cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Elemen Berkhebinekaan Global di Sekolah Dasar Ikla Roza; Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi profil pelajar Pancasila elemen berkebhinekaan global di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode inquiry naturalistic. Sumber data primer dalam penelitian yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini yaitu buku dan artikel serta penelitian terdahulu yang mendukung. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu wawancara menggunakan lembar wawancara dan observasi menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu miles dan huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi profil pelajar Pancasila dimensi berkebhinekaan global yaitu melaksanakan kegiatan rutin penampilan bakat, interaksi siswa satu sama lain seperti diskusi, kemudian refleksi dari kebhinekaan dan keadilan sosial seperti diskusi. Hambatan yang dialami perkembangan teknologi yang memicu ketertarikan siswa terhadap budaya asing yang kian pesat dan beimbas pada tertinggalnya budaya lokal; kurangnya kreativitas guru dalam mendemonstrasikan budayanya karena keterbatasan kreativitas guru; dan rendahnya dukungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat dalam menanamkan nilai – nilai toleransi dan menghargai.
Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan dan Berakhlak Mulia di Sekolah Dasar Sri Wahyuni; Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan profil pelajar Pancasila dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan dan Berakhlak Mulia di Kelas IV SD Muhammadiyah Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode inquiry naturalistic. Sumber data primer dalam penelitian yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini yaitu buku dan artikel serta penelitian terdahulu yang mendukung. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu wawancara menggunakan lembar wawancara dan observasi menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu miles dan huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. pelaksanaan dimensi beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia di SD Muhammadiyah Pekanbaru yaitu melaksanakan kegiatan fisik yang berkaitan dengan PJOK, kemudian kegiatan ibadah. Kemudian senantiasa bersalaman dengan guru ketika datang ke sekolah. Selanjutnya membiasakan siswa ramah lingkungan Selanjutnya siswa diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban baik di sekolah rumah dan lingkungan sekita. SD Muhammadiyah Pekanbaru telah berusaha menerapkan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dimensi beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Namun memang belum terlaksana dengan sempurna karena masih menemukan peserta didik yang kurang kondusif, kurangnya kesadaran siswa dan harus selalu dimotivasi serta keterbatasam guru dalam mengawasinya di sekolah. Kemudian kurangnya kerjasama seluruh orang tua untuk melaksanakan kegiatan semua itu di rumah
Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas di SDN Telaga Baru Kecamatan Taliwang Andhi Rizandhi; Nurwahidah Nurwahidah; Darmiany Darmiany
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6471

Abstract

Masa depan bangsa berasal dari pendidikan sehingga dapat dijadikan landasan yang kuat, yang dapat membangun anak bangsa sesuai dari potensi yang dimlikinya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas tahun ajaran 2023/2024. Jenis penilitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN Telaga Baru, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas telah berjalan dengan baik dengan indikator (1) Pengintegrasian PPK dalam kurikulum (2) PPK melalui manajemen kelas (3) PPK melalui pemilihan dan penggunaan metode pembelajaran (4) PPK melalui pembelajaran tematis (5) PPK melalui gerakan literasi (6) PPK melalui layanan bimbingan dan konseling. Indikator tersebut dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas, kegiatan literasi dan kegiatan ekstrakulikuler dengan mengintgrasikan nilai karakter religius, nasioanalisme, gotong-royong, integritas dan mandiri. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil penelitian implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas dilakukan dengan mengintegrasikan nilai karakter religius, nasionalisme, gotong-royong, integritas dan mandiri melalui kegiatan pembelajaran dikelas dan ekstrakulikuler.
Implementasi Aspek Sarana Prasarana Sekolah Ramah Anak di Taman Kanak-kanak Leny Madhani; Hamid Patilima
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6568

Abstract

Taman Kanak-Kanak menjadi tempat yang aman, nyaman, bersih, sehat, ramah dan menyenangkan tentu menjadi dambaan bagi semua lembaga pendidikan terutama bagi jenjang PAUD. Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melindungi berbagai hak dasar pada anak maka pemerintah melaksanakan suatu program yang di sebut Sekolah Ramah Anak. Perwujudan dari Sekolah Ramah Anak sesungguhnya telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya lembaga TK Islam Al-Azhar BSD yang telah ikut mendeklarasikan diri Sebagai Sekolah Ramah Anak pada. Dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah karena diperlukan berbagai upaya dalam mengimplementasikannya terutama dalam memenuhi aspek sarana prasarana yang ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sarana prasarana melalui program sekolah ramah anak yang dilaksanakan oleh sekolah TK Islam Al-Azhar BSD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di TK Islam Al-Azhar BSD. Adapaun yang menjadi sumber informan adalah kepala sekolah, guru, orang tua murid/ komite sekolah dan peserta didik dari kelompok B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa TK Islam Al-Azhar telah mengimplementasikan aspek sarana prasarana berdasarkan panduan pelaksanaan SRA dari pemerintah. Namun dalam prakteknya masih memerlukan peningkatan kualitas ataupun kuantitas dalam beberapa fasilitas diantaranya: lantai toilet dan ketersediaan hygiene kit, toilet bagi penyandang disabilitas, ketersediaan ruang konseling, ketersediaan ruang kreativitasdan ketersediaan kotak komunikasi.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Desa Jati Wetan Titi Handayani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6576

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak pandemi COVID-19 terhadap sistem pendidikan dan pembelajaran, yang mengarah pada pembatasan akses pendidikan secara tatap muka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami persepsi orang tua terhadap pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) di Desa Jati Wetan, Kudus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penggunaan angket kepada enam orang tua anak SD. Hasil menunjukkan variasi persepsi terhadap PTM, dari pandangan terbatasnya waktu di sekolah hingga kombinasi pembelajaran di rumah dan di sekolah dengan waktu yang singkat. Orang tua juga menghadapi tantangan, seperti kesulitan mendampingi anak dalam belajar, kendala kuota internet, serta perbedaan kemampuan dalam membimbing anak dalam pelajaran yang sulit. Respon positif juga muncul, di mana orang tua merasa lebih dekat dengan anak dan lebih perhatian dalam keluarga. Angket menunjukkan bahwa orang tua telah aktif mengontrol kegiatan belajar anak selama PTM, membantu menyelesaikan masalah belajar, serta tugas-tugas sekolah. Kesimpulannya, terdapat tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendukung PTM, terutama terkait informasi yang diterima, kesulitan dalam mendampingi anak belajar, dan keterbatasan teknologi. Perlu kesadaran lebih tinggi dalam menerima informasi serta upaya yang lebih baik dalam mendukung anak dalam pembelajaran.
Optimalisasi Praktik Pengalaman Lapangan dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Calon Guru Eka Wulanndari; Sutikyanto Sutikyanto; Mujiyanto Mujiyanto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6582

Abstract

Pendidikan berperan dalam pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai spiritualitas, kepribadian, keterampilan, dan kecerdasan yang diperlukan. Fokus pada proses pembelajaran mempengaruhi sejauh mana tujuan pendidikan tercapai, dengan peran penting guru sebagai kunci dalam proses ini. Kompetensi pedagogik menjadi keterampilan krusial bagi guru, namun juga vital bagi mahasiswa sebagai calon guru saat melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Penelitian ini mengeksplorasi pemahaman mahasiswa tentang PPL dan kemampuan pedagogik mereka. Metode penelitian fenomenologis kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Tiga mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, yang telah melakukan PPL selama 2 bulan di SMP dan SMA, menjadi subjek penelitian. Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasilnya menunjukkan mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Mereka mengakui pentingnya keterampilan pedagogik dalam konteks PPL. Meskipun demikian, ada ruang untuk peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi ini saat belajar mengajar. Kesimpulannya, mahasiswa calon guru menunjukkan pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Namun, terdapat potensi peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi pedagogik saat melakukan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman PPL dan kompetensi pedagogik bagi pendidikan guru masa depan.
Faktor-Faktor Pendukung Kemampuan Literasi Budaya Pada Anak Penghasil Produk Genteng di Desa Kembang Getaan Dukuhseti Pati Nihlatiz Zakiyah; Nur Fajrie; Ahmad Bakhruddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6594

Abstract

Literasi adalah kemampuan memahami budaya sebagai salah satu unsur masyarakat yang melaksanakan hak dan kewajiban untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan orang lain. Literasi budaya harus diperkenalkan sejak awal karena anak harus memahami budaya, adat istiadat, kepercayaan, ras dan suku bangsa Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan di Desa Kembang Getaan Dukuhseti Pati bahwa faktor  kemampuan literasi budaya anak penghasil produk genteng didukung oleh faktor eksternal dan internal, faktor eksternal antara lain lingkungan masyarakat, latar belakang keluarga, intensitas kekuatan dari stimulus. Sedangkan faktor internal didukung oleh pengalam dan minat informan. Masing-masing faktor memiliki peran tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung kemampuan literasi budaya dalam masyarakat penghasil produk genteng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian etnografi. Adapun langkah-langkah dalam penelitian etnografi yaitu mengorganisir file, membaca keseluruhan informasi dan memberi kode, menguraikan peristiwa yang diteliti, menginterpretasi penemuan dan menyajikan presentasi variative berupa table. Dengan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang terdiri dari 11 orang diantaranya satu kepala desa sebagai informan kunci, lima anak penghasil produk genteng dan lima penghasil produk genteng. Dari kedua faktor tersebut peneliti dapat menyimpulkan peran yang besar adalah masyarakat dimana kedua faktor tersebut didukung oleh masyarakat sekitar.
Identifikasi Kesulitan Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V SDN 31 Mataram Alma Diniarti; Hari Witono; Iva Nurmawanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan kesulitan belajar matematika yang dialami peserta didik kelas V SDN 31 Mataram (2) Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar matematika peserta didik kelas V SDN 31 Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meggunakan teknik tes, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah (1) S17 mengalami kesulitan belajar mengenal dan memahami simbol matematika disebabkan karena kekurangan keterampilan aritmetika serta mengalami kesulitan dalam bahasa membaca matematika yang disebabakan karena pemahaman bahasa matematika yang masih kurang, (2) S18 mengalami kesulitan belajar matematika yaitu abnormalitas persepsi visual disebabakan karena kesulitan dalam menggunakan konsep dasar matematika serta pemahaman bahasa matematika yang masih kurang, S18 juga mengalami kesulitan dalam mengenal dan memahami simbol-simbol matematika yang disebabkan karena kekurangan dalam keterampilan operasi aritmetika serta S18 mengalami kesulitan dalam bahasa dan membaca matematika, yang disebabkan karena pemahaman bahasa matematika yang kurang, (3) S19 mengalami kesulitan belajar matematika dalam mengenal dan memahami simbol-simbol matematika yang disebabkan kurangnya keterampilan operasi aritmetika serta kurangnya pemahaman konsep dasar matematika, kemudian kesulitan belajar yang dialami S19 yaitu kesulitan dalam bahasa dan membaca matematika yang disebabakan oleh pemahaman bahasa matematika yang kurang.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Sulistia Marlita; Alpha Galih Adirakasiwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6597

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan yang harus dimiliki bagi setiap siswa, siswa harus mampu mencari solusi untuk menyelesaikan masalah dan memilih strategi untuk menyelesaikan permasalahan. Tujuan dari penelitian ini untuk menegetahui kemampuan pemecahan masalah siswa MTs kelas VIII dalam materi sistem persamaan linear dua variabel Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII disalah satu MTs yang terdapat di Kabupaten Karawang dari total keseluruhan kelas ada 20 siswa yang menjadi subjek pada penelitian pengumpulan data dengan menggunakan empat soal uraian materi SPLDV dan observasi dipergunakan untuk mengumpulkan data penelitian dimana setiap soalnya mewakili setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematis. Memakai instrument berwujud soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis di materi persamaan linear dua variabel. Hasil penelitian didapatkan yaitu sejumlah 8 siswa (40) dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah, sejumlah 7 siswa (35%) dengan kategori sedang serta sejumlah 5 siswa (25%) dengan kategori tinggi. Bisa ditarik kesimpulan yakni kemampuan pemecahan matematis siswa MTs kelas VIII dalam menyelesaikan pada materi persamaan liniear dua variabel masih tergolong rendah diharapkan siswa terus belajar agar kemampuan dalam memecahkan masalah matematis.
Kegiatan Dhammadesana: Pengaruhnya Terhadap Aktualisasi Diri Sastri dan Sastria di Pasastrian Buddhis Kusalamitra Dinda Niwang Nurchasanah; Partono Nyanasuryanadi; Eko Prasetyo
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6599

Abstract

Pendidikan keagamaan Buddha memainkan peran penting dalam memperluas pemahaman akan ajaran Buddha dan pengembangan nilai spiritual. Metode penelitian kuantitatif digunakan dengan melibatkan 40 responden siswa Pasastrian. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan Dhammadesana berpengaruh positif dan signifikan terhadap aktualisasi diri, terutama dalam aspek sikap spiritual, kepercayaan diri, pengetahuan, dan keterampilan berbicara. Analisis regresi menunjukkan hubungan yang kuat antara kegiatan Dhammadesana dengan aktualisasi diri, dengan koefisien determinasi sebesar 60,1%. Meskipun demikian, 39,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Penelitian ini menggambarkan bahwa kegiatan keagamaan seperti Dhammadesana memiliki peran yang penting dalam membentuk kemandirian, kreativitas, penerimaan diri, spontanitas, dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kesimpulannya, kegiatan Dhammadesana memberikan kontribusi positif dalam membentuk aktualisasi diri siswa Pasastrian Buddhis Kusalamitra, mendorong mereka untuk mengembangkan potensi diri dan menjadi individu yang lebih baik.

Page 92 of 118 | Total Record : 1180