Jurnal Educatio FKIP UNMA
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles
45 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 10 No. 2 (2024)"
:
45 Documents
clear
Hubungan Religiositas Islam dengan Resiliensi Akademik Mahasiswa Aktivis Organisasi Surakarta
Agustina, Fauziyah Riyanti;
Hardew, Ayatullah Kutub
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8609
Mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan soft skill melalui organisasi diluar perkuliahannya. Namun keikutsertaan di dalam organisasi menyebabkan mahasiswa memiliki berbagai permasalahan akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara variabel religiositas islam dengan variabel resiliensi akademik mahasiswa aktivis organisasi Surakarta. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional. Alat resiliensi akademik disusun peneliti sejumlah 15 aitem pernyataan dengan α = 0.872 dan alat ukur religiositas dimodifikasi dari alat ukur yang disusun oleh Amalia (2018) sebanyak 20 aitem pernyataan dengan α = 0,812. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria responden mahasiswa yang menjadi anggota BEM/DEMA/DEM, pernah mengikuti minimal 1 organisasi sebelumnya, kuliah di perguruan tinggi berlabel surakarta, beragama islam. Subjek penelitian berjumlah 100. Analisis data berupa uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0.00<0.05 yang menunjukkan adanya hubungan antara religiositas islam dengan resiliensi akademik. Nilai Pearson Correlation sebesar 0.512 menunjukkan hubungan yang positif dan derajat hubungan antara religiositas islam dengan resiliensi akademik sedang. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima. Semakin tinggi religiositas islam maka semakin tinggi resiliensi akademik mahasiswa aktivis organisasi Surakarta. Sebaliknya semakin rendah religiositas islam maka semakin rendah resiliensi akademik mahasiswa aktivis organisasi Surakarta.
Model Problem Based Learning Berbantuan Media Digital Kahoot Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Sekolah Dasar
Sulsana, Raih Mitra;
Karma, I Nyoman;
Nurwahidah, Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8669
Skor matematika siswa Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan penurunan yang signifikan. Di SDN Fajar Karya, pemahaman konsep matematis siswa kelas V masih rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media digital Kahoot terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas V di SDN Fajar Karya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Fajar Karya (23 siswa) yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes tertulis (pretest dan posttest) dan observasi. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan menggunakan SPSS 25.0.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkannya model PBL berbantuan media Kahoot, dengan nilai rata-rata posttest sebesar 81,96. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), dan uji effect size menghasilkan nilai 1,298, menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Model Problem Based Learning berbantuan media digital Kahoot memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas V SDN Fajar Karya. Hasil penelitian ini mendukung pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika.
In House Training Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menulis PTK
Seriana, Seriana;
Siburian, Panigoran;
Sitorus, Friska Ria
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8673
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa efektif pelatihan internal di lembaga dalam meningkatkan keterampilan guru dalam merancang Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SMP Negeri 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam Aceh. Dengan menggunakan metode quasi eksperimen, penelitian ini melibatkan 47 guru sebagai populasi, di mana 42 responden dipilih sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode pengumpulan data yang diterapkan adalah nonprobability sampling dengan menggunakan Purposive Sampling. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan adanya perubahan signifikan dalam kemampuan menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari para responden setelah mengikuti pelatihan in house training (IHT). Sebelumnya, mayoritas responden menghadapi tantangan dengan nilai pretest yang rendah dan mayoritas dari mereka memperoleh kategori nilai buruk. Namun, setelah mengikuti pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan, dengan sebagian besar responden berhasil mencapai kategori nilai baik dalam postest mereka. Analisis statistik yang dilakukan memperkuat temuan ini dengan menegaskan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan IHT memiliki dampak yang positif dan substansial dalam meningkatkan kompetensi guru dalam menulis PTK di lingkungan SMP Negeri 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam Aceh tahun 2023. Oleh karena itu, temuan dari penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan profesionalisme guru serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat lokal.
Transformasi Pembelajaran Pancasila: Keunggulan Media Pembelajaran Interaktif “Sibola Lala” Bagi Siswa kelas 1 SD
Suryani, Sri;
Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8703
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan media digital yang menarik dan mudah dipahami yang mampu menstimulasi peserta didik dalam pembelajaran. Dari latarbelakang tersebuat peneliti ingin mengembangkan bahan ajar berbantuan media interaktif “Si Bola Lala”. “ Si Bola Lala “ ini merupakan akronim dari kata Simbol dari Sila-sila Pancasila yang terdapat pada materi dalam elemen Pancasila di kurikulum Merdeka fase A. Media pembelajaran interaktif ini dikembangkan sebagai penunjang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa terutama pada pelajaran Pancasila. Media interaktif ini berbentuk PDF yang disematkan link video interaktif dan didalamnya terdapat beberapa fitur menu yang bisa diakses pengguna. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (R&D). Menggunakan model 4D yang terdiri atas beberapa tahap (Define, Design, Develop, Dissiminate). Subjek penelitian ini meliputi 3 orang ahli 1 guru dan 28 peserta didik kelas I SDN Kalipang 01 Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Setelah media ajar dibuat dan dikembangkan barulah dilakukan ujicoba yang hasilnya diperoleh setelah dilakukan rekaman data melalui wawancara, observasi dan lembar validasi aspek materi yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Dari data yang telah dianalisis diharapkan nantinya sesuai dan relevan dengan kebutuhan siswa dan guru karena media ini memberikan pembelajaran interaktif khusus dan kegiatan bermakna bagi siswa kelas 1.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Team Assisted Individualization Terhadap Penguatan Keterampilan Berhitung Perkalian bersusun kelas IV
Wijayanti, Sakti;
Maulana, Maulana;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8727
Keterampilan berhitung tidak hanya berguna pada mata pembelajaran matematika saja, tetapi akan berguna juga dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Peneliti mengamati masih rendahnya keterampilan berhitung perkalian bersusun pada peserta didik di kelas IV. Masih banyak peserta didik yang tidak mengetahui cara mengalikan dan menempatkan posisi pada setiap angka yang dikalikan. Dalam pembelajaran guru juga banyak belum menggunakan strategi pembelajaran yang bervariasi, pembelajaran masih bersifat teacher centered . Oleh karena itu, untuk menguatkan keterampilan berhitung perkalian bersusun pada peserta didik sekolah dasar salah satunya adalah memilih strategi pembelajaran yang tepat. Maka tujuan utama dalam penelitian ini adalah melihat pengaruh strategi pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) terhadap penguatan keterampilan berhitung perkalian bersusun peserta didik kelas IV sekolah dasar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen desain penelitian nonequivalent control group design. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes (pretest dan posttest). Penelitian ini ditujukan pada peserta didik kelas IV sekolah dasar dengan jumlah dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kontrol, masing-masing kelas terdiri dari 30 peserta didik. Hasil pretest dan post test menunjukan adanya pengaruh strategi pembelajaran Team Assisted Individualization memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berhitung perkalian bersusun yaitu memiliki nilai signifikansi 0,000. Adanya pengaruh juga dibuktikan pada peningkatan nilai rata-rata keseluruhan kelas eksperimen yaitu 44,1 menjadi 74,73. Selain itu waktu rata-rata pengerjaan soal meningkat dari 45 menit menjadi 30 menit. Dengan demikian, adanya penggunaan strategi pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) ini dapat berpengaruh memberi penguatan keterampilan berhitung perkalian bersusun pada peserta didik kelas IV SD.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Rumpun PAI di MTs Minhajut Tholabah Purbalingga
Yahya, M. Slamet;
Wicaksono, Herman;
Mustajab, Mustajab;
Aqvi, Elvis Nadhaftul
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8763
Terlepas dari kontroversi yang ada, nampaknya Kurikulum Merdeka kini berangsur-angsur mulai dapat diterima masyarakat akademik khususnya di jenjang sekolah atau pun madrasah. Saat ini sudah banyak lembaga pendidikan yang mengadopsi atau menerapkan Kurikulum Merdeka.. Hal ini terbukti hampir di setiap kabupaten/kota sudah ada sekolah yang menerapkannya, di antaranya ialah MTs MTs Minhajut Tholabah Purbalingga. Penelitian kualitatif-deskriptif ini dilakukan pada awal Juli hingga akhir Agustus 2023 dengan mengambil lokasi penelitian di MTs Minhajut Tholabah Purbalingga dengan mengambil fokus pada kelas VII. Data kualitatif yang diperoleh melalui survei, observasi, dan dokumentasi dianalisa sedemikian rupa hingga ditarik beberapa simpulan untuk menjawab rumusan masalah. MTs Minhajut Tholabah Purbalingga merupakan Pilot Project implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Purbalingga untuk jenjang MTs khususnya MTs swasta. MTs Minhajut Tholabah Purbalingga merupakan madrasah yang bernaung di bawah Pondok Pesantren Minhajut Tholabah Purbalingga. Untuk itu, dalam penerapannya, lembaga ini telah mengintegasikan pembelajaran di madrasah dengan pembelajaran di pesantren khususnya untuk mata pelajaran rumpun PAI. Dalam praktiknya, mata pelajaran rumpun PAI disajikan menggunakan kitab-kitab yang juga dikaji di pesantren. Dari segi waktu pembelajaran, khusus mata pelajaran rumpun PAI dilaksakan mulai jam 13.00 sampai selesai. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik lebih fokus untuk mempelajari materi-materi keagamaan.
Sistem Informasi pada Penerapan Demokrasi Pendidikan : Tantangan dan Peluang
Uriawan, Wisnu;
Alamsyah, Muhammad
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8807
Demokrasi dalam dunia pendidikan sangatlah penting di era globalisasi saat ini. Penerapan tersebut menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang inklusif dan partisipatif. Pendidikan bukan hanya menyelidiki isu-isu krirusial namun juga mengeksplorasi teknologi agar dapat meningkatkan aksestabilitas pendidikan sehingga tantangan dan peluang. Untuk meningkatkan efektivitas pendidikan demokrasi di seluruh dunia. Dengan memperhatikan tantangan dan peluang yang terkait dengan pendidikan demokrasi di era globalisasi, artikel ini menyimpulkan perlunya kerja sama dan komitmen yang kuat untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang adil dan merata terhadap pendidikan demokrasi. Hanya dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, kita dapat membangun masyarakat yang inklusif, partisipatif, dan demokratis di seluruh dunia. Lembaga pendidikan yang memperkenalkan mengenai demokrasi pendidikan pun perlu melibatkan insan siswa siswa untuk ikut perpartisipasi dalam program sekolah juga mempertimbangkan aspirasi. Mencermati adanya SIPKO-WO yang membantu dalam menunjang pelaksanaan demokrasi pendidikan pada ruang lingkup sekolah. SIPKO-WO juga dapat membantu mengefesiensi waktu pelaksanaan dan menekan biaya yang dikeluarkan dengan metode konvensional sehingga lebih terstruktur dan transparan dalam proses pelaksanaan demokrasi. Adapun pembuatan program php, memanfaatkan database MySQL sebagai suatu database server akan membuat sistem ini sangat mudah untuk para siswa menggunakan hak demokrasinya diantaranya anggota sekolah hanya memerlukan NIS (Nomor Identitas Siswa) yang kemudian pemilih akan langsung dapat memilih calon ketua OSIS kemudian sistem akan mengolah data tersebut dan menampilkan hasil sementara. Proses analisa, perancangan dan pengujian ini menggunakan blackbox sehingga aplikasi SIPKO-WO dapat mudah diimplementasikan.
Keterampilan Menulis Teks Cerita Inspiratif Dengan Model PAIKEM Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar
Ismawardani, Ismawardani;
Siburian, Panigoran;
Sitorus, Friska Ria
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8812
Untuk penigkatan prestasi belajar siswa dalam memahami materi menulis cerita inspiratif dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah model pembelajaran. Mempertimbangkan spesifikasi permasalahan yang terjadi, maka ditawarkan model embelajaran PAIKEM sebagai alternatif solusi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran model PAIKEM pada materi menulis cerita inspiratif dapat terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Buntul Peteri Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa dengan menerapkan model PAIKEM pada materi menulis cerita inspiratif dan untuk mengetahui aktifitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model PAIKEM serta bagaimana tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan model PAIKEM di kelas VI SD Negeri Buntul Peteri Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah. Adapun yang menjadi populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 30 orang dan yang menjadi sampel yaitu seluruh siswa kelas VI yang mengalami kesulitan belajar berjumlah 30 orang. Pada siklus I secara individual telah tuntas dengan rata-rata 69, 66 dari 30 siswa hanya 22 orang siswa dikatagorikan tuntas, sedangkan secara klasikal sebesar 73,33% sekurang-kurangnya 85% (Mulyasa) pada siklus I belum mencapai target atau belum tuntas. Pada siklus ke II rata-rata 77,66 dari 30 siwa ada 28 orang siswa yang dikatagorikan tuntas, sedangkan secara klasikal sebesar 90% sekurang-kurangnya 85% (Mulyasa) sudah mencapai target atau sudah tuntas. Respon siswa terhadap pembelajaran sangat positif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan penerapan model PAIKEM dapat mengatasi kesulitan belajar siswa pada materi menulis cerita inspiratif di kelas VI SD Negeri Buntul Peteri
Analisis Kemampuan Numerasi Matematis Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum
Shafara, Nurul Izzah;
Ihsanudin, Ihsanudin;
Rafianti, Isna
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8840
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi peserta didik kelas VIII dan kesulitannya dalam menyelesaikan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Subjek penelitian adalah 35 peserta didik kelas VIII A SMP Islam Baidhaul Ahkam tahun ajaran 2023/2024. Instrumen penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini memberikan hasil bahwa kemampuan numerasi peserta didik dominan berada pada level rendah dengan persentase sebesar 63%. Sedangkan 23% siswa dengan kemampuan numerasi sedang dan sisanya yaitu 14% berada pada tingkat kemampuan numerasi tinggi. Dari tiap tingkatan kemampuan numerasi tersebut dipilih 10 siswa sebagai subjek wawancara yaitu 3 siswa kemampuan tinggi, 3 siswa kemampuan sedang, dan 4 siswa kemampuan rendah. Kesimpulan yaitu peserta didik menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang diajarkan, sementara yang lainnya mengalami kesulitan dalam memahami konsep yang diajarkan. Kesulitan terbesar muncul dalam menerapkan strategi pemecahan masalah matematika, terutama dalam mengidentifikasi informasi yang relevan, mengaitkannya dengan rumus atau konsep yang tepat, dan membuat kesimpulan yang akurat. Peserta didik juga mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika dengan baik, yang menunjukkan adanya kebutuhan akan dukungan tambahan dari guru maupun orang tua. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan pendekatan pembelajaran yang beragam dan interaktif agar memenuhi kebutuhan belajar peserta didik dengan cara yang efektif.
Achievement Goal Orientation dan Social Loafing pada Mahasiswa KIP-Kuliah di Surakarta
Fadilah, Mizzatul;
Hardew, Ayatullah Kutub
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8868
Di samping keunggulan, tentu tugas kelompok juga memiliki kelemahan salah satunya yaitu dapat menurunkan motivasi dan usaha individu untuk menyelesaikan tugas. Achievement goal orientation menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja akademik mahasiswa. Biasanya mahasiswa KIP-K akan merasa lebih semangat dan berkontribusi maksimal ketika ada tugas kelompok. Peneliti menemukan fenomena masalah yaitu terdapat mahasiswa KIP-K yang melakukan social loafing. Idealnya, mahasiswa KIP-K atau penerima beasiswa lain tidak melakukan social loafing. Penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara achievement goal orientation dengan social loafing pada mahasiswa KIP-K Surakarta. Sampel penelitian sebanyak 193 mahasiswa KIPK yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan alat ukur psikologi yaitu 2 skala yang digunakan, skala achievement goal orientation dan skala social loafing. Hasil validitas kedua skala berada pada koefisien 0.92-1.00 dengan jumlah penilai sebanyak 3 expert judgement, telah dihitung menggunakan validitas ‘Aikens dan dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas sebesar 0.910 untuk skala social loafing dan 0.901 untuk skala achievement goal orientation. Uji analisis menggunakan uji korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima, nilai koefisien korelasi r = -0.533 dengan sig = 0.000 (p > 0.05) dan nilai r2 = 0.284, artinya terdapat hubungan yang negatif secara signifikan antara achievement goal orientation dengan social loafing. Artinya, semakin tinggi achievement goal orientation, maka akan semakin rendah kecenderungan untuk melakukan social loafing. Sebaliknya, semakin rendah achievement goal orientation, maka akan semakin tinggi kecenderungan untuk melakukan social loafing.