Jurnal Educatio FKIP UNMA
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles
1,180 Documents
Efektivitas Media Lagu Dalam Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa SMP
Valentinus Ola Beding
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1075
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis surat pribadi dengan menggunakan media lagu. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media lagu “Bunda” karya Melly Goeslow dan lagu “Titip Rindu Buat Ayah karya Ebiet G. Ade. Bentuk penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus,dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan interpretasi, serta analisis dan refleksi. Sumber data berupa peristiwa pembelajaran, informan, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, tes, dan analisis dokumen. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data dan triangulasi metode. Persentase siswa tuntas menulis surat pribadi pada siklus I adalah 62,95% dan pada siklus II 88,89%. Respon siswa terhadap penggunaan media lagu dalam pembelajaran menulis surat pribadi adalah positif karena dalam wawancara siswa merasa senang, dan percaya diri serta mampu memahami cara menulis surat pribadi.
Hubungan Pembelajaran Daring Terhadap Minat Belajar Siswa SMA
Yulia Suriyanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1076
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran daring dengan minat belajar siswa di SMA Nusantara Indah. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dan jenis penelitian adalah survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Nusantara Indah Sintang. Teknik sampling proportionate Stratified Random. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data dengan cara: analisis pendahuluan dengan perhitungan persentase, analisis lanjutan dengan perhitungan rumus korelasi product moment dari Karl Pearson dan dilanjutkan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan pelaksanaan pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa SMA Nusantara Indah dengan nilai t hitung sebesar 0,876. Jumlah sampel berjumlah 45 pada taraf signifikansi 5% bernilai 2,306. Hal tersebut menunjukkan pada taraf signifikansi 5% nilai t hitung lebih kecil dari t tabel.
Perbedaan Perceived Restorativeness Antara Siswa Yang Bersekolah Di Sekolah Alam Dengan Sekolah Umum
Johan Satria Putra
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1078
Pengalaman restoratif atau perceived restorativeness adalah suatu pemulihan kondisi individu dari kelelahan psikologis sebagai akibat dari aktivitas sehari-hari. Ruang bagi anak untuk berinteraksi dengan alam dewasa ini semakin sedikit, sehingga perceived restorativeness menjadi menurun. Salah satu jenis sekolah yang ada saat ini yang memiliki unsur-unsur alami adalah sekolah alam, namun masih sangat sedikit penelitian psikologi di Indonesia dengan objek sekolah alam ini.. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perbedaan perceived restorativeness antara anak yang bersekolah di sekolah alam dengan anak yang bersekolah di sekolah umum. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif untuk melihat perbedaan perceived restorativeness antara dua kelompok subjek tersebut menggunakan teknik uji komparasi. Instrumen yang digunakan adalah skala PRCSC-II. Hasilnya ditemukan bahwa terdapat perbedaan perceived restorativeness antara siswa sekolah alam dengan sekolah umum (p<0,05), dengan tingkat perceived restorativeness pada siswa sekolah negeri lebih tinggi daripada siswa sekolah alam. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kerapian dan kelebatan elemen hijau di sekolah yang bersangkutan, keberadaan teman, serta aktivitas yang dilakukan di sekolah. Diharapkan dari hasil penelitian ini nantinya dapat diaplikasikan, baik oleh pihak sekolah umum maupun sekolah alam, untuk merancang lingkungan sekolah yang lebih restoratif.
Penerapan Rules and Procedures Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa
Lina Lumbantoruan;
Widiastuti Widiastuti;
Wiyun Philipus Tangkin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1084
Kedisiplinan sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, namun kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan sikap tidak disiplin. Berdasarkan hasil observasi di beberapa kelas di salah satu Sekolah Menengah Pertama Kristen di Medan, di dapati bahawa masih terdapat siswa yang tidak mengumpulkan tugasnya lebih banyak disbanding yang mengumpulkan. Oleh karena itu, diperlukan pernerapan rules and procedures. Tujuan dari karya tulis ini untuk memaparkan tentang penerapan rules and procedures untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa guru sebagai penuntun dalam penerapan rules and procedures berperan sebagai pribadi yang berotoritas untuk mengelola kelas serta mengajarkan siswa bertanggung jawab. Siswa yang melanggar rules menerima konsekuensi logis sedangkan siswa yang melanggar procedures akan dinasihati dan dimotivasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, sebelum penerapan rule and prosedur tingkat kedisiplinan siswa di bawah 50 % tetapi sesudah penerapan rules and procedures didukung pemberian konsekuensi logis, nasihat dan motivasi kedisiplinan siswa meningkat di atas 50 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan rules and procedures dapat meningkatkan kedisiplinan siswa. Adapun saran kedepannya adalah penerapan rules and procedures akan lebih baik dijelaskan secara tatap muka (synchronous) saat pembelajaran online agar siswa lebih mudah memahami penjelasan dari guru.
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Terhadap Whatsapp Grup Sebagai Media Pembelajaran di STKIP Muhammadiyah Manokwari
Irma Suriani;
Juni Syaputra;
Kartini Kartini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1085
Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui persepsi mahasiswa bahasa Indonesia terhadap whatsapp grup sebagai media pembelajaran dan mengetahui peran whatsApp grup sebagai media pembelajaran efektif. Dalam penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif denga tujuan untuk mengetahui kondisi yang sesungguhnya atau alami dari kejadian atau fenomena yang sedang terjadi. Metode kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi survei dengan menggunakan angket. Hasil penelitian persepsi mahasiswa terhadap proses pembelajaran melalui whatsapp grup, dengan hasil persepsi dengan 75,7% dengan bunyi pertanyaan Dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan berdiskusi melalui whatsapp grup, mahsiswa menyetujui pernyatan tersebut sehingga persepsi mereka baik dan setuju keltika perkuliahan dilakukan melalui daring. Semementara persepsi yang paling rendah terdapat pada pertanyan ‘tingkat pemahaman anda secara umum terhadap mata kuliah yang disajikan melalui whatsap gerup” dengan persentase 45,9% setuju. Jadi pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan melalui whatsapp grus berkategori sedang. Jadi proses pembelajaran melalui wahatsapp grup dapat dilakukan untuk mengefektifkan jumlah pertemuan selama perkuliahan.
Relevansi Pendidikan Humanis Paulo Freire Dengan Pendidikan Agama Kristen Jenjang Sekolah Menengah Atas
Juanda Manullang;
Renny Maria;
Agustinus Manullang
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1088
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan Library Research (penelitian kepustakaan). Metode pengumpulan data yang dipakai adalah metode dokumenter, yaitu mencari dan mengumpulkan data mengenai variabel penelitian berupa buku-buku karangan Paulo Freire dan konsep Pendidikan Agama Kristen. Kemudian untuk analisis data, penelitian ini menggunakan analisis isi (Content Analysis). Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan adalah a) pendidikan semestinya menjadi kendaraan revolusioner untuk membantu manusia mencapai kesadaran kritis dan tujuan akhir pendidikan humanis yaitu membebaskan manusia dari belenggu penindasan sehingga memiliki kembali nilai kemanusiaan, b) terdapat relevansi konsep pendidikan humanis Paulo Freire dengan Pendidikan Agama Kristen dalam hal peran peserta didik, kesadaran individu dan masyarakat, pendidikan berbasis realitas sosial, serta pendidikan dialogis menuju masyarakat toleran dan demokratis.
Meningkatkan Hasil Belajar Mengoperasikan Peralatan Pengolahan Hasil Pertanian Dengan Metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw
Dina Damayanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1089
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TPHP 3 SMKN 1 Cangkringan dengan metode cooperative learning tipe jigsaw. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TPHP 3 SMKN 1 Cangkringan yang terdiri dari 29 siswa Siswa dibagi dalam beberapa kelompok belajar yang heterogen yang beranggotakan 5-6 orang dengan menggunakan pola kelompok asal dan kelompok ahli. Penelitian ini berlangsung dua siklus masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Instrumen penelitian ini berupa lembar penilaian. Data primer diungkap dengan data nilai dan kriteria penilaian untuk mencatat hasil belajar siswa dalam proses tindakan dan mencatat tata laksana pengelolaan penelitian ini. Data primer diperoleh dengan menilai hasil diskusi, presentasi, praktik dan ters tertulis yang berupa kuis dan tes formatif. Data dianalisis dengan menggunakan acuan penilaian kelas untuk Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Hasil penilaian siswa menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian setelah menjalani proses tindakan berupa cooperative learning tipe jigsaw terjadi peningkatan hasil belajar siswa.
Analisis Kemampuan Numerasi dalam Pengembangan Soal Asesmen Kemampuan Minimal pada Siswa Kelas XI SMA untuk Menyelesaikan Permasalahan Science
Anggun Winata;
Ifa Seftia Rakhma Widiyanti;
Sri Cacik
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1090
Ujian Nasional (UN) akan digantikan oleh Asesmen Nasional (AN) yang terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter dan survei lingkungan belajar. AKM meliputi asesmen literasi membaca dan asesmen numerasi. Kemampuan numerasi berhubungan dengan kemampuan menyelesaian masalah-masalah science. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa SMA kelas XI dalam menyelesaikan permasalahan science. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dan dilakukan di MA Darul Ma’wa Plandirejo kecamatan Plumpang kabupaten Tuban. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang terdiri dari 21 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes meliputi 3 indikator kemampuan numerasi. Permasalahan science yang digunakan merupakan permasalahan Biologi, Kimia dan Fisika. Teknik pengambilan data dilakukan dengan survei dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa kelas XI MA Darul Ma’wa Plandirejo kecamatan Plumpang kabupaten Tuban masih rendah. Hal tersebut diketahui dari 61,90% siswa mendapatkan nilai di bawah 50. Persentase jawaban salah untuk 3 indikator adalah 64,76%; 48,57% dan 44,67%. Indikator yang mendapatkan jawaban benar paling sedikit yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol yang terkait dengan matematika dasar dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari. Semua subjek penelitian memberikan jawaban salah untuk kecepatan gerak benda dan cermin cekung di indikator tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui pembelajaran yang sesuai sehingga kemampuan numerasi siswa mengalami peningkatan.
Pengunaan Teknik Membaca Scanning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa
Abu Bakar Siddik
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1091
Ada berbagai teknik membaca yang efektif salah satunya yakni Scanning. Scanning atau disebut juga dengan membaca-tatap atau memindai, merupakan teknik membaca cepat dan teliti. Jenis teknik membaca ini bertujuan untuk memperoleh fakta atau informasi tertentu. Berdasarkan hasil Obesrvasi, menunjukkan bahwa siswa kelas XII SMAN 1 Talaga dalam teknik membaca belum mengunakan teknik membaca efektif. Hal itu terbukti dari hasil uji kompetensi siswa yaitu 61% dari 36 siswa belum dapat nilai lebih dari 80. Adapun penyebab permasalahan pembelajaran belum menggunakan teknik pembelajaran membaca yang efektif. Penelitian ini bertujuan menggunakan teknik scanning untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XII SMAN 1 Talaga sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes uji kompetensi. Adapun teknik analisis datanya menggunakan kuantitatif. Adapun hasil belajar membaca teknik scanning siswa memperoleh persentase hasil belajar 70% siswa memperoleh nilai lebih dari 80. Jadi, dapat disimpulkan dengan menerapkan teknik scanning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII SMAN 1 Talaga.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Fisik Motorik Halus Anak Kelompok A Melalui Kegiatan Melipat dengan Media Kertas
Yennik Murwani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1092
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan fisik motorik halus pada anak usia dini dengan menggunakan media melipat kertas.Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A yang berjumlah 12 anak. Dengan rincian jumlah anak putra 3 anak dan jumlah putri 9 anak. Objek penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran melipat kertas dengan cara mendemontrasikan.Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus,setiap siklus terdiri dari perencanaan,observasi, pelaksanaan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi, wawancara, dan hasil karya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan prosentase awalnya pada pra siklus anak sebesar 40% pada siklus I sebesar 60% pada siklus II prosentase meningkat menjadi 80%. Kesimpulannya kegiatan melipat kertas kelompok A dapat meningkatkan hasil belajar pada anak TK Al Islam 7 surakarta.