cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Media Critical Money Integers Berbasis Metode Socrates untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Muatan Pelajaran Matematika Kelas 6 Sagita Putri Maharani; Yohana Setiawan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6139

Abstract

Penelitian pengembangan media ini bertujuan untuk melatih siswa dalam melakukan kegiatan berpikir kritis dalam materi penjumlahan bilangan bulat Matematika, untuk mengetahui besarnya kemampuan berpikir kritis, serta untuk mengetahui keefektifan penerapan media CRIMI (Critical Money Integers) yang berbasis metode Socrates pada kelas 6. Dalam proses pengimplementasian media pada siswa, uji coba media CRIMI dilakukan di SDN Suruh 01 kelas 6. Variabel bebas pada penelitian pengembangan media ini adalah media CRIMI (X) yang berbasis metode Socrates. Sedangkan variabel terikat penelitian pengembangan ini adalah berpikir kritis (Y). Teknik pengambilan data berupa observasi, tes dan non-tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan  adalah observasi dan tes. Adapun dilakukan uji validitas oleh ahli materi dan media untuk memvalidasi penggunaan media CRIMI sebelum diuji cobakan pada siswa menggunanakan teknik non-tes. Pada penelitian pengembangan media ini, uji efektifitas pengimplementasian media dilakukan dengan teknik tes yaitu Pre-test  dan Post-test. Setelah itu uji normalitas persebaran data dan uji-t dilakukan setelah mendapatkan hasil pengimplementasian media. Hasil penelitian ini menunujukkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media CRIMI terhadap kelas 6 SDN Suruh 01, dan hasil uji hipotesis secara statistik adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan bahwa penggunaan media CRIMI yang berbasis metode Socrates dapat diimplementasikan untuk melatih dan mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami materi penjumlahan bilangan bulat kelas 6.
Efektivitas Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Peserta Didik Kelas VI Vany Oktaviana; Naniek Sulistya Wardani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6140

Abstract

Pendidikan dasar, terutama dalam Kurikulum 2013 (K13) dengan pendekatan tematik terpadu, memprioritaskan pengalaman bermakna bagi peserta didik. Namun, hasil belajar menjadi indikator penting yang mencerminkan pencapaian kompetensi. Di kelas VI SD Negeri Tingkir Salatiga, dominasi pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru menyebabkan hasil belajar yang kurang optimal. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini menguji efektivitas metode Problem Based Learning (PBL) sebagai alternatif. PBL mendorong siswa untuk memecahkan masalah, berpikir kritis, dan aktif dalam pembelajaran. Metode penelitian eksperimen semu. Subjek penelitian adalah peserta didik berjumlah 60 orang kelas VI SD Negeri Tingkir Salatiga. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dengan instrumen butir soal dan teknik non tes berupa observasi dengan instrumen lembar observasi, dan angket dengan instrumen skala sikap. Observasi kegiatan pembelajaran menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas kontrol (pendekatan konvensional) dan kelas eksperimen (PBL). Kelas eksperimen mencapai tingkat ketuntasan yang jauh lebih tinggi (86%) dibanding kelas kontrol (40%), serta tingkat siswa yang belum tuntas yang lebih rendah (14% vs. 60%). Analisis uji-t memperkuat temuan ini dengan signifikansi 0,001 < 0,05, menunjukkan efektivitas PBL terhadap hasil belajar. Kesimpulannya, PBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Ini menawarkan solusi efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan merangsang keterlibatan aktif dalam pembelajaran sekolah dasar.
Media Pembelajaran Pop-Up Book Pada Materi Siklus Air Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran IPAS Kinda Makdalena Eliasar; Suhandi Astuti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bertujuan untuk memperluas pengetahuan peserta didik tentang dunia sekitarnya dan memberikan pemahaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Namun, implementasi model pembelajaran yang inovatif dan media pembelajaran yang menarik masih belum optimal di beberapa sekolah dasar. Hal ini berdampak pada menurunnya minat belajar siswa dan hasil belajar yang kurang memuaskan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan media pembelajaran Pop-Up Book pada materi Siklus Air dalam pembelajaran IPAS. Model pengembangan yang digunakan adalah model ASSURE yang terdiri dari enam tahapan: analisis peserta didik, penetapan tujuan, pemilihan metode dan media, pemanfaatan media, partisipasi peserta didik, serta evaluasi dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop-Up Book yang dikembangkan telah melewati uji validasi ahli materi, media, dan desain dengan hasil yang memenuhi kriteria baik hingga sangat baik. Uji coba terbatas menunjukkan respons positif dari guru dan siswa dengan presentase yang tinggi, serta hasil statistik menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat belajar siswa setelah menggunakan media ini. Kesimpulannya, media pembelajaran Pop-Up Book efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS, menghasilkan respons positif dari guru dan siswa, serta memperlihatkan peningkatan signifikan dalam minat belajar siswa. Penggunaan media ini memiliki potensi untuk menjadi alat pembelajaran yang efektif di kelas dengan rekomendasi penggunaan lebih luas dan penelitian lanjutan untuk mengukur dampaknya secara menyeluruh pada pencapaian pembelajaran siswa.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Sekolah Dasar Fentje Assa; Danny A Masinambow; Deisye Supit; Harol R. Lumapow; Suzan Jacobus
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6167

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia berkualitas. Proses pembelajaran harus mengadaptasi metode yang efektif untuk menjamin pencapaian hasil belajar yang optimal bagi siswa. Penelitian ini memfokuskan pada penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas V di SD GMIM VIII Tomohon. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 14 siswa dengan dua siklus. Siklus pertama menemui banyak kendala seperti kurangnya keterlibatan siswa, kurangnya kolaborasi dalam kelompok, serta kurangnya motivasi guru. Evaluasi siklus pertama menjadi dasar untuk perbaikan pada siklus kedua. Siklus kedua menunjukkan perubahan yang signifikan setelah peningkatan interaksi siswa, partisipasi dalam diskusi, dan pemanfaatan pendekatan PBL yang lebih baik. Hasil belajar meningkat signifikan dari 68,57% pada siklus pertama menjadi 86,07% pada siklus kedua. Kesimpulannya, PBL berhasil meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Perbaikan strategi pembelajaran dengan fokus pada interaksi siswa, partisipasi dalam diskusi, dan pemanfaatan pendekatan PBL membawa perubahan yang positif. Meskipun penelitian hanya sampai siklus kedua, keberhasilan pada tahap ini memberikan dasar yang kuat untuk penggunaan PBL sebagai model pembelajaran yang efektif. Rekomendasi diberikan untuk mengadopsi dan mengembangkan PBL sesuai dengan kebutuhan siswa serta untuk penelitian lebih lanjut dalam jangka waktu yang lebih luas.
Permainan Bola Voli Berbasis Aplikasi Android Bachtiar; Tegar Rimansyah; wening nugraheni
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6175

Abstract

Permainan bola voli adalah bagian penting dalam kurikulum olahraga sekolah menengah pertama. Meskipun memiliki manfaat dalam mengembangkan keterampilan motorik dasar dan kesehatan jasmani, siswa sering mengalami kesulitan dalam mempraktikkan teknik dasar permainan ini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan permainan bola voli berbasis aplikasi Android untuk membantu siswa dalam memahami teknik dasar permainan dengan lebih baik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Brog and Gall sebagai panduan utama. Pengembangan aplikasi ini dilakukan dalam beberapa tahap, dari pengumpulan materi hingga pembuatan aplikasi yang berisi materi, video, dan teknik dasar permainan.Validasi dilakukan oleh para ahli dan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa aplikasi ini layak digunakan dengan nilai rata-rata sekitar 85,3% dari evaluasi para ahli, dan uji coba lapangan menghasilkan presentase rata-rata 89,36% yang masuk dalam kategori "Sangat Baik". Hal ini menegaskan bahwa pengembangan aplikasi ini sukses memenuhi kebutuhan pembelajaran permainan bola voli di sekolah menengah pertama.Kesimpulannya, aplikasi ini dinilai sangat layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi siswa, serta mampu meningkatkan keterampilan teknik dasar permainan bola voli secara signifikan. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu dan menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat siswa dalam permainan bola voli.
Analisis Hubungan Emotion Regulation Dengan Self Control Pada Atlet Pencak Silat Muhammad Helmi Assalamy; Firman Septiadi; Muhammad Saleh
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Regulasi Emosi dan Pengendalian Diri pada atlet remaja yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian korelasional, penelitian ini melibatkan 30 siswa/siswi dari SMA Negeri 3 Kota Sukabumi sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) untuk mengukur regulasi emosi dan skala Kemampuan Pengendalian Diri yang mengacu pada aspek-aspek Kontrol Perilaku, Kontrol Kognitif, dan Pengendalian Keputusan.Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang moderat antara Regulasi Emosi dan Pengendalian Diri pada atlet pencak silat (r = 0.535, p = 0.002). Nilai korelasi yang signifikan secara statistik menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan regulasi emosi, semakin baik kemampuan pengendalian diri atlet. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan mengelola emosi secara efektif pada atlet berkontribusi terhadap kemampuan mereka dalam mengontrol perilaku serta respons emosional saat berkompetisi.Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara Regulasi Emosi dan Pengendalian Diri pada atlet Pencak Silat remaja. Hasil ini memberikan implikasi penting bahwa pengembangan kemampuan regulasi emosi dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan pengendalian diri para atlet, memungkinkan mereka untuk tampil lebih baik dalam kompetisi olahraga. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan emosi dalam meningkatkan performa atlet dan dapat menjadi landasan untuk pengembangan lebih lanjut dalam pelatihan mental bagi atlet remaja.
Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Abu Hasan Agus R.; Muhammad Ainul Yaqin; Karina Nuria Rahman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6233

Abstract

Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Sumber daya manusia sebagai salah satu sumber daya yang ada dalam organisasi memegang peranan penting dalam keberhasilan pencapaian tujuan organisasi. Berhasil atau tidaknya tergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Manajemen sumber daya manusia adalah proses kegiatan pemimpin yang bermaksud mempekerjakan pegawai yang memberi prestasi cukup dan hasil kepada sumber daya yang ada pada pada sekolah. Beberapa usaha meningkatkan sumber daya manusia dalam meningkatkan mutu sekolah yaitu dengan Meningkatkan sumber daya yang fokus penelitiannya adalah guru. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai penambah wawasan terkait upaya peningkatan mutu sekolah melalui manajemen sumber daya manusia. Adapun hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa hal dalam penerapan manajemen sumber daya manusia dalam upaya peningkatan mutu sekolah di SMP Bhakti Pertiwi.
An Assessing Speaking Ability: Insights from English Conversation Club among Fifth-Semester Midwifery Students Yulinda Oktaviana Harahap; Yulina Oktaviani Harahap
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6242

Abstract

This study explores the speaking abilities of 5th-semester students involved in the English Conversation Club (ECC) within a Midwifery Diploma Study Program. The research focuses on understanding the challenges faced by students in speaking English and evaluating the ECC's contribution to enhancing their speaking skills. The investigation utilized a mixed-methods approach involving qualitative and quantitative data collection.The study found that while most students performed well, as indicated by their scores falling under the "Good" and "Very Good" categories, notable challenges persisted. Students encountered difficulties primarily related to vocabulary limitations, grammar intricacies, a lack of motivation, and psychological factors impacting their speaking performances.Factors influencing speaking abilities were analyzed through student interviews, highlighting vocabulary, grammar, and motivational issues as key hindrances. The ECC program was perceived positively by students, providing an environment conducive to English practice. However, the infrequent use of English beyond the ECC sessions limited its impact on students' overall speaking skills. To improve speaking abilities, interventions emphasizing vocabulary enhancement, grammar proficiency, motivational support, and better preparation strategies were recommended. Further emphasis on consistent English practice outside the ECC was suggested for more comprehensive improvement. In conclusion, while the ECC positively contributed to students' speaking proficiency, challenges related to vocabulary, grammar, motivation, and insufficient practice outside the program persist. Targeted interventions focusing on these areas are crucial to further enhance students' speaking abilities within the Midwifery Diploma Study Program.
Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Inovasi Pembelajaran Fiqih Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Bayu Bambang Nur Fauzi; Bambang Qomaruzzaman; Qiqi Yuliati Zaqiah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6249

Abstract

Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam mata pelajaran fiqih, memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman siswa tentang hukum-hukum Islam. Namun, pendekatan konvensional seringkali tidak mencukupi untuk membangkitkan minat siswa dan meningkatkan pemahaman mendalam mereka. Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Cianjur, tantangan dalam pembelajaran fiqih mencakup hasil belajar siswa yang rendah dan kurangnya kemampuan berpikir kritis. Dalam menghadapi tantangan ini, pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diadopsi sebagai solusi inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali respons siswa terhadap PBL dan sejauh mana metode ini meningkatkan pemahaman mereka tentang agama Islam. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL mendalamkan pemahaman siswa tentang fiqih dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif. Meskipun menghadapi tantangan seperti resistensi siswa terhadap pendekatan mandiri, bimbingan dan dukungan terbukti membantu mereka mengatasi hambatan tersebut. Penerapan PBL di MAN 3 Cianjur tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang hukum-hukum Islam, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan berpikir kritis yang penting untuk masa depan. Integrasi PBL ke dalam kurikulum fiqih, didukung oleh modul-modul terstruktur, menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan inspiratif. Kesimpulannya, PBL merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang fiqih dan membawa dampak positif pada pengembangan keterampilan berpikir kritis mereka, menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan inspiratif.
Kemampuan Berbicara Siswa Kelas V SD Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Dahlia Dahlia; Siti Rohana Hariana Intiana; Husniati Husniati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbicara siswa pembelajaranbahasa Indonesia serta mengetahui faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Aisyiyah 01 Mataram. Jenis penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian adalah 22 siswa dan wali kelas V SD Aisyiyah 01 Mataram. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berbicara siswa kelas V SD Asyiyah 01 Mataram pada pembelajaran bahasa indonesia memperoleh presentase sebesar 67% termasuk dalam kategori baik. Kemampuan berbicara siswa tersebut mencangkup aspek pelafalan sebesar 79% termasuk dalam kategori baik, aspek parabahasa sebesar 72% termasuk dalam kategori baik, aspek kebahasaan sebesar 66% termasuk dalam kategori baik, aspek isi pembicaraan memperoleh persentase sebesar 63% termasuk dalam kategori Cukup dan aspek bahasa tubuh memperoleh persentase sebesar 57% termasuk dalam kategori Cukup. Faktor yang mempengaruhi keterampilan berbicara siswa, meliputi factor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung yakni, kepercayaan diri, lingkungan rumah dan pergaulan sehari-hari siswa dengan teman sebayanya. Sedangkan, factor penghambat yakni, sikap individual siswa, kebiasaan belajar dan lingkungan tempat tinggal siswa

Page 90 of 118 | Total Record : 1180