cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Literasi Dasar Untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Nopika Ayu Lestari; Mawardi Mawardi; Sunaryo Sunaryo
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5866

Abstract

Pendidikan dasar memegang peran penting dalam membentuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap dasar yang diperlukan dalam masyarakat. Salah satu aspek utama dalam pendidikan dasar adalah kemampuan membaca, yang bukan hanya sekadar keterampilan, tetapi juga landasan bagi siswa untuk efektif mengikuti pelajaran di sekolah. Namun, di Indonesia, minat baca siswa, terutama di tingkat sekolah dasar, masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan literasi dasar dengan minat baca siswa kelas IV di Sekolah Dasar Swasta ASDU Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di Sekolah Dasar Swasta ASDU sebanyak 41 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 41 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen pernyataan angket yang terdiri 22 soal literasi dasar dan 21 soal minat baca yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara literasi dasar dengan minat baca siswa kelas IV. Data dianalisis menggunakan metode korelasi, menunjukkan bahwa semakin tinggi literasi dasar siswa, semakin tinggi minat baca mereka. Observasi juga mengungkapkan bahwa implementasi gerakan literasi dasar memainkan peran penting. Gerakan ini membantu membentuk kebiasaan membaca sejak dini dan memperkenalkan siswa pada kegiatan yang lebih produktif, membuka jalan bagi peningkatan minat baca.
Kecerdasan Emosional, Intelektual, Spiritual, Moral dan Sosial Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam Perspektif Al-Qur’an Nur'aini Nur'aini; Hamzah Hamzah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5867

Abstract

Penelitian ini menghubungkan konsep kecerdasan emosional, intelektual, spiritual, moral, dan sosial dalam Al-Qur'an dengan pendidikan agama Islam. Metode kualitatif studi kepustakaan digunakan untuk menggali informasi dari tafsir Al-Qur'an Al-Adzim, Fi Zilalil Qur'an, dan Al-Azhar. Hasil analisis menunjukkan pentingnya mengintegrasikan kecerdasan ini dalam pendidikan agama Islam untuk menciptakan individu berakhlak baik dan berilmu dalam masyarakat. Kecerdasan emosional melibatkan pengendalian jiwa dan kesadaran diri. Kecerdasan intelektual berfokus pada pemahaman Al-Qur'an dan kemampuan berbicara yang tepat. Kecerdasan spiritual mencakup ibadah dan keimanan kuat, sementara kecerdasan moral berkaitan dengan akhlak baik. Kecerdasan sosial melibatkan tolong-menolong dan kepemimpinan. Hasil analisis menunjukkan bahwa individu dengan kecerdasan emosional mampu mengontrol dan mensucikan jiwa, memilih jalan yang benar, dan memiliki kesadaran akan diri sebagai makhluk. Kecerdasan intelektual mencakup pengetahuan mendalam tentang Al-Qur'an, kemampuan membedakan halal dan haram, serta keyakinan kuat dalam pengambilan keputusan. Kecerdasan spiritual menggambarkan individu yang konsisten dalam ibadah, pemahaman Al-Qur'an, dan keimanan yang kuat. Kecerdasan moral fokus pada perilaku adil, bijak, dan bertanggung jawab, serta menjaga hubungan baik sesuai ajaran Al-Qur'an. Kecerdasan sosial mencakup keterlibatan dalam tolong-menolong, dukungan terhadap kebenaran, dan sifat kepemimpinan yang baik. Dalam pendidikan Islam, penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan kecerdasan ini untuk menciptakan individu berakhlak baik, mendalam dalam pemahaman agama, dan aktif dalam membantu serta berkontribusi pada masyarakat.
Flash Card Sebagai Asesmen Formatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Menulis Siswa Kelas 1 SD Winda Apriliani; Krisma Widi Wardani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5868

Abstract

Bahan ajar dan Penilaian dalam proses pembelajaran dinilai kurang efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca dan menulis peserta didik kelas 1 SD. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa kelas 1 sekolah dasar dengan menggunakan flash card sebagai asesmen formatif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D), dengan prosedur penelitian model 4D yaitu define, design, development, and dissminate. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Ampel dengan subyek penelitian adalah siswa kelas 1. Teknik analisis yang digunakan penelitian adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif, pada analisis kualitatif digunakan untuk mengetahui kualitas media dan bahan ajar.Hasil dari pengembangan flash card sebagai  asesmen formatif memperoleh hasil presentase ahli materi dengan rata-rata 86,6% dengan kriteria validitas sangat valid, ahli media yaitu 80% dengan kriteria valid, rata-rata respon siswa 84% dengan kriteria praktis, respon guru 87,5% dengan kriteria praktis, dan nilai uji N-Gain yaitu 70. Dengan demikian flashcard sebagai asemen formatif yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
Bahan Ajar Buku Cerita Interaktif Berbasis STEAM Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD Adinda Gita Piarasati Liliana; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5869

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah penting dimiliki oleh siswa sekolah dasar. Namun kemampuan ini belum menjadi tujuan pembelajaran yang harus diperhatikan dalam proses pembelajaran di kelas. Orientasi proses pembelajaran masih sebatas bagaiamana menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yang efektif dalam bentuk buku cerita interaktif berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Sambirejo 148 dengan sampel 5 orang siswa kelas 3. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Tahapan pengembangan meliputi analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan pada tingkat Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita interaktif berbasis STEAM yang dikembangkan dinyatakan memiliki tingkat kevalidan yang sangat baik berdasarkan penilaian validator. Berdasarkan uji coba, buku cerita interaktif ini juga efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Buku cerita interaktif ini mampu memfasilitasi cara berpikir konkrit siswa, memperkaya pengalaman belajar siswa, dan mendorong kreativitas serta imajinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah buku cerita interaktif berbasis STEAM ini layak digunakan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Disarankan bagi para pendidik dan pengembang kurikulum untuk mempertimbangkan penggunaan buku cerita interaktif sebagai salah satu strategi pembelajaran yang inovatif.
Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Materi Kerja Sama Ekonomi Internasional Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Nurfaiz Subaktiyo; Norida Canda Sakti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada materi kerja sama ekonomi internasional di kelas XI IPS SMA. Penelitian ini menggunakan desain Pra-Eksperimen dengan rancangan One Groups Pre-test–Post-test Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 5 di SMA Negeri 3 Surabaya. Waktu pelaksanaan penelitian berlangsung pada Bulan Mei. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam minat belajar siswa sebelum dan setelah diberikan perlakuan menggunakan model PBL. Sebelum pemberian treatment (Pre-test), rata-rata minat belajar siswa berada pada kategori tidak berminat dengan nilai 45,91. Namun, setelah diberikan treatment (Post-test), rata-rata minat belajar siswa meningkat menjadi 84,39 dan berada pada kategori berminat. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-test juga menunjukkan bahwa penerapan model PBL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa SMA pada materi kerja sama ekonomi internasional. Hasil penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan minat belajar siswa dan dapat menjadi alternatif yang relevan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menarik dan efektif di bidang ekonomi serta mata pelajaran lainnya di tingkat SMA.
The Relevance and Application of Structuralist Linguistics in Arabic Language Learning Rohiqi Rohman; Mualim Wijaya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5877

Abstract

Structuralist theory is one of the important theories in language learning. This theory raises fundamental questions regarding its relevance to language, especially second language. This study aims to describe the view of structuralist theory and its application in Arabic language learning. This research is a conceptual study using descriptive-qualitative method. The results show that some learning models that can be applied based on structuralist views are; 1) repetitive practice of Arabic utterances that can have an impact on students' habituation in speaking Arabic, 2) changing the type of sentence between isim or fi'il, 3) Expansion of meaning exercises in sentences with different patterns, and 4) linking exercises.
Efektivitas Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition dan Round Table Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas V SD Putri Prasetyaningtyas; Sunardi Sunardi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5901

Abstract

Tujuan penelitian adalah sebagai berikut:1) Untuk mengetahui perbedaan hasil efektivitas antara model pembelajaran CIRC dan Round Table dalam pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas V SD. Untuk mengetahui manakah model pembelajaran yang memiliki hasil efektivitas yang lebih tinggi terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas V SD. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan di SD Gugus Dr. Soetomo yang terletak di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil efektivitas pembelajaran menulis puisi antara menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition dan model pembelajaran Round Table. Perbedaan keterampilan menulis puisi terbukti dengan adanya selisih antara nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen 1 sebesar 21,91. Hasil pretest pada kelas eksperimen 2 menunjukkan selisih nilai rata-rata pretest dan posttest pada kelas eksperimen sebesar 12,75. 2) Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition memiliki efektivitas lebih tinggi terhadap hasil belajar menulis puisi pada peserta didik kelas V SDN Karangduren 02.
Diksi Antologi Cerita Pendek Sampan Zulaiha Karya Hasan Al-Banna serta Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Lee Yen; Teguh Trianton; Sartika Sari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5943

Abstract

Penelitian karya sastra ini bertujuan untuk menemukan hasil analisis diksi antologi cerita pendek Sampan Zulaiha karya Hasan Al-Banna serta menemukan relevansinya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Maitreyawira Kisaran. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Data di dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, atau wacana yang terdapat di dalam Antologi Cerita Pendek Sampan Zulaiha karya Hasan Al-Banna. Sumber data berupa Antologi Cerita Pendek “Sampan Zulaiha” karya Hasan Al-Banna. Teknik pengumpulan data dengan cara pencatatan dokumen yang berasal dari kata atau kalimat di dalam karya sastra. teknik analisis interaktif terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian ini terdiri dari tahap pra-penelitian, persiapan, dan pelaksanaan. Hasil penelitian ditemukan Diksi pengarang tidak hanya dalam bentuk pengasosiasian, tetapi juga berasal dari penganalogian suatu hal. Diksi pengarang dalam antologi cerpen ini bersifat impresif, ekspresif, estetis, lugas, dan kedaerahan, serta menimbulkan emosional pembaca.Analisis diksi antologi cerpen Sampan Zulaiha karya Hasan Al-Banna memiliki relevansi dengan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IX SMP dalam bentuk materi yang diajarkan sesuai dengan analisis yang dilakukan. Selain itu, analisis diksi dapat menjadi contoh bagi siswa dalam melakukan analisis penggunaan bahasa pengarang dalam buku fiksi. Antologi cerpen ini juga dapat menjadi bahan ajar berupa bahan bacaan siswa dalam topik “Mengidentifikasi Unsur Pembangun Karya Sastra dalam Teks Cerita Pendek yang Dibaca atau Didengar” dan “Mengidentifikasi Bagian Isi yang Akan Ditanggapi, Penggunaan Bahasa, Unsur Intrisik Cerita, dan Bagian-Bagian Buku Fiksi”.
Media Audio Visual Berbasis Powtoon pada Konsep Kali Bagi Tambah Kurang bagi Siswa Sekolah Dasar Nanda Welli Adrian; Wahidin Wahidin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5950

Abstract

Berhitung menjadi landasan bagi pengembangan keterampilan matematika yang penting untuk kehidupan sehari-hari, terutama dalam menguasai konsep bilangan. Namun, realitanya banyak siswa yang menghadapi kesulitan dalam memahami konsep berhitung, terutama dalam operasi matematika seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media audio visual yang dapat membantu siswa kelas 2 dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berhitung pada materi operasi hitung perkalian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Model penelitian ini memiliki 5 (lima) tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian dari ahli media, pada aspek penggunaan media, medapatkan skor 94% sedangkan pada aspek tampilan program memperoleh skor 93%.  Penilaian dari ahli materi menunjukkan skor 100% pada aspek penilaian. Hasil Uji coba pada kelompok kecil menunjukkan hasil dengan nilai rata-rata sebesar 84% yang masuk dalam kategori sangat valid. Hasil Uji coba lapangan juga mendapatkan hasil dengan nilai rata-rata sebesar 85% yang masuk dalam kategori sangat valid. Dari hasil tersebut maka dapat dinyatakan Media Audio Visual Berbasis Powtoon pada konsep kali bagi tambah kurang ini sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya untuk meningkatkan pemahaman konsep berhitung.
Pendekatan Contextual Teaching Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Pada Siswa SMP Alifah Nenden Putri Riani; Sutirna Sutirna
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah diberikan pembelajaran menggunakan pendekatan contextual teaching and learning. Penelitian ini di latarbelakangi dengan permasalahan yang ditemukan di lokasi penelitian, yaitu kurangnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang dibuktikan dengan cirinya : siswa tidak bisa menyelasikan soal yang berbeda dari contoh, dan di akhir pembelajaran siswa tidak mampu memberikan kesimpulan terhadap pembelajaran yang telah berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan dipilih satu kelas sebagai sampel, yaitu kelas VIII.3 sebagai eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design jenis The One – Group Pretest Posttest Design yaitu hanya terdapat kelas eksperimen yang diberikan perlakuan. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dan non tes  dari data yang diperoleh akan diukur dengan uji statistik berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji – t (paired sampled t-test) dan uji N-Gain. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang dapat dilihat dari rata-rata pretest (sebelum perlakuan) dengan rata-rata posttest (setelah diberi perlakuan). Hal ini ditunjukan berdasarkan uji t diperoleh nilai signifikansi 0,000 serta sikap positif siswa terhadap penerapan pendekatan contextual teaching and learning.

Page 83 of 118 | Total Record : 1180