research subjects consist of one manager, instructor, and course participants at LKP Farina, Karawang Regency. The results show that the implementation of the cosmetology course can be said to have been able to empower women because the abilities, skills, and knowledge of course participants continue to increase so that course participants can develop abilities and businesses in the field of cosmetology. Keywords : Women Empowerment; Course; Cosmetology.
Tanggung Jawab dan Peran Orang Tua dalam Menumbuh Kembangkan Kecerdasan Spiritual Bagi Anak Usia Dini Riza, Riza Dwi Ginova; Lili Dasa Putri
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v19i2.15539

Abstract

Keluarga adalah sekumpulan dua orang atau lebih yang mempunyai hubungan darah, perkawinan atau adopsi dan setiap anggota keluarga selalu berinteraksi satu sama lain dengan tujuan menciptakan dan memelihara budaya bersama seperti meningkatkan kesejahteraan fisik, mental, emosional, sosial, dan terutama spiritual pada usia dini pada setiap anggota keluarga. Tanggung jawab dan peran orang tua sangat diperlukan dalam menumbuh kembangkan tingkat kecerdasan spiritual pada anak usia dini agar dapat membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan menjamin masa depan mereka kelak. Tanggung jawab orang tua dalam kaitannya dengan anak diartikan sebagai tempat atau sarana pengasuhan yang dapat memberikan kegiatan kasih sayang dan pengasuhan yang terbaik dengan cara yang efisien dan ekonomis. Anak usia dini yang sering disebut dengan istilah anak yang sedang memasuki masa emas (golden age). Pada masa emas ini, anak akan dengan mudah menerima segala didikan atau informasi serta ajaran yang diberikan oleh orang tua sehingga anak akan dengan mudah mengingat apa saja yang diajarkan oleh orang tua mereka.
Tingkat Kepuasan Warga Belajar Terhadap Penggunaan Media Pembelajaran Visual Les Bahasa Inggris Analiana, Shinta; Azkia Trisna Mutiara, Sabila; Putri Maharani, Nirmala; Putri Rayaswala, Nadya; Azhari Wiharja, Salsa; Novitasari, Nastiti; Haikal Mahmud, Fayi; Lakmi Dara, Fayla
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v19i2.20125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kepuasan warga belajar terhadap penggunaan media pembelajaran visual dalam les bahasa Inggris di wilayah pedesaan Desa Medanglayang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebar kepada 30 peserta dan observasi non-partisipatif selama proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa media visual mampu meningkatkan pemahaman materi, motivasi belajar, dan minat peserta terhadap bahasa Inggris. Mayoritas warga belajar menyatakan merasa puas dan sangat puas terhadap penggunaan media visual yang relevan dan menarik, yang mampu membuat suasana belajar lebih menyenangkan dan interaktif. Temuan ini mendukung teori bahwa media visual efektif meningkatkan pengalaman belajar di pendidikan nonformal, khususnya di lingkungan pedesaan. Selain itu, hasil penelitian ini memberikan gambaran pentingnya pengembangan media pembelajaran yang sesuai konteks lokal agar pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan rural dapat lebih efektif dan mengakomodasi kebutuhan peserta didik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa media visual berpotensi besar dalam meningkatkan keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris di komunitas pedesaan. Kata kunci : Tingkat kepuasan warga belajar; Media pembelajaran visual; Bahasa Inggris. Abstract This study aims to examine the level of learner satisfaction with the use of visual learning media in English lessons in the rural area of Medanglayang Village. The research employs a descriptive quantitative method, collecting data through questionnaires distributed to 30 participants and non-participant observations during the learning process. The analysis reveals that visual media effectively enhance participants' understanding of the material, motivation, and interest in learning English. The majority of learners expressed satisfaction or high satisfaction with the relevant and engaging visual media, which contributed to a more enjoyable and interactive learning environment. These findings support the theory that visual media can improve learning experiences in nonformal education, especially in rural settings. Furthermore, the results emphasize the importance of developing contextually relevant learning media tailored to local needs to make English learning in rural environments more effective. Overall, this research demonstrates that visual media have significant potential to improve the success of English language learning in rural communities. Keywords: Level of learner satisfaction; Visual learning media; English language .
PENGUATAN IDENTITAS KULTURAL MELALUI PENDIDIKAN ORANG DEWASA: TELAAH FILOSOFIS ATAS PRAKTIK ETNO-ANDRAGOGI Putra, Ari; Dwi Putri, Tina
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan orang dewasa berperan penting dalam memperkuat identitas kultural, terutama di tengah arus globalisasi yang mengancam nilai-nilai lokal. Penelitian ini mengeksplorasi pendidikan orang dewasa sebagai ruang transformatif melalui pembelajaran adat di komunitas seni tradisional Kuda Kepang. Studi dilakukan pada Sanggar Samudra Jaya di Bengkulu Utara dengan pendekatan kualitatif etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung secara organik dan reflektif, melibatkan pengalaman langsung, keterlibatan emosional, serta pemaknaan simbolik dalam setiap aktivitas seni dan ritual. Proses ini sejalan dengan prinsip andragogi seperti pembelajaran berbasis pengalaman dan motivasi intrinsik, namun melampaui pendekatan konvensional dengan memasukkan dimensi spiritual dan identitas kolektif. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan kerangka etno-andragogi sebagai pendekatan filosofis dan pedagogis yang mengintegrasikan pembelajaran orang dewasa dengan epistemologi budaya lokal. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan studi pendidikan nonformal berbasis komunitas serta menawarkan pendekatan alternatif yang kontekstual dan transformatif. Penelitian ini juga mendukung upaya dekolonisasi pendidikan dan pengakuan terhadap pembelajaran adat sebagai bentuk pengetahuan yang sah dalam memperkuat identitas kultural masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5