cover
Contact Name
Panggih Nur Adi
Contact Email
panggi.s3@gmail.com
Phone
+6285215900604
Journal Mail Official
panggi.s3@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC)
ISSN : 24606111     EISSN : 26852063     DOI : 10.36987
CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, dosen dan mahaiswa dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran serta ilmu civic umumnya. CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan PKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Labuhan Batu. Dewan Editor menerima tulisan terpilih berupa hasil penelitian, review atau artikel bidang pendidikan, pembelajaran dan sains yang sudah diringkas untuk dipertimbangkan pemuatannya, dengan frekuensi terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun. Naskah disampaikan ke dewan editor paling lambat dua bulan sebelum penerbitan atau akhir bulan Januari dan Juli pada setiap tahunnya. Naskah yang dimuat merupakan pandangan dari penulis, Dewan Editor hanya menyunting naskah sesuai format dan aturan yang berlaku tanpa mengubah substansi naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
PERAN ORANG TUA DALAM PRESTASI ANAK MELALUI MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN DI DESA HAJORAN KECAMATAN SUNGAI KANAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN TAHUN 2017 ( Studi Kasus : Dusun Suka Dame) Nurhalimah Nasution; Agus Anjar
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v1i1.3201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana peran orang tua dalam Prestasi Anak Melalui Menumbuhkan Karakter disiplin dan apakah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi anak melalui menumbuhkan karakter disiplin pada anak di Dusun Suka Dame. Orang tua adalah orang yang bertanggung jawab utama dalam pendidikan anak. Para orang tua yang menentukan masa depan anak. Namun dalam mengakui keterbatasan dan peluang yang dimiliki. Sehingga orang tua meminta pihak luar lain membantu mendidik anak-anak mereka. Pihak lainnya adalah guru disekolah namun demikian, setelah anak-anak dititipkan disekolah, orang tua tetap untuk bertanggung jawab untuk keberhasilan pendidikan anak-anak mereka, orang tua juga berperan penting dalam menentukan keberhasilan anak- anak mereka, peran dan tanggung jawab dapat diwujudkan dengan membimbing anak belajar dirumah sesuai program yang telah dipelajari anak tersebut. Membimbing anak-anak belajar dapat dilakukan       dengan mengawasi dan membantu anak mengerjakan tugas sekolah. Kenyataan            juga                                   di      lihat       dari        kurangnya                     perhatian       orang       tua       kepada anak,Diakibatkananak lebih sering bermain selesai pulang sekolah dan sampai satuharian, sa mpai menjelang sore. Dan kebanyakan juga orang tua yang lemah pendapatan             atau                     lemah dalam keuangan yang mengakibatkan orang tua lebih giat lagi bekerja, agar mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sehingga ibu terpaksa ikut agar mencukupi kebutuhan kelurga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, Wawancara, angket dan dokumentasi. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif tipe deskriptif. Waktu penelitian dilakukan pada mei sampai juni 2017. Data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan berbagai informan serta pengumpulan angket. Data sekunder yang diperoleh berdasarkan dari tabel, gambar,internet, artikel yang relevan. Hasil penyebaran angket dimana diperoleh Ya sebanyak 42%,memilih option Kadang-Kadang Sebanyak 46,9% dan jawaban yang memilih Tidak 11,1 % Penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa masih rendahnya peran orang tua dalam prestasi anak melalui menumbuhkan karakter disiplin dan faktor yang mempengaruhi prestasi anak melalui menumbuhkan karakter disiplin kurangnya perhatian orang tua karena sibuk bekerja.
ANALISIS KARAKTER DEMOKRATIS DAN SEMANGAT KEBANGSAAN PADA ANAK SD DIKECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU Rohana Rohana; Siti Zahara Saragih; Panggih Nur Hadi; Saida Saida; Siska Wahyuni
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3561

Abstract

E-ISSN:2460-6111P-ISSN:2685-2063CIVITASVol.8No. 1Maret2022Hal:101-112Kajian:PembelajaranPPKn101ANALISIS KARAKTER DEMOKRATISDANSEMANGAT KEBANGSAAN PADAANAKSDDIKECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATURohana1, Siti Zahara Saragih2, Panggih Nur Hadi3,Saida4,SiskaWahyuni5FKIP Universitas Labuhanbaturohana020386@gmail.comABSTRAKTujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisispendidikankarakterdemokratis,semangatkebangsaan dan cinta tanah air pada anak tingkat SD sekecamatan Rantau Selatan kabupatenLabuhan Batu. Metodologi dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodedeskripttif analitis. Dengan Informan kunci dalam penelitian ini 5 orang guru dan respondensebanyak 98 siswa SD dari 6003 siswa yang diperoleh dengan rumus slovin (n=) .Penelitian ini telah dilaksanakan di seluruh sekolah dasar di kecamatan Rantau Selatan kabupatenLabuhanbatu. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Tehnikyang digunakan untuk menganalisis data adalah tehnik reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan karakter demokratis pada siswa SDsekecamatan Rantau Selatan kabupaten Labuhanbatu sudah terlaksana dengan persentase (85%)yang sangat setuju untuk menerapkan musyawarah sebelum mengambil keputusan, perilaku siswadalam menerapkan karakter semangat kebangsaan sebanyak (87%) yang sangat setuju untukbekerjasama dengan teman tanpa membedakan suku, etnis dan status sosial, dan perilakusiswa yang menerapkan karakter cinta tanah air sebanyak (93%) yang sangat setuju untukmemajangkan foto presiden dan wakil presiden, lambang negara, dan bendera merah putihdi sekolahnya. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapankarakter demokratis, semangat kebangsaan dan cinta tanah air pada anak SD sekecamatan RantauSelatan kabupaten Labuhanbatu masih tergolong dalam kategori sangat baik.
ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER, KERJA KERAS, MANDIRI, DAN TOLERANSI SISWA SD Rohana Rohana; Siti Zahara Siregar; Saida Saida
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter siswa SD di Kecamatan Rantau Selatan ditinjau dari kerja keras, kemandirian, dan toleransi. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan lima orang guru SD di Kabupaten Rantau Selatan sebagai subjek dan dikumpulkan menggunakan algoritma Slovin dengan data 98 siswa SD di Kabupaten Rantau Selatan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara , dan survei. Analisis data adalah analisis data kualitatif sesuai dengan konsep Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil persentase tersebut menunjukkan bahwa 88% telah menunjukkan kemampuan menerapkan karakter kerja keras dalam rangka menumbuhkan suasana persaingan yang sehat jadi, hasil persentase ini sudah cukup. dalam menerapkan etos kerja di kelas. Hasil wawancara guru menunjukkan bahwa terdapat iklim persaingan yang sehat di dalam kelas, salah satunya berupa kuis selain diskusi kelompok yang menunjukkan bahwa 88% siswa mampu menerapkan pernyataan tanggung jawab atas tindakannya, dan persentase hasil menunjukkan bahwa karakter mandiri dapat diterapkan di kelas. Hasil persentase karakter toleransi menunjukkan bahwa 85% siswa SD di kabupaten Rantau Selatan menerapkan pernyataan mampu memaafkan kesalahan orang lain. Wawancara dengan guru mengungkapkan bahwa dalam hal ini guru selalu mengajarkan siswa untuk saling memaafkan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWERPOINT DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 MARBAU T.P 2021/2022 budi winata hasibuan
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v1i1.3235

Abstract

 ABSTRAK Penelitian ini berlatar belakang  rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKN Diketahui bahwa para siswa memiliki nilai ulangan harian  yang tidak mencapai nilai KKM yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan  hasil belajar siswa selama proses pembelajaran PPKN dengan menerapkan penggunaan media power point .Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Dilakukan melalui dua siklus dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 yang berjumlah 28 siswa .Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa  selama pembelajaran mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan 64% pada siklus I dan 86% pada siklus II. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan selama 2 kali  pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes dan respon siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pelaksanaan pembelajaran pada aktivitas guru pada siklus I memperoleh 69 % dan siklus II memperoleh 88 %.pada aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 75% di siklus I dan 93% di siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan  pembelajaran dengan menggunakan media power point dapat meningkatkan hasil belajar PPKN siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Marbau Kecamatan Marbau Tahun pelajaran 2021/2022.Kata Kunci :PPKN, Media Power Point, Hasil Belajar Siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR KEDUDUKAN WARGA NEGARA INDONESIA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS X MIPA SMA NEGERI 2 MOROO T.A 2020/2021 Sihol Marito Roma Uli
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i2.3593

Abstract

Abstrak - Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi pokok kedudukan warga negara Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining pada siswa Kelas X MIPA SMA Negeri 2 Moroo T.A 2020/2021. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus, yang terdiri atas 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh selama pengamatan menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I, pertemuan I diperoleh data bahwa 44% siswa yang memiliki motivasi belajar tergolong sangat rendah. Pada siklus I, pertemuan II diperoleh data bahwa 64% siswa yang memiliki motivasi belajar tergolong rendah. Pada siklus II, pertemuan I diperoleh perubahan data yaitu80% siswa memiliki motivasi belajar yang tergolong tinggi, selanjutnya pada siklus II, pertemuan II diperoleh data bahwa 92% siswa yang motivasi belajarnya tergolong sangat tinggi, hasil penelitian dari angket yang dibagikan pada siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada kondisi awal sebelum tindakan hanya ada 7 siswa yang memiliki motivasibelajar yang di atas 70% yaitu sekitar 20%, dan setelah dilaksanakan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining pada kondisi akhir terlihat hampir seluruh siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi yaitu ada 24 siswa atau sekitar 96%. Dari penelitian tindakan ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, sebaiknya Model Pembelajaran Student Facilitataor And Explaining digunakan gurusebagai salah satu alternatif guru dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn, maupun pada mata pelajaran lainnya.Kata Kunci: Motivasi belajar; Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining—————————— ◆ ——————————
PENEGAKAN HUKUM UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK TERHADAP HUKUMAN PENGGUNA MEDIA SOSIAL UJARAN KEBENCIAN Toni Toni; Agus Anjar
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v6i2.3548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk penegakan hukum undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) terhadap hukuman pengguna media sosial ujaran kebencian. Jenis Penelitian Hukum Normatif. Metode pendekatan yang digunakan adalah perundang-undangan dan kajian pustaka terkait judul peneliti, sedangkan metode menggunakan analisis Kualitatif dengan cara menganalisis hasil bahan penelitian yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian tentang ujaran kebencian terdapat pada pengaturan (UU ITE) No.19 Tahun 2016 atas Perubahan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dimana bagi pelaku pengguna media sosial ujaran kebencian diatur dalam Pasal.28 ayat (2) isinya” Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Ancaman Hukuman Pasal 45 A ayat (2) isinya” Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (Satu miliar rupiah). Sedangkan upaya penanggulangan pelaku pengguna media sosial ujaran kebencian, diatur dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/6/X/2015, tentang Penanganan Ujaran Kebencian ( Hate Speech). Untuk mengedepankan Fungsi Binmas dan Polmas, dimana peran dari kepolisian diharapkan untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan hukum tentang ujaran kebencian dimasyarakat melalui toko agama, toko masyarakat, toko pemuda dan akademisi untuk optimalisasi tindakan represif atas ujaran kebencian. Selanjutnya peran perangkat pemerintahan diharapkan untuk mengkondusifkan daerah masing masing melalui Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan Perangakat RT/RW sebagai wadah pertama dalam hubungan emosional dimasyarakat.
PELAKSANAAN MANAJAMEN BERBASIS SEKOLAH (STUDI KASUS DI MTS NUR IBRAHIMY KABUPATEN LABUHANBATU) Junita Junita; Ayu Hantika
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v7i2.3537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pelaksanaan kepala sekolah dalam memanajemen baik sarana prasarana sekolah, tujuan, manfaat, fungsi, prinsip-prinsip manajemen, program sekolah, tenaga pendidik, serta dewan komite dengan masyarakat setempat. Hal ini dilakukan dengan wawancara kepada responden yaitu bapak Kepala Sekolah MTs Nur Ibrahimy Labuhanbatu dan wawancara kepada guru, tata usaha, dewan komite, siswa, orang tua siswa, satpam dan masyarakat yang ada di lingkungan sekitar sekolah. Dengan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di MTs Nur Ibrahimy kecematan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan cara deskripsi dan menggunakan teknik pengumpulan data seperti : observasi, wawancara, tape recorder, dan dokumentasi. Waktu penelitian dilakukan di sekolah MTs Nur Ibrahimy kecematan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu pada bulan April 2019. Data primer di peroleh melalui wawancara langsung dengan berbagai informan, dan data sekunder yang di peroleh berdasarkan dari fakta, data bentuk teks, dan data bentuk gambar dan lain-lain. Hasil penelitian ini terbukti dari hasil wawancara tentang pelaksaanaan manajemen berbasis sekolah di MTs Nur Ibrahimy sudah terlaksana dengan baik, namun ada beberapa yang belum terlaksana mengenai fasilitas dan sarana dan prasarana yaitu tempat Mushola dan ruang Laboratorium Komputer. Faktor kendalanya dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di MTs Nur Ibrahimy Kabupaten Labuhanbatu adalah tempat sekolah yang sempit, sehingga untuk membangun Mushola tidak ada lokasi yang mendukung, dan kendala mengenai sarana dan prasarana di sekolah adalah Laboratorium komputer belum ada, sebab karena kurangnya dana untuk mencukupi. Dan peneliti memberikan saran kepada bapak Yayasan sekolah agar lebih  memperhatikan lagi sekolah agar terlaksanakan yang belum terwujud, selain kepala sekolah ada guru yang di pandang sebagai faktor kunci yang berhadapan langsung dengan peserta didik dan faktor lain seperti lingkungan yang mempengaruhi proses pembelajaran.
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP KARAKTER REMAJA DI SMA NEGERI 1 RANTAU UTARA KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2017 Siti Aminah
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v1i1.3202

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak globalisasi terhadap karakter pada remaja di SMA Negeri 1 Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2017, Menunjukkan banyak siswa siswi yang sering mengikuti perkembangan zaman dari globalisasi, terutama mengenai aspak pakaian, aspek perilaku, makanan/minuman, serta aspek teknologi. Setelah diteliti siswa siswi SMA Negri 1 Rantau Utara banyak yang mengikuti gaya berpakaian yang mengikuti tren masak ini, banyak yang hamil diluar nikah, terbiasa dengan makanan-makanan yang berasal dari luar negeri, menggunakan teknologi untuk hal-hal yang tidak penting. Contohnya, melihat fidio-fidio forno, facebook, banyak yang bermalas-malasan akibat sudah dimanjakan oleh komputer atau laptop serta android. maka dari itu dengan adanya penelitian ini,penelitian berharap Guru dapat mengarahkasiswasiswi SMA Negeri 1 Rantau Utara agar dapat mengikuti globalisasi untuk hal-hal yang positifMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif atau Library research menggunakan studi lapangan. Tempat penelitian adalah tempat di mana penelitian dilakukan, adapun tempat penelitian yaitu di SMA Negeri 1 Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu.Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada Bulan Juni sampai bulanAgustus 2017. Dari keseluruhan siswa kelas X, XI-IPA, XI-IPS, XII-IPA dan XII-IPS yang berjumlah 1.114 orang diambil data sampel penelitiannya dengan perhitungan persentase 5% dari jumlah siswa tiap kelas. Maka diperoleh hasil 60 orang yang menjadi sampel menggunakan teknik pengumpulan data yang digunakan seperti observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjunkkan dari penyebaran angket setelah di analisis diperoleh perhitungan respondens dari pertayaan yang diberikan yakni 53%, respondens menjawab “selalu”, 19,11% menjawab “sering”, 25,67% respondens menjawab “kadang- kadang”, dan 2,22% menjawab “tidak pernah”. Maka dapat di interprestasikan bahwa dampak gelobalisasi terhadap karakter remaja SMA Negeri I Rantau Utara “tinggi” 
PERAN GURU TERHADAP SISWA UNTUK MENUMBUHKAN MINAT MEMBACA DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SD NEGERI 118187 PADANG MANINJAU KECAMATAN AEK KUO KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Rohana Rohana; Junita Junita; Sonia Febriyanti; Ade Rezka Anzeli
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v7i2.3562

Abstract

Penelitian ini berlatar belakangrendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKN Diketahuibahwapara siswa memiliki nilai ulangan harianyang tidak mencapai nilai KKM yang telah ditentukan.TujuanpenelitianiniadalahmeningkatkanhasilbelajarsiswaselamaprosespembelajaranPPKNdenganmenerapkanpenggunaanmediapowerpoint.Penelitianinimenggunakanmetodepenelitiantindakankelasyangmenggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Dilakukan melalui dua siklus dan setiapsiklusterdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswakelasVIII-2yangberjumlah28siswa.Teknikpengumpulandatamenggunakanmetodeobservasidanteshasilbelajar.Hasilpenelitianmenunjukkkanbahwaselamapembelajaranmengalamipeningkatandenganpersentaseketuntasan64%padasiklusIdan86%padasiklusII.JenispenelitianyangdigunakanyaituPenelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilaksanakanselama 2kalipertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi,tesdanresponsiswa.Datayangterkumpuldianalisisdenganmenggunakanteknikdeskriptifkualitatifdankuantitatif.HasilpenelitianmenunjukkanbahwapersentasepelaksanaanpembelajaranpadaaktivitasgurupadasiklusImemperoleh69%dansiklusIImemperoleh88%.padaaktivitassiswajugamengalamipeningkatandari75%disiklusIdan93%disiklusII.DengandemikiandapatdisimpulkanbahwapenerapanpembelajarandenganmenggunakanmediapowerpointdapatmeningkatkanhasilbelajarPPKNsiswakelasVIIISMPNegeri1MarbauKecamatanMarbauTahunpelajaran 2021/2022.
GAMBARAN UMUM PEMBERIAN DISPENSASI NIKAH BAGI ANAK DI BAWAH UMUR ( STUDI PENETAPAN PENGADILAN AGAMA RANTAUPRAPAT NOMOR 62/PDT.P/2017/PA.RAP) Toni Toni; Muhammad Khairul Ritonga; Agus Anjar; Siska Wahyuni
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3542

Abstract

Menikah adalah sesuatu yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul, yang di dalamnya terdapat hikmah, antara lain mampu mendatangkan ketentraman batin dan mencegah manusia dari maksiat. Perkawinan di bawah umur memerlukan permohonan dispensasi yang diajukan oleh pemohon/orang tua untuk syarat perkawinan yang sah dan didukung dengan bukti permohonan yang rasional untuk meyakinkan hakim dalam memberikan pertimbangan terhadap putusan Pengadilan Agama. Penelitian ini didasarkan pada penelitian hukum normatif studi kasus dengan mengkaji Putusan Pengadilan Agama Rantauprapat Nomor 62/Pdt.P/2017/PA.Rap. Jenis penelitian kualitatif. Hasil pembahasan dispensasi anak di bawah umur memiliki dasar bahwa mereka boleh menikah sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) UU No. 1 tahun 1974 menyatakan " Perkawinan hanya diperbolehkan jika pihak laki-laki telah mencapai usia 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita telah mencapai usia 16 (enam belas) tahun. Namun dalam ketentuan ayat (2) UU No.1 Tahun 1974 disebutkan “Dalam hal terjadi penyimpangan dari ayat (1) pasal ini, dapat dimintakan dispensasi kepada Pengadilan atau pejabat lain yang ditunjuk baik oleh laki-laki maupun perempuan. Dispensasi terhadap anak di bawah umur dapat diajukan ke Pengadilan Agama atas dasar dalil yang kuat semata-mata untuk menjadikan perkawinan sebagai hubungan yang harmonis demi kelangsungan hidup rumah tangga. dispensasi anak di bawah umur, sesuai dengan pedoman peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dispensasi anak di bawah umur dapat diajukan ke Pengadilan Agama atas dasar argumentasi yang kuat semata-mata untuk menjadikan perkawinan sebagai hubungan yang harmonis dalam kelangsungan hidup rumah tangga. Dalam pertimbangannya, hakim telah tepat dan benar dalam memberikan putusan penetapan dispensasi anak di bawah umur, sesuai dengan pedoman peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dispensasi anak di bawah umur dapat diajukan ke Pengadilan Agama atas dasar argumentasi yang kuat semata-mata untuk menjadikan perkawinan sebagai hubungan yang harmonis dalam kelangsungan hidup rumah tangga. Dalam pertimbangannya, hakim telah tepat dan benar dalam memberikan putusan penetapan dispensasi anak di bawah umur, sesuai dengan pedoman peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Page 10 of 15 | Total Record : 147